cover
Contact Name
Hasni Syahida
Contact Email
hsyahida@ulm.ac.id
Phone
+6287815460096
Journal Mail Official
homeostasis@ulm.ac.id
Editorial Address
Jalan Veteran No.128 Banjarmasin
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Homeostasis: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Dokter
ISSN : -     EISSN : 27224333     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Homeostasis adalah jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian yang memiliki fokus dan ruang lingkup di bidang kedokteran dan kesehatan. Tulisan-tulisan yang dimuat bisa dalam bentuk Original Research, Literature Review, ataupun Laporan Kasus. Homeostasis terbit tiga kali setahun pada bulan April, Agustus, dan Desember di setiap tahunnya.
Articles 32 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2023)" : 32 Documents clear
PROFIL PASIEN PIODERMA PRIMER DI POLIKLINIK KULIT DAN KELAMIN RSUD ULIN BANJARMASIN TAHUN 2019-2021 Ananda Dwi Latifah; Sukses Hadi; Didik Dwi Sanyoto; Dwiana Savitri Rahmiati
Homeostasis Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i2.9975

Abstract

Pioderma merupakan radang kulit dan jaringan lunak yang diakibatkan oleh bakteri piogenik, yaitu Staphylococcus Aureus dan Streptococcus grup A. Pioderma dibedakan menjadi pioderma primer dan sekunder. Pioderma primer merupakan infeksi pada kulit normal yang disebabkan oleh salah satu jenis mikroorganisme diatas dengan gejala dan tanda yang jelas. Hingga saat ini belum ada studi epidemiologi dan prevalensi pioderma dalam skala besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pasien pioderma primer di Poliklinik Kulit dan Kelamin di RSUD Ulin Banjarmasin tahun 2019-2021. Penelitian ini bersifat observasional deskriptif dengan menggunakan rekam medis dan data elektronik. Hasil penelitian ini menunjukkan total keseluruhan kasus adalah 75 kasus, dengan kasus terbanyak terjadi pada tahun 2019 (68%). Kelompok usia terbanyak adalah 0-5 tahun (24%) dengan jenis kelamin laki-laki (53,3%). Sebagian besar berasal dari Banjarmasin (62,7%). Pekerjaan terbanyak yaitu sedang menempuh pendidikan sekolah (30,7%). Manifestasi klinis terbanyak berupa ektima (25,3%) dan mendapatkan terapi berupa antibiotik topikal (37.6%). Mayoritas pasien tidak memiliki riwayat komorbid (89.3%). Kesimpulan penelitian ini adalah pioderma primer sering terjadi pada rentang usia 0-5 tahun dan jenis kelamin laki-laki. Sebagian besar pasien berasal dari Banjarmasin dan sedang menempuh pendidikan sekolah. Penelitian ini menunjukkan manifestasi klinis terbanyak merupakan ektima dan diterapi menggunakan antibiotik topikal.
KADAR HAMBAT MINIMAL DAN KADAR BUNUH MINIMAL EKSTRAK KULIT BATANG Xylocarpus granatum TERHADAP Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli Shahiba Inayati Maghfira; Agung Biworo; Lia Yulia Budiarti; Erida Wydiamala; Joharman Joharman
Homeostasis Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i2.10006

Abstract

Tanaman Xylocarpus granatum (X. granatum) memiliki potensi sebagai antimikroba.  Bagian kulit batangnya dilaporkan banyak mengandung senyawa antibakteri dan aktivitasnya dipengaruhi asal habitatnya. Penelitian ini menginformasikan daya antibakteri X. granatum asal Hutan Mangrove Pulau Burung, Kalimantan Selatan. Penelitian eksperimental secara in vitro ini menggunakan metode dilusi, mengujikan ekstrak etanol kulit batang X. granatum (EKBXG) 3,125%, 6,25%, 12,5%, 25%, 50%, dan 100% terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923 (S. aureus) dan Escherichia coli ATCC 25922 (E. coli). Parameter penelitian diamati secara visual dan kultur hasil perlakuan EKBXG pada kedua bakteri uji adalah kadar hambat minimum (KHM) dan kadar bunuh minimum (KBM. Perlakuan dan pengamatan dilakukan pada 3 kali ulangan. Hasilnya didapatkan nilai KHM dari EKBXG terhadap S. aureus adalah 6,25% dan KBM 12,5% nilai KHM dari EKBXG terhadap E. coli adalah 12,5% dan KBM 25%. Simpulan, berdasarkan nilai KHM dan KBM, daya antibakteri ekstrak kulit batang Xylocarpus granatum terhadap Staphylococcus aureus adalah 6,25% dan 12,5% serta terhadap Escherichia coli adalah 12,5% dan 25%.
PERBANDINGAN DAYA ANTIBAKTERI KOMBINASI EKSTRAK Eichhornia crassipes DAN Pistia stratiotes TERHADAP Salmonella typhi DAN Pseudomonas aeruginosa Nazla Puteri Azhari; Lia Yulia Budiarti; Siti Kaidah
Homeostasis Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i2.9997

Abstract

E.crassipes dan P.stratiotes mengandung senyawa antibakteri sehingga dapat dikembangkan sebagai disinfektan alternatif untuk pencegahan S.typhi dan P.aeruginosa melalui lingkungan dan peralatan yang kurang hygienis. Penelitian ini bertujuan membandingkan nilai koefisien fenol dan jumlah koloni S.typhi dan P.aeruginosa pada perlakuan kombinasi ekstrak E.crassipes dan P.stratiotes. (Ec+Ps), diperoleh nilai KF ekstrak Ec+Ps pada S.typhi=1,0333 dan pada P.aeruginosa=1,0333, nilai KF klorin 0,0002% pada S.typhi=1,0667 dan pada P.aeruginosa=1,2758. Kombinasi ekstrak Ec+Ps 25%,50%,75%,100% (ratio 1:1) memperlihatkan efek berbeda bermakna terhadap jumlah koloni bakteri uji. Kombinasi ekstrak Ec100%+Ps100% menghasilkan efek paling baik (p<0.05) terhadap jumlah koloni P.aeruginosa 21 CFU/ml daripada jumlah S.typhi 35 CFU/ml. Simpulannya, kombinasi ekstrak Ec+Ps memiliki daya antibakteri yang berbeda terhadap P.aeruginosa dibandingkan terhadap S.typhi. 
HUBUNGAN JENIS KELAMIN DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA MAHASISWA PSKPS FK ULM TINGKAT AKHIR DALAM PENGERJAAN TUGAS AKHIR Firdha Assyifa; Syaiful Fadilah; Siti Wasilah; Yanti Fitria; Noor Muthmainah
Homeostasis Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i2.9980

Abstract

Kecemasan ialah kondisi yang dialami seseorang jika merasakan ada ancaman. Kecemasan dapat berkembang seiring berjalannya waktu dan bisa berakhir pada kecemasan tingkat tinggi. Salah satu faktor yang mempengaruhi kecemasan ialah jenis kelamin. Kadar hormon esterogen pada wanita lebih banyak dibandingkan laki-laki. Hormon esterogen diketahui meningkatkan 5-HT yang terlibat dalam gangguan mood dan menghambat reseptor GABA yang merupakan sistem inhibisi utama di otak untuk menekan stimulus aversif. Tujuan riset ini untuk mengetahui hubungan jenis kelamin dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa PSKPS FK ULM tingkat akhir dalam pengerjaan tugas akhir. Desain riset yang digunakan yaitu cross sectional dengan jumlah populasi 153 orang, sampel yang diambil 62 responden yang diperoleh dengan teknik pengambilan sampel menggunakan quota sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner SAS. Hasil analisa data menunjukkan bahwa tingkat kecemasan laki laki 96,77 % cemas ringan dan 3,23 % cemas sedang, pada wanita tingkat kecemasan menunjukkan cemas ringan 93,55 % dan cemas sedang 6,45 % . Hasil uji statistik menggunakan Fisher Test dengan α= 0,05 didapatkan nilai p value= 1,000 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang antara jenis kelamin dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa PSKPS FK ULM tingkat akhir dalam pengerjaan tugas akhir
KARAKTERISTIK PASIEN HEMOROID DI RUANG RAWAT INAP RSUD ULIN BANJARMASIN TAHUN 2019-2021 Widya Shoffa Rosyida; Ika Kustiyah Oktaviyanti; Lena Rosida; Agung Ary Wibowo; Ida Yuliana
Homeostasis Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i2.10020

Abstract

Hemoroid terdiri dari hemoroid eksterna dan interna yang diklasifikasikan derajat I-IV, dengan gejala perdarahan, prolaps dan nyeri yang sering disebabkan trombosis. Jenis operasi dibagi menjadi stapled hemorrhoidopexy dan hemoroidektomi konvensional yang mempengaruhi lama perawatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui karakteristik pasien hemoroid di Ruang Rawat Inap RSUD Ulin Banjarmasin tahun 2019-2021 ditinjau derajat hemoroid interna, gejala klinis, gambaran histopatologi trombosis, jenis operasi, dan lama perawatan. Metode penelitian adalah deskriptif observasional melalui data rekam medis dan preparat histopatologi di Laboratorium Patologi Anatomi dengan 46 sampel. Hasil menunjukkan 95% hemoroid interna dengan derajat II (25%), derajat III (47,5%), derajat IV (27,5%). Adapun gejala perdarahan (72%), prolaps (59%), dan nyeri (33%). Gambaran trombosis ditemukan pada 57% preparat. Operasi stapled hemorroidopexy (58,3%) dan hemoroidektomi konvensional (41,67%). Sebanyak 52% menerima perawatan ≤ 3 hari. Karakteristik terbanyak adalah hemoroid derajat III, dengan perdarahan, gambaran trombosis, dan diterapi stapled hemorrhoidopexy selama ≤ 3 hari.
HUBUNGAN PERILAKU IBU DAN POLA MAKAN BALITA DENGAN KEJADIAN DIARE DI BANTARAN SUNGAI WILAYAH PUSKESMAS KELAYAN TIMUR Nuruzzahra Ghozali; Farida Heriyani; Nelly Al Audhah
Homeostasis Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i2.10002

Abstract

Diare didefinisikan sebagai buang air besar dengan konsistensi cair sebanyak ≥ 3 kali sehari. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara perilaku ibu dan pola makan balita dengan kejadian diare di bantaran sungai wilayah Puskesmas Kelayan Timur. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan metode kasus kontrol dengan teknik simple random sampling. Populasi pada penelitian ini adalah ibu balita yang berkunjung ke Puskesmas Kelayan Timur dengan total sampel 60 orang (30 kasus dan 30 kontrol). Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Hasil penelitian didapatkan perilaku ibu kurang baik pada kelompok balita diare 60% dengan hasil p-value = 0,038 dan pola makan balita tidak tepat pada kelompok balita diare 83,33% dengan hasil p-value = 0,049. Kesimpulan penelitian terdapat hubungan perilaku ibu dan pola makan balita dengan kejadian diare di bantaran sungai wilayah Puskesmas Kelayan Timur. 
PROFIL SEDIMEN URIN PADA INFEKSI SALURAN KEMIH KASUS OBSTETRI Muhammad Wijdaan Nabil; Ihya Ridlo Nizomy; Azma Rosida; Ferry Armanza; Franciscus Xaverius Hendriyono
Homeostasis Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i2.9991

Abstract

Bakteriuria asimptomatik merupakan ISK yang umum terjadi pada wanita hamil. Apabila tidak diobati, 20%-30% akan berkembang menjadi pielonefritis. Penapisan dan pengobatan ISK yang tepat pada populasi ini dapat mencegah pielonefritis dan masalah perinatal yang merugikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi dan profil ISK kasus obstetri berdasarkan usia, pekerjaan, alamat, paritas, usia kehamilan dan hasil sedimentasi urin di bagian OBSGIN RSUD Ulin Banjarmasin Periode Juni 2021-Mei 2022. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pengambilan data melalui rekam medik pasien. Jumlah subjek penelitian ini berjumlah 264 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan prevalensi ISK kasus obstetri Periode Juni 2021-Mei 2022 sebanyak 270 orang (34,8%). Berdasarkan usia paling banyak terjadi rentang usia 20-35 tahun sebanyak 191 orang (72,3%) dengan pekerjaan tidak bekerja sebanyak 186 orang (70,5%), dan alamat di Banjarmasin sebanyak 150 orang (56,8%). Berdasarkan paritas pasien ISK kasus obstetri paling banyak pada multipara sebanyak 94 orang (35,6%) dan usia kehamilan pada trimester III sebanyak 221 orang (83,7%). Berdasarkan hasil sedimentasi urin paling banyak didapatkan jumlah leukosit ≤ 3 LPB sebanyak 54,2%, jumlah eritrosit > 2 LPB sebanyak 80,3%, sel epitel negatif sebanyak 82,2% dan silinder negatif sebanyak 97,7%.
PERBEDAAN KARAKTERISTIK PASIEN EMERGENSI BEDAH TRAUMA SEBELUM DAN SELAMA PANDEMI COVID-19 DI RSUD ULIN BANJARMASIN Andro Refans Kaharap Marianes Rasad; Agung Ary Wibowo; Meitria Syahadatina Noor; Ardik Lahdimawan; Nika Sterina Skripsiana
Homeostasis Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i2.9976

Abstract

Trauma adalah kerusakan jaringan hidup akibat benturan fisik pada anggota badan. Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) mempengaruhi sistem pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan karakteristik pasien emergensi bedah trauma sebelum dan selama pandemi COVID-19 di RSUD Ulin Banjarmasin berdasarkan usia, lama datang, penyebab, dan waktu penanganan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain studi cohort retrospektif. Subjek penelitian ini adalah pasien emergensi bedah trauma di RSUD Ulin Banjarmasin bulan September 2018 – Agustus 2021 sesuai kriteria inklusi. Metode pengambilan sampel adalah simple random sampling. Hasil menunjukan rerata usia pada pasien emergensi bedah trauma sebelum dan selama pandemi COVID-19 adalah 32,25±14,27 dan 32,9±19,06 (p=0,918), rerata lama datang 12,88±21,74 dan 26,25±60,61 (p=0,250), rerata waktu penanganan 1,59±0,88 dan 1,38±0,73 (p=0,236), dan uji Chi-Square pada variabel penyebab didapatkan p=0,513. Disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan usia, lama datang, penyebab, dan waktu penanganan pasien emergensi bedah trauma sebelum dan selama pandemi COVID-19 di RSUD Ulin Banjarmasin.
TINGKAT PEMAHAMAN MALPRAKTIK PADA MAHASISWA FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT Vinni Fioleta Angi; Nila Nirmalasari; Ahmad Husairi; Iwan Aflanie; Roselina Panghiyangani
Homeostasis Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i2.10012

Abstract

Kasus malpraktik kini sudah menjadi salah satu masalah paling utama yang berkaitan dengan hukum kesehatan dan pelayanan kesehatan. Meskipun saat ini undang-undang kesehatan dan praktik kedokteran sudah memperkuat status hukum bagi pasien dan menyetarakan hubungan hukum antara pasien dan dokter namun peningkatan kasus-kasus malpraktik tidak dapat dihindari. Pada tahun 2006 hingga 2012 sudah ada tercatat 183 kasus malpraktik medik yang di lakukan oleh dokter maupun perawat. Saat ini masyarakat sudah semakin sadar bahwa dokter dapat dituntut bila dicurigai melakukan tindakan yang melanggar etika atau hukum yang mana jika tuntutan yang berlebihan dan tidak diiringi dengan pemahaman yang cukup tentang sistem dan kondisi  dari pelayanan kesehatan maka akan terus terjadi ketidakpuasan akan pelayanan kesehatan dan mudah memberikan tuduhan malpraktik medik.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional, yaitu dengan mengambil data pada mahasiswa fakultas hukum menggunakan kuisioner untuk mendeskripsikan tingkat pemahaman mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat mengenai malpraktik medik dan untuk mengetahui tingkat pemahaman malpraktik medik pada mahasiswa Fakultas Hukum. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman malpraktik medik mahasiswa fakultas hukum Universitas Lambung Mangkurat sebanyak 4 orang (5,5) tinggi, sebanyak 84 orang (92%) sedang dan sebanyak 3 orang(3,3%)rendah. 
EFEKTIVITAS PEMBERIAN INFRARED DAN WFE TERHADAP FUNGSI KONTROL POSTUR PASIEN LBP MEKANIK Noradzkia Humairah; Azka Hayati; Asnawati Asnawati; Zairin Noor; Fakhrurrazy Fakhrurrazy
Homeostasis Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v6i2.9998

Abstract

LBP mekanik mengacu pada nyeri punggung yang timbul secara intrinsik dari tulang belakang, diskus intervertebralis, atau jaringan lunak di sekitarnya. Keterbatasan aktivitas dan kemampuan kerja menjadi menurun disebabkan oleh penurunan fungsi fisiologis, neurologis, dan kemampuan fisik. Oleh karena itu dilakukan pemeriksaan uji fungsi kontrol postur untuk menilai keseimbangan atau fungsi kontrol terhadap posisi tubuh pada dengan gangguan fungsi keseimbangan dengan menilai performa dalam menjalankan tugas fungsional BBS. Selain terapi farmakologis, penatalaksanaan LBP didukung juga dengan pemberian terapi fisik baik terapi modalitas maupun terapi latihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian IR dan terapi latihan WFE terhadap fungsi kontrol postur pada pasien LBP mekanik yang di lakukan pada pasien rawat jalan RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan rancangan observasional analitik dalam satu kelompok (one group pre test-post test design) dengan pendekatan cross-sectional. Pada subjek penelitian dilakukan pengamatan kontrol postur sebelum dan sesudah terapi dengan menggunakan BBS. Rerata±SD nilai BBS sebelum diberikan intervensi sebesar 49.5±2.34521 dan setelah diberikan intervensi selama 1 bulan menjadi 52.3±1.86190. Analisis data menggunakan uji T berpasangan mendapatkan nilai p=0,02. Disimpulkan bahwa terdapat efektivitas pemberian terapi modalitas dan terapi latihan pada fungsi kontrol postur pasien LBP rawat jalan di RSUD Ulin Banjarmasin.

Page 3 of 4 | Total Record : 32