cover
Contact Name
Riki
Contact Email
riki.tan@live.com
Phone
+6281807834703
Journal Mail Official
riki.tan@live.com
Editorial Address
Jl. Flamboyan 2 Blok B3 No. 26 Griya Sangiang Mas - Tangerang 15132
Location
Kab. tangerang,
Banten
INDONESIA
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28092708     DOI : https://doi.org/10.32877
Pengembangan pemikiran utama yang ditargetkan adalah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis penelitian seperti Participatory Action Research, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Riset Berbasis Masyarakat, Pembelajaran Layanan, Pengembangan Masyarakat. Pengembangan UMKM Pengembnagan Digital Marketing dan E commerce Pemberdayaan Sumber Daya Manusia
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 135 Documents
Transformasi Keripik Singkong Menuju Pasar Ekspor: Efektifitas Mesin Produksi dan Optimalisasi Website Pemasaran Rachma Bhakti Utami; Evi Fajriantina Lova; Yulis Nurul Aini
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v5i1.3152

Abstract

Singkong merupakan salah satu komoditas unggulan di Desa Pandansari Lor, Kelurahan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Desa ini merupakan salah satu sentra penghasil singkong, sehingga memiliki potensi besar untuk pengembangan produk olahan bernilai ekspor. Secara nasional, Indonesia menempati urutan kelima produsen singkong terbesar di dunia dengan total produksi mencapai 18,3 juta ton pada tahun 2020. Jawa Timur sendiri merupakan lima besar provinsi penghasil singkong terbesar di Indonesia. UMKM PT Anugrah Jaya Food (merek Extradelicious) merupakah produsen keripik singkong di Desa Pandansari Lor, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang yang memiliki potensi besar untuk mengekspor produk khususnya keripik singkong. Pengabdian Kepada Masyarakat ini dirancang untuk menjawab tantangan utama yang dihadapi mitra, seperti strategi pemasaran yang masih konvensional serta masih rendahnya penyerapan terhadap bahan baku singkong yang berlebih di daerah ini. Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan pengabdian dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, hingga pendampingan intensif. Intervensi yang diberikan meliputi penerapan teknologi tepat guna, seperti mesin perajang kapasitas besar. Di bidang manajemen usaha, dilakukan penguatan pemasaran digital melalui pembuatan website company profile sebagai etalase produk dan sarana pemesanan daring. Hasilnya, mitra mengalami peningkatan jumlah produksi serta perluasan akses pasar hingga membuka peluang ekspor produk keripik singkong ke tingkat global.
Transformasi Kopi menjadi Produk Bernilai Ekonomis: Upaya Pemberdayaan Petani di Desa Balesari Sofian Ardi; Retno Rekayati; Della Ayu; Laeli Nur; Aditya Kumala Dewi
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v5i1.3158

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Namun, kontribusi ekonominya masih terbatas karena sebagian besar petani menjual kopi dalam bentuk mentah atau olahan sederhana, sementara limbah hasil pengolahan belum dimanfaatkan. Program pemberdayaan masyarakat di Desa Balesari ini dirancang untuk mentransformasi kopi dan limbahnya menjadi produk bernilai tambah melalui pendekatan partisipatif. Program dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu persiapan melalui observasi lapangan, wawancara, dan koordinasi; pelaksanaan melalui penguatan kelembagaan serta pelatihan produksi lima produk turunan (pengharum ruangan, pengharum sepatu dan helm, pengharum mobil, lilin aromaterapi, dan pupuk organik); serta evaluasi melalui penilaian proses dan hasil. Program berhasil membentuk model kelembagaan berkelanjutan berupa satu kelompok induk dan lima kelompok anak di tingkat dusun. Masing-masing kelompok mampu memproduksi dan memasarkan produk unggulannya melalui platform digital maupun pasar lokal. Inisiatif ini menghasilkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan, seperti peningkatan pendapatan, penguatan partisipasi kolektif, serta pengurangan limbah melalui praktik ekonomi sirkular. Dengan demikian, model pemberdayaan ini membuktikan bahwa diversifikasi produk berbasis kopi yang dipadukan dengan penguatan kelembagaan dapat menjadi kerangka replikatif bagi pengembangan ekonomi perdesaan.
Aromatherapy Candle-Making with Used Cooking Oil: A CIPP Model-Based Community Training in Munding, Semarang I'tishom Al Khoiry; Shofif Sobaruddin Akbar; Ika Menarianti; Dhea Rizky Amelia
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v5i1.3185

Abstract

Used cooking oil is a common household waste that can cause pipe blockages and environmental pollution when improperly discarded into drainage systems. This community service program aimed to enhance literacy and practical skills in the safe reuse of used cooking oil through training on the production of aromatherapy candles. The activity involved members of the Family Welfare Empowerment Group (PKK) in Munding Urban Village, Bergas Subdistrict, Semarang Regency, who play key roles in promoting healthy and environmentally responsible household practices. The training combined environmental education, occupational safety awareness, and hands-on practice. The program was evaluated using the CIPP (Context, Input, Process, Product) framework to assess contextual relevance, resource adequacy, procedural adherence, and product quality. The results indicated 91 percent participation, 94 percent adequacy of inputs, 88 percent compliance with safe procedures, and an average product quality of 86 percent. These findings demonstrate that the program was feasible, safe, and easily replicable using household tools. Beyond technical outcomes, the initiative fostered circular economy awareness and strengthened community-based environmental empowerment through the PKK network, providing both social and environmental benefits at the household level.
URGENSI INVESTASI: EDUKASI LITERASI KEUANGAN BAGI IBU RUMAH TANGGA Rina Susanti; D Ririn Indriastuti; Rina Wulandari
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v5i1.3203

Abstract

Housewives has an important role in managing household management in order to achieve family happiness and prosperity. One of the important roles of a housewife is managing family finances. This is based on the fact that it is the housewife who often plays the role of managing the income received by the family which is then managed to meet the family's needs. Considering the important role of housewives in managing family finances, financial literacy is very important for housewives themselves. The financial literacy education carried out includes socialization and assistance to housewives in managing household finances. The socialization material includes the distribution of income for consumption needs, emergency fund savings, and investment for future financial planning, as well as social needs such as zakat and mandatory contributions. Next, assistance is provided for housewives who are willing and still have problems in managing their finances and therefore require further consultation and guidance. By carrying out this activity, it is hoped that the financial literacy of housewives, especially in Joglo sub-district, can increase. This can then be followed by increasing family welfare through better financial management
Membangun Media Pemasaran Digital Pada UMKM Produsen Semprong Awal Jaya di Desa Ujungrusi Mutiara Handayani Ujianti; Muhammad Ademas
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v5i1.3218

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di UMKM Semprong Awal Jaya yang berlokasi di Desa Ujungrusi, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal. UMKM ini memproduksi makanan ringan tradisional, seperti semprong ranggin, gulung, dan lipat. Kegiatan dilaksanakan selama enam minggu, terhitung sejak 10 Maret hingga 31 Mei 2025, dengan fokus utama pada peningkatan pemasaran digital sebagai strategi adaptasi terhadap perkembangan teknologi. Permasalahan utama yang dihadapi UMKM adalah keterbatasan dalam memanfaatkan Platform digital untuk promosi dan pelayanan. Oleh karena itu, kegiatan ini mencakup pelatihan penggunaan media sosial secara efektif, pembuatan website resmi sebagai identitas usaha berbasis digital, penguatan branding produk, serta pelatihan sistem pelayanan berbasis teknologi. Tujuan dari program ini adalah untuk membantu UMKM memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing, serta menjaga keberlangsungan usaha di tengah era digital yang kompetitif. Metode yang digunakan meliputi observasi, pelatihan partisipatif, dan pendampingan langsung di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setelah pelatihan dan pendampingan, UMKM mampu mengelola akun media sosial secara mandiri, memahami konsep branding yang lebih profesional, serta memiliki website sebagai alat pemasaran utama. Kegiatan ini menunjukkan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan pelaku UMKM mampu menciptakan transformasi positif dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat menjadi model kolaboratif dalam mendukung digitalisasi UMKM di wilayah pedesaan.
Pelatihan Pemanfaatan Jeruk Lemon Lokal (Lemo Cui) Menjadi Sabun Cuci Piring Di Kelurahan Fobaharu, Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan Sherly Asriany
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v5i1.3225

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Tahun 2025 yang dilaksanakan oleh Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Khairun, berkegiatan di Kelurahan Fobaharu, Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan. Tujuan kegiatan ini memberikan pemahaman tentang pentingnya pemanfaatan jeruk lokal (lemo cui) sebagai salah satu bahan baku pembuatan sabun cuci piring cair. Metode kegiatan berupa pembuatan sabun cuci piring cair untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Hasil kegiatan bahwa warga Kelurahan Fobaharu, Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan mengalami peningkatan pengetahuan tentang pembuatan sabun cuci piring cair, proses pemanfaatan jeruk lokal (lemo cui), dan peningkatan ekonomi keluarga. Pelaksanaan PKM ini memberdayakan ibu-ibu rumah tangga dan remaja putri dalam pembuatan sabun cuci piring cair menggunakan jeruk lokal (lemo cui). Program ini direkomendasikan untuk dilakukan juga di lokasi yang berbeda demi penguatan elemen masyarakat dengan teknologi yang sederhana dan ramah lingkungan sehingga dapat berdaya guna.
Transformasi Pertanian Konvensional Menuju Presisi: Studi Kasus Penerapan Rainwater Harvesting pada Gapoktan di Tulang Bawang Barat Aniessa Rinny Asnaning; Agiska Ria Supriyatna; Desty Aulia Putrantri
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v5i1.3233

Abstract

Keterbatasan sumber daya air menjadi salah satu kendala utama dalam peningkatan produktivitas pertanian di Indonesia, termasuk di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Sebagian besar petani hortikultura di wilayah ini masih mengandalkan curah hujan musiman dan penyiraman manual, sehingga berisiko mengalami penurunan hasil panen terutama pada musim kemarau. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan pada transfer teknologi pemanenan air hujan (Rainwater Harvesting) yang diintegrasikan dengan sistem irigasi cerdas hemat air (smart irrigation). Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui enam tahapan, yaitu sosialisasi dan pemetaan kebutuhan, pelatihan teknis dan manajerial, implementasi teknologi, pendampingan dan monitoring, evaluasi, serta penyusunan strategi keberlanjutan. Implementasi teknologi meliputi pembangunan sistem pemanenan air hujan berkapasitas 5.000 liter, penerapan irigasi cerdas di instalasi hidroponik, serta integrasi sensor IoT untuk monitoring kualitas dan ketersediaan air. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta, dengan rata-rata nilai pretest 42,3 meningkat menjadi 84,7 pada posttest. Secara teknis, sistem yang diterapkan mampu menampung rata-rata 4.200 liter air hujan per bulan, menghemat penggunaan air hingga 43%, dan meningkatkan produktivitas hortikultura sekitar 25% dibanding kondisi awal. Kesimpulannya, penerapan teknologi pemanenan air hujan dan smart irrigation terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi air, produktivitas pertanian, serta kapasitas kelembagaan petani.
Pelatihan Pengolahan Kreativitas Produksi Keripik Pisang Untuk Meningkatkan Nilai Tambah Pada Ibu Ibu PKK Desa Sidodadi Kecamtan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran. Yuliana Yuliana; Rina Milyati; Kurniawati Oktarina
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v5i1.3250

Abstract

Desa Sdidodi memliki sumber daya alam yang melimpah, potensi besar dalam sektor pertanian dan perkebunan, salah satunya adalah hasil panen pisang yang cukup melimpah. Namun, belum banyak upaya yang dilakukan untuk mengolah menjadi produk olahan yang memiliki nilai tambah ekonomi, hal ini berdampak pada pendapatan mereka. Selain itu terkendala keterampilan dan pengetahuan masyarakat terkait kreativitas dan inovasi produksi pisang. Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan Pelatihan Pengolahan Kreativitas Produksi Keripik Pisang Untuk Meningkatkan Nilai Tambah Pada Ibu Ibu PKK Desa Sidodadi Kecamtan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran. Metode yang digunakan dengan praktek secara langsung yang dilakukan oleh ibu ibu PKK mulai dari pengupasan pisang, penggorengan, penirisan minyak sampai dengan pengemasan produk, logo dan praktek bagaimana memasarkan produk secara oneline. Hasil pelatihan tersebut mendorong ibu ibu PKK lebih aktif dan semangat dalam mengolah keripik pisang yang inovatif selain rasa original juga aneka rasa baik rasa jagung bakar, jagung manis, rasa balado serta rasa keju.
Mampukah Keluarga di Era Digital Mengelola Keuangan? Pelatihan di Pacarejo, Semanu, Gunungkidul Betanika Nila Nirbita; Lu’lu’ul Jannah; Syahida Norviana
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v5i1.3251

Abstract

Manajemen keuangan keluarga adalah fondasi utama untuk mencapai kestabilan dan kesejahteraan ekonomi rumah tangga. Namun, rendahnya literasi keuangan dan maraknya gaya hidup konsumtif di era digital menjadi tantangan serius, termasuk bagi masyarakat Kelurahan Pacarejo, Semanu, Gunungkidul. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengelola keuangan keluarga melalui pelatihan interaktif dan aplikatif. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, praktik penyusunan anggaran, serta simulasi penggunaan aplikasi keuangan digital. Sebanyak 30 peserta terlibat dalam kegiatan ini. Peserta  juga diberikan evaluasi berupa angket pre-test dan post-test. Evaluasi menggunakan paired samples t-test menunjukkan hasil yang signifikan: nilai rata-rata pre-test 36,07 meningkat menjadi 47,10 pada post-test. Hal ini membuktikan efektivitas pelatihan dalam meningkatkan pemahaman peserta. Dampak nyata yang terlihat antara lain meningkatnya kesadaran akan pentingnya perencanaan keuangan, keterampilan dalam menyusun anggaran, serta kemampuan memanfaatkan teknologi digital untuk pengelolaan keuangan yang lebih efisien. Dalam konteks keberlanjutan, program ini akan didukung melalui pendampingan rutin dan pemanfaatan grup WhatsApp sebagai wadah berbagi pengetahuan. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat terus mengaplikasikan ilmu yang diperoleh sehingga kesejahteraan finansial keluarga dapat terwujud secara berkelanjutan.
Edukasi Penerapan Digital Marketing Dalam Pembukuan Keuangan Akuntansi Sederhana Pada Umkm Produk Kue Semprong Di Desa Natar Kabupaten Lampung Selatan Hardini Ariningrum; Victoria Ari Palma Akadiati; Kusnadi Kusnadi; Afrilisis Safitri; Dian Eka Saputri
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v5i1.3252

Abstract

Transformasi digital menuntut pelaku UMKM untuk mengadaptasi teknologi dalam operasional bisnis, termasuk dalam hal pencatatan keuangan dan strategi pemasaran. Namun, banyak pelaku UMKM yang masih terbatas dalam pemahaman akuntansi dasar dan belum memanfaatkan digital marketing secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi terkait penerapan digital marketing serta pembukuan keuangan akuntansi sederhana kepada pelaku UMKM produk kue semprong di Desa Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, pelatihan langsung, serta evaluasi pemahaman peserta melalui pre-test dan post-test. Materi pelatihan mencakup pemanfaatan media sosial untuk pemasaran, penyusunan laporan laba rugi berbasis Excel, dan literasi akuntansi sesuai SAK EMKM. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan pelaku usaha dalam pencatatan keuangan secara digital serta pemahaman mengenai strategi pemasaran berbasis platform online. Kegiatan ini mendorong efisiensi operasional, akurasi laporan keuangan, serta potensi perluasan pasar secara signifikan. Evaluasi akhir menunjukkan bahwa pelaku UMKM mulai mampu memisahkan keuangan pribadi dan usaha serta menyusun laporan keuangan yang lebih terstruktur. Program edukasi ini direkomendasikan untuk direplikasi pada sektor UMKM lainnya yang menghadapi tantangan serupa