cover
Contact Name
Andre Rachmat Scara
Contact Email
andrescabra@unram.ac.id
Phone
+6282334867555
Journal Mail Official
jurnalpepadu@unram.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Mataram, Jalan Pendidikan Nomor 37 Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pepadu
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27159574     EISSN : 27159574     DOI : https://doi.org/10.29303/pepadu.v3i4
Artikel yang dimuat di Jurnal PEPADU meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dari semua disiplin ilmu dan juga memuat artikel-artikel terbaik dari Seminar Nasional PEPADU (Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat) yang diselenggarakan oleh LPPM Universitas Mataram secara rutin setiap tahun
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 531 Documents
GERAKAN KONSERVASI LINGKUNGAN MELALUI KREATIVITAS LOMBA ECOBRICK DAN LOMBA MEWARNAI DI DESA SEKOTONG BARAT Azzahra, Annisa; Purwati, Siva; Isnaini, Siti; Affandi, Rangga Idris; Setyono, Bagus Dwi Hari; Diniariwisan, Damai
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.5235

Abstract

Sampah merupakan sesuatu yang tidak berguna dan menjadi sumber awal pencemaran lingkungan. Sehingga perlu dilakukan upaya penanggulangan yaitu dengan mendaur ulang atau mengolah sampah yang telah dibuang khususnya sampah yang sulit terurai seperti plastik. Penggunaan kembali sampah-sampah plastik ini harus dijadikan budaya oleh seluruh elemen masyarakat agar terbiasa mengolah serta menggunakan kembali sesuatu yang tidak memiliki nilai jual tersebut untuk meminimalisir jumlah sampah di berbagai wilayah terutama di wilayah konservasi. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan siswa/i sekolah dasar mengenai sumberdaya perairan dan gambaran lautan yang tercemar sampah serta mengolah sampah, dalam mewujudkan kelestarian ekosistem laut khususnya kawasan konservasi TWP GITA NADA. Mahasiswa Universitas Mataram juga menjadi bagian dari pelaksanaan kegiatan tersebut yang dilaksanakan pada Maret 2024 di Dermaga Tawun, Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Perlombaan diikuti oleh siswa/i sekolah dasar di Desa Sekotong Barat. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi tentang pentingnya mengelola sampah, melalui lomba ecobrick yang merupakan salah satu upaya kreatif untuk memanfaatkan sampah plastik. Kegiatan ecobrick dilakukan dengan mengumpulkan sampah-sampah anorganik dan mengolahnya sehingga dapat mengurangi sampah anorganik yang susah terurai. Sedangkan kegiatan mewarnai dilaksanakan dengan tema konservasi laut. Melalui kegiatan mewarnai, peserta dapat mengenal dan mengetahui keanekaragaman yang ada di dalam perairan dan ekosistemnya selain itu juga bertujuan dalam menyalurkan kreativitas para peserta. Kedua kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan kesadaran para siswa/i pentingnya menjaga laut dari sampah yang dapat merusak ekosistem laut. Kegiatan tersebut dapat mengenalkan siswa/i  keanekaragaman perairan dan mampu memberikan edukasi pentingnya menjaga ekosistem laut dengan tidak membuang sampah sembarangan
SOSIALISASI DAN PENYULUHAN BLUE ECONOMY: MENANAMKAN SEMANGAT WIRAUSAHA YANG BERWAWASAN LINGKUNGAN DI DESA PULAU BUNGIN, KABUPATEN SUMBAWA Jumaidi, Lalu Takdir; Jalaludin, Jalaludin; Suhaedi, Wirawan; L, Baiq Anggun Hilendri; Anggara, Jaka; Fiorentina, Lidya Meti
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.5263

Abstract

Blue Economy secara umum dipandang sebagai kolaborasi antara kelestarian lingkungan dan ekonomi berkelanjutan dalam sebuah ruang laut yang luas. Konsep Blue Economy ini dapat diterapkan di Desa Pulau Bungin. Potensi laut dan perikanan yang melimpah akan lebih memberikan nilai tambah (value added) dengan peningkatan dan pengembangan kewirausahaan pada produk kelautan dan perikanan. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilakukan melalui metode penyuluhan, demontrasi dan Fokus Group Discussion (FGD). Materi yang diberikan mencakup Konsep Dasar Blue Economy, Strategi Memulai Wirausaha Berwawasan Lingkungan, dan Peluang Usaha Blue Economy di Pulau Bungin. Mitra dalam program pengabdian ini adalah masyarakat Desa Pulau Bungin, khususnya bagi para wirausahawan dan calon wirausahawan yang akan merintis dalam mengelola sumber daya kelautan dan perikanan.
TEKNIK NURSERY DAN OUT-PLANTING SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN MANGROVE DI DUSUN SIUNG, SEKOTONG, LOMBOK BARAT Ibadur Rahman; Fadillah, Fitri; Devi, Lokita; Z, Muhammad Fayyadh A.; Sultansyah, Muhammad; Siahaya, Patrick Alexander; Ta'yuni, Qur'a; Asmileen, Suci Dwi; Utami, Widia Tri; Jefri, Edwin; Wahyudi, Rhojim; Damayanti, Ayu Adhita; Himawan, Mahardika Rizqi; Lestrariningsih, Wiwid Andriyani; Buhari, Nurliah; Larasati, Chandrika Eka; Siagian, Raja Aditya Sahala; Putra, Brilliant Rudzaky Ridwan
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.5443

Abstract

Mangroves play a crucial role in maintaining environmental balance, including wave attenuation, preventing erosion, providing habitat for various species, and storing carbon to mitigate climate change. However, mangrove ecosystems are currently facing serious degradation threats due to human activities and climate change, necessitating protective measures, rehabilitation, and active community participation to ensure their preservation. This community service initiative aims to conserve mangrove ecosystems through nursery activities (nursery) and mangrove planting (out-planting) in potential areas not yet populated by mangroves in Siung Village, Sekotong, West Lombok. The nursery activities include techniques for collecting seedlings from the wild, selecting and sorting healthy seedlings, placing them in planting media, and caring for the seedlings. Meanwhile, the out-planting activities involve planting the seedlings in the wild and monitoring the planted mangroves to ensure their survival. Over approximately two months, this project has produced 3,200 mangrove seedlings of Rhizophora mucronata, Rhizophora apiculata, Rhizophora stylosa, and Ceriops tagal species, with a survival rate of 87.5%. As for the out-planting activities, 2,700 mangrove seedlings have been successfully planted in areas near the nursery site. Challenges encountered during seedling collection and care include tidal fluctuations, the presence of pests and predators. In the out-planting activities, ongoing monitoring and maintenance are required to maintain a high survival rate for the seedlings planted in the wild.
IMPLEMENTASI PERMAINAN EDUKATIF BERBASIS LINGKUNGAN MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN BAGI GURU-GURU SD DI PEMULUTAN Yuliza, Evi; Bangun, Putra Bahtera Jaya; Cahyono, Endro Setyo; Nurnawati, Elisa; Puspita, Fitri Maya; Octarina, Sisca; Indrawati, Indrawati
Jurnal Pepadu Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i3.5509

Abstract

Learning activities at school carried out by elementary school students must sometimes be interspersed with educational games aimed at attracting students' interest and stimulating their brains and creativity. Educational games for elementary school children are games designed to stimulate and train students' brain development, foster imagination, develop students' creative thinking and improve memory. This service activity aims to introduce environmentally based educational games to teachers so that they are skilled at developing varied and interesting educational games. The method used in implementing this service activity is training and mentoring. This activity goes through three stages, namely delivery of material, discussion and evaluation. The results of this training and mentoring show that the average percentage of statement scores is 97.5%. This shows that environmentally based educational games provide cognitive, psychomotor and affective development for students, environmentally based educational games can create a pleasant learning atmosphere and provide stimulation for the development of children's abilities. Through this service activity, teachers can increase their knowledge of environmental-based educational games so that the learning process becomes interesting and fun.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA SANDIK MELALUI PENGENALAN INSTALASI MODUL SURYA SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK DALAM MENDUKUNG PROGRAM DIVERSIFIKASI ENERGI Muljono, Agung Budi; Nrartha, I Made Ari; Ginarsa, I Made; Yadnya, Made Sutha; Sasongko, Sudi Mariyanto Al; Sultan, Sultan; Harjian, Muhammad Rivaldi; Tohri, M.; Alfandi, Ahmad Nova
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5625

Abstract

Technological advances in the energy sector, especially electricity, are needed to utilize clean and renewable energy sources towards net zero emissions. This condition supports the use of new, renewable energy (EBT) by the government and society. Together with Mitra (head of Sandik village), the Mataram University Lecturer Community Service Program team will carry out community empowerment in the field of EBT by socializing Presidential Decree No. 5 of 2006 concerning KEN and PP no. 112 of 2022 concerning Accelerating the Development of EBT to supply electrical energy providers as well as introducing solar module installations as a source of electrical energy to support the energy diversification program. The methods used are presentation, discussion, pre-test, post-test, practice, use of solar energy measuring instruments and presentation on installing solar modules as an electricity source. The implementation of this PkM activity was assisted by students majoring in electrical engineering, electrical systems and equipment from Sandik Village. There were 21 men and 9 women taking part in the PkM. The results of the achievement evaluation mean pre-test score to post-test score increased from 49.725 to 72.0375, an average increase of 44.87%. The community's interest in using PLTS as a source of electricity shows the enthusiastic participation of the Sandik village community.
AKUNTANSI RUMAH TANGGA: IMPLEMENTASI LAPORAN KEUANGAN SEBAGAI INFORMASI YANG BERGUNA UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN EKONOMIS PADA SISWI MA TARBIYATUL MUSTAFID 2024 Ihyani, Layali; Mubin, Miftahul; Marswandi, Ega Dwi Putri; Marlina, Febria Nurmelia; Saputra, Sahdan; Aryani, R. Ayu Ida
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.5801

Abstract

Tujuan dari kegiatan pelatihan dan pengabdian pada masyarakat ini adalah dapat meningkatkan pemahaman serta penerapan dari penggunaan laporan keuangan sebagai dasar informasi dalam pengambilan keputusan ekonomis sehari-hari dalam rumah tangga keluarga khususnya pada siswi Madrasah Aliyah Tarbiyatul Mustafid. Materi pelatihan terdiri dari materi terkait konsep dasar akuntansi serta contoh praktek penggunaan dalam kehidupan sehari-hari dengan memanfaatkan aplikasi excel dalam penyusunan laporan keuangan yang berfokus pada laporan keuangan laba rugi. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Ahad, tanggal 17 November tahun 2024 di Gedung Madrasah Aliyah Tarbiyatul Mustaifd Batu Rimpang, Desa Badrain, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta memiliki literasi akuntansi dasar, baik dari siklus akuntansi yaitu Pencatatan Transaksi ke dalam ayat Jurnal, kemudian memposting ke dalam Buku Besar, penyusunan Neraca Saldo, Penyesuaian, Kertas Kerja, hingga penyususnan Laporan Keuangan dengan menggunakan aplikasi excel. Serta, hasil dari proses penyusunan laporan keuangan dapat dijadikan bahan informasi yang berguna bagi para peserta dalam proses pengambilan keputusan ekonomis dalam kehidupan sehari-hari dalam keluarga.
PENYULUHAN HUKUM TENTANG SYARAT-SYARAT SAH PERJANJIAN JUAL BELI Fathoni, M. Yazid; Sahruddin, Sahruddin; Dilaga, Zaenal Arifin
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5842

Abstract

Di dalam KUHPerdata diatur beberapa jenis perjanjian atau seringkali disebut dengan perjanjian bernama. Secara garis besar, perjanjian yang diatur/dikenal di dalam KUHPerdata atau perjanjian-perjanjian yang termasuk dalam kontrak nominat yaitu diantaranya : Jual Beli yang diatur dalam Bab V Buku III KUHPerdata, Perjanjian jual beli merupakan perjanjian yang paling sering dilakukan di msayarakat. Karena sering dan dianggap penting maka KUHPerdata menempatkan jenis perjanjian ini dalam hirarki tertinggi diantara perjanjian lainnya. Meskipun yang utama diatur dalam KUHPerdata, masyarakat sebagian besar masih belum mengetahui pengaturan perjanjian jual beli tersebut dalam KUHPerdata ataupun hukum positif lainnya. Metode yang digunakan ceramah dan diskusi, hasilnya terjadi peningkatan pengetahuan di masyarakat.
PEMBUATAN KONTEN VIDEO PROMOSI DESA WISATA POTO TANO KABUPATEN SUMBAWA BARAT Yohanes, Yulanda Trisula Sidarta; Fatullah, Asrin Dimas Tri; Khusnia, Hartin Nur
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5843

Abstract

Video promosi Pulau Kenawa Desa Poto Tano dibuat berdasarakan observasi yang dilakukan oleh tim peneliti ke media social Pokdarwis Bua Lawah yang masih belum optimal untuk menampilkan video cinematic untuk memperkenalkan destinasi Pulau Kenawa kepada public. Berdasarkan survey 72% public umum belum pernah melakukan kunjungan ke Pulau Kenawa. Ini menjadi dasar bahwa ada public yang belum pernah melakukan kunjungan ke Pulau Kenawa. Metode kegiatan PkM adalah sosialisasi rencana PkM, pengambilan konten video, dan sosialisasi hasil video promosi Pulau Kenawa. Hasil kegiatan PkM adalah sosialisasi rencana kegiatan pengambilan konten telah terlaksana dengan melibatkan Pokdarwis Bua Lawah membahas tentang perencanaan kebutuhan pengambilan konten. Setelah kebutuhan di lapangan telah terkumpul, selanjutnya adalah penyusunan story board serta tema video, yaitu “Marvelous Kenawa”. Tema tersebut dijadikan topik video promosi karena menunjukkan sisi Pulau Kenawa yang menakjubkan untuk bisa ditelisik keindahannya. Setelah data terkumpul, Langkah selanjutnya adalah proses editing. Video promosi Pulau Kenawa sebagai destinasi Desa Poto tano ditampilkan dalam kegiatan sosialisasi hasil PkM kepada Pokdarwis Bua Lawah yang dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan destinasi kepada public. Kesimpulan dari kegiatan PkM ini adalah tim pengabdian telah berhasil melakukan analisa kebutuhan mitra (Pokdarwis Bualawah), mengumpulkan data-data di lapangan untuk kebutuhan video promosi, serta menampilkan hasil video promosi kepada Pokdarwis Bualawah. Kelebihan dari hasil kegiatan pengabdian ini adalah video promosi dapat dijadikan media promosi melalui media social Pokdarwis Bualawah untuk menginformasikan destinasi wisata Pulau Kenawa kepada public.
MEMENANGKAN LAKON WAYANG SASAK DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA Putra, I Nyoman Nugraha Ardana; Sujadi, Sujadi; Sakti, Dwi Putra Buana; Rispawati, Dewi; Biyanti, Achrelia Luluk
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.5845

Abstract

Pantai Induk merupakan salah satu tempat wisata favorit bagi maayarakat dan memang sudah semenjak lama menjadi destinasi wisata local yang berada di wilayah kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat.Berbagai Permasalahan yang dihadapi oleh obyek wisata ini adalah factor alam berupa abrasi laut dan factor manusia dengan adanya penambangan berupa galian c yang berada diseputaran lokasi wisata tersebut. Solusi yang ditawarkan berdasar permasalahan dihadapi dengan melakukan studi tentang di wilayah destinasi wisata Pantai Induk dan menentukan strategi pengembangan obyek wisata yang yang berkelanjutan melalui sustainable development goals (SDG) dan sustainable tourism theory . Upaya melakukan tersebut maka dilakukan kegiatan survey untuk mempertajam strategi yang akan dipilih. Selain itu dilakukan sosialisasi hasil studi dalam bentuk penyerahan berkas hasil studi kepada aparat desa. Target yang direncanakan adanya rumusan kebijakan yaitu Strategi Mengembangkan Kembali Pantai Induk sebagai Salah Satu Destinasi Wisata Tertua Di Pulau Lombok. Mewujudkan Pantai Induk Sebagai Destinasi Budaya Dalam Upaya  meningkatkan kesejahhteraan masyarakat desa Taman Ayu.
Pemanfaatan Teknologi GPS Guna Optimalisasi Fishing Ground di Lombok Utara Wahyudi, Rojim; Larasati, Chandrika Eka; Wahyudi, Rhojim; NURLIah, Nurliah; Damayanti, Ayu Adhita; Sakinah, Sholihati Lathifa; Mujib, Abd. Saddam
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.5848

Abstract

Lombok Utara memiliki potensi perikanan yang besar, namun tantangan dalam penentuan lokasi fishing ground yang optimal seringkali menjadi hambatan dalam peningkatan hasil tangkapan dan pendapatan, khususnya bagi nelayan tradisional. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan nelayan dalam memanfaatkan teknologi Global Positioning System (GPS) guna mengoptimalkan penentuan lokasi fishing ground. Berkolaborasi dengan Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI), program ini difokuskan pada peningkatan keterampilan nelayan dalam menggunakan GPS, yang selama ini belum banyak diakses oleh komunitas nelayan tradisional. Melalui serangkaian pelatihan dan penyuluhan, nelayan diperkenalkan pada teknologi GPS, mulai dari cara operasional dasar hingga aplikasi praktis di lapangan. Pendampingan intensif dilakukan untuk memastikan bahwa nelayan mampu menggunakan GPS secara mandiri dalam aktivitas penangkapan sehari-hari. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam efisiensi penentuan lokasi penangkapan, mengurangi penggunaan bahan bakar, mengurangi ketergantungan pada metode tradisional yang memakan waktu, dan meningkatkan hasil tangkapan secara keseluruhan. Melalui kemitraan dengan KNTI, program ini juga mengedepankan nilai-nilai keberlanjutan dan kelestarian lingkungan, sejalan dengan prinsip-prinsip perikanan tradisional yang ramah lingkungan. Dengan demikian, penggunaan teknologi GPS menjadi salah satu solusi efektif dalam meningkatkan produktivitas perikanan dan kesejahteraan nelayan tradisional di Lombok Utara.