Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies
Jurnal Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies (2622-6022) well-known as Adjektiva is an forum for original research on linguistics, literature, eduaction an international forum for original research focused on identities as local contexts, like an identity in linguistics, identity in literature, and identity in language education in global and local contexts, especially in Indonesia. These may include but are not limited to various fields, such as we are interested in interdisciplinary studies examining how issues of linguistics, literature, and education in language influence individual and community identities. In order to publish in Adjektiva, a study must have an overview of previous research or theoretical concepts that are packaged to justify the novelty/uniqueness of this study and central focus on local, foreign, minority, heritage, or indigenous languages (or non-standard dialects) and their intersection with either identity and/or education in language, linguistics and literature. We welcome a variety of topics, theoretical orientations, and methodological approaches (both qualitative and quantitative). Studies that highlight the potential of Linguistics and Applied Linguistics (e.g. Phonology, Morphology, Syntax, Sociolinguistics, Psycholinguistics, Anthropolinguistics, Ethnolinguistics, Stylistics, Dialectology, LHK, Psychopragmatics, etc.). Critical studies of Literature (e.g. Digitizing literature, new literary theories, applied literature). Identity in language and literature(e.g. Ethnic Identity, vocational identity, job identity, religious identity, moral identity, political identity, etc.). Research on innovations or on the effectiveness of various language education program models (e.g. Learning Curriculum, Learning Strategies, Learning Assessment, BIPA, International Language Coaching).
Articles
81 Documents
Ragam Bahasa Gaul Dalam Video Youtube Atta Halilintar
Fatta, Muhammad Misbahul;
Tri Prasetyaning Tyas
Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/adjektiva.v7i1.2937
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ragam bahasa gaul dalam video YouTube Atta Halilintar dan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya penggunaan bahasa gaul. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan katat. Data ditemukan bersumber dari video youtube Atta Halilintar dalam unggahan bulan Oktober 2023. Hasil penelitian ini, ditemukan sebanyak 44 ragam bahasa gaul dalam video Youtube Atta Halilintar dalam unggahan bulan Oktober 2023 yang terdiri dari (6) pemenggalan, (2) kontraksi, (2) akronimnya, (5) peminjaman bahasa lokal, (21) peminjaman bahasa asing, dan (8) bentuk kata tidak baku. Dari ditemukannya penemuan bahasa gaul, penemuan paling banyak yaitu peminjaman bahasa asing, yang dipengaruhi oleh dua fakor yaitu faktor usia dan lingkungan. Pengaruh faktor usia disebabkan karena unsur kesengajaan untuk menarik minat penggemar dan mengikuti gayanya yang kekinian. Sedangkan faktor lingkungan disebabkan karena lingkungan keluarganya yang sudah menjadi selebritis sehingga kehidupannya yang terbiasa berkumpul dengan selebritis lain membuat terjadinya pengguanan bahasa gaul tersebut.
Pola Kalimat Opini Gubernur dalam JawaPos untuk Komunikasikan Hari Guru Nasional
Kasmanah, Kasmanah;
Anwar, Miftahulkhairah;
Rohman, Saifur
Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/adjektiva.v7i1.3115
Penelitian ini menyoroti peran krusial gubernur sebagai pemimpin daerah dalam menyampaikan pesan dan kebijakan kepada masyarakat, khususnya melalui opini yang dipublikasikan di media massa. Fokus pada penggunaan bahasa formal dan informal dalam komunikasi gubernur, serta analisis pola kalimat dalam opini Gubernur Jawa Timur pada Jawa Pos edisi 25 November 2023 menjadi tujuan utama penelitian ini. Metode analisis konten digunakan untuk mengevaluasi teks opini, memeriksa jenis kalimat, pola kalimat, dan penggunaan bahasa formal dan informal. Hasil penelitian menunjukkan dominasi penggunaan kalimat aktif dalam opini gubernur, menandakan kesadaran akan subjek sebagai pelaku utama dalam pesan yang disampaikan. Pola kalimat yang umum seperti KSPO dan SPK menjadi pola yang sering digunakan, namun terdapat juga variasi pola lain yang memberikan dimensi lebih luas dalam komunikasi. Terlihat juga paduan unik antara bahasa formal dan informal dalam teks gubernur, menciptakan suasana yang lebih personal dan terhubung dengan audiens secara lebih menyeluruh. Namun, penelitian ini memiliki batasan, terutama dalam representasi keseluruhan dari gaya komunikasi gubernur yang mungkin tidak mencakup semua strategi komunikasi dalam situasi yang berbeda. Kesimpulannya, penelitian ini mengungkapkan kompleksitas dan variasi dalam penggunaan bahasa serta pola kalimat dalam opini gubernur.
Text Mining Dari Edulite: Journal Of English Education, Literature And Culture
Alisyahbana, Iman Utoya
Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/adjektiva.v7i1.3684
Tujuan penelitian adalah menerapkan text mining pada artikel-artikel yang terdapat pada EduLite: Journal of English Education, Literature and Culture Pada artikel pertama EduLite: Journal of English Education, Literature and Culture Vol 8, No 2 (2023) ditemukan kata writing sedangkan pada artikel kedua kata yang paling sering muncul adalah students, lalu pada artikel pertama Journal of English Education, Literature and Culture Vol 8, No 1 (2023) ditemukan kata amir sedangkan pada artikel kedua kata yang paling sering muncul adalah Disney dan films, dan pada artikel pertama Journal of English Education, Literature and Culture Vol 7, No 2 (2022) ditemukan kata yang paling banyak muncul adalah students, sedangkan pada artikel kedua kata yang paling sering muncul thinking.
Integrasi Profil Pelajar Pancasila pada Pendidikan Sekolah Dasar dengan Menggunakan Pendekatan Sastra Anak
Derana, Ganes Tegar;
Huda, Much Nuril
Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/adjektiva.v7i1.3718
Penelitian ini berangkat dari banyaknya permasalahan yang terjadi dalam pendidikan dasar yang menyebabkan siswa menjauh dari nilai-nilai Pancasila. Meskipun para guru telah mencoba berbagai metode untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila pada siswa sekolah dasar, sastra belum menjadi pilihan utama. Padahal, sastra merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Manusia dapat berperan sebagai subjek dan objek dalam sastra. Sastra bukan sekadar tulisan di atas kertas, tetapi juga memiliki peran penting dalam kehidupan manusia sejak zaman dahulu. Melalui sastra, manusia dapat menyampaikan aspirasi kepada masyarakat hingga pemerintah. Sastra anak dalam pendidikan dasar bisa menjadi solusi alternatif untuk masalah pendidikan dan sebagai media untuk menginternalisasi profil pelajar Pancasila sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Berdasarkan latar belakang ini, penulis melakukan penelitian kajian pustaka sebagai langkah awal untuk melihat bagaimana sastra anak, dengan berbagai jenis karyanya, mampu menjadi alternatif dalam menginternalisasi profil pelajar Pancasila di sekolah dasar. Dengan berbagai jenis dan kategori sastra anak serta ciri-cirinya, sastra anak dapat menjadi alternatif bagi para guru untuk mengajarkan nilai-nilai Pancasila kepada siswa melalui cerita dan contoh-contoh karya sastra anak yang sesuai dengan poin-poin profil pelajar Pancasila.
Analisis Bentuk Tawar dan Fungsi Tuturan Tawar Pengobatan pada Masyarakat Dayak Bakumpai di Datah Bilang Kabupaten Mahakam Ulu
Arifin, Syaiful;
Setyawati, Meita;
Helmi, Yusfik;
Indrahastuti, Tri
Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/adjektiva.v7i1.3774
Tawar adalah sarana pengobatan yang di gunakan oleh masyarakat dayak Bakumpai di Desa Datah Bilang. Tuturan tawar Bakumpai memiliki fungsi yaitu sebagai pengobatan. Tawar dapat di lakukan kapan saja saat pasien membutuhkan atau disaat sakit, dan juga menyiapkan beberapa peralatan untuk melakukan tawar. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah (a) Bagaimana bentuk tuturan tawar pengobatan di Desa Datah Bilang Ilir Kabupaten Mahakam Ulu di tinjau dari sudut mantra; (b) Bagaimana fungsi tuturan tawar pengobatan pada masyarakat Dayak Bakumpai di Desa Datah Bilang Kabupaten Mahakam Ulu. Tujuan dari penelitian ini adalah (a) Untuk mendeskripsikan bentuk tuturan mantra pengobatan dalam kehidupan masyarakat Dayak Bakumpai di Desa Datah Bilang Ilir Kabupaten Mahakam Ulu; (b) Untuk mendeskripsikan fungsi tuturan Mantra pengobatan dalam kehidupan masyarakat Dayak Bakumpai di Desa Datah Bilang Ilir Kabupaten Mahakam Ulu. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah kulitatif menggunakan teknik observasi, wawancara, catat, rekam dan nyimak. Hasil penelitian yang di peroleh dari analisis data yang telah dilakukan penulis, maka ditemukan hasil penelitian berupa (i) mantra terdiri atas beberapa rangkaian kata berima; (ii) bersifat lisan, sakti atau magis; (iii) asoferik (bahasa khusus antara pembaca dengan lawar bicara); (iv) menggunakan kata-kata yang kurang umum di gunakan didalam kehidupan sehari-hari. Fungsi tuturan mantra tawar pengobatan suku Bakumpai berdasalkan hasil analisis fungsinya yakni (i) fungsi mantra sebagai alat pengendali social; (ii) fungsi mantra sebagai pengingat; (iii) fungsi mantra sebagai toleransi; (iv) fungsi mantra sebagai sarana untuk berdoa.
Analisis Semiotik Riffaterre pada Puisi "Malinau" Karya Korrie Layun Rampan
Basri, Bella Dwi Adinda;
Elyana, Kukuh;
Agustian, Jaka Farih
Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/adjektiva.v7i2.2075
Sebuah karya sastra dianggap sebagai sarana dan wadah imajinasi pengarang, sehingga objek sastra dihubungkan dengan pengarang, latar pengarang penciptaan, dan konvensi lain yang memungkinkan adanya makna. Makna pada puisi dapat mengungkapkan beragam bentuk ketandaan yang membutuhkan ketelitian. Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah bentuk makna heuristik, bentuk ketidaklangsungan ekspresi puisi, bentuk makna hermeneutik, bentuk matriks, model, dan varian, serta hipogram puisi. Sumber data penelitian diperoleh dari puisi “Malinau” dalam antologi puisi Dayak! Dayak! Di manakah Kamu? karya Korrie Layun Rampan. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode padan ekstralingual dengan teknik dasar pilah sebagai pembeda referen dan metode agih dengan alat penentu yang berasal dari bagian bahasa itu sendiri yakni bait pada puisi “Malinau” dengan menerapkan teknik lanjutan jenis sisip. Pada proses analisis data digunakan pendekatan kajian semiotik Riffaterre. Penelitian ini memperoleh hasil berupa (1) makna heuristik puisi yang menceritakan perjuangan dan perasaan seseorang dalam melakukan pencarian; (2) ketidaklangsungan ekspresi puisi terdiri dari pergantian arti oleh adanya penggunaan berbagai gaya bahasa; penyimpangan arti akibat ambiguitas, kontradiksi, dan nonsense; penciptaan arti oleh penggunaan rima, enjambemen, dan tipografi; (3) makna hermeneutik puisi yang menggambarkan perasaan kegelisahan pencarian yang divisualisasikan dalam bentuk ungkapan kata-kata mengandung kiasan dan dituangkan seperti sebuah dinding yang mengeluarkan suara dan seperti burung laut yang terbang tak tahu arah; (4) matriks puisi ini adalah pencarian seseorang, model yang dinyatakan dengan pernyataan menanyakan seseorang dan varian puisi yang tertuang pada tiap bait pada puisi; (5) Hipogram potensial puisi ini berupa penjabaran matriks dan hipogram aktual berasal dari imajinasi pengarang saat berada di Palangkaraya serta teks yang berjudul Adam Berasal dari Borneo (Kajian Quran). Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa pada puisi “Malinau” mengandung unsur-unsur semiotik Riffaterre. Kata Kunci: Semiotik Riffaterre, Puisi, Korrie Layun Rampan.
Telaah Butir Soal Penilaian Akhir Semester (PAS) Bahasa Indonesia Semester Ganjil MTs Negeri 2 Boyolali Tahun Pelajaran 2023/2024
Muhammad, Misbahul Fatta;
Ahmad Sidqon Muafi;
Ega Fernanda;
Defri Setiawan
Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/adjektiva.v7i2.2910
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kualitas soal Penilaian Akhir Semester (PAS) ganjil mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VII Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Boyolali dari segitingkatan ranah kognitif berdasarkan KKO (Kata Kerja Operasional) pada taksonomi bloom edisi revisi atau pengembangan soal HOTS dan kesesuaian soal dengan materi, kontruksi, dan kebahasaan. Subjek penelitian ini berupa 35 soal pilihan ganda dan objeknya berupa kualitas butir soal. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif karena mendeskripsikan suatu objek/subjek penelitian dengan menggunakan instrumen metode dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelas pertanyaan memenuhi kriteria Higher Order Thinking Skills (HOTS). Dari jumlah tersebut, tiga belas pertanyaan berada pada tingkat menganalisis (C4), dua pertanyaan pada tingkat mengevaluasi (C5), dan tidak ada pertanyaan pada tingkat mencipta (C6). Sementara itu, dari 31 pertanyaan yang tidak memenuhi kriteria HOTS atau masuk dalam kriteria Lower Order Thinking Skills (LOTS), delapan pertanyaan berada pada tingkat mengingat (C1), dua belas pertanyaan pada tingkat memahami (C2), dan enam belas pertanyaan pada tingkat menerapkan (C3). Setelah dihitung presentase, terdapat 18% pertanyaan yang memenuhi kriteria pengembangan HOTS, sedangkan 82% masuk dalam kriteria LOTS.
Analisis Wacana Kritis Model Teun A. Van Djik terhadap Kasus Korupsi pada Media Online detik.News
Sari, Arini Vika;
Pariyasto, Sofyan;
Marpaung, Muhammad Sahrijal
Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/adjektiva.v7i2.4098
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wacana dari teks berita mengenai kasus korupsi yang terdapat pada media online detik.News menggunakan analisis wacana kritis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Data yang digunakan adalah teks berita pada detik.News dengan judul Penyuap Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba di Kasus Korupsi Segera Diadili yang diterbitkan 4 Maret 2024. Teknik analisis data dilakukan dengan baca dan catat. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri dengan menggunakan analisis wacana kritis model Teun A. Van Dijk. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks berita mengenai kasus korupsi pada media online detik.News menggunakan struktur makro, superstruktur dan struktur mikro. Pada struktur mikro, topik dan subtopik sesuai dengan tema berita. Pada bagian superstruktur terdapat judul, situasi dan komentar yang terstruktur dan saling mendukung. Sedangkan pada struktur mikro ditemukan koherensi, kata ganti dan retoris. Dengan menggunakan analisis wacana kritis menggunakan model Teun A. Van Dijk ini kita dapat mengetahui kasus korupsi yang ada di media online detik.News yang penulisnya memiliki ideologi untuk memberikan informasi kepada pembaca atau masyarakat dengan sebenar-benarnya.
Analisis Nilai Budaya Pada Naskah Memanda Raja Sultan Aji Khalifah Umar Panglima Kumbang
Lidya, Salma;
Putri, Nina Queena Hadi
Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/adjektiva.v7i2.4143
Penelitian ini membahas nilai budaya dalam Naskah Memanda Kutai berjudul Raja Sultan Aji Khalifah Umar Panglima Kumbang. Kajian ini berfokus pada lima aspek nilai budaya: hubungan manusia dengan Tuhan, alam, masyarakat, orang lain, dan diri sendiri. Penelitian bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai budaya dalam naskah tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka, pencatatan, dan analisis naskah. Hasil penelitian menunjukkan adanya representasi nilai budaya dalam cerita. Hubungan manusia dengan Tuhan tercermin melalui tokoh Raja yang patuh dan takut hanya kepada Allah SWT. Hubungan manusia dengan alam ditunjukkan oleh tokoh Hulubalang yang menggambarkan harmoni antara alam dan makhluk hidup. Hubungan manusia dengan masyarakat terlihat pada sifat Raja yang peduli terhadap rakyat tanpa membedakan status sosial. Hubungan manusia dengan orang lain tampak melalui tokoh Panglima Perang yang menunjukkan sikap tolong-menolong. Hubungan manusia dengan diri sendiri tercermin pada karakter Raja yang percaya diri, tegas, bertanggung jawab, dan taat kepada Tuhan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Naskah Memanda Kutai tidak hanya mencerminkan nilai-nilai budaya lokal, tetapi juga menyampaikan pesan moral universal yang relevan dalam kehidupan bermasyarakat, memperkaya wawasan tentang budaya Kutai.
Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Teks Eksposisi Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Balikpapan Tahun Ajaran 2022/2023
Urasyiqin, Fir'aina;
Sulistyowati, Endang Dwi
Adjektiva: Educational Languages and Literature Studies Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Mulawarman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/adjektiva.v7i2.4269
Pembelajaran dapat dikatakan efektif apabila interaksi antar pendidik dan peserta didik berlangsung aktif serta tujuan yang diharapkan dapat tercapai dalam rentang waktu yang telah ditentukan. Tercapainya tujuan pengajaran dapat dilihat melalui prestasi belajar yang dicapai. Salah satu faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa di sekolah adalah motivasi. Motivasi belajar merupakan dorongan internal dan eksternal pada siswa-siswa yang sedang belajar untuk mencapai arah dan tujuannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat motivasi belajar teks eksposisi kelas X di SMAN 2 Balikpapan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X di SMAN 2 Balikpapan tahun ajaran 2022/2023 dengan sampel sebanyak 104 siswa. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antar motivasi belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa hal ini dapat dilihat dari hasil analisis regresi linear sederhana, diketahui nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa. Selain itu diketahui nilai R square sebesar 0,112 maka dapat dikatakan pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa sebesar 11,2%, sedangkan 88,8% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain. Hasil analisis deskriptif juga menunjukan bahwa motivasi belajar teks eksposisi siswa berada dalam kategori tinggi sebanyak 59%. Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa dalam pembelajaran teks eksposisi pada siswa kelas X adalah karena adanya dorongan dalam diri untuk mendapatkan hasil belajar yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan teman yang lain, dan keinginan untuk mendapatkan reward atau hadiah dari orang tua masing-masing.