cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Lingkungan Kerja, dan Insentif terhadap Kinerja Karyawan Peralatan Ikan Hani Nabila; Dhiya Nasywa Putri Budiana; Nisrina Dwi Fauziah; Azhari Qurrotu Aini; Hafid Nuroqila; Erna Herlinawati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11909

Abstract

Kinerja karyawan merupakan faktor penting yang memengaruhi keberhasilan operasional Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, berbagai permasalahan seperti komunikasi antara pimpinan dan karyawan yang belum optimal, kondisi lingkungan kerja yang kurang mendukung, serta sistem pemberian insentif yang belum sesuai diduga memengaruhi kinerja karyawan pada UMKM produk peralatan ikan di Kota Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan insentif terhadap kinerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan UMKM produk peralatan ikan di Kota Bandung menggunakan skala Likert, kemudian dianalisis dengan regresi linear berganda yang didahului oleh uji validitas, uji reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa secara parsial gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan insentif tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Namun, secara simultan ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi 0,046 serta mampu menjelaskan variasi kinerja karyawan sebesar 26,1%.
A System Engineering Approach to Sustainability Decision Support System Based on SDGs Syaukani, Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1191

Abstract

This study aims to develop a Sustainability Decision Support System (SDSS) based on the Sustainable Development Goals (SDGs) using a System Engineering approach at the Institut Teknolgi Bisnis dan Bahasa 'Dian Cipta Cendikia' (ITBA DCC). The main issues faced are a lack of a structured system to integrate environmental, social, economic, and governance aspects into policy campus. The methodology study covers six phases: Main, which includes Requirements Analysis, System Design, Implementation, Testing, Deployment, and Maintenance. This system merges Multi-Criteria Decision Making (MCDM) techniques, modeling system dynamics, and data analytics to visualize SDGs progress, prioritize programs, and provide recommendation strategies. Research results show that SDSS is capable of increasing transparency, accountability, and effectiveness in data-driven decision-making. The novelty of the study lies in its multidisciplinary and contextual approach to college-level vocational education in Indonesia. This system also has the potential to be replicated in other institutions as an innovative model for management sustainability
Pengaruh Work-life Balance dan Kompensasi terhadap Loyalitas Guru MIS Nurul Hadinah Kec. Patumbak Arsy Durun Nafis; Nur Augus Fahmi; Julkarnain Julkarnain
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan kompensasi terhadap loyalitas guru di MIS Nurul Hadinah Kecamatan Patumbak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 61 guru, dan teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert, wawancara, dan studi kepustakaan. Analisis data dilakukan menggunakan program SPSS versi 25 dengan metode regresi linier berganda, serta didukung oleh uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel work-life balance berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap loyalitas guru. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan work-life balance belum memberikan pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas guru di MIS Nurul Hadinah Kecamatan Patumbak. Sementara itu, variabel kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas guru, yang menunjukkan bahwa semakin baik kompensasi yang diterima guru, maka semakin tinggi tingkat loyalitasnya. Secara simultan, work-life balance dan kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas guru MIS Nurul Hadinah Kecamatan Patumbak. Dengan demikian, kompensasi menjadi faktor yang lebih dominan dalam meningkatkan loyalitas guru, meskipun work-life balance tetap memberikan kontribusi positif apabila dianalisis secara bersama-sama dengan kompensasi. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengelolaan sumber daya pendidikan.
Pengaruh Perceived value terhadap Intention to continue relationship dengan Mediasi Satisfaction pada Kemitraan Business-to-Business Muhammad Arief Sani Wibisono; Syti Sarah Maesaroh; Muhammad Rizki Nugraha
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11911

Abstract

Keberlanjutan hubungan merupakan faktor penting dalam kemitraan Business-to-Business (B2B) karena mendukung terciptanya kolaborasi jangka panjang, pertukaran sumber daya, serta penciptaan nilai bersama antarorganisasi. Meskipun hubungan antara Perceived Value, Satisfaction, dan Intention to continue relationship telah banyak dibahas dalam literatur B2B, sebagian besar penelitian masih berfokus pada hubungan yang bersifat komersial, seperti hubungan supplier–buyer atau pertukaran berbasis transaksi. Penelitian mengenai hubungan tersebut dalam konteks kemitraan B2B kolaboratif yang tidak didasarkan pada transaksi ekonomi langsung masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perceived value terhadap Intention to continue relationship melalui peran mediasi Satisfaction dalam kemitraan B2B non-transaksional. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 190 organisasi sebagai responden. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived value berpengaruh positif dan signifikan terhadap Satisfaction serta Intention to continue relationship. Selain itu, Satisfaction juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Intention to continue relationship. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa Satisfaction memediasi secara parsial hubungan antara Perceived value dan Intention to continue relationship, yang mengindikasikan bahwa manfaat yang dirasakan organisasi dapat mendorong keberlanjutan hubungan baik secara langsung maupun melalui terbentuknya kepuasan. Temuan ini memperluas penerapan Social Exchange Theory dan Expectation Confirmation Theory pada konteks kemitraan B2B non-transaksional serta menegaskan bahwa penciptaan nilai merupakan faktor strategis dalam membangun hubungan kolaboratif yang berkelanjutan antarorganisasi.
Strategi Pengambilan Keputusan Berbasis Sistem oleh Ketua Yayasan untuk Meningkatkan Retensi Siswa Antar Jenjang Hefniy Hefniy; Moh. Mohlas; Moh. Holidi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengambilan keputusan berbasis sistem yang dilakukan oleh ketua yayasan dalam meningkatkan retensi siswa antarjenjang pada lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengambilan keputusan berbasis sistem dilaksanakan melalui proses pengumpulan, pengolahan, dan analisis data retensi siswa secara terintegrasi sebagai dasar penetapan kebijakan kelembagaan. Strategi tersebut diarahkan pada penguatan loyalitas orang tua dan siswa melalui peningkatan kualitas layanan pendidikan, komunikasi yang efektif, pemenuhan kebutuhan peserta didik, serta pelaksanaan program pembinaan yang berkelanjutan. Selain itu, evaluasi dan pengendalian sistem retensi dilakukan secara berkala untuk mengukur efektivitas kebijakan, mengidentifikasi hambatan, serta merumuskan langkah perbaikan yang responsif terhadap dinamika kebutuhan siswa dan keluarga. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan yayasan memiliki peran strategis dalam mengintegrasikan data, kebijakan, dan layanan pendidikan ke dalam sistem pengambilan keputusan yang berorientasi pada keberlanjutan hubungan kelembagaan. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa penerapan pengambilan keputusan berbasis data dapat meningkatkan akurasi kebijakan, memperkuat loyalitas orang tua dan siswa, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta mendukung keberhasilan retensi siswa antarjenjang secara berkelanjutan melalui tata kelola pendidikan Islam yang adaptif, sistematis, dan berorientasi pada kebutuhan pemangku kepentingan.
Kepemimpinan sebagai Alat Strategis dalam Manajemen Pendidikan: Studi Kualitatif di Pesantren Hefniy Hefniy; Muhammad Kholilurrohman; Yusril Ihza Saputra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan sebagai instrumen strategis dalam manajemen pendidikan pada lembaga pendidikan pesantren. Fokus penelitian ini mencakup peran kepemimpinan dalam merumuskan visi dan arah strategis lembaga, mengelola serta mengembangkan sumber daya pendidikan, mendorong inovasi, dan menjamin keberlanjutan organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan telaah dokumen kelembagaan. Analisis data pada penelitian ini dilakukan secara interaktif melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan berperan penting dalam menentukan arah pengembangan lembaga melalui visi strategis yang menjadi pedoman bagi seluruh aktivitas organisasi. Pemimpin juga berperan dalam mengoptimalkan sumber daya pendidikan melalui pemberdayaan, koordinasi, pengembangan kapasitas, dan penguatan kolaborasi antarunsur kelembagaan. Selain itu, kepemimpinan menjadi penggerak inovasi yang memungkinkan pesantren beradaptasi terhadap dinamika perubahan tanpa kehilangan nilai-nilai dasar dan identitas kelembagaannya. Temuan penelitian menegaskan bahwa efektivitas manajemen pendidikan sangat dipengaruhi oleh kemampuan pemimpin dalam mengintegrasikan visi, pengelolaan sumber daya, inovasi, dan nilai kelembagaan ke dalam strategi pengembangan organisasi. Dengan demikian, penguatan kepemimpinan strategis menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kualitas, daya saing, adaptabilitas, dan keberlanjutan lembaga pendidikan pesantren dalam menghadapi tuntutan perubahan zaman secara berkelanjutan serta mempertahankan relevansi pendidikan berbasis nilai keislaman.
Pengaruh Stres Kerja, Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Semangat Kerja Pegawai IFG LIFE Medan Elfriansyah Abdul Ilah; Syafrizal Syafrizal; Tri Kartika Yuda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11914

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui stres kerja berpengaruh terhadap semangat kerja. Untuk mengetahui motivasi kerja berpengaruh terhadap semangat kerja. Untuk mengetahui lingkungan kerja berpengaruh terhadap semangat kerja. Untuk mengetahui stres kerja, motivasi kerja dan lingkungan kerja berpengaruh terhadap semangat kerja Pegawai IFG Life Medan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pegawai IFG Life Medan sebanyak 32 oraang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebar kuisioner kepada seluruh pegawai IFG Life Medan. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis regresi liniear berganda. Stres kerja sebesar 1.666 > ttabel 1.689 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,511< 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini secara parsial stres kerja memiliki tidak berpengaruh terhadap semangat kerja pegawai IFG. Motivasi memiliki nilai thitung sebesar 2.662 > ttabel 1.689 dengan tingkat signifikansi sebesar 0.013< 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini secara parsial motivasi berpengaruh positif signifikan terhadap semangat pegawai IFG. Lingkungan kerja memiliki nilai thitung sebesar 3.539 > ttabel 1.689 dengan tingkat signifikansi sebesar 0.001< 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini secara parsial lingkungan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap semangat kerja pegawai IFG. Hasil pengujian signifikansi simultan (uji-F) dapat dilihat bahwa nilai Fhitung sebesar 119.911 > Ftabel 3.27 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini secara simultan stres kerja, motivasi dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap semangat kerja pegawai IFG.
Memikirkan Kembali Kepemimpinan Strategis: Mendorong Ketangkasan dan Inovasi dalam Organisasi yang Mengutamakan Digital Hefniy Hefniy; Muhammad Thoiful Abrar; Moh Kamil
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11916

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana kepemimpinan strategis mendorong ketangkasan organisasi dan inovasi dalam organisasi pendidikan yang berorientasi digital. Fokus penelitian diarahkan pada transformasi kepemimpinan strategis dalam menghadapi era digital, pembentukan ketangkasan organisasi sebagai dampak implementasi kepemimpinan strategis, serta pengembangan inovasi digital sebagai strategi untuk meningkatkan efektivitas dan daya saing organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui desk review, observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala madrasah, wakil kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan strategis berperan penting dalam membangun budaya digital melalui pengembangan visi yang adaptif, pemberdayaan sumber daya manusia, penguatan kolaborasi, serta pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan organisasi. Implementasi kepemimpinan strategis meningkatkan ketangkasan organisasi melalui percepatan koordinasi, fleksibilitas pengambilan keputusan, efisiensi komunikasi, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan lingkungan. Selain itu, inovasi digital yang dikembangkan mampu meningkatkan efektivitas layanan pendidikan, memperluas akses informasi, memperkuat kolaborasi, dan meningkatkan daya saing madrasah. Implikasi penelitian menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital dalam organisasi pendidikan sangat bergantung pada kepemimpinan strategis yang visioner, adaptif, kolaboratif, inovatif, dan mampu mengintegrasikan teknologi, sumber daya manusia, serta tujuan kelembagaan secara berkelanjutan dalam menghadapi dinamika perubahan dan tuntutan pendidikan masa depan.
Human-AI Collaboration dan Job Redesign terhadap Adaptabilitas Karyawan pada Fintech di Jakarta Muhammad Syafri; Edy Suranta Karina Sembiring; Heny Fitriani; Muhammad Abdul Rosid; Fauzan Hakim
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11917

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak kolaborasi manusia-AI dan perancangan ulang pekerjaan terhadap kemampuan beradaptasi karyawan di sektor fintech di Jakarta. Seiring dengan semakin terintegrasinya teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) ke dalam organisasi fintech, memahami bagaimana faktor-faktor tersebut memengaruhi kemampuan beradaptasi karyawan menjadi semakin penting. Transformasi digital yang berlangsung cepat telah mengubah karakteristik pekerjaan, sehingga organisasi dituntut untuk menciptakan lingkungan kerja yang mampu mendukung kolaborasi yang efektif antara manusia dan AI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 150 karyawan dari berbagai perusahaan fintech di Jakarta sebagai responden. Data dikumpulkan melalui survei menggunakan kuesioner terstruktur berbasis skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS 3) untuk menguji hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi manusia-AI berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan beradaptasi karyawan. Perancangan ulang pekerjaan juga memberikan pengaruh positif dan signifikan, dengan tingkat pengaruh yang lebih besar dibandingkan kolaborasi manusia-AI. Selain itu, kolaborasi manusia-AI terbukti berpengaruh positif terhadap perancangan ulang pekerjaan, yang menunjukkan bahwa implementasi AI menjadi pendorong utama transformasi peran dan proses kerja dalam organisasi fintech. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan penerapan AI tidak hanya bergantung pada adopsi teknologi, tetapi juga pada kemampuan organisasi dalam mendesain ulang pekerjaan agar lebih fleksibel, adaptif, dan berorientasi pada pembelajaran berkelanjutan. Oleh karena itu, perusahaan fintech perlu mengembangkan strategi kolaborasi manusia-AI yang efektif serta melakukan perancangan ulang pekerjaan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan beradaptasi karyawan, produktivitas organisasi, dan daya saing dalam menghadapi dinamika transformasi digital.
Pengaruh Konten Digital Berbasis Artificial Intelligence terhadap Keputusan Pembelian melalui Kepercayaan Konsumen Gemma Handayani; Rama Candra Jaya; Dadan Abdul Aziz Mubarok; Recky Recky
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11919

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konten digital berbasis Artificial Intelligence terhadap keputusan pembelian melalui kepercayaan konsumen pada pengguna e-commerce. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dari 120 pengguna Shopee dan TikTok Shop yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, exploratory factor analysis, korelasi Pearson, regresi linear, dan analisis mediasi menggunakan percentile bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten digital berbasis AI berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan konsumen (β=0,298; p<0,001). Kepercayaan konsumen juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (β=0,433; p<0,001). Sebaliknya, pengaruh langsung konten digital berbasis AI terhadap keputusan pembelian tidak signifikan setelah kepercayaan dimasukkan ke dalam model (β=0,113; p=0,178). Pengaruh tidak langsung melalui kepercayaan terbukti signifikan (β=0,129; p=0,004; 95% CI=0,057–0,264), sehingga menunjukkan indirect-only mediation atau mediasi penuh. Temuan ini mengindikasikan bahwa konten berbasis AI tidak cukup hanya relevan dan menarik, tetapi harus mampu membangun kredibilitas, transparansi, dan rasa aman konsumen. Implikasinya, pelaku e-commerce perlu mengintegrasikan personalisasi berbasis AI dengan informasi yang akurat, ulasan autentik, keamanan transaksi, serta perlindungan data untuk meningkatkan keputusan pembelian.