cover
Contact Name
Andre Rachmat Scara
Contact Email
andrescabra@unram.ac.id
Phone
+6282334867555
Journal Mail Official
jurnalpepadu@unram.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Mataram, Jalan Pendidikan Nomor 37 Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pepadu
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27159574     EISSN : 27159574     DOI : https://doi.org/10.29303/pepadu.v3i4
Artikel yang dimuat di Jurnal PEPADU meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dari semua disiplin ilmu dan juga memuat artikel-artikel terbaik dari Seminar Nasional PEPADU (Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat) yang diselenggarakan oleh LPPM Universitas Mataram secara rutin setiap tahun
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 531 Documents
PELATIHAN PEMBUATAN LAHAN PERTANIAN PEPAYA CALIFORNIA DENGAN IRIGASI TETES DI DESA SELENGEN KABUPATEN LOMBOK UTARA I Dewa Gede Jaya Negara; Kadek Wiratama; I Wayan Yasa; Humairo Saidah; Anid Supriyadi; Suparjo Suparjo
Jurnal Pepadu Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v4i2.2645

Abstract

Pengembangan pertanian di lahan kering,sangat menjanjikan jika masyarakat mau tekun melakukan pertanian dengan lebih intensif, dan untuk mendorong kepekaan masyarakat tentang potensi lahannya perlu diberikan pelatihan-pelatihan terkait dengan pemanfaatan lahannya. Dusun Tampes merupakan wilayah desa Selengan yang memiliki potensi lahan kering yang perlu dikembangkan, dengan adanya lahan yang banyak tidak tergarap perlu dimotivasi untuk mau melakukan usahatani pada lahan tersebut. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan lahan untuk penanaman papaya California pada masyarakat dusun Tampes yang berdomisili di sekitar sungai. Dengan harapan lahan tanam yang dibuat nantinya dapat dilanjutkan dengan penanaman bibit papaya, untuk membantu ekonomi masyarakat setempat, karena tanaman ini mempunyai masa panen cukup panjang dan harga jual buanya cukup bangus. Untuk itu karena lahan ini berpasiran sehingga sangat boros air maka perlu diinisiasi penggunaan air irigasi yang efisien seperti sistem tetes. Untuk hal tersebut maka pelatihan oleh tim Unram dilakukan dalam jangka waktu 2 minggu yang mencakup survey lapangan, persiapan pelatihan, pelaksanaan pelatihan dan evaluasi. Pelatihan terdiri dari pembersihan lahan, pembuatan petak lahan dan bedengan, dan pembuatan lubang tanam. Berdasarkan hasil pelatihan diketahui bahwa warga telah mampu membuat lahan tanam papaya. Sedangkan evaluasinya adalah keberhasilan dari masing-masing peserta alam membuat lahan tanam. Berdasarkan hasil pelatihan bahwa peserta telah berhasil melakukan pembuatan lahan papaya dengan luasan seluas sekitar 2 ha dengan jumlah warga berpartisipasi sebanyak 26 orang. Dengan fakta ini peserta telah berhasil dilatih untuk membuat lahan awal untuk penanaman papaya California, yang akan dilakukan lebih lanjut. Dengan berhasilnya kegiatan ini, maka tim memberi arahan agar nantinya dapat dilanjutkan dengan pengisian pupuk kompos masing-masing sehingga bisa dilakukan penanamn bibit papaya di lahan masing-masing
TEKNIK PENGANGKUTAN BIBIT POHON GYRINOPS VERSTEEGII ANTAR PULAU DENGAN SELAMAT Tri Mulyaningsih; Aida Muspiah; Sri Puji Astuti; Madani Madani; Erni Yuhana; Bq. Zulifa Hemidia; Maulia Sustiana; Gita Qolby Ummatullah; Moh Andi S
Jurnal Pepadu Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v4i2.2657

Abstract

Pohon gaharu yang tersebar di pulau Lombok adalah jenis Gyrinops versteegii (Gilg.) Domke, yang termasuk ke dalam suku Thymelaeaceae, keberadaan di alam semakin terancam. Hal ini disebabkan tidak hanya perburuan liar tetapi juga terjadinya alih fungsi hutan alam menjadi ladang, kebun, jalan, pertambangan dan lain-lainnya. Untuk menanggulangi hal tersebut maka perlu adanya upaya penyelamatan (konservasi) secara Ex situ pohon gaharu untuk berbagai macam provenan yang tersebar di NTB. Konservasi ex situ pohon Gaharu, telah dimulai tahun 2019 dengan menanam pohon ketimunan provenan Soyun, Pantai dan Madu yang berasal dari wilayah Pulau Lombok. Dalam pengangkutan dan pemindahan bibit gaharu antar pulau (seperti dari pulau Sumbawa ke Lombok, atau sebaliknya) sering terjadi kegagalan, sebagian bibit mengalami kematian. Kegiatan ini diperlukan teknik pengangkutan bibit gaharu dari satu pulau ke pulau lainnya dengan selamat dan bibit tetap hidup. Tujuan kegiatan ini bersama mitra Kelompok Wanatani Pusuk Lestari, yang sekaligus sebagai pesanggem HKM desa Pusuk Lestari, Lombok Barat, adalah pelatihan pengangkutan bibit pohon gaharu atar pulau agar bibit tetap segar dan hidup. Hasil kegiatan pengabdian adalah dimulai dari pemesanan bibit dari desa Maria, Bima, Sumbawa, pengambilan bibit dari tempat pembibitan secara benar, pengangkutan bibit yang baik dan benar, pengadaptasian bibit sebelum tanam. Setelah bibit beradaptasi dan mengalami pertumbuhan yang optimal, selanjutnya diberi perlakuan hardening (diletakkan pada areal dengan intensitas yang lebih tinggi), sebagai persiapan untuk penanaman di lapangan.
SOSIALISASI SPORT MASSAGE PADA MASYARAKAT DESA KALOTOK KABUPATEN LUWU UTARA A. Heri Riswanto; Irsan Kahar; Rasyidah Jalil; Rachmat Hidayat; Husnani Aliah; Aldi Firansyah
Jurnal Pepadu Vol 3 No 4 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v3i4.2464

Abstract

Program PKM “Sosialisasi Sport Massage pada masyarakat desa kalotok kabupaten luwu utara” dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dibidang olahraga yang berada di kabupaten luwu utara. Target yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah tingginya minat masyarakat terhadadap pengetahuan ilmu sport massage bagi kebugara tubuh dan kesahatan. Dalam ilmu sport massage sangat penting untuk di ketahui karna banyak manfaat untuk menjaga kebugaran tubuh dan Kesehatan. Selain itu massage juga dapat membantu meredakan stres dan ketegangan yang terkait dengan kehidupan sehari-hari. Dalam masyarakat yang sibuk dan penuh tekanan, massage dapat menjadi cara efektif untuk mengurangi tingkat stres dan menciptakan perasaan rileks. Kegiatan PKM ini diarahkan untuk “working with community” (bekerja bersama masyarakat) dan mengubah paradigma pembangunan (development) menjadi paradigma pemberdayaan (empowerment). Identifikasi beberapa Permasalahan yang ada di masyarakat diantaranya: 1) Minimnya pengetahuan masyarakat tentang ilmu sport massage, 2) kurangnya pemahaman masyarakat akan pentingnya sport massage3) Lemahnya pengetahuan teknis, Belum adanya Teknologi Tepat Guna Sederhana, serta masyarakat belum pernah diberikan pelatihan mengenai tata cara melakukan Teknik dalam melakukan sport massage. Terkait hal tersebut maka solusi yang ditawarkan yakni: Peningkatan Personal Income, 2) Pengembangan sport massage di masyarakat 3) Kaderisasi organisasi kepemudaan pengembangan organisasi kepemudaan. Adapun tindak lanjut dan program kegiatan ini yaitu: 1) Melaksanakan pelatihan massagepada masyarakat, 2) Pengenalan, praktik, dan pendampingan sport massage bagi Masyarakat.
EDUKASI DAN SOSIALISASI KESEHATAN, SCREENING, PEMERIKSAAN DAN PENGOBATAN DI KELURAHAN AMASSANGAN KECAMATAN WARA KOTA PALOPO Andi Nadirah; Muammar Khaddapi
Jurnal Pepadu Vol 3 No 4 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v3i4.2489

Abstract

Penyakit kronis merupakan masalah kesehatan yang mengancam masyarakat secara global. Masalah kesehatan ini cenderung berlangsung lama dan merupakan hasil kombinasi faktor genetik, fisiologis, lingkungan, dan perilaku hidup/ pola makan yang berdampak tidak hanya bagi kondisi pasien sendiri tapi juga berdampak bagi keluarga, lingkungan sosial bahkan bagi negara dengan membenahi anggaran biaya kesehatan untuk pengobatan penyakit kronis yang bersifat tahunan. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan pola hidup sehat, mendeteksi dini kelompok beresiko dan melakukan pengobatan pada masyarakat penderita penyakit Hipertensi, Diabetes Melitus, cholesterol dan Gout Artritis (asam urat) atau disebut penyakit tidak menular (PTM) serta penyakit lainnya pada masyarakat di Kelurahan Amassangang. Tahapan kegiatan ini meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi atau pelaporan. Kegiatan yang dilakukan berupa edukasi kesehatan, pemeriksaan laboratorium dasar, Sceering dan pengobatan. Hasil dari kegiatan ini diharapkan akan sangat berdampak pada perubahan persepsi dan perilaku kesehatan, pencegahan penyakit kronis, pencegahan komplikasi dari penyakit kronis, penurunan angka morbiditas (kesakitan) dan mortalitas (kematian) akibat penyakit kronis, peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
TEKNOLOGI PRODUKSI BAWANG MERAH DIANTARA POLA TANAMAN BARIS GANDA KACANG TANAH PADA KELOMPOK TANI “NURUT MUDI” DESA LANGKO LOMBOK BARAT A. Farid Hemon; Sumarjan Sumarjan; Baiq Erna Listiana; Kisman Kisman
Jurnal Pepadu Vol 4 No 3 (2023): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v4i3.3290

Abstract

Anggota kelompok tani “Nurut Mudi” sebagian besar melakukan usaha tani pada lahan sempit dengan tingkat produkivitas yang sangat rendah. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu kelompok tani “Nurut Mudi” meningkatkan produktivitas lahan sempit dengan budidaya bawang merah diantara pola penanaman baris ganda kacang tanah. Untuk mencapai tujuan tersebut, telah dilakukan kegiatan penerapan ilmu dan teknologi melalui pelatihan/penyuluhan dan demonstrasi plot (action research) kepada petani. Metode yang digunakan dalam pelatihan adalah pendidikan orang dewasa (POD) dengan teknik partisipatif. Demplot dilakukan secara partisipatif. Petani ikut terlibat dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi hasil panen. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Tim pengabdian Universitas Mataram telah melakukan transformasi teknologi tumpangsari penanaman bawang merah diantara baris ganda tanaman kacang tanah. Petani sangat respon terhadap kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Tim Universitas Mataram. Petani mendengar dan menyampaikan pertanyaan tentang penanaman bawang merah. Petani dari kelompok tani “Nurut Mudi” mengikuti demontrasi plot untuk mempelajari teknologi penanaman bawang merah diantara baris ganda kacang tanah. Petani dapat membandingkan hasil demonstrasi plot. Varietas kacang tanah Domba menghasilkan berat basah polong 2433 g per plot (4 m2) dengan hasil umbi bawang merah 578,5 g. Petani kelompok tani “Nurut Mudi” menyampaikan pernyataan bahwa karya dosen berupa galur unggul kacang tanah, teknologi baris ganda dan teknologi tumpangsari bawang merah+kacang tanah telah digunakan dan akan diaplikasikan pada usaha tani dimasa yang akan datang
PEMERIKSAAN MERKURI HUMAN BIOMONITORING PADA PENAMBANG EMAS DI DAERAH PESK Seto Priyambodo; Ima Arum Lestarini; Ardiana Ekawanti; Ida Ayu Eka Widiastuti
Jurnal Pepadu Vol 4 No 3 (2023): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v4i3.3291

Abstract

Pendahuluan. Pengolahan emas yang dilakukan pada masyarakat di daerah Penamabangan emas skala kecil Pelangan adalah dengan menggunakan metoda amalgamasi dan sianidasi. Merkuri memberikan dampak pada kesehatan masyarakat di daerah pertambangan.Maka dari itu diperlukan adanya deteksi dini keracanan akibat paparan merkuri.. Metode. Penerapan pemeriksaan merkuri human biomonitoring, diharapkan lingkungan dan penambang emas tradisional lebih terpantau dari bahaya paparan kronis merkuri. .Target luaran dari kegiatan ini adalah adanya artikel yang dimuat dalam jurnal nasional serta metode deteksi dini keracunan merkuri pada penambang emas di daerah Sekotong. Hasil. Kami mendapatkan 7 orang penambang yang bersedia untuk dilakukan pemantuan merkuri human biomonitirng dengan 2 kali pemeriksaan dalam 1 bulan . Skor yang didapatkan semuanya termasuk kategori rendah (<2). Kesimpulan Kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan wawasan penambang emas skala kecil mengenai dampak merkuri.Saran agar kegiatan ini juga dilakukan dalam skala lebih luas dan waktu yang lebih panjang sehingga dampak kronis paparan merkuri dapat terdeteksi secara dini. Selain itu pemeriksaan total merkuri maupun metil merkuri juga dapat disarankan pada penambang yang terindikasi dampak merkuri
MENINGKATKAN KUALITAS KUNING TELUR ITIK PEKING DI KELOMPOK PETERNAK KARYA MANDIRI KECAMATAN LABUAPI LOMBOK BARAT Indarsih, Budi; Tamzil, Mohammad Hasil; Haryani, Ni Ketut Dewi; Jaya, I Nyoman Sukartha; Asnawi, Asnawi
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.5035

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat  ini bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan peternak itik dalam menyediakan telur organik  yang bebas antibiotik dan menjaga kesehatan itik.  Penyuluhan dengan metode  ceramah, demonstrasi (praktek),  diskusi  dan  tanya  jawab dilakukan dari 3 Juni  sampai 31  Agustus  2024  bertujuan  membimbing  kelompok peternak skala rakyat untuk menyempurnakan manajemen pemeliharaan itik Peking sebagai itik petelur dengan menggunakan  kunyit sebagai feed additive alami. Hasil praktek  menunjukkan kenaikan produksi  telur sebesar 1,5 % atau sekitar 4 butir per hari dengan tambahan pendapatan Rp. 10,000,-. Warna kuning telur  menunjukkan pada skala 13,1.  Peternak merespon sangat positif  berdasarkan hasil evaluasi melalui  kuestioner.
GERAKAN KONSERVASI LINGKUNGAN MELALUI KREATIVITAS LOMBA ECOBRICK DAN LOMBA MEWARNAI DI DESA SEKOTONG BARAT Azzahra, Annisa; Purwati, Siva; Isnaini, Siti; Affandi, Rangga Idris; Setyono, Bagus Dwi Hari; Diniariwisan, Damai
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.5235

Abstract

Sampah merupakan sesuatu yang tidak berguna dan menjadi sumber awal pencemaran lingkungan. Sehingga perlu dilakukan upaya penanggulangan yaitu dengan mendaur ulang atau mengolah sampah yang telah dibuang khususnya sampah yang sulit terurai seperti plastik. Penggunaan kembali sampah-sampah plastik ini harus dijadikan budaya oleh seluruh elemen masyarakat agar terbiasa mengolah serta menggunakan kembali sesuatu yang tidak memiliki nilai jual tersebut untuk meminimalisir jumlah sampah di berbagai wilayah terutama di wilayah konservasi. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan siswa/i sekolah dasar mengenai sumberdaya perairan dan gambaran lautan yang tercemar sampah serta mengolah sampah, dalam mewujudkan kelestarian ekosistem laut khususnya kawasan konservasi TWP GITA NADA. Mahasiswa Universitas Mataram juga menjadi bagian dari pelaksanaan kegiatan tersebut yang dilaksanakan pada Maret 2024 di Dermaga Tawun, Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Perlombaan diikuti oleh siswa/i sekolah dasar di Desa Sekotong Barat. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi tentang pentingnya mengelola sampah, melalui lomba ecobrick yang merupakan salah satu upaya kreatif untuk memanfaatkan sampah plastik. Kegiatan ecobrick dilakukan dengan mengumpulkan sampah-sampah anorganik dan mengolahnya sehingga dapat mengurangi sampah anorganik yang susah terurai. Sedangkan kegiatan mewarnai dilaksanakan dengan tema konservasi laut. Melalui kegiatan mewarnai, peserta dapat mengenal dan mengetahui keanekaragaman yang ada di dalam perairan dan ekosistemnya selain itu juga bertujuan dalam menyalurkan kreativitas para peserta. Kedua kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan kesadaran para siswa/i pentingnya menjaga laut dari sampah yang dapat merusak ekosistem laut. Kegiatan tersebut dapat mengenalkan siswa/i  keanekaragaman perairan dan mampu memberikan edukasi pentingnya menjaga ekosistem laut dengan tidak membuang sampah sembarangan
SOSIALISASI DAN PENYULUHAN BLUE ECONOMY: MENANAMKAN SEMANGAT WIRAUSAHA YANG BERWAWASAN LINGKUNGAN DI DESA PULAU BUNGIN, KABUPATEN SUMBAWA Jumaidi, Lalu Takdir; Jalaludin, Jalaludin; Suhaedi, Wirawan; L, Baiq Anggun Hilendri; Anggara, Jaka; Fiorentina, Lidya Meti
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.5263

Abstract

Blue Economy secara umum dipandang sebagai kolaborasi antara kelestarian lingkungan dan ekonomi berkelanjutan dalam sebuah ruang laut yang luas. Konsep Blue Economy ini dapat diterapkan di Desa Pulau Bungin. Potensi laut dan perikanan yang melimpah akan lebih memberikan nilai tambah (value added) dengan peningkatan dan pengembangan kewirausahaan pada produk kelautan dan perikanan. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilakukan melalui metode penyuluhan, demontrasi dan Fokus Group Discussion (FGD). Materi yang diberikan mencakup Konsep Dasar Blue Economy, Strategi Memulai Wirausaha Berwawasan Lingkungan, dan Peluang Usaha Blue Economy di Pulau Bungin. Mitra dalam program pengabdian ini adalah masyarakat Desa Pulau Bungin, khususnya bagi para wirausahawan dan calon wirausahawan yang akan merintis dalam mengelola sumber daya kelautan dan perikanan.
TEKNIK NURSERY DAN OUT-PLANTING SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN MANGROVE DI DUSUN SIUNG, SEKOTONG, LOMBOK BARAT Ibadur Rahman; Fadillah, Fitri; Devi, Lokita; Z, Muhammad Fayyadh A.; Sultansyah, Muhammad; Siahaya, Patrick Alexander; Ta'yuni, Qur'a; Asmileen, Suci Dwi; Utami, Widia Tri; Jefri, Edwin; Wahyudi, Rhojim; Damayanti, Ayu Adhita; Himawan, Mahardika Rizqi; Lestrariningsih, Wiwid Andriyani; Buhari, Nurliah; Larasati, Chandrika Eka; Siagian, Raja Aditya Sahala; Putra, Brilliant Rudzaky Ridwan
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.5443

Abstract

Mangroves play a crucial role in maintaining environmental balance, including wave attenuation, preventing erosion, providing habitat for various species, and storing carbon to mitigate climate change. However, mangrove ecosystems are currently facing serious degradation threats due to human activities and climate change, necessitating protective measures, rehabilitation, and active community participation to ensure their preservation. This community service initiative aims to conserve mangrove ecosystems through nursery activities (nursery) and mangrove planting (out-planting) in potential areas not yet populated by mangroves in Siung Village, Sekotong, West Lombok. The nursery activities include techniques for collecting seedlings from the wild, selecting and sorting healthy seedlings, placing them in planting media, and caring for the seedlings. Meanwhile, the out-planting activities involve planting the seedlings in the wild and monitoring the planted mangroves to ensure their survival. Over approximately two months, this project has produced 3,200 mangrove seedlings of Rhizophora mucronata, Rhizophora apiculata, Rhizophora stylosa, and Ceriops tagal species, with a survival rate of 87.5%. As for the out-planting activities, 2,700 mangrove seedlings have been successfully planted in areas near the nursery site. Challenges encountered during seedling collection and care include tidal fluctuations, the presence of pests and predators. In the out-planting activities, ongoing monitoring and maintenance are required to maintain a high survival rate for the seedlings planted in the wild.