Articles
4,416 Documents
Keterampilan Proses Sains Siswa Sekolah Dasar dalam Pembelajaran IPA Menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri
Angelia, Yuni;
Supeno, Supeno;
Suparti, Suparti
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3692
proses sains yang baik akan mampu menguasai materi pelajaran dan memiliki pola pikir yang ilmiah dan sistematis, baik saat proses pembelajaran maupun dalam kehidupan sehari-hari. Walaupun penting bagi siswa namun beberapa fakta menunjukkan siswa masih memiliki kesulitan dalam melakukan proses sains. Dalam melaksanakan proses sains, siswa masih kesulitan dalam merumuskan hipotesis, mengidentifikasi variabel, dan merancang penyelidikan. Untuk itu dicobakan pembelajaran IPA dengan menerapkan model inkuiri untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa di sekolah dasar. Pembelajaran dilakukan selama tiga kali pertemuan pada tiga sekolah yang berbeda. Tahapan pelaksanaan penelitian dimulai dari pemberian pre-test. Selanjutnya guru melakukan kegiatan pembelajaran IPA dengan menerapkan model inkuiri dan diakhir dengan memberikan soal post-test untuk mengukur ketercapaian keterampilan proses sains siswa. Proses pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan sintaks pembelajaran model inkuiri. Pada setiap pembelajaran, siswa melakukan penyelidikan ilmiah pada materi pelajaran sifat-sifat wujud benda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan proses sains siswa setelah mengikuti pembelajaran mengalami peningkatan. Siswa mampu memberikan gagasan berdasarkan hasil pengamatan dan penyelidikan ilmiah. Siswa mampu membuat hipotesis dan melakukan pembuktian dengan melakukan penyelidikan ilmiah dan mempresentasikan pengetahuan sains.
Pengembangan Media Noel Game Berbasis Android untuk Pembelajaran Noun di Kelas Rendah
Hafidz, Alief Syah;
Arini, Novanita Whindi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3700
Peserta didik di SDN Ciriung 06 pada kelas rendah mengalami kesulitan dalam memahami kata benda dalam bahasa Inggris. Kesulitannya ketika di telusuri karena kurangnya media dalam menunjang keberhasilan pembelajaran mengenai kosa kata benda dalam bahasa Inggris tersebut. Dengan itu peneliti mengembangkan NOEL game atau Noun Of English Language yang diharapkan dapat membantu meningkatkan pemahaman kosa kata benda peserta didik. Penelitian yang dilakukan ini menggunakan metode penelitian RnD (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE dalam kegiatannya dan menggunakan pendekatan kualitatif serta kuantitatif. Dalam penelitian hasil validasi yang dilakukan oleh ahli media adalah 92%, kemudian hasil dari validasi ahli materi diperoleh skor 94% dan hasil validasi pakar pendidikan dengan skor 86,67% yang kualifikasinya dengan rata-rata presentase validasi adalah 90,89% sangat layak. Uji kecil dengan perolehan skor adalah 89,2% dan skor uji coba besar yang hasilnya adalah 90,4%. dari uji kecil dengan perolehan skor adalah 89,2% yang berarti sangat layak dan skor uji coba besar yang hasilnya adalah 90,4% dengan kualifikasi sangat layak digunakan serta jika digabungkan dari kedua proses maka hasil yang diperoleh ialah 90% yang berarti sangat layak digunakan.
Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Script Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Geografi
Lasaiba, Mohammad Amin;
Lasaiba, Djamila
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 6 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.3705
Penelitian ini menganalisis penerapan model pembelajaran Cooperative Script Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Geografi dengan menggunakan metode eksperimen semu dengan penekatan pada penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 6 Leihitu dengan Teknik pengambilan sampal adalah purposive random sampling. Pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes dan di analisis secara statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian mennjukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang belajar dengan model pembelajaran cooperative script dibandingkan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional dengan nillai F sebesar 3,594 memiliki signifikansi yang lebih kecil dari 0,05 (F = 3,594; p < 0,05).(2). Untuk aktivitas belajar, juga terdapat perbedaan antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran cooperative script dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional dengan nilai F sebesar 6,737 yang memiliki signifikansi yang lebih kecil dari 0,05 (F = 6,737; p < 0.05). Analisis signifikansi perbedaaan skor rata-rata aktvitas belajar dan hasil belajar dengan metode Least Significant Difference (LSD) berbeda secara signifikan  pada taraf signifikansi 0,05
The Evaluation of Career Centre Management at Health Colleges: A CIPP Model Approach
Subhaktiyasa, Putu Gede;
Ratnaya, I Gede;
Nazim, Muhamad;
Bayangkari, Bayangkari;
Suprapta, Made Ani
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3707
The career center is one solution in responding to the high unemployment rate with higher education which is possible due to a mismatch between educational competence and the needs of employment, or an imbalance between demand and supply. The purpose of this study was to determine the success and effectiveness of the implementation of the career center program at one of the universities in the health sector in Denpasar City. This study is an evaluation study using the CIPP model which was analyzed qualitatively. The results show that in the context aspect it is necessary to set clear vision, mission, and goals. The input aspect shows that there is no curriculum as a guide and the implementation of several programs has not been optimally assessed from the process aspect. Meanwhile, the product aspect shows good acceptance of graduates in the world of work. It is hoped that the career center program can be improved by implementing strategic management and providing entrepreneurship education.
Pengembangan e-book Sebagai Bahan Ajar Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi
Irmade, Oka;
Jumanto, Jumanto
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 6 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.3715
Proses pembelajaran Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PENJASKESREK) untuk mahasiswa dengan menggunakan buku referensi kurang menarik dan memotivasi, karena berupa tulisan penjelasan saja. Melalui video youtubepun, mahasiswa masih perlu dibimbing untuk memahami gerakan secara utuh dan urutan rangkaian setiap tahapan gerak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana mendesain bahan ajar e-book yang terintegrasi dengan video sehingga meningkatkan motivasi dalam proses belajar mandiri mahasiswa. Model pengembangan yang digunakan adalah model dari Plomp yang meiliki tahapan yaitu: Â preliminary investigation; design; realization/construction; test, evaluation, and revision. Penilaian ahli digunakan dalam pengembangan e-book ini dilanjutkan uji coba kepada mahasiswa untuk mendapatkan berbagai respon sebagai masukan penyempurnaannya. Hasil penilaian yang dilakukan ahli masuk dalam kategori skor yang baik dan layak digunakan. Respon dari mahasiswa positif, mereka merasa lebih senang materi disajikan dalam bentuk media digital. Data hasil peningkatan motivasi belajar mandiri mahasiswa didapat melalui angket yang dibagikan kepada 30 mahasiswa, sebelum dan sesudah di berikan bahan ajar e-book. Peningkatan terjadi dari 40% mahasiswa yang mempunyai motivasi belajar mandiri tinggi meningkat menjadi 60% dari jumlah mahasiswa.
Penguatan Karakter Cinta Tanah Air melalui Tari Narantika Rarangganis
Hendrawan, Jajang Hendar;
Halimah, Lili;
Kokom, Kokom
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3716
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan Pembelajaran Seni Budaya berbasis kearifan lokal Tari Narantika Rarangganis dalam pembelajaran nilai cinta tanah air di SMAN 2 Kota Cimahi. Penelitian ini menggunakan metodologi studi kasus dan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proses Pembelajaran Seni Budaya berbasis kearifan lokal dengan menampilkan tari Narantika Rarangganis sebagai tarian daerah Jawa Barat yang berwatak cinta damai, menjaga tanah air, kekeluargaan, atau silaturrahmi, serta memelihara dan mengembangkan nilai kearifan lokal. Upaya penanaman rasa cinta tanah air melalui Pembelajaran Seni Budaya, meliputi pertunjukan budaya, bulan bahasa, pendidikan karakter, pengenalan budaya daerah, dan pelaksanaan prakarsa perbaikan sekolah yang mencakup pelestarian budaya daerah.
The Effect of Internal Training and Obstacles to Music Teachers, Teaching Competency Improvement Effort
Pratama, Dicky Aji;
Fathurrahman, Reza
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3717
This study aims to analyze and determine the competence of music teachers at Satsikmil Type A Pusdikajen Kodiklatad, as well as to find out the obstacles in improving the competence of music teachers and to find out what strategies are used to overcome these obstacles in an organization that has been established for a long time. By using descriptive research methods with a qualitative approach, as well as analyzing secondary data and direct interviews (in-depth interviews) to obtain primary data. The results showed that based on indicators of competence, namely knowledge, skills, and attitudes. The competencies possessed by military music teachers at Pusdikajen Kodiklatad are included in the fairly good category. Internal training is still not able to improve and improve the ability of military music teachers in the teaching and learning process, the limited number of trainers / Trainers who have adequate qualifications as educators in the field of technology (especially there are only a few people who master the Sibelius software)
Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) melalui Budaya Kelas di Sekolah Dasar
Kurniawati, Resa;
Amalia, Arsyi Rizqia;
Khaleda N, Irna
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3719
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Implementasi program penguatan pendidikan karakter melalui budaya kelas di SDN 3 Sagaranten Kabupaten Sukabumi, 2) Faktor-faktor pendukung dan penghambat keberhasilan program penguatan pendidikan karakter melalui budaya kelas di SDN 3 Sagaranten Kabupaten Sukabumi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan : Upaya implementasi program Penguatan Pendidikan Karakter berbasis Kelas di SDN 3 Sagaranten Kabupaten Sukabumi dilaksanakan dengan mengacu kedalam visi misi dan tujuan sekolah, tata tertib kelas, Rancangan Perencanaan Pembelajaran, Pengaturan Ruangan Kelas, Pengelolaan Kerja Peserta Didik, Pembiasaan sebelum dan sesudah pembelajaran. Dalam implementasinya memiliki factor pendukung dan penghambat. Faktor pendukung PPK diantaranya guru memiliki karakter yang patut dijadikan suri tauladan, sarana dan prasarana PPK di kelas yang memadai, kerjasama antara guru dengan guru dan kepala sekolah yang baik. Faktor penghambat PPK diantaranya peran orang tua siswa yang acuh tak acuh dengan program, beberapa guru belum memahami kurikulum 13, beberapa siswa kurang memiliki kedekatan dengan orangtua.
Penanaman Sikap Tanggung Jawab dan Kepedulian melalui Pembelajaran PKn di Sekolah Dasar
Irwan, Irwan;
Agus, Jufri;
Saputra, Jeki
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 6 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.3722
Era globalisasi membawa dampak besar termasuk permasalahan pendidikan karakter yang belum didukung dengan pembelajaran secara efektif dalam pembentukan karakter. Rendahnya sikap siswa bertanggungjawab dan peduli antar sesama  menjadi perhatian penting untuk memecahkan permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanaman sikap tanggung jawab dan kepedulian melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada siswa kelas V Di Sekolah Dasar Negeri 1 Kapoa. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian imenunjukkan bahwa penanama sikap tanggung jawab dan kepedulian dilakukan melalui metode penugasan, pembiasaan, mengerjakan tugas, mengumpulkan tugas tepat waktu, mengerjakan tugas atas karya sendiri, berpakaian rapi, mengerjakan piket sekolah, serta guru dan orang tua membangun komunikasi. Upaya menanamkan sikap tanggung jawab dan kepedulian yakni keteladan guru, peran aktif kepala sekolah, kolaborasi guru dan orang tua, serta mengadakan evaluasi rutin di sekolah. Dapat disimpulkan bahwa Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dapat menjadikan siswa bersikap smart and good citizenship dalam membentuk siswa untuk bertanggungjawab dan peduli di sekolah maupun di sekitarnya.
Pengembangan Model Pembelajaran Teaching Factory
Nurhasanah, Nurhasanah;
Ahman, Eeng;
Yusuf, Syamsu
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3723
Teaching factory diperlukan dalam pelaksanaan kerjasama SMK dengan Dunia Usaha/ Dunia Industri/Dunia Kerja yang baik dan saling menguntungkan sangat penting untuk menunjang tercapainya program pengembangan pembelajaran model teaching factory berbasisis industri. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan model pembelajaran teaching factory berbasisi kelas industry di Sekolah Menengah Kejuruan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan kualitatif kemudian data dianalisis dengan menggunakan kajian Pustaka dan konten analisis. Data diperoleh melalui instrument obserbvasi dan wawancara pada guru, siswa, dan seluruh pihak terkait yang ada di SMK Wahidin Cirebon yang melakukan kegiatan pengembangan model pembelajaran teaching factory kelas industri program keahlian Bisnis Daring dan Pemasaran yang bekerjasama dengan Dunia Usaha/ Dunia Industri/Dunia Kerja dengan membentuk kelas industry sebagai model pembelajaran teaching factory. Hasil penelitian menunjukan bahwa SMK Wahidin Cirebon telah menerapkan program kelas industri pada program keahlian Bisnis Daring dan Pemasaran yang mana ini dimaksudkan untuk memadukan pelajaran yang akan diajarkan, dengan kebutuhan industry, namun, belum melaksanakan evaluasi implementasi kurikulum kelas industri dilakukan oleh pihak sekolah bersama pihak industry