cover
Contact Name
Mariaty Podungge
Contact Email
mariatypodungge@gmail.com
Phone
+6285240574043
Journal Mail Official
mariatypodungge@gmail.com
Editorial Address
Kampus II Jln. Sultan Amai Kelurahan Pone, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
PEKERTI Journal Pendidikan Agama Islam & Budi Pekerti
ISSN : -     EISSN : 29633389     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
PEKERTI: Journal Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti publishes articles on the realm of Islamic education, covering both literary and fieldwork studies. The journal highlights aspects related to Islamic education studies, with special reference to character education, Islamic education policy, philosophy of Islamic education, Islamic education management, Islamic education curriculum, innovations in Islamic education, Islamic education leadership, multicultural Islamic education, Islamic education for social transformation, madrasa education, pesantren education, and other relevant topics. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines. This journal was published by Prodi Pendidikan Agama Islam, FITK IAIN Sultan Amai Gorontalo. PEKERTI: Journal Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti is published two times a year (February and August).
Articles 120 Documents
Dimensi New Sufism dalam Pendidikan Ruhani Santri Pesantren Darussalam Sengon Jombang Umirul Musyarofah; Salwa Hajar; Iksan Kamil Sahri
Pekerti: Journal Pendidikan Islam dan Budi Pekerti Vol. 8 No. 1 (2026): FEBRUARY
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58194/pekerti.v8i1.6969

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan praktik zikir Walyatalattaf di Pondok Pesantren Darussalam Sengon, menganalisis mekanisme pendidikan ruhani yang berlangsung, serta menilai relevansinya terhadap pendidikan Islam kontemporer berbasis spiritualitas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dzikir Walyatalattaf berfungsi tidak hanya sebagai ritual spiritual, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter santri melalui proses instruksi, pembiasaan, bimbingan langsung, dan internalisasi budaya pesantren. Praktik ini mencerminkan model spiritual pedagogy yang mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik dalam pembelajaran. Secara konseptual, zikir Walyatalattaf sejalan dengan paradigma neo-sufisme yang menekankan pembinaan spiritual yang kontekstual dan adaptif terhadap perkembangan zaman, sehingga berpotensi menjadi inspirasi bagi pengembangan pendidikan Islam yang humanis, reflektif, dan berbasis spiritualitas.
Integrasi Pesantren dan Pendidikan Berbasis Masyarakat untuk Penguatan Literasi dan Kapabilitas Religius Akhmad Alfin Nur Ilham; Ahmad Zubaidi
Pekerti: Journal Pendidikan Islam dan Budi Pekerti Vol. 8 No. 1 (2026): FEBRUARY
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58194/pekerti.v8i1.6973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pesantren dalam meningkatkan literasi dan kapabilitas religius masyarakat melalui program berbasis masyarakat yang melibatkan santri-mahasiswa secara terstruktur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi aktivitas yang dikelola oleh Bidang Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (BPPM) Pondok Pesantren Nurul Jadid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga program utama—Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), pengiriman guru tugas atau dai ke masyarakat, serta Forum Komunikasi Santri (FKS)—memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi keagamaan, memperkuat pemahaman keislaman yang moderat, dan mendorong praktik keagamaan yang lebih partisipatif dan kontekstual. Program-program ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran praksis bagi santri-mahasiswa, tetapi juga instrumen strategis pesantren dalam memberdayakan religiusitas masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa pesantren berperan sebagai agen transformasi sosial-keagamaan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.
Optimalisasi Kemampuan Berfikir Kritis Santri Dalam Memahami Ilmu Fikih Di Ponpes Nurul Huda Banat; Pendekatan Problem Based Learning M. Dzikrullah Faza; Aghus Jamaludin Kharis
Pekerti: Journal Pendidikan Islam dan Budi Pekerti Vol. 8 No. 1 (2026): FEBRUARY
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58194/pekerti.v8i1.7026

Abstract

Pembelajaran fikih di pesantren masih cenderung menggunakan metode tradisional yang menempatkan ustadz sebagai pusat pembelajaran dan menekankan aspek kognitif, sehingga pengembangan kemampuan berpikir kritis santri belum optimal. Padahal, kajian fikih menuntut kecakapan menalar hukum Islam secara kontekstual, bukan sekadar menghafal teks. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas penerapan Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar santri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen murni melalui rancangan pretest–posttest control group design. Subjek penelitian terdiri atas kelas eksperimen yang menerapkan PBL dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran klasikal pesantren. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir kritis dan angket motivasi belajar, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, paired sample t-test, dan independent sample t-test. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p < 0,05), dengan rata-rata skor post-test kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Temuan ini menegaskan bahwa PBL efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar santri dalam memahami persoalan fikih secara kontekstual. Sehingga pembelajaran fikih tidak lagi terbatas pada penguasaan teks, melainkan mengarah pada penguatan penalaran hukum Islam.
Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Trasformasi Dakwah Islam Pada Siswa SMA di Era Digital Muhammad Iqbal Alfarizi; Nurjanah
Pekerti: Journal Pendidikan Islam dan Budi Pekerti Vol. 8 No. 1 (2026): FEBRUARY
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58194/pekerti.v8i1.7222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam transformasi dakwah Islam pada siswa SMA di era digital dengan memfokuskan pada persepsi siswa dan guru Pendidikan Agama Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara mendalam dengan dua siswa dan seorang guru PAI di SMA Negeri 74 Jakarta. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola pemanfaatan AI, persepsi pengguna, serta implikasinya terhadap praktik dakwah digital di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa melihat AI sebagai alat yang efektif untuk mempercepat proses pembuatan konten dakwah, meningkatkan kreativitas, dan menghadirkan format dakwah yang lebih menarik bagi generasi muda. Namun, mereka tetap menyadari kebutuhan akan verifikasi sumber keagamaan. Sebaliknya, guru PAI menunjukkan sikap lebih hati-hati, menekankan pentingnya otoritas keagamaan, validitas kitab klasik, dan peran embodied practice dalam pembelajaran agama. AI dianggap bermanfaat sebagai pelengkap pedagogis, bukan pengganti otoritas keilmuan guru. Studi ini menegaskan perlunya integrasi AI yang terarah, etis, dan terverifikasi untuk menjaga kualitas dakwah digital sekaligus menjawab kebutuhan generasi digital.
ANALISIS TRANSFORMASI KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM DI MADRASAH DAN PESANTREN PADA ERA DIGITAL Tubagus Aria; Anang Rohwiyono
Pekerti: Journal Pendidikan Islam dan Budi Pekerti Vol. 8 No. 1 (2026): FEBRUARY
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58194/pekerti.v8i1.7300

Abstract

Lembaga pendidikan Islam saat ini menghadapi ketegangan kritis antara mempertahankan nilai tradisional "kitab kuning" dengan tekanan disrupsi digital yang tidak terelakkan. Penelitian ini menganalisis transformasi kurikulum di madrasah dan pesantren, dengan menyoroti hambatan ideologis dan teknis yang muncul dalam masa transisi. Menggunakan pendekatan studi pustaka yang reflektif, temuan menunjukkan bahwa meskipun integrasi digital sangat mendesak bagi daya saing lulusan, banyak lembaga mengalami "kegagapan" institusional dan rendahnya literasi digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa jika pendidikan Islam tidak segera beralih dari metode konvensional yang statis menuju strategi adaptif-inklusif, terdapat risiko besar lembaga ini akan tergilas oleh sistem pendidikan sekuler yang lebih melek teknologi.
Analisis Efektifitas Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Wordwall dan Dampaknya terhadap Minat Serta Hasil Belajar Siswa PAI Alya Ghina Wijayanti Jahyo
Pekerti: Journal Pendidikan Islam dan Budi Pekerti Vol. 8 No. 1 (2026): FEBRUARY
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58194/pekerti.v8i1.7449

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi penggunaan media pembelajaran interaktif Wordwall sebagai upaya meningkatkan minat serta pencapaian hasil belajar siswa dalam mata pelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif terhadap 28 artikel jurnal yang dipublikasikan pada rentang tahun 2020–2025. Analisis literatur dilakukan melalui tahapan reduksi data, pengelompokan tema, dan sintesis temuan. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa berdasarkan penelitian terdahulu penggunaan Wordwall mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, interaktif, dan menyenangkan melalui aktivitas berbasis game edukatif. Media ini berkontribusi dalam meningkatkan minat belajar, motivasi, partisipasi siswa, serta berdampak positif terhadap pemahaman konsep dan hasil belajar PAI. Pemanfaatan Wordwall juga sejalan dengan prinsip active learning dan student-centered learning dalam Kurikulum Merdeka. Namun, keberhasilannya dipengaruhi oleh literasi teknologi guru dan dukungan sarana digital. Oleh karena itu, Wordwall dapat menjadi alternatif media pembelajaran inovatif dalam pembelajaran PAI di era digital.
PENDEKATAN EXPERIENTIAL LEARNING DALAM MEMBANGUN LINGKUNGAN PEMBELAJARAN YANG AKTIF DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 33 MERANGIN Rangga Ahmad Junianto; Sururudin
Pekerti: Journal Pendidikan Islam dan Budi Pekerti Vol. 8 No. 1 (2026): FEBRUARY
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58194/pekerti.v8i1.7523

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) menuntut keterlibatan aktif peserta didik agar pembelajaran berlangsung bermakna dan kontekstual. Namun, pada praktiknya pembelajaran PAI masih sering berpusat pada guru sehingga keaktifan siswa belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan experiential learning dalam membangun lingkungan pembelajaran PAI yang aktif di SMP Negeri 33 Merangin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru PAI dan peserta didik kelas VIII. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan experiential learning dilakukan melalui kegiatan praktik, diskusi, dan refleksi yang melibatkan peserta didik secara langsung. Pendekatan ini mampu meningkatkan keaktifan, antusiasme, serta keberanian peserta didik dalam bertanya dan menyampaikan pendapat. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada temuan bahwa praktik salat jenazah yang dilaksanakan secara langsung dalam pembelajaran PAI terbukti efektif dalam meningkatkan keaktifan dan partisipasi peserta didik. Dengan demikian, penerapan experiential learning dapat menciptakan pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang lebih aktif, bermakna, dan berpusat pada pengalaman belajar peserta didik.
Analisis Integrasi Rekonstruksi Desain Kurikulum Kolaboratif Pesantren dan Al-Azhar di PP. Daarul Ukhuwwah Putri 2 Malang Khoula Azwary; Sutiah; Abd Gafur
Pekerti: Journal Pendidikan Islam dan Budi Pekerti Vol. 8 No. 1 (2026): FEBRUARY
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58194/pekerti.v8i1.7548

Abstract

Penelitian implementasi kurikulum Al-Azhar di lembaga pendidikan Islam Indonesia umumnya berfokus pada aspek bahasa Arab dan administratif, sementara integrasi sistemik dengan tradisi pesantren masih terbatas. Penelitian ini menganalisis desain, implementasi, dan implikasi integrasi kurikulum kolaboratif pesantren dan Al-Azhar di PP Daarul Ukhuwwah Putri 2 Malang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa integrasi kurikulum dirancang secara sistemik dengan menyelaraskan kurikulum nasional, sistem pesantren, dan kurikulum Al-Azhar dalam satu orientasi mutu lulusan. Implementasi dilakukan melalui tahfiz Al-Qur’an, pendalaman turāṡ, penguatan bahasa Arab akademik, serta pembiasaan nilai adab dalam kehidupan pesantren. Kurikulum kolaboratif ini meningkatkan kompetensi akademik dan keagamaan santriwati, memperkuat jejaring kerja sama pendidikan, serta meningkatkan kesiapan lulusan melanjutkan studi di Al-Azhar University. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model kurikulum pendidikan Islam integratif berbasis mutu lulusan dalam konteks pesantren perempuan.
A Bibliometric Mapping of Islamic Education Curriculum in Southeast Asia: Trends, Thematic Clusters, and Collaboration Networks (1998–2025): Pemetaan Bibliometrik Kurikulum PAI Asia Tenggara: Tren, Klaster Tematik, dan Jaringan Kolaborasi (1998–2025) Tepta Zani; Muhammad Arifin Rahmanto
Pekerti: Journal Pendidikan Islam dan Budi Pekerti Vol. 8 No. 1 (2026): FEBRUARY
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58194/pekerti.v8i1.7555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan lanskap bibliometrik riset Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di Asia Tenggara periode 1998–2025. Secara khusus, penelitian ini berupaya: (1) mengidentifikasi tren publikasi dan produktivitas penulis serta institusi, (2) memetakan klaster tematik utama dan evolusi kata kunci, serta (3) menganalisis jaringan kolaborasi antarpenulis dan institusi. Analisis dilakukan terhadap 768 artikel terindeks Scopus dengan pendekatan science mapping menggunakan VOSviewer dan Biblioshiny. Hasil menunjukkan akselerasi publikasi sebesar 485% pasca-2017, dengan puncak 124 artikel pada 2024 dan 115 artikel pada 2025. Indonesia (65,4%) dan Malaysia (21,3%) muncul sebagai pusat epistemik regional. Analisis co-occurrence mengidentifikasi lima klaster tematik utama: pendidikan Islam, pedagogi, moderasi beragama, reformasi kurikulum, dan digitalisasi. Kata kunci dominan seperti curriculum (141), Islamic education (120), dan human (64) mengindikasikan pergeseran orientasi penelitian ke arah pendekatan humanistik adaptif. Selain itu, hasil klasifikasi VOSviewer menunjukkan kontribusi penelitian yang berfokus pada dimensi pendidikan (115–144 dokumen) dan dimensi profesional (149 dokumen), yang menegaskan adanya diversifikasi arah riset. Penelitian ini memberikan kontribusi metodologis berupa peta jalan bibliometrik serta dasar praktis bagi integrasi kebijakan kurikulum PAI dengan agenda SDGs dan Kurikulum Merdeka.
Krisis Ekologi dan Resistensi Budaya: Integrasi Ekospiritualitas Islam dan Indigenous Knowledge dalam Pola Asuh Anak Suku Kajang Sulaeman; Nurhidaya M; Abdillah
Pekerti: Journal Pendidikan Islam dan Budi Pekerti Vol. 8 No. 1 (2026): FEBRUARY
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58194/pekerti.v8i1.7604

Abstract

Penelitian ini menganalisis integrasi ekospiritualitas Islam dan indigenous knowledge dalam pola asuh anak masyarakat adat Kajang di Sulawesi Selatan serta implikasinya terhadap pembentukan karakter ekologis anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berorientasi etnografi melalui keterlibatan lapangan (live-in) selama dua pekan dengan dua belas keluarga Muslim Kajang Luar yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis naratif tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tauhid, amanah, dan etika ekologis adat diinternalisasikan melalui pembiasaan keseharian, keteladanan orang tua, ritual adat, serta keterlibatan langsung anak dalam aktivitas lingkungan. Integrasi nilai Islam dan indigenous knowledge membentuk karakter ekologis anak yang ditandai oleh sikap hidup sederhana (kamase-mase), kepedulian terhadap alam, kontrol diri ekologis, dan tanggung jawab komunal. Penelitian ini menegaskan bahwa pola asuh anak merupakan mekanisme utama transmisi nilai ekospiritual yang menopang keberlanjutan etika ekologis masyarakat Kajang. Disimpulkan bahwa pola asuh ekospiritual menjadi bentuk respons budaya yang efektif terhadap krisis ekologi dan relevan bagi pengembangan pendidikan Islam kontekstual.

Page 11 of 12 | Total Record : 120