cover
Contact Name
Muh. Sudirman
Contact Email
ashshahabah2015@gmail.com
Phone
+6281355035326
Journal Mail Official
ashshahabah2015@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (UIM) Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 9 No. 29 Telp. 0411-589 063 Fax. 0411-589 063
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
ISSN : 2460688X     EISSN : 26568292     DOI : -
Jurnal Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Agama Islam Universita Islam Makassar (UIM) dengan fokus dan ruang lingkup kajian Ilmu Pendidikan, Pendidikan Islam, Manajemen Pendidikan, Media Pembelajaran, Pemikiran Islam, Hukum Islam dan Sejarah dan Peradaban Islam.
Articles 244 Documents
HAKIKAT EKONOMI SYARIAH (Telaah Prospek dan Problematikanya) Rasyid, Muh. Haras; Badwi, Ahmad
Ash-Shahabah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 2 (2024): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Starting from the thought that one of the things to do in overcoming life's problems is to rely on the values of Islamic teachings. Of the many values of Islamic teachings, among them are the values that exist in Islamic economics. It is known that Islamic economics is an economic system based on the main teachings of the Qur'an and hadith. Through a study with a simple approach and methodology, this paper underlines that from the nature to the theory and practice of Islamic economics is based on helping and for the benefit of people at all levels of society. Therefore, it is said, Islamic economics has good prospects, because it is not only an alternative and solution, but an economic locomotive in the midst of world economic problems, especially in Indonesia. However, although Islamic economics is an ideal system, especially for Muslims in Indonesia, it is certainly not free from weaknesses or problems in its implementation, both related to human resources as managers, business capital, infrastructure and in competition with conventional economic systems globally.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA MATA PELAJARAN PAI DI UPT SMP NEGERI 1 PANGSID KECAMATAN MARITENGNGAE KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Sri Hasnawati, Sri Hasnawati
Ash-Shahabah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 2 (2024): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Implementasi Model Pembelajaran Blended Learning di Masa Pandemi Covid-19 pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di UPT SMP Negeri 1 Pangsid Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidenreng Rappang. Tujuan penelitian adalah mengkaji tentang Implementasi model pembelajaran Blended Learning di masa pandemi Covid-19 pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan mengetahui adanya faktor pendukung dan penghambat model pembelajaran Blended Learning di masa pandemi Covid-19 pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam serta upaya dalam menanganinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, menggunakan teknik purposive sampling dan triangulasi. Teknik analisis data menempuh empat langkah yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa (1) Pelaksanaan pembelajaran Blended Learning yakni dengan mengkombinasi pembelajaran tatap muka dikelas dan pembelajaran daring berbasis google classroom dan juga grup whatsapp sebagai media penunjang pembelajaran daring dengan membuat grup, memasukkan anggota peserta didik, mengelola dan mengembangkan materi atau penugasan. (2) Faktor penghambat dalam pelaksanaannya yang sebagian besar terletak pada pembelajaran daring dan faktor pendukungnya yakni dengan memberikan motivasi atau dorongan ketika pembelajaran luring dan juga dapat menggunakan berbagai macam variasi gaya mengajar sehingga menumbuhkan semangat dan minat peserta didik untuk belajar.
KONSEP QIRA’AT DALAM ILMU AL-QUR’AN (Pengertian dan Latar Belakang) Suaidah, Idah
Ash-Shahabah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 2 (2024): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kadang-kadang suatu lafaz yang terdapat dalam al-Qur’an dibaca lebih dari satu qira’at, sesuai dengan yang pernah diajarkan oleh Nabi Muhammad saw. Kebolehan membaca al-Qur’an dengan berbagai qira’at merupakan suatu kelapangan yang diberikan oleh Allah swt. kepada umat Islam, terutama orang Arab pada masa al-Qur’an diturunkan. Tulisan ini memaparkan tentang Qira’at Al-Qur’an. Qira’at adalah suatu mazhab (aliran) yang dianut oleh seorang imam qira>’a>t yang berbeda dengan yang lainnya dalam pengucapan lafaz-lafaz al- Qur’an sesuai yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad saw, yakni berdasarkan riwayat-riwayat yang shahih. Munculnya perbedaan qira’at selain disebabkan oleh adanya kenyataan pada saat itu al-Qur’an belum memiliki tanda-tanda, baik titik maupun baris, juga disebabkan oleh orang Arab sendiri yang memiliki dialek dan lahjah yang berbeda antara satu suku dengan suku lainnya. Di samping itu, perbedaan tersebut disebabkan oleh, pertama, latar belakang historis, yakni Nabi Muhammad saw. dalam mengajarkan al-Qur’an kepada para sahabat menggunakan beberapa bacaan. Kedua, latar belakang cara penyampaian (kaifiyat al-ada’), yakni para guru qira>’a>t yang mengajarkan al-Qur’an di berbagai daerah, berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya. Mereka mengajarkan al-Qur’an sesuai dengan yang diterimanya dari Rasulullah saw.
HUBUNGAN KEADILAN ORGANISASI DAN KEBUTUHAN PENGEMBANGAN DIRI TERHADAP STRES KERJA GURU HONORER SD SWASTA SEKECAMATAN KOTA MASOHI KABUPATEN MALUKU TENGAH Patty, Abdul Hasan
Ash-Shahabah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 2 (2024): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan keadilan organisasi dan stress kerja, kemudian kebutuhan pengebangan diri dengan stress kerja serta hubungan keadilan organisasi dengan kebutuhan pengembangan diri guru sd Swasta kecamatan kota masohi. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan teknik analisis jalur (path analys) Data penelitian ini dikumpulkan dengan cara memilih sampel dalam populasi. Populasi terjangkau dalam penelitian ini adalah seluruh guru SD swasta kecamatan kota Masohi Kabupaten Maluku Tengah. Hasil penelitian menunjukan bawah terdapat hubungan keadilan organisasi dengan stress kerja ditunjukkan oleh koefisien korelasi 0,383 dan koefisien jalur 0,432. Selanjutnya kebutuhan pengembangan diri dengan stress kerja ditujukan dengan koefisien korelasi 0,352 dan koefisien jalur 0,447 dan untuk Keadlian organisasi dengan kebutuhan pengembangan diri ditunjukan dengan koefisien korelasi 0,453 dan koefisien jalur 0,542.
DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP KEHARMONISAN RUMAH TANGGA DI DESA TINO KECAMATAN TAROWANG KABUPATEN JENEPONTO Mustaring Mustaring; Muh Sudirman; Ramlah Ramlah
Ash-Shahabah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 1 (2025): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ash.v11i1.1266

Abstract

Ramlah, 2024. Dampak media sosial terhadap keharmonisan rumah tangga, Skripsi, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurusan PPKn dan Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Makassar.​Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Seberapa banyak waktu yang digunakan oleh pasangan suami istri untuk bermedia sosial 2) Bagaimana respon suami istri terhadap penggunaan media sosial dalam kehidupan rumah tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskripsif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. ​​​​​​​​​​Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Waktu yang dihabiskan oleh pasangan suami istri untuk bermedia sosial, rata-rata banyak pasangan yang menghabiskan waktu untuk bermain media sosial sebanyak 4-5 jam sehari bahkan ada yang sampai menghabiskan waktunya seharian hanya untuk membuka media sosial. 2) Respon suami istri terhadap penggunaan media sosial sangat beragam, tergantung bagaimana seseorang menyikapinya. Ada yang menggunakan media sosial untuk mengabadikan momen, dengan adanya media sosial seorang istri tidak merasa bosan ketika sedang sendiri dan membantu pasangan suami istri yang sedang menjalani hubungan jarak jauh untuk saling berkomunikasi. Semenjak berkembangnya media sosial pasangan suami istri sudah jarang berkomunikasi secara langsung, kadang lupa menyiapkan makanan untuk suami, bahkan ada pasangan suami istri yang hubungannya renggang karena salah satu pasangan merasa cemburu. berdasarkan hasil wawancara dari beberapa pasangan, penggunaan sosial media sering kali menghabiskan produktif pasangan, pasangan lebih sering menghabiskan waktu untuk bermain media sosial disbanding mengerjakan tugas masing-masing, hal tersebut kerap kali menimbulkan konflik dalam hubungan pasangan suami istri​​​​ Kata Kunci : Media Sosial, Keharmonisan, Rumah Tangga
EFEKTIVITAS PEMBIAYAAN KUR SYARIAH TERHADAP PERKEMBANGAN INDUSTRI KREATIF DI KOTA MAKASSAR (Studi Kasus di PT Pegadaian Cabang Bontoala Kota Makassar) Marni Mansur; Hasnidar Hasnidar; Adi Adi
Ash-Shahabah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 1 (2025): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ash.v11i1.1347

Abstract

The aim of the research is to find out and analyze 1) KUR Syari'ah financing procedures at PT. Pawnshop Bontoala Makassar Branch. 2) Effectiveness of KUR Syari'ah Financing at PT. Pegadaian Bontoal Branch in improving the Creative Industry in Makassar City. The research is qualitative research with a case study approach. The population of this research is all Pegadaian customers who receive KUR Syariah funding assistance. The sampling technique in this research is to use the Snowball sampling method or chain-referral sampling method. Data analysis techniques are deductive and inductive analysis. The research results are; 1). Syari'ah KUR Financing Procedure at PT. Pawnshop Bontoala Makassar Branch is very simple starting from; a) customer fills in the application form, a) submits required documents, c) survey, d) signs the contract, e) Rahin (Customer) receives sharia KUR disbursement within 3 working days if all requirements are met. 2) KUR Syariah pawnshop financing is effective in increasing the Creative Industry in Makassar City. This can be proven through 4 elements of researcher observation, namely; Business capital, sales turnover, profits and working hours have all increased significantly.
STUDI KOMPARATIF PENAFSIRAN IBNU KATSIR DAN PENAFSIRAN WAHBAH ZUHAILI TERHADAP DUNIA FIQIH Feri munandar; Achmad Abubakar; Muhammad Irham
Ash-Shahabah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 1 (2025): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ash.v11i1.1477

Abstract

Sejak diperkenalkan pada awal Sejarah islam, fiqih mengalami perkembangan yang cukup signifikan, terutama dalam menghadapi sebuah tantangan zaman modern yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Peran dan sumbangsih Ibnu Katsir dan Wahbah Zuhaili dalam perkembangan dan pembaruan yang terjadi dalam dunia fiqih, serta faktor-faktor yang mendasarinya. Penelitian ini membahas tentang peran yang berbeda antara Ibnu Katsir dan Wahbah Zuhaili dalam perkembangan dunia Fiqih. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kajian literatur terhadap berbagai sumber primer dan sekunder, seperti kitab tafsir klasik ushul fiqih, literatur kontemporer, dan artikel ilmih. Pendekatan fikih dan historis digunakan untuk mengetahui bagaimana ushul fiqih mengalami perubahan dari masa klasik hingga masa kontemporer. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ushul fiqih mengalami penyesuaian dan evolusi untuk menjawab isu-isu kontemporer seperti ekonomi syariah, perbankan, asuransi dan lainnya. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi perkembangan ushul fiqih dalam dunia kontemporer adalah globalisasi, yang telah membawa tantangan baru dalam berinteraksi dengan berbagai budaya dan sistem hukum. Selain itu, perubahan sosial dan polotik memainkan peran penting dalam membentuk pandangan ushul fiqih terhadap isu-isu yang lebih modern. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang perkembangan ushul fiqih dan relevansinya dalam menghadapi zaman modern dengan melihat kedua mufasir fikih antara Ibnu Katsir dan Wahbah Zuhaili yang memiliki perbedaan latar belakang zaman. Di harapkapkan penelitian ini dapat membuahi kontribusi positif bagi perkembangan dalam dunia fikih.
ETIKA DAKWAH (Telaah Terhadap Fenomena Perkembangan Dakwah Masa Kini) Muh. Haras Rasyid; Ahmad Badwi
Ash-Shahabah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 1 (2025): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ash.v11i1.1504

Abstract

The main theme of this paper is the issue of da'wah ethics, related to the development of da'wah in Indonesia today. Da'wah that we understand as an invitation to do good and prevent evil is highly recommended in Islamic teachings, as in the Qur'an and hadith. By using analysis through observation of the phenomena that arise from the practices of da'wah in society today, it provides a clue that the development of da'wah in addition to the appearance of progress as a positive thing, but the reality in practice, there are also things that can be considered negative. Especially that can be considered negative, because there are some or unscrupulous da'i or muballig who preach is considered not in accordance with the ethics of da'wah. In general, preachers are considered to deviate from the ethics of da'wah, in addition to the impression that their words and actions do not match, they also deliberately utter many words that are inappropriate according to the social ethics that grow and are obeyed in society, the ethics of state law and ethics originating from Islamic teachings.
PERAN PRAMUKA SEBAGAI ORGANISASI EKSTRAKURIKULER DALAM MEMBENTUK KARAKTER PESERTA DIDIK DI PANGKALAN SMA NEGERI 2 MALUKU TENGAH Muhammad Ali Holle; Sitna Rahel Toisuta
Ash-Shahabah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 1 (2025): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ash.v11i1.1521

Abstract

The Scout Movement itself functions as an organizer of non-formal education outside of school and outside the family. This education is a forum for fostering and developing young people with special characteristics. Its special characteristics are the application of the Basic Principles of Scouting and Scouting Methods and the Among System in education carried out by the Scout Movement. In addition to being an organizer of non-formal education, the Scout Movement also functions as a forum to achieve the goals of the Scout Movement. Scouts as an extracurricular organization in educational units have a very positive impact on Indonesian education where the goals of extracurricular activities for students can support their development into better individuals, encourage independent, diligent and skilled behavior, can develop their potential through cognitive, affective and psychomotor aspects. Character formation through scouting activities in order to foster, improve, or form a person's nature, character, morals, and manners. as well as human behavioral values ​​related to God Almighty, oneself, fellow human beings, the environment, and nationality which are manifested in thoughts, attitudes, feelings, words, and actions based on religious norms, laws, manners, culture, and customs. The type of research conducted is descriptive qualitative, with the approach taken being an educational, sociological and normative approach. The data collection method in the form of structured interviews, observation of activities, and supporting documents in the data collection process focuses on extracurricular activities in forming the character of Discipline, Creative Character and Independent Character in Scouting Activities. The results of the study show that: 1) The Disciplined Character instilled by scout members in the Nusa Ina Scout Group is time discipline, discipline in following the assembly and discipline in complying with the rules and regulations that have been made in the Scout Group. 2) The Creative Character carried out in the Nusa Ina Scout Group is learning while doing, being able to design activities both in the campsite and in the open air, and being creative in designing fun and enjoyable learning. 3) The Independent Character carried out in the Nusa Ina Scout Group is being able to carry out the Ambalan Deliberation, being able to make decisions, and being able to organize camping activities and prepare activity schedules professionally.
SISTEM PENDIDIKAN ISLAM DALAM KELUARGA (Suatu Metode Mendidik Anak dalam Perspektif Islam) Sihora Holle; Muhammad Ali Holle; Solehati Solehati
Ash-Shahabah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 1 (2025): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ash.v11i1.1522

Abstract

Pendidikan keluarga merupakan tahapan pendidikan yang sangat efektif dalam pertumbuhan dan perkembagan anak. Seorang anak akan mencerminkan perilaku baik apabila metode pendidikan dalam kelaurga dilakukan secara baik. Hal ini dikarenakan orang tua didalam keluraga memahami fungsi dan metode pembinaan yang baik bagi anak. Metode mendidik yang baik akan lahir dari orang tua yang benar-benar memahami fungsinya sebagai pendidik utama dalam keluarga kiranya orang tua memiliki pengetahuan agama dan rasa memiliki untuk dengan besar hati mendidik dan membina anaknya menjadi pribadi yang baik. Banyak sekali Metode pendidik yang dapat melatih dan membuat anak menjadi pribadi yang baik namun dalam penelitian ini peneliti hanya menetapkan beberapa metode pendidikan anak yang sesuai dengan ajaran agama islam yaini Metode mendidik dengan agama, metode Memberikan Motivasi dan Perhatian, serta Metode Melatih, Kerja Keras dan Usaha, semua metode ini pada prinsipnya akan baik jika pada penerapannya juga baik namun jika sebaliknya maka hasil yang diraih akan kurang maksimal. Dari hasil kajian dari penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Metode mendidik dengan agama inilah orang harus mampu menerapkan pendidikan agama, pembiasaan membaca do’a-do’a harian dalam aktifitas di rumah, mengajarkan kegiatan-kegiatan ibadah seperti sholat, membaca qur’an dan melakukan segala tugas rumah sesuai yang diajarkan oleh agama islam. 2) Metode Memberikan Motivasi dan Perhatian; Dalam metode ini orang tua berperan dalam memberikan motivasi, penguatan mental bagi anak, selain motivasi, orang tua juga dapat memberikan perhatian dan kasih sayang sehingga hasil karya cipta yang diraih oleh anak mendapat apresiasi dan atau reward dari orang tua. 3) Metode Melatih, Kerja Keras dan Usaha; Metode ini akan melatih anak agar lebih mandiri, menjadikannya seorang pribadi yang baik, pekerja keras atas tugas-tugas yang diberikan oleh orang tuanya serta berusaha semampunya untuk terus belajar berbenah diri, pada metode ini orang tualah yang menjadi faktor pendorong.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2026): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 2 (2025): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 1 (2025): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 2 (2024): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 1 (2024): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 2 (2023): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 1 (2023): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2022): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 1 (2022): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 7 No. 2 (2021): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 7 No. 1 (2021): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 6 No. 2 (2020): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 6 No. 1 (2020): Adh-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 2 (2019): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 1 (2019): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 4 No. 2 (2018): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 4 No. 1 (2018): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 3 No. 2 (2017): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 3 No. 1 (2017): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 2 No. 2 (2016): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2016 Vol. 2 No. 1 (2016): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 1 No. 2 (2015): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam More Issue