cover
Contact Name
Kholisussa'di
Contact Email
kholisussakdi@undikma.ac.id
Phone
+6287863548098
Journal Mail Official
kholisussakdi@undikma.ac.id
Editorial Address
Jalan Pemuda No. 59 A Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal
ISSN : 24425842     EISSN : 29629306     DOI : Prefix 10.33394
Jurnal Transformasi (JTNI) : Jurnal Pengembangan Pendidikan Non-Formal Informal is scientific journal published by Program StudI Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA). It has been published since 2016. JTNI contains scientific articles from research and critical review in Education, Teaching and Learning which include : Educational Non Formal Informal, Community Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 51 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 2 (2025): September" : 51 Documents clear
Implementasi Pendekatan Andragogi Untuk Meningkatkan Kemandirian Santriwati di Pondok Putri Ridwan Anwarul Halimy Lombok Barat Kholisussa'di; Rosyanafi, Rofik Jalal; Purwoko, Budi
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i2.16044

Abstract

Abstract: This study aims to assess the implementation of andragogical approaches in the learning and mentoring process at Pondok Putri Ridwan Anwarul Halimy and to evaluate its contribution to increasing the independence of female students. This research uses a descriptive qualitative approach with a case study type. The data collection techniques used in this study include several methods: first, in-depth interviews; second, participatory observation; and third, documentation study. The research results indicate that the andragogical approach proves to be relevant and effective in the context of pesantren education, particularly for fostering independence in adult female students. This model can serve as a reference for similar educational institutions in developing independent, responsible individuals who are ready to face life's challenges. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi pendekatan andragogi dalam proses pembelajaran dan pembinaan di Pondok Putri Ridwan Anwarul Halimy serta mengevaluasi kontribusinya terhadap peningkatan kemandirian santriwati. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini melalui beberapa teknik yaitu pertama, Wawancara mendalam (in-depth interview). Kedua, Observasi partisipatif. Ketiga, Studi dokumentasi. Hasil penelitiannya adalah pendekatan andragogi terbukti relevan dan efektif dalam konteks pendidikan pesantren, khususnya untuk membina kemandirian santriwati usia dewasa. Model ini dapat dijadikan rujukan bagi lembaga pendidikan serupa dalam membentuk pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan kehidupan.
Inovasi Digital dalam Manajemen Sekolah di Era Globalisasi: Meningkatkan Kinerja Pendidikan Maulidi Putri, Zakiah; Septi Ani, Rindi; Ali, Moh; Cahyani, Dewi
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i2.16053

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the application of Management Information System through digital innovation as an education modernization strategy. The main focus of this study is to analyze the extent to which the effectiveness of the role of digitization in improving the efficiency of school management as well as identifying factors of educational performance. The study used a qualitative approach with data collection in the form of literature studies. The method of collecting data by searching or extracting data from the literature related to what is intended in the formulation of the problem. The Data was obtained using a database from google Scholar and from the websites of journals or articles that are already available. The data obtained were then analyzed by descriptive analysis method. The results showed that digital innovation has had a positive impact on educational performance which has accelerated access to academic data and work time efficiency, especially in managing student and teacher data. In addition, administrative efficiency also increases along with the implementation of technology-based management systems. The use of digital systems, although still Limited, has helped speed up the data management process and reduce errors that occurred in previous manual systems. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Sistem Informasi Manajemen (SIM) melalui inovasi digital sebagai strategi modernisasi pendidikan. Fokus utama kajian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana efektivitas peran digitalisasi dalam meningkatkan efisiensi manajemen sekolah serta mengidentifikasi faktor kinerja pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data berupa studi literatur. Metode pengumpulan data dengan mencari atau menggali data dari literature terkait apa yang dimaksudkan dalam rumusan masalah. Data diperoleh dengan menggunakan data base dari google schoolar dan dari situs-situs jurnal atau artikel yang sudah tersedia. Data-data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi digital telah membawa dampak positif terhadap kinerja pendidikan yang mana telah terjadinya percepatan akses data akademik dan efisiensi waktu kerja, terutama dalam pengelolaan data siswa dan guru. Selain itu, efisiensi administrasi juga meningkat seiring dengan penerapan sistem manajemen berbasis teknologi. Penggunaan sistem digital meskipun masih terbatas, telah membantu mempercepat proses pengelolaan data dan mengurangi kesalahan yang terjadi dalam sistem manual sebelumnya.
Peran Pendidik Dalam Mengembangkan Motorik Halus dan Kasar Pada Anak Usia Dini di Kelompok Bermain Aprilia, Stevi; Awalia Saputri; Afifah Ariani; Hanif Faizol Akbar; M. Daffa Aramzi; Susilo, Heryanto; Tri ‘Ulya Qodriyati
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i2.16131

Abstract

Abstract: This article aims to describe the role of educators in developing fine and gross motor skills in early childhood at KB Permata Hati using a qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation of learning activities involving children aged 3-5 years. The findings indicate that educators play a strategic role in designing and implementing activities that stimulate children's motor development. Activities such as dancing, constructive play, drawing, and educational games are creatively used to balance children's small and large muscle growth. However, challenges such as limited media, narrow spaces, and lack of training in motor learning strategies were also found. These findings highlight the importance of training and institutional support to enable educators to create developmentally appropriate and engaging motor skill activities for young children. Abstrak: Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pendidik dalam mengembangkan motorik halus dan kasar anak usia dini di KB Permata Hati dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kegiatan pembelajaran yang melibatkan anak usia 3-5 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidik memiliki peran strategis dalam merancang dan mengimplementasikan kegiatan yang menstimulasi perkembangan motorik anak. Aktivitas seperti menari, bermain konstruktif, menggambar, dan permainan edukatif digunakan secara kreatif untuk menyeimbangkan perkembangan otot besar dan kecil anak. Namun, ditemukan pula hambatan seperti keterbatasan media, ruang gerak, serta kurangnya pelatihan pendidik dalam strategi pembelajaran motorik. Temuan ini menegaskan pentingnya pelatihan dan dukungan kelembagaan agar pendidik dapat menciptakan kegiatan yang relevan dan menyenangkan guna mengoptimalkan tumbuh kembang motorik anak usia dini.
Mengubah Kain, Mengubah Nasib: Peran Instruktur Pelatihan Membatik Dalam Meningkatkan Keterampilan Masyarakat Marsetiani, Alya Yuniar; Hanissyah, Dhina Aura Putri; Khamila, Armeita Cahya; Kharisma, Alia Fadhila; Sausan, Nabila Azhara; Putri Dewi, Ratu Ghaniyyah Athallah; Susilo, Heryanto; Qodriyati, Tri 'Ulya
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i2.16147

Abstract

Abstract: This research aims to deeply examine the role and challenges of instructors in the batik training program for people in the Keboan neighborhood, Mojokerto City. This program not only aims to preserve local culture but also serves as a means of empowering the community, especially women in the household, in improving skills and opening up economic opportunities. Data were collected through in-depth interviews, participatory observations, and documentation using a qualitative descriptive approach. The results of this study show that instructors play various important roles as facilitators, motivators, and innovators. Strategies implemented include forming small groups, teaching batik theory and practice, and participatory and reflective learning approaches. Motivation comes from appreciating work results, social empowerment, and an inclusive training atmosphere. Innovation takes the form of a variety of motifs, teaching methods, and the use of simple digital media. Key challenges included time constraints, differences in participants' backgrounds, and varying degrees of interest. Overall, this batik training plays a crucial role in enhancing the skills and social welfare of the local community. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran dan tantangan instruktur dalam program pelatihan membatik bagi masyarakat di Lingkungan Keboan, Kota Mojokerto. Program ini tidak hanya bertujuan untuk melestarikan budaya lokal, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, dalam meningkatkan keterampilan dan membuka peluang ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa instruktur memainkan berbagai peran penting sebagai fasilitator, motivator, dan inovator. Strategi yang diterapkan mencakup pembentukan kelompok kecil, pengajaran teori dan praktik membatik, serta pendekatan pembelajaran partisipatif dan reflektif. Motivasi diberikan melalui apresiasi hasil karya, pemberdayaan sosial, dan penciptaan suasana pelatihan yang inklusif. Inovasi dilakukan dalam bentuk variasi motif, metode pengajaran, dan pemanfaatan media digital sederhana. Tantangan utama meliputi keterbatasan waktu, perbedaan latar belakang peserta, dan tingkat minat yang bervariasi. Secara keseluruhan, pelatihan membatik ini memberikan dampak yang signifikan dalam meningkatkan keterampilan dan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat setempat.
Motivasi Siswa SMK Melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi Tidak Linear Jurusan di SMKN 1 Perhentian Raja Purba, Nusantri; Azhar; Muryanti
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i2.16152

Abstract

Abstract: This study aims to explore the motivations of vocational high school (SMK) students in pursuing higher education in fields that are not aligned with their original vocational majors. The research focuses on two students from SMK Negeri 1 Perhentian Raja who continued their studies in non-linear majors at the university level. A qualitative approach with a case study method was employed. Data were collected through in-depth interviews with students, parents, and a guidance counselor. The findings reveal that students’ motivations to choose non-linear majors are influenced by internal factors such as interest in a new field, desire for self-development, and personal satisfaction. Additionally, external factors like career prospects, environmental influences (family and peers), social status, and financial survival strategies also played significant roles. These results indicate that student motivation is complex, shaped by both rational and emotional considerations. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi dengan memilih jurusan yang tidak linier dengan bidang keahlian saat di SMK. Fokus penelitian ini adalah pada dua siswa SMK Negeri 1 Perhentian Raja yang melanjutkan studi ke program studi yang berbeda dari jurusan semasa SMK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan siswa, orang tua, dan guru bimbingan konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi siswa dalam memilih jurusan kuliah yang tidak linier didorong oleh faktor internal seperti minat terhadap bidang baru, keinginan untuk mengembangkan diri, serta kepuasan pribadi. Selain itu, faktor eksternal seperti prospek karir, pengaruh lingkungan (keluarga dan guru), status sosial, serta strategi bertahan secara finansial juga memengaruhi keputusan mereka. Temuan ini menunjukkan bahwa motivasi siswa bersifat kompleks dan dipengaruhi oleh berbagai pertimbangan rasional dan emosional.
Gaya Komunikasi Perempuan Pengurus Organisasi Munthe, Erlina; Ayub, Daeng; Syafitra, Viony
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i2.16153

Abstract

Abstract: The existence of stereotypes in terms of management, how does female management influence the organization, so the purpose of this study is to determine and analyze the influence of women's communication style on the organization of the FKIP University of Riau student association. This study was located in the FKIP University of Riau student association organization. This research method is quantitative with data collection through observation, documentation, and questionnaires. The sampling method with simple random sampling using the Slovin formula, then the sample was 71 female organizational administrators from 4 study programs (community education science, elementary school teacher education science, guidance and counseling education science, and early childhood teacher education science). The results of the study are that women's communication style in organizations is influenced by demographic background, especially the class and study program. The class of 2023 showed the highest influence of communication style with a mean value of 4.34. Meanwhile, in terms of study programs, Community Education Science recorded the highest mean value of 4.38. Overall, each indicator of the results of this study confirms that women's communication style, especially the controlling style, has an important role in influencing the dynamics and effectiveness of student association organizations. Abstrak: Adanya stereotip dalam hal kepengurusan, bagaimana pengaruh kepengurusan perempuan terhadap organisasi, sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh gaya komunikasi perempuan terhadap organisasi himpunan mahasiswa Fkip Universitas Riau. Penelitian ini berlokasi di organisasi himpunan mahasiswa fkip Universitas Riau. Metode penelitian ini ialah kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan angket. Metode sampling dengan simple random sampling dengan menggunakan rumus  Slovin, maka sampel 71 perempuan pengurus organisasi dari 4 program studi ( ilmu pendidikan masyarakat, ilmu pendidikan guru sekolah dasar, ilmu pendidikan bimbingan konseling, dan ilmu pendidikan guru paud). Hasil penelitian adalah Gaya Komunikasi Perempuan dalam organisasi dipengaruhi oleh latar belakang demografis, terutama angkatan dan program studi. Angkatan 2023 menunjukkan pengaruh gaya komunikasi yang paling tinggi dengan nilai mean 4,34. Sementara itu, dari segi program studi, Ilmu Pendidikan Masyarakat mencatat nilai mean tertinggi sebesar 4,38, Secara keseluruhan dari masing-masing indikator hasil penelitian ini menegaskan bahwa gaya komunikasi perempuan, khususnya gaya mengendalikan, memiliki peranan penting dalam mempengaruhi dinamika dan efektivitas organisasi himpunan mahasiswa.
Peran Tutor dalam Menciptakan Lingkungan Belajar yang Bermakna bagi Anak Usia Dini Syahfrillina, Venny Zahra; Ningsih, Fitria; Azzahra, Syafira Putri; Kirphoko, Alexa Putri; Azahra, Nadine Naura Rizqina; Azzahra, Salma; Susilo, Heryanto; Qodriyati, Tri Ulya
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i2.16155

Abstract

Abstract : This study aims to analyze and explain the role of tutors in creating a meaningful learning environment for early childhood at the Mamba’ul Huda Educational Foundation in Sidoarjo Regency. A meaningful learning environment is key to supporting children's growth and development, especially during the golden age. This research employs a qualitative approach with a descriptive method and data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The findings reveal that tutors serve as adaptive facilitators, child development observers, emotional guides, classroom dynamics managers, and communication bridges between children, parents, and the institution. Additionally, tutors are able to implement individualized strategies and meaningful learning approaches tailored to the needs of the children. Despite facing challenges such as limited facilities, a small number of tutors, and diverse backgrounds of the children, tutors consistently demonstrate creativity and resilience in managing the learning process. This study concludes that the strategic role of tutors is crucial in creating early childhood education that is humanistic, contextual, and sustainable. Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan peran tutor dalam menciptakan lingkungan belajar yang bermakna bagi anak usia dini di Yayasan Pendidikan Mamba’ul Huda Kabupaten Sidoarjo. Lingkungan belajar yang bermakna menjadi kunci dalam mendukung tumbuh kembang anak, terutama pada masa golden age. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tutor berperan sebagai fasilitator adaptif, pengamat perkembangan anak, pembimbing emosional, pengelola dinamika kelas, serta penghubung komunikasi antara anak, orang tua, dan lembaga. Selain itu, tutor mampu menerapkan strategi individualisasi dan pembelajaran bermakna yang disesuaikan dengan kebutuhan anak. Meskipun menghadapi sejumlah tantangan seperti keterbatasan sarana, jumlah tutor yang minim, serta variasi latar belakang anak, tutor tetap menunjukkan kreativitas dan ketangguhan dalam mengelola proses belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran strategis tutor sangat penting dalam menciptakan pendidikan anak usia dini yang humanis, kontekstual, dan berkelanjutan.
Peningkatan Kompetensi Digital Pendidik Melalui Pelatihan Artificial Intelligence (AI) PAUD Aba Percontohan Bojonegoro Putri, Berliana Fairelia; Masniyah, Hannik; Rahmawati, Adelia; Septi Putri, Adinda Balqis; Ratu Keylla, Citra Puspita; Nisa, Khoirun; Susilo, Heryanto; Tri 'Ulya Qodriyati
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i2.16159

Abstract

Abstract: Digital transformation in the education sector requires teachers to master the latest technology, including artificial intelligence (AI). Early childhood education as a basis for learning requires teachers who can adapt to technological advances in order to create innovative and interesting learning experiences for children. However, there are still many PAUD educators who have difficulty integrating digital technology into teaching and learning activities. To meet this need, PAUD ABA Perpilotan Bojonegoro in collaboration with Bojonegoro ICT Volunteers held a training on "Introduction and Utilization of Artificial Intelligence in PAUD Learning" on April 26, 2025. This training aims to improve the digital skills of teachers by understanding the basic concepts of AI, how AI works, the application of generative AI, and the use of various AI-based tools to support the development of teaching materials and learning media. With a composition of 70% practical and 30% theoretical, this training seeks to equip educators with skills appropriate to the 21st century, support educational transformation that is in line with technological developments, and improve the quality of learning in PAUD. Abstrak: Transformasi digital dalam sektor pendidikan mengharuskan para pengajar untuk menguasai teknologi terbaru, termasuk kecerdasan buatan (AI). Pendidikan anak usia dini sebagai dasar pembelajaran memerlukan pengajar yang dapat menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi guna mewujudkan pengalaman belajar  inovatif serta menarik untuk anak-anak. Namun, masih terdapat banyak pendidik PAUD yang mengalami kesulitan dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam kegiatan belajar mengajar. Untuk memenuhi kebutuhan ini, PAUD ABA Percontohan Bojonegoro bekerja sama dengan Relawan TIK Bojonegoro mengadakan pelatihan "Pengenalan dan Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Pembelajaran PAUD" pada tanggal 26 April 2025. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan digital para pengajar dengan memahami konsep dasar AI, cara kerja AI, penerapan AI generatif, serta penggunaan berbagai alat berbasis AI untuk mendukung pengembangan materi ajar dan media pembelajaran. Dengan komposisi 70% praktis dan 30% teori, pelatihan ini berusaha membekali para pendidik dengan keterampilan yang sesuai di abad ke-21, mendukung transformasi pendidikan yang selaras dengan perkembangan teknologi, dan meningkatkan mutu pembelajaran di PAUD.
Penerapan Metode Demonstrasi Dalam Meningkatkan Kualitas Pelatihan Tata Rias di Sanggar Kegiatan Belajar Kota Kediri Nilasari, Putri; Sheilla Aprisa Hazrahmana; Muzaroh Artikasari; Novita Salsabila Azzahra; Carissa Fidela Putri; Heryanto Susilo; Tri Qulya’ Qordriyanti
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i2.16166

Abstract

Abstract: The beauty industry is experiencing rapid development, especially the Make Up Artist (MUA) profession which is now one of the most sought-after vocational skills. MUA training at the Kediri City Learning Activity Studio (SKB) is part of a life skills education program that aims to equip participants with practical skills that can be applied in the world of work. This study uses a descriptive qualitative approach, data is collected through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the demonstration method is effective in helping participants understand make-up techniques systematically through direct observation, practice, and feedback from tutors. Participants showed positive responses in the form of enthusiasm, active participation, and significant skill improvement. Tutors are also able to provide more targeted guidance thanks to direct interaction during the training process. The demonstration method is considered to be in accordance with the characteristics of non-formal education which emphasizes flexibility, active involvement of participants, and orientation towards practice. Abstrak: Industri kecantikan mengalami perkembangan pesat, khususnya profesi Make Up Artist (MUA) yang kini menjadi salah satu keterampilan vokasional yang banyak diminati. Pelatihan tata rias di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Kediri merupakan bagian dari program pendidikan kecakapan hidup (life skills) yang bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis yang dapat diterapkan di dunia kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode demonstrasi efektif dalam membantu peserta memahami teknik make up secara sistematis melalui pengamatan langsung, praktik, dan umpan balik dari tutor. Peserta menunjukkan respon positif berupa antusiasme, partisipasi aktif, serta peningkatan keterampilan yang signifikan. Tutor juga mampu memberikan bimbingan yang lebih tepat sasaran berkat interaksi langsung selama proses pelatihan. Metode demonstrasi dinilai sesuai dengan karakteristik pendidikan nonformal yang menekankan fleksibilitas, keterlibatan aktif peserta, dan orientasi pada praktik.
Peran Fasilitator Dalam Program Pelatihan Membatik Guna Meningkatkan Sumber Penghasilan Masyarakat Zacky Raffi Al Faridzi; Nur Laili Fitriyah; Ahsanun Nihayah; Zahra, Arifah Az; Aisyah Aprillia Rahmawati; Ayat Akhras Tamam; Susilo, Heryanto; Tri 'Ulya Qodriyati
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 11 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i2.16175

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the role of facilitators in batik training programs as an effort to increase community income, using a case study of Batik Tulis Namiroh in Kampung Batik Jetis, Sidoarjo. A descriptive qualitative method was employed, with data collected through observation, interviews, and documentation. The results indicate that facilitators play a vital role as motivators, mentors, liaisons, and agents of change throughout the training process. Their presence significantly enhances participants' technical skills in batik-making, builds self-confidence, and encourages economic independence. The training not only contributes to the preservation of traditional batik culture but also creates new economic opportunities for local communities, particularly those from lower-income backgrounds. Therefore, the facilitator's role is a key factor in bridging local cultural potential with sustainable improvements in community welfare. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran fasilitator dalam program pelatihan membatik sebagai upaya meningkatkan sumber penghasilan masyarakat, dengan studi kasus pada Batik Tulis Namiroh di Kampung Batik Jetis, Sidoarjo. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitator memegang peranan penting sebagai motivator, pendamping, penghubung, dan agen perubahan dalam proses pelatihan membatik. Keberadaan fasilitator terbukti mampu meningkatkan keterampilan teknis peserta dalam membatik, membangun kepercayaan diri, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Pelatihan ini tidak hanya berkontribusi dalam pelestarian budaya batik, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar, khususnya yang berasal dari latar belakang ekonomi menengah ke bawah. Dengan demikian, peran fasilitator menjadi faktor kunci dalam menjembatani potensi budaya lokal dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Filter by Year

2025 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 2 (2025): September Vol 11, No 1 (2025): Maret Vol. 11 No. 1 (2025): Maret Vol 10, No 2 (2024): September Vol. 10 No. 2 (2024): September Vol 10, No 1 (2024): Maret Vol. 10 No. 1 (2024): Maret Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 Nomor 2 Edisi September 2023 Vol 9, No 1 (2023): Volume 9 Nomor 1 Edisi Maret 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): September Vol 9, No 2 (2023): September Vol 9, No 1 (2023): Maret Vol. 9 No. 1 (2023): Maret Vol 8, No 2 (2022): Volume 8 Nomor 2 Edisi September 2022 Vol 8, No 1 (2022): Volume 8 No 1 Edisi Maret 2022 Vol. 8 No. 2 (2022): September Vol 8, No 2 (2022): September Vol 8, No 1 (2022): Maret Vol. 8 No. 1 (2022): Maret Vol. 7 No. 2 (2021): September Vol 7, No 2 (2021): September Volume 7 Nomor 2 Edisi September 2021 Vol 7, No 1 (2021): Maret Vol. 7 No. 1 (2021): Maret Volume 7 Nomor 1 Edisi Maret 2021 Volume 6 Nomor 2 Edisi September 2020 Vol 6, No 2 (2020): September Vol. 6 No. 2 (2020): September Vol. 6 No. 1 (2020): Maret Volume 6 Nomor 1 Edisi Maret 2020 Vol 6, No 1 (2020): Maret Volume 5 Nomor 2 Edisi September 2019 Vol 5, No 2 (2019): September Vol. 5 No. 2 (2019): September Volume 5 Nomor 1 Edisi Maret 2019 Vol 5, No 1 (2019): Maret Vol. 5 No. 1 (2019): Maret Vol 4, No 2 (2018): September Vol. 4 No. 2 (2018): September Volume 4 Nomer 2 Edisi September 2018 Vol 4, No 1 (2018): Maret Volume 4 Nomer 1 Edisi maret 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Maret Vol 3, No 2 (2017): September Vol. 3 No. 2 (2017): September Volume 3 Nomer 2 Edisi September 2017 Volume 3 Nomer 1 Edisi Maret 2017 Vol. 3 No. 1 (2017): Maret Vol 3, No 1 (2017): Maret Volume 2 Nomer 2 Edisi September 2016 Vol. 2 No. 2 (2016): September Vol 2, No 2 (2016): September Vol 2, No 1 (2016): Maret Vol. 2 No. 1 (2016): Maret Volume 2 Nomer 1 edisi Maret 2016 More Issue