cover
Contact Name
Sumianto
Contact Email
sumianto1982@gmail.com
Phone
+6285274742619
Journal Mail Official
anthor.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl Pahlawan No 23 Bangkinang, Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
ANTHOR: Education and Learning Journal
ISSN : 29632498     EISSN : 2963198X     DOI : https://doi.org/10.31004/anthor.v1i1
ANTHOR: Education and Learning Journal ANTHOR: Education and Learning Journal is published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. ANTHOR: Education and Learning Journal is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of Education and Learning. All publications in the ANTHOR Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. ANTHOR: Education and Learning Journal is a national journal with e-ISSN: 2963 - 198X, and is free of charge in the submission process and review process. ANTHOR: Education and Learning Journal publishes articles periodically sixt a year, in February, April, June, August, October and December. Focus and Scope ANTHOR: Education and Learning Journal is intended as a medium for scientific studies of research results, thoughts, and critical-analytic studies regarding research in the field of education and learning. This is part of the spirit of disseminating knowledge resulting from research and thoughts for service to the wider community. In addition, it is also a source of reference for academics in the field of education and learning, social, humaniora, Religion and Philosophy. ANTHOR: Education and Learning Journal publishes papers regularly sixt a year, in February, April, June, August, October and December. All publications in the ANTHOR journal are open, allowing articles to be available online for free without subscription. ANTHOR: Education and Learning Journal accepts scientific articles with the scope of research on: A. Education and Learning Educational Science Cluster Primary Teacher Education Education Phylosophy Education Psycological Pedagogic Technology and Vocational Science Education Learning Media Curriculum Educational Methodology Educational Guidance and Counseling Publick Education Analysis Other relevant study topics B. Social Humaniora Management Science Economics Social Sciences Humanior Culture accounting science Language Science Cluster Linguistics Sastra Music Art Arts Science Media Science History Science Social and Cultural Studies Comunity Development Other relevant study topics C. Religion and Philosophy Religious Knowledge Religion and Culture Science Other relevant study topics
Articles 527 Documents
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi dengan Kelengkapan Imunisasi Balita di Desa Lae Bangun Kecamatan Suro Makmur Kabupaten Aceh Singkil Elya Rosa Br. Sembiring; May Frinsiska Siahaan; Aida Fitria; Eva Nurseptiana; Marlina Marlina; Sri Wahyuni
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.501

Abstract

Imunisasi merupakan upaya pencegahan primer yang efektif dalam menurunkan angka kematian bayi dan balita. Faktor penghambat pelaksanaan imunisasi dasar yaitu pemahaman masyarakat terutama orang tua yang masih kurang tentang imunisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengtahuan ibu tentang imunisasi dengan kelengkapan imunisasi balita. Metode penelitian ini bersifat survey analitik dengan pendekatan cross sectional, pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner, populasi penelitian adalah semua yang memiliki balita usia 1-4 tahun di Desa Lae Bangun Kecamatan Suro Makmur tahun 2025 sebanyak 62 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini secara total sampling. Teknik analisa data menggunakan univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Kesimpulan : ada hubungan pengetahuan ibu tentang imunisasi dengan kelengkapan imunisasi balita di Desa Lae Bangun Kecamatan Suro Makmur Kabupaten Aceh Singkil tahun 2025. Disarankan kepada ibu yang memiliki balita untuk mencari informasi dari sumber terpercaya mengenai imunisasi dasar lengkap dan manfaatnya bagi kesehatan anak dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan posyandu serta mengikuti jadwal imunisasi sesuai rekomendasi pemerintah.
Efektivitas Konsumsi Gyoza dengan Kombinasi Daun Kelor dan Ayam terhadap Kadar Hemoglobin pada Wanita Usia Subur di Dusun Baru Jayadesa Jentera Stabat Tahun 2026 Marlina Marlina; Yulida Effendi Nasution; Afifa Naura Harahap; Debby Pratiwi; Elya Rosa Br. Sembiring; Helsa Eghianinta
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.502

Abstract

Anemia defisiensi besi masih menjadi masalah kesehatan utama, terutama pada wanita usia subur (WUS) yang rentan mengalami penurunan kadar hemoglobin akibat pola konsumsi zat gizi, khususnya sayuran dan protein yang kurang optimal. Berdasarkan data WHO (2022), prevalensi anemia pada WUS di Indonesia mencapai 31,2%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas konsumsi gyoza dengan kombinasi daun kelor dan ayam terhadap kadar hemoglobin pada wanita usia subur di Dusun Baru Jaya Desa Jentera Stabat tahun 2026. Desain penelitian ini adalah pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Penelitian dilaksanakan pada November 2025 hingga april 2026. Sampel berjumlah 20 WUS yang mengalami anemia, dipilih secara Purposive Sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed test. Hasil uji statistik menunjukkan p-value 0,001 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan konsumsi gyoza dengan kombinasi daun kelor dan ayam terhadap kadar hemoglobin pada wanita usia subur. Kesimpulan: Konsumsi gyoza kombinasi daun kelor dan ayam efektif meningkatkan kadar hemoglobin pada WUS. Disarankan agar WUS rutin mengonsumsi olahan tersebut dan tenaga Kesehatan Bersama masyarakat mengaplikasikannya melalui program puskesmas dan posyandu sebagai upaya mencegah anemia.
Strategi Komunikasi Pernikahan Etnis Tionghoa-Jawa: Tinjauan Fenomenologi Tjiong Zefanya Felice Margaretha; Teguh Hartono Patriantoro
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan konflik komunikasi yang muncul dalam hubungan beda etnis antara individu etnis Tionghoa dengan Jawa, dan menganalisis strategi komunikasi yang digunakan pasangan beda etnis dalam menghadapi dan menyelesaikan konflik komunikasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi deskriptif. Jenis dan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Informan terdiri atas lima orang. Data dikumpulkan berupa hasil wawancara dengan para informan. Data analisis menggunakan beberapa teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik komunikasi yang muncul dalam hubungan beda etnis Tionghoa-Jawa bersumber dari kesenjangan pemaknaan simbol-simbol budaya, yang meliputi perbedaan gaya komunikasi, perbedaan nilai dan kebiasaan budaya, serta tekanan sosial dari keluarga masing-masing pihak. Dalam menghadapi dan menyelesaikan konflik tersebut, pasangan beda etnis menerapkan berbagai strategi komunikasi, di antaranya adaptasi gaya komunikasi, negosiasi nilai budaya, kompromi, serta pembangunan kesepakatan bersama sebagai landasan komunikasi dalam hubungan mereka.
Pengaruh Pembelajaran Kewirausahaan dan Pembelajaran Digital Marketing terhadap Minat Digitalprneur dengan Literasi Digital sebagai Variabel Intervening pada Siswa SMKN Kota Surabaya Cici Mardayanti; Saino Saino
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.505

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong munculnya berbagai peluang usaha berbasis digital yang dapat dimanfaatkan oleh generasi muda, khususnya siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Namun, minat siswa untuk menjadi digitalpreneur masih tergolong rendah meskipun pembelajaran kewirausahaan dan pembelajaran digital marketing telah diterapkan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran kewirausahaan dan pembelajaran digital marketing terhadap minat digitalpreneur dengan literasi digital sebagai variabel intervening pada siswa SMKN Kota Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah siswa kelas XII jurusan Bisnis Digital di SMKN 1, SMKN 4, dan SMKN 10 Surabaya. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling dengan jumlah responden sebanyak 175 siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kewirausahaan dan pembelajaran digital marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap literasi digital. Pembelajaran kewirausahaan, pembelajaran digital marketing, dan literasi digital juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat digitalpreneur. Literasi digital terbukti mampu memediasi pengaruh pembelajaran kewirausahaan dan pembelajaran digital marketing terhadap minat digitalpreneur. Penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan pembelajaran berbasis kewirausahaan dan pembelajaran digital marketing yang didukung literasi digital dapat meningkatkan minat siswa untuk menjadi digitalpreneur.
Analisis Analisis Makna Denotatif dan Makna Konotatif dalam Novel 3726 MDPL: Kajian Semantik Aulia Maysara; Hermandra Hermandra; Mangatur Sinaga
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penggunaan makna denotatif dan makna konotatif dalam novel 3726 MDPL karya Nurwina Sari. Masalah utama yang dikaji adalah bagaimana diksi digunakan untuk membangun narasi pendakian yang tidak hanya informatif tetapi juga emosional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis baca dan catat. Sumber data utama adalah teks dalam novel 3726 MDPL, sedangkan data penelitian berupa kata atau frasa yang mengandung makna denotatif dan konotatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna konotatif lebih dominan digunakan sebagai instrumen estetika untuk membangun kedalaman rasa, dimensi psikologis, dan atmosfer emosional tokoh. Sementara itu, makna denotatif berfungsi sebagai fondasi dasar dalam mendeskripsikan latar tempat dan aktivitas fisik secara objektif. Peneliti membatasi data denotatif karena adanya kecenderungan repetisi diksi di sepanjang narasi. Secara keseluruhan, perpaduan kedua makna tersebut berhasil menciptakan narasi yang estetis dan mampu membangkitkan resonansi emosional bagi pembaca.
English Medium Instruction in Indonesian Higher Education: A Systematic Literature Review Using PRISMA Bukhori Bukhori; Wahyu Suhendra Waruwu; Neni Fitri Dwi Suryani; Titi Wadarsah; Fitria Khairiah; Elsa Mulia Adha
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.507

Abstract

This study examines the implementation of English Medium Instruction (EMI) in Indonesian higher education through a qualitative Systematic Literature Review (SLR) using the PRISMA framework. The review focuses exclusively on journal articles indexed in ERIC published between 2021 and 2025. The purpose of this study is to identify the benefits, challenges, and perceptions related to EMI implementation in the Indonesian context. Data were collected through systematic searching, screening, eligibility assessment, and thematic analysis. The findings indicate that EMI positively contributes to students’ English proficiency, academic confidence, and international exposure. However, challenges such as limited English competence, classroom anxiety, comprehension difficulties, and inadequate lecturer preparation remain significant issues. The review concludes that successful EMI implementation in Indonesian higher education requires institutional support, teacher training, and appropriate language policies.
Inovasi Pembelajaran Aktif dan Kreatif dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN 177 Lo'ko Kabupaten Enrekang Taufik Taufik; St. Nurhayati Ali; Sureda Hamid; M. Nasri Hamang; Sumadin Sumadin
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.508

Abstract

Penelitian ini mengkaji inovasi pembelajaran aktif dan kreatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDN 177 Lo'ko Kabupaten Enrekang. Menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi guru PAI, wali kelas II–VI, dan kepala sekolah. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan data melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Inovasi pembelajaran aktif dan kreatif yang diterapkan meliputi metode diskusi kelompok, tanya jawab interaktif, praktik langsung ibadah, penggunaan media visual sederhana (video pendek islami, gambar, poster), pendekatan kontekstual, dan penilaian autentik; (2) Kualitas pembelajaran PAI sebelum inovasi masih didominasi metode ceramah dengan tingkat partisipasi peserta didik yang rendah (±40%); (3) Setelah inovasi diterapkan, kualitas pembelajaran PAI meningkat signifikan yang ditandai oleh peningkatan motivasi belajar, partisipasi aktif, pemahaman materi, sikap religius (akhlak, disiplin, tanggung jawab), dan pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Keberhasilan ini didukung oleh kreativitas guru, dukungan sekolah, dan antusiasme peserta didik. Kendala yang masih dihadapi adalah keterbatasan sarana/media, waktu pembelajaran, dan perbedaan kemampuan peserta didik.
Implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Cerita untuk Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik di SD Negeri Kecil Liba Kabupaten Enrekang Muhammad Ikhwan Ahmad; Amir Patintingan; Muhammad Nur Maallah; Suraedah Hamid
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.509

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis cerita untuk meningkatkan minat belajar peserta didik di SD Negeri Kecil Liba, Kabupaten Enrekang. Menggunakan pendekatan multidisipliner (pedagogis, yuridis, sosiologis, dan psikologis) dengan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi dengan informan meliputi guru PAI, wali kelas I–VI, dan kepala sekolah. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan: (1) Implementasi PAI berbasis cerita dilaksanakan melalui metode storytelling langsung, diskusi interaktif, bermain peran, dan penggunaan media pendukung berupa gambar, video pendek, serta alat peraga; (2) Metode yang diterapkan mencakup storytelling langsung, tanya jawab interaktif, retelling, dan integrasi media visual yang disesuaikan dengan jenjang kelas; (3) Faktor pendukung meliputi relevansi cerita dengan kehidupan peserta didik, kreativitas guru, dukungan sekolah, orang tua, dan komunitas, sedangkan faktor penghambat adalah keterbatasan waktu dan minimnya variasi cerita yang tersedia. Pembelajaran berbasis cerita terbukti efektif meningkatkan minat, keterlibatan aktif, pemahaman nilai-nilai agama, dan kemampuan berpikir kritis peserta didik secara signifikan.
Strategies for Implementing Social and Pedagogical Competencies of Islamic Religious Education Teachers in Overcoming Student Learning Difficulties at UPT SDN 74 Bolang Enrekang Regency Sukriati Sukriati; Syarifuddin Yusuf; Muhammad Naim; Andi Fitriani Djollong; Suredah Hamid
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.510

Abstract

This study aims to analyze the social and pedagogical competencies of Islamic Religious Education (PAI) teachers in overcoming student learning difficulties at UPT SDN 74 Bolang, Enrekang Regency. Employing a qualitative descriptive approach with a case study method, data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation involving the principal, two PAI teachers, four homeroom teachers, and eight students. The findings reveal that: (1) The social and pedagogical competencies of PAI teachers play a vital role in creating a conducive learning environment through empathic communication, personal approaches, and differentiated instruction; (2) Student learning difficulties are multidimensional, encompassing cognitive difficulties in understanding abstract religious concepts and Arabic readings, as well as affective and psychomotor challenges influenced by internal and external factors; (3) Key supporting factors include teachers' adaptive competencies, school policy support, and inter-teacher collaboration, while barriers include student ability heterogeneity, limited time, minimal learning media, administrative burden, and low parental involvement; (4) The implementation of personal, active-contextual, and collaborative strategies proved effective in enhancing students' comprehension and participation. This study recommends continuous technology-based teacher competency development and a holistic approach involving schools, families, and the social environment.
The Role of Islamic Religious Education in the Formation of Moral Character Values in the Digital Era at UPT SD Negeri 158 Mundan Enrekang Regency Usnul Lestari; Syarifuddin Yusuf; Sumadin Sumadin; St. Nurhayati Ali; Amir Patintingan
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.511

Abstract

This article examines the role of Islamic Religious Education (PAI) in shaping students' moral character in the digital era at UPT SD Negeri 158 Mundan, Enrekang Regency. The study employed a qualitative approach with a single case study design. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, involving the principal, two PAI teachers, four class teachers, and eight students as informants. Analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing, with validity tests using credibility, transferability, dependability, and confirmability. The findings indicate that: first, PAI plays a strategic role as a moral foundation by instilling values of honesty, responsibility, discipline, and courtesy through teacher exemplary behavior and religious habituation; second, moral character education is implemented in an integrated manner throughout all learning stages with a contextual approach linking moral material to digital life realities; third, major challenges include digital distraction, the gap between knowing and doing, and insufficient parental supervision; fourth, character formation results show positive development in students' moral awareness, although internalization levels vary across grade levels. The effectiveness of PAI as a moral shield in the digital era requires ongoing synergy among schools, families, and the social environment.