Articles
4,416 Documents
Studi Review Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) Melalui Penelitian Tindakan Kelas untuk Meningkatkan Hasil Belajar
Susanti, Marlina;
Hadiyanto, Hadiyanto;
Indryani, Indryani
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.9081
Penelitian ini mengkaji efektivitas penerapan model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning, PBL) dalam meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam karya tulis ini adalah studi pustaka (library research), yaitu metode yang umum dipakai untuk mengumpulkan data melalui pemahaman dan analisis teori-teori yang diambil dari jurnal atau karya ilmiah terkait. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan analisis literatur, di mana data dan sumber yang relevan dengan penelitian ini dikumpulkan dan dianalisis. Penelitian ini menggunakan data kualitatif, karena metode studi pustaka lebih mengandalkan pada pembacaan dan penelaahan sumber-sumber jurnal untuk menjadi bahan pembahasan dalam tulisan ini. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dan ketuntasan hasil belajar siswa, dengan peningkatan yang bervariasi di setiap siklus pembelajaran. Pada beberapa studi, persentase ketuntasan belajar meningkat dari pra-siklus hingga siklus akhir, mencapai 90% atau lebih. Penerapan model PBL juga mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kerja sama siswa. Berdasarkan temuan ini, model pembelajaran PBL direkomendasikan sebagai alternatif yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar dan keterampilan problem-solving di tingkat sekolah dasar.
Pengelolaan Sarana Dan Prasarana dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Pendidikan
Ayusaputri, Kusuma Galih;
Musatafa, Ivni Alfrisqa;
Syamsuddin, Syamsuddin;
Warman, Warman
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.9082
Pengelolaan sarana dan prasarana yang efektif merupakan faktor berarti dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di sekolah. Jika fasilitas dan infrastruktur di sekolah tidak dirawat dengan baik maka hal tersebut dapat berdampak pada berkurangnya kualitas pelayanan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai informasi pengelolaan fasilitas di sekolah melalui tinjauan literatur yang ada dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal dan penelitian terdahulu yang mengkaji mengenai pengelolaan fasilitas dan infrastruktur di berbagai sekolah. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana yang baik dapat meningkatkan kualitas pendidikan dengan menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan mendukung aktivitas siswa dan guru. Beberapa faktor yang mempengaruhi keberhasilan pengelolaan sarana dan prasarana meliputi perencanaan yang matang, pemeliharaan yang teratur, keterlibatan seluruh stakeholder, serta pemanfaatan teknologi untuk memonitor kondisi fasilitas sekolah. Penelitian ini menyarankan agar pengelolaan fasilitas di sekolah tidak hanya berfokus pada pengadaan fasilitas, tetapi juga pada perawatan dan evaluasi berkala untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas penggunaan fasilitas pendidikan
Implementasi Student Team Achievement Division (STAD) dalam Pembelajaran IPA: Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Jalal, Muhaiminah;
Ansori, Ahmad
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.9095
Peningkatan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) menjadi salah satu fokus utama dalam proses pembelajaran. Pemahaman konsep IPA yang kuat sangat penting dalam membentuk dasar pengetahuan siswa. Namun, beberapa siswa masih kesulitan dalam menguasai materi-materi IPA yang disampaikan guru di dalam kelas. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SD Islam Al-Husniah Pulau Kijang melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif Learning dengan jenis Student Team Achievement Division (STAD). Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, tiap siklus dilakukan melalui perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus pertama menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa yaitu 78% siswa mencapai tujuan pembelajaran, sedangkan 22% belum mencapai tujuan pembelajaran. Pada siklus kedua meningkat lagi menjadi 91% siswa yang mencapai tujuan pembelajaran, dan hanya 9% yang tidak mencapai KKM yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil tersebut dapat dikatakan bahwa Model Pembelajaran Kooperatif dengan jenis STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas IV SD Islam Al-Husniah Pulau Kijang.
PjBL Berbasis Diorama dan Pop-Up Book: Upaya Meningkatkan Minat dan Motivasi Belajar
Kediri, Shafira Ratu Sekartaji Putri;
Elliza, Elliza;
Widodo, Susilo Tri;
Nuraeni, Rina;
Fitriyanti, Fitriyanti
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.9104
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi media pop-up book dibandingkan dengan diorama dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa kelas V SD Negeri 3 Candimulyo melalui model pembelajaran berbasis proyek (PjBL). Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasi kedua media tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pop-up book lebih unggul dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa, karena desain visual tiga dimensi yang interaktif mampu menarik perhatian dan mendorong keterlibatan aktif siswa. Meskipun diorama juga memberikan kontribusi positif dalam memahami materi secara konkret, media ini lebih terbatas dalam hal daya tarik visual dan interaktivitas. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan media pembelajaran yang lebih menarik dan efektif di sekolah dasar, serta memberikan wawasan bagi pendidik dalam memilih media yang tepat untuk mendukung pembelajaran berbasis proyek.
Penerapan Media Flipbook Berbasis Problem Based Learning (PBL) Upaya Peningkatan Sikap Gotong Royong dan Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi Siswa di Sekolah Dasar
Saragih, Putri Patrechya;
Purwati, Panca Dewi
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v9i1.9107
Pendidikan di tingkat sekolah dasar menghadapi tantangan dalam mengembangkan sikap gotong royong dan keterampilan menulis teks eksplanasi, yang memerlukan metode pembelajaran yang inovatif dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan media flipbook berbasis Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan sikap gotong royong dan keterampilan menulis teks eksplanasi pada siswa kelas VI SDS Permata Kasih Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan metode mix method, yang menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media flipbook berbasis PBL berhasil meningkatkan keterampilan menulis teks eksplanasi siswa, dengan skor kelompok A mencapai 90 (Sangat Baik) dan kelompok B memperoleh skor 80 (Baik). Meskipun demikian, masih terdapat beberapa siswa yang perlu perbaikan dalam penggunaan bahasa. Selain itu, sikap gotong royong siswa juga meningkat, terbukti dengan partisipasi aktif dalam pembelajaran, kerjasama yang baik, dan kontribusi positif dalam diskusi kelompok. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan media flipbook berbasis PBL efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks eksplanasi dan sikap gotong royong siswa, meskipun dibutuhkan strategi tambahan untuk membantu siswa yang kesulitan
Penggunaan Cerita Bergambar Sebagai Alat Bantu dalam Pembelajaran Kosakata Bahasa Indonesia Kelas Rendah Sekolah Dasar
Suprihatien, Suprihatien;
Utami, Alan Surya;
Ardani, Vindi Novi;
Meta Y, Enanda;
Burdam, Sifrael
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.9109
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan cerita bergambar sebagai alat bantu dalam pembelajaran kosakata bahasa Indonesia di kelas rendah sekolah dasar. Cerita bergambar merupakan media pembelajaran yang memadukan elemen visual dan narasi untuk meningkatkan minat belajar siswa. Penggunaan cerita bergambar sebagai alat bantu dalam pembelajaran kosakata di kelas rendah SD penting untuk meningkatkan pemahaman siswa melalui pendekatan visual dan kontekstual yang menarik. Kajian literatur ini mengumpulkan dan menganalisis hasil penelitian sebelumnya terkait efektivitas media tersebut dalam memperkaya kosakata siswa. Hasil studi menunjukkan bahwa cerita bergambar mampu meningkatkan daya tarik pembelajaran, memudahkan pemahaman konsep kosakata, serta membantu siswa mengingat kata-kata baru melalui asosiasi visual. Media ini juga efektif dalam mendorong partisipasi aktif siswa dan memperkuat keterampilan berpikir kritis serta kreatif. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pendidik untuk mengintegrasikan cerita bergambar dalam metode pengajaran yang interaktif dan menarik. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan cerita bergambar yang sesuai dengan konteks budaya dan kebutuhan pembelajaran siswa
Strategi Pembelajaran Guru dalam Mengajarkan Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar
Dewi, Kadek Ayusetia;
Rahayuni, Komang Kristina;
Apriani, Ni Luh;
Ardiawan, I Ketut Ngurah
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 1 (2025): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v9i1.9110
Pendidikan pancasila menjadi bagian penting pendidikan kewarnegaraan dengan bertujuan menanamkan nilai-nilai dasar Pancasila bagi peserta didik untuk dirinya agar sebagai warga negara yang berkarakter. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengidentifikasi strategi efektif yang digunakan guru dalam mengajarkan Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar, khususnya di SDN 3 Bebetin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yakni teknik teknik utama, yaitu studi lapangan dan studi pustaka. Penelitian ini memperoleh hasil yaitu strategi pembelajaran yang digunakan, antara lain pendekatan kontekstual berbasis lingkungan, metode diskusi dan tanya jawab interaktif, pemanfaatan media pembelajaran variatif, pendekatan kolaboratif melalui proyek kelompok, dan model bermain peran. Strategi-strategi ini terbukti berhasil untuk mengembangkan penghayatan siswa pada nilai-nilai Pancasila, menumbuhkan keterampilan sosial, serta membentuk sikap positif yang sesuai dengan prinsip Pancasila. Penelitian ini menyimpulkan bahwa taktik yang digunakan dalama pembelajaran yang kreatif dan variatif memudahkan siswa SD mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari, sehingga mendukung terbentuknya karakter generasi muda yang berkualitas dan berjiwa kebangsaan.
Pengaruh Konten Edukasi Pada Akun TikTok @Vinamuliana Terhadap Tingkat Profesionalitas Mahasiswa Tingkat Akhir
Putri, Valerie Christina
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.9112
Salah satu fenomena yang meramaikan platform media sosial TikTok adalah penawaran konten edukatif, yang berperan sebagai sarana pembelajaran alternatif yang memfasilitasi perolehan informasi dan pengetahuan yang baru. Salah satu akun yang menonjol dalam menyajikan konten edukatif adalah @Vinamuliana, yang mengupas beragam aspek dunia kerja. Pada masa saat ini, kompetisi di pasar kerja semakin ketat, menuntut individu untuk memiliki keterampilan, pengalaman, dan profesionalisme yang mencukupi guna memasuki ranah kerja. Ketersediaan konten edukatif seperti ini dapat memberikan bantuan signifikan kepada para calon pencari kerja, terutama generasi Z, dalam memperoleh pengetahuan serta mengembangkan profesionalisme mereka. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur dampak atau pengaruh konten edukatif yang disajikan oleh akun TikTok @Vinamuliana terhadap tingkat profesionalisme mahasiswa tingkat akhir. Metode penelitian yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif dan menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana. Populasi yang digunakan adalah pengikut (followers) akun TikTok @Vinamuliana yang terdiri dari mahasiswa tingkat akhir berusia 21-25 tahun. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh signifikan sebesar 60,2% dan dapat disimpulkan bahwa konten edukatif yang disajikan oleh akun TikTok @Vinamuliana memiliki pengaruh yang positif terhadap tingkat profesionalisme mahasiswa tingkat akhir
Efektifitas Media Big book Terhadap Kemampuan Reading Comprehension pada Siswa Kelas 2 Sekolah Dasar
Khairunnisa', Nur Shafa';
Wiliyanto, Dian Atnantomi;
Soesyamoro, R. Asto
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.9114
Penelitian ini dirancang untuk menilai efektivitas media big book dalam meningkatkan kemampuan reading comprehension siswa kelas 2 SD Negeri Bibis Luhur I Surakarta. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest, melibatkan 15 siswa berusia 6-7 tahun. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman membaca dan kuisioner validasi media big book. Variabel independen adalah media big book, sementara variabel dependen adalah kemampuan pemahaman membaca siswa. Analisis data dilakukan menggunakan Uji Wilcoxon untuk data ordinal. Hasil penelitian mengindikasikan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan membaca siswa setelah penerapan media big book. Sebelum intervensi, mayoritas siswa yang berada pada level di bawah rata-rata, namun setelah diberikan intervensi, hampir seluruh siswa menunjukkan peningkatan ke kategori di atas rata-rata. Nilai p = 0,000 (p < 0,05) menunjukkan adanya pengaruh signifikan. Kesimpulannya, media big book efektif dalam meningkatkan kemampuan reading comprehension siswa kelas 2
Dampak Baamboozle dan Kahoot Berbasis PBL terhadap Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Siswa SD
Subagyo, Norita Agustina;
Kinasih, Estining Titah;
Widodo, Susilo Tri;
Wahyuni, Nur Indah;
Nashihah, Rifatun
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.9122
Pendidikan Pancasila menjadi salah satu mata pembelajaran yang memengaruhi mutu manusia sebagai warga negara. Namun, model pembelajaran dan media yang kurang tepat di kelas dapat menjadikan siswa kesulitan memahami materi dan menyebabkan hasil belajar mereka rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau pengaruh pemanfaatan media Baamboozle dan Kahoot dengan model Problem-Based Learning terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di tingkat sekolah dasar. Subjek penelitian terdiri dari 25 siswa kelas 4 di SDN Ngijo 1. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain penelitian Pre-Experimental Design, khususnya jenis One Group Pretest-Posttest Design. One Group Pretest-Posttest Design adalah salah satu desain eksperimen yang digunakan untuk mengukur perubahan atau pengaruh dari suatu perlakuan atau intervensi pada kelompok yang sama sebelum dan setelah perlakuan diberikan. Dalam desain ini, data dikumpulkan pada dua titik waktu yaitu sebelum perlakuan (pretest) dan setelah perlakuan (posttest). Studi ini mengungkapkan adanya peningkatan yang signifikan pada capaian belajar siswa. Hasil N-Gain Score efektivitas media Baamboozle mendapatkan perolehan sebesar 0.3914, di mana hasil perolehan tersebut berada diantara 0.3 dan 0.7 (, sehingga berada pada kategori sedang. Sedangkan pada media Kahoot 0.7336, di mana hasil perolehan tersebut (0.77366 0.7), sehingga berada pada kategori tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi media interaktif dengan model PBL dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.