cover
Contact Name
Fikri Maulana
Contact Email
fikrimaulana@ptiq.ac.id
Phone
+6289699127120
Journal Mail Official
elathfal@ptiq.ac.id
Editorial Address
Jl. Batan No.I, RT.2/RW.2, Lb. Bulus, Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12440
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Published by Institut PTIQ Jakarta
ISSN : 20874979     EISSN : 28092015     DOI : https://doi.org/10.56872/elathfal
The focus of El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak publishes articles based on research from researchers, teachers, lecturers, students, and education observers. The articles published in the Journal include the results of the quantitative research, qualitative research, conceptual, theoretical, and a literature review. The series of studies covering integration between Islamic Early Childhood Education, Child Guidance and Counseling, Technology and Early Childhood Learning Media, Best Practice Teaching, Learning Methods, Parenting, Administration, Curriculum, and Human Behavior in Education, such as Educational Behavior issues.
Articles 80 Documents
Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Sosial Anak di TK Mutiara Natar, Lampung Selatan Suryadi; Munawaroh, Siti Nur
El-Athfal : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 3 No. 01 (2023): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi PIAUD Fakultas Tarbiyah Insitut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56872/elathfal.v3i01.1369

Abstract

Penggunaan gadget pada anak usia dini, perlu diawasi dan mendapat pantauan dari pendidik maupun orang tua. Karena meskipun gadget memiliki kecanggihan untuk menambah pengetahuan anak, gadget juga dapat memberikan dampak yang kurang baik pada anak. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh gadget terhadap perkembangan sosial anak usia dini. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode penelitian lapangan (field research), dengan pendekatan kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah kepala TK, pendidik, serta orang tua peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian bahwa dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial anak usia dini di TK Mutiara yaitu memiliki dampak positif maupun dampak negatif tergantung dari pengawasan orang tua maupun pendidik pada anak. Tingginya durasi penggunaan gadget sebaginya dibatasi. Serta aplikasi yang ada di dalam gadget sebaiknya berisikan aplikasi yang hanya digunakan untuk pembelajaran saja.
Ragam Strategi Pengenalan Pendidikan Seks Bagi Anak Usia Dini Setyowahyudi, Rendy
El-Athfal : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 3 No. 01 (2023): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi PIAUD Fakultas Tarbiyah Insitut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56872/elathfal.v3i01.1370

Abstract

Pendidikan seks pada anak usia dini perlu diperkenalkan dengan strategi yang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apasajakah startegi yang bisa digunakan untuk mengenalkan pendidikan seks pada anak usia dini. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber data yang didapatkan dari 11 artikel jurnal. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dengan cara menganalisis isi pesan suatu data. Penelitian dilaksanakan dalam waktu 2 bulan yaitu bulan mulai bulan November sampai Desember 2022. Pada bulan November di fokuskan untuk mengumpulkan sumber-sumber data yang mendukung terutama tentang strategi pengenalan pendidikan seks pada anak usia dini. Kemudian pada bulan Desember di fokuskan untuk menyusun data dalam bentuk hasil penelitian dari berbagai sumber yang telah di dapatkan. Hasil yang didapatkan adalah terdapat lima strategi yang bisa digunakan untuk mengenalkan pendidikan seks pada anak usia dini yaitu penggunaan buku cerita bergambar, program underwear rules, berbagai permainan, berbagai metode pembelajaran dan toilet training.
Konsep Pendidikan Karakter Anak menurut Sa'id bin 'Ali bin Wahf Al-Qahthani dalam Kitab Kitab Al-Hadyu An-Nabawi fi Tarbiyah Al-Aulad `Aini, Syara Qurrotul; Hasanah
El-Athfal : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 3 No. 01 (2023): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi PIAUD Fakultas Tarbiyah Insitut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56872/elathfal.v3i01.1371

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana konsep pendidikan karakter anak menurut Dr. Sa’i?d bin ‘Ali? bin Wahf Al-Qah?t?ha?ni? dalam kitab Al-Hadyu Al-Nabawi fi? Tarbiyah Al-Aula?d fi? ?hau` Al-Kita?b wa Al-Sunnah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Library Research, yaitu penelitian kepustakaan. Pengumpulan data dilakukan dengan Teknik dekumentasi. Analisis data menggunakan metode deskriptif analitik dengan teknik analisa isi (content analysis). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Konsep Pendidikan Karakter Anak dalam Kitab Al-Hadyu Al-Nabawi fi? Tarbiyah Al-Aula?d fi? ?hau` Al-Qur`an wa Al-Sunnah karya Dr. Sa’i?d bin ‘Ali? bin Wahf Al-Qah?t?ha?ni? yakni difokuskan untuk orangtua dalam memberikan pendidikan karakter anak melalui 7 pembahasan yaitu: 1) pengajaran ilmu syariat, 2) pendidikan pengembangan akal, 3) pendidikan pembiasaan berakhlak mulia, 4). pendidikan dengan sikap bijak dan lemah lembut terhadap anak, 5) pendidikan dengan kasih sayang, 6) menyertai anak setelah baligh, 7) mengajari anak dalam memilih lingkungan dan teman yang baik.
Tasawuf sebagai Alternatif pada Perkembangan Moral Anak Usia 4-5 Tahun di RA Insan Mulia Pamekasan Ismawati, Desi; Urrozi, Khoirun Nisa
El-Athfal : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 3 No. 01 (2023): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi PIAUD Fakultas Tarbiyah Insitut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56872/elathfal.v3i01.1372

Abstract

Artikel ini membahas peran tasawuf sebagai alternatif dalam membentuk perkembangan moral anak usia 4-5 tahun di RA Insan Mulia Pamekasan terutama dalam menghadapi pola asuh yang kurang tepat dari orang tua dan lingkungan. keduanya menjadi faktor penting bagi perkembangan moral dan prilaku anak yang memberikan dampak positif ketika anak berososial dalam bermasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana nilai-nilai tasawuf memengaruhi pemahaman sikap, moral dan perilaku anak usia dini di RA Insan Mulia Pamekasan. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif dan mengumpulkan data dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Obervasi dilakukan berusaha memberikan gambaran rinci tentang perubahan-perubahan yang mungkin terjadi dan termasuk respon anak terhadap nilai-nilai moral. Kemudian wawancara dengan guru dan orang tua anak bertujuan untuk mendapatkan perspektif yang lebih luas dan mendalam tentang dampak pengajaran tasawuf. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tasawuf dengan teori habitus Pierre Bourdieu dapat digunakan untuk memahami bagaimana lingkungan khususnya pola asuh sangat memengaruhi pembentukan kebiasaan dan nilai-nilai pada anak. Sehingga penanaman nilai-nilai tasawuf dapat menjadi solusi yang efektif apabila orang tua paham terhadap ilmu agama terutama konsep tasawuf yang mengajarkan rasa kasih, empati, sabar dan cinta terhadap sesama. Pengasuhan dengan penanaman nilai-nilai tasawuf akan menjadikan anak lebih mengenal empati, mampu berbagi, menyayangi sesama, berprilaku sopan terhadap orang tua, guru dan teman sebaya serta mampu mengelola emosi.
Pentingnya Penerapan Digital Parenting dalam Perkembangan Anak Usia Dini Riam, Zaenal Abidin; Alam, Mufassirul
El-Athfal : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 3 No. 01 (2023): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi PIAUD Fakultas Tarbiyah Insitut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56872/elathfal.v3i01.1521

Abstract

Rentang umur anak usia dini merupakan periode emas dalam masa perkembangan anak, durasi waktu tersebut semestinya digunakan secara efektif dan efisien oleh orang tua untuk memacu kecerdasan anak. Kehadiran gadget berpotensi mendatangkan dampak negatif bagi anak usia dini, penggunaan gadget yang tidak terkontrol pada anak usia dini menyebabkan anak mengalami ketergantungan terhadap gadget, situasi ini diperparah dengan kecenderungan orang tua yang menjadikan gadget sebagai alat untuk mendiamkan anak saat melakukan perilaku yang dianggap melahirkan kebisingan. Kehadiran digital parenting memiliki peran besar dalam mengedukasi orang tua di satu sisi dan menghindarkan anak usia dini dari pengaruh buruk gadget, pemahaman tentang digital parenting tergolong kebutuhan mendesak bagi orang tua yang hidup di era digital dimana persentuhan dengan gadget hampir mustahil dihindarkan, digital parenting tidak memiliki misi mengisolasi penuh anak usia dini dari gadget, sebaliknya digital parenting hanya berupaya memastikan bahwa gadget tidak mendatangkan dampak merusak bagi anak. Digital parenting memandu orang tua dalam menerapkan skema pembatasan penggunaan gadget pada anak usia dini. Usaha menerapkan digital parenting memiliki hambatan tertentu baik internal maupun eksternal, hambatan tersebut bisa diatasi bila orang tua memiliki kesadaran utuh untuk menerapkan digital parenting dalam pola asuh anak usia dini. Jika skema digital parenting diterapkan dengan baik, maka anak usia dini akan terhindar dari pengaruh buruk gadget serta mampu memanfaatkan periode emas pertumbuhannya.
Pendidikan Akhlak pada Anak Usia Dini melalui Konsep Metode Uswatun Hasanah Muhit, Abdul
El-Athfal : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 3 No. 2 (2023): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi PIAUD Fakultas Tarbiyah Insitut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56872/elathfal.v3i2.1537

Abstract

Uswatun hasanah adalah istilah dalam bahasa Arab yang dapat diterjemahkan sebagai "teladan yang baik" atau "contoh yang baik". Dalam konteks pendidikan akhlak untuk anak usia dini, metode uswatun hasanah mengacu pada pendekatan yang menekankan pada memberikan teladan positif dan mengembangkan karakter moral dan etika melalui contoh-contoh yang baik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan library research atau penelitian tinjauan pustaka dengan mengutip dari berbagai macam sumber referensi tentang pendidikan akhlak anak usia dini dengan menggunakan metode uswatun hasanah. Studi ini menunjukkan bahwa guru mencontohkan tawadhu' melalui kebiasaan apabila bertemu dengan guru atau atasan; mencontohkan tawadhu' dengan menghargai pendapat orang lain sehingga mereka tidak merasa seperti yang terbaik; dan mengajak orang untuk sholat berjamaah. Penggunaan metode uswah hasanah untuk mencontohkan rasa tanggung jawab kepada siswa dengan mencontohkan sikap tolong menolong, melakukan kunjungan atau menjenguk siswa yang sakit atau terkena musibah, dan mematuhi peraturan sekolah dan agama. Di antara faktor pendukungnya adalah kesadaran siswa, contoh guru, kerja sama dan dukungan orang tua, dan sarana dan prasarana. Faktor penghambatnya adalah sebagai berikut: Penyalahgunaan perangkat; Lingkungan siswa; Latar belakang yang berbeda, dan Pengawasan sekolah yang terbatas.
Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatan Manajemen PAUD di TK A Terpadu At-Taqwa Ningrum, Desy Ayu; Mubarok, M. Naelul; Lestari, Fariska Dwi
El-Athfal : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 3 No. 2 (2023): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi PIAUD Fakultas Tarbiyah Insitut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56872/elathfal.v3i2.1538

Abstract

Manajemen dalam suatu lembaga pendidikan harus dimiliki pada tiap masing-masing sekolah. Karena manajemen akan berkaitan dengan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah. Sekolah akan menjadi tersusun dan terarah apabila memiliki manajemen yang baik dan mempermudah dalam proses KBM. Dalam hal ini peran kepala sekolah sangat dibutuhkan, karena kepala sekolah memiliki kewajiban dalam mengarahkan sekolah ataupun tenaga pendidiknya. Selain itu, kepala sekolah juga memiliki peran sebagai pendidik, manajer, administrator, inovator, motivator, supervisor, dan leader. Adapun, fokus penelitian ini membahas tentang peran kepala sekolah dalam meningkatkan manajemen PAUD. Penelitian ini dilakukan di sekolah TKA Terpadu At-Taqwa Duri Pulo, Jakarta Pusat.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, lapangan (Field Research). Subyek penelitian ini adalah kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu: hasil wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran kepala sekolah TKAT At-Taqwa dalam meningkatkan manajemen PAUD sebagai berikut: (1) Peran kepala sekolah dalam meningkatkan manajemen dibangun melalui kerjasama antara lembaga, sekolah, tenaga pendidik, dan hubungan masyarakatnya. (2) Dalam menigkatkan manajemen kepala sekolah melakukan berbagai cara, diantaranya; mengikuti pembaharuan pada kurikulum yang ada baik pada lembaga maupun diknas, memberikan wadah pada tenaga pendidik untuk meningkatkan kreativitasnya, melakukan perbandingan pada sekolah yang sudah lebih baik manajemennya, menciptakan kegiatan yang dapat membangun minat dan bakat pada anak, dan melakukan berbagai cara untuk membangun komunikasi pada orang tua peserta didik.
Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Usia 5-6 Tahun melalui Metode Gerak dan Lagu di RA Ar Rahmaan Tanah Abang Jakarta Pusat Alam, Mufassirul; Aziz, Jamil Abdul; Sukarsih, Ecih
El-Athfal : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 3 No. 2 (2023): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi PIAUD Fakultas Tarbiyah Insitut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56872/elathfal.v3i2.1539

Abstract

Kepercayaan diri anak adalah sikap yakin dan percaya terhadap kemampuan yang dimiliki seseorang anak, .anak yang percaya diri akan merasa mampu untuk menyelesaikan tugas, dan berani mengemukakan pendapatnya. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yaitu penelitian yang dilakukan untuk memperbaiki dan atau meningkatkan pembelajaran dikelas. Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya kepercayaan diri bagi anak, baik dilingkungan sekolah maupun di masyarakat. Kurangnya percaya diri akan menghambat pembentukan kepribadian dan potensi anak akan menjadi terkubur dan tidak berkembang secara optimal sesuai dengan potensinya karena sifat kepercayaan dari merupakan salah satu dasar anak untuk dimasa yang akan datang. Berdasarkan hasil analisis data penelitian setelah mendapatkan kegiatan pembelajaran gerak dan lagu, menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan dari peningkatan kepercayaan diri anak RA Ar Rahmaan. Peningkatan rata -rata kepercayaan diri pada anak usia 5-6 taun di RA Ar Rahmaan tahun ajaran 2021/2022 dari sebelum tindakan siklus adalah sebesar 23,3%, dan sesudah dilakukan percobaan atau pelaksanaan siklus I meningkat menjadi 53,3%, dan dilakukan lagi percobaan siklus yang kedua maka dihasilkan peningkatan kepercayaan diri menjadi 90%. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa “menggunakan metode gerak dan lagu dapat meningkatkan kepercayaan diri anak usia 5-6 tahun di RA Ar Rahmaan. Saran yang dapat peneliti sampaikan, hendaknya guru mampu memberikan pembelajaran dan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan anak, diantaranya mampu memberikan kegiatan yang bermakna bagi anak, sehingga perilaku anak menjadi perilaku yang baik dan penuh dengan kepercayaan diri.
Upaya Guru dalam Meningatkan Kemampuan Kerja Sama Anak Usia Dini Melalui Metode Proyek di RA Ibnu Hazar Jakarta Pusat Harisa, Arizka; Sholichah, Aas Siti; Naidah, Alfin
El-Athfal : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 3 No. 2 (2023): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi PIAUD Fakultas Tarbiyah Insitut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56872/elathfal.v3i2.1541

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh kumampuan anak dalam bekerja sama, sikap tolong menolong, bersosialisasi, dan minim nya kosakata bahasa anak dalam berkomunikasi dan mengungkapkan gagasan nya serta minim nya pembelajaran dari pihak sekolah dan guru dalam memberikan tugas secara berkelompok kepada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan sikap kerja sama anak dalam menyelesaikan masalah dengan cara berkelompok dengan teman-teman nya dengan mengunakan metode proyek di RA Ibnu Hazar Jakarta Pusat. Adapun subjek pada penelitian ini terutama pada anak kelas B1 dengan usia 5-6 tahun di RA Ibnu Hazar Jakarta Pusat. Jenis penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bersifat kualitatif. Dengan mengambil latar penerapan metode proyek atau disebut dengan metode berkelompok dengan membuat kreativitas pesawat botol dalam upaya meningkatkan kerja sama anak di RA Ibnu Hazar Jakarta Pusat. Pengambilan data dilakukan menggunakan observasi yang di sesuaikan dengan STTPA anak usia 5-6 tahun, dan dokumentasi. Peningkatan kemampuan anak dalam bekerja sama pada metode proyek dapat ditandai dengan kemampuan anak dalam bekerja sama, taat pada peraturan kegiatan, menghargai hasil atau pendapat teman, merespon dengan baik, dan aktif saat bersosialisasi dengan teman-teman nya. Hasil peningkatan dari 5 aspek tersebut pada anak kelas B1 5-6 tahun di RA Ibnu Hazar Jakarta Pusat diraih dengan skor tertinggi dalam penilaian yaitu pada siklus ke III dengan hasil kerja sama anak mencapai 80% atau setara dengan 12 anak dari jumlah anak keseluruhan 15 anak pada kelompok B1. Penelitian ini dianggap telah berhasil karena penelitian terakhir sudah mencapai tingkat keberhasilan dengan nilai 80%.
Meningkatkan Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini melalui Metode Tanya Jawab di RA Baiturrahim Jakarta Pusat Solihin, Ahmad; Maesaroh, Asih
El-Athfal : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 4 No. 1 (2024): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi PIAUD Fakultas Tarbiyah Insitut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56872/elathfal.v4i1.1675

Abstract

Early childhood language development according to nativist theory states that early childhood children have natural or innate language abilities. So they can compose various kinds of sentences without practice, reinforcement, or imitating adult language. However, in this case the researchers saw that not all children had the same language skills because they were motivated by several different factors. Researchers try to conduct research by improving early childhood language development through the question and answer method. Language development is an important aspect for young children in preparing and maturing themselves in preparation for further education. Language development can be useful for older children and for communicating with the wider community. This research was motivated by the lack of children receiving stimulation in language development. The research was carried out using Class Action Assessment using direct observation and documentation data collection techniques in the classroom while the action was taking place. This research was conducted on children aged 5-6 years who were in group B for the 2021/2022 school year. The use of this method was successful in increasing language development in the ability to: 1) answer more complex questions 2) compose simple sentences with complete structures 3) have more words to express ideas to other people. This question and answer method can stimulate children to express language confidently.