cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsied@unisba.ac.id
Phone
+6285157882369
Journal Mail Official
bcsied@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Islamic Education
ISSN : -     EISSN : 28282515     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsied.v2i2
Bandung Conference Series Islamic Education (BCSIED) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Pendidikan Agama Islam dengan ruang lingkup Akhlak Pendidik, Baca Tulis Quran, Iman, Taqwa, Karakter Kurikulum lokal, Kedisiplinan siswa, Kemandirian, Berbusana Muslimah, Kewajiban Suami, Konsep Pendidikan, Manajemen Tahfidz Quran, Manajemen Kepesantrenan, Manajemen Pendidikan, Manajemen Waktu, Mawaddah, Mentoring, Metode Tikrar, Model Pembinaan, Model Project Based Learning, Mufassir, Nilai Pendidikan, Pembelajaran Kitab Kuning, Pembelajaran Tahsin, Pendidikan Karakter, Rahmah (Sikap), Rasa Syukur (Hifdzun nafs), Religius Menulis, Remaja, Sakinah, Tanggung Jawab Pendidik. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari yang ahli dalam bidangnya.
Articles 374 Documents
Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Program Pelatihan Kaderisasi Dasar SSC (Salman Spiritual Camp) di Masjid Salman ITB Eriani Soprian Nurjanah; Aep Saepudin
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v3i1.5683

Abstract

Abstract The role and function of the mosque is not only for praying, but also multifunctional, one of which is as a center for Islamic education. This has also been true since the time of the Prophet Muhammad. The background in this study is the role and function of the mosque as a center for Islamic education. Where the focus of this research is the campus mosque which is quite strategic in fostering or regenerating students to have spiritual values. The problem in this study is about the values of Islamic education contained in the SSC (Salman Spiritual Camp) regeneration program at the Salman ITB campus mosque, the strategies used in its internalization, as well as the supporting and inhibiting factors in its implementation. In this study, the researcher used a qualitative method with a case study method. Data collection techniques through interviews and documentation studies. The data analysis technique includes the stages of data reduction, data presentation, triangulation, and conclusions. Based on the results of the study, the values of Islamic education contained in the SSC program include the values of faith, moral values, and worship values. The strategies used in its internalization include exemplary, habituation, ibrah and proverbs, giving advice, giving promises and threats, and discipline. The supporting factors are the number of participants who register and the Salman Charity House which is a source of funds for the activity. Meanwhile, the inhibiting factor is the first because the SSC activity is open to national students, it is quite difficult to flexibility in the time of program activities that adjusts to the ITB schedule. Secondly, due to the COVID-19 pandemic, the implementation of the SSC which was originally offline and carried out for two days and one night, had to change to online which took a relatively longer time, namely one week. Keywords: Value, Islamic Education, Regeneration. Abstrak Peran dan fungsi masjid tidak hanya untuk beribadah salat saja, melainkan multifungsi, salah satunya adalah sebagai pusat Pendidikan Islam. Hal tersebut juga sudah berlaku sejak zaman Rasulullah Saw. Latar belakang dalam penelitian ini adalah peran dan fungsi masjid sebagai pusat Pendidikan Islam. Dimana yang menjadi fokus penelitian ini yaitu masjid kampus yang cukup strategis dalam pembinaan ataupun pengkaderan mahasiswa untuk memiliki nilai spiritual. Masalah dalam penelitian ini adalah tentang nilai-nilai Pendidikan Islam yang terdapat dalam program kaderisasi SSC (Salman Spiritual Camp) masjid kampus Salman ITB, strategi yang digunakan dalam internalisasinya, serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis datanya meliputi tahap reduksi data, penyajian data, triangulasi, dan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, nilai-nilai Pendidikan Islam yang terdapat dalam program SSC meliputi nilai akidah, nilai akhlak, dan nilai ibadah. Strategi yang digunakan dalam internalisasinya meliputi keteladanan, pembiasaan, ibrah dan amtsal, pemberian nasihat, pemberian janji dan ancaman, serta kedisiplinan. Adapun faktor pendukungnya yaitu banyaknya peserta yang mendaftarkan diri serta Rumah Amal Salman yang menjadi sumber dana dalam kegiatan. Sementara itu faktor penghambatnya adalah yang pertama karena kegiatan SSC ini terbuka bagi mahasiswa nasional, cukup sulit dalam fleksibilitas waktu kegiatan program yang menyesuaikan dengan jadwal ITB. Yang kedua, karena pandemi covid-19, pelaksanaan SSC yang semula offline dan dilaksanakan selama dua hari satu malam, harus berubah menjadi online yang waktunya relative lebih lama yaitu satu pekan.Kata Kunci: Nilai, Pendidikan Islam, Kaderisasi.
Analisis Mengenai Pembelajaran Akhlak Berbasis Zoom Meeting di Kelas V DTA Al-Barokah rizki zakiah; Dewi Mulyani; Dedih Surana
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v3i1.5717

Abstract

Abstract. Given the very important role of morality in society so that it instills the values of good behavior, but there are still many deficiencies in the teaching process system resulting in low learning outcomes. Seeing the problems that are found, the researcher sees the role of moral education in maintaining environmental harmony, it is necessary to make concrete efforts to instill these values intensively. Researchers chose DTA AL-Barokah as a relevant research location because they saw that this educational institution implements teaching activities using Zoom Meetings as an alternative so that the process of assessing students' morals can continue to be monitored. In this study, the researcher used a qualitative and descriptive approach and used several data collection techniques, namely interviews, observation and documentation studies which emphasized the delivery of research content based on the facts obtained. The aim is to show that before carrying out this online learning, the school and parents must work together in carrying out this online learning activity. Abstrak. Mengingat sangat pentingnya peranan akhlak dalam bermasyarakat supaya menanamkan nilai-nilai perilaku yang baik tetapi masih banyak terdapat kekurangan dalam sistem proses mengajar sehingga mengakibatkan rendahnya hasil belajar. Melihat permasalahan yang didapatkan maka Peneliti melihat adanya peran pendidikan moral dalam menjaga keharmonisan lingkungan, maka perlu adanya usaha konkrit untuk menanamkan nilai itu secara intensif. Peneliti memilih DTA AL-Barokah sebagai tempat penelitian yang relevan karena melihat lembaga pendidikan ini menerapkan kegiatan mengajar dengan menggunakan Zoom Meeting sebagai alternatif sehingga proses penilaian akhlak siswa bisa terus dipantau. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dan bersifat deskriptif dan menggunakan beberapa teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan studi dokumentasi yang menekankan penyampaian isi penelitian bedasarkan fakta yang didapatkan. Tujuannya adalah untuk menunjukkan bahwa sebelum melaksanakan pembelajaran secara Daring ini, pihak sekolah dengan orangtua siswa harus saling bekerja sama dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran Daring ini.
Implikasi Pendidikan Dalam QS. Al-Ahqaf Ayat 15 terhadap Konsep Pendidikan Orang Dewasa Sindi Mulyani Herdi; Dedih Surana; Khambali
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v3i1.5751

Abstract

Abstract. One of the problems revealed by the Qur'an relates to the concept of adult education. This study aims to (1) describe the opinion of the mufassir about QS. Al-Ahqaf verse 15 (2) Describes the essence contained in QS. Al-Ahqaf verse 15 based on the opinion of the mufassir (3) Describes the opinion of experts on adult education (4) Describes the implications of education in QS. Al-Ahqaf verse 15 against the concept of adult education. This study uses a qualitative approach. Data collection techniques used library research, data were analyzed using the tahlili method to analyze Al-Ahqaf verse 15 which relates to the concept of adult education. From this study, several conclusions were obtained, namely: the essence contained in QS. Al-Ahqaf verse 15 (1) A child must be devoted to both parents, more specifically (do good) to the mother (2) A mother has greater rights compared to father's rights because of the heavy duties that are borne (3) Humans have a peak the maturity age of adulthood is forty years (4) Humans should pray and give thanks to Allah for all His blessings, when they have reached forty years of age. The educational implications of QS. Al-Ahqaf verse 15 namely, educational understanding of filial piety to parents, devoted to mothers taking precedence over fathers, understanding of adult education, principles of adult education, differences between adult education and children's education, goals of adult education, methods, materials and adult education learning media, taking advantage of age, giving thanks to Allah SWT, repenting to Allah SWT, praying to Allah SWT, asking for inspiration from good deeds to Allah SWT, educating and praying for children. Abstrak. Salah satu, permasalahan yang diungkapkan Al-Qur’an itu berkenaan dengan konsep pendidikan orang dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan pendapat para mufassir tentang QS. Al-Ahqaf ayat 15 (2) Mendeskripsikan esensi yang terkandung dalam QS. Al-Ahqaf ayat 15 berdasarkan pendapat para mufassir (3) Mendeskripsikan pendapat para ahli tentang pendidikan orang dewasa (4) Mendeskripsikan implikasi pendidikan dalam QS. Al-Ahqaf ayat 15 terhadap konsep pendidikan orang dewasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan, data dianalisis dengan menggunakan metode tahlili untuk menganalisis surat Al-Ahqaf ayat 15 yang berhubungan dengan konsep pendidikan orang dewasa. Dari penelitian ini, diperoleh beberapa kesimpulan yaitu: esensi yang terkandung dalam QS. Al-Ahqaf ayat 15 (1) Seorang anak wajib berbakti kepada kedua orang tuanya, secara lebih khusus (berbuat baik) kepada ibu (2) Seorang ibu memiliki hak lebih besar dibandingkan dengan hak ayah karena beratnya tugas yang dipikul (3) Manusia memiliki puncak kematangan usia dewasa yaitu empat puluh tahun (4) Manusia hendaknya berdoa dan bersyukur kepada Allah atas segala nikmat-Nya, bila usianya telah mencapai empat puluh tahun. Implikasi pendidikan dari QS. Al-Ahqaf ayat 15yaitu, pemahaman pendidikan mengenai berbakti kepada orang tua, berbakti kepada ibu didahulukan daripada kepada ayah, pemahaman pendidikan orang dewasa, prinsip pendidikan orang dewasa, perbedaan pendidikan orang dewasa dengan pendidikan anak-anak, tujuan pendidikan orang dewasa, metode, materi dan media pembelajaran pendidikan orang dewasa, memanfaatkan umur, bersyukur kepada Allah SWT, bertobat kepada Allah SWT, berdoa kepada Allah SWT, meminta ilham amal saleh kepada Allah SWT, mendidik dan mendoakan anak.
Pola Asuh Orang Tua dalam Pendidikan Akhlak yang Berlatar Belakang Menikah di Bawah Umur Herza Nur Ramdhani; Aep Saepudin; Helmi Aziz
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v3i1.5829

Abstract

Abstract. The moral decline in today's youth is largely due to environmental factors and the upbringing that their parents apply. There are several types of parenting, including democratic parenting, permissive, authoritarian, and indifferent. There are several teenagers in the neighborhood of Rw.06 Bunihayu Village, Kec. Jalancagak Kab. Subang who perform underage marriages and become young parents. Based on this phenomenon, the formulation of the problem in this study is (1) How is the parenting style of young parents in educating children's morals?, (2) What is the impact of underage marriage on the parenting style used by young parents in educating children's morals? This study used a qualitative research type, with field research methods (Field Research) carried out in the neighborhood of Rw 06 Bunihayu Village, Kec. Jalancagak Kab. Subang. The source of this research is purposive sampling, which is sampling by determining certain people. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. And the data analysis used is data reduction, display, and conclutation/verification. Because underage marriages often occur here, there are also many teenagers who have become young parents. At the age of teenagers, in general, they still want to work and play with their peers, so it's not uncommon for them to entrust their children to their parents. Based on the results of the study, some of them use quite a variety of parenting styles such as authoritarian, permissive, democratic, and even ignorant. In addition, they also use parenting techniques by providing examples, advice, and supervision in educating children's morals. Abstrak. Kemerosotan akhlak pada remaja saat ini sebagian besar disebabkan oleh faktor lingkungan dan pola asuh yang Orang tua mereka terapkan. Pola asuh ada beberapa macam diantaranya pola asuh demokratis, permisif, otoriter, dan cuek. Ada beberapa remaja di lingkungan Rw.06 Desa Bunihayu Kec. Jalancagak Kab. Subang yang melakukan pernikahan di bawah umur dan menjadi Orang tua-orang tua muda. Berdasarkan fenomena tersebut, maka rumusan permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana pola asuh Orang tua muda dalam mendidik akhlak anak?, (2) Bagaimana dampak pernikahan di bawah umur terhadap pola asuh yang digunakan oleh Orang tua muda dalam mendidik akhlak anak? Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan metode penelitian lapangan (Field Research) yang dilaksanakan di lingkungan Rw 06 Desa Bunihayu Kec. Jalancagak Kab. Subang. Sumber penelitian ini bersifat Purposive Sampling yang merupakan pengambilan sampel dengan menentukan orang-orang tertentu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dan analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display, dan conclutation/verification. Karena pernikahan di bawah umur ini sering terjadi disini banyak pula anak remaja yang sudah menjadi orang tua muda. Selayaknya usia anak remaja pada umumnya mereka masih ingin bekerja dan bermain-main dengan sebayanya, jadi tidak jarang juga dari mereka yang menitipkan anaknya kepada Orang tuanya. Berdasarkan hasil penelitian, beberapa dari mereka menggunakan pola asuh yang cukup beragam seperti otoriter, permisif, demokratis, bahkan cuek. Selain itu mereka juga menggunakan teknik pengasuhan dengan memberikan keteladanan, nasihat, dan pengawasan dalam mendidik akhlak anak.
Analisis Pengelolaan Mata Pelajaran Tahfhizh di SMA PGII 1 Kota Bandung Annisa Sasilia; Nan Rahminawati; Khambali
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v3i1.5900

Abstract

Abstract. The minimum number of hours of pie affects the lack of time to achieve completeness. Additional time is needed to maximize assessment results, especially in cognitive assessment. In the PAI cognitive assessment, students are required to be able to memorize the Qur'anic arguments that support the discussion material during learning. Because of that, additional activities are needed to support the completeness of pies, one of which is the tahfhizh activity. Tahfhizh itself is a program to help students maximize memorizing the verses of the Koran. Due to the problem of lack of learning time in PAI, researchers want to observe how the management of school learning that holds Tahfhizh subject activities, one of which is SMA PGII 1 Bandung. Also supported by the results of observations of student assessments observing that the assessment achieved from Tahfhizh activities at school is categorized as good. Fundamental points in learning management that influence researchers in their research include planning, implementing, and evaluating learning to memorize verses of the Qur'an in the Tahfhizh subject. In this study, researchers used a qualitative descriptive approach using several data collection techniques, namely observational interviews and documentation studies or triangulation. The aim of the research is to show that school process efforts can achieve good assessments from students and also educators. Abstrak. Minimnya jumlah jam pai mempengaruhi kurangnya waktu terhadap capaian ketuntasan. Diperlukannya waktu tambahan untuk memaksimalkan capaian penilaian khususnya pada penilaian kognitif. Pada penilaian kognitif PAI diharuskan peserta didik untuk dapat menghafal dalil-dalil Alquran yang mendukung pada materi pembahasan saat pembelajaran. Sebab itu perlunya kegiatan tambahan untuk mendukung ketuntasan PAI salah satunya adalah kegiatan tahfhizh. Tahfhizh sendiri adalah sebagai program untuk membantu memaksimalkan peserta didik menghafalkan ayat-ayat Alquran. Sebab problem kurangnya waktu pembelajaran pada PAI peneliti ingin mengamati bagaimana pengelolaan pembelajaran sekolah yang mengadakan kegiatan mata pelajaran Tahfhizh salah satunya SMA PGII 1 Bandung. Didukung juga dengan hasil pengamatan penilaian peserta didik mengamati bahwa penilaian yang dicapai dari kegiatan Tahfhizh di sekolah dikategorikan baik. Poin-poin yang mendasar pada pengelolaan pembelajaran yang mempengaruhi peneliti terhadap penelitiannya diantaranya perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran menghafal ayat-ayat Al- Qur’an pada mata pelajaran Tahfhizh. Pada penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif bersifat deskriptif dengan menggunakan beberapa teknik pengumpulan data yaitu wawancara observasi dan studi dokumentasi atau triangulasi. Tujuan penelitian adalah untuk menunjukkan usaha proses sekolah dapat tercapainya penilaian yang baik dari peserta didik dan juga pendidik.
Pengaruh Keaktifan Siswa dalam Mengikuti Program Gabungan Remaja Islam terhadap Komitmen Beragama Islam Yenifa Nur Annisa Yenifa; Eko Surbiantoro Eko; Huriah Rachmah
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v3i1.5922

Abstract

Abstract. Islamic Senior High School (ISHS) 1 Bandung City has an unresolved problem, namely the existence of juvenile delinquency who are members of the student community. On the other hand, the school has Islamic spiritual extracurricular activities which are superior in terms of the moral development of its members. Based on these problems, the formulation of the problem posed is: "How much influence does student activeness in participating in the Islamic youth association program have on Islamic religious commitment at ISHS 1 Bandung City". The theory of liveliness uses the theory from Sriyono while the theory of Islamic religious commitment from Glock and Stark which is modified by Agus Sofiyandi Kahfi. Based on the theoretical approach, the hypothesis formulated is: "There is a significant influence between student activity in participating in the combined program of Muslim youth on Islamic religious commitment at ISHS 1 Bandung City". The research approach uses a quantitative approach. The population of this study were students who were members of the combined Islamic youth during the 2022/2023 jihad, totaling 80 members. Because the total population is less than 100, the entire population is used as a sample of all elements. The data source for this research is a questionnaire. The analysis technique used is simple linear regression analysis. This technique is to find out how much influence student activity in the combined Islamic youth program has on Islamic religious commitment. The results showed that there was a significant influence of 0.599 (59.9%) between students' activeness in participating in the combined program of Islamic youth on Islamic religious commitment at ISHS 1 Bandung City. So, the hypothesis put forward is that the activeness of students participating in the combined program of Islamic youth towards Islamic religious commitment at ISHS 1 Bandung City has a significant effect and has been tested empirically. Abstrak. MAN 1 Kota Bandung memiliki permasalahan yang belum terselesaikan yaitu terdapat kenakalan remaja yang tergabung dalam komunitas pelajar. Disisi lain, sekolah mempunyai kegiatan ekstrakulikuler kerohanian Islam yang unggul dalam segi pembinaan akhlak anggotanya. Berdasarkan permasalahan tersebut, rumusan masalah yang diajukan adalah: “Seberapa besar pengaruh keaktifan siswa dalam mengikuti program gabungan remaja Islam terhadap komitmen beragama Islam di MAN 1 Kota Bandung”. Teori keaktifan siswa menggunakan teori dari Sriyono sedangkan teori komitmen beragama Islam dari Glock dan Stark yang dimodifikasi oleh Agus Sofiyandi Kahfi. Berdasarkan pendekatan teori, hipotesis yang dirumuskan adalah: “Terdapat pengaruh yang signifikan antara keaktifan siswa dalam mengikuti program gabungan remaja Islam terhadap komitmen beragama Islam di MAN 1 Kota Bandung”. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah siswa yang menjadi anggota gabungan remaja Islam masa jihad 2022/2023 berjumlah 80 anggota. Karena jumlah populasi kurang dari 100, maka seluruh populasi dijadikan unsur sampel seluruhnya. Sumber data penelitian ini berupa angket. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana. Teknik tersebut untuk mengetahui seberapa besar pengaruh keaktifan siswa dalam program gabungan remaja Islam terhadap komitmen beragama Islam. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh yang signifikan sebesar 0,599 (59,9%) antara keaktifan siswa dalam mengikuti program gabungan remaja Islam terhadap komitmen beragama Islam di MAN 1 Kota Bandung. Maka, hipotesis yang diajukan yaitu Keaktifan siswa mengikuti program gabungan remaja Islam terhadap komitmen beragama Islam di MAN 1 Kota Bandung berpengaruh secara signifikan dan teruji secara empirik.
Upaya Guru PAI dalam Peningkatan Hasil Belajar Materi Thaharah Siswa Kelas IV di SD Mathla'ul Khoeriyah Bandung Fauziah Dewi Rahayu; Nan Rahminawati; Ikin Asikin
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v3i1.5973

Abstract

Abstract. In PAI learning the lowest learning achievement was in Thaharah material, this shows that 33 grade IV students at SD Mathlaul Khoeriyah Bandung achieved a KKM score of only 60%, while 40% of students did not achieve a KKM score. The research method used in this study is a qualitative approach, descriptive method and case studies. Data collection techniques through interviews, observation and documentation. Data analysis techniques: data reduction, data presentation, and verification/conclusion. 1) The existing condition of Islamic education learning in grade IV at SD Mathla'ul Khoeriyah Bandung, teachers still use conventional methods in class, namely passive students and less conducive learning, resulting in low student learning outcomes. The material with the lowest KKM score is in Thaharah material 2) PAI teacher's efforts in improving learning outcomes of class IV thaharah material which has low KKM scores in SD Mathla'ul Khoeriyah Bandung, namely teacher's efforts through the process of implementing learning, teacher's efforts through school programs, teacher giving reward and punishment efforts through increasing student motivation, the teacher is able to understand the character of the students, the teacher establishes good communication with parents of students, the teacher attends teacher training workshops. 3) The results of learning thaharah material for grade IV students at SD Mathla'ul Khoeriyah after the efforts made by PAI teachers in improving student learning outcomes in thaharah material. written test, oral test, and practice. During the learning process, students are active, communicative, disciplined, and pay attention to the teacher. Abstrak. Pada pembelajaran PAI pencapaian hasil belajar yang paling rendah adalah pada materi Thaharah, hal ini menunjukkan bahwa 33 siswa kelas IV di SD Mathlaul Khoeriyah Bandung mencapai nilai KKM hanya 60%, sedangkan 40% siswa tidak mencapai nilai KKM. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, metode deskriptif dan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data : reduksi data, penyajian data, dan veruvikasi/penarikan kesimpulan. 1) Kondisi eksisting pembelajaran PAI kelas IV di SD Mathla’ul Khoeriyah Bandung guru masih menggunakan metode konvensional di kelas, yaitu siswa pasif dan pembelajaran kurang kondusif, mengakibatkan hasil belajar siswa tetap rendah. Materi dengan nilai KKM terendah yaitu pada materi Thaharah 2) upaya guru PAI dalam peningkatan hasil belajar materi thaharah kelas IV yang memiliki nilai KKM rendah di SD Mathla’ul Khoeriyah Bandung yaitu Upaya guru melalui proses pelaksanaan pembelajaran, Upaya guru melalui program sekolah, Guru memberikan reward dan punishment upaya melalui peningkatan motivasi siswa, Guru mampu memahami karakter siswa, Guru menjalin komunikasi baik dengan orang tua siswa, Guru mengikuti workshop pelatihan guru. 3) Hasil belajar materi thaharah siswa kelas IV di SD Mathla’ul Khoeriyah setelah upaya yang dilakukan guru PAI dalam peningkatan hasil belajar ketuntasan siswa pada materi thaharah jumlah keseluruhan siswa kelas IV 33 orang lulus standar mutu mata pelajaran PAI dari KKM 80 nilai yang didapatkan berdasarkan tes tulis, tes lisan, dan praktek. Pada saat proses pembelajaran berlangsung siswa aktif, komunikatif, disiplin, dan memperhatikan guru.
Pengelolaan Pembelajaran Metode Qiroati dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an pada Siswa Kelas V di Sekolah Dasar Islam Terpadu Nurul Fikri Karawang Shafiera Oasa Harlia Shalsabila; enoh; mujahid rasyid
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v3i1.5982

Abstract

Abstract. This study aims to determine learning planning, implementation of learning, evaluation and learning outcomes in the learning process using the Qiroati method for fifth grade students at SDIT Nurul Fikri Karawang. The research method used is a qualitative approach with a descriptive method, which is used to describe the learning of the Qiroati method in fifth grade in an appropriate way.a, the technique used is observation, interviews, documentation and tests. Thus the research results that have been obtained are in the form of an overview of PE planning learning carried out at SDIT Nurul Fikri Karawang uses Right, this Qiroati method goes through three stages, the first of which is the teacher makes an annual program, the second makes a semester program and the third a learning design program. After that, at the stage of learning the Qiroat methodi is divided into three processes, namely preliminary activities, the second is the core activity and the third is the closing activity. Next stage evaluation by going through three stages, namely, the first is the daily evaluation, the second is the volume increase evaluation, and three evaluations finished volume. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, evaluasi dan hasil pembelajaran dalam proses pembelajaran dengan menggunakan metode Qiroati pada siswa kelas lima di SDITNurul Fikri Karawang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualiatatif dengan metode deskriptif, yang digunakan untuk menggambarkan pembelajaran metode Qiroati di kelas lima secara apa adanya, teknik yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi serta tes. Dengan demikian hasil penelitian yang telah didapatkan berupa gambaran tentang perencanaan pembelajaran yang dilaksanakan di SDIT Nurul Fikri Karawang menggunakan metode Qiroati ini melalui tiga tahap yang pertama adalah guru membuat program tahunan, yang kedua membuat program semester dan yang ketiga program rancangan pembelajaran. Setelah itu pada tahap langkah-langkah pembelajaran metode Qiroati dibagi menjadi tiga proses yaitu kegiatan pendahuluan, yang kedua kegiatan inti dan yang ketiga kegiatan penutup. Selanjutnya pada tahap evaluasi dengan melalui tiga tahapan yaitu, pertama evaluasi harian, kedua evaluasi kenaikan jilid, dan ketiga evaluasi selesai jilid.
Pengaruh Media Pembelajaran Quiziz terhadap Minat dan Hasil Belajar Siswa Kelas V pada Mata Pelajaran Akidah di SD Mathla’ul Khoeriyah Demmy Arfani Arafah; Asep Dudi Suhardini; Arif Hakim
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v3i1.5995

Abstract

Abstract. The purpose of this study was to determine the effect of quizizz learning media on the interest and learning outcomes of fifth grade students in the Aqidah subject, while the subjects of this study were all fifth grade students which were divided into two classes, namely VA and VB with a total of 50 students. This type of research is a type of quantitative research with quasi-experimental methods. Then for this data collection technique for interest in learning is a questionnaire and for learning outcomes is a test. Data analysis techniques were performed by t test (Independent Sample T-test). The results of this study indicate that quizizz learning media in the learning process of the Aqidah subject has an effect on students' learning interest while for some student learning outcomes it has no effect. The effect on learning interest is shown by the total score of the questionnaire and the average value of students who have obtained higher experimental class compared to the control class then shown a hypothesis test with a value of Sig. (2-tailed) ie 0.00 < 0.05. And for the learning outcomes of 2 out of 3 tested the effect is shown by the hypothesis test with the Sig value. (2-tailed) namely 0.01 and 0.00 < 0.05. Then 1 of the 3 tested had no effect shown by the hypothesis test with a Sig value. (2-tailed) namely 0.226 > 0.05. Abstrak. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran quizizz terhadap minat dan hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran Akidah, adapun yang menjadi subjek dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang terbagi menjadi dua kelas yaitu V A dan V B yang berjumlah 50 orang siswa. Jenis penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen semu. Kemudian untuk teknik pengumpulan data ini untuk minat belajar adalah angket/questioner dan untuk hasil belajar adalah tes. Teknik analisis data dilakukan dengan uji t (Independent Sample T-test). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran quizizz dalam proses pembelajaran mata pelajaran Akidah berpengaruh terhadap minat belajar siswa sedangkan untuk hasil belajar siswa sebagian tidak berpengaruh, Berpengaruh terhadap minat belajar ditunjukan dengan total skor angket dan nilai rata-rata siswa yang telah diperoleh kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol kemudian ditunjukan uji hipotesis dengan nilai Sig. (2-tailed) yaitu 0.00 < 0.05. Dan untuk hasil belajar 2 dari 3 yang diujikan berpengaruh ditunjukan uji hipotesis dengan nilai Sig. (2-tailed) yaitu 0.01 dan 0.00 < 0.05. Kemudian 1 dari 3 yang diujikan tidak berpengaruh ditunjukan uji hipotetsis dengan nilai Sig. (2-tailed) yaitu 0.226 > 0.05
Implementasi Program Kampus Mengajar untuk Meningkatkan Literasi dalam Pembelajaran Sejarah Islam pada Sekolah Dasar Berbasis Pesantren SD IT Al-Maqom Kota Cimahi Annisa Ningtias; Ati Sobarna; Helmi Aziz
Bandung Conference Series: Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Education
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v3i1.6017

Abstract

Abstract. This study aims to determine the implementation of a teaching campus program to increase literacy in learning Islamic history in Islamic boarding school-based elementary schools IT Al – Maqom Cimahi City. According to the Ministry of Communication and Information of the Republic of Indonesia, UNESCO provided data that Indonesia ranks second from bottom regarding literacy skills at the world level, meaning that the interest in reading and writing of the Indonesian people has not dominated compared to their oration abilities. This influence certainly needs to be overcome through the right ways. The method used in this research is using a qualitative approach and using descriptive research methods. The data obtained by the researcher were obtained using any program that would be formulated by students related to design, planning, implementation and evaluation in the process of upgrading the two SD IT Al-Maqom and then carrying out an in-depth study. The data sources obtained were informant data sources as well as secondary data sources, using observation, interview and documentation techniques. The research results obtained in the study, namely the role of students is very important, namely by preparing programs, guiding, and training students in increasing literacy at school and outside of school. From this research it can also be concluded that the program designed by campus students teaching at SD IT Al-Maqom has been running properly. Abstrak. UNESCO memberi data bahwa Indonesia menduduki urutan kedua dari bawah tentang kemampuan literasi pada tingkat dunia, artinya minat baca dan menulis masyarakat Indonesia belum mendominasi dibandingkan dengan kemampuan orasinya. Adapun yang melatarbelakangi penulis untuk membuat skripsi ini adalah karena dari beberapa penelitian mengungkap bahwa budaya literasi bangsa ini masih rendah. Pengaruh tersebut tentu perlu diatasi melalui cara-cara yang tepat. Metode yang digunakan pada penelitian kali ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif serta menggunakan metode penelitian deskriptif. Data yang diperoleh peneliti didapatkan dengan menggunakan program apa saja yang akan dirumuskan oleh mahasiswa yang terkait dengan perancangan, perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi dalam proses peningkatan di SD IT Al-Maqom dan kemudian dilakukan pengkajian secara mendalam. Sumber data yang diperoleh berupa sumber data informan dan juga sumber data sekunder, menggunakan tekhnik observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian yang didapatkan pada penelitian, yaitu peranan mahsiswa sangatlah berperan penting yaitu dengan menyiapkan program, membimbing, serta melatih siswa dalam meningkatkan literasi di sekolah maupun diluar sekolah.. Dari penelitian tersebut juga dapat ditarik kesimpulan bahwa program yang telah dirancang oleh mahasiswa kampus mengajar di SD IT Al-Maqom telah berjalan dengan semestinya sesuai dengan rancanga yang telah dipersiapkan.