cover
Contact Name
Erna Meiliana
Contact Email
ernameiliana@trisakti.ac.id
Phone
+6287840093703
Journal Mail Official
senirekarancang@trisakti.ac.id
Editorial Address
Magister Desain Produk Fakultas Seni Rupa dan Desain Unversitas Trisakti Jln. Kyai Tapa No.1,Grogol Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Seni dan Reka Rancang: Jurnal Ilmiah Magister Desain
Published by Universitas Trisakti
ISSN : 26566346     EISSN : 26544725     DOI : https://doi.org/10.25105/jsrr
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Seni dan Reka Rancang Jurnal Ilmiah Magister Desain Produk Universitas Trisakti terbit pertama terbit bulan Nopember 2018. Jurnal ini akan diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yaitu bulan April dan Nopember oleh Pusat Studi Reka Rancang Visual dan Lingkungan Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Trisakti. Jurnal ini berisi artikel memuat artukel ilmiah bidang pengetahuan, kajian pendapat, dan gagasan intelektual yang berkaitan dengan bidang studi: Desain Komunikasi Visual, Desain Interior, Desain Produk, Fotografi dan ilmu-ilmu terkait.
Articles 179 Documents
MODUL DALAM DESAIN PATTERN MENGGUNAKAN TESSELLATIONS DAN PRINSIP GESTALT Sheilla Puspita; Cama Juli Rianingrum; Agung Eko Budiwaspada
Jurnal Seni dan Reka Rancang: Jurnal Ilmiah Magister Desain Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Seni dan Reka Rancang : Jurnal Ilmiah Magister Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jsrr.v5i2.16815

Abstract

Abstract Pattern Design Module Using Tesselations and Gestalt, will produce faster pattern design. It will also produce the quality of a dinamic pattern design composition. For the quantity as well, it will produce more of new design pattern in a shorter time. The method is using qualitative research of Hawkins Creation Theory. They are problem eksploration through data analysing, improvisation from theory and data data colecction, and the last step is forming, that is about finding a new way to solve the problem through new module treatment. The last is module applicatio. And it’s summary about pattern design module using tesselation and Gestalt, as an optional recommendation to create a design pattern.  Abstrak Modul Dalam Desain Pattern Menggunakan Tesselations dan Prinsip Gestalt, menghasilkan suatu cara yang lebih cepat untuk menghasilkan desain pattern. Secara kualitas, akan membuat desain pattern dengan komposisi yang lebih dinamis, dan secara kuantitas dapat menghasilkan desain pattern baru yang cukup banyak dalam waktu yang lebih singkat. Metode yang digunakan dengan pendekatan kualitatif adalah metode penciptaan Hawkins yang terdiri dari eksplorasi permasalahan dan pengumpulan data, improvisasi yang merupakan pengembangan atas temuan yang diolah dari data yang ada, dan forming adalah tahap perumusan modul yang dapat digunakan. Sampai modul tersebut diaplikasikan dan didapatkan kesimpulan sebagai temuan cara baru untuk menciptakan pattern.
Front and Back Front and Back
Jurnal Seni dan Reka Rancang: Jurnal Ilmiah Magister Desain Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Seni dan Reka Rancang : Jurnal Ilmiah Magister Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Front and Back
KONSEP SISTEM SINTAKTIK VISUAL DALAM KOMIK TAHILALATS monica, monica; Utomo, R. Drajatno Widi
Jurnal Seni dan Reka Rancang: Jurnal Ilmiah Magister Desain Vol. 3 No. 2 (2021): Junal Seni & Reka Rancang: Jurnal Ilmiah Magister Desain Produk
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jsrr.v3i2.9434

Abstract

AbstractOne of the famous comic strips in Indonesia since 2014 is Tahilalats (Instagram @tahilalats). With itssimple visual characteristics, Tahilalats comics are able to become interesting, recognizable, sustainable,and comfortable comics to watch. This study will discuss the design elements in Tahilalats comicsthat form a syntactic visual system as an effort to achieve consistency in each episode. This studyuses qualitative methodologies and descriptive analysis methods with Charles Morris’ semiotic theoryand literacy methods by collecting data from books, journals, articles, and pages on the internet thatare related to the object. Through this research, it can be concluded that the syntactic visual systemmakes comics look interrelated and when there are too many episodes, it will be seen as a unified designthat distinguishes it from other similar comics. The results of this study are expected to be useful fordesigners and comic artists to understand a good syntactic system in sustainable design works..Keywords: comic, design elements, syntacticAbstrakSalah satu komik strip yang terkenal di Indonesia sejak tahun 2014 adalah Tahilalats (Instagram @tahilalats). Dengan ciri khas visual yang sederhana, komik Tahilalats mampu menjadi komik yang menarik, mudah dikenali, berkesinambungan, dan nyaman untuk dilihat.Penelitian ini akan membahas elemen desain dalam komik Tahilalats yang membentuk sistem visual sintaktik sebagai upaya mencapai konsistensi dalam tiap episodenya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan teori semiotika Charles Morris. Data dikumpulkan menggunakan metode literasi yang memiliki keterkaitan dengan objek. Melalui penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sistem sintaktik visual membuat komik terlihatsaling berkaitan. Selain itu ketika episode yang dibuat sangat banyak akan terlihat sebagai satu kesatuan desain yang mempunyai pembeda dari komik sejenis lainnya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi desainer komunikasi visual terutama komikus agar dapat memahami sistem sintaktik visual dalam karya desain yang berkesinambungan.Kata kunci: komik, elemen desain, sintaktik
KAJIAN ESTETIKA VISUAL INTERFACE DAN USER EXPERIENCE PADA APLIKASI RUANGGURU AESTHETIC STUDIES OF VISUAL INTERFACE AND USER EXPERIENCE OF THE RUANGGURU APPLICATION Auliazmi, Rizki; Rudiyanto, Ganal; Utomo, R. Drajatno Widi
Jurnal Seni dan Reka Rancang: Jurnal Ilmiah Magister Desain Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Seni & Reka Rancang : Jurnal Ilmiah Magister Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jsrr.v4i1.9968

Abstract

AbstractAesthetic Studies of Visual Interface and User Experience In the Ruangguru Application, Visual interface design is a graphic design medium which in this digital age has been widely seen by the public, in this period of large-scale social restrictions, many daily activities use digital media and internet, one of which is school, many use online-based applications or websites to do learning. It's just that these users still lack the habit of using similar applications, for that we need a good user interface to help users use the application, one of the online learning applications is Ruangguru, an application that is well known by the public. In this study, the researcher intends to examine how the user interface of the Ruangguru application affects its users, User Experience is needed to be able to assess the User Interface has been well received by users, for that aesthetic value is also a supporter of the assessment of the User Interface because aesthetics is one of the the most important aspects of designing a Visual Interface Keyword: User Interface, User Experience, Aesthetic Experience Structure, Ruangguru AbstrakKajian Estetika Visual Interface dan User Experience Pada Aplikasi Ruangguru, Visual interface design merupakan sebuah media desain grafis yang pada zaman digital ini sudah banyak dilihat oleh masyarakat, di masa pembatasan sosial berskala besar ini, banyaknya kegiatan-kegiatan sehari-hari yang menggunakan media digital dan internet, salah satunya adalah sekolah, banyak yang menggunakan aplikasi atau website berbasis online untuk melakukan pembelajaran. Hanya saja masih kurang kebiasaan dari pengguna-pengguna tersebut dalam menggunakan aplikasi sejenisnya, untuk itu diperlukannya user interface yang baik untuk membantu pengguna dalam menggunakan aplikasi, salah satu aplikasi belajar online tersebut adalah Ruangguru, merupakan aplikasi yang cukup dikenal oleh masyarakat. Dalam penelitian kali ini peneliti bermaksud mengkaji bagaimana pengaruh user interface aplikasi ruangguru tersebut terhadap penggunanya, User Experience pengguna diperlukan untuk dapat menilai User Interface sudah dapat diterima dengan baik oleh pengguna, untuk itu nilai estetika juga menjadi pendukung penilaian User Interface tersebut dikarenakan estetika merupakan salah satu aspek terpenting pada perancangan Visual Interface Kata kunci: User Interface, User Experience, Struktur Pengalaman Estetika, Ruangguru
ANALISIS USABILITY SITUS WEB PUSAT DOKUMENTASI SASTRA HB JASSIN USABILITY ANALYSIS OF HB JASSIN LITERATURE DOCUMENTATION CENTER WEBSITE Mugabe, Robert; Utomo, R. Drajatno Widi; Jasjfi, Elda Franzia
Jurnal Seni dan Reka Rancang: Jurnal Ilmiah Magister Desain Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Seni & Reka Rancang : Jurnal Ilmiah Magister Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jsrr.v4i1.9974

Abstract

Abstract Digitalization is an effort to save the text from being destroyed due to hostile climate and humidity. Therefore, observers, enthusiasts, researchers and script owners as well as the government must unite to build synergies in saving and maintaining the script. Thus, the digitalization program which is currently being promoted by various parties or agencies can truly save the nation's intellectual treasure contained in the text. At least, HB Jassin's Literary Documentation Center can take the lead in digitizing theater scripts. With the involvement of the textbook community and official state institutions, it is hoped that there will be some kind of website that takes into account its use as a form of digitization as a form of sustainable national preservation of theater scripts.Keywords: digitalization, teather manuscripts, Center for Literary Documentation of HB Jassin, usability.  AbstrakDigitalisasi merupakan sebuah upaya penyelamatan naskah dari kemusnahan akibat iklim dan kelembaban udara yang tidak bersahabat. Oleh karena itu, para pemerhati, peminat, peneliti, dan pemilik naskah serta pemerintah harus bersatu padu untuk membangun sinergi dalam hal penyelamatan dan pemeliharaan naskah. Dengan demikian, program digitalisasi yang kini sedang digalakkan oleh berbagai pihak atau instansi benar-benar dapat menyelamatkan khazanah intelektual bangsa yang terkandung di dalam naskah. Setidaknya, Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin dapat tampil sebagai garda depan dalam urusan digitalisasi naskah teater. Dengan pelibatan komunitas pernaskahan dan lembaga resmi negara, diharapkan adanya semacam situs web yang memerhatikan usability sebagai bentuk digitalisasi sebagai wujud penyelamatan naskah teater secara nasional yang berkesinambungan.Kata kunci: digitalisasi, naskah teater, Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin, usability.
ANALISIS SEMIOTIKA POS STRUKTURAL PADA FOTO RHEIN II (A POST-STRUCTURAL SEMIOTICS ANALYSIS OF THE PHOTOGRAPH RHEIN II) Jiuhanteng, Markus; Saidi, Acep Iwan; Utomo, R. Drajatno Widi
Jurnal Seni dan Reka Rancang: Jurnal Ilmiah Magister Desain Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Seni & Reka Rancang : Jurnal Ilmiah Magister Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jsrr.v4i1.10095

Abstract

Abstract This paper is a study of Andreas Gursky’s photo Rhein II. In this study, the post-structural semiotic analysis method is used to interpret meaning based on signs on the Rhein II. The post-structural semiotic analysis becomes the basis for interpreting meanings using related references. In the study of Rhein II photo objects, visual text analysis is expected to provide positive benefits for the development of photography, especially academically. Rhein II is a photo by Andreas Gursky. In Rhein II’s photograph, a contemporary photo is presented as a multi-reality representation analyzed using the post-structural semiotic method. The object of research is interpreted as a text that has a layer of meaning that is squeezed out of its essence by semiotics. The deconstruction of the signification system in the visual element is identified by reading the structural postal semiotic theory codes: text analysis process, creation process. The results of semiotic extraction produce an interpretive study of Rhein II which is full of meaning.Keyword: imagery, photography, semioticaAbstrak Makalah ini merupakan kajian dari foto Rhein II karya Andreas Gursky. Dalam kajian ini digunakan metode analisis semiotika post struktural untuk menginterpretasikan makna berdasarkan tanda-tanda pada Rhein. Analisis semiotika post struktural menjadi landasan dalam menginterpretasikan makna-makna dengan menggunakan referensi terkait. analisis teks visual, dalam kajian objek foto Rhein II diharapkan dapat memberikan kebermanfaatan yang positif bagi perkembangan fotografi khususnya secara akademis. Rhein II adalah foto karya Andreas Gursky. Dalam karya Rhein II, sebuah foto kontemporer dihadirkan sebagai representasi multi realitas yang dianalisis menggunakan metode semiotika post struktural. Objek penelitian dimaknai sebagai teks yang memiliki lapisan makna yang terperas esensinya oleh semiotika. Dekonstruksi sistem penandaan dalam elemen visual diidentifikasikan dengan pembacaan kode-kode teori semiotika pos struktural. Proses analisis teks, proses penciptaan. Hasil ekstraksi semiotika menghasilkan kajian interpretatif Rhein II yang sarat makna.Kata kunci: citra imaji, fotografi, semiotika
PERANCANGAN PRODUK INTERIOR BERBASIS REVIVAL DENGAN TERAPAN RAGAM HIAS BATIK JAMBI Natalia, Zoya; Sunarya, Yan Yan; Hutama, Krishna
Jurnal Seni dan Reka Rancang: Jurnal Ilmiah Magister Desain Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Seni dan Reka Rancang : Jurnal Ilmiah Magister Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jsrr.v4i2.13493

Abstract

Abstract The wealth of motifs or decorative varieties owned by the Indonesian nation comes from various tribes throughout the archipelago. Is a tangible culture in general motifs or decorative variety has a meaning value that needs to be preserved its existence. Batik Indonesia has been recognized by UNESCO as a Humanitarian Heritage for Oral and Non-material Culture, on October 2, 2009. Batik craft art began in Java Island, precisely in Central Java, and with the development of batik era penetrated to the island of Sumatra, one of them in Jambi. As in Java, batik in Sumatra is also very attached to the daily life of local people including Jambi. The existence of Jambi batik that was once successful during the Malay Sultanate, and worn by the upper class. Similarly, jambi batik motifs have meaning and philosophy. By the time the Malay sultanate's reign ended, Jambi batik company had decreased drastically. Nowadays it is getting dim and almost extinct due to the lack of public knowledge about Jambi batik and the lack of craftsmen left. The design method in this design uses a type of explorative research, in which this research aims to deepen knowledge and find new ideas, formulate problems in detail and develop hypotheses. The purpose of this design is to revive jambi batik culture (Straight Revivalism) to the wider community through the design of interior support products by applying old Jambi batik motifs. . This design is done by analyzing data both library studies, field research and other related data to conduct tests that will be compiled in this paper. The purpose of the design wants to restore / revive (revivalism) jambi batik to the public with the design in the re-application of old motifs of Jambi batik into the design of interior supporting products. Based on the above background, it is known that knowledge about Jambi batik is not very well known in various circles. Keywords: Batik Jambi, Batik Jambi Motifs, Interior Support products, Revivalism. Abstrak Kekayaan motif atau ragam hias yang dimiliki oleh bangsa Indonesia berasal dari berbagai suku di seluruh Nusantara. Merupakan budaya berwujud (tangible) pada umumnya motif atau ragam hias mempunyai nilai makna yang perlu dilestarikan keberadaannya. Batik Indonesia sudah diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Non-bendawi, pada tanggal 2 Oktober 2009. Seni kriya batik diawali di Pulau Jawa, tepatnya di Jawa Tengah, dan dengan berkembangnya zaman batik merambah ke Pulau Sumatra, salah satunya di Jambi. Seperti di Jawa, di Sumatera batik juga sangat lekat dengan keseharian masyarakat setempat termasuk Jambi. Keberadaan batik Jambi yang pernah jaya dimasa Kesultanan Melayu, dan dikenakan oleh kalangan atas. Begitu juga bahwa motif-motif batik Jambi mempunyai makna dan filosofi. Pada saat pemerintahan kesultanan Melayu berakhir, perusahaan batik Jambi menurun drastis. Sekarang ini mulai redup dan hampir punah karena kurangnya pengetahuan masyarakat tentang batik Jambi dan sedikitnya pengrajin yang tersisa. Berdasarkan dari latar belakang di atas maka diketahui bahwa pengetahuan mengenai batik Jambi tidak terlalu dikenal di berbagai kalangan. Metode Perancangan dalam perancangan ini memakai jenis penelitian eksploratif, dimana penelitian ini mempunyai tujuan untuk memperdalam pengetahuan dan mencari ide-ide baru, merumuskan masalah secara terperinci dan mengembangkan hipotesis. Tujuan perancangan ini adalah dapat membangkitkan kembali budaya batik Jambi (Straight Revivalism) kepada masyarakat luas melalui perancangan produk penunjang interior dengan menerapkan motif-motif batik lama Jambi. Perancangan ini dilakukan dengan menganalisa data-data baik studi Pustaka, penelitian lapangan dan data lainnya yang berhubungan untuk melakukan pengujian-pengujian yang akan disusun dalam tulisan ini. Tujuan perancangan ingin mengembalikan/ membangkitkan kembali (revivalisme) batik Jambi kepada masyarakat luas dengan perancangan dalam penerapan kembali motif-motif lama batik Jambi ke dalam perancangan produk-produk penunjang interior. Kata Kunci : Batik Jambi, Motif-motif Batik Jambi, Produk penunjang interior, Revivalisme.
KAJIAN KONSEP DESAIN INTERIOR PAUD BERKEBUTUHAN KHUSUS (INKLUSI) DENGAN PENDEKATAN METODE MONTESSORI Rahmadani, Siti Ferbrina; Joedawinata, Ahadiat; Laksemi, Sangayu Ketut
Jurnal Seni dan Reka Rancang: Jurnal Ilmiah Magister Desain Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Seni dan Reka Rancang : Jurnal Ilmiah Magister Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jsrr.v4i2.13494

Abstract

Abstrak Hak untuk memperoleh pendidikan usia dini tidak hanya diperuntukkan bagi anak regular melainkan bagi anak berkebutuhan khusus (disabilitas). Sehingga dibutuhkan tersedianya sekolah yang inklusif bagi semua. Dari berbagai metode pendidikan yang ada, metode Montessori merupakan metode pendidikan yang dinilai mampu dapat diimplementasikan pada sekolah dengan sistem inklusi. Metode Montessori merupakan sebuah gagasan yang mendasarkan pada perkembangan fisiologi dan psikologi anak yang dipelajari dan diamati oleh Dr. Maria Montessori, yang kemudian terbentuknya ide utama yaitu stimulasi motorik dan stimulasi sensorik pada anak usia dini. Konsep pendidikan Montessori menekankan pada lingkungan yang disiapkan untuk metode pengajaran dan pembelajaran yang efektif melalui lima bidang kurikulum yaitu practical life, sensorial, bahasa, matematika, dan budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif, digunakannya penelitian ini guna mendapatkan gambaran yang lebih komperhensif mengenai lingkungan, aktivitas pengguna, serta fasilitas yang terkait dengan objek penelitian. Pada studi kasus Sekolah Inklusi Montessori, memiliki beragam kategori siswa, yaitu siswa reguler dan siswa berkebutuhan khusus, di mana anak-anak tersebut memiliki sifat-sifat khusus baik dalam aspek fisiologis atau psikologis, yang mana melalui sifat-sifat khusus tersebut dapat menggiring pada konsep desain interior yang memberikan rasa aman, dan nyaman. Kata kunci: pendidikan anak usia dini, disabilitas, inklusi, metode Montessori, konsep desain interior
PERANCANGAN BOOTH PADA PAMERAN GAIKINDO INDONESIA INTERNATIONAL AUTO SHOW (GIIAS) SEBAGAI BRAND IMAGE PT NISSAN MOTOR INDONESIA Glenaldo, Calvin; Murwonugroho, Wegig; Budi Waspada, Agung Eko
Jurnal Seni dan Reka Rancang: Jurnal Ilmiah Magister Desain Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Seni dan Reka Rancang : Jurnal Ilmiah Magister Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jsrr.v4i2.13495

Abstract

Abstract Booth Design At The Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Exhibition As Brand Image PT Nissan Motor Indonesia. PT Nissan Motor Indonesia is the sole dealer of Nissan car brand in Indonesia. In the midst of competition in the current highly competitive automotive exhibition events, especially at the GAKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) exhibition, Nissan had to go head-to-head with its competitors in marketing their product through unique and eye catching booth designs for visitors. The design of PT Nissan Motor Indonesia’s branding aims to provide a solution to Nissan in designing an exhibition booth that is well integrated and appropriate to create a branding characteristic of Nissan that is viscous to the brand image of PT Nissan Motor Indonesia. In addition, the purpose of this design is to provide memorable moments for visitors who come to the exhibition. This design includes observations, interviews, questionnaires, and literature studies to PT Nissan Motor Indonesia. Analysis method used is Design Thinking analysis. Keywords: Design, Nissan, Exhibition, Brand Image, Memorable Moment, Design Thinking Abstrak Perancangan Booth Pada Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Sebagai Brand Image PT Nissan Motor Indonesia. PT Nissan Motor Indonesia merupakan dealer tunggal pemegang merek mobil Nissan di Indonesia. Di tengah persaingan dalam dunia event pameran otomotif yang sangat kompetitif saat ini, khususnya pada pameran GAIKINDO Indonesia Auto Show (GIIAS), membuat Nissan harus berhadapan langsung dengan para kompetitornya dalam memasarkan produknya melalui perancangan desain booth yang unik dan menarik perhatian (eye catching) untuk para pengunjung yang datang. Perancangan strategi branding PT Nissan Motor Indonesia pada pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show bertujuan untuk memberikan sebuah solusi kepada Nissan dalam merancang sebuah desain booth pameran yang terintegrasi dengan baik dan tepat untuk menciptakan karakteristik branding Nissan yang kental terhadap citra merek (brand image) PT Nissan Motor Indonesia. Selain itu tujuan dilakukannya perancangan ini juga untuk memberikan memorable moment kepada para konsumen yang datang ke pameran. Perancangan ini meliputi observasi, wawancara, kuesioner, hingga studi literatur ke pihak PT Nissan Motor Indonesia. Metode analisis yang digunakan menggunakan metode analisis Design Thinking. Kata Kunci: Perancangan, Nissan, Pameran, Citra Merek, Memorable Moment, Desain Thinking.
KAJIAN SEMIOTIKA MAKNA SIMBOLIK LUKISAN KUDA KARYA AGUS TBR A SEMIOTICS STUDY ON THE SYMBOLIC MEANING OF AGUS TBR ‘S HORSE PAINTING Hismanto, AG. Andi; Sunarya, Yan Yan; Saidi, Acep Iwan
Jurnal Seni dan Reka Rancang: Jurnal Ilmiah Magister Desain Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Seni dan Reka Rancang : Jurnal Ilmiah Magister Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jsrr.v4i2.13496

Abstract

Abstract A painting is not merely making doodles on canvas, but there are external factors that influence it; social, political, and cultural arts of the community. The visual language created by the painter is a personal symbol, formed by the experience of his creativity. Agus TBR chose horse as one of the visual languages for his paintings to form messages and symbolic meanings. This research was conducted to analyze the development of Agus TBR’s paintings. To understand the meaning in terms of denotation, connotation, myth and ideology as well as to identify the relation of visual signs in Agus TBR’s paintings. The analysis method is carried out using Roland Barthes’ semiotic approach in reading the signs contained in Agus’ painting entitled “Land of Hope”. This research is aimed to arouse artists and researchers ideas in creating paintings which include various visual objects that enriched with symbolic meanings. Keywords: AgusTBR, painting, semiotics, Roland Barthes Abstrak Sebuah lukisan tidak hanya sekedar membuat coretan di atas kanvas, tetapi ada faktor eksternal yang mempengaruhi seperti sosial, politik, dan seni-budaya masyarakat. Bahasa rupa yang dibuat oleh pelukis merupakan simbol-simbol yang bersifat pribadi, yang terbentuk dari pengalaman kreativitasnya. Agus TBR memilih objek kuda sebagai salah satu bahasa rupa untuk karya lukisannya dalam membentuk pesan dan makna simbolik. Penelitian ini dilakukan untuk membaca perkembangan karya seni lukis Agus TBR. Untuk memahami makna dalam tingkatan denotasi, konotasi, mitos dan ideologi serta membaca relasi tanda visual pada lukisan Agus TBR. Metode analisa yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes dalam membaca tanda-tanda yang terdapat pada karya lukisnya yang berjudul “Land of Hope”. Melalui penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman dalam memahami pesan yang terdapat pada suatu lukisan. Selain itu juga diharapkan seniman lukis dapat mengembangkan ide dan gagasannya dalam menciptakan suatu karya lukis dengan objek-objek visual yang memiliki makna simbolik. Kata kunci: Agus TBR, seni lukis, semiotika, Roland Barthes

Page 10 of 18 | Total Record : 179