cover
Contact Name
Andika Nuraga Budiman
Contact Email
infoabdicendekia@gmail.com
Phone
+6285887454274
Journal Mail Official
andika.nuraga@yarsi.ac.id
Editorial Address
Menara YARSI, Kav. 13, Jl. Let. Jend. Suprapto. Cempaka Putih, Jakarta Pusat, DKI Jakarta. Indonesia. 10510
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Info Abdi Cendekia
Published by Universitas Yarsi
ISSN : -     EISSN : 26854732     DOI : https://doi.org/10.33476/iac.v4i2.51
Jurnal Info Abdi Cendekia (IAC) adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Lembaga Penelitian Universitas YARSI dan diterbitkan 2 (dua) kali setahun (Juni dan Desember). Terbit pertama pada bulan Juni 2018. Jurnal IAC memuat hasil pengabdian masyarakat yang mencakup bidang kedokteran, kedokteran gigi, hukum, teknologi dan informatika, ekonomi dan bisnis, serta psikologi. Editor mengundang para akademisi dan praktisi terkait (Perguruan Tinggi, Pemerintahan, LSM, dan lain-lain) untuk dapat mengirimkan artikelnya ke Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat IAC.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 82 Documents
PENDIDIKAN HIV-AIDS DI JOHAR BARU, KEMAYORAN DAN CEMPAKA PUTIH, JAKARTA PUSAT Citra Fitri Agustina; Titiek Djannatun; Dian Widiyanti
Info Abdi Cendekia Vol 2 No 2: Desember 2019
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.266 KB)

Abstract

Human immunodeficiency Virus (HIV) dan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome),adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus HIV. Kasus HIV-AIDS di dunia terus mengalamipeningkatan setiap tahunnya. Penyakit ini menjadi masalah kesehatan bagi masyarakat, karena belumtersedianya obat dan vaksin untuk pencegahan. Angka penderita HIV bertambah denganmeningkatnya angka penderita TB (Tuberkulosis) dengan BTA (Basil Tahan Asam) positif.Komorbiditas TB dengan infeksi HIV dapat memengaruhi pengobatannya. Data menunjukkanprevalensi HIV pada insiden kasus TB 6,2%, kematian penderita TB dengan HIV mencapai8,5/100.000 penduduk. Hal ini terjadi karena banyak penderita TB yang tidak mau melakukanpemeriksaan terhadap HIV karena pengetahuan mereka yang kurang tentangnya. Kegiatanpengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang HIV-AIDS. Kesadaran yang tinggi pada masyarakat tentang bahaya infeksi HIV-AIDS memengaruhi masyarakatberobat sehingga dapat melakukan hidup normal dan produktif. Metode yang digunakan adalahmemberikan penyuluhan kepada masyarakat di Kecamatan Johar Baru, Cempaka Putih danKemayoran di Wilayah Jakarta Pusat melalui diskusi interaktif. Terdapat 75 peserta yang mengikutikegiatan dengan kenaikan nilai mencapai 81% di Kecamatan Kemayoran. Hal ini disebabkan olehtingkat pengetahuan awal yang lebih rendah dibandingkan peserta di Cempaka Putih dan Johar BaruEdukasi ini bermanfaat untuk memberikan wawasan mengenai TB-HIV dan HIV-TB, baik kepadapasien, kader, tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga.
PELATIHAN INTERNET SEHAT BAGI IBU-IBU PKK RW 07 KELURAHAN SUMUR BATU KECAMATAN KEMAYORAN Sri Puji Utami; Ummi Azizah Rachmawati; Ahmad Sabiq; Suhaeri Suhaeri
Info Abdi Cendekia Vol 2 No 2: Desember 2019
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.526 KB) | DOI: 10.33476/iac.v2i2.22

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah memperkenalkan proses yang terjadi pada internet dan berbagi teknikdapat ber-Internet secara sehat. Kegiatan yang dilakukan adalah berupa seminar berisi pemaparan tentangInternet dan perlunya ber-Internet secara sehat dan pelatihan menggunakan aplikasi yang dapat digunakanuntuk menyaring informasi dari Internet. Sasaran kegiatan ini adalah ibu-ibu PKK RW 07, KelurahanSumur Batu, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat. Manfaat kegiatan ini adalah memberikan pengetahuandan pemahaman tentang internet dan kemampuan kepada para ibu untuk menjaga agar anak-anaknya tidakmengakses informasi/situs yang tidak baik.
KEJADIAN KATARAK PADA BAKSOS LPM UNIVERSITAS YARSI DAN PERDAMI DKI JAYA DI RUMAH SAKIT DEPOK Saskia Nassa Mokoginta; Atiek Indriawati; Tri Agus Haryono; Himmi Marsiati
Info Abdi Cendekia Vol 3 No 1: Juni 2020
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.528 KB) | DOI: 10.33476/iac.v3i1.33

Abstract

Results of the 2014-2016 Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) Blindness Survey by the Association of Indonesian Ophthalmologists (PERDAMI) and the Ministry of Health Research and Development Agency in fifteen provinces (West Sumatra, North Sumatra, South Sumatra, DKI Jakarta, West Java, Java Central, East Java, South Kalimantan, Bali, NTB, NTT, North Sulawesi, South Sulawesi, Maluku and West Papua), it is known that the blindness rate reaches 3% and cataracts are the highest cause of blindness (81%). The survey was conducted with the target population aged 50 years and over. Life expectancy (UHH) in Indonesia continues to increase significantly. The average UHH increased from the age of 63 in 1990 to 69 in 2017, meaning that an increase in life expectancy will have an impact on increasing degenerative diseases. Cataract is a degenerative process that is strongly influenced by age, therefore this case will continue to increase in line with the increasing number of elderly people. Although cataracts can also occur in infants and children, which are caused by intrauterine processes such as infection and malnutrition during childhood, these cases are very rare. YARSI SAVE VISION, YARSI University Sevice Community has played a role in reducing the blindness rate by carrying out cataract surgery services. On March 24, 2018, cataract surgery was carried out on 50 patients at the Depok General Hospital, held in collaboration with PERDAMI JAYA and the Depok Regional General Hospital, with Operation Technique, ICCE (Intracapsular Cataract Extractio), SICS (Small Incision Cataract Surgery)/ ECCE (Extra Capsular Cataract Extraction) and Phacoemulsification
Pola Hidup Sehat Selama Pandemi Covid-19 Pada kader PKK di Ciseeng Kabupaten Bogor Diniwati Mukhtar; Linda Weni; Wan Nedra; M Arsyad; Yulia Suciati; Dita Safira
Info Abdi Cendekia Vol 3 No 2: Desember 2020
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.186 KB) | DOI: 10.33476/iac.v3i2.38

Abstract

Changes in lifestyle and modernization have caused a shift in the pattern of diseases from communicable to non-communicable diseases (NCD). The NCD category includes diabetes, hypertension, obesity, coronary heart disease. Non-communicable diseases are a challenge during the Covid-19 pandemic because they are comorbid, which will aggravate the disease. Therefore it is necessary to educate on a healthy lifestyle to avoid these new infectious diseases. The method was carried out through webinars with the topic of an active lifestyle, teachings on faith and introduction to herbs to PKK cadres (Family Welfare Empowerment – FWE) in Ciseeng village. The metabolic health characteristics have normal values of 0%, 26%, 100%, 74% for waist circumference (WC), body mass index (BMI), systolic and diastolic blood pressure, respectively. Knowledge of healthy lifestyle from the webinar increased from 51.30% to 85.96% (p <0.05). The conclusion is that the metabolic health of respondents is considered at risk, while webinar activities reduce the risk of comorbidities.
PEDAMPINGAN DAN PELATIHAN PENTINGNYA ASUPAN GIZI OPTIMAL DI PERIODE 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN PADA KADER POSYANDU DI DESA CISEENG, BOGOR Sri Wuryanti; Himmi Marsiati; Sofa Inayatullah
Info Abdi Cendekia Vol 3 No 2: Desember 2020
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.689 KB) | DOI: 10.33476/iac.v3i2.43

Abstract

Indonesia masih menghadapi permasalahan gizi yang serius., yaitu masalah kekurangan gizi, maupun kelebihan gizi. Malnutrisi pada periode 1000 hari pertama kehidupan (1000 HPK) bersifat permanen dan berjangka panjang, serta berpengaruh terhadap berbagai aspek kualitas sumber daya manusia.. Kecukupan gizi pada periode ini sangat menentukan kesehatan pada masa dewasa. Oleh karena itu perlu dilakukan intervensi sejak dini untuk mencegah terjadinya defisiensi gizi pada 1000 HPK untuk meminimalkan terjadinya kasus penyakit kronik degeneratif pada masa dewasa. PKM Pusat YARA Universitas YARSI bekerjasama dengan petugas pemeritahan daerah Ciseeng-Bogor memberikan pendampingan dan pelatihan pada kader posyandu agar dapat menjadi kader yang terlatih dan dapat menjadi penggerak/motivator, serta mampu ikut memantau, mengenali, serta mengedukasi warganya yang berisiko tinggi mengalami masalah gizi (khususnya di periode 1000 HPK). Metode yang dilakukan pada kegiatan ini adalah dalam bentuk webinar yang diawali dengan pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan peserta dan diakhiri dengan post-test untuk menilai tingkat pemahaman peserta. Hasil kegiatan didapatkan peningkatan pengetahuan peserta, sebesar 12,4%, dengan kepuasan peserta 89,3%.
Pemberdayaan UMKM KSB Lenteng Agung melalui Sistem Seleksi dan Evaluasi Inkubator Bisnis Berbasis Web Aisyah Rutul Jummah; Kelana Waardana Arkadei Rasjeid; Suhaeri Suhaeri
Info Abdi Cendekia Vol 4 No 1: Juni 2021
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (770.77 KB) | DOI: 10.33476/iac.v4i1.60

Abstract

Startup cukup berkembang di Indonesia sehingga menjadi tren dalam inkubator bisnis yang mencakup mahasiswa di perguruan tinggi. Hal ini disebabkan konsep dan program inkubasi yang ditawarkan kepada calon wirausaha yang mempunyai ide potensial dalam bisnis. Namun, terdapat kendala dalam mengembangkan startup, misalnya dengan keterbatasan teknologi, kepemimpinan dan manajemen. Penelitian dilakukan pada Inkubator Bisnis Universitas YARSI dengan menggunakan metode penelitian pengembangan dan pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi dan literature review. Tujuan penelitian untuk meningkatkan inovasi atau kreativitas dalam mengembangkan startup baru yang sukses di perguruan tinggi, serta mempermudah pihak inkubator bisnis dalam melakukan jual beli secara online yang dapat meningkatkan nilai penjualan pada inkubator bisnis Universitas YARSI. Dalam pemanfaatan metode pengembangan prototyping, penulis memberikan solusi dari permasalahan terkait yaitu Rancang Bangun Sistem Seleksi dan Evaluasi Inkubator Bisnis Berbasis Web untuk Universitas YARSI. Hasil uji coba sistem inkubator bisnis yang dirancang menunjukan hasil yang positif. Hal tersebut dapat terlihat pada isi nilai setiap skala yang berada di atas angka 0,8 dan anak panah di samping nilai menghadap ke atas dan berwarna hijau.
Pencegahan Masalah Kesehatan Mental dan Kesehatan Reproduksi Remaja melalui Peran Peer Konselor di 8 SLTA Jakarta Pusat Maya Trisiswati; Octaviani Indrasari Ranakusuma; Sri Puji Utami; Manda Nabilah; Parawita Nurulhuda; Fitriani Nur Hasanah; Raina Nurintishar
Info Abdi Cendekia Vol 4 No 2: Desember 2021
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.44 KB) | DOI: 10.33476/iac.v4i2.50

Abstract

SNPHAR 2018 (Survey Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja) Kementerian PPA menyatakan 3 dari 4 pelaku kekerasan pada remaja adalah teman sebayanya. Data Riskesdas 2018 menunjukkan 6% penduduk DKI berusia15-24 tahun depresi dan 10% mengalami stres dan kecemasan. Survei WHO menemukan kehidupan remaja lekat dengan stresor yang kemudian memicu masalah emosional dan kejiwaan. Masa remaja merupakan masa transisi perubahan fisik, kognitif, sosial-emosional, tanggung jawab dan tuntutan sosial yang semakin besar. Mereka mulai menghabiskan waktu bersama teman, mengembangkan otonomitas, konflik dengan orang tua, mulai tertarik dengan seksualitas dan terlibat dalam perilaku seksual. Remaja membutuhkan konseling dengan sebaya melalui PIK-R yang dapat berjejaring PPKS Universitas YARSI. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjalankan fungsi PIK-R di setiap sekolah mitra, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Siswa SLTA dalam memahami dan mengenali gejala masalah kejiwaan pada remaja, mewujudkan sistem rujukan antara PIK-R dan Guru BK sebagai klinik satelit dan PPKS Universitas YARSI untuk meningkatkan jejaring layanan informasi, konseling dan pendampingan bagi siswa-siswa SLTA Jakarta Pusat. Metode yang digunakan adalah pelatihan tatap muka Peer Konselor siswa secara tatap muka dan pendampingan sekolah. Hasil menunjukkan Pelatihan Peer Konselor dianggap berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa, uji Wilcoxon p<0,005. Peserta pelatihan sudah mampu menjadi narasumber di webinar di sekolah masing-masing. Kegiatan pelatihan dan pendampingan secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta dan meningkatkan jejaring PPKS universitas YARSI.
Pemberdayaan Desa Ciseeng melalui Pembangunan Portal Menuju Desa Digital Carnengsih Nengsih; Suhaeri Suhaeri; Heri Yugaswara; Ahmad Sabiq
Info Abdi Cendekia Vol 4 No 2: Desember 2021
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.599 KB) | DOI: 10.33476/iac.v4i2.59

Abstract

Desa merupakan suatu wilayah yang ditempati sejumlah penduduk sebagai kesatuan masyarakat yang didalamnya terdapat kesatuan hukum yang memiliki organisasi pemerintahan terendah langsung di bawah camat dan tidak berhak menyelenggarakan rumah tangga sendiri. Informasi tentang potensi-potensi desa yang dapat di akses oleh semua orang melalui internet memberikan ide buat penulis untuk membuat suatu website Pengolahan portal desa yang bisa memberikan informasi bagi para pengunjungnya. Tujuan dalam pembuatan portal web desa Ciseeng ini: (1) Menyebarluaskan Informasi Desa Ciseeng Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor Berbasis Web menuju desa digital. (2) Menerapkan portal web ini agar masyarakat mengetahui informasi tentang desa dan potensi – potensi yang ada di Desa Ciseeng. Metode yang digunakan dalam pengujian portal web ini adalah metode Usability Testing. Komponen yang diuji terdiri dari komponen Learnability, Efficiency, Memorability, Error, Satisfaction. Berdasarkan hasil analisis usability diperoleh hasil rata-rata nilai Learnability 4,4, Efficiency 4,3, Memorability 4,2, Error 3,7, Satisfaction 4,13. Berdasarkan nilai diatas menunjukkan keseluruhan atribut memiliki nilai penerimaan usability oleh user, dengan total keseluruhan rata-rata dengan nilai 4,13, sehingga dapat dikatakan bahwa Portal web Desa Ciseeng Bogor sangat baik.
Pengamanan Penggunaan Komputer pada Anak dan Remaja Elan Suherlan; Heri Yugaswara; Ummi Azizah Rahmawati
Info Abdi Cendekia Vol 2 No 2: Desember 2019
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.05 KB) | DOI: 10.33476/iac.v2i2.16

Abstract

Kepedulian orang tua terhadap penggunaan komputer oleh anak anak dan remaja perlu mendapat perhatianserius, kami telah melakukan pelatihan terkait Pengamanan Penggunaan Komputer bagi para orang tua diwilayah RW 02 Cempaka Putih Timur Kec. Cempaka Putih Jakarta Pusat. Pelatihan dilaksanakan diLaboratorium MDI Fakultas Teknologi Informasi Universitas YARSI pada 15 Januari 2018. Dalampelaksanaan pelatihan ini, kami telah mengukur tingkat pengetahuan orang tua terhadap materi pelatihanberupa penyebaran kuesioner. Merujuk kepada kuesioner yang telah disebarkan, kami menilai bahwapeningkatan pengetahuan para orang tua pada saat pelatihan berjalan cukup baik, kepedulian mereka terhadapkeamanan penggunaan cukup tinggi.
OPERASI KATARAK KERJASAMA YARSI SAVE VISION LPM UNIVERSITAS YARSI DENGAN PERDAMI BEKASI DAN RUMAH SAKIT HERMINA GRAND WISATA BEKASI Tri Agus Haryono; Saskia Nassa Mokoginta; Atiek Indriawati; Himmi Marsiati
Info Abdi Cendekia Vol 2 No 2: Desember 2019
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.326 KB) | DOI: 10.33476/iac.v2i2.23

Abstract

Katarak menjadi salah satu penyebab tingginya angka kebutaan di Indonesia. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI menyebut tingkat prevalensi katarak yakni 0,1% per tahun. Artinya setiaptahun ada satu pasien katarak baru di antara 1.000 orang. Padahal katarak dapat disembuhkan melaluioperasi dengan biaya yang tidak terlalu mahal dan sudah dijamin oleh BPJS. Terpenting yang dilakukansaat ini adalah kesadaran dan kemauan dari masyarakat akan pentingnya kesehatan mata sehingga maumemeriksakan kesehatan matanya ke fasilitas pelayanan kesehatan yang terdekat. Katarak merupakanproses degeneratif yang sangat dipengaruhi oleh faktor usia, oleh karena itu kasus ini akan terusmeningkat sejalan dengan meningkatnya life expectancy orang Indonesia sehingga jumlah lanjut usiabertambah. Walaupun katarak juga dapat diderita oleh bayi dan anak, yang disebabkan oleh proses dalamkandungan seperti infeksi dan malnutrisi selama usia anak-anak, namun kasus ini sangat jarang dijumpai.Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat ini dapat menurunkan angka kebutaan karena penyakit katarak,melalui bakti sosial operasi katarak dan membantu upaya pemerintah untuk mencapai visi 2020, yaituhak semua anak bangsa untuk memiliki indera penglihatan yang dapat digunakan secara optimal. BaktiSosial “Operasi Katarak” telah dilaksanakan terhadap 45 orang pasien di rumah sakit Hermina grand wisata dengan rentang usia pasien adalah antara 35 s/d 83 tahun, 3 (tiga) teknik operasi katarak yangdilakukan yaitu teknik ICCE ( Intracapsular Cataract Extractio), SICS (Small Incision CataractSurgery)/ECCE ( ExtraCapsular Cataract Extraction) dan Fakoemulsifikasi.