cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
+628126416133
Journal Mail Official
saptaandy@gmail.com
Editorial Address
Jl. Rimbang Lk. IX Perum Wahyu Asri V Blok A No 5 Siumbut Baru, Kec. Kisaran Timur
Location
,
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Published by Smart Education
ISSN : -     EISSN : 27767647     DOI : https://doi.org/10.54314
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat adalah merupakan jurnal ilmiah dengan E-ISSN 2776-7647 yang memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang terbit pada bulan April dan Desember setiap tahunnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 243 Documents
TEKNIK PENULISAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Mhd Ihsan; Indra Ramadona Harahap; Suparmadi Suparmadi
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 3, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v3i2.1661

Abstract

Abstract: The problems that most often arise in the classroom are lack of student motivation and low student achievement. If teachers can respond quickly to problems these existing problems, they can become more reflective and critical of them learning process in the classroom. Therefore, the quality and quantity of the learning process in the classroom can be improved and improved. One way that teachers can improve the quality of learning is through classroom action research (PTK). Classroom Action Research (CAR) is a practical action with the aim of improving the quality of learning. PTK is part of Continuous Professional Development (PKB) as an effort to improve teacher competency as a whole, sequentially and planned. This is in accordance with the Regulation of the Minister of State and Empowerment of State Apparatus and Bureaucratic Reform Number 16 of 2009 concerning Functional Positions and Credit Scores. Referring to these regulations, PTK must be carried out by educators. PTK provides space for teachers to reflect on learning, identify challenges, and formulate an action as a solution to address these challenges. Evaluation of this training The training teacher is expected to be able to prepare a draft of Classroom Action Research. It is hoped that this draft can be further elaborated so that it becomes a comprehensive work of classroom action research. Keywords: classroom action research;learning outcomes; MTS Nurhasanah  Abstrak:Masalah yang paling sering muncul di kelas adalah kurangnya motivasi siswa dan rendahnya pencapaian siswa. Bila guru bisa cepat tanggap terhadap permasalahan-permasalahan yang ada ini, mereka dapat menjadi lebih reflektif dan kritis terhadap proses pembelajaran di dalam kelas. Oleh karena itu, kualitas dan kuantitas proses pembelajaran di dalam kelaspun bisa diperbaiki dan ditiingkatkan. Salah satu cara yang bisa ditempuh guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran adalah melalui penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan sebuah tindakan praktis dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. PTK merupakan bagian dari Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi guru secara keseluruhan, berurutan dan terencana. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Negara dan Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional dan Angka Kredit. Merujuk pada Peraturan tersebut, PTK wajib dilaksanakan oleh para pendidik. PTK memberikan ruang bagi guru untuk melakukan refleksi pembelajaran, mengidentifikasi tantangan, serta merumuskan sebuah tindakan sebagai solusi untuk menyikapi tantangan tersebut. Ealuasi dari pelatihan ini Guru pelatihan diharapkan dapat menyusun sebuah draf Penelitian Tindakan Kelas. Draf ini diharapkan dapat dielaborasi kembali sehingga menjadi sebuah karya penelitian tindakan kelas yang komprehensif. Kata kunci: penelitian tindakan kelas; hasil belajar; MTS Nurhasanah
PEMASARAN ROTI JALA UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA DI LINGKUNGAN 18 RENGAS PULAU MEDAN Sri Wahyuni Tarigan; Widya Fernanda Putri; Anita Christine Sembiring; Uni Pratama Tarigan; Yennimar Yennimar
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 3, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v3i2.1533

Abstract

Abstract: Roti jala is a typical food of the Malay people in North Sumatra. This dish is also often found in Riau. In Medan (Deli) North Sumatra, this food is often served with chicken curry or goat curry mixed with pickled pineapple and can also be served with pickled cucumber and carrots. Roti jala is a combination of Indian and Malay cuisine. Along with the development of the times, roti jala is not only sold by the Malay community, now various tribes have made and marketed it, including the community of Environment 18, Rengas Pulau Subdistrict. People in the 18 district of Rengas Pulau generally sell roti jala as an additional income of 70% and a main income of 30% to improve the family economy.Keyword: delicious bread meshAbstrak: Roti jala adalah makanan khas masyarakat Melayu di Sumatera Utara. Hidangan ini juga banyak di temui di Riau. Di Medan (Deli) Sumatera Utara makanan ini sering disajikan dengan gulai kari ayam atau gulai kari kambing di campur acar nenas dan bisa juga dengan acar timun dan wortel. Roti jala merupakan perpaduan masakan India dengan Melayu. Seiring dengan perkembangan zaman roti jala tidak hanya di jual oleh masyrakat Melayu saja, saat ini berbagai suku telah membuat dan memasarkannya termasuk masyrakat Lingkungan 18 Kelurahan Rengas Pulau. Masyarakat di lingkungan 18 Kelurahan Rengas Pulau umumnya menjual roti jala sebagai penghasilan tambahan sebanyak 70% dan penghasilan utama sebanyak 30% untuk meningkatkan ekonomi keluarga.Kata kunci: jala roti
PELATIHAN PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA DALAM PEMBUATAN KONTEN KREATIF (PHOTOGRAPHY, AUDIO DAN VIDIO EDITING) PADA MEDIA SOSIAL Parini Parini; Rizky Fauziah; Andrew Ramadhani; Nurul Masitha
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.2105

Abstract

Abstract: In the current digital era, the ability to produce interesting and quality content is very important, especially for the younger generation who interact a lot via social media platforms. Therefore, it is important to organize training on creating creative content using simple and easy applications. Alma'shum Sidodadi Private Vocational School wants to improve the quality of students' competence through photography, audio and video editing. Therefore, training and guidance is needed so that students have skills and can develop talents in making video media. In this way, students can produce work that can be used as presentation media at school as well as becoming content creators or entrepreneurs in the editing field, thus producing independent students. The aim of this training is to help students develop creative thinking skills, equip them with technical skills in using software for content creation, teach them how to convey messages effectively through various content media, and encourage students to see opportunities in the creative industry and design content that has commercial value. This service is carried out through observation stages, followed by training providing material and direct practice using the Canva and Catcut applications. It is hoped that the results of this service will improve students' skills in creating creative content and raise the enthusiasm of participants in business in the digital era.Keywords: creative content; photography; audio editing; video editing; social media Abstrak: Dalam era digital saat ini, kemampuan untuk menghasilkan konten yang menarik dan berkualitas menjadi sangat penting, terutama bagi generasi muda yang banyak berinteraksi melalui platform media sosial. Oleh karena itu, penting untuk menyelenggarakan pelatihan tentang pembuatan konten kreatif dengan menggunakan aplikasi yang sederhana dan mudah. SMK Swasta Alma’shum Sidodadi ingin meningkatkan kualitas kompetensi siswa/i melalui photography, audio dan editing video, Oleh karena itu, diperlukan pelatihan dan bimbingan agar siswa memiliki keterampilan dan dapat mengembangkan bakat dalam membuat media berbentuk video. Dengan demikian, siswa dapat menghasilkan karya yang bisa digunakan sebagai media presentasi di sekolah serta menjadi content creator atau pengusaha di bidang pengeditan, sehingga menghasilkan siswa yang mandiri. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kreatif, membekali mereka dengan keterampilan teknis dalam penggunaan perangkat lunak untuk pembuatan konten, mengajarkan cara menyampaikan pesan dengan efektif melalui berbagai media konten, serta mendorong siswa untuk melihat peluang dalam industri kreatif dan merancang konten yang memiliki nilai komersial. Pengabdian ini dilaksanakan dengan tahapan observasi, dilanjutkan dengan pelatihan pemberian materi dan praktek langsung dengan menggunakan aplikasi canva dan catcut. Hasil dari pengabdian ini harapannya siswa/i dapat meningkatkan  keterampilan siswa/i dalam pembuatan konten kreatif serta membangkitkan semangat peserta dalam bisbis di era digital.Kata kunci: Konten Kreatif; fotographi; Audio; vidio editing; sosial media
WORKSHOP PELATIHAN PENGENALAN MESIN FEELING 5 JENIS MINUMAN BERBASIS MICROCONTROLER DI SEKOLAH ALMA’SUM Ricki Ananda; Muhammad Amin; Nuriadi Manurung
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.1998

Abstract

Abstrak: The large number of coffee lovers sometimes makes coffee maker users overwhelmed in mixing coffee and combining various flavors, blends of coffee and other mixed ingredients such as milk, sugar, sweeteners and others. Apart from that, sometimes it takes a long time to make coffee, so many consumers complain and sometimes work accidents occur. when making or compounding coffee (the glass spills).  After conducting research, it was found that the device design had 5 inputs, consisting of 5 buttons which were supplied with 5VDC voltage and supplied by Arduino. Meanwhile, the output consists of 5 outputs, or 5 pump motors which are supplied from a 12VDC/2A adapter. When button 1 is pressed, the LCD 2004+I2C will display information in the form of the type of drink that will be dispensed, as well as buttons 2 to button 4. Each delay on the pump motor has its own delay, where pump 1 has a delay setting of 17 seconds for the glass filling size. 0.250 ml, for pump 2 the delay setting is 33 seconds, pump 3 has a delay setting of 22 seconds, pump 4 has a delay setting of 15 seconds and pump 5 has a delay setting of 9 seconds. The difference in delay settings is influenced by the length of the pipe or hose that will fill the glass. Kata kunci: coffee machine; 5 input; 5 output; beverage filling machine.  Abstract: Banyaknya penikmat coffe, terkadang membuat user pembuat kopi kewalahan dalam meracik coffe dan memadukan berbagai macam rasa paduan antara coffe dan bahan campuran lainnya seperti susu, gula, pemanis dan lainnya, selain itu terkadang lamanya waktu pembuatan coffe sehingga banyak konsumen mengelurh serta terkadang terjadi kecelakaan kerja pada saat pembuatan atau peracikan coffe (gelas tumpah).  Setelah dilakukannya penelitian mendapati bahwa Rancangan alat memiliki 5 input, yang terdiri 5 button yang disupply dengan tegangan 5VDC dan disupply oleh arduino. Sedangkan output terdiri dari 5 ouput, atau 5 motor pompa yang disupply dari adaptor 12VDC/2A. Ketika button 1 ditekan, maka LCD 2004+I2C akan menampilkan informasi berupa jenis minuman yang akan dikeluarkan, begitu juga dengan button 2 sampai dengan button 4. Setiap delay pada motor pompa memiliki delay tersendiri, dimana pompa 1 pengaturan delay 17 detik untuk ukuran pengisian gelas 0,250 ml, untuk pompa 2 pengaturan delay 33 detik, pompa 3 pengaturan delay 22 detik, pompa 4 pengaturan delay 15 detik dan pompa 5 p pengaturan delay 9 detik. Perbedaan pengaturan delay dipengaruhi panjang pipa atau selang yang akan mengisi gelas. Keyword: mesin kopi; 5 input; 5 output; mesin fiiling minuman.
PELATIHAN APLIKASI DUOLINGO UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS PADA SISWA SMK KARYA UTAMA TANJUNG BALAI Iin Almeina Loebis; Parini Parini; Andrew Ramadhani
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 3, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v3i2.1752

Abstract

Abstract: Learning English for vocational school students is basically the same as for high school students. For vocational school students, students tend to be passive when taking English lessons in class, because there are many things, including the only material that is given, and it is boring for students, especially teachers who don't know how to do it. provide material in other forms and concise learning activities to teachers. English is a global language, it can make activities in the international world easier and provide a competitive edge in getting better job opportunities. English is also a tool for communicating both verbally and in writing which has a very important role, especially for vocational high school students. Apart from mastering skills according to your major, the role of communication through language is also a very dynamic reflection of being able to compete at the local level and even at the international level. The Duolingo application is an application that can be used to learn English using independent learning methods, using game-based applications, gamification and monitor progress, students can become proficient in English. This service activity held at Karya Utama Tanjung Balai Vocational School was held to provide training to vocational school students on the use of the Duolingo application which is very useful for improving their abilities and ultimately students will become proficient in English. Keyword: student;language;application,   Abstrak: Pembelajaran bahasa Inggris bagi siswa SMK pada dasarnya sama dengan SMA .Pada siswa SMK, para siswa cenderung pasif ketika mengikuti pelajaran Bahasa Inggris di kelas, karena banyak hal, antara lain materi yang di berikan itu itu saja, dan membosankan bagi siswa, terlebih guru kurang dapat memberikan materi dalam bentuk lain dan kegiatan belajar yang terpusat pada guru. Bahasa Inggris merupakan bahasa dunia global, dapat mempermudah aktifitas di dunia Internasional dan memberikan daya saing tersendiri dalam memperoleh kesempatan pekerjaan yang lebih baik. Bahasa Inggris juga merupakan alat untuk berkomunikasi baik secara lisan maupun tulisan yang sangat memiliki peran penting, khususnya bagi siswa sekolah menengah kejuruan. Selain menguasai skill sesuai dengan jurusan, peran komunikasi lewat bahasa juga menjadi cerminan yang sangat dinamis untuk bisa berkompetisi di tingkat lokal bahkan di tingkat internasional. Aplikasi Duolingo adalah aplikasi yang dapat digunakan untuk belajar bahasa inggris dengan metode pembelajaran mandiri, penggunaan aplikasi berbasis game, gamifikasi dan pantau kemajuan, serta siswa bisa mahir berbahasa inggris. Kegiatan pengabdian yang diadakan di SMK Karya Utama Tanjung Balai ini untuk memberikan Pelatihan kepada siswa SMK tentang penggunaan Aplikasi Duolingo yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan dan pada akhirnya siswa akan mahir dalam bahasa inggris. Kata kunci: siswa; bahasa; aplikasi
OPTIMALISASI MANAJEMEN KEPENGURUSAN MASJID DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS IBADAH JAMA'AH MASJID Muthia Dewi; Sri Rezki Maulina Azmi; Krisma Yogi Nopiana
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 3, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v3i2.1551

Abstract

Abstract: Mosques are places of worship, education, community development, Islamic da'wah and culture, cadre formation and community unity. To optimize the role and function of the mosque, namely by making the mosque apart from being a place of worship, it is also a place for developing people. In this Abdimas, the author makes the Ma'shum Mosque the object of research. In this Abdimas, the author explains how mosque administrators implement management functions in various da'wah activities. The method used in Abdimas is a method of outreach to the community around the mosque which aims to implement the mosque management function in the implementation of da'wah implemented by the mosque, this is carried out in the context of achieving the goals and also efforts to prosper the mosque. After holding this counseling, it shows that the implementation of the mosque management function in the implementation of da'wah implemented by the Al-Ma'shum mosque is going well because in order to carry out the previous work program the administrators or takmir have prepared and planned the steps that will be carried out, this is carried out in order to achieve the goals and also efforts to prosper the mosque. This is proven by the activities that are always busy with the congregation. Keywords: Management; Quality of WorshipAbstrak: Masjid merupakan tempat ibadah, pendidikan, pengembangan masyarakat, dakwah dan kebudayaan Islam, pembentukan kader dan persatuan umat. Untuk mengoptimalkan peran dan fungsi masjid yaitu dengan menjadikan masjid selain sebagai tempat ibadah juga sebagai tempat pembinaan umat. Dalam Abdimas ini penulis menjadikan Masjid Mashum sebagai objek penelitian. Didalam Abdimas ini penulis memaparkan bagaimana pengurus masjid mengimplementasikan fungsi manajemen dalam berbagai kegiatan dakwah. Metode yang digunakan dalam Abdimas ini adalah metode penyuluhan kepada Masyarakat sekitar masjid yang bertujuan untuk implementasi fungsi manajemen masjid dalam pelaksanaan dakwah yang diterapkan oleh masjid, hal ini dilaksanakan dalam rangka pencapaian tujuan dan juga usaha pemakmuran masjid. Setelah diadakan penyuluhan ini, menunjukan bahwa implementasi fungsi manajemen masjid dalam pelaksanaan dakwah yang diterapkan oleh masjid Al-Mashum berjalan baik karena dalam rangka melaksanakan program kerja sebelumnya para pengurus atau takmir telah menyusun dan merencanakan langkah-langkah yang akan dilakukan, hal ini dilaksanakan dalam rangka pencapaian tujuan dan juga usaha pemakmuran masjid. Dibuktian dengan kegiatan-kegiatan yang berjalan selalu ramai oleh jamaah.Kata kunci: Manajemen Kepengurusan; Kualitas Ibadah
WOMEN EMPOWERING THROUGH DECOUPAGE Hommy Dorthy Ellyany Sinaga; Petrus Loo; Dedy Lazuardi; Sri Rezeki; Norhaslina BT Asri; Mashitah Binti Duralim; Nur Fadzillah Binti Jaafar
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.2049

Abstract

Abstract: The community service activity "Women Empowering Through Decoupage," conducted in continuation of the Memorandum of Understanding with Sultan Azlan Shah Malaysia Polytechnic, was organized by several lecturers at Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya from October 2nd to October 5th, 2023. The target participants were Puspanita (Wives of Lecturers/Employees) of Sultan Azlan Shah Malaysia Polytechnic. The activity focused on training participants in decorating pandan clutch using decoupage techniques. This collaboration between lecturers at Eka Prasetya College of Economics and Sultan Azlan Shah Malaysia Polytechnic lecturers aimed to empower Puspanita by imparting new knowledge and skills. The production outcomes potentially hold economic value. The activity garnered a highly positive response from all participants.            Keywords: decoupage; pandan clutch; puspanita; sultan azlan shah malaysia polytechnic; women empowering,  Abstrak: Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Women Empowering Through Decoupage dilakukan sehubungan dengan kelanjutan dari MoU dengan Politeknik Sultan Azlan Shah Malaysia. Kegiatan ini dilaksanakan oleh beberapa Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya dan berlangsung pada 2-5 Oktober 2023, dengan sasaran peserta adalah Puspanita (Istri dari Dosen/Pegawai) Politeknik Sultan Azlan Shah Malaysia. Aktivitas yang dilakukan adalah dengan memberikan pelatihan pembuatan menghias tas pandan dengan menggunakan Teknik decoupage. Pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan kolaborasi dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya dengan dukungan Dosen dari Politeknik Sultan Azlan Shah Malaysia. Dari kegiatan ini, para Puspanita mendapatkan pengetahuan dan ketrampilan yang baru. Hasil produksi dapat menjadi peluang bernilai ekonomis. Kegiatan ini mendapat respon yang sangat positif dari seluruh peserta. Kata kunci: decoupage; cluth pandan; pemberdayaan perempuan; politeknik sultan azlan shah; puspanita 
MEMBANGUN KETERAMPILAN DIGITAL: PELATIHAN PENGGUNAAN SCRATCH DI SMK NEGERI 8 PEKANBARU Nurliana Nasution; Feldiansyah Bakri Nasution; Mhd Arief Hasan; Muhammad Al Fajar
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.1932

Abstract

Abstract: This community service aims to enhance the programming skills of students at SMK Negeri 8 Pekanbaru through Scratch training. The problems addressed include limited access to and knowledge of programming among students, as well as low participation rates in technology learning. With a practical and interactive approach, the training involved 7 students and one accompanying teacher. The methods used included introducing basic programming concepts, case studies, and practical projects. Evaluation results showed a significant improvement in understanding basic programming concepts, ability to create simple projects, and interest in programming. The level of student participation in the training sessions reached 100%, indicating high enthusiasm and engagement. This activity proves to be an effective step in preparing students to face the challenges in an increasingly digitally connected workforce. Keywords: pelatihan; pemrograman; scratch; siswa; SMK.  Abstrak: Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pemrograman siswa SMK Negeri 8 Pekanbaru melalui pelatihan penggunaan Scratch. Masalah yang dihadapi adalah keterbatasan akses dan pengetahuan siswa terkait pemrograman serta rendahnya tingkat partisipasi dalam pembelajaran teknologi. Dengan pendekatan praktis dan interaktif, pelatihan dilaksanakan dengan melibatkan 7 siswa dan satu guru pendamping. Metode yang digunakan mencakup pengenalan konsep dasar pemrograman, studi kasus, dan proyek praktikum. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep dasar pemrograman, kemampuan membuat proyek sederhana, dan minat terhadap pemrograman. Tingkat partisipasi siswa dalam sesi pelatihan mencapai 100%, menandakan antusiasme dan keterlibatan yang tinggi. Kegiatan ini membuktikan dirinya sebagai langkah efektif dalam mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan di dunia kerja yang semakin terhubung secara digital. Kata kunci: training; programming; scratch; students; vocational school.
PENYULUHAN PENINGKATAN KUALITAS SDM MELALUI PELAYANAN HOSPITALITY DAN BAHASA INGGRIS DI HUTA RAJA DESA LUMBAN SUHI-SUHI Rosa Maria Simamora; Bonar Gurning; Jon Pieter Situmorang; Pioro Benevolent Simarmata
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 3, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v3i2.1665

Abstract

Abstract: The aim of the Community Service carried out through this training is to increase community awareness about the importance of good hospitality services, and the community's English language skills, especially hotel and homestay business activists, as well as to improve the community's standard of living through tourism. The implementation of this training uses the dialogue method in direct conversation and practice regarding the daily activities of village residents, local food and culture, as well as tourist attractions. The training participants were fathers, mothers, teenagers, youth groups and school children around Huta Raja Village who were very enthusiastic about taking part in the training and were not used to communicating in English due to environmental factors where English was very minimal. There has never been a similar activity provided to the people of Huta Raja Village. By holding this activity, the people of Huta Raja Village gained a lot of knowledge, such as learning to be more responsible for themselves, learning to become more independent in solving problems to create prosperity for the community. Keyword: hospitality; tourism improvement; and communication culture Abstrak: Tujuan dari Pengabdian Pada Masyarakat  yang dilakukan melalui pelatihan ini adalah meningkatkan kepedulian masyarakat tentang pentingnya pelayanan hospitality yang baik, dan kemampuan berbahasa Inggris masyarakat khususnya para pegiat bisnis hotel dan homestay, serta  untuk meningkatkan taraf hidup masyarat melalui pariwisata. Pelaksanaan pelatihan ini adalah dengan menggunakan metode dialog dalam direct conversation and practice tentang aktivitas sehari-hari warga desa, makanan dan budaya local, serta tempat-tempat wisata. Peserta pelatihan adalah kaum bapak, ibu, remaja, karang taruna, dan anak sekolah sekitar Desa Huta Raja yang begitu semangat mengikuti pelatihan yang belum terbiasa berkomunikasi dalam bahasa Inggris karena faktor lingkungan yang sangat minim menggunakan bahasa Inggris. Belum pernah ada kegiatan serupa yang berikan kepada masyarakat Desa Huta Raja. Dengan diadakannya kegiatan ini, masyarakat Desa Huta Raja memperoleh banyak ilmu seperti belajar agar dapat lebih bertanggung jawab lagi pada dirinya, belajar menjadi diri yang lebih mandiri dalam memecahkan suatu permasalahan untuk menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat. Kata kunci: keramahan; peningkatan pariwisata; dan budaya komunikasi 
PENINGKATAN PEMAHAMAN TEKNOLOGI INTERNET OF THING BAGI SISWA SMA NEGERI 1 TALAMAU Juna Eska; Hidayatullah Hidayatullah; Afni Nia Sari
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 3, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v3i2.1507

Abstract

Abstarct : SMA Negeri 1 Talamau is a high school, especially classes X, From the results of interviews conducted by the PKM team with the SMA Negeri 1 Talamau school, it was found that within the SMA Negeri 1 Talamau environment, Internet of Things technology had never been introduced. The target audience is Class XI Students of Talamau 1 Public High School. The method used in PKM is in the form of seminars or lectures. The place for this community service is in the area of SMA Negeri 1 Talamau which will last for 3 hours and the time for implementing this community service is estimated to be in October 2023. The results achieved from this PKM activity are an increase in the ability of SMA Negeri 1 Talamau students to understand concepts. IoT and its implementation.Keywords: Internet of Things (IoT); Internet TechnologyAbstrak : SMA Negeri 1 Talamau adalah Sekolah Menengah Atas khususnya kelas X, XI, XII yang memiliki ekstra kurikuler komputer dan tentu mendapatkan pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di sekolahnya. Dari hasil wawancara yang dilakukan oleh tim PKM kepada pihak sekolah SMA Negeri 1 Talamau didapatkan fakta bahwa di dalam lingkungan SMA Negeri 1 Talamau belum pernah diperkenalkan teknologi Internet of Things. Khalayak sasaran ditujukan bagi Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Talamau . Metode yang digunakan dalam PKM ini dalam bentuk seminar atau ceramah. Untuk tempat pengabdian masyarakat ini berada pada lingkungan SMA Negeri 1 Talamau yang nantinya akan berlangsung selama 3 jam dan mengenai waktu pelaksanaan pengabdian masyarakat ini estimasi pada bulan Oktober 2023. Hasil yang dicapai dari kegiatan PKM ini adalah peningkatan kemampuan siswa SMA Negeri 1 Talamau untuk memahami konsep IoT dan implementasinya.Kata Kunci : Internet of Things (IoT); Internet Technology