cover
Contact Name
Ritaka Wangsa
Contact Email
tekniksipil@unmas.ac.id
Phone
+6281238306310
Journal Mail Official
tekniksipil@unmas.ac.id
Editorial Address
Jalan Kamboja No. 11A Denpasar Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
ISSN : 20896743     EISSN : 2797426X     DOI : https://doi.org/10.36733/jikt.v11i2
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik merupakan media untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian murni atau terapan dalam arti luas tentang aspek Teknik Sipil mulai dari perencanaan (desain), pelaksanaan, pengawasan, operasional, maintenance, maupun manajemen konstruksi baik yang menyangkut bahan/material konstruksi, peralatan, dan strukturnya. Jurnal Ilmiah Kurva Teknik dikelola oleh Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar.
Articles 106 Documents
Perencanaan Perencanaan Metode Pelaksanaan Konstruksi Pekerjaan Sub Structure Pembangunan Gedung Rumah Sakit Nusa Penida Ngurah Sunatha, I Gede; Diputera, I Gede Angga; Yana Hermawan, I Putu; Ngurah Pradnyadinata, I Gusti Agung
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jikt.v13i2.10260

Abstract

Setiap pelaksanaan suatu proyek konstruksi akan selalu mengalami berbagai kendala, yang disebabkan oleh rendahnya kinerja ataupun produktivitas para tenaga kerja dan sebagainya. Oleh sebab itu perlu adanya perencanaan metode pelaksanaan konstruksi yang tepat, praktis, cepat, dan aman, untuk membantu didalam penyelesaian pekerjaan pada suatu proyek konstruksi agar tepat biaya, mutu dan waktu. Untuk itu didalam penelitian ini penulis akan merencanakan metode pelaksanaan konstruksi pekerjaan sub structure pada perencanaan pembangunan Gedung Rumah Sakit Nusa Penida. Adapun data yang dugunakan pada penelitian ini adalah gambar rencana dan spesifikasi teknis. Dengan tahap analisis yaitu menguraikan dan menjelaskan tahapan pekerjaan sub structure beserta gambar kerja dan spesifikasi teknisnya. Berdasarkan analisis yang dilakukan adapun hasil yang didapatkan adalah untuk metode pelaksanaan konstruksi pekerjaan sub structure pada perencanaan pembangunan Gedung Rumah Sakit Nusa Penida memiliki 10 uraian kegiatan, dimana setiap uraian kegiatan memiliki tahapan dan spesifikasi teknisnya masing-masing.
Analisis Kapasitas Ruang Parkir Objek Wisata Desa Tradisional Penglipuran Kabupaten Bangli Cokorda Putra Wirasutama; I Gusti Agung Gde Suryadarmawan; I Dewa Gede Wisnu Marhaendra Putra
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jikt.v13i2.10331

Abstract

Parkir ialah memberhentikan dan menyimpan kendaraan untuk jangka waktu tertentu di tempat khusus, yakni di pinggir jalan, dalam garasi atau tempat yang peruntukkan bagi penyimpanan kendaraan tersebut. Desa Wisata Tradisional Penglipuran menjadi salah satu objek wisata yang sangat terkenal di Pulau Bali dengan jumlah kunjungan wisatawan yang tinggi. Hal ini mengakibatkan ketersediaan ruang parkir di Desa Wisata Tradisional Penglipuan cukup padat sehingga terkadang mengakibatkan kemacetan. Tujuan dari riset ini untuk mengidentifikasi kebutuhan serta ketersediaan serta perencanaan desain dari ruang parkir Desa Wisata Tradisional Penglipuran. Penelitian ini menggunakan metode kuantitaif dengan menghitung kebutuhan ruang parkir di parkir 1 dan parkir 2 kendaraan roda empat di Desa Wisata Tradisional Penglipuran. Penelitian ini dilakukan pada hari hari Jumat dan Minggu mulai pukul 07.00 hingga 18.00 WITA. Data yang diperoleh diolah untuk mengitung volume parkir, akumulasi parkir, durasi parkir, indeks parkir, Tingkat pergantian parkir, ketersediaan parkir, dan kebutuhan ruang parkir. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, didapatkan hasil indeks parkir kendaraan roda empat pada hari Minggu di parkir 1 sebesar 1,0285 dan di parkir 2 sebesar 1,090. Dari hasil tersebut diketahui bahwa nilai IP lebih dari (>) 1 yang berarti bahwa kebutuhan ruang parkir melampaui kapasitas yang tersedia, sehingga diperlukan perluasan area parkir atau pengaturan pola parkir sehingga diharapkan dapat mengurangi kemacetan di sepanjang jalan Desa Wisata Tradisional Penglipuran yang disebabkan oleh adanya kendaraan yang parkir di sisi jalan.
Analisa Kualitas Air pada Daerah Terintrusi Air Laut di Pantai Lovina Karmadi, Ketut Agus; Yastika, Putu Edi; Karmadi, Luh Natasya Karini Putri
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jikt.v14i1.10984

Abstract

Intrusi air laut merupakan fenomena masuknya air asin ke dalam airtanah (tawar). Salah satu kawasan yang terdampak oleh peristiwa tersebut adalah Pantai Lovina. Hal ini disebabkan oleh banyaknya pembangunan dan pengembangan fasilitas pariwisata sehingga terjadi pengambilan airtanah yang berlebihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas air pada daerah yang terdampak intrusi air laut di Pantai Lovina. Metode yang digunakan adalah dengan mengambil contoh air dengan dilakukan pengujian terhadap parameter TDS (Total Dissolved Solid), EC (Electric Conductivity), dan pH (Power of Hydrogen). Setelah dilakukan uji terhadap parameter-parameter tersebut maka didapatkan hasil 2.Kualitas air tanah pada zona intrusi air laut di sepanjang Pantai Lovina berdasarkan kadar TDS pada daerah penelitian paling rendah sekitar 503 ppm hingga 5074 ppm di mana pada sumur yang memiliki TDS lebih dari  1000 ppm maka daerah tersebut terindikasi intrusi air laut di mana terdapat 7  (tujuh) sumur dari 14  sumur yang terintrusi berdasarka hasil survei pada daerah penelitian. Lalu untuk kadar EC (Electric Conductivity) rata-rata memiliki kadar lebih dari 1000 mS/cm yang di mana pada daerah timur daerah penelitian memiliki kadar 1006 – 1741 mS/cm yang menandakan kualitas air buruk dan adanya potensi intrusi air laut, lalu pada daerah barat penelitian memiliki kadar 2022 – 4206 mS/cm yang menandakan intrusi air laut. Maka dapat disimpulkan bahwa daerah penelitian telah mengalami intrusi air laut.
Penentuan Zona Interface pada Daerah Intrusi Air Laut di Kawasan Pantai Lovina Luh Natasya Karini Putri; Siswoyo, Hari; Andawayanti, Ussy
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jikt.v14i1.11086

Abstract

Intrusi air laut merupakan peristiwa masuknya air laut atau asin ke dalam air tanah. Salah satu kawasan yang terdampak peristiwa tersebut adalah Pantai Lovina. Hal ini disebabkan salah satunya oleh pengambilan air tanah yang berlebihan. Salah satu akibat atau dampak dari peristiwa ini ialah penurunan muka tanah, air sumur menjadi payau, bahkan dapat menimbulkan sink hole, untuk itu diperlukan penelitian mengenai perbatasan antara air tanah dana air asin untuk mengetahui sejauh mana wilayah yang terdampak intrusi air laut dan kedalaman batas antara air asin dan air tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan zona interface di kawasan Pantai Lovina dengan hukum Ghyben-Herzberg. Berdasarkan hasil survei pada 14 sumur di sepanjang garis Pantai Lovina dihasilkan zona interface berkedalaman sekitar 20 m – 166 m dan jarak terdekat daerah terintrusi air laut dari garis pantai adalah sekitar 49,4 m sedangkan yang terjauh sekitar 117,5 m dengan Lokasi rata-rata di daerah barat Pantai Lovina. Terdapat intrusi air laut pada garis Pantai Lovina terutama pada bagian barat.
Implementasi Aplikasi E-Paksi untuk Pendataan Aset dan Penilaian Kinerja Sistem Irigasi di Mergaya Denpasar Suryatmaja, Ida Bagus; Ritaka Wangsa, Anak Agung Ratu; Suarnayasa, I Made
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jikt.v14i1.11424

Abstract

Pengelolaan irigasi yang baik sangat penting untuk mendukung keberlanjutan pertanian dan mencegah alih fungsi lahan di perkotaan. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk melakukan pendataan aset serta menilai kinerja sistem irigasi di daerah Mergaya, guna merumuskan kebijakan pengelolaan yang lebih efektif. Untuk mencapai tujuan tersebut, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, memanfaatkan aplikasi EPAKSI (Elektronik Pengelolaan Aset dan Kinerja Sistem Irigasi). Data dikumpulkan melalui observasi langsung sepanjang jaringan irigasi primer dan sekunder, yang mencakup survei Pendataan Aset Irigasi (PAI) dan Indeks Kinerja Sistem Irigasi (IKSI). Hasil dari PAI menunjukkan bahwa aset irigasi di Mergaya terdiri dari enam bangunan irigasi, dua ruas saluran primer, dan dua ruas saluran sekunder dengan kondisi fisik tergolong jelek. Analisis data IKSI mengungkapkan bahwa kinerja jaringan irigasi juga berada dalam kondisi buruk, dengan indeks kinerja hanya mencapai 49,75%, di bawah ambang 50%. Sebagai kesimpulan, penelitian ini merekomendasikan perlunya pemeliharaan berkala yang bersifat perbaikan berat serta penggantian aset yang sudah tidak layak untuk meningkatkan kinerja sistem irigasi.
Analisis Faktor Dominan dalam Pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja (SMK3) terhadap Tingkat Kecelakaan Kerja pada Proyek Konstruksi Praganingrum, Tjokorda Istri; Ayu Mirayani Pradnyadari, Ni Luh Made; Eufrosina, Meitania
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jikt.v14i1.11425

Abstract

Tingginya angka kecelakaan kerja pada konstruksi memerlukan perlindungan tenaga kerja, sehingga upaya yang dapat dilakukan untuk mencapai tingkat kecelakaan nihil di lokasi konstruksi adalah dengan program keselamatan dan kesehatan kerja, Pembangunan Gedung Apartemen Indigo Tibubeneng dijadikan lokasi ini merupakan proyek bangunan tinggi yaitu Gedung Lantai IV yang berpotensi akan terjadinya kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar persentase pengaruh faktor-faktor SMK3 yang berpengaruh dominan terhadap jumlah kecelakaan kerja pada proyek konstruksi pembangunan Gedung Apartemen Tibubeneng. Penelitian ini menggunakan analisis hipotesis deskriptif. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 29 responden. Persentase faktor-faktor Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sebesar 87,5% terhadap tingkat kecelakaan kerja dengan faktor Lingkungan Kerja (X1) dengan koefisien regresi 0,136, faktor Alat (X2) dengan koefisien regresi 0,246, faktor Material (X3) dengan koefisien regresi 0,456, faktor Pekerja (X4) dengan koefisien regresi -0,196, dan faktor Manajemen (X5) dengan koefisien regresi -0,112 dan variabel dominan yang berpengaruh terhadap kecelakaan kerja yaitu faktor pekerja dan faktor manajemen dengan koefisien regresi bernilai negatif -0,196 dan -0,112.
Identifikasi Karakteristik Permukiman Kumuh di Kecamatan Pupuan Kabupaten Tabanan Wijaya Putra, A. A. Gde Sutrisna; Widyasari, Ni Luh
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jikt.v14i1.11430

Abstract

Tingginya pertumbuhan penduduk memberikan dampak terhadap peningkatan kebutuhan lahan untuk pembangunan kawasan permukiman dan pemenuhan kebutuhan akan sarana dan prasarana. Perkembangan pembangunan yang tidak diiringi dengan perkembangan ekonomi masyarakat memicu permasalahan permukiman berupa munculnya permukiman kumuh, sebagaimana yang terjadi di Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi kekumuhan yang terjadi di Kecamatan Pupuan sebagai kecamatan dengan titik lokasi kawasan permukiman kumuh terbanyak di Kabupaten Tabanan. Metode yang dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi kekumuhan pada permukiman kumuh Kecamatan Pupuan adalah dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif yang seluruh data dan informasi didapatkan melalui kegiatan observasi ke lapangan. Permukiman kumuh di Kecamatan Pupuan masuk ke dalam kategori kumuh tingkat ringan dengan tingkat kepadatan bangunan yang rendah. Meskipun demikian, adanya ketersediaan jalan lingkungan, drainase, pengelolaan air limbah, penyediaan air minum, pengelolaan persampahan, hingga sarana dan prasarana proteksi kebakaran masih belum memenuhi standar dan persyaratan teknis.
Manajemen Risiko pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk – Mengwi (Wilayah Tabanan dan Badung), Provinsi Bali Istri Lestari, I Gusti Agung Ayu; Angga Diputera , I Gede; Yana Hermawan, I Putu; Wiyasana Putra, I Nyoman
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jikt.v14i1.11433

Abstract

Dalam pelaksanaan suatu proyek konstruksi, tidak terlewat dari risiko yang akan terjadi dalam tahapannya. Untuk meminimalisasi dampak negatif dari risiko tersebut maka perlu dilakukan suatu manajemen risiko yang dapat mengidentifikasi serta menilai risiko-risiko yang akan dihadapi dalam upaya mengantisipasi pelaksanaan proyek konstruksi. Proyek yang akan segera terlaksana dan memerlukan pertimbangan tentang risiko tersebut adalah Proyek Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi, Provinsi Bali. Pembangunan jalan tol tersebut merupakan pendanaan pemerintah yang bekerjasama dengan pihak swasta yang digarap oleh PT. Tol Jagat Kerthi Bali dalam pelaksanaan dan mewujudkannya, dengan tujuan memperkuat konektivitas transportasi jalan berupa peningkatan kinerja pemantapan jalan daerah.Penelitian ini menggunakan cara wawancara dengan berbagai pihak yaitu sebanyak 28 responden yang expert dan mempunyai kompetensi tentang Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi untuk mendapati bagaimana kemungkinan (likelihood) terhadap berbagai risiko dan untuk memahami seberapa besar pengaruh (consequences), kemudian dari hasil yang diperoleh dari responden akan mendapatkan penilaian risiko dengan cara mengalikan nilai modus dari frekuensi terjadinya risiko (likelihood) dengan nilai modus pengaruh (concequences), serta mengalokasikan kepemilikan risiko kepada masing-masing pihak. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 34 risiko yang teridentifikasi. Berdasarkan jumlah tersebut, 6 (17,65%) risiko yang tergolong dalam kategori risiko unacceptable dengan jumlah mitigasi risiko yang digarap yaitu sebanyak 11 penanganan, 19 (55,88%) risiko undesirable dengan jumlah mitigasi risiko yang digarap yaitu sebanyak 29 penanganan, 9 (26,47%) risiko acceptable, dan 0% atau tidak ada risiko yang tergolong negligible. Bagi risiko yang terbilang major risk (unacceptable dan undesirable) digarap pengalokasian kepemilikan risiko adalah instansi dari Dinas PUPR Provinsi, Kabupaten Badung, dan Kabupaten Tabanan yaitu sebanyak 6 kepemilikan risiko dari 6 risiko (100%) dengan kategori unacceptable dan sebanyak 16 kepemilikan risiko dari 19 risiko (84,2 %) dengan kategori undesirable, serta dilakukan mitigasi risiko.
Analisis Tingkat Kebisingan Lalu Lintas pada Kawasan Perdagangan dan Jasa di Kabupaten Gianyar Suryadarmawan, I Gusti Agung Gde; Wirasutama, Cokorda Putra; Dharma Susanti, Ni Made Fitria
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jikt.v14i1.11437

Abstract

Perkembangan jumlah penduduk di Kabupaten Gianyar memicu terjadinya peningkatan aktifitas dan pergerakan kendaraan bermotor yang berdampak pada peningkatan kebisingan lalu lintas. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebisingan lalu lintas pada kawasan perdagangan dan jasa, serta mengetahui pengaruh volume lalu lintas terhadap tingkat kebisingan pada kawasan perdagangan dan jasa di Jalan Ngurah Rai Kabupaten Gianyar. Hasil penelitian tingkat kebisingan lalu lintas pada kawasan perdagangan dan jasa di Jalan Ngurah Rai Kabupaten Gianyar menunjukkan bahwa pada semua waktu penelitian dari L1, L2, L3, L4, L5, L6, L7 menunjukkan hasil tingkat kebisingan yang melebihi baku mutu tingkat kebisingan sesuai Kep-48/MenLH/11/1996 kawasan perdagangan dan jasa sebesar 70 dB, dimana tingkat kebisingan sinambung (Leq) tertingginya untuk hari libur adalah 85,01 dB dan untuk hari kerja adalah 86,44 dB. Untuk intensitas tingkat kebisingan total (Leq siang dan malam) pada hari libur sebesar 66,21 dB, sedangkan pada hari kerja sebesar 67,01 dB. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa besarnya arus lalu lintas tidak selalu berbanding lurus dengan tingginya tingkat kebisingan lalu lintas yang terjadi di Kawasan tersebut. Hal ini terbukti dengan hasil salah satu hasil olah data pada grafik 4.3, bahwa pada grafik tersebut tingkat kebisingan sinambung (Leq) tertinggi sebesar 85,01 dB terjadi pada L5 disaat volume lalu lintas bukan merupakan volume lalu lintas tertinggi yaitu sebesar 61,50 Smp/jam. Sedangkan pada L2 saat volume lalu lintas tertinggi sebesar 168,45 Smp/jam tingkat kebisingan sinambungnya (Leq) hanya sebesar 81,93 dB.
Analisis Tingkat Kebisingan Lalu Lintas di Kota Amlapura sebagai Ibu Kota Kabupaten Karangasem Sudipta Giri, I Ketut; Gde Suryadarmawan, I Gusti Agung; Astati Sukawati, Ni Ketut Sri
Jurnal Ilmiah Kurva Teknik Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kurva Teknik
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jikt.v14i1.11450

Abstract

Pergerakan kendaraan di jalan menimbulkan suara, dimana pada level tertentu akan menyebabkan gangguan yang disebut kebisingan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebisingan lalu lintas di Kota Amlapura sebagai Ibu Kota Kabupaten Karangasem-Bali, disamping itu juga untuk mengkaji bagaimana pengaruh volume lalu lintas terhadap tingkat kebisingan yang terjadi. Metode yang digunakan adalah dengan cara melakukan survei pada hari kerja (Senin, Jumat) dan hari libur (Sabtu) untuk mendapatkan data kebisingan dan data volume lalu lintas.  Pengukuran kebisingan menggunakan alat Sound Level Meter (SLM), mengacu pada prosedur survei yang dikeluarkan oleh Departemen Perhubungan. Untuk evaluasi tingkat kebisingan dilakukan dengan cara membandingkan hasil pengukuran dengan nilai standar baku mutu tingkat kebisingan yang telah ditetapkan. Hasil dari penelitian tingkat kebisingan lalu lintas, baik pada siang maupun malam hari melebihi baku mutu yang ditentukan untuk kawasan perdagangan dan jasa yaitu sebesar 70 dB, dimana tingkat kebisingan sinambung (Leq) yang diperoleh paling rendah sebesar 75,39 dB pada selang waktu L6 (jam 24.00-03.00 wita) dan tertinggi sebesar 87,25 dB  terjadi pada selang waktu L2 (jam 09.00-14.00 wita). Dari hasil penelitian juga didapatkan besarnya volume lalu lintas tidak berbanding lurus dengan besarnya tingkat kebisingan.

Page 9 of 11 | Total Record : 106