cover
Contact Name
Agung Nugroho
Contact Email
lp3mkil2021@gmail.com
Phone
+6282279491880
Journal Mail Official
lp3mkil2021@gmail.com
Editorial Address
https://jurnal.lp3mkil.or.id/index.php/ljse/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Linggau Journal Science Education (LJSE)
Published by LP3MKIL
ISSN : 27982149     EISSN : 27981479     DOI : https://doi.org/10.55526/ljse.v2i3
Core Subject : Education,
Linggau Journal Science Education (LJSE) is an open education online journal that can be visited by friends from various institutions. Linggau Journal Science Education (LJSE) is an intermediary for publishing the results of scientific research in a wider environment. The development of the research results of each author is a teaching material as well as a reference for making scientific work that will always be updated in line with developments in science and practice. That way more and more will be helped by the results of our research, so that the knowledge we get can be useful for the wider world of education.
Articles 227 Documents
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPA BERBASIS MASALAH DENGAN MODEL SEARCH, SOLVE, CREATE AND SHARE (SSCS) PADA MATERI SUMBER BUNYI KELAS IV SD Widaswari, Dea; Anggraini, Defa Fika
Linggau Journal Science Education Vol. 3 No. 1 (2023): Linggau Journal Science Education
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/ljse.v3i1.492

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan LKPD IPA berbasis masalah dengan model Search, Solve, Create and Share (SSCS) pada materi sumber bunyi kelas IV SD serta menguji kelayakan dan respon pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lembar kerja peserta didik (LKPD) IPA berbasis masalah dengan model SSCS pada materi sumber bunyi kelas IV SD serta untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memecahkan suatu masalah baik dalam kelompok ataupun mandiri. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Development Research). subjek penelitian ini adalah 1 orang guru kelas IV dan 20 peserta didik kelas IV SD N 31 Lubuklinggau. Teknik pengumpulan data yang digunakan ini dalam penelitian ini adalah dengan menyebarkan angket validasi ahli untuk menguji kelayakan. Ada 6 ahli yang menjadi validator masing-masing 2 orang untuk 3 aspek validasi yaitu ahli materi, ahli bahasa, dan ahli desain. Untuk respon pengguna peneliti melakukan wawancara terhadap guru untuk mengetahui respon guru dan menyebarkan angket kepada peserta didik untuk mengetahui respon siswa. Hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa LKPD IPA berbasis masalah dengan menggunakan model SSCS pada materi sumber bunyi kelas IV SD dinyatakan layak digunakan dengan skor aspek materi 0,71 dengan kriteria layak, aspek bahasa skor 0,77 dengan kriteria layak, dan aspek bahasa dengan skor 0,73 dengan kriteria layak. Untuk respon guru dan peserta didik memenuhi kriteria respon baik berdasarkan hasil wawancara dan hasil angket yang diberikan. Oleh karena itu LKPD yang dikembangkan ini dapat digunakan oleh peserta didik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIVE TIPE MAKE A MATCH BERBANTUAN KARTU BERGAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS DI KELAS VII SMP NEGERI 5 LUBUKLINGGAU Andi Priadani; Supriyanto; Ira Miyarni
Linggau Journal Science Education Vol. 4 No. 1 (2024): Linggau Journal Science Education
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/ljse.v4i1.479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar IPS siswa kelas VII SMP Negeri 5 Lubuklinggau setelah penerapan model pembelajaran Make A Match berbantuan kartu bergambar. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen semu. Populasi dan sampel atau subyek penelitian yaitu siswa kelas VII.2 dengan jumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes. Teknik analisis data menggunakan uji-t pada taraf signifikan a = 0,05. Hasil penelitian diperoleh bahwa thitung = 5,42 > ttabel = 1,64, sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar IPS siswa kelas VII.2 SMP Negeri 5 Lubukinggau setelah penerapan model Make A Match berbantuan kartu bergambar secara signifikan tuntas dengan Rata-rata hasil belajar siswa sebesar 78,61.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SCRAMBLE TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA KELAS V SD ISLAM BAITUL A’LA LUBUKLINGGAU Sindy Suprobowati; Agung Nugroho; Novianti Mandasari
Linggau Journal Science Education Vol. 4 No. 1 (2024): Linggau Journal Science Education
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/ljse.v4i1.480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe scramble dalam menuntaskan hasil belajar Bahasa Indonesia kelas V SD Islam Baitul A’la Lubuklinggau. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah pre-experiment dengan desain penelitian yang digunakan yaitu one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Islam Baitul A’la Lubuklinggau berjumlah 82 siswa. Satu kelas diambil sebagai sampel yang dipilih dengan teknik simple random sampling, dimana kelas yang terpilih adalah kelas V.C berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes, tes yang digunakan berbentuk essay sebanyak sembilan soal. Teknik analisis data dengan menghitung nilai rata-rata dan simpangan baku, uji normalitas, serta uji hipotesis dengan bantuan IBM SPSS Statistic 26. Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji-t dengan bantuan IBM SPSS Statistic 26, pada nilai post-test terdapat perbandingan taraf signifikan, dengan nilai 0,019 < 0,05 maka diterima dan ditolak, hal ini menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima kebenarannya. Simpulan bahwa dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe scramble terhadap hasil belajar tuntas secara signifikan pada pembelajaran bahasa Indonesia kelas V SD Islam Baitul A’la Lubuklinggau.
INOVASI BAHAN AJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS QUICK RESSPONSE CODE PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 6 LUBUKLINGGAU Fitra Laila; Zuhri; Sumaryati
Linggau Journal Science Education Vol. 4 No. 1 (2024): Linggau Journal Science Education
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/ljse.v4i1.505

Abstract

Berdasarkan hasil observasi peneliti di SMP Negeri 6 Lubuklinggau pada kelas VII bahwa guru menemukan kendala pada siswa dalam proses pebelajaran yaitu para siswa kurang antusias dalam mengikuti proses pembelajaran. Hal ini mengakibatkan para siswa kurang memahami materi ajar yang diberikan guru khususnya pada materi sejarah perjuangan Nabi Muhammad SAW priode Madinah. Karena keterbatasan bahan ajar yang digunakan selama ini dan juga guru hanya memamfaatkan buku paket dari sekolah saja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui inovasi bahan ajar pendidikan agama islam berbasis quick ressponse code, untuk mengetahui respon siswa terhadap inovasi bahan ajar berbasis quick response code dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VII SMP Negeri 6 Lubuklinggau, dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat inovasi bahan ajar berbasis quick responsse code pada meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VII SMP Negeri 6 Lubuklinggau. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif lapangan (field research). Penelitian ini disebut penelitian kualitatif karena peneliti hanya menuliskan rangkaian kronologi peristiwa berkenaan dengan peningkatan inovasi bahan ajar bebasis quick responsse code di SMP Negeri 6 kota Lubuklinggau. Data yang diperoleh dalam penelitian ini melalui obsevasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 6 Lubuklinggau Kelurahan Jogoboyo, Jalan Jendral Sudirman kota Lubuklinggau. Waktu penelitian ini dimulai dari bulan Mei 2023 sampai dengan bulan Juli 2023. Dari hasil penelitian yang diperoleh dilapangan dapat disimpulkan bahwa 1) Inovasi pembelajaran pendidikan agama Islam di SMP Negeri 6 Lubuklinggau sudah pernah diterapkan, berupa penggunaan metode ajar yang masih konvensional, dan inovasi pembelajaran dengan bantuan intrnet berupa tayangan vidio-vidio praktek pada materi shalat dan wudhu’. 2) Sesuai dengan hasil yang ditemukan dilapangan bahwa inovasi bahan ajar berbasis quick renponsse code pada materi perjuangan Nabi Muahammad SAW periode Madinah ini dapat meningkatkan minat dan motivasi serta menambah pengetahuan siswa SMP Negeri 6 Lubuklinggau tentang bagaimana sejarah perjuangan Nabi Muhammad S.A.W dalam menyebarkan Islam di Madinah karena tampilan inovasi sangat praktis dan mudah diakses. Faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan inovasi bahan ajar berbasis quick responsse code diantaranya faktor siswa, lingkungan, fasilitas dan orang tua.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING PADA PEMBELAJARAN IPS SISWA KELAS V SD NEGERI BATU GANE Ulva, Misnaro; Firduansyah, Dedy; Aswarliansyah
Linggau Journal Science Education Vol. 4 No. 1 (2024): Linggau Journal Science Education
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/ljse.v4i1.506

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui tuntasnya hasil belajar IPS siswa kelas V SD Negeri Batu Gane. Metode penulisan yang digunakan berbentuk Pre-eksperimen semu dengan desain eksperimen yang digunakan berbentuk desain one-group pre-test dan post-test. Dalam penulisan ini menggunakan satu kelas sampel yaitu kelas V dengan jumlah siswa 24 orang. Hal ini berarti semua anggota populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik sampling jenuh. Instrument yang digunakan penulis berbentuk soal essay yang berjumlah 8soal. Pengumpulan data diambil dengan menggunakan tes. Data dianalisis dengan menggunakan rumus uji-z. Berdasarkan hasil uji analisis data dengan taraf kepercayaan = dan = 1,64. Karena >yang menunjukkan bahwa ditolak dan diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Batu Gane setelah mengikuti pembelajaran IPS menggunakan model Inkuiri Terbimbing secara signifikan tuntas.
PENERAPAN MODEL AUDITORY INTELECTUALLY REPETITION (AIR) PADA PEMBELAJARAN IPA SISWA KELAS IV SD MUHAMMADIYAH 65 SUMBER HARTA Puspitasari, Widiya; Andriana Sofiarini; Dedy Firduansyah
Linggau Journal Science Education Vol. 4 No. 1 (2024): Linggau Journal Science Education
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/ljse.v4i1.507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar pembelajaran IPA siswa kelas IV SD Muhammadiyah 65 Sumber Harta dalam penerapan model Auditory Intelectually Repetition (AIR). Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan design One Group Pretes Postest Design. Populasi dan sampel pada penelitian ini seluruh siswa kelas IV SD Muhammadiyah 65 Sumber Harta yang berjumlah 18 orang atau sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes yang berjumlah 8 soal. Teknik analisis data menggunakan uji-z taraf signifikan α = 0,05 dimana Zhitung (12,7) > Ztabel (1,64) Ha diterima dan Ho ditolak. Berdasarkan hasil analisi data post-test rata-rata hasil belajar IPA siswa setelah diterapkannya model Auditory Intelectually Repetition (AIR) sebesar 90 dan persentase jumlah siswa yang tuntas mencapai 89%. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa kelas IV SD Muhammadiyah 65 Sumber Harta setelah penerapan model Auditory Intelecually Repetition (AIR) signifikan tuntas.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENJELASKAN PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI LEARNING PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI L SIDOHARJO Eryani, Rita
Linggau Journal Science Education Vol. 3 No. 1 (2023): Linggau Journal Science Education
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/ljse.v3i1.517

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan menjelaskan persamaan linear dua variabel melalui model pembelajaran Inquiri Learning pada siswa kelas VIII SMP Negeri L Sidoharjo. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dari pratindakan sampai dengan Siklus II. Pengumpulan data dengan teknik tes. Pada hasil pratindakan diketahui hasil rata-rata nilai adalah 54,3 dengan ketuntasan klasikal 25%. Pada kegiatan siklus I diketahui rata-rata nilai adalah 62,7 Dengan ketuntasan klasikal 40%. Pada siklus 2 diketahui rata-rata nilai adalah 82,5 dengan ketuntasan klasikal 90%. Berdasarkan hasil rata-rata dikatahui peningkatan dari pratindakan ke siklus I adalah 84 sedangkan peningkatan ketuntasan klasikal dari pratindakan ke siklus I adalah 15%. Pada Siklus I ke siklus II diketahui peningkatan rata-rata nilai adalah 19,8 sedangkan ketuntasan mengalami peningkatan 50%. Selanjutnya peningkatan rata-rata nilai pratindakan ke siklus 2 adalah 28,2 Dengan ketuntasan klasikal dari pratindakan ke siklus 2 adalah 65%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui model inquiry learning dapat meningkatkan kemampuan menjelaskan persamaan linear dua variabel pada siswa kelas VIII SMP Negeri L Sidoharjo
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENJELASKAN OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT DAN PECAHAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAM ACHEVEMENT DIVISION (STAD) PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI SUKA RAYA Maharani, Dessy
Linggau Journal Science Education Vol. 3 No. 1 (2023): Linggau Journal Science Education
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/ljse.v3i1.518

Abstract

Pembelajaran metematika mengarahkan pada keterampilan berfikir kritis. Pada pembelajaran menjelaskan operasi hitung bilangan bulat dan pecahan pada siswa kelas VII SMP Negeri Suka Raya siswa dituntut memahami indikator pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan menjelaskan operasi hitung bilangan bulat dan pecahan melalui model pembelajaran Student Team Achevement Division (STAD) pada siswa kelas VIII SMP Negeri Pedang. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dari pratindakan sampai dengan Siklus II. Pengumpulan data dengan teknik tes. Pada hasil pratindakan diketahui hasil rata-rata nilai adalah 68.09 dengan ketuntasan klasikal 61,90%. Pada kegiatan siklus I diketahui rata-rata nilai adalah 69,52 Dengan ketuntasan klasikal 71,42%. Pada siklus II diketahui rata-rata nilai adalah 76,42 dengan ketuntasan klasikal 90,47%. Berdasarkan hasil rata-rata dikatahui peningkatan dari pratindakan ke siklus I adalah 1,43 sedangkan peningkatan ketuntasan klasikal dari pratindakan ke siklus I adalah 9,52%. Pada Siklus I ke siklus II diketahui peningkatan rata-rata nilai adalah 7,4 sedangkan ketuntasan mengalami peningkatan 19,05%. Selanjutnya peningkatan rata-rata nilai pratindakan ke siklus II adalah 8,02 Dengan ketuntasan klasikal dari pratindakan ke siklus II adalah 28,57%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui model pembelajaran Student Team Achevement Division (STAD) kemampuan menjelaskan operasi hitung bilangan bulat dan pecahan pada siswa kelas VIII SMP Negeri Suka Raya dapat meningkat.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAM ACHEVEMENT DIVISION (STAD) PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI AIR SATAN Hartati, Dwi
Linggau Journal Science Education Vol. 3 No. 1 (2023): Linggau Journal Science Education
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/ljse.v3i1.546

Abstract

Pembelajaran Matematika mengarahkan pada keterampilan berfikir kritis. Pada kemampuan materi Teorema Pythagoras pada siswa kelas VIII SMP Negeri Air Satan siswa dituntut memahami indikator pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika materi Teorema Pythagoras pada siswa kelas VIII SMP Negeri Air Satan. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dari pratindakan sampai dengan Siklus II. Pengumpulan data dengan teknik tes. Pada hasil pratindakan diketahui hasil rata-rata nilai adalah 65,22 dengan ketuntasan klasikal 54,54%. Pada kegiatan siklus I diketahui rata-rata nilai adalah 69,09 Dengan ketuntasan klasikal 68,18%. Pada siklus II diketahui rata-rata nilai adalah 73,63 dengan ketuntasan klasikal 86,36%. Berdasarkan hasil rata-rata dikatahui peningkatan dari pratindakan ke siklus I adalah 3,87 sedangkan peningkatan ketuntasan klasikal dari pratindakan ke siklus I adalah 13,64%. Pada Siklus I ke siklus II diketahui peningkatan rata-rata nilai adalah 4,54 sedangkan ketuntasan mengalami peningkatan 18,18%. Selanjutnya peningkatan rata-rata nilai pratindakan ke siklus II adalah 8,41 Dengan ketuntasan klasikal dari pratindakan ke siklus II adalah 21,14%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui model pembelajaran Student Team Achevement Division (STAD) hasil belajar matematika materi Teorema Pythagoras pada siswa kelas VIII SMP Negeri Air Satan dapat meningkat.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI BILANGAN BULAT MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MEANINGFUL LEARNING PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI KARANG PANGGUNG Julianti, Priska
Linggau Journal Science Education Vol. 3 No. 1 (2023): Linggau Journal Science Education
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/ljse.v3i1.547

Abstract

Pembelajaran Matematika mengarahkan pada keterampilan berfikir kritis. Pada hasil belajar matematika materi bilangan bulat di siswa kelas VII SMP Negeri Karang Panggung siswa dituntut memiliki keterampilan berfikir tingkat tinggi, dalam materi materi bilangan bulat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika materi bilangan bulat melalui model pembelajaran Meaningful Learning pada siswa kelas VII SMP Negeri Karang Panggung. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dari pratindakan sampai dengan Siklus II. Pengumpulan data dengan teknik tes. Pada hasil pratindakan diketahui hasil rata-rata nilai adalah 67,96 dengan ketuntasan klasikal 62,96%. Pada kegiatan siklus I diketahui rata-rata nilai adalah 69,07 dengan ketuntasan klasikal 74,07%. Pada siklus II diketahui rata-rata nilai adalah 76,48 dengan ketuntasan klasikal 88,88%. Berdasarkan hasil rata-rata dikatahui peningkatan dari pratindakan ke siklus I adalah 1,11 sedangkan peningkatan ketuntasan klasikal dari pratindakan ke siklus I adalah 11,11%. Pada Siklus I ke siklus II diketahui peningkatan rata-rata nilai adalah 7,41 sedangkan ketuntasan mengalami peningkatan 14,81%. Selanjutnya peningkatan rata-rata nilai pratindakan ke siklus II adalah 8,52 dengan ketuntasan klasikal dari pratindakan ke siklus II adalah 25,92%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui model pembelajaran Meaningful Learning hasil belajar matematika materi bilangan bulat pada siswa kelas VII SMP Negeri Karang Panggung dapat meningkat

Page 6 of 23 | Total Record : 227