cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
+628126416133
Journal Mail Official
saptaandy@gmail.com
Editorial Address
Jl. Rimbang Lk. IX Perum Wahyu Asri V Blok A No 5 Siumbut Baru, Kec. Kisaran Timur
Location
,
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Published by Smart Education
ISSN : -     EISSN : 27767647     DOI : https://doi.org/10.54314
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat adalah merupakan jurnal ilmiah dengan E-ISSN 2776-7647 yang memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang terbit pada bulan April dan Desember setiap tahunnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 325 Documents
PENGENALAN METODE WAWANCARA KELOMPOK FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) DI SMP ANASTASYA: "MEMBANGUN KETERAMPILAN PEMAHAMAN BERDISKUSI" Tarigan, Karisma Erikson; Simamora, Rosa Maria
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.1814

Abstract

Abstract: This community service aims to explain how students at Anastasya Middle School understand the focus group discussion (FGD) method, and the extent to which this understanding influences their involvement in group discussion activities. This study applies design-based research (DBR), a systematic yet flexible research method that aims to improve educational practice through iterative analysis, design, development, and implementation of scientific collaboration in real action settings and has an impetus towards the development of context-based learning principles and theories. The results of observations of the students' abilities obtained an average of 89.00 with a completion percentage of 50%. So the students' ability level at this stage is categorized as good. The average score is 89.00 which is in the good category with a classical completion percentage reaching 50%. The results obtained indicate that the students' ability to implement a scientific approach is good. Through the opportunities given, each student, after identifying their own shortcomings and weaknesses, began to make improvements after conducting a focus group discussion. Keyword: Focus Group Discussion, speaking skill.Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pemahaman siswa di SMP Anastasya terkait metode wawancara kelompok terfokus (FGD), dan sejauh mana pemahaman tersebut memengaruhi keterlibatan mereka dalam kegiatan diskusi kelompok. Penelitian ini menerapkan penelitian berbasis desain (DBR), sebuah metode penelitian sistematis namun fleksibel yang bertujuan untuk meningkatkan praktik pendidikan melalui analisis berulang, desain, pengembangan, dan implementasi kolaborasi ilmiah dalam pengaturan tindakan nyata dan memiliki implikasi terhadap pengembangan prinsip dan teori pembelajaran berbasis konteks. Hasil observasi kemampuan para siswa memperoleh rata-rata 89.00 dengan persentase ketuntasan 50%. Maka tingkat kemampuan para siswa pada tahap ini terkategori baik. Nilai rata-rata 89,00 yang berada para kategori baik dengan persentase ketuntasan secara klasikal mencapai 50%. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kemampuan para siswa dalam mengimplementasikan pendekatan saintifik sudah baik. Melalui kesempatan yang diberikan, setiap siswa setelah melakukan identifikasi kekurangan dan kelemahan masing masing, mulai melakukan perbaikan setelah dilakukan focus group discussion. Kata kunci: Focus Group Discussion, Kemampuan Berbicara.  
PENGENALAN PROTOTYPE SISTEM PENGUNCI PINTU KIOS PAJAK BAHAGIA BERBASIS KECERDASAN BUATAN (ARTIFICIAL INTELLIGENCE) DENGAN RFID Ricki Ananda; Muhammad Amin; Adi Syahputra; Imam Al Amin
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 3, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v3i2.1642

Abstract

Abstract: Tanjungbalai city is one of the most populous cities in North Sumatra province, so this city has 8 active markets, one of which is the happy market or tax. Currently the happy tax operates from morning to noon, and at night there are no guards, so sometimes theft often occurs at traders' kiosks. So, to anticipate a similar incident, a tax kiosk door locking device was designed using an RFID module with the concept of artificial intelligence. So a prototype was designed using the science and technology deception concept, where the tool simulates the theft process at one of the stalls belonging to traders at the Happy Market. so that when the kiosk is forced open, an alarm with a high buzzer type with a voltage of 12VDC will be active, and if it is opened using an RFID module whose ID Card does not match, then the RC 522 module connected to a voltage of 3.3VDC from the controller will turn on the high buzzer to notify people. or a nearby night guard.            Keywords: market city tanjugbalai; RFID; shoop door security system  Abstrak: Kota tanjungbalai merupakan salah satu kota terpadat di provinsi sumatera utara, sehingga kota ini memiliki 8 pasar yang aktif, dimana salah satunya adalah pasar atau pajak bahagia. Saat ini pajak bahagia beroperasi pada pagi sampai siang hari, dan ketika malam pajak bahagia tidak ada penjagaan, sehingga terkadang sering terjadi pencurian di kios kios milik pedagang. Sehingga untuk mengantisipasi kejadian yang sama, maka dirancang alat pengunci pintu kios pajak dengan menggunakan modul RFID dengan konsep kecerdasan buatan. Sehingga dirancang sebuah prototype dalam konsep depusi iptek, dimana alat tersebut mensimulasikan proses pencurian pada salah satu kios milik pedagang di pasar bahagia. sehingga ketika kios dibuka paksa, maka alarm dengan jenis high buzzer dengan tegangan 12VDC akan aktif, dan jika dibuka dengan menggunakan modul RFID yang ID Card tidak sesuai, maka modul rc 522 yang terhubung ketegangan 3.3VDC dari controller akan menyalakan high buzzer untuk memberi tahu orang atau penjaga malam sekitar. Keywords: pasar bahagia tanjungbalai; RFID; sistem pengaman pintu kios 
PELATIHAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DI ERA DIGITAL BAGI SISWA/I SMK BM YAPIM SIMPANG KAWAT Arridha Zikra Syah; Yessica Siagian; Novica Irawati
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 3, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v3i2.1532

Abstract

Abstract: SMK Yapim has an Accounting study program that produces practitioners in financial reporting. Students have good abilities in accounting. To be able to keep pace with competition in the industrial era 4.0, they must also master information technology such as Accounting Information Systems, operating computer systems quickly and precisely. This service aims to equip students with basic information technology skills as supporters of office technology. The method used in this training is the provision of material or counseling and training. With this training, it is expected that these students will be able to utilize Information Technology to support their abilities in an appropriate, effective and efficient manner.Keyword: Hot Key; Office applications,Utilization of Information Technology; Training.Abstrak: SMK Yapim memiliki program study Akuntansi yang menghasilkan praktisi dalam pelaporan keuangan. Siswa memiliki kemampuan yang baik di bidang akuntansi. Untuk dapat mngimbangi persaiingan di era industri 4.0, merekapun harus menguasai teknologi informasi seperti halnya Sistem Informasi Akuntansi, pengoperansian sistem komputer secara cepat dan tepat. Pengabdian ini bertujuan untuk membekali siswa dengan kemampuan dasar teknologi informasi sebagai pendukung teknologi perkantoran. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah pemberian materi atau penyuluhan dan pelatihan. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan siswa-siswa tersebut mampu untuk memanfaatkan Teknologi Informasi untuk menunjang kemampuan mereka secara tepat guna, efektif dan efisien.Kata kunci: aplikasi perkantoran; Hot Key; Pemanfaatan Teknologi Informasi; Pelatihan.
PENYUSUNAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN BERBASIS PERMAINAN DI SDN BANDENGAN 02 Hidayah, Nurina; Karimah, Sayyidatul; Susanto, Susanto; Mukti Maliki, Sarah; Maula Ulfa, Halimah
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.2020

Abstract

Abstract: Game-based learning technology has many advantages and can overcome the low literacy, numeracy skills, and interest in learning of Bandengan 02 elementary school students. However, the resources owned have not been maximally utilized by teachers. So it is necessary to provide assistance in preparing game-based learning technology for teachers. Teachers who are able to develop game-based learning can improve literacy, numeracy, and student interest in learning in the classroom. The method of implementing community service is service learning (SL). Service learning is a learning method that prioritizes service, both to oneself, to others, and to the environment. The assistance provided was in the form of  preparation of a Google Site and Wordwall for learning by teachers of SDN Bandengan 02, numeracy learning assistance in the classroom; and literacy learning assistance in the classroom. The implementation team, consisting of three lecturers and two students, divided the tasks for each of the program plans. The results of the implementation of the activities obtained  an increase in literacy skills by 16% and numeracy by 26% for students of SDN Bandengan 02, and  90% of SDN Bandengan 02 teachers were able to develop a personalized Google Site to facilitate students' independent learning. Keyword: google site; learning technology; literacy; numeracy; service learning  Abstrak: Teknologi pembelajaran berbasis permainan memiliki banyak keunggulan serta mampu mengatasi rendahnya kemampuan literasi, numerasi dan minat belajar siswa SD Bandengan 02. Akan tetapi sumber daya yang dimiliki belum maksimal dimanfaatkan oleh guru. Sehingga perlu adanya pendampingan penyusunan teknologi pembelajaran berbasis permainan untuk guru. Guru yang mampu Menyusun pembelajaran berbasis permainan dapat meningkatkan kemampuan literasi, numerasi serta minat belajar siswa di kelas. Metode pelaksanaan pengabdian kepada Masyarakat yaitu service learning (SL). Service Learning merupakan sebuah metode pembelajaran yang mengutamakan sebuah pelayanan, baik pelayanan terhadap diri sendiri, terhadap orang lain, maupun terhadap lingkungan. Pendampingan yang dilakukan berupa, penyusunan Google Site dan Wordwall untuk pembelajaran oleh guru SDN Bandengan 02, pendampingan pembelajaran numerasi di kelas, pendampingan pembelajaran literasi di kelas. Tim pelaksana yang terdiri dari tiga dosen dan dua mahasiswa membagi tugas untuk masing-masing rencana program tersebut. Hasil pelaksanaan kegiatan diperoleh yaitu  peningkatan kemampuan literasi sebesar 16% dan numerasi sebesar 26% untuk siswa-siswa SDN Bandengan 02, dan  90% Guru-guru SDN Bandengan 02 mampu menyusun Google Site pribadi untuk memfasilitasi siswa belajar secara mandiri. Kata kunci: google site; literasi; numerasi; service learning; teknologi pembelajaran 
PEMANFAATAN APLIKASI PEMBAYARAN SPP DALAM PENGEMBANGAN SMART SDM PADA PONDOK PESANTREN SIRAJUL MUSTHAFA SILAU LAUT Marpaung, Nasrun; Yesputra, Rolly; Kurniawan, Edi
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.1977

Abstract

Abstract: The advancement of information technology has significantly influenced all aspects of life, particularly in the field of education. In educational settings, the service sector plays a crucial role for institutions to ensure that all stakeholders benefit from its offerings and adapt to the digital world. One example is the implementation of SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan) applications, which provide numerous advantages for both schools and parents. The utilization of SPP applications enhances the efficiency and effectiveness of school financial management. These applications are designed based on specific school requirements using the web-based CodeIgniter framework, enabling online access. SPP streamlines the SPP payment process for schools, saving time and effort. Additionally, SPP applications facilitate the tracking of students' SPP payment history, allowing for easier monitoring and evaluation of payment transparency. SPP applications serve as a viable solution to improve the efficiency and effectiveness of school financial management, while also promoting convenience and transparency in the SPP payment process. Therefore, schools and parents are encouraged to adopt SPP applications to enhance the quality of education, particularly in the service sector. Keyword: application;school financial management;parents of students.  Abstrak: Perkembangan teknologi informasi sangat mempengaruhi segala aspek, terutama pada aspek pendidikan. Dalam lingkungan pendidikaan, bidang pelayanan merupakan peran penting bagi penyelenggara agar seluruh sumber daya terkait merasakan manfaatnya dan beradaptasi dengan dunia digital. Salah satu contohnya adalah penggunaan aplikasi SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan) yang menawarkan berbagai manfaat bagi sekolah dan orang tua murid. Pemanfaatan aplikasi SPP dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan keuangan sekolah. Aplikasi yang dirancang berdasarkan kebutuhan sekolah dengan framework codeigniter berbasis web yang hasilnya dapat diakses secara online. SPP dapat membantu sekolah dalam mengotomatisasi proses pembayaran SPP, sehingga menghemat waktu dan tenaga. Selain itu, aplikasi SPP juga dapat membantu sekolah dalam melacak riwayat pembayaran SPP siswa, sehingga memudahkan dalam monitoring dan evaluasi terkait transparansi dalam proses pembayaran SPP. Pemanfaatan aplikasi SPP merupakan solusi yang tepat untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan keuangan sekolah, serta memberikan kemudahan dan transparansi dalam proses pembayaran SPP. Oleh karena itu, sekolah dan orang tua murid didorong untuk menggunakan aplikasi SPP dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan terutama dibidang pelayanan. Kata kunci: aplikasi SPP;keuangan sekolah;orang tua murid. 
PENGENALAN MEDIA BELAJAR BERBASIS MULTIMEDIA BAGI SANTRI MDA Muhammad Ardiansyah Sembiring; Raja Tama Andri Agus; Mustika Fitri Larasati Sibuea
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 3, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v3i2.1751

Abstract

Dari hasil pelatihan yang telah dilakukan kepada Santri  MDA Al Falah Sidokeno Asahan  tersebut di atas dapat telah dirasakan sangat bermanfaat. Hal ini berdasarkan  kegiatan Pengenalan Aplikasi Pembelajaran Huruf Hijaiyah yang telah selesai dikerjakan oleh siswa berdasarkan arahan dan bimbingan dari para pemateri. Sesuai dengan rencana pelaksanaan pengabdian masyarakat mengenai tema “Pengenalan Aplikasi Pembelajaran Huruf Hijaiyah Bagi Santri MDA Al Falah Sidokeno Asahan”, maka kegiatan tersebut telah  direalisasikan sesuai dengan rencana dan berjalan dengan lancar dan efektif. Hal ini dikarenakan banyaknya dukungan dari berbagai pihak baik STMIK Royal Kisaran melalui LPPM, MDA Al Falah Sidokeno Asahan. Adapun kesimpulan dari kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah : Aplikasi huruf hijaiyah adalah aplikasi yang memudahkan para santri dalam mempelajari al quran khususnya huruf hijaiyah bagi para santri. Kegiatan pengenalan  aplikasi huruf hijaiyah akan memu-dahkan  dan memberi penge-tahuan lebih pada santri MDA Al Falah Sidokeno dan dapat meingkatkan ketertarikan santri  siswa dalam mengenal huruf hi-jaiyah.
PELATIHAN JARINGAN KOMPUTER SEDERHANA PADA SMK KARYA UTAMA Tika Christy; Febby Madonna Yuma; Rizky Fauziah; Alvin Alfadilah
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 3, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v3i2.1559

Abstract

Abstract: A computer network or computer network refers to a telecommunications network that allows computers to interact by exchanging data. Its function is to ensure that each element in a computer network can communicate and provide services according to its purpose. A simple training program conducted in understanding computer networks also provides support to students in completing network-related tasks. The learning approach used involves hands-on practice in network training, designed to create a fun learning experience. Vocational High School (SMK) is a type of official educational institution that provides secondary level vocational education programs, with the aim of preparing students to work in specific fields. The aim of this training program is to provide the skills, knowledge and attitudes needed when facing challenges and problems. The hope is that after participating in this training, students will develop characters that include honesty, discipline, hard work, creativity and independence..Keyword: computer network; students, training.Abstrak: Jaringan komputer atau jejaring komputer merujuk pada rangkaian telekomunikasi yang memungkinkan komputer-komputer berinteraksi dengan pertukaran data. Fungsinya adalah untuk memastikan bahwa setiap elemen dalam jaringan komputer dapat berkomunikasi dan memberikan layanan sesuai dengan tujuannya. Program pelatihan sederhana yang dilakukan dalam pemahaman jaringan komputer juga memberikan dukungan kepada siswa dalam menyelesaikan tugas-tugas yang berkaitan dengan jaringan. Pendekatan pembelajaran yang digunakan melibatkan praktik langsung dalam pelatihan jaringan, yang dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan salah satu jenis lembaga pendidikan resmi yang menyelenggarakan program pendidikan kejuruan tingkat menengah, dengan tujuan mempersiapkan peserta didik untuk bekerja di bidang-bidang spesifik. Tujuan dari program pelatihan ini adalah untuk memberikan keterampilan, pengetahuan, dan sikap yang diperlukan ketika menghadapi tantangan dan masalah. Harapannya, setelah mengikuti pelatihan ini, siswa akan mengembangkan karakter yang mencakup kejujuran, disiplin, kerja keras, kreativitas, dan kemandirian.Kata kunci: jaringan komputer; siswa, pelatihan
OPTIMALISASI PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI BAGI MASYARAKAT DESA CENGKERING PEKAN Handayani, Masitah; Risnawati, Risnawati; Ubaidillah, Abdul Azis; Zulkhairani, Zulkhairani
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.2114

Abstract

Abstract: Information technology is the study or use of electronic equipment, especially computers, to store, analyze and distribute any information, including words, numbers and images. Information technology that is currently developing has created new traditions and culture in people's lives where the virtual world seems to have become the real world. An example is computer use. By using a computer connected to the internet, you can open up very wide world horizons so that the world seems not limited by time and space. The rapid development of information technology in various fields cannot be separated from its role in creating, storing, conveying and disseminating information. The use of electronic devices such as televisions, computers and smartphones also makes information technology increasingly needed by the wider community. Therefore, the use of information technology must be optimized so that it has a positive impact, including the efficiency of village government bureaucracy, facilitating public services and administrative services, increasing community participation in decision making, increasing transparency and accountability of village government, and increasing access to information for all related parties. .               Keywords: technology, society, village Abstrak: Teknologi informasi adalah studi atau penggunaan peralatan elektronika, terutama komputer, untuk menyimpan, menganalisa, dan mendistribusikan informasi, termasuk kata-kata, bilangan, dan gambar. Teknologi informasi yang berkembang pada saat ini telah menciptakan tradisi dan budaya baru dalam kehidupan masyarakat, dimana dunia maya seolah-olah menjadi dunia nyata. Contohnya adalah dengan memanfaatkan komputer yang terhubung dengan internet dapat membuka cakrawala dunia yang sangat luas sehingga dunia seakan tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Pesatnya perkembangan teknologi informasi di berbagai bidang tak terlepas dari perannya dalam membuat, menyimpan, menyampaikan, hingga menyebarkan informasi. Penggunaan perangkat elektronik seperti televisi, komputer, dan smartphone pun turut membuat teknologi informasi semakin dibutuhkan oleh masyarakat luas. Oleh sebab itu, penggunaan teknologi informasi harus dioptimalkan agar memberikan dampak posistif antara lain efisiensi birokrasi pemerintahan desa, memudahkan layanan publik dan pelayanan administrasi, meningkatkan partisipasi, masyarakat dalam pengambilan keputusan, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintah desa, serta meningkatkan akses informasi bagi semua pihak terkait.Kata Kunci: teknologi, masyarakat, desa  
PEMANFAATAN INTERNET SEHAT MENUJU GENERASI UNGGUL PADA DESA CENGKERING PEKAN KABUPATEN BATUBARA Syafwan, Havid; Helmiah, Fauriatun; Putri, Pristiyanilicia
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.2024

Abstract

Abstract: Healthy and wise use of the internet is an important factor in forming a superior generation in the current era of digitalization. This Community Service activity educates participants on how to use the internet healthily to support individual and community development towards achieving a superior young generation in Cengkering Pekan Village, Batubara Regency. The PKM activity method is in the form of socialization to participants by explaining several aspects, starting from digital literacy, introduction and use of the internet, and social media, to the impact of internet use on life. Healthy internet use can improve critical thinking abilities, creativity, and technical skills, all of which are the main components of a superior generation. In addition, education regarding digital ethics and cyber security has proven effective in reducing the risks associated with unwise internet use. The results of this PKM activity conclude that collaboration between the government, educational institutions, and the community is very necessary to promote healthy internet use to create a competent generation, that has integrity and is highly competitive in the future.            Keywords: healthy internet; superior generation; cengkering pekan village.  Abstrak: Penggunaan internet yang sehat dan bijaksana merupakan faktor penting dalam membentuk generasi unggul di era digitalisasi saat ini. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini memberikan edukasi kepada para peserta kegiatan bagaimana pemanfaatan internet sehat dalam mendukung perkembangan individu dan masyarakat menuju pencapaian generasi muda unggul yang ada di Desa Cengkering Pekan Kabupaten Batubara. Bentuk metode kegiatan PKM ini berupa sosialisasi kepada para peserta dengan memaparkan beberapa aspek, mulai dari literasi digital, pengenalan dan penggunaan internet, sosial media, hingga dampak penggunaan internet terhadap kehidupan. Dalam penggunaan internet yang sehat dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan keterampilan teknis, yang semuanya merupakan komponen utama dari generasi unggul. Selain itu, edukasi mengenai etika digital dan keamanan siber terbukti efektif dalam mengurangi risiko yang terkait dengan penggunaan internet yang tidak bijak. Adapun hasil kegiatan PKM ini menyimpulkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mempromosikan pemanfaatan internet sehat guna menciptakan generasi yang kompeten, berintegritas, dan berdaya saing tinggi di masa depan. Kata kunci: internet sehat; generasi unggul; desa cengkering pekan
PELATIHAN WRITING BAGI SISWA MAS BAHRUL ULUUM AL KAMAL ASAHAN Akmal Akmal; Suparmadi Suparmadi; Zulkarnain Sirait
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.1881

Abstract

Abstract. This training was focused on the writing skill in English language and the paricipants were the students of MAS Bahrul Uluum Al-Kamal Asahan.. The speakers used the field methods in this training of English education. The speakers told about the English tenses because the English writing skill had to use the tenses and if the students were able to understand the English basic tenses, they will make the sentences in English very well and correctly. The basic tenses that were used in this training were present tense, past tense, present perfect tense, and present future tense. The speakers elaborated the tenses more details and completely. They were able to identify the basic tenses which used in English writing and they were so satisfied in getting the training from the speakers.    Keywords : english; speaker; tenses Abstrak. Pelatihan ini difokuskan pada keterampilan menulis dalam bahasa Inggris dan pesertanya adalah siswa-siswi MAS Bahrul Uluum Al-Kamal Asahan. Pemateri menggunakan metode lapangan dalam pelatihan pendidikan bahasa Inggris ini. Pemateri menceritakan tentang tenses bahasa inggris karena keterampilan menulis bahasa inggris harus menggunakan tenses dan jika siswa mampu memahami basic tenses bahasa inggris maka mereka akan membuat kalimat dalam bahasa inggris dengan sangat baik dan benar. Tenses dasar yang digunakan dalam pelatihan ini adalah present tense, past tense, present perfect tense, dan present future tense. Pemateri menguraikan tenses tersebut lebih detail dan lengkap. Mereka mampu mengidentifikasi tenses dasar yang digunakan dalam penulisan bahasa Inggris dan mereka sangat puas mendapatkan pelatihan dari para pembicara. Kata Kunci :bahasa inggris; pemateri; tenses

Page 11 of 33 | Total Record : 325