cover
Contact Name
Alfan Hadi
Contact Email
kreasi.journal@gmail.com
Phone
+6287835553491
Journal Mail Official
kreasi.journal@gmail.com
Editorial Address
Jalan H. Sinarah Ibrahim , Kab. Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, 83662
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyaraka
Published by Bale Literasi
ISSN : -     EISSN : 28094182     DOI : https://doi.org/10.58218/kreasi
Core Subject : Social,
KREASI: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian, dengan nomor terdaftar P-ISSN dan E-ISSN. KREASI adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh BALE LITERASI yang merupakan lembaga riset, pelatihan & edukasi, sosial dan publikasi. Penerbitan jurnal ini akan dilakukan dalam satu tahun, mulai tahun 2021 terbit sebanyak tiga kali terbit yaitu pada bulan April, Agustus dan Desember. KREASI: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat memfokuskan pada masalah umum atau masalah yang terkait dengan layanan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian masyarakat. KREASI: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat, berisi berbagai kegiatan dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Implementasi kegiatan layanan juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pelayanan diorganisasikan menjadi kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 177 Documents
Edukasi dan Skrining Prediabetes dan DM Tipe 2 pada Sekolah Siswa Sekolah Dasar Swasta Medan Amila, Amila; Sembiring, Evarina; Sipayung, Normi Parida
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v4i2.919

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah yang bisa terjadi pada anak usia sekolah. Keadaan metabolik tanpa gejala ini semakin banyak terjadi pada populasi anak-anak dan sangat sulit dideteksi tanpa skrining yang tepat. DM yang menyerang pada usia muda memiliki perjalanan klinis yang lebih agresif dengan penurunan sel beta yang progresif dan percepatan kerusakan organ akhir. Tujuan pengabdian masyarakat adalah untuk melakukan deteksi dini DM melalui pemeriksaan kadar gula darah dan penyuluhan kesehatan tentang DM Tipe 2 guna meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak dan guru disekolah pada kasus DM sejak dini. Hasil pengabdian kepada masyarakat didapatkan mayoritas kadar gula darah normal berjumlah 74 orang (88,10%) dan mayoritas dengan status gizi normal berjumlah 69 orang (82,14%). Diharapkan pada pihak Puskesmas dapat bermitra dengan SD untuk melakukan penyuluhan lebih intensif tentang mencegah diabetes mellitus pada anak sekolah dasar.
Pelatihan Pembuatan Mikroorganisme Lokal (Mol) Untuk Produksi Kompos Skala Rumah Tangga di Desa Darmaji Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah Sholehah, Hijriati; Nurhidayah, Nurhidayah; Mulhidin, Mulhidin; Nurhidayatullah, Nurhidayatullah; Munir, Muhammad
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v4i2.926

Abstract

Sampah yang timbul dari aktivitas yang dilakukan manusia semakin bertambah volumenya seiring meningkatnya populasi penduduk, tingkat konsumsi, serta kemajuan teknologi. Sampah rumah tangga merupakan salah satu sumber sampah yang cukup besar peranannya dalam peningkatan volume sampah di suatu lingkungan sehingga perlu melakukan pengolahan sampah organik dengan mengolahnya menjadi kompos (pupuk organik). Limbah organik yang dihasilkan bersumber dari limbah pertanian, perkebunan dan rumah tangga. 40% limbah organik tersebut belum termanfaatkan dengan optimal, karena terkendala pada tingkat kesadaran, tingkat pengetahuan dan ekonomi masyarakat, sehingga dengan melakukan edukasi dan pelatihan memanfaatkan limbah organik untuk membuat Mikroorganisme Lokal (MOL) sebagai aktivator pupuk organik pada KWT, merupakan alternatif untuk meningkatkan pengetahuan KWT , sehingga dapat mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah, dan agar tetap menjaga kelestarian lingkungan serta dapat dikembangkan untuk meningkatkan ekonomis masyarakat.Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode praktikum secara langsung dan metode ceramah.sehingga diperoleh Mol dari nasi dan bonggol pisang.Pemakaian pupuk organik yang dikombinasikan dengan mol dapat menghemat penggunaan pupuk kimia hingga 400 kg per musim tanam pada 1 ha sawah. Waktu pembuatan relatif singkat dan cara pembuatannya mudah. Selain itu mol juga ramah lingkungan
Peningkatan Peningkatan Pengetahuan Wali Murid KB-TPA Aisyiyah Tentang DAGUSIBU (DApatkan, GUnakan, SImpan, dan Buang) Obat dengan Benar Kurnia Oktaviani, Riska
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v4i2.933

Abstract

When managing medicines at home, there are still many people who do not understand how to store and dispose of medicines. People store syrup medicine in the refrigerator in the hope that the medicine will last even though this storage is not appropriate. This ultimately also causes harm to humans themselves. One way to manage drugs well and correctly is DAGUSIBU. This method explains the procedures for managing medicines from the moment they receive them until the time they are no longer consumed and are finally thrown away. Pharmacists as a health profession who are concerned about the use of medicines in society are encouraged to continue to provide DAGUSIBU education wherever they are so that people understand the correct use of medicines so that treatment goals can be achieved and do not cause environmental damage due to incorrect disposal of medicine waste. The results of the implementation of activities to increase the knowledge of the parents of KB-TPA Aisyiyah Gumawang students about DAGUSIBU on the correct use of medication showed that the parents of KB-TPA Aisyiyah Gumawang students felt happy and satisfied with the activities provided
Peningkatan Psychological Well-Being Melalui Manajemen Emosi pada Remaja di MTs Rabithatul Ulum Sunarsih, Sunarsih; Hamdi, Raspan; Izzah, Lailatul; Yasar Ramdan, Ahmad; Sudewa, Isannia; Clara Abbiati, Aqila; Haryati Apriliyana, Syahnia
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v4i2.937

Abstract

Psychological well-being adalah indikator penting dalam menilai tingkat kebahagiaan dan kesejahteraan individu secara menyeluruh. Remaja sering mengalami tantangan emosional yang signifikan karena perkembangan fisik, sosial, dan kognitif mereka yang cepat. Manajemen emosi adalah keterampilan yang penting untuk mengelola stres dan mempromosikan kesehatan mental. Tujuan dari kegiatan pelatihan ini ialah ingin mengetahui peningkatan psychological well being melalui manajemen emosi pada remaja. Kegiatan ini melibatkan beberapa siswa MTs Rabithatul Ulum. Desain penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimental dengan metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi kelompok, tugas kelompok dan presentasi dan tidak lupa dilakukan pre-test dan post-test guna melihat dampak pelatihan yang diberikan. Pelatihan ini mencakup tentang pemahaman siswa terkait emosi, masa pubertas remaja, manajemen emosi serta kaitannya dengan peningkatan psychological well-being. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan psychological well-being pada remaja pada sebelum dan sesudah diberikan pelatihan dengan perbandingan nilai rerata pretest siswa sebesar 39,60 dan pada posttest sebesar 42,33 dengan taraf signifikasi < o,o5. Hal ini berarti terdapat perbedaan psychological well-being pada peserta sebelum dan setelah diberikan pelatihan manajemen emosi. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pendekatan preventif dalam meningkatkan psychological well-being remaja melalui pengembangan keterampilan manajemen emosi yang efektif.
Pelatihan Tata Tulis Persuratan Tenaga Administrasi Sekolah di SMA Negeri 1 Sembawa, Banyuasin Andriani, Margareta; Emawati, Emawati; Puspita Indah Sari, Ayu
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v4i1.942

Abstract

The development of the world of education requires that teachers and school administration staff are skilled at writing well and correctly. Correspondence writing is part of a series of writing activities and cannot be separated from a series of activities at school. To write and reply to incoming letters of course requires the competence of a school administration staff. In order to be professional, of course school administration staff must understand how to write letters well and correctly. This of course requires training in how to write good and correct correspondence, both in terms of effective sentence writing and good letter language. The theme of this training is how to write good and correct correspondence. This activity is expected to improve the understanding and skills of school officials, in this case administrative staff, in writing correspondence at school.
Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas bagi Guru Sekolah Dasar di Wilayah Kecamatan Sikur Lia Rismawati; Wahidatul Murtafi'ah; Muh. Jaelani Al-Pansori; Mohammad Irfan
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v4i1.943

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan (i) pengetahuan mengenai penelitian tindakan kelas dan (ii) pelatihan penyusunan proposal sebagai rencana perbaikan kualitas pembelajaran. Untuk mencapai tujuan itu, metode yang digunakan ialah pelatihan dan lokakarya. Di samping itu, metode pendidikan orang dewasa (andragogi) diterapkan dengan memanfaatkan model pendekatan proses. Metode ini dipilih agar peserta bisa mengalami setiap langkah proses penyusunan proposal penelitian tindakan kelas sesuai permasalahan pembelajaran yang dihadapinya dalam proses belajar mengajar di sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang direncanakan. Kegiatan ini diikuti oleh 23 guru sekolah dasar. Peserta berhasil mewujudkan 5 draf proposal penelitian tindakan kelas yang disusun secara kelompok berdasarkan kebutuhan dan permasalahan yang mereka hadapi di sekolah. Semua proposal dapat diseminarkan dan diperbaiki berdasarkan saran, baik dari tim pengabdian masyarakat maupun dari sesama peserta. Sebagian besar peserta merasa puas terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Mereka merasa telah mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang mereka butuhkan.
Film Animasi Itik Buruk Rupa dan Tiga Babi Kecil untuk Meningkatkan Pendidikan Karakter Anak Nurlatifah, Istizanah; Dwi Zahrani, Andini; Rahmawati, Annissa; Fitria Arivianto, Nova; Dyah Kaeksi Setianingrum, Reni; Ayu Risky, Sandra; Aminah Lestari, Siti; Samsiyanawati, Umi; Arif Setiawan, Zen; Ar, ulkarnain
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v4i2.961

Abstract

Anak-anak adalah manusia muda yang memiliki potensi yang masih perlu dikembangkan. Anak-anak bersifat egosentris, memiliki rasa ingin tahu yang alamiah, mudah bergaul, unik, penuh dengan fantasi, memiliki rentang perhatian yang pendek, dan berada dalam masa yang paling potensial untuk belajar. Pembentukan karakter anak pada usia dini memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap pembentukan karakter. Film animasi adalah salah satu alternatif yang cocok untuk disajikan kepada anak-anak sebagai media yang cocok untuk menanamkan nilai-nilai karakter. Program Kerja KKN “Cerdas Berkarakter Lewat Cerita” bertujuan untuk membangun karakter anak dengan cara yang menyenangkan, yaitu dengan menonton film animasi pendek yang mana dalam film tersebut mengandung beberapa pesan moral yang akan dipelajari oleh anak-anak.
Peran Optometris Dalam Penanganan Gangguan Refraksi Mata Akibat Penggunaan Gadget Yang Berlebihan Jusmawati; Mutmainna; Wanda Aulya; Ahmad Ahlullah Punggawa Sokku; Ahmad Khamaluddin
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v4i2.962

Abstract

Organ penglihatan berupa mata merupakan bagian dari panca indra yang berupa sangat penting dalam kegiatan manusia. Kelainan Refraksi mata adalah keadaan tidak terbentuknya bayangan tegas pada retina, karena ketidakseimbangan sistem penglihatan pada mata sehingga menghasilkan bayangan yang kabur atau tidak jelas. Gangguan refraksi diantaranya myopia (rabun jauh), hipermetropia (rabun dekat) dan astigmatisme. Di zaman serba tegnologi, penggunaan smarphone saat ini sudah menjadi kebutuhan wajib bagi setiap orang. Masyarakat sangat terbantu dengan hadirnya gudget di masa kini, namun dengan perkembangan teknologi ini penggunaan gudget yang berlebihan mempengaruhi moralitas seseorang. Oleh karena itu, penggunaan gudget oleh kalangan masyarakat terutama pada anak-anak harus sesuai arahan dan batasan. Dampak negative dari penggunaan gudget secara berlebihan yaitu menurunya fungsi penglihatan akibat dari paparan sinar dari layar monitor (LCD/LED) dan penyinaran lainnya. Hal tersebut menyebabkan gangguan Kesehatan mata karena hampir semua di kalangan masyarakat suka menggunakan komputer, laptop, handphone, tablet dalam waktu yang lama, terutama di kalangan anak-anak. Dalam hal ini pemerintah harus menyediakan pelayanan kesehatan dan tenaga medis dalam menangani kesehatan masyarakat sebagaimana bunyi pasal 28H (1) UUD Negara Republik Indonesia 1945, terkhusus penanganan kesehatan mata terdapat pelayanan Refraksi optisi yang merupakan Refraksionis Optisien / Optometris merupakan bagian integral pelayanan kesehtan, pada kelainan refraksi dan penyakit mata. Optometris adalah seorang ahli yang memiliki kompetensi untuk melakukan pemeriksaan refraksi mata seseorang, sehingga dapat melakukan pemeriksaan refraksi mata seperti melakukan pemeriksaan refraksi mata dan memberikan koreksi kelainan refraksi.
Pendampingan Individu dalam Pengembangan Pembelajaran Differensiasi untuk Guru Penggerak Angkatan 8 di SMKN 1 Kotaraja Ramlah H.A Gani; Khirjan Nahdi; Tititn Ernawati; Herman Wijaya
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v4i2.963

Abstract

Pendampingan Individu dalam Pengembangan Pembelajaran Differensiasi untuk Guru Penggerak Angkatan 8 di SMKN 1 Kota Raja bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam menerapkan strategi pembelajaran diferensiasi yang efektif. Latar belakang program ini didorong oleh kebutuhan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menyesuaikan metode dan materi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan individu siswa. Metode yang diterapkan melibatkan diskusi tatap muka, pelatihan, dan pendampingan langsung dengan Calon Guru Penggerak (CGP), serta kolaborasi dengan kepala sekolah dan rekan sejawat. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi CGP dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran diferensiasi, serta terbentuknya komunitas praktisi yang aktif. Implikasi dari program ini meliputi pengembangan berkelanjutan dalam pelatihan guru, peningkatan hasil belajar siswa, dan potensi penyebarluasan praktik baik ke sekolah lain. Kesimpulan dari program ini adalah bahwa pendampingan individu yang terencana dan terfokus tidak hanya memperkuat keterampilan guru tetapi juga berdampak positif pada keseluruhan proses pembelajaran di sekolah, menjadikannya sebagai model efektif untuk pengembangan profesional guru.
Pelatihan Pembuatan Ember Tumpuk Sebagai Media Pengolahan Pupuk Organik Cair Rokhmaniyah; Gasti Alfata; Orlin Isa Syahendra; Nabila Hilda Fatikha; Sherly Yahrotul Mutimah; Muthmainnah, Ghina; Ghany Puspita; Cahyani, Rida Yulia; Sary Nafila; Yogi Suprayogi; Zyahra Rinjani
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): Desember
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v4i3.967

Abstract

Desa Kalijaya merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen. Sebagian besar penduduk Desa Kalijaya berprofesi sebagai petani. Dengan komoditas utama desa yang berupa hasil pertanian ini, terdapat juga potensi limbah organik sisa pertanian. Selain itu, salah satu aspek penyumbang volume sampah terbesar adalah sampah yang berasal dari pemukiman masyarakat, oleh karena itu perlu diperhatikan pengelolaan sampah atau limbah rumah tangga tersebut supaya tidak merusak lingkungan. Melihat potensi limbah organik ini, penulis melihat adanya potensi untuk memanfaatkan limbah ini menjadi pupuk organik cair. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret yang bekerja sama dengan mitra desa di lokasi KKN. Pada tahap awal, mahasiswa KKN UNS kelompok 111 melakukan Survei lokasi kegiatan. Tujuannya agar mahasiswa dapat mengenali dan lebih cepat beradaptasi ketika sudah terjun dalam desa. Tahap selanjutnya yakni mahasiswa sepakat untuk melaksanakan Pelatihan Pembuatan Ember Tumpuk Sebagai Media Pengolahan Pupuk Organik Cair yang diberikan melalui bentuk materi dan praktek. Kegiatan pada tahap akhir berupa presentasi dan evaluasi hasil program di lokasi.