cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsies@unisba.ac.id
Phone
+6281214569091
Journal Mail Official
bcsies@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Industrial Engineering Science
ISSN : -     EISSN : 28282132     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsies.v2i2
Bandung Conference Series: Industrial Engineering Science (BCSIES) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Teknik Industri dengan ruang lingkup, NASA-TLX, Alat Kualitas, Analisis SWOT, Analytical Hierarchy Process, Arsitektur Sistem Informasi Layanan Administrasi, Basis Data, Cetak biru Pelayanan, Failure Mode And Effect (FMEA), Fault Tree Analysis (FTA), First Come First Served, Framework for the Application of Systems Thinking (FAST), Hay Method, Human Resource Scorecard, Kuesioner 7 waste, Model tingkat aspirasi Quality Function Deployment (QFD), Model-driven development Six sigma, Multichannel Single Phase, NASA-TLX, Notasi kendall, Pelayanan, Pergudangan, Persediaan Sistem informasi, PIECES, Proses antrian, QFD (Quality Function Deployment) Lean manufacturing, Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM), Root Cause Analysys, Seven Tools, Sistem Antrian, Sistem Informasi, Strategi Pengembangan Model Driven, Stripping Obat Kualitas, Take Home Pay, Traffic Light System, TRIZ Kualitas, Work Sampling. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 260 Documents
Perancangan Sistem Informasi Manajemen Gudang dan Produksi di PT. Duta Ekspor Globalindo Ilham Haruman; Ahmad Arif Nurrahman; Ajrina Febri Suahati
Bandung Conference Series: Industrial Engineering Science 517-526
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsies.v6i2.24402

Abstract

Abstract. PT. Duta Ekspor Globalindo is a company engaged in furniture manufacturing and export. The management of warehouse and production data is not yet fully integrated, causing difficulties in inventory monitoring, delays in information delivery, and data recording errors. This study aims to design and develop a Warehouse and Production Information System that integrates raw material inventory management with production activities. The Prototype method was applied through stages of communication, prototype design, user evaluation, system development, and implementation. A web-based application was developed using the Laravel framework with MySQL as the database management system. The system provides features for inventory monitoring, raw material management, production recording, and material requirement planning. The results show that the proposed system improves data accuracy, accelerates information processing, and enhances coordination between warehouse and production departments, thereby increasing operational effectiveness and efficiency. Abstrak. PT. Duta Ekspor Globalindo merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan ekspor furnitur. Pengelolaan data gudang dan produksi yang belum terintegrasi secara optimal menyebabkan kesulitan dalam pemantauan persediaan bahan baku, keterlambatan penyampaian informasi, serta risiko kesalahan pencatatan data. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem informasi gudang dan produksi yang mampu mengintegrasikan pengelolaan persediaan bahan baku dengan aktivitas produksi. Metode yang digunakan adalah metode prototype yang meliputi tahap komunikasi, perancangan prototipe, evaluasi pengguna, pengembangan sistem, dan implementasi. Sistem dikembangkan berbasis website menggunakan framework Laravel dengan basis data MySQL. Fitur yang tersedia meliputi pengelolaan bahan baku, pemantauan persediaan, perencanaan kebutuhan material, dan pencatatan aktivitas produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan akurasi data, mempercepat proses pengolahan informasi, serta meningkatkan koordinasi antara bagian gudang dan produksi sehingga mendukung efektivitas dan efisiensi operasional perusahaan.
Penerapan Sistem Informasi Customer Relationship Management (CRM) di PT Lucas Djaja Abel Roman Saviola; Otong Rukmana; Ahmad Arif Nurrahman
Bandung Conference Series: Industrial Engineering Science 527-536
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsies.v6i2.24481

Abstract

Abstract. PT Lucas Djaja has experienced a downward trend in sales due to the lack of an integrated digital customer information system, relying instead on conventional transactions and communication methods. This study aims to design an e-commerce-based Customer Relationship Management (CRM) system to automate information acquisition and provide digital communication channels. The system design method began with an analysis of the company's condition using the 7C Framework of Customer Interface, followed by implementation using the PrestaShop e-commerce platform integrated with the Tawk.to live chat module. The results indicate that this CRM system successfully digitalizes and automates marketing, sales, and customer service processes. This integration provides a digital product catalog database, self-service transactions, real-time communication, and automated analytical reports. In conclusion, implementing a CRM system using PrestaShop and Tawk.to offers a strategic solution to overcome operational issues, enhance work efficiency, and strengthen customer loyalty at PT Lucas Djaja. Abstrak. PT Lucas Djaja mengalami tren penurunan penjualan akibat ketiadaan sistem informasi pelanggan berbasis digital yang terintegrasi, di mana transaksi dan komunikasi masih dilakukan secara konvensional. Penelitian ini bertujuan merancang sistem informasi Customer Relationship Management (CRM) berbasis e-commerce guna mengotomatisasi perolehan informasi dan menyediakan saluran komunikasi digital. Metode perancangan diawali dengan analisis kondisi perusahaan menggunakan kerangka kerja 7C Framework of Customer Interface, kemudian diimplementasikan menggunakan platform e-commerce PrestaShop yang diintegrasikan dengan modul live chat Tawk.to. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem CRM ini berhasil mendigitalisasi dan mengotomatisasi proses pemasaran, penjualan, dan layanan pelanggan. Integrasi ini menyediakan pangkalan data katalog digital, transaksi mandiri (self-service), komunikasi real-time, serta laporan analitis otomatis. Kesimpulannya, penerapan CRM berbasis PrestaShop dan Tawk.to menjadi solusi strategis dalam mengatasi permasalahan operasional, meningkatkan efisiensi kerja, serta memperkuat loyalitas pelanggan di PT Lucas Djaja.
Sistem Kinerja Berbasis OKR & Business Intelligence Dashboard Fadli Naufal Machmud; Otong Rukmana; Dewi Shofi Mulyati
Bandung Conference Series: Industrial Engineering Science 537-544
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsies.v6i2.24890

Abstract

Abstract. PT Inovasi Mandiri Pratama is a mapping and geospatial services company facing constraints such as an unstructured performance measurement system, a high absenteeism rate (9.5%), and a competency mismatch of 38%. This study aims to design an employee performance measurement system based on Objectives and Key Results (OKR) integrated with a Business Intelligence (BI) Dashboard. This study used a quantitative descriptive method. Primary data collection was conducted through questionnaires and interviews, while secondary data was obtained from company documentation. The system design was carried out through the identification of Spencer Competencies, the preparation of Key Performance Indicators (KPI), OKR cascading, and dashboard visualization on Looker Studio. The results showed that 16 out of 20 generic Spencer competencies were identified as relevant, with the Concern for Order competency having the highest urgency. Performance measurement resulted in a variation in employee OKR achievement scores in the range of 0.09 to 0.94. The achievement results are visualized through a BI Dashboard to facilitate management in monitoring actual performance. This research provides managerial implications in the form of an integrated framework between competencies, KPIs, and OKRs embodied in a dashboard information system for more objective decision making. Abstrak. PT Inovasi Mandiri Pratama merupakan perusahaan jasa pemetaan dan geospasial yang menghadapi kendala belum terstrukturnya sistem pengukuran kinerja, tingginya tingkat ketidakhadiran (9,5%), dan adanya mismatch kompetensi sebesar 38%. Penelitian ini bertujuan merancang sistem pengukuran kinerja karyawan berbasis Objectives and Key Results (OKR) yang terintegrasi dengan Dashboard Business Intelligence (BI). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data primer dilakukan melalui kuesioner dan wawancara, sedangkan data sekunder dari dokumentasi perusahaan. Perancangan sistem dilakukan melalui identifikasi Kompetensi Spencer, penyusunan Key Performance Indicators (KPI), cascading OKR, dan visualisasi dashboard pada Looker Studio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 16 dari 20 kompetensi generik Spencer teridentifikasi relevan, dengan kompetensi Concern for Order memiliki urgensi tertinggi. Pengukuran kinerja menghasilkan variasi skor capaian OKR karyawan pada rentang 0,09 hingga 0,94. Hasil pencapaian tersebut divisualisasikan melalui Dashboard BI untuk memfasilitasi pihak manajemen dalam memantau kinerja secara aktual. Penelitian ini memberikan implikasi manajerial berupa kerangka terintegrasi antara kompetensi, KPI, dan OKR yang diwujudkan dalam sistem informasi dasbor untuk pengambilan keputusan yang lebih objektif.
Perancangan Fasilitas Kerja pada Stasiun Kerja Pemotongan di CV. Buana Ar-Rahni Rizka Khoerun Nisa; Nur Rahman As’ad; Anis Septiani
Bandung Conference Series: Industrial Engineering Science 545-552
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsies.v6i2.25030

Abstract

Abstract. Musculoskeletal disorders (MSDs) remain a common issue in the garment industry due to non-ergonomic working postures during production activities. One such condition was identified at CV. Buana Ar-Rahni, where fabric cutting is performed on the floor in squatting or kneeling positions with prolonged trunk bending. This working posture increases the risk of musculoskeletal disorders and contributes to the company's inability to consistently achieve its daily cutting target. This study aims to design an ergonomic fabric cutting workstation to reduce ergonomic risks for cutting operators. The research methods included observation, interviews, the Nordic Body Map (NBM) questionnaire, ergonomic risk assessment using the Workplace Ergonomic Risk Assessment (WERA) method, anthropometric measurements of 23 operators, and design simulation using CATIA V5. The initial WERA assessment produced final scores ranging from 37 to 43, indicating a Medium Risk level. Based on these findings, an ergonomic fabric cutting table equipped with telescopic legs, a fabric roll support, a bearing system, and fabric hooks was designed. Simulation results demonstrated improved working posture, with WERA scores decreasing to 22–29, corresponding to a Low Risk level. The proposed workstation is expected to reduce ergonomic risks while improving the efficiency of the fabric cutting process and supporting the achievement of the company's daily production targets Abstrak. Gangguan Musculoskeletal disorders (MSDs) masih menjadi permasalahan yang sering dijumpai pada industri konveksi akibat postur kerja yang tidak ergonomis selama proses produksi. Salah satu kondisi tersebut terjadi di CV. Buana Ar-Rahni, dimana aktivitas pemotongan kain masih dilakukan di lantai dengan posisi jongkok atau berlutut disertai postur membungkuk dalam waktu yang lama, sehingga meningkatkan risiko gangguan muskuloskeletal dan menyebabkan target pemotongan harian sering tidak tercapai. Penelitian ini bertujuan merancang fasilitas kerja ergonomis berupa meja pemotongan kain untuk mengurangi risiko ergonomi pada operator. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, kuesioner Nordic Body Map (NBM), penilaian menggunakan Workplace Ergonomic Risk Assessment (WERA), pengukuran antropometri terhadap 23 operator, serta simulasi perancangan menggunakan CATIA V5. Hasil penelitian menunjukkan skor WERA sebelum perbaikan sebesar 37–43 dengan kategori Medium Risk. Berdasarkan hasil tersebut dirancang meja pemotongan kain yang dilengkapi kaki teleskopik, penyangga roll kain, sistem bearing, dan pengait kain. Hasil simulasi menunjukkan postur kerja operator menjadi lebih ergonomis dengan skor WERA menurun menjadi 22–29 atau kategori Low Risk. Rancangan meja yang diusulkan mampu mengurangi risiko ergonomi serta berpotensi meningkatkan efisiensi proses pemotongan kain dan membantu pencapaian target produksi.
Perancangan Strategi Pemasaran Berbasis Analisis Sentimen Naive Bayes Firman Aji Utama; Ahmad Arif Nurrahman; Dewi Shofi Mulyati; Suliadi
Bandung Conference Series: Industrial Engineering Science 561-568
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsies.v6i2.25756

Abstract

Abstract. Aquila Knives is a micro, small, and medium enterprise (MSME) engaged in the production and sale of kitchen knives, butcher knives, outdoor knives, and traditional Indonesian blades. In recent periods, the company experienced a 37% decline in sales, indicating the need to evaluate its marketing strategy based on customer perceptions. This study aims to analyze customer sentiment and develop a marketing strategy based on the analysis results. The dataset consists of 896 YouTube comments collected through web scraping. The analysis process includes text preprocessing, Term Frequency–Inverse Document Frequency (TF-IDF) weighting, sentiment classification using the Naïve Bayes algorithm, and Rule-Based Aspect Extraction based on Kotler’s product quality dimensions: Price, Feature, Reliability, Durability, Performance, Service, and Aesthetic. The results show that the Naïve Bayes model achieved an accuracy of 71.67%. The Performance aspect received the highest positive sentiment, while the Service aspect was dominated by negative sentiment, making it the highest priority for improvement. Based on these findings, a marketing strategy was developed using the Marketing Mix (4Ps) and translated into the 7 StoryBrand framework to support content marketing. The proposed approach provides a more targeted, customer-oriented marketing strategy with the potential to improve marketing effectiveness and increase Aquila Knives' sales. Abstrak. Aquila Knives merupakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang produksi dan penjualan pisau, seperti pisau dapur, pisau jagal, pisau outdoor, dan senjata tradisional Indonesia. Dalam beberapa periode terakhir, perusahaan mengalami penurunan penjualan sebesar 37%, yang mengindikasikan perlunya evaluasi strategi pemasaran berdasarkan kebutuhan pelanggan. Penelitian ini bertujuan menganalisis sentimen pelanggan serta merancang strategi pemasaran berbasis hasil analisis tersebut. Data penelitian berupa 894 komentar YouTube yang diperoleh melalui web scraping. Tahapan analisis meliputi preprocessing, pembobotan kata menggunakan TF-IDF, klasifikasi sentimen dengan algoritma Naïve Bayes, serta Rule-Based Aspect Extraction berdasarkan aspek kualitas produk Kotler, yaitu Price, Feature, Reliability, Durability, Performance, Service, dan Aesthetic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Naïve Bayes menghasilkan akurasi sebesar 71,67%. Aspek Performance memperoleh sentimen positif tertinggi, sedangkan aspek Service didominasi sentimen negatif sehingga menjadi prioritas perbaikan. Berdasarkan hasil tersebut, disusun strategi pemasaran menggunakan Marketing Mix (4P) yang diterjemahkan ke dalam kerangka 7 Story Brand sebagai dasar content marketing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini menghasilkan strategi pemasaran yang lebih terarah, berbasis kebutuhan pelanggan, dan berpotensi meningkatkan efektivitas pemasaran serta penjualan Aquila Knives.
Usulan Perbaikan Pengendalian Kualitas untuk Mengurangi Cacat Produk di PT. Temaru Engineering Indonesia dengan Metode Six Sigma Fauzan Nugraha Gonzales; M Dzikron; Dewi Shofi Mulyati
Bandung Conference Series: Industrial Engineering Science 569-578
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsies.v6i2.25878

Abstract

Abstract. The manufacturing industry regards production process quality as a critical factor alongside final product quality, as controlling work-in-process allows for the detection and rectification of defects before production is complete. Products failing to meet quality standards result in cost inefficiencies due to rework or scrap, while also negatively impacting the company's image and consumer trust. Driven by rising domestic demand, exports, and investment, the growth of Indonesia's manufacturing sector has heightened expectations for product quality. PT Temaru Engineering Indonesia (PT TEIN), a manufacturer of automotive components such as subscrews and bevel gears, faces challenges in maintaining product quality amidst increasing demand. Despite established quality standards, defects including cracks, holes, and rough surfaces persist, rendering products unfit for use and driving up production costs. This study employs the Six Sigma methodology using the DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, and Control) approach. Six Sigma aims to reduce process variation and product defects through data-driven analysis, while DMAIC is utilized to identify issues, measure process performance, analyze root causes, design improvements, and maintain control over outcomes. The findings indicate that the quality of bevel gears and subscrews requires ongoing control and improvement. An analysis of defect rates using the Defects per Million Opportunities (DPMO) metric identified production processes and human resource factors as the primary sources of defects. Improvement efforts prioritize strengthening production processes and enhancing workforce communication and engagement, with a priority weight of 3.45. The control phase involves implementing consistent procedures to ensure sustained product quality and improve production process effectiveness. Abstrak. Industri manufaktur menempatkan kualitas proses produksi sebagai faktor penting selain kualitas produk akhir, karena pengendalian pada work in process memungkinkan deteksi dan perbaikan cacat sebelum produk selesai diproduksi. Produk yang tidak memenuhi standar kualitas menimbulkan pemborosan biaya akibat rework atau scrap, serta berdampak pada citra perusahaan dan kepercayaan konsumen. Pertumbuhan sektor manufaktur di Indonesia yang didorong oleh peningkatan permintaan domestik, ekspor, dan investasi menjadikan tuntutan terhadap kualitas produk semakin tinggi. PT Temaru Engineering Indonesia (PT TEIN), sebagai perusahaan manufaktur komponen otomotif seperti subscrew dan bevel gear, menghadapi tantangan dalam menjaga kualitas produk seiring meningkatnya permintaan. Meskipun perusahaan telah menetapkan standar kualitas, masih ditemukan kecacatan berupa retakan, lubang, dan permukaan kasar yang menyebabkan produk tidak layak digunakan serta meningkatkan biaya produksi. Penelitian ini menggunakan metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control). Six Sigma bertujuan mengurangi variasi proses dan cacat produk berdasarkan data, sedangkan DMAIC digunakan untuk mengidentifikasi permasalahan, mengukur kinerja proses, menganalisis penyebab utama, merancang perbaikan, dan mengendalikan hasil secara berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk bevel gear dan subscrew masih memerlukan pengendalian serta perbaikan berkelanjutan. Analisis tingkat kecacatan melalui perhitungan Defects per Million Opportunities (DPMO) mengidentifikasi bahwa penyebab utama cacat berasal dari proses produksi dan faktor sumber daya manusia. Prioritas perbaikan difokuskan pada penguatan proses produksi dan peningkatan komunikasi serta keterlibatan tenaga kerja dengan bobot prioritas 3,45. Tahap pengendalian dilakukan melalui penerapan prosedur yang konsisten untuk menjaga kualitas produk secara berkelanjutan dan meningkatkan efektivitas proses produksi.
Penerapan Sistem Enterprise Resource Planning Menggunakan Software Odoo Muhammad Hanif Fadhilah; Reni Amaranti; Ahmad Arif Nurrahman
Bandung Conference Series: Industrial Engineering Science 579-588
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsies.v6i2.26023

Abstract

Abstract. CV. Jafariah faced several business process management challenges, including manual data recording, fragmented inventory management, duplicated activities, and slow information exchange between departments. These issues reduced operational efficiency and hindered effective decision-making. This study aimed to implement an Enterprise Resource Planning (ERP) system using Odoo to integrate business processes, improve data management, and support operational performance. The research adopted a case study approach using the Accelerated SAP (ASAP) methodology, covering the Project Preparation, Business Blueprint, Realization, and Final Preparation phases. The implementation involved Odoo modules, including Website, Sales, Inventory, Purchase, Invoicing, Accounting, Customer Relationship Management (CRM), Sales Report, and Live Chat. The results showed that all implementation scenarios were successfully executed in accordance with the proposed business processes. Fit and Gap analysis confirmed that the implemented modules met the company's core operational requirements, including sales, inventory control, purchasing, financial recording, reporting, customer relationship management, and communication. The ERP implementation also improved data integration, accelerated information flow, minimized reliance on physical documents, and enhanced operational efficiency. Overall, the implementation of Odoo successfully aligned CV. Jafariah's business processes with an integrated information system, enabling more effective operations and supporting faster, more accurate managerial decision-making. Abstrak. CV. Jafariah masih menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan proses bisnis, seperti pencatatan data secara manual, pengelolaan persediaan yang belum terintegrasi, duplikasi pekerjaan, serta lambatnya penyampaian informasi antar divisi. Permasalahan tersebut menyebabkan proses operasional menjadi kurang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan menerapkan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) menggunakan software Odoo untuk menyelaraskan proses bisnis perusahaan, meningkatkan efektivitas pengelolaan data, dan mendukung pengambilan keputusan. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan Accelerated SAP (ASAP) yang meliputi tahapan Project Preparation, Business Blueprint, Realization, dan Final Preparation. Implementasi dilakukan menggunakan modul Website, Sales, Inventory, Purchase, Invoicing, Accounting, Customer Relationship Management (CRM), Sales Report, dan Live Chat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh skenario pengujian berhasil dijalankan sesuai dengan proses bisnis usulan. Analisis Fit and Gap membuktikan bahwa modul yang diterapkan mampu memenuhi kebutuhan utama perusahaan, meliputi proses penjualan, pengelolaan persediaan, pembelian bahan baku, pencatatan pembayaran, pengelolaan hubungan pelanggan, serta pelaporan penjualan dan keuangan. Implementasi ERP juga meningkatkan integrasi data, mempercepat penyampaian informasi, mengurangi penggunaan dokumen fisik, dan meningkatkan efisiensi operasional. Dengan demikian, penerapan ERP menggunakan Odoo berhasil menyelaraskan proses bisnis CV. Jafariah dengan sistem informasi yang terintegrasi, modern, serta mampu mendukung kebutuhan operasional dan pengambilan keputusan secara lebih cepat dan akurat.
Pengaruh Jenis Biomassa dan Waktu Pirolisis terhadap Kualitas Biochar sebagai Bahan Bakar Padat Terbarukan Sulfitri; A. Suryanto; Ruslan Kalla
Bandung Conference Series: Industrial Engineering Science 589-596
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsies.v6i2.26128

Abstract

Abstract. Sigi has an untapped biomass potential, thus encouraging the use of biomass waste as a renewable energy source. This study aims to analyze the effect of biomass type and pyrolysis time on biochar quality and evaluate its suitability as a solid fuel. The study used a quantitative experimental method with biochar objects produced from rice husk biomass and mixed biomass (corn cobs, coffee husks, and cocoa husks) in a ratio of 30%:50%:20%. Pyrolysis was carried out at a temperature of 400°C with time variations of 60, 90, 120, 150, and 180 minutes. Data were analyzed based on parameters such as water content, ash content, volatile matter content, bound carbon, and calorific value, then compared with SNI 1683:2021. The results showed that the mixed biomass produced better quality biochar, characterized by a calorific value of 5,410 cal/g, bound carbon of 73,27%, and ash content of 2,06%. The best results were mixed biomass for 150 minutes with a moisture content of 3.95%, ash content of 2,90%, volatile matter content of 35.76%, bound carbon content of 74,85%, and a calorific value of 5,606 cal/g. Increasing pyrolysis time improved the carbonization quality. All samples met the moisture content requirements, but did not meet all the quality parameters of wood charcoal. Optimization of the carbonization process is needed to improve the quality of biochar so that it is suitable for development as a renewable solid fuel. Abstrak. Kabupaten Sigi memiliki potensi biomassa yang belum dimanfaatkan secara optimal, sehingga mendorong pemanfaatan limbah biomassa sebagai sumber energi terbarukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh jenis biomassa dan waktu pirolisis terhadap kualitas biochar serta mengevaluasi kesesuaiannya sebagai bahan bakar padat. Penelitian menggunakan metode kuantitatif eksperimental dengan objek biochar yang dihasilkan dari biomassa sekam padi dan biomassa campuran (tongkol jagung, kulit kopi, dan kulit kakao) rasio 30%:50%:20%. Pirolisis dilakukan pada suhu 400°C dengan variasi waktu 60, 90, 120, 150, dan 180 menit. Data dianalisis berdasarkan parameter kadar air, kadar abu, kadar zat terbang, karbon terikat, dan nilai kalor, kemudian dibandingkan dengan SNI 1683:2021. Hasil menunjukkan biomassa campuran menghasilkan biochar dengan kualitas lebih baik, ditandai nilai kalor 5.410 kal/g, karbon terikat 73,27%, dan kadar abu 2,06%. Hasil terbaik yaitu biomassa campuran selama 150 menit memiliki kadar air 3,95%, kadar abu 2,90%, kadar zat terbang 35,76%, karbon terikat 74,85%, dan nilai kalor 5.606 kal/g. Peningkatan waktu pirolisis meningkatkan kualitas karbonisasi. Seluruh sampel memenuhi persyaratan kadar air, namun belum memenuhi seluruh parameter mutu arang kayu. Optimasi proses karbonisasi diperlukan untuk meningkatkan kualitas biochar sehingga layak dikembangkan sebagai bahan bakar padat terbarukan.
Peningkatan Automatic Speech Recognition Dialek Bugis-Makassar Menggunakan Data Ucapan Sintetis Muh Fatwah Fajriansyah Marlang; Herdianti Darwis; Huzain Azis; Abdul Rachman Manga
Bandung Conference Series: Industrial Engineering Science 597-604
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsies.v6i2.26221

Abstract

Abstract. Speech in the Bugis-Makassar dialect poses a major challenge for Automatic Speech Recognition (ASR) systems, particularly in detecting clitic particles that are essential to utterance meaning but do not exist in standard Indonesian. This study investigates the effect of synthetic speech data augmentation using OpenAI's gpt-4o-mini-tts on ASR performance for this dialect, testing four ratios of synthetic-to-real data (0%, 50%, 100%, and 150%) through fine-tuning of the wav2vec2-large-xlsr-indonesian model. Evaluation was conducted using Word Error Rate (WER), Character Error Rate (CER), and Particle Detection Rate (PDR) as a dedicated metric for clitic particle detection. Results show that augmentation at a 50% ratio produced consistent improvements across all metrics compared to baseline, with WER decreasing by 3.47 percentage points and PDR increasing by 3.62 percentage points. Further increases in ratio progressively reduced these gains, forming an inverted-U pattern, with performance at a 150% ratio returning to near-baseline levels. Acoustic analysis identified a significant pitch distribution gap between synthetic and real speech (a difference of 58.09 Hz, or 24.8%) as a contributing factor to performance degradation at higher ratios. These findings indicate that TTS-based synthetic data augmentation effectively supports low-resource dialectal ASR, but only when applied at a controlled, moderate ratio. Abstrak. Tuturan dialek Bugis-Makassar merupakan tantangan besar bagi sistem Automatic Speech Recognition (ASR), khususnya dalam mendeteksi partikel klitik yang penting bagi makna ujaran namun tidak terdapat dalam Bahasa Indonesia standar. Penelitian ini menginvestigasi pengaruh augmentasi data sintetis menggunakan OpenAI gpt-4o-mini-tts terhadap performa ASR dialek tersebut, dengan menguji empat rasio data sintetis terhadap data asli (0%, 50%, 100%, dan 150%) melalui fine-tuning model wav2vec2-large-xlsr-indonesian. Evaluasi dilakukan menggunakan Word Error Rate (WER), Character Error Rate (CER), dan Particle Detection Rate (PDR) sebagai metrik khusus deteksi partikel klitik. Hasil menunjukkan bahwa augmentasi pada rasio 50% menghasilkan peningkatan konsisten pada seluruh metrik dibandingkan baseline, dengan WER turun 3,47 poin persentase dan PDR naik 3,62 poin persentase. Penambahan rasio secara bertahap mengurangi manfaat tersebut dan membentuk pola kurva inverted-U, di mana performa pada rasio 150% kembali mendekati baseline. Analisis akustik mengidentifikasi perbedaan distribusi pitch yang signifikan antara data sintetis dan asli (selisih 58,09 Hz atau 24,8%) sebagai faktor yang berkontribusi terhadap degradasi performa pada rasio tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa augmentasi data sintetis berbasis TTS efektif mendukung ASR dialek low-resource, namun hanya jika diterapkan pada rasio yang terkontrol dan moderat.
Usulan Perbaikan Fasilitas Kerja pada Stasiun Kerja Penjahitan di Konveksi Aqila Berkah Jaya Salsabila Mukharomah; Nur Rahman As'ad; Anis Septiani
Bandung Conference Series: Industrial Engineering Science 553-560
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsies.v6i2.25022

Abstract

Abstract. The garment industry involves repetitive work activities and long working hours that increase the risk of Musculoskeletal Disorders (MSDs) when workstations are not ergonomically designed. At the sewing workstation of PT Aqila Berkah Jaya, the production target of 150 pieces/day has not been achieved, with actual output averaging only 120 pieces/day. This condition is associated with musculoskeletal complaints that force operators to take frequent rest breaks, highlighting the need for ergonomic workstation improvements to enhance occupational safety and productivity. This study aimed to identify musculoskeletal complaints, evaluate working posture risks, and design an ergonomic workstation. Musculoskeletal complaints were assessed using the Nordic Body Map (NBM) questionnaire, while working posture risks were evaluated using the Loading on the Upper Body Assessment (LUBA) method involving six sewing operators. Anthropometric data from 31 operators were used to develop the workstation design, which was validated through CATIA simulation. The results showed that the most frequent complaints occurred in the neck, shoulders, upper back, and lower back. LUBA assessment indicated that material retrieval, sewing, and finished-product storage tasks were classified as moderate to high risk. The proposed ergonomic workstation reduced all task risk levels to Category II, demonstrating its potential to minimize MSD risks, improve operator comfort, and enhance productivity. Abstrak. Industri garmen memiliki aktivitas kerja berulang dengan durasi kerja yang panjang sehingga berisiko menimbulkan Musculoskeletal Disorders (MSDs) apabila fasilitas kerja tidak dirancang secara ergonomis. Pada stasiun kerja penjahitan PT Aqila Berkah Jaya, target produksi sebesar 150 pcs/hari belum tercapai karena realisasi produksi hanya mencapai rata-rata 120 pcs/hari. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh keluhan muskuloskeletal yang menyebabkan operator sering beristirahat, sehingga diperlukan perbaikan fasilitas kerja untuk meningkatkan keselamatan dan produktivitas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keluhan muskuloskeletal, mengevaluasi risiko postur kerja, serta merancang fasilitas kerja ergonomis. Keluhan diidentifikasi menggunakan Nordic Body Map (NBM), risiko postur dinilai dengan Loading on the Upper Body Assessment (LUBA) pada enam operator, sedangkan rancangan fasilitas disusun berdasarkan data antropometri 31 operator dan dievaluasi melalui simulasi CATIA. Hasil penelitian menunjukkan keluhan dominan terjadi pada leher, bahu, punggung atas, dan punggung bawah. Penilaian LUBA menunjukkan aktivitas pengambilan bahan, penjahitan, dan penyimpanan hasil jahitan berada pada kategori risiko sedang hingga tinggi. Rancangan fasilitas kerja mampu menurunkan tingkat risiko seluruh elemen kerja menjadi kategori II, sehingga berpotensi mengurangi risiko MSDs, meningkatkan kenyamanan, dan mendukung peningkatan produktivitas.