cover
Contact Name
Ahmad Kholiqul Amin
Contact Email
choliqamin@gmail.com
Phone
+6285648732677
Journal Mail Official
lppm@ikippgribojonegoro.ac.id
Editorial Address
Jalan Panglima Polim No.46 Bojonegoro
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : 25811320     EISSN : 25812572     DOI : http://dx.doi.org/10.30734
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas that have been achieved in the area of community services. J-ABDIPAMAS, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Education for Sustainable Development.
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2022): April 2022" : 30 Documents clear
PROGRAM PENYEDIAAN AKSES AIR BERSIH DESA SENDANGHARJO DAN DESA WADANG KECAMATAN NGASEM BOJONEGORO Dian Ratna Puspananda; Ari Indriani; Dwi Erna Novianti; Anis Umi Khoirotunnisa'; Ahmad Kholiqul Amin; Puput Suriyah
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1071.175 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i1.2487

Abstract

AbstractClean water is one of the basic human needs that is needed in a sustainable manner, as one of the unlimited natural resources. In Sendangharjo and Wadang villages, there is a shortage of clean water during the dry season. This research is a qualitative research. The data collection technique is observation and documentation.  While the exploration is to see the condition of the drinking water supply system in Wadang and Sendangharjo Villages.  The program for providing access to clean water can be used as an alternative to provide convenience for the community to obtain clean water both in the dry season and in the rainy season. In addition, the village can also become a village that is independent of clean water.Keywords: access to clean waterAbstrakAir bersih merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia yang dibutuhkan secara berkelanjutan, sebagai salah satu sumber daya alam yang tak terbatas jumlahnya. Di desa Sendangharjo dan desa Wadang mengalami kesulitan air bersih diwaktu musim kemarau. Pada kegiatan pengabdian ini, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Sedangkan eksplorasinya adalah melihat kondisi sistem penyediaan air minum di Desa Wadang dan Sendangharjo. Program penyediaan akses air bersih dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk memberikan kemudahan pada masyarakat untuk memperoleh air bersih baik di musim kemarau maupun di musim penghujan. Selain itu, desa juga dapat menjadi desa yang mandiri air bersih. Kata kunci: akses air bersih 
Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Ekonomi Dengan Inovasi Olahan Pisang Nustin Merdiana Dewantari; Ade Irman Saeful Mutaqin; Ade Sri Mariawati; Lely Herlina; Bobby Kurniawan
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (918.03 KB)

Abstract

Talagasari village has abundant natural resources from plantation products, including bananas. Most of the livelihoods of the head of the household are farmers and work in other areas. So far, people sell bananas directly without being processed and consumed every day. The purpose of this service activity is to provide insight to increase the economic value of bananas through innovation into banana nuggets so that they can become additional income. The objects of this service are housewives, community service activities through counseling, demonstrations of making nuggets, and interviews. The activities went smoothly with the presence of 26 participants. The results of the interviews obtained were very helpful activities, easy processes, and available raw materials so that participants had the desire to make banana nuggetsDesa Talagasari memiliki sumber daya alam yang melimpah dari hasil perkebunan, termasuk pisang. Sebagian besar mata pencaharian kepala rumah tangga adalah petani dan bekerja di daerah lain. Selama ini masyarakat menjual pisang secara langsung tanpa diolah dan dikonsumsi setiap hari. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan wawasan untuk meningkatkan nilai ekonomi pisang melalui inovasi menjadi nugget pisang sehingga dapat menjadi tambahan penghasilan. Obyek pengabdian ini adalah ibu-ibu rumah tangga, kegiatan pengabdian masyarakat melalui penyuluhan, demonstrasi pembuatan nugget, dan wawancara. Kegiatan berjalan lancar dengan kehadiran 26 peserta. Hasil wawancara yang didapatkan adalah kegiatan yang sangat membantu, proses yang mudah, dan bahan baku yang tersedia sehingga peserta memiliki keinginan untuk membuat nugget pisang
Strategi Pemanfaatan Limbah dan Budidaya Maggot Menuju Wirausaha Ramah Lingkungan Isah Fitriani; Ajeng Suci Ratnaningsih; Iis Suwartini; Feti Setyowati; Annisa Novasari; Dwi Aristi
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.067 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i1.2050

Abstract

ABSTRACTGarbage if not managed properly will bring problems, especially environmental pollution. Therefore, garbage needs to be managed wisely. One of them is by utilizing it to be a creative economy such as composting and moggot cultivation for organic waste. As for inorganic waste will be sold using rapel application. The purpose of the activity is to increase public awareness to develop entrepreneurship by utilizing waste so as to reduce the volume of household waste and future profits. The service partner is nandan village community. Methods are conducted in the form of socialization, training, capacity building of members and groups, application of science and technology, mentoring, piloting, evaluation and sustainability of programs.  The result of the creation of entrepreneurial governance in the field of waste utilization. The community now has income from waste utilization efforts as well as increased awareness to manage waste wisely. Keywords: waste processing; cultivation of maggot 2; Entrepreneurship3 ABSTRAKSampah jika tidak dikelola dengan baik maka akan mendatangkan masalah terutama pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, sampah perlu dikelola dengan bijak. Salah satunya dengan memanfaatkannya menjadi ekonomi kreatif seperti pembuatan pupuk kompos dan budidaya maggot untuk sampah organik. Sementara untuk sampah anorganik akan dijual menggunakan aplikasi rapel. Tujuan kegiatan tersebut meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengembangkan wirausaha dengan memanfaatkan sampah sehingga dapat menurunkan volume sampah rumah tangga dan mendatangkan profit. Mitra pengabdian yaitu masyarakat Dusun Nandan. Metode yang dilakukan berupa sosialisasi, pelatihan, peningkatan kapasitas anggota dan kelompok, penerapan IPTEKS, pendampingan, percontohan, evaluasi dan keberlanjutan program.  Hasil pengabdian terciptanya tata kelola wirausaha di bidang pemanfaatan sampah. Masyarakat kini telah memiliki pendapatan dari usaha pemanfaatan sampah serta meningkatnya kesadaran untuk mengelola sampah dengan bijak. Kata Kunci: pengolahan sampah; budi daya maggot ; kewirausahaan
Optimalisasi Penggunaan Digital Marketing Melalui Sosial Media dan E-Commerce pada Industri Kecil Menengah di Desa Kingkang, Kabupaten Klaten Suranto Suranto; Dhany Efita Sari; Sabar Narimo; Titik Ulfatun; Rochman Hadi Mustofa; Joko Suwandi; Muhammad Fahmi Johan Syah; Surya Jatmika; Tri Nur Wahyudi; Mohammad Chairil Asmawan; Yovi Annang Setiyawan; Habil Azhar Hendawan
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.776 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i1.2473

Abstract

ABSTRACTSmall and Medium Industries (SMIs) have an important role in realizing community development and welfare. In the current Industry 4.0 era, SMIs are required to keep up with technological developments, including SMIs players who must be able to use digital media as the main support for their business success. To support SMIs in optimizing the use of digital marketing, it is necessary to have effective assistance activities. The community service activities are in partnership with the assisted SMIs in Kingkang Village, Wonosari, Klaten. These activities focus on assisting SMIs in increasing promotion and sales through digital media business accounts, namely Instagram and Shopee e-commerce. The method used is to provide direct assistance in creating and managing business accounts. The assistance was done for one month with 13 sessions. The results of this program show that 100% of SMIs in Kingkang Village have had an Instagram business account and 70% of them have a Shopee account. SMIs are proven to have understood the use and management of these two digital media as promotion and sales media. Furthermore, SMIs felt the improvement in skills in how to use various features on Instagram and Shopee. Suggestions after these assistance activities are the need for follow-up activities with continuous guidance in using digital marketing effectively and optimally so it can support marketing activities and increase sales of SMIs’ businesses.Keywords: digital marketing, small and medium industries, Instagram for Business, Shopee.ABSTRAKIndustri Kecil Menengah (IKM) memiliki peran penting dalam mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Di era Industri 4.0 saat ini, IKM dituntut untuk terus mengikuti perkembangan teknologi, diantaranya pelaku IKM di mana mereka harus bisa memanfaatkan media digital sebagai pendukung utama kesuksesan usahanya. Untuk menunjang IKM dalam optimalisasi penggunaan digital marketing, maka diperlukan adanya kegiatan pendampingan yang efektif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bermitra dengan IKM binaan yang ada di Desa Kingkang, Wonosari, Klaten. Kegiatan ini berfokus pada pendampingan IKM dalam peningkatan promosi dan penjualan melalui akun bisnis media digital yaitu Instagram dan e-commerce Shopee. Metode yang digunakan yaitu dengan memberikan pendampingan langsung pembuatan dan pengelolaan akun bisnis. Pendampingan dilakukan selama satu bulan dengan 13 sesi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa 100% IKM di Desa Kingkang telah memiliki akun bisnis Instagram dan 70% memiliki akun Shopee. IKM terbukti sudah memahami penggunaan dan pengelolaan kedua media digital tersebut sebagai media promosi dan penjualan. Selain itu, IKM merasakan adanya peningkatan keterampilan tentang cara penggunaan berbagai fitur di Instagram dan Shopee. Saran setelah kegiatan pendampingan adalah perlunya kegiatan tindak lanjut dengan pembinaan berkelanjutan di dalam menggunakan pemasaran digital secara efektif dan optimal sehingga dapat mendukung kegiatan pemasaran dan meningkatkan penjualan usaha IKM.Kata Kunci : digital marketing, industri kecil menengah, Instagram Bisnis, Shopee.
Sosialisasi Pentingnya Matematika dalam Permasalahan Ekonomi di Majelis Tabani -Yayasan Darul Huda Indrie Noor Aini; Kiki Nia Siana; Odang Kusmayadi
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (970.164 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i1.1695

Abstract

UMKM had very important role in reducing unemployment rate. Therefore, the success of UMKM was able to improve the Indonesian economy because UMKM operational activities could be independent and didn’t bear a large burden due to the crisis. Good fund management is a key factor that can lead to the success or failure of UMKM. The importance of  these socializations can help to boost economic and superior human resources, so that people will be able to increase their population and compete with other countries. The purpose of this community services is to help small business managers in managing profits form sales. This service activity uses and implementation approach method, with details of activities including needs analysis, implementation of socialization and evaluation. The result of the research show that the material presented can be well understood by the surrounding community so that the community can apply the training material in their daily life, the resource persons master the material presented and provide opportunities for the community to provide question and arguments. The community hopes that events like this can be held again in the future and the community is very satisfied to have included it in community service activities.UMKM sangat berperan dalam mengurangi tingkat pengangguran. Oleh karena itu, keberhasilan UMKM mampu meningkatkan perekonomian Indonesia karena kegiatan operasinal UMKM dapat mandiri dan tidak menanggung beban besar akibat krisis tersebut. Pengolahan  dana yang baik merupakan faktor kunci yang dapat menyebabkan keberhasilan atau kegagalan UMKM. Pentingnya sosialisasi ini dapat membantu meningkatkan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas dibidang ekonomi, sehingga masyarakat mampu meningkatkan UMKM dan bersaing dengan negara lainnya. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu pengelola usaha kecil dalam mengelola keuntungan dari penjualan. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode pendekatan pelaksanaan, dengan rincian kegiatan meliputi analisis kebutuhan, pelaksanaan sosialisasi dan evaluasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa materi yang disampaikan dapat di pahami dengan baik dan  bisa diterima oleh masyarakat sekitar sehingga masyarakat dapat menerapkan materi pelatihan dalam kehidupan sehari-harinnya, narasumber menguasai isi materi yang disampaikan dan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memberikan pertanyaan dan argumentasinya. Masyarakat berharap acara seperti ini bisa diadakan lagi untuk di kemudian hari, dan masyarakat sangat puas sudah mengikut sertakan dalam acara kegiatan pengabdi masyarakat.
Membangun Rumah Maya: Upaya Branding Desa Pancasila Pada Pemuda Sukoreno Kabupaten Jember Luhung Achmad Perguna; Achmad Fikri Dzikrillah; Ivan Agusta Afriansyah
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.493 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i1.2040

Abstract

ABSTRACTCurrently, the village has autonomy in developing both natural and human resources. Village potential can be built through promotion and introduction of village profiles to the wider community so that they are known to a wide audience. One potential that is still hidden and needs to be explored is the potential in Sukoreno village, Jember district, which is rich in diversity. Unfortunately, the uniqueness of the six religions (Islam, Catholicism, Protestantism, Hinduism, Sapta Dharma and Perjalan Beliefs) that live in harmony and coexist with each other is still unknown to people outside the village. Even the branding of Sukoreno village as Pancasila Village is not yet popular. The need for branding is important for the village. Community service tries to facilitate this need by involving the youth of Sukoreno Village as the subject. The social media training was presented as an effort to introduce Pancasila village as well as to build virtual houses which had been neglected so far. As a result, the village youth gradually succeeded in filling out content both on the website and on social media. In addition, visits, likes in virtual houses continue to increase every day which will provide a multiplier effect to the village. Keywords: Pancasila Village, Branding, Digital Home, Empowerment, Youth.  ABSTRAKDesa saat ini memilliki otonomi dalam mengembangkan potensi yang dimiliki. Potensi desa bisa dibangun melalui promosi dan pengenalan profil desa kepada masyarakat luas agar dikenal khalayak luas. Salah satu potensi yang masih terpendam dan perlu digali adalah potensi di desa Sukoreno kabupaten Jember yang kaya akan keberagamaan dan keragamannya. Sayangnya keunikan dengan enam agama (Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Aliran Kepercayaan Sapta Dharma dan Perjalan) yang hidup rukun dan saling berdampingan masih belum dikenal oleh masyarakat luar desa secara luar. Bahkan branding desa Sukoreno sebagai Desa Pancasila juga belum populer. Kebutuhan akan branding menjadi keniscayaan bagi desa. Pengabdian ini hadir untuk mencoba memfasilitasi kebutuhan tersebut dengan melibatkan pemuda Desa Sukoreno sebagai subjeknya. Pelatihan media sosial dihadirkan sebagai upaya mengenalkan desa Pancasila sekaligus membangun rumah maya yang selama ini diabaikan. Hasilnya secara bertahap pemuda desa berhasil untuk mengisi konten baik pada website maupun media sosial. Selain itu kunjungan, like dalam rumah maya terus meningkat setiap harinya yang akan memberikan multiplier effect kepada desa.  Kata Kunci: Desa Pancasila, Branding, Rumah Maya, Pemberdayaan, Pemuda.
PENGGUNAAN APLIKASI LINKEDIN UNTUK MELAMAR PEKERJAAN BAGI SISWA SMK PGRI 6 NGAWI Eni Winarsih; Kodrat Eko Putro Setiawan; Dedy Richi Rizaldy; Devi Cintia Kasimbara; Wahyuningsih Wahyuningsih; Fuaduzzakiawan Fuaduzzakiawan
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1124.209 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i1.2269

Abstract

ABSTRACTThe rapid development of science and technology can be utilized by the community. The development of technology has now shown very rapid progress. Many sectors of life have used the existence of technology itself. Its presence has had a considerable impact on human life in various aspects. The product of technological developments is LinkedIn. The Linkedin application can be used to apply for jobs. The use of the LinkedIn app needs to be taught to students. Such use includes how to use and take advantage of the features contained in Linkedin. The use of the Linkedin application is taught at SMK PGRI 6 Ngawi which is intended for students in grades 11 and 12. The result of using the Linkedin application is that students can create a Linkedin account, create a portfolio on Linkedin, apply for work online through Linkedin, create a curriculum vitae on Linkedin.Keywords: Using Linkedin, SMK PGRI 6 NgawiABSTRAKPerkembangan Ilmu dan Teknologi yang semakin pesat dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Perkembangan teknologi kini telah banyak menunjukkan kemajuan yang sangat pesat. Berbagai sektor kehidupan telah menggunakan teknologi dan kehadirannya telah memberikan dampak yang cukup besar terhadap kehidupan manusia dalam berbagai aspek. Produk perkembangan teknologi  adalah LinkedIn. Adanya aplikasi Linkedin bisa dimanfaatkan untuk melamar pekerjaan. Penggunaan  aplikasi LinkedIn perlu diajarkan kepada siswa. Penggunaan tersebut meliputi cara menggunakan dan memanfaatkan fitur-fitur yang terdapat dalam Linkedin. Penggunaan aplikasi Linkedin ini diajarkan di SMK PGRI 6 Ngawi yang ditujukan bagi siswa kelas 11 dan 12. Hasilnya penggunaan aplikasi Linkedin ini adalah siswa dapat membuat akun Linkedin, pembuatan portofolio di Linkedin, etika melamar kerja secara daring melalui Linkedin, membuat curriculum vitae di Linkedin.Kata Kunci: Penggunaan Linkedin,  SMK PGRI 6 Ngawi
Pelatihan Video Animasi untuk Meningkatkan Profesionalsime Guru di SMP Alam Karawang pada Masa Pandemi Covid-19 Attin Warmi; Alpha Galih Adirakasiwi; Ahmad Nawawi
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.945 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i1.2230

Abstract

ABSTRACTThe Covid-19 pandemic has forced teachers to be creative in making media so that they can convey material easily. One that can be developed is animation-based video media. The purpose of this service is to provide training in the development of animation-based videos using plotagon. The activity was carried out on October 13, 2021 online by following the stages of planning, implementation and evaluation. Based on the discussion that has been discussed, the training activities for the development of animated video media using the platform received a positive response by the trainees and were able to assist teachers in developing teacher professionalism. Keywords: Animated videos, teacher professionalism ABSTRAKPandemi Covid-19 telah memaksa guru untuk kreatif dalam pembuatan media agar meraka dapat menyampaikan materi dengan mudah. Salah satu yang bisa dikembangkan adalah media video berbasis animasi. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan dalam pengembangan video berbasis animasi menggunakan plotagon. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 13 Oktober 2021 secara daring dengan mengikuti tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Berdasarkan pembahasan yang telah dibahas maka kegiatan pelatihan pengembangan media video animasi  menggunakan platogon direspon positif oleh peserta pelatihan dan mampu membantu guru dalam mengembangkan profesionalisme guru. Kata Kunci: Video animasi, profesionalisme guru
Pelatihan Data Science Berbasis SAP Analytics Cloud dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Penelitian Maesaroh Maesaroh; Devi Anugrah; Mushoddik Mushoddik; Susanti Murwitanigsih
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1042.072 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i1.2051

Abstract

Analysis is a problem-solving activity that begins with an assumption of what actually happened. Many analytical activities are carried out in research, both by lecturers and students at universities to solve problems. The increasing use of technology in various aspects of life affects the process of scientific research that occurs among university academics, both lecturers and students. The use of  technology should be able to improve the quality of research among academics. SAP Analytic Cloud is an online or cloud-based technology application that can be used to analyze the problems that occur and predict what will happen in the future based on the data they have. The method used in this activity is a survey through an online questionnaire sheet to collect data from respondents. The activity is carried out online with participants coming from students and lecturers. The results showed that all participants stated that this training provided provisions for future research. A total of 87.8% of participants stated that SAP Analytics Cloud can be used for analysis in their research. However, 49% of the training participants stated that they experienced problems when carrying out online training. Some of these obstacles are caused by signal factors, and are not familiar with the application being trained.  Analisis merupakan kegiatan pemecahan persoalan yang dimulai dengan dugaan terhadap yang sebenarnya terjadi. Kegiatan analisis banyak dilakukan dalam sebuah penelitian baik oleh dosen maupun mahasiswa di perguruan tinggi untuk mengungkap atau menyeselaisan permasalahan. Meningkatnya pemanfaatkan teknologi dalam berbagai aspek kehidupan memengaruhi proses penelitian ilmiah yang terjadi di kalangan akademisi perguruan tinggi baik dosen maupun mahasiswa. Penggunaan teknologi seyogyanya dapat meningkatkan kualitas penelitian di kalangan akademisi. SAP Analytic Cloud merupakan sebuah aplikasi teknologi berbasis online atau melalui cloud yang dapat digunakan untuk kegiatan menganalisis dari permasalahan yang terjadi serta memrediksi yang akan terjadi di masa mendatang berdasarkan data yang dimiliki. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu survei melalui lembar kuesioner online untuk menjaring data dari peserta pelatihan. Kegiatan dilaksanakan secara daring dengan peserta berasal dari mahasiswa dan dosen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh peserta kegiatan menyatakan pelatihan ini memberikan bekal bagi penelitian di masa mendatang. Sebanyak 87,8% peserta kegiatan menyatakan SAP Analytics Cloud dapat digunakan untuk analisis dalam penelitian mereka. Namun terdapat 49% peserta pelatihan menyatakan mengalami kendala pada saat melaksanakan pelatihan yang dilakukan secara daring. Beberapa kendala tersebut disebabkan oleh faktor sinyal, dan belum familiar dengan aplikasi yang dilatihkan. 
Pelatihan Pemanfaatan Limbah Kain Perca Broklat bagi KWT “Mawar Putih” Karangploso – Malang Diah Widiawati; Dyah Setyawati; Lilik Kustiani; Kurnia Isnuwardiati
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 1 (2022): April 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1007.296 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v6i1.2454

Abstract

This community service aims to provide knowledge to the “Mawar Putih” women Farmer's community (KWT”Mawar Putih”) on how to utilize brocade patchwork waste, which is an inorganic waste that is difficult to decompose by the environment, into a product that has a higher economic value. This community service activity was carried out in a women farmer group located in Ngenep Village, Karangploso, Malang Regency. The implementation method carried out in this service activity starts from field visits or observations to find out partners’ problems and offer solutions, providing knowledge to women community about the importance of using brocade patchwork waste so that it has a higher economic value and efforts to protect the environment and product manufacturing practices. The results of this training activity show that women of KWT"Mawar Putih" are able to process brocade patchwork waste as batik cloth decoration into a product that has high economic value with various attractive designs. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada ibu-ibu Kelompok Wanita Tani “Mawar Putih” (KWT”Mawar Putih”) mengenai bagimana memanfaatkan limbah kain perca broklat yang merupakan limbah anorganik yang sulit diurai oleh lingkungan, menjadi sebuah produk yang mempunyai nilai ekonomis lebih tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di sebuah kelompok wanita tani yang berlokasi di Desa Ngenep , Karangploso Kabupaten Malang. Metode pelaksanaan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini dimulai dari kunjungan lapangan atau observasi untuk mengetahui permasalahan mitra dan penawaran solusi, pemberian pengetahuan kepada ibu-ibu mengenai pentingnya pemanfaatan limbah kain perca broklat agar bernilai ekonomi yang lebih tinggi serta upaya menjaga lingkungan lalu praktik pembuatan produk. Hasil dari kegiatan pelatihan ini menunjukkan bahwa ibu-ibu KWT “Mawar Putih” mampu mengolah limbah perca broklat sebagai hiasan kain batik menjadi sebuah produk yang bernilai ekonomi tinggi dengan berbagai desain yang menarik. 

Page 1 of 3 | Total Record : 30