cover
Contact Name
Desrianti Sahida
Contact Email
dessabki14@gmail.com
Phone
+6281338860310
Journal Mail Official
dessabki14@gmail.com
Editorial Address
Jl. Perintis Depati Parbo. RT. 001/000. Desa Pendung Hiang. Kecamatan Tanah Kampung. Kota Sungai Penuh. Provinsi Jambi
Location
Kota sungai penuh,
Jambi
INDONESIA
Edu Research : Jurnal Penelitian Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27158861     DOI : https://doi.org/10.47827/jer
EDU RESEARCH : Jurnal Penelitian Pendidikan merupakan jurnal yang diterbitkan oleh IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies), dan sebagai sarana publikasi hasil penelitian serta sharing perkembangan ilmu pengetahuan. Jurnal ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya yang berupa artikel hasil penelitian ataupun penelitian terapan, artikel telaah yang berkaitan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan proses pembelajaran. Informasi mengenai pedoman penulisan artikel dan prosedur pengiriman artikel terdapat pada setiap penerbitan. Semua artikel yang masuk akan melalui ‘peer-review process’ setelah memenuhi persyaratan sesuai pedoman penulisan artikel. Penerbitan jurnal ini dilakukan sebanyak tiga bulan sekali yaitu pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember.
Articles 33 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2024): EDU RESEARCH" : 33 Documents clear
PERAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP KREATIVITAS SISWA KELAS VI MATERI PERKEMBANGBIAKAN TUMBUHAN Viona Ratna Sariputri; Cucun Sunaengsih; Ali Ismail
EDU RESEARCH Vol 5 No 2 (2024): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v5i2.154

Abstract

Rendahnya kompetensi seperti kreativitas pada siswa akan berdampak terhadap kualitas hasil belajar siswa yang tidak baik. Strategi yang dapat digunakan guru digunakan untuk mengatasi masalah tersebut salah satunya dengan memilih model pembelajaran yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran PJBL (Project Based Learning) terhadap kemunculan kreativitas siswa. Metode kualitatif dengan desain deskriptif digunakan untuk menggali secara mendalam mengenai kemunculan setiap dimensi kreativitas siswa. Dimensi kreativitas yaitu kelancaran, keluwesan, keaslian, keterperincian dan melakukan penilaian. Dengan subjek penelitian ini terdiri dari 34 siswa kelas VI SDN Jejalen 02, kabupaten Bekasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi keterlaksanaan untuk melihat aktivitas guru dan siswa, dan observasi kreativitas sesuai dengan sintak PJBL yaitu menentukan pertanyaan dasar; membuat desain proyek; menyusun penjadwalan; memonitor kemajuan proyek; penilaian hasil; evaluasi pengalaman. yang dilakukan pada keseluruhan pembelajaran. Perolehan data dianalisis melalui reduksi data, sajian data dan kesimpulan data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa 1) Model pembelajaran PJBL dilaksanakan dengan sangat baik pada tiap tahap pembelajaran; dan 2) Kreativitas siswa muncul dengan ketercapaian yang berbeda-beda pada tiap dimensinya. Dapat terlihat bahwa penerapan model pembelajaran PJBL yang terlaksana dengan sangat baik dapat memberikan pengaruh positif terhadap kreativitas siswa
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIKA KELAS XI MAN KEMANTAN Gusnidar; Sonya Heswari
EDU RESEARCH Vol 5 No 2 (2024): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v5i2.163

Abstract

Kemampuan penalaran matematika siswa sangat berpengaruh terhadap penentuan hasil belajar matematika siswa. Disamping itu, rendahnya hasil belajar matematika siswa disebabkan oleh berbagai faktor. Seperti suasana belajar yang tidak menyenangkan yang mengakibatkan peserta didik tidak mau bertanya dan tidak mau mengungkapkan gagasannya. Solusinya adalah harus ada pembaharuan dalam model pembelajaran salah satunya adalah dengan menggunakan Model Cooperative Learning Tipe Team Games Tournament (TGT) .Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kemampuan penalaran matematika siswa sebelum dan sesudah penggunaan Model Cooperative Learning Tipe TGT, serta apakah terdapat efektivitas Model Cooperative Learning Tipe TGT terhadap peningkatan kemampuan penalaran matematika. Sedangkan tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan penalaran matematika siswa sebelum dan sesuadah menggunakan Model Cooperative Learning Tipe TGT, dan untuk mengetahui apakah terdapat efektivitas penggunaan Model Cooperative Learning Tipe TGT terhadap peningkatan kemampuan penalaran matematika siswa pada kelas XI IPA di MAN Tahun Ajaran 2023/2024.Penelitian ini bertempat di MAN Kemantan, dilakukan pada kelas XI IPA semester II (genap) tahun pelajaran 2023/2024 dengan jumlah siswa 19 orang. Pada Madrasah Aliyah Negeri Kemantan, untuk sampel penelitian hanya 1 kelas dari 2 kelas dalam populasi, maka sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik Random Sampling, setelah melakukan uji normalitas, homogenitas, dan kesamaan rata-rata sampel terlebih dahulu. Metode penelitian yang digunakan ialah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Dengan teknik pengumpulan data observasi, dokumentasi, dan tes esay.Temuan dalam penelitian ini adalah pada pre test diperoleh rata-rata 67,11, namun pada post test rata-rata siswa naik menjadi 73,74. Dalam uji t hasilnya adalah H0 ditolak dan H1 diterima artinya terdapat efektivitas Model Cooperative Learning Tipe TGT terhadap peningkatan kemampuan penalaran matematika siswa di kelas XI IPA1 di MAN Kemantan Tahun Ajaran 2023/2024. Hal ini ditunjukkan dengan angka thitung>ttabel. Dimana thitung = 9,763 dan ttabel = 1,73 pada taraf signifikan 5 % dengan derajat kebebasan (dk) n-1 = 2-1 = 1.Akhirnya penulis sarankan agar semua pihak baik siswa, guru dan calon guru mata pelajaran Matematika maupun pihak sekolah agar dapat lebih meningkatkan kondisi yang telah ada sekarang menjadi lebih baik untuk masa yang akan datang dengan menciptakan suasana pembelajaran yang bervariasi.
ANALISIS PERAN GURU DALAM IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA PADA KURIKULUM MERDEKA Diana Prasti Artati; Nurdinah Hanifah; Diah Gusrayani
EDU RESEARCH Vol 5 No 2 (2024): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v5i2.165

Abstract

Implementasi P5 di Indonesia yang masih tergolong baru pada kurikulum merdeka, menyebabkan adanya hambatan dalam implementasi proyek penguatan profil pelajar Pancasila dari sisi guru atau tenaga pendidik. Adanya keluhan guru mengenai kurang memahami dalam menjalankan tugas implementasi projek pelajar Pancasila dan ada miskonsepsi guru terhadap projek pelajar Pancasila di sekolah dasar. Berdasarkan dua temuan awal permasalahan tersebut, penelitian ini memiliki tujuan untuk menyajikan suatu gambaran tentang keterlaksanaan peran guru dalam implementasi proyek pelajar Pancasila dan memberikan gambaran optimalisasi peran guru dalam implementasi mengenai proyek penguatan profil pelajar Pancasila di sekolah dasar di wilayah Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo. Penelitian ini melibatkan 40 responden yang terdiri dari 20 guru kelas 1 dan 20 guru kelas 4. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa pedoman observasi keterlaksanaan peran guru dalam implementasi P5, angket peran guru dalam implementasi P5, serta wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan peran guru dalam implementasi P5 telah optimal dan baik. Berdasarkan hasil keusioner angket peran guru, rata-rata guru telah melaksanakan rata-rata sebesar 84% sedangkan berdasarkan hasil observasi disekolah di memperoleh nilai rata-rata sebesar 85,9. Keduanya telah mencapai kategori baik dalam keterlaksanaan dan optimalisasi peran guru dalam implementasi P5 pada kurikulum merdeka. Guru mampu menjadi perencana proyek, menjadi fasilitator, pendamping, supervisor dan konsultan, dan menjalankan berpura-pura sebagai moderator dalam implementasi proyek penguatan profil pelajar Pancasila di sekolah dasar. Dengan optimalisasi peran guru yang baik, tujuan dari proyek pelajar Pancasila mudah tercapai dengan baik.
STUDI PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MATIMATIKA SISWA MENGGUNAKAN STRATEGI BELAJAR AKTIF THE POWER OF TWO DENGAN STRATEGI BELAJAR AKTIF GROP TO GROP PADA KELAS XI SMA NEGERI 12 KERINCI TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Lona Alika; Al Ikhlas; Jon Hendri; Ahmadi Zubir
EDU RESEARCH Vol 5 No 2 (2024): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v5i2.169

Abstract

This research was conducted at SMA Negeri 12 Kerinci. Based on the results of observations, there is still no perfect strategy applied by a teacher in the learning process. Learning is still centred on the teacher (Teacher-Centered) and student activity in learning is still lacking, students generally listen, pay attention, take notes and do the tasks given by the teacher. This causes students' mathematics learning outcomes to not be achieved optimally. One of the efforts made to improve students' ability to learn mathematics is through the power of two active learning strategy. This strategy requires all students in each team to be active so that it can have an impact on better learning outcomes. Based on the background, the following problems can be formulated: Are the mathematics learning outcomes of students using the power of two active learning strategy higher than the learning outcomes of students using the grop to grop active learning strategy in class X SMA Negeri 12 Kerinci in the 2019/2020 academic year. The purpose of this study was to determine the comparison of students' mathematics learning outcomes using the power of two active learning strategy with the grop to grop active learning strategy in class XI SMA Negeri 12 Kerinci in the 2019/2020 academic year. This research is an experimental research. The population in this study consisted of 3 (three) classes totalling 83 people. Furthermore, of the three classes, two classes will be taken as samples, withdrawing samples using random sampling techniques, so that the selected experimental class I is class XA totalling 28 people, who use the power of two active learning strategy and experimental class II is class XC 28 people, who use the active learning strategy grop to grop. The data in this study were taken from the final test scores. For hypothesis testing, the t-test formula was used. From the analysis results obtained tcount = 0.929 and ttable = 1.673. Thus, tcount> ttable so the hypothesis H0 is rejected and the hypothesis H1 is accepted. It is concluded that the mathematics learning outcomes of students taught with the power of two active strategy are higher than the mathematics learning outcomes of students using the grop to grop active learning strategy.
PENGEMBANGAN DAN PEMANFAATAN BAHAN AJAR BERBASIS ELEKTRONIK Sahida, Desrianti; Anggil Jufinda
EDU RESEARCH Vol 5 No 2 (2024): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v5i2.170

Abstract

Perkembangan dalam pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi telah dimanfaatkan dengan baik dalam dunia pendidikan. Hal ini menuntut tersedia dan terjangkaunya layanan pendidikan yang dapat memberikan kesempatan untuk belajar dimana saja, kapan saja, dan pada siapa saja, mengenai apa saja, dengan cara apa saja dan sumber apa saja yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji tentang pengembangan dan pemanfaatan bahan ajar berbasis elektronik yang marak berkembang saat ini. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kepustakaan atau studi literatur dimana peneliti mengandalkan berbagai literatur untuk memperoleh data penelitian dan menggunakan pendekatan kualitatif karena data yang dihasilkan berupa kata atau deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar berbasis elektronik dapat dikembangkan dan dimanfaatkan dalam pembelajaran karena bahan ajar berbasis elektronik dapat digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas.
PERSEPSI MAHASISWA PROGRAM KAMPUS MENGAJAR TERHADAP MINAT MENJADI GURU PADA MAHASISWA STKIP AGAMA HINDU SINGARAJA, BALI Kadek Heni Oktarina; Putu Desi Anggerina
EDU RESEARCH Vol 5 No 2 (2024): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v5i2.171

Abstract

ABSTRACT Kampus Mengajar is one of the programs of Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), which is practiced by the Ministry of Education and Culture. The program provides a wide range of opportunities for students across Indonesia to contribute and influence the educational levels aimed at: primary schools, primary secondary schools, and high schools. The purpose of this article is to learn in detail about the students's perceptions of the Kampus Mengajar participants regarding their interest in becoming teachers after completing the program. This research uses a qualitative methodology. The data was obtained from observations, interviews, and documentation of six participants in the 5th and 6th of Kampus Mengajar who were students of the educational science study program. The focus of this research consists of five elements: motivation, unforgettable experiences, activity in the classroom, moral values, and impact. Based on the findings of observations and interviews, it was found that six participants had a similar desire to attend the Kampus Mengajar because they wanted to gain knowledge and experience as well as obtain cost-of-living assistance. They also carried out some of their activities, including literacy and numeration. This Kampus Mengajar also improves student skills, especially in social competence, management, empathy, problem-solving, and independence. After attending the Kampus Mengajar, students are more interested in being teachers. Keyword: Kampus Mengajar, Perception, Student’s Interest, Teacher
ANALISIS ALUR BERPIKIR SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIS STUDI KOMPARATIF ANTARA SISWA YANG MENGIKUTI DAN TIDAK MENGIKUTI BIMBINGAN BELAJAR Febria Ningsih; Icmi Santry Nova; Laswadi
EDU RESEARCH Vol 5 No 2 (2024): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v5i2.173

Abstract

Penelitian ini berawal dari ditemukan masalah terkait kurangnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa serta waktu belajar kurang maksimal dengan banyaknya jumlah materi yang harus dipelajari. Sehingga dilakukan penelitian yang mengadopsi pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kualitatif komparatif. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan alur berpikir siswa yang mengikuti dan tidak mengikuti bimbingan belajar dalam menyelesaikan masalah matematika. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII MIPA 1 di SMAN 2 Kerinci. Penelitian menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Metode analisis data mencakup pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan pembuatan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan dalam pola pikir siswa yang mengikuti dan tidak mengikuti bimbingan belajar, terutama dalam tahap perencanaan. Siswa yang mengikuti bimbingan belajar cenderung dapat merencanakan langkah-langkah penyelesaian secara langsung, sedangkan siswa yang tidak mengikuti bimbingan belajar memerlukan proses tambahan untuk menentukan strategi penyelesaian, seperti menggunakan gambar atau garis bantu.
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN ILMIAH SISWA DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK MATA PELAJARAN IPA DI SMPN 2 SAROLANGUN Ahmad Ridwan; Noverma; Perawati; Najma
EDU RESEARCH Vol 5 No 2 (2024): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v5i2.175

Abstract

Kemampuan penalaran ilmiah memiliki arti yang beragam dan luas. Kemampuan penalaran ilmiah adalah keterampilan yang memungkinkan seseorang untuk memahami, mengevaluasi, dan mengaplikasikan metode ilmiah dalam memecahkan masalah atau menjawab pertanyaan. Tujuan utama dari penelitian ini adalah menganalisis kemampuan penalaran ilmiah siswa dalam pembelajaran IPA berdasarkan penerapan pembelajaran berbasis proyek. Metode yang digunakan adalah metode campuran dengan desain Embedded Experimental Model. Subjek dalam penelitian ini adalah 30 siswa SMP dalam mata Pelajaran IPA. Pengumpulan data dilakukan dengan tes dan wawancara. Instrumen tes yang digunakan berupa soal essay yang disusun oleh peneliti yang telah melalui proses validitas dan reliabilitas. Sedangkan pedoman wawancara berisi pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada sekelompok siswa berdasarkan temuan pada hasil tes dan proses pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji t berpasangan atau wilcoxon untuk menilai kemampuan penalaran ilmiah siswa dan pengkodean untuk mengetahui lebih dalam mengenai kemampuan penalaran siswa dan permasalahan dalam pembelajaran proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pembelajaran PjBL terhadap kemampuan penalaran ilmiah siswa. Hal ini didukung oleh hasil analisis peningkatan kemampuan penalaran ilmiah siswa yang berada pada kategori sedang. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis proyek terbukti secara signifikan meningkatkan kemampuan penalaran ilmiah siswa. Melalui PjBL, siswa memperoleh kesempatan untuk terlibat langsung dalam proses ilmiah, mulai dari merumuskan pertanyaan hingga menganalisis data dan menarik kesimpulan berdasarkan bukti empiris. Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi berbagai aspek yang dapat lebih mengoptimalkan pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan kemampuan penalaran ilmiah
OPTIMALISASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI MELALUI PENDEKATAN TAKTIS (SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW) Roghib Alkhoir Firdaus; Alit Rahmat; Carsiwan
EDU RESEARCH Vol 5 No 2 (2024): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v5i2.179

Abstract

Pendekatan taktis adalah bentuk pembelajaran keterampilan yang menekankan penguasaan teknik Pendidikan Jasmnai yang tertanam dalam bentuk permainan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari literatur ilmiah tentang optimalisasi pembelajaran pendidikan fisik melalui pendekatan taktis. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review, di mana peneliti mencari artikel melalui database Google Scholar dengan tujuan mengidentifikasi informasi mengenai pendekatan taktis dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Proses penelitian ini dipandu oleh PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-analyses). Dari hasil pencarian, diperoleh 200 artikel yang kemudian diunduh. Melalui proses penyaringan bertahap berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, akhirnya terpilih 7 artikel untuk analisis lebih lanjut. Penelitian ini menemukan bahwa pendekatan taktis dalam pembelajaran pendidikan jasmani dapat secara efektif meningkatkan pemahaman, motivasi, kebugaran fisik, dan keterampilan motorik siswa, sesuai dengan hasil analisis literatur yang sistematis. Dengan demikian, metode taktis terbukti efektif dalam mengoptimalkan proses pembelajaran pendidikan jasmani.
PENGARUH GAYA MENGAJAR RESIPROKAL PADA PENDIDIKAN JASMANI (SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW) Febriant, Daniel; Rahmat, Alit; Carsiwan
EDU RESEARCH Vol 5 No 2 (2024): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v5i2.180

Abstract

Gaya mengajar resiprokal mendorong interaksi yang lebih dinamis antara guru dan siswa, serta antar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dampak gaya mengajar resiprokal terhadap hasil pembelajaran pendidikan jasmani melalui tinjauan sistematis literatur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tinjauan Literatur Sistematis (Systematic Literature Review), dipandu oleh pedoman PRISMA, dengan memanfaatkan basis data Google Scholar dan aplikasi Harzing’s Publish or Perish. Dari pencarian awal, ditemukan 200 artikel yang kemudian diseleksi secara bertahap dan sistematis melalui kriteria inklusi dan eksklusi, menghasilkan 5 artikel final yang ditinjau. Hasil dari serangkaian penelitian mengenai pengaruh gaya mengajar resiprokal dalam pembelajaran olahraga menunjukkan bahwa pendekatan ini secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa. Gaya mengajar resiprokal terbukti lebih efektif untuk siswa dengan tingkat kebugaran jasmani yang tinggi dan motivasi berprestasi yang kuat. Pendekatan ini juga meningkatkan kinerja dalam aktivitas spesifik seperti passing dalam sepak bola, menendang bola, dan smash dalam bola voli. Penelitian ini menyoroti pentingnya menyesuaikan gaya mengajar dengan karakteristik siswa untuk mencapai hasil belajar yang optimal dalam pendidikan jasmani.

Page 1 of 4 | Total Record : 33