cover
Contact Name
Nurwahyudi
Contact Email
lp2m@staimaarifkalirejo.ac.id
Phone
+6285658937781
Journal Mail Official
may_roni@staimaarifkalirejo.ac.id
Editorial Address
Jl. Jendral Sudirman No. 50 Kaliwungu, Kalirejo, Lampung Tengah, Lampung 34174
Location
Kab. lampung tengah,
Lampung
INDONESIA
Margin : Jurnal Bisnis Islam dan Perbankan Syariah
ISSN : -     EISSN : 28281802     DOI : 10.58561
Core Subject : Education,
Margin: Jurnal Bisnis Islam dan Perbankan Syariah adalah media publikasi ilmiah peer-review yang berfokus pada hasil penelitian di bidang Ilmu Bisnis , Perbankan Syariah, Ilmu Ekonomi , Ekonometrika dan Keuangan . Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Perbankan Syariah STAI Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah dengan EISSN : 2828-1802 dan terbit berkala dalam dua kali setiap tahun pada Februari dan Agustus.
Articles 32 Documents
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Budaya Organisasi Serta Independensi Terhadap Sistem Pengendalian Internal Dianingtyas Sudibyo, Tyagita; Putri, Lutviana
Margin: Jurnal Bisnis Islam dan Perbankan Syariah Volume 1 Nomor 2 Agustus 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.412 KB) | DOI: 10.58561/margin.v1i2.43

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan yang diterapkan pada KUD Tani Makmur Yogyakarta. Budaya organisasi terhadap independensi sistem pengendalian internal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis data yang digunakan adalah data primer. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh, dan kriteria nya pegawai yang bekerja minimal 3 bulan. Data analisis menggunakan PLS-SEM dengan program SmartPls. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan positif terhadap sistem pengendalian internal dengan nilai P 0,006 (2) budaya organisasi berpengaruh signifikan positif terhadap sistem pengendalian internal dengan nilai P 0,006 (3) independensi berpengaruh signifikan positif terhadap sistem pengendalian internal dengan nilai P 0,003.
Strategi BMT Assyafi’iyah Kantor Cabang Kalirejo Dalam Mengatasi Net Performing Financing (NPF) Pembiayaan Murabahah Masa Pandemi Covid–19 Adam, Afani; Ardiansyah, Nuri
Margin: Jurnal Bisnis Islam dan Perbankan Syariah Volume 1 Nomor 2 Agustus 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.357 KB) | DOI: 10.58561/margin.v1i2.44

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi BMT Assyafi’iyah cabang kalirejo dalam mengatasi Net Performing Financing (NPF) dalam pembiayaan Murabahah pada masa pandemi COVID 19. penelitian ini dapat di kategorikan sebagai penelitian deskriptif kualitatif. Dimana penelitian ini adalah penelitian lapangan yang sumber datanya di peroleh secara langsung dari BMT Assyafi’iyah BN cabang Kalirejo. Berdasarkan fakta lapangan yang didapatkan peneliti dan terdapat factor ekternal yang menjadi penyebab pembiayaan kurang lancar yakni nasabah yang tidak membayar angsuranya dalam rentan waktu 90-120 hari. “factor pandemi covid 19 menjadi penyebab pembiayaan macet naik, hal ini disebabkan oleh berkurangnya pendapatan yang dialami nasabah terutama pedagang yang menjadi sebagian besar nasabah murabahah. Sebab itu untuk menjadikan BMT Assyafiiyah tetap sehat maka tindakan yang dilakukan adalah dengan cara mendatangani nasabah dan melakukan silahturahmi secara langsung dengan maksud mencari solusi dengan melakukan penyehatan pembiayaan dengan cara memberikan toleransi berupa restrukturisasi ataupun grace periode
Strategi Pemasaran Untuk Peningkatan Kepuasan Nasabah Baitul Maal Wa Tamwil Roni, May; Ismulyaty, Sri; Khanifuddin, Muhammad; Fauzi, Mohammad
Margin: Jurnal Bisnis Islam dan Perbankan Syariah Volume 1 Nomor 2 Agustus 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.705 KB) | DOI: 10.58561/margin.v1i2.45

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan pemasaran terhadap kepuasan nasabah KSPPS BMT Assyafi’iyah Pringsewu 2021. Penelitian ini adalah penelitian lapangan atau Field Research dengan meneliti langsung pada obyek yang akan diteliti. Penelitian ini menggunakan tekhnik pengumpulan data angket dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 responden dengan mengunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh signifikan secara persial terhadap kepuasan nasabah KSPPS BMT Assyafi’iyah Cabang Sukoharjo, dilihat dari nilai thitung > ttabel (3,217 > 1,984). Kemudian variabel pemasaran tidak berpengaruh signifikan secara persial terhadap kepuasan nasabah KSPPS BMT Assyafi’iyah Cabang Sukoharjo, dibuktikan dengan nilai thitung < ttabel (1,572 < 1,984). Penelitian ini juga membuktikan bahwa kualitas pelayanan dan pemasaran secara simultan berpengaruh terhadap kepuasan nasabah KSPPS BMT Assyafi’iyah Cabang Sukoharjo, dimana Fhitung > Ftabel (10,831 > 3,09).
Pengaruh Pembinaan Account Officer Terhadap Kelancaran Pengembalian Pembiayaan Murabahah Novian, Hendra; Alfaini, Izza
Margin: Jurnal Bisnis Islam dan Perbankan Syariah Volume 1 Nomor 2 Agustus 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.635 KB) | DOI: 10.58561/margin.v1i2.46

Abstract

Sektor perbankan sangat penting untuk kemajuan negara. Hal ini mengingat perbankan memiliki produk pembiayaan yang merupakan salah satu sumber dana yang paling penting dari setiap jenis usaha terlebih, bisnis perbankan semakin berkembang dan memasuki bisnis perbankan syariah.Sistem perbankan syari’ah menawarkan pilihan pembiayaan bank yang lebih menguntungkan bagi sektor usaha kecil dan menengah namun tetap saja memiliki risiko dalam kegagalan pengembalian pembiayaan. Penelitian ini dilakukan di Bank Mandiri Syariah, Kota Bandar Lampung, Indonesia. Penelitian dilakukan untuk melihat apakah pembinaan dari Account Officer memiliki pengaruh terhadap pengembalian pembiayaan oleh nasabah. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pembinaan oleh Account Officer berpengaruh terhadap pengembalian oleh nasabah yang ada di Bank Mandiri Syariah Kota Bandar Lampung.
Strategi Pelaksanaan Akad Pembiayaan Syariah di Era Tantangan COVID-19 Lukito, Panji; Asmuni, Asmuni; Wahyudi, Ahmad
Margin: Jurnal Bisnis Islam dan Perbankan Syariah Volume 2 Nomor 1 Februari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58561/margin.v2i1.66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Analisis Pelaksanaan Akad Pembiayaan Syariah Di Era Covid 19 (Studi Analisis Di Bank Syariah Way Kanan Provinsi Lampung Tahun 2020) Sebagaimana kita ketahui bahwa pandemi covid-19 ini sangat mempengaruhi keadaan ekonomi masyarakat Indonesia pada umumnya dan masyarakat Way Kanan pada khususnya. Merujuk pada kondisi krisis 1998, bank syariah melakukan konversi pembiayaan dengan akad murabahah menjadi pembiayaan dengan akad musyarakah dan mudharabah. Oleh sebab itu peneliti ingin mengetahui bagaimana sistem pengelolaan produk-produk Bank Syariah Way Kanan di era covid-19. Bagaimana akad pembiayaan yang diterapkan oleh Bank Syariah Way Kanan di era pandemi covid-19. Dan apakah implikasi akad pembiayaan yang diterapkan di Bank Syariah Way Kanan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif (field research). Data-data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer maupun sekunder, data ini diperoleh peneliti melalui wawancara dan dokumentasi. Data-data yang sudah terkumpul kemudian dianalisis dengan model deskriptif analitik. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa Sistem pengelolaan produk pembiayaan syariah di Bank Syariah ada 6 akad yaitu, Ijarah multi jasa (Sewa), Mudharobah (Bagi Hasil), Musyarokah (Kemitraan), Murabahah (Jual Beli), Rahn (Gadai) dan Qard. Pelaksanaan akad pembiayaan syariah dibank Syariah Way Kanan di era covid 19 tidak berbeda dengan pelaksanaan akad pembiayaan syariah sebelum covid 19. Nasabah pembiayaan di Bank Syariah Way Kanan yang terkena dampak penyebaran corona virus disease 2019 (COVID-19) termasuk debitur usaha mikro, kecil dan menengah mendapatkan restrukturisasi sesuai kesepakatan antara bank dengan nasabah.
Menguak Keterkaitan Pengetahuan Mahasiswa Perbankan Syariah Dengan Minat Menabung Di Bank Syariah Indonesia Shintia Indah Pratiwi; Ismulyaty, Sri
Margin: Jurnal Bisnis Islam dan Perbankan Syariah Volume 2 Nomor 1 Februari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58561/margin.v2i1.72

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui  dan  menganalisis  pengaruh  pengetahuan perbankan syariah mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ma’arif Kalirejo terhadap minat menabung di Bank Syariah Indonesia (BSI). Dengan Theory Of Planned Behavior bahwa manusia berperilaku dengan cara yang sadar dan mempertimbangkan segala informasi yang tersedia dan kontrol keperilakuan berpengaruh terhadap niat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan analisis data regresi linear sederhana. Pengolahan data menggunakan IMB SPSS 26. Sedangkan pengumpulan data dengan angket (kuesioner), teknik pengambilan sampel dengan non probabiliti sampling menggunakan teknik  sampling total. Populasi dalam penelitian ini 62 mahasiswa program studi perbankan syariah semua dijadikan sampel. Berdasarkan hasil uji regresi linear sederhana, diketahui bahwa variabel pengetahuan mahasiswa program studi perbankan syariah terhadap berpengaruh secara positif terhadap minat menabung di Bank Syariah Indonesia (BSI). Dari hasil uji parsial (uji t) yaitu dengan nilai signifikansi variabel pengetahuan sebesar 0,00 < 0,05 artinya ha diterima atau bepengaruh secara signifikan antara variabel pengetahuan mahasiswa program studi perbankan syariah terhadap minat menabung di Bank Syariah Indonesia (BSI).
Etika Bisnis Islam Dalam Praktek Bisnis Di Era Digital Ekonomi Triwibowo, Ananto; Afani Adam, Muhammad
Margin: Jurnal Bisnis Islam dan Perbankan Syariah Volume 2 Nomor 1 Februari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58561/margin.v2i1.65

Abstract

Ekonomi digital muncul dan berkembang pesat beriringan dengan kemajuan teknologi, informasi dan komunikasi yang berkembang. Inilah sebabnya mengapa ekonomi digital berusaha untuk memungkinkan usaha kecil dan menengah untuk memasuki dunia bisnis dengan mudah dan praktis. Kebebasan dalam ekonomi digital membuat banyaknya pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh para pelaku bisnis, hal ini harus diimbangi dengan penerapan etika bisnis di dalamnya.  Ada beberapa prinsip etika yang harus diterapkan dalam bisnis. Berdasarkan lima aksioma etika bisnis Islam, maka segala aktivitas bisnis baik menggunakan digital ekonomi maupun non digital tetap harus sesuai dengan etika bisnis Islam dan tidak boleh melanggar dan bertentangan dengan prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat praktek-praktek bisnis yang ada dan menggunakan ekonomi digital sebagai sarana bisnis yang dijalankan, yang kemudian dilihat dan ditinjau dengan menggunakan teori etika bisnis islam. Sehingga akan ditemukan semacam teori tentang batasan (yang dilarang dan diperbolehkan) yang diberikan oleh etika bisnis islam dalam melaksanakan bisnis melalui digital ekonomi. Metode penelitian yang digunakan kualitatif deskriptif dengan menggunakan analisa studi pustaka. Data yang digunakan adalah data sekunder yang berasal dari kajian-kajian mengenai teori etika bisnis islam serta fenomena bisnis digital yang ada di era saat ini. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa praktek bisnis di era ekonomi digital masih termasuk ke dalam wilayah muamalah yang memiliki hukum asal dibolehkan sampai adanya dalil atau nash yang melarang. Dalam praktek bisnis ini prinsip kehatian-kehatian dan kejujuran menjadi prinsip utama yang harus dipenuhi, yang kemudian juga diikuti dengan prinsip-prinsip etika bisnis islam yang lain.
Pelaksanaan Wakaf Uang Dalam Perspektif Hukum Islam Setelah Berlakunya Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 (Studi Wakaf di Kabupaten Way Kanan Propinsi Lampung) Pancoko, Adi; Romi Ardianto, Medi; Ayu Widyaningsih, Dwi; Kurniawan, Akta
Margin: Jurnal Bisnis Islam dan Perbankan Syariah Volume 2 Nomor 1 Februari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58561/margin.v2i1.67

Abstract

Peruntukan wakaf di Indonesia yang kurang mengarah pada pemberdayaan ekonomi umat dan cenderung hanya untuk kepentingan ibadah khusus dapat dimaklumi, karena memang pada umumnya ada keterbatasan umat Islam tentang pemahaman wakaf, baik mengenai harta yang diwakafkan maupun peruntukannya. Barang-barang yang diwakafkan hendaknya tidak dibatasi pada benda-benda yang tidak bergerak saja, tetapi juga benda bergerak seperti wakaf uang, saham dan lain-lain.Penelitian ini menggunakan metode pendekatan Yuridis Empiris yaitu suatu cara atau prosedur yang digunakan untuk memecahkan masalah dengan terlebih dahulu meneliti data sekunder yang ada kemudian dilanjutkan dengan penelitian terhadap data primer di lapangan. Data yang dipergunakan adalah data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari lapangan dengan menggunakan kuisioner dan wawancara, serta data sekunder yang diperoleh dengan metode studi pustaka. Analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif yang penarikan kesimpulannya secara deduktif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui : 1) Pelaksanaan Wakaf Uang Ditinjau Dari Hukum Islam adalah diperbolehkan asal uang itu diinvestasikan dalam usaha bagi hasil (mudharabah), kemudian keuntungannya disalurkan sesuai dengan tujuan wakaf. Sehingga uang yang diwakafkan tetap, sedangkan yang disampaikan kepada mauquf ‘alaih adalah hasil pengembangan wakaf uang tersebut. Sedangkan menurut Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf bahwa pengelolaan dan pengembangan harta benda wakaf khususnya wakaf tunai dilakukan dengan prinsip syariah. Antara lain dapat dilakukan melalui pembiayaan mudharabah, murabahah, musharakah, atau ijarah. 2). Pemberdayaan wakaf tunai (uang) untuk kesejahteraan umat terdapat empat manfaat utama dari wakaf tunai. Pertama, wakaf tunai jumlahnya bisa bervariasi sehingga seseorang yang memilki dana terbatas sudah bisa mulai memberikan dana wakafnya tanpa harus menunggu menjadi tuan tanah terlebih dahulu. Kedua, melalui wakaf tunai, aset-aset wakaf yang berupa tanah-tanah kosong bisa mulai dimanfaatkan dengan pembangunan gedung atau diolah untuk lahan pertanian. Ketiga, dana wakaf tunai juga bisa menbantu sebagian lembaga-lembaga pendidikan Islam yang cash flow-nya terkadang kembang kempis dan menggaji civitas akademika ala kadarnya. Keempat, umat Islam dapat lebih mandiri mengembangkan dunia pendidikan tanpa harus terlalu tergantung pada anggaran pendidikan negara yang memang semakin lama semakin terbatas. 3) Hambatan dalam pemberdayaan wakaf uang untuk kesejahteraan umat adalah: a) Masih belum terintegrasinya peraturan teknis pengelolaan wakaf uang; b) Masih belum adanya persoalan hukum wakaf uang dalam memberikan kepastian hukum guna memberikan perlindungan bagi wakif, nadzir dan penerima wakaf baik perorangan maupun badan hukum; c) Peraturan pelaksana yang menyangkut perwakafan khususnya wakaf tunai yang belum diatur secara terinci; d). Masih adanya pola pikir masyarakat yang mencurigai pengelolaan wakaf uang untuk kepentingan yang berorientasi keuntungan (profit oriented).
Strategi Promosi Produk Rahn pada BMT di Era Pandemi Covid 19: (Studi di BMT Mita Sejahtera Mandiri Bumi Nabung) Saputra, Angga; Rahmawati, Rita; Ismail, Habib; Rakhmat, Rakhmat; Santoso, Haris
Margin: Jurnal Bisnis Islam dan Perbankan Syariah Volume 2 Nomor 1 Februari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58561/margin.v2i1.76

Abstract

Partisipasi dalam sistem gadai syariah, seperti akad rahn, merupakan salah satu kegiatan mu'amalah yang diperbolehkan. Gadai syariah atau rahn adalah barang milik nasabah yang tidak ternilai harganya yang dijadikan jaminan (marhun) atas hutang atau pinjamannya sehingga pihak yang menerima gadai (murtahin) dapat memperoleh jaminan atau kepercayaan untuk mengambil kembali seluruh atau sebagian piutang jika si penerima gadai tidak dapat membayar utangnya pada waktu yang telah ditentukan. Bauran promosi spesifik periklanan, promosi penjualan, hubungan masyarakat, penjualan personal, dan pemasaran langsung digunakan BMT untuk menjalankan akad rahn di masa pandemi dan masa pemulihan pandemi Covid-19. Karena kajian ini terutama berkait dengan tahun 2021 hingga 2022, maka ada beberapa rumusan masalah, antara lain: 1) Bagaimana strategi promosi produk Rahn ke BMT pada masa pandemi covid-19? 2) Pada tahap pemulihan setelah pandemi covid-19, bagaimana strategi promosi produk Rahn ke BMT? dengan tujuan untuk mendapatkan strategi produk Rahn untuk BMT selama masa pandemi dan pemulihan. Pemeriksaan ini merupakan penelitian lapangan. Eksplorasi ini menggunakan metodologi yang jelas dan subyektif. Ada tiga sumber data, yaitu primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan data khususnya observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan tiga metode, yaitu reduksi data, display data, dan kesimpulan. Sedangkan teknik yang digunakan untuk memutuskan keabsahan data dalam penelitian ini adalah Tringulasi. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, serta pemaparan dan pemeriksaan informasi, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1) Teknik pengajuan rahn di BMT Mitra Sejahtera Mandiri di Masa Pandemi Covid-19 ini menggunakan dua bauran promosi, khususnya spesifik periklanan dan promosi penjualan. 2) Tata cara penjualan barang rahn di BMT Mitra Sejahtera Mandiri pada Masa Pemulihan di tengah Pandemi Covid-19 bertujuan agar semua bauran promosi, termasuk spesifik periklanan, promosi penjualan, hubungan masyarakat, penjualan personal, dan pemasaran langsung.
Tinjauan Historis : Kemajuan Sistem Perbankan Syariah Yang Ada Di Asia Tenggara Anwar L Nata, Andrian; Riani, Novi; Endra Kusuma, Ryo
Margin: Jurnal Bisnis Islam dan Perbankan Syariah Volume 2 Nomor 1 Februari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58561/margin.v2i1.85

Abstract

Abstract: Southeast Asia is a region that is the center of the development of the Islamic banking and finance industry in the world. Islamic banking in every country, especially in Southeast Asia, in transactions at Islamic banks must be based on sharia principles. The research used is normative legal research. In normative legal research written law can be studied in various aspects, including theory, comparison, formality in the power of law. Based on the results of the research and discussion above, it is concluded that globally, Islamic banking in Southeast Asia is ranked second in the world in terms of its largest assets. The position of Islamic banking in Southeast Asia is highly regarded throughout the world. The biggest challenge that will be faced by Southeast Asian countries in developing an integrated Islamic financial system is the gap in the quality of Islamic finance development in each of the countries that implement it. And in order to build a strong and integrated sharia-based financial area, cooperation between related parties is needed. And the most important condition for Islamic financial integration is the harmonization of regulations between the countries concerned. Sharia banking is generally still run based on a conventional vision even though it is already operating in accordance with sharia principles or sharia compliance. In addition, BRI sharia operating in Indonesia has the highest performance in the maqâshid al-syarî`ah index, which is also followed by Panin Syariah and Muamalat Indonesia. Thus, Islamic banking in Indonesia is leading in terms of the performance of the maqâshid alsyarî`ah index in Southeast Asia. In contrast, countries with minority Muslim populations such as Thailand and the Philippines and Singapore are relatively low in the performance of the maqâshid al-syarî`ah index. The suggestion in this study is that in order to build a strong and integrated sharia-based financial area, cooperation between related parties is needed. By measuring the performance of shari'ah banking in Southeast Asia, it is hoped that it can evaluate the performance of shari'ah banking in Southeast Asia and show that the performance of shari'ah banking is not only based on material, but also pays attention to its shari'ah values.

Page 2 of 4 | Total Record : 32