cover
Contact Name
Swastiani Dunggio
Contact Email
redaksijipik@gmail.com
Phone
+6282195003200
Journal Mail Official
redaksijipik@gmail.com
Editorial Address
Jl. Drs. Achmad Nadjamudin No 10, Dulalowo Timur Kota Tengah, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, 96115 - Indonesia
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu komunikasi (JIPIK)
ISSN : 28071123     EISSN : 27989879     DOI : https://doi.org/10.37915/jipik.v1i1
Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi (JIPIK), is a journal of Governmental, Political, Public Administration, Communication and Social Sciences, for information and communication resources for academics, and observers of Governance Sciences, Social Sciences, Political Sciences, Public Administration Sciences, Communication Sciences, Methodology of Social Sciences and Social Work. The published paper is the result of research, reflection, and actual critical study with respect to the themes of Governmental, Political, Public Administration, Communication, and Social Sciences, All papers are peer-reviewed by at least two referees. The scope of Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi (JIPIK) is the Governmental, Political, Administration and Communication Sciences. Published twice a year (January and July) and first published for printed edition since Volume 1 No. 1 January 2022.
Articles 84 Documents
Pengaruh Terpaan Berita Konflik Palestina-Israel di Akun Instagram @eye.on.palestine terhadap Sikap Peduli Sosial di Kalangan Remaja (Survei pada Remaja RW.01 Kebon Jerok) Bari, Haniyah Abdul; Romadlan, Said; Maududi, Mukhlis Muhammad
Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 4 No 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poliitik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/jipik.v4i1.1127

Abstract

The Israel-Palestine conflict is one of the most complex discussions and has become a major focal point on the global stage today. The Instagram account @eye.on.palestine, wich has 12.8 million followers, is one of the accounts that specifically provides news relates to the situation in Palestine. Trough the @eye.on.palestine Instagram accout, it is possible to foster social awareness, particularlu among teenagers. Teenagers are a group that is very active social media. News and information shared throught social media can shape their perception, attitudes, actions, and behaviors toward current issues, including the Palestine-Israel conflict. The focus of this study is to analyze the impact of the Palestine conflict on the youth RW 01 Kebon Jeruk. Quantitative approach using survey methods was applied in this study, with the SOR (Stimulus Organism Response) theory as the framework. The S-O-R theoru is a classic communication model where the object of the theory is humans, with components that include attitudes, opinions, cognition, affection, conation, and behavior. The study uses a quantitative approach with a survey conducted on 75 teenagers aged 16-22 years in RW 01 Kebon Jeruk, West Jakarta, with thed ata were collected trough questionnaires, wich were then tested for reliability and validity. The result of the validity test showed that the questions in the questionnaire were valid, while the reliability test resulted in a Cronbach’s Alpha above 0,6 indacting consistency in the instrument. The results shown from this study are the news exposure of the Palestine-Israel conflict on the Instagram account @eye.on.palestine has a significant effect of 43% on the attitude of social care among teenagers. Konflik Israel-Palestina merupakan salah satu perbincangan yang sangat kompleks dan menjadi sorotan dalam lingkup global saat ini. Akun Instagram @eye.on.palestine yang memiliki pengikut sebanyak 12,8JT ini merupakan salah satu akun  yang secara khusus memberikan berita terkait situasi di Palestina. Melalui akun Instagram @eye.on.palestine dapat menumbuhkan sikap peduli sosial terlebih dikalangan remaja. Remaja merupakan kelompok usia yang sangat aktif di media sosial. Berita dan informasi melalui media sosial dapat membentuk persepsi, sikap, tindakan dan perilaku mereka terhadap isu-isu terkini termasuk Konflik Palestina-Israel. Fokusnya pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konflik yang terjadi pada Palestina di kalangan remaja RW.01 Kebon jeruk. Pendekatan kuantitatif dengan metode survei diterapkan pada penelitian ini, serta teori yang digunakan yakni teori SOR (Stimulus Organism Response). Teori S-O-R merupakan model klasik dari komunikasi dimana objek pada teori ini adalah manusia dengan komponen yang terkandung di dalamnya berupa sikap, opini, kognisi afeksi, konasi dan perilaku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei kepada 75 remaja berusia 16-22 tahun di RW.01 Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dengan data dikumpulkan melalui kuisioner kemudian di uji reliabilitas dan validitasnya. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa pertanyaan dalam kuisioner akan valid, sedangkan uji reliabilitas menghasilkan Cronbach Alpha diatas 0,6 yang menunjukkan konsistensi pada instrument. Hasil yang ditunjukkan dari penelitian ini adalah terpaan berita konflik Palestine-Israel di akun Instagram @eye.on.palestine berpengaruh secara signifikan yaitu 43% terhadap sikap peduli sosial di kalangan remaja.
Analisis Framing Pemilu 2024 Dalam Film Dokumenter “Dirty Vote” Aisyah, Elinawati; Suratnoaji, Catur
Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 4 No 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poliitik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/jipik.v4i1.1130

Abstract

This study analyzes media framing of the 2024 election fraud issue in Indonesia through the documentary film Dirty Vote. The method used is framing analysis with a descriptive qualitative approach. Data analysis in this study applies the model of Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki, which includes four structures: syntax, script, thematic, and rhetoric. Results indicate that Dirty Vote frames election fraud as a significant threat to democracy, portraying manipulation by political elites as a structured strategy. The syntactic structure highlights the role of political elites, the script presents manipulation through the appointment of non-neutral officials and the politicization of social aid, the thematic structure shows threats to justice, and the rhetoric frames political elites as opportunists. Overall, Dirty Vote emphasizes election fraud as a serious threat to democracy, while encouraging active public involvement in monitoring elections to ensure they remain clean and transparent. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis framing pemilu 2024 dalam film dokumenter Dirty Vote dengan pendekatan kualitatif deskriptif menggunakan model Pan dan Kosicki. Model ini mencakup empat struktur, sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Hasil menunjukkan bahwa Dirty Vote membingkai kecurangan pemilu sebagai ancaman besar bagi demokrasi, dengan menggambarkan manipulasi oleh elite politik sebagai strategi terstruktur. Struktur sintaksis menyoroti peran elite politik, skrip menampilkan manipulasi melalui penunjukan pejabat tidak netral dan politisasi bantuan sosial, tematik memperlihatkan ancaman terhadap keadilan, dan retoris membingkai elite politik sebagai oportunis. Secara keseluruhan, Dirty Vote menekankan kecurangan pemilu sebagai ancaman serius bagi demokrasi, sekaligus mengajak peran aktif masyarakat dalam mengawasi pemilu agar bersih dan transparan.
The Effect of Somethinc Product Review on TikTok on Brand Awarenes in Medan City Putri, Shalli Anggia; Pohan, Syafruddin; Nasution, Chairunnisah Rahmi
Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 4 No 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poliitik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/jipik.v4i1.1138

Abstract

This research examines how Somethinc Brand Product Review on Tiktok affects FISIP USU students' brand awareness. This quantitative correlational study included 2,311 female Faculty of Social and Political Sciences students. The Slovin formula was used to sample 95 persons with 10% precision and 90% confidence. Proportional stratified random and purposive sampling are used in this investigation. We collected data via questionnaires. Researchers used validity, reliability, single table, cross table, and Spearman's level coefficient hypothesis testing. FISIP USU students like Somethinc Brand product evaluations on Tiktok, and most have top-of-mind brand awareness. Hypothesis testing demonstrates a correlation coefficient of 0.578 between Somethinc Brand product reviews on Tiktok and brand awareness among FISIP USU students. According to the correlation determination test, the Somethinc Brand product review on Tiktok increases brand awareness among FISIP USU students by 33%. Penelitian ini meneliti bagaimana Ulasan Produk Merek Somethinc di Tiktok mempengaruhi kesadaran merek mahasiswa FISIP USU. Penelitian kuantitatif korelasional ini melibatkan 2.311 mahasiswa FISIP USU. Rumus Slovin digunakan untuk mengambil sampel sebanyak 95 orang dengan presisi 10% dan tingkat kepercayaan 90%. Pengambilan sampel secara acak bertingkat proporsional dan purposive sampling digunakan dalam penelitian ini. Kami mengumpulkan data melalui kuesioner. Para peneliti menggunakan uji validitas, reliabilitas, tabel tunggal, tabel silang, dan uji hipotesis koefisien tingkat Spearman. Mahasiswa FISIP USU menyukai evaluasi produk Somethinc Brand di Tiktok, dan sebagian besar memiliki kesadaran merek yang tinggi. Pengujian hipotesis menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,578 antara ulasan produk Somethinc Brand di Tiktok dengan kesadaran merek di kalangan mahasiswa FISIP USU. Berdasarkan uji determinasi korelasi, ulasan produk Somethinc Brand di Tiktok meningkatkan kesadaran merek di kalangan mahasiswa FISIP USU sebesar 33%.
The Perception of First-Time Voters Towards the "Bijak Memilih" Website as a Source of Information for the 2024 Election Samosir, Friska Lestari; Saifudin, Windri
Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 4 No 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poliitik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/jipik.v4i1.1140

Abstract

The spread of information about the 2024 Election has become faster and more accessible due to digital media. Digital media is often used to share political information, campaign messages, and updates related to the 2024 Election. Through digital media, information can be distributed quickly without the limits of distance, space, or time. This rapid spread of information is also supported by user-generated content (UGC), which allows users to produce, share, and consume information freely. This freedom is sometimes used to influence and change public opinion with unverified information, such as discrediting candidates or spreading false news. To prevent the spread of misinformation, the "Bijak Memilih" website aims to provide neutral information and political education related to candidates, political parties, and relevant issues to help voters make informed decisions in the 2024 Election. This study focuses on how first-time voters, especially Generation Z, perceive the "Bijak Memilih" website as a source of election information. A qualitative approach with a descriptive method was used, and data was collected through interviews, observations, and literature reviews. The analysis is based on Bernard Barelson's Perception Theory, which consists of three stages: sensation, attention, and interpretation. The results show that first-time voters perceive the "Bijak Memilih" website as a useful source of information and education, supporting them in making decisions in the 2024 Election. Penyebaran informasi Pemilu 2024 menjadi lebih cepat dan mudah diakses berkat hadirnya media digital. Media digital seringkali digunakan sebagai media penyebaran informasi politik, kampanye, serta informasi-informasi terkait Pemilu 2024. Melalui media digital, informasi bisa disebarluaskan secara cepat, tanpa terbatas jarak, ruang, dan waktu. Cepatnya penyebaran informasi tersebut didukung juga pada karakter user generated content (UGC) yang memungkinkan para pengguna mampu memproduksi, mendistribusikan, serta mengonsumsi informasi di media digital secara bebas. Kebebasan sering dimanfaatkan untuk mempengaruhi dan mengubah opini publik. Hal ini dilakukan melalui informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, seperti menjatuhkan salah satu pasangan calon atau menyebarkan berita bohong. Untuk mengantisipasi munculnya informasi-informasi yang keliru, situs “Bijak Memilih” berupaya memberikan informasi yang netral, edukasi politik terkait kandidat, partai politik, dan isu-isu yang relevan untuk membuat keputusan di Pemilu 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi pemilih pemula terutama Generasi Z terhadap situs “Bijak Memilih” sebagai sumber informasi Pemilu 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Analisis dalam penelitian ini menggunakan teori Persepsi oleh Bernard Barelson yang terdiri atas tiga tahap, yaitu sensasi, atensi, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pemilih pemula terhadap situs “Bijak Memilih” dapat digunakan sebagai sumber informasi dan edukasi. Informasi ini turut mendukung pemilih pemula saat membuat keputusan dalam Pemilu 2024.
Analisis Semiotika Nilai Perjuangan Seorang Ibu dalam Film “How to Make Millions Before Grandma Dies” Ghassani, Aliesa Athirah; Khohar, Abdul; Romadlan, Said
Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 4 No 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poliitik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/jipik.v4i1.1157

Abstract

This research discusses the value of a mother's struggle in the movie ‘How to Make Millions Before Grandma Dies’. Film is a form of media in mass communication that has a big influence in conveying messages, stories and values ​​to its audience. The story of a mother's struggle is often a strong and inspiring theme, because the mother figure is usually the main pillar in the family and society. Especially in a family, the mother's role is very important. This research aims to describe the forms of a mother's struggle found in films ‘How to Make Millions Before Grandma Dies’. This research uses a qualitative approach with Ferdinand de Saussure's semiotic analysis method using observation and documentation techniques. The data analysis technique uses the theory of struggle by Joyomartono which includes 6 points of struggle values, namely: The value of being willing to sacrifice, unity, respect, patience, the spirit of never giving up and cooperation. The results of this research found 7 scenes of the value of struggle, with 2 scenes each of the value of sacrifice, 1 scene of the value of unity, 1 scene of the value of struggle, 1 scene of the value of patience, 1 scene of the value of never giving up and 1 scene of the value of cooperation. This study identified seven that depict the values of a mothr’s struggle, each highlighting aspect of sacrifice, resilience, and cooperation. These findings emphasize the significant role of visuals and dialogue in constructing narratives about women’s (mother’s) struggles, offering implications for gender analysis in media. Penelitian ini membahas tentang nilai perjuangan seorang Ibu pada film ‘How to Make Millions Before Grandma Dies’. Film merupakan salah satu bentuk media pada komunikasi massa yang memiliki pengaruh besar dalam menyampaikan pesan, cerita, dan nilai-nilai kepada penontonnya. Kisah perjuangan seorang Ibu sering kali menjadi tema yang kuat dan menginspirasi, karena sosok Ibu biasanya menjadi pilar utama dalam keluarga dan masyarakat. Terutama dalam sebuah keluarga, peran Ibu sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk perjuangan seorang Ibu yang terdapat pada film ‘How to Make Millions Before Grandma Dies’. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Ferdinand de Saussure dengan menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teori perjuangan oleh Joyomartono yang mencakup sebanyak 6 poin nilai perjuangan yaitu: Nilai rela berkorban, persatuan, menghargai, sabar, semangat pantang menyerah dan kerja sama. Penelitian ini menemukan 7 adegan yang menggambarkan nilai perjuangan seorang Ibu. Dengan masing-masing mencakup pada pengorbanan, ketangguhan dan kerjasama. Hasil ini menegaskan peran penting pada visual dan dialog dalam membangun narasi pada perjuangan perempuan (Ibu) untuk memberikan implikasi pada analisis gender dalam media.
Menjaga Keharmonisan Hubungan Perkawinan Hingga Pra-Lanjut Usia Melalui Komunikasi Interpersonal Efektif Halila, Azaria Ainun; Fauzan, Latif Ahmad
Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 4 No 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poliitik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/jipik.v4i1.1170

Abstract

Malang Regency is a major contributor to high divorce cases in East Java. One of the causes of divorce is poor communication, resulting in prolonged conflict. This study reveals the role of interpersonal communication in maintaining harmonious marital relationships in pre-elderly couples. This research method is qualitative descriptive by interviewing couples in Dampit District, Malang Regency who have been married for over 25 years and divorced couples. The results show that elements of openness, empathy, positive attitudes, support, and equality play a role in maintaining harmony in couples. Affection, sincerity, acceptance, and mutual respect are also important factors. Meanwhile, poor communication triggers social depenetration, leading to divorce. This study shows that openness in communication can maintain intimacy and the continuity of relationships in the long term. Kabupaten Malang menjadi kontributor besar dalam kasus perceraian tinggi di Jawa Timur.  Salah satu penyebab perceraian yakni komunikasi yang tidak berjalan baik sehingga terjadi konflik berkepanjangan. Penelitian ini mengungkap peran komunikasi interpersonal dalam menjaga keharmonisan hubungan perkawinan pada pasangan pra-lanjut usia. Metode penelitian ini kualitatif deskriptif dengan mewawancarai pasangan di Kec. Dampit, Kab. Malang yang telah menikah diatas 25 tahun serta pasangan cerai. Hasil menunjukkan unsur keterbukaan, empati, sikap positif, dukungan, dan kesetaraan berperan dalam menjaga keharmonisan pasangan. Kasih sayang, keikhlasan, penerimaan, dan saling menghormati juga menjadi faktor penting. Sementara itu, komunikasi buruk memicu depenetrasi sosial sehingga berujung pada perceraian. Penelitian ini menunjukkm bahwa keterbukaan dalam komunikasi dapat menjaga intimasi dan kelangsungan hubungan dalam jangka panjang
EFEKTIVITAS PROGRAM PENGELOLAAN SAMPAH (TPST) DI DESA GRABAGAN KECAMATAN TULANGAN KABUPATEN SIDOARJO: EFEKTIVITAS PROGRAM PENGELOLAAN SAMPAH (TPST) Sari, Dewi Ratna; Sukmana, Hendra
Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 4 No 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poliitik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/jipik.v4i1.1172

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the waste management program (TPST) in  Grabagan Village, Tulangan District, Sidoarjo Regency. Using a qualitative descriptive approach, the data collected consists of primary and secondary data gathered through observation, interviews, and documentation. Data analysis follows the Miles and Huberman (1984) model. The results show that the TPST program successfully improved residents' understanding of waste management through effective communication via village representatives. The program also reduced waste volume and improved environmental cleanliness through management methods such as daily waste burning, separating economically valuable waste, and regular waste disposal to the landfill (TPA). Additionally, adherence to the waste collection and disposal schedule supports sustainable cleanliness. Program achievements are evident in the reduction of scattered waste and improved cleanliness in the TPST area, as well as cleaner rivers. Other positive impacts include increased community participation in maintaining environmental cleanliness. The success indicators of this program include reduced scattered waste, improved cleanliness, and enhanced awareness and community participation in environmental preservation. Overall, the TPST program has proven effective in improving environmental quality and raising public awareness of better waste management. Studi penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program pengelolaan sampah (TPST) di Desa Grabagan, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif jenis dengan data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, analisis data mengikuti model Miles dan Huberman (1984). Hasil penelitian menunjukkan bahwa program TPST berhasil meningkatkan pemahaman warga mengenai pengelolaan sampah, dengan komunikasi yang efektif melalui perwakilan desa. Program ini juga berhasil mengurangi volume sampah dan meningkatkan kebersihan lingkungan dengan metode pengelolaan seperti pembakaran sampah harian, pemisahan sampah bernilai ekonomis, dan pembuangan sampah rutin ke TPA. Selain itu, kepatuhan terhadap jadwal pengumpulan dan pembuangan sampah mendukung keberlanjutan kebersihan lingkungan. Pencapaian program terlihat dari pengurangan sampah berserakan dan peningkatan kebersihan di area TPST, serta kebersihan sungai yang lebih baik. Dampak positif lainnya adalah peningkatan partisipasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan. Indikator keberhasilan program ini meliputi pengurangan sampah berserakan, peningkatan kebersihan, serta peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan. Secara keseluruhan, program TPST terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah yang lebih baik.
ANALISIS KONTEN ERSONAL BRANDING INFLUENCER MOBILE LEGENDS : BANG-BANG (MLBB) @JONATHANLIANDI PADA MEDIA TIKTOK Indriana, Fety; Indriastuti, Yudiana
Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 4 No 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poliitik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/jipik.v4i1.1174

Abstract

The aim of this research is to find out and analyze Jonathan Liandi's Personal Branding on the TikTok platform. The type of research used is descriptive qualitative because this research explores the phenomenon of Jonathan Liandi's Personal Branding formation on TikTok social media. Data will be obtained from content creator Jonathan Liandi in the form of background, use of TikTok social media and their perceptions of using TikTok social media for Personal Branding with Digital Discourse approach. The findings of this study are that Jonathan Liandi, a former pro player in Mobile Legends: Bang Bang, is known as a consistent content creator who has strong personal branding through a variety of witty and authentic content. He often uploads tutorial videos, game strategies and hilarious moments that build close relationships with his followers. As a family man, Jonathan displays his humorous side both in everyday life and in his career as a creator. His complete commitment and appreciation for fan support keeps him relevant and respected in the world of e-Sports. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui dan menganalisis Personal Branding Jonathan Liandi dalam platform  TikTok. Jenis riset yang dipakai ialah deskriptif kualitatif karena penelitian ini mengeksplor fenomena pembentukan Personal Branding Jonathan Liandi di media sosial TikTok, akan didapat data dari konten kreator Jonathan Liandi berupa latar belakang, penggunaan sosial media Tiktok dan persepsi mereka dalam menggunakan sosial media Tiktok untuk Personal Branding dengan pendekatan Digital Discourse. Temuan studi ini ialah Jonathan Liandi, seorang mantan pro player Mobile Legends: Bang Bang, dikenal sebagai konten kreator yang konsisten dan memiliki personal branding kuat melalui variasi konten yang jenaka dan autentik. Ia sering mengunggah video tutorial, strategi permainan, hingga momen kocak yang membangun hubungan erat dengan pengikutnya. Sebagai seorang family man, Jonathan menampilkan sisi humorisnya baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kariernya sebagai kreator. Komitmen penuh dan penghargaan terhadap dukungan penggemar membuatnya tetap relevan dan dihormati di dunia e-Sports.
Konstruksi Standarisasi Kecantikan Perempuan dalam Pemberitaan di Rubrik Figur pada Media Online Joglojateng.com Mahfud, Athok
Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 4 No 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poliitik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/jipik.v4i1.1176

Abstract

This research was motivated by the increasing number of reports highlighting aspects of the visual beauty and physical appearance of women, one of which was in the online media Joglojateng.com through the Figure column. Joglojateng.com is an online news portal from the Joglo Jateng Daily which is distributed in Central Java and DI Yogyakarta. The Figures column in this media presents news about inspirational and accomplished female figures who have news value. Even so, this media has a tendency to emphasize aspects of women's beauty and physical appearance which ultimately forms certain standards. By using Norman Fairclough's critical discourse analysis method, this research seeks to uncover the construction of standardization of women's beauty and the ideology behind the texts that underlie the news in the media. Three news stories were analyzed from textual dimensions, discourse practices and social praxis. The research results show that there is standardization and objectification which positions women as passive objects and reduces women's complexity to only physical appearance. This condition ignores other aspects of women, such as intelligence, skills and other potential. This emphasizes gender inequality and makes women increasingly discriminated against in social life. From this research it can be concluded that gender structuring has occurred in media capitalism and a patriarchal system that oppresses women. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya pemberitaan yang menonjolkan aspek kecantikan visual dan penampilan fisik kaum perempuan, salah satunya di media online Joglojateng.com melalui rubrik Figur. Joglojateng.com ialah portal berita online dari Harian Joglo Jateng yang terdistribusi di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Rubrik Figur pada media ini menyajikan pemberitaan tentang sosok perempuan inspiratif dan berprestasi yang memiliki news value. Meski begitu, media Joglojateng.com memiliki kecenderungan untuk menonjolkan aspek kecantikan dan penampilan fisik perempuan yang akhirnya membentuk standar tertentu. Dengan menggunakan metode analisis wacana kritis model Norman Fairclough, penelitian ini berusaha mengungkap konstruksi standarisasi kecantikan perempuan dan ideologi di balik teks yang melatarbelakangi pemberitaan di media tersebut. Tiga berita dianalisis dari dimensi tekstual, praktik wacana, dan praksis sosial. Hasil penelitian ini menunjukkan terjadinya standarisasi yang memposisikan perempuan sebagai objek pasif serta mereduksi kompleksitas perempuan hanya terbatas pada tampilan fisik semata. Aspek lain dalam diri perempuan seperti halnya kecerdasan, keterampilan, dan potensi lainnya bukan poin utama. Hal ini mempertegas ketimpangan gender dan membuat kaum perempuan semakin terdiskriminasi dalam kehidupan sosial. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa strukturisasi gender telah bekerja dalam kapitalisme media dan sistem patriarki yang menindas kaum perempuan.
Komunikasi Intrapersonal Remaja Berjerawat di Surabaya dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Adam, Adillah Ratimaya Azzahro; Indriastuti , Yudiana
Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 4 No 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poliitik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/jipik.v4i1.1185

Abstract

Rapid social changes have created widespread standards of physical beauty in society. Because of this, appearance is an important aspect that often influences a person's judgment. Adolescents with acne skin conditions often face social and psychological challenges due to the pressure of these beauty standards. As a result, adolescents become insecure about their appearance. This study uses a qualitative approach with phenomenological method to explore the intrapersonal communication of teenagers in Surabaya in improving self-confidence. Data were obtained through in-depth interviews with five informants who were selected using purposive sampling technique. Data analysis was conducted using data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques. The results showed that the process of intrapersonal communication in informants included four main stages: sensation, in the form of pain, itching, and embarrassment; perception, where acne is perceived as a flaw that affects social interactions; memory, in the form of the influence of negative comments that stick in the memory; and thinking, which is an effort to find solutions and accept oneself. The five informants managed to increase self-confidence through five strategies: objective self-evaluation, self-esteem, positive thinking, self-affirmation, and risk-taking courage. The findings confirm that intrapersonal communication plays an important role in building adolescents' self-confidence despite facing social pressure. Perubahan sosial yang cepat menciptakan standar kecantikan fisik yang meluas di masyarakat. Karena hal ini, penampilan menjadi aspek penting yang sering kali memengaruhi penilaian seseorang. Remaja dengan kondisi kulit berjerawat sering menghadapi tantangan sosial dan psikologis akibat tekanan standar kecantikan ini. Akibatnya membuat remaja menjadi tidak percaya diri dengan penampilan mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk mengeksplorasi komunikasi intrapersonal remaja di Surabaya dalam meningkatkan kepercayaan diri. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan lima informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi intrapersonal pada informan mencakup empat tahap utama: sensasi, berupa nyeri, gatal, dan rasa malu; persepsi, di mana jerawat dianggap sebagai kekurangan yang memengaruhi interaksi sosial; memori, berupa pengaruh komentar negatif yang melekat dalam ingatan; dan berpikir, yaitu upaya mencari solusi dan menerima diri. Kelima informan berhasil meningkatkan kepercayaan diri melalui lima strategi: evaluasi diri objektif, penghargaan terhadap diri sendiri, berpikir positif, afirmasi diri, dan keberanian mengambil risiko. Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi intrapersonal berperan penting dalam membangun kepercayaan diri remaja meskipun menghadapi tekanan sosial akibat kondisi kulit mereka.