cover
Contact Name
Tuti Meihartati
Contact Email
tuti@stikeswhs.ac.id
Phone
+6282148691336
Journal Mail Official
tuti@stikeswhs.ac.id
Editorial Address
Jl. Kadrie Oening Gang Monalisa No.77, Air Hitam, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75243
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Medika: Karya Ilmiah Kesehatan
ISSN : 25414615     EISSN : 2654945X     DOI : https://doi.org/10.35728/jmkik
Core Subject : Health,
Jurnal Medika Karya Ilmiah Kesehatan, provides a forum for publishing Development of Scientific-Based Research and Publication of Manuscripts in Reputable National and International Journals. Scientific articles dealing with the following topics in Nursing, Midwifery, medical laboratory technology
Articles 193 Documents
Hubungan Stunting dengan Kejadian Karies Gigi pada Anak di Kecamatan Sungai Kunjang Samarinda: The Relationship Between Stunting and the Incidence of Dental Caries in Children in Sungai Kunjang District, Samarinda Damayanti, Desty Tri; Hanan, Nydia; Ompusunggu, Novelin Yohana; Hasanah, Nurul; Cahya, Wahyuni Dwi
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Medika Karya Ilmiah Kesehatan
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35728/jmkik.v9i1.1177

Abstract

Stunting is a common malnutrition condition. Stunting conditions can disrupt children's development, including developmental disorders in the oral cavity. Children with stunting are more susceptible to dental caries due to changes in saliva characteristics. The aim of this research is to determine the relationship between stunting and the incidence of dental caries in children in Sungai Kunjang District. This research is a descriptive analytical study that uses a cross-sectional design with saturated sampling techniques. The research respondents were 20 elementary school children who experienced stunting and were recorded by the community health center in Sungai Kunjang District. The research was carried out by intraoral examination of the respondents' oral cavities and checking students' health report books. Research data was processed and analyzed using the Chi-square test. The research results showed that all children with stunting had caries on their teeth with a DEF-T index of 4.95 (high). The results of statistical tests on the relationship between stunting and the incidence of caries show p = 0.000 (p < 0.05), indicating that there is a relationship between stunting and the incidence of dental caries in elementary school children in Sungai Kunjang District.
Deskripsi Tingkat Kepatuhan Siswa Kelas 11 SMAN 3 Surakarta terhadap Pemakaian Alat Pelindung Kepala Wiraagni, Idha Arfianti; Natasya, Catherine; Basworo, Wikan; Priambodo, Dewanto Yusuf
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Medika Karya Ilmiah Kesehatan
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Cedera akibat kecelakaan lalu lintas merupakan penyebab kematian terbanyak untuk anak-anak hingga dewasa muda. Lebih dari 70% kematian akibat kecelakaan lalu lintas terjadi pada pengguna sepeda motor, dengan penyebab utama berupa cedera kepala. Namun, masih banyak terjadi kelalaian penggunaan helm, khususnya pada kalangan remaja. Surakarta memiliki mobilitas penduduk tinggi sehingga rentan terjadi kecelakaan lalu lintas. SMAN 3 Surakarta dipilih sebagai lokasi penelitian karena terletak di 2 lokasi terpisah di tengah kota. Siswa kelas 11 diambil sebagai populasi penelitian karena mayoritas sudah berusia 17 tahun sehingga bisa memiliki SIM. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan siswa kelas 11 SMAN 3 Surakarta dalam memakai alat pelindung kepala berupa helm. Metode: Penelitian ini merupakan studi potong lintang, dengan data primer dari pengisian kuesioner oleh siswa kelas 11 SMAN 3 Surakarta pada bulan Maret 2023. Hasil: Diperoleh 237 data siswa kelas 11 SMAN 3 Surakarta. Mayoritas responden berusia 17 tahun (50,63%), perempuan (62,45%), memiliki sepeda motor (81,43%), tidak memiliki SIM C (88,61%), dan pengemudi (59,92%). Mayoritas responden selalu memakai helm (77,64%), menggunakan helm SNI (91,56%), memakai ikat dagu helm (81,86%), mengetahui manfaat helm (100%). Mayoritas responden (60,76%) memiliki skor total 12, yang menunjukkan perilaku pemakaian helm ideal dan mengetahui manfaat helm dalam mencegah cedera kepala akibat kecelakaan. Terdapat perbedaan signifikan kepatuhan pemakaian helm ideal pada variabel kepemilikan SIM C (p=0,004) dan sifat penggunaan sepeda motor (p=0,000). Kesimpulan: Mayoritas siswa-siswi SMAN 3 Surakarta memiliki tingkat kepatuhan pemakaian helm ideal tergolong patuh.
Validity and Reliability Test of the Procrastination Assessment Scale-Student Questionnaire Part 2 Indonesian Version Uji Validitas dan Realibilitas Kuesioner Procrastination Assessment Scale-Student Bagian 2 Versi Bahasa Indonesia Azkiah, Wa Ode Nurul; Abdullah, Yenny; Tandirogang, Nataniel
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Medika Karya Ilmiah Kesehatan
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Academic procrastination is the behavior of procrastinating or procrastinatingComplete academic assignments based on your own wishes. QuestionnaireProcrastination Assessment Scale-Student (PASS) is a questionnaire to find outstudent academic procrastination. This questionnaire consists of 2 parts, part 1 discussesprevalence of academic procrastination and part 2 discusses the reasons for procrastination. StudyThis aims to obtain the Indonesian version of the PASS questionnaire part 2valid and reliable. The type of research is cross sectional research. The questionnaire consists of26 question items distributed via Google form to 30 active students of the Study ProgramMulawarman University Medicine in January-February 2022. Carried outadaptation and translation of PASS part 2 into Indonesian, followed by validity testingcontent and construct validity tests using the Pearson correlation test and reliability testusing Cronbach's alpha value. The validity test results show that there are 2 items that are notvalid (r < 0.361) and the results of the reliability test show that the questionnaire is reliable with Cronbachalpha coefficient of 0.894 (α > 0.7). The research conclusion is that there are 2 items droppedin this questionnaire and the Indonesian version of PASS part 2 are valid and reliable for measuringreasons for academic procrastination of University Medical Study Program studentsMulawarman. Therefore, the Indonesian version of PASS part 2 can be usedto measure the reasons for students' academic procrastination.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEPRESI LANSIA DI POLIKLINIK GERIATRI Hadi, Syamsul; Mukarommah, Siti; Kholifah, Siti
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Medika Karya Ilmiah Kesehatan
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Proses menjadi tua merupakan proses alami terkait dengan perubahan fisik, biologis dan psikologis. Semakin bertambah usia maka semakin menurunnya daya tahan tubuh yang mengakibatkan seseorang menjadi rentan terserang berbagai macam penyakit. Masalah kesehatan jiwa yang muncul pada lansia seperti stres dan depresi akan berpengaruh terhadap kualitas hidup lansia. Tujuan : Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi depresi lansia di Poliklinik Geriatri Instalasi Rawat Jalan RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Metode : Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian survei analitik dan desain cross sectional. Populasi dari penelitian ini adalah semua lansia yang berobat di Poliklinik Geriatri Instalasi Rawat Jalan RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan selama bulan april-juli 2020, berdasarkan perhitungan sampel minimal diperoleh sampel sebanyak 50 orang. Analisis data menggunakan fisher exact test dan regresi logistik. Hasil : Karakteristik lansia sebagian besar usia antara 60-69 tahun berjumlah 31 orang (62%), menikah berjumlah 43 orang (86%), sudah tidak bekerja lagi berjumlah 36 orang (72%), dukungan keluarga baik berjumlah 44 orang (88%) dan tidak depresi berjumlah 44 orang (88%). Tidak ada hubungan usia (p value : 0,412 > α : 0,05), status perkawinan (p value : 0,616 > α : 0,05), pekerjaan (p value : 0,208 > α : 0,05) terhadap depresi lansia. Ada hubungan dukungan keluarga terhadap depresi lansia (p value : 0,001 < α : 0,05). Dukungan keluarga merupakan variabel paling dominan mempengaruhi depresi lansia (p value : 0,002 < α : 0,05). Kesimpulan : Dukungan keluarga merupakan faktor yang berpengaruh terhadap depresi pada lansia.
Pengaruh Aromaterapi Mawar Terhadap Intensitas Nyeri Haid Pada Mahasiswi Kebidanan ITKES WHS: The Effect of Rose Aromatherapy on Menstrual Pain Intensity in Midwifery Students at ITKES WHS Zukhir, Musdalifah Rudmila; Sulistyorini, Chandra
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Medika Karya Ilmiah Kesehatan
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35728/jmkik.v9i2.938

Abstract

Latar Belakang : Nyeri haid adalah rasa nyeri yang menyertai menstruasi/haid. Mahasiswi yang mengalami nyeri haid pada proses pembelajaran dapat menyebabkan aktivitas belajar terganggu, tidak bersemangat, sulit konsentrasi sehingga materi yang disampaikan tidak dapat diterima dengan baik bahkan sampai tidak masuk pembelajaran. Salah satu terapi untuk mengatasi nyeri haid ialah dengan aromaterapi mawar karena memberikan efek analgesik yaitu beta-sitronelol sehingga mengatasi nyeri haid. Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Aromaterapi Mawar Terhadap Intensitas Nyeri Haid Pada Mahasiswi Kebidanan ITKES WHS Tahun 2021 Metode : Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperiment dengan rancangan penelitian one group pre-posttest design. Sampel berjumlah sebanyak 36 responden yang diambil dengan teknik Purposive Sampling. Pemberian terapi diberikan sebanyak 3 kali dalam seminggu selama 15 menit pada saat haid menggunakan kuesioner NRS. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian didapatkan sebelum diberikan aromaterapi mawar didapatkan bahwa responden yang mengalami nyeri haid tingkat ringan 8 orang, sedang 17 orang dan berat 11 orang. Sesudah diberikan aromaterapi mawar didapatkan tingkatan nyeri haid menurun tidak ada 0 orang, ringan 25 orang, sedang 11 orang dan berat 0 orang. Berdasarkan hasil uji statistic nilai p value = 0.000 < α 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh aromaterapi mawar terhadap nyeri haid pada mahasiswi kebidanan ITKES WHS. Smpulan dan Saran : Ada pengaruh pemberian aromaterapi mawar terhadap nyeri haid pada Mahasiswi Kebidanan ITKES WHS pada tahun 2021. Diharapkan peneliti selanjutnya dapat menggunakan sebagai referensi demi kemutakhiran ilmu kebidanan dan diharapkan mahasiswi Kebidanan ITKES WHS dapat mengatasi insomnia.
PENGARUH PEMBERIAN ESSENSIAL OIL CITRONELLA TERHADAP NAFSU MAKAN ANAK DI PAUD AINUL MUHAJIR DAN AL JIHAD SAMARINDA: THE EFFECT OF GIVING CITRONELLA ESSENTIAL OIL ON CHILDREN'S APPETITE IN AINUL MUHAJIR AND AL JIHAD PAUD SAMARINDA amalina, aina; Sulistyorini, Chandra
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Medika Karya Ilmiah Kesehatan
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35728/jmkik.v9i2.939

Abstract

ABSTRAK Pengaruh Pemberian Essensial Oil Citronella Terhadap Nafsu Makan Anak Di Paud Ainul Muhajir dan PAUD Al Jihad Samarinda Tahun 2021 Aina Amalina1,Chandra Sulistyorini2 Latar Belakang : Salah satu faktor penting dalam tumbuh kembang anak adalah pemenuhan asupan gizi. Apabila asupan gizi yang diberikan tidak adekuat seringkali disebabkan karena pada anak terjadi kesulitan makan berupa berkurangnya nafsu makan. Salah satu cara mengatasi penurunan nafsu makan pada anak adalah dengan pemberian citronella oil karena kandungan geraniol dan sitronetal yang paling tinggi menyebabkan peningkatan nafsu makan. Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh essensial oil citronella terhadap nafsu makan anak di PAUD Ainul Muhajir dan PAUD Al Jihad. Metode : Jenis penelitian ini adalah Quasy- experiment dengan tipe pre –posttest without control group design. Dalam penelitian ini metode sampling yang digunakan adalah total sampling yaitu 44 anak. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian didapatkan pada nafsu makan anak sebelum diberikan essensial oil citronella menunjukkan 33 orang (75%) memiliki nafsu makan baik dan 11 orang (25%) memiliki nafsu makan kurang. Sesudah diberikan essensial oil citronella menunjukkan 42 orang (95%) nafsu makan baik , 2 orang (5%) memiliki nafsu makan kurang. Berdasarkan hasil uji statistik nilai p value 0,003< α 0,005 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian essensial oil citronella terhadap nafsu makan anak di PAUD Ainul Muhajir dan PAUD Al Jihad. Kesimpulan dan Saran : Ada pengaruh pemberian essensial oil citronella terhadap nafsu makan anak. Diharapkan peneliti selanjutnya dapat menggunakan sebagai referensi ilmu kebidanan dan diharapkan orang tua dapat menggunakan alternatif essensial oil citronella ini untuk nafsu makan anak. Kata kunci : Nafsu Makan Anak, Essensial Oil Citronella 1Mahasiswa Program Studi S1 Kebidanan ITKES Wiyata Husada Samarinda 2Dosen Program Studi S1 Kebidanan ITKES Wiyata Husada Samarinda
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS HYPNOBREASTFEEDING DAN PIJAT OKSITOSIN TERHADAP KECEMASAN IBU NIFAS DI KLINIK KARTIKA JAYA SAMARINDA: COMPARISON OF THE EFFECTIVENESS OF HYPNOBREASTFEEDING AND OXYTOCIN MASSAGE ON POST-PARTIAL MOTHERS' ANXIETY AT THE KARTIKA JAYA CLINIC, SAMARINDA FITRIA, RO'YATUL DWI; Risnawati
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Medika Karya Ilmiah Kesehatan
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35728/jmkik.v9i2.965

Abstract

Perbandingan Efektivitas Hypnobreastfeeding dan Pijat Oksitosin Terhadap Kecemasan Ibu Nifas di Klinik Kartika Jaya, Samarinda Ro’yatul Dwi Fitria1, Risnawati2 Institute of Health Technology and Science Wiyata Husada Samarinda Kadrie Oening Street No. 77 Samarinda, East Kalimantan Abstrak Latar Belakang : Kecemasan adalah gangguan alam perasaan yang ditandai dengan perasaan ketakutan atau kekhawatiran disebabkan oleh berbagai hal diantaranya adalah hormone, ketidakseimbangan hormon yang terjadi pada ibu nifas yaitu peningkatan hormone kortisol akan menyebabkan hormon estrogen, progesteron, menurun setelah melahirkan sehingga hal ini berpengaruh terhadap suasana hati. Kecemasan jika tidak segera ditangani akan berkembang menjadi postparumblues oleh karena itu diperlukan terapi farmakologi maupun non farmakologis untuk membantu menurunkan kecemasan diantaranya hypnobreastfeeding dan pijat oksitosin untuk menurunkan kecemasan ibu nifas. hypnobreastfeeding dan pijat oksitosin dapat membuat ibu merasa rileks dan tenang sehingga meningkatkan hormone endorphin yang akan menekan pengeluaran hormone kortisol yang menyebabkan kecemasan. Tujuan : mengetahui perbedaan efektivitas hypnobreastfeeding dan oksitosin terhadap kecemasan ibu nifas di Klinik Kartika Jaya Samarinda. Metode: menggunakan metode quasi eksperimental dengan pendekatan Two Group Pretest-Posttest design. Analisa data menggunakan uji univariat dan bivariate menggunakan uji wilcoxon sign rank test dan Uji Mann Whitney. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan teknik Consecutive sampling yaitu ibu nifas hari ke 1-3 dengan jumlah sampel 22 responden dibagi menjadi 11 responden kelompok hypnobreastfeeding dan 11 responden kelompok pijat oksitosin diberikan intervensi sebanyak 7 sesi selama 7 hari. Hasil : Sebelum hypnobreastfeeding dan pijat oksitosin kecemasan sedang (54,5%), ringan (18,2%), berat (18,2%) dan tidak cemas (9,1%). Setelah hypnobreastfeeding menjadi tidak cemas (63,6%), ringan (27,3%), sedang (9,1%). Setelah pijat oksitosin menjadi tidak cemas (27,3%), ringan (27,3%), sedang (36,4%), berat (9,1%). Terdapat pengaruh hypnobreastfeeding terhadap kecemasan ibu nifas di Klinik Kartika Jaya Samarinda dengan nilai p value 0,003 < α 0,05. Terdapat pengaruh pijat oksitosin terhadap kecemasan ibu nifas di Klinik Kartika Jaya Samarinda dengan nilai p value 0,003 < α 0,05.Terdapat perbedaan efektifitas hypnobreastfeeding dan pijat oksitosin terhadap kecemasan ibu nifas di klinik Kartika Jaya samarinda dengan nilai p value 0,018< α 0,05. Kesimpulan : terdapat perbedaan efektivitas antara hypnobreastfeeding nilai rata-rata EPDS menjadi (13,45), pijat oksitosin menjadi (19,00). Dapat disimpulkan bahwa intervensi hypnobreastfeeding lebih efektif menurunkan kecemasan ibu nifas di klinik Kartika Jaya samarinda. . Keywords: Hypnobreastfeeding, Pijat Oksitosin, Kecemasan 1Mahasiswa Program Studi Ilmu Kebidanan, Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Wiyata Husada Samarinda 2Dosen Program Studi Kebidanan, Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Wiyata Husada Samarinda
HUBUNGAN USIA DAN LETAK MASSA DENGAN TINDAKAN TRANSFUSI DARAH PADA HISTEREKTOMI MIOMA UTERI Davila, Tresia; Ngo, Novia Fransiska; S, Sulistiawati
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Medika Karya Ilmiah Kesehatan
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35728/jmkik.v8i1.1061

Abstract

Mioma uteri adalah tumor jinak otot polos uterus yang terdiri dari sel-sel jaringan otot polos, jaringan pengikat fibroid dan kolagen. Intervensi operatif menjadi strategi utama dalam menangani mioma uteri, dimana prosedur histerektomi merupakan salah satu prosedur ginekologis yang paling rutin dilakukan di seluruh dunia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan usia dan letak massa dengan tindakan transfusi darah pada histerektomi mioma uteri. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan analitik retrospektif dengan desain cross sectional. Data penelitian berasal dari rekam medik pasien mioma uteri dengan histerektomi yang dirawat inap dan hasil laboratorium Patologi Anatomi di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda periode 2018-2021. Teknik pengambilan data pada penelitian ini adalah purposive sampling didapatkan 111 sampel. Hasil analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan nilai p < 0.05 dianggap signifikan. Hasil analisis hubungan usia dengan transfusi darah p = 0,510. Hubungan letak massa dengan transfusi darah p = 0,160. tidak terdapat hubungan antara usia dan letak massa dengan tindakan transfusi darah pada histerektomi mioma uteri
Hubungan Paritas dengan Perdarahan Postpartum di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda Bahar, Gita Wahyuni; Ngo, Novia Fransiska; S, Sulistiawati
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Medika Karya Ilmiah Kesehatan
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35728/jmkik.v8i1.1063

Abstract

Angka kematian ibu merupakan salah satu indikator yang dapat digunakan untuk menilai derajat kesehatan masyarakat di suatu negara karena peka terhadap adanya perbaikan layanan kesehatan. Meskipun angka kematian ibu di Indonesia dalam dua dekade mengalami penurunan, akan tetapi penurunan tersebut masih belum mencapai target Millenium Development Goals (MDGs) tahun 2015. Sekitar 25% kematian ibu disebabkan oleh perdarahan postpartum. Perdarahan postpartum merupakan salah satu bentuk perdarahan obstetri yang sering terjadi dan merupakan penyebab kematian ibu baik di negara berkembang maupun di negara maju. Terdapat banyak faktor risiko yang bisa menyebabkan terjadinya perdarahan postpartum, salah satunya adalah paritas. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian kasus kontrol yang bertujuan untuk mengetahui hubungan paritas dengan perdarahan postpartum. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 66 yang diklasifikasikan menjadi 33 sampel kasus dan 33 sampel kontrol. Sampel diambil dengan metode purposive sampling dan dilaksanakan di Instalasi Rekam Medik RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda pada november hingga desember 2022. Data diolah dengan analisis univariat dan uji bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian didapatkan p-value= 0,026 yang artinya terdapat hubungan paritas dengan perdarahan postpartum dengan nilai Odd Ratio adalah 3,077 yang artinya ibu dengan paritas ≥4 kali berisiko 3,077 kali lebih besar terjadi perdarahan postpartum dibandingkan ibu dengan paritas <4 kali. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan paritas dengan perdarahan postpartum di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda.
Hubungan Skor Albumin-Bilirubin (ALBI) Pra Hepatektomi dengan Kesintasan Pasca Hepatektomi pada Pasien Karsinoma Hepatoseluler Desbagiska, Ewasa; Nuryanto, Khairul; Murti, Sinta
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Medika Karya Ilmiah Kesehatan
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35728/jmkik.v8i1.1082

Abstract

Hepatocellular carcinoma (HCC) is a type of primary liver cancer developed from hepatocytes. HCC can be aggressive and has a poor prognosis. Patients’ prognosis can depend on tumor characteristics and liver functions. Albumin-Bilirubin (ALBI) is an objective indicator for assessing liver function. This study focuses on investigating the correlation between ALBI grade for pra-hepatectomy and post-hepatectomy survival among patients with hepatocellular carcinoma. It was an analytical observational study applying cohort study retrospective approach. The data were taken from patients’ medical records at Abdoel Wahab Sjahranie Regional Public Hospital using total sampling method. The research samples were patients with hepatocellular carcinoma undergoing hepatectomy therapy and fulfilling inclusion and exclusion criteria. The statistical analysis used Kaplan Meier test. The findings revealed that out of 22 samples, eight patients were classified as ALBI grade for pra-hepatectomy class 1. 14 patients were classified as class 2. The survival rate shown based on ALBI grade class 1 was 87.5% and class 2 was 62.4%. Log Rank test indicated a significant correlation with p value <0.001. It can be concluded that ALBI grade for pra-hepatectomy and posthepatectomy survival are significantly correlated among patients with hepatocellular carcinoma. Keywords : ALBI Score, Hepatocellular Carcinoma, Survival Rate.