cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Efek Komunikasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Semangat Kerja Ayunie, Asha; Hasbiyadi, Hasbiyadi; Hamiddin, Muh. Irwan Nur
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1221

Abstract

Riset ini bertujuan untuk menguji pengaruh komunikasi dan lingkungan kerja terhadap semangat kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Selatan. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket/kuesioner pada 255 ASN, mengingat jumlah popolasi yang sangat besar, maka penarikan sampel dilakukan dengan jumlah indikator (15) dikalikan dengan 5, sehingga diperoleh 75 sampel, namun pada pelaksanaannya terdapat 3 angket/kuesioner yang cacat (tidak di isi secara lengkap) sehingga jumlah data yang digunakan menyisahkan 72 ASN sebagai unit data analisis. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi ganda dengan bantuan software SPSS 27. Hasil penelitian memberikan bukti bahwa semakin baik komunikasi yang dilakukan dan semakin baik lingkungan kerja, maka semakin tinggi semangat kerja yang dicurahkan ASN dalam bekerja. Kommunikasi dan lingkungan kerja yang baik terbukti memberikan pengaruh yang nyata dalam meningkatkan semangat kerja ASN.
Pengaruh Cashback, Flash Sale, dan Gratis Ongkir terhadap Impulsive Buying pada Generasi Z Pengguna Shopee di Kabupaten Lombok Timur Lina Hasina; Widia Febriana; Juliana Palit; Rina Komala
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12211

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh cashback, flash sale, dan gratis ongkir terhadap impulsive buying pada Generasi Z pengguna Shopee di Kabupaten Lombok Timur, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah Generasi Z di Kabupaten Lombok Timur yang menggunakan Shopee dan pernah melakukan transaksi pembelian, sedangkan sampel sebanyak 100 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan IBM SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen valid dan reliabel. Secara parsial, cashback berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying karena meningkatkan persepsi manfaat ekonomi dan nilai transaksi. Flash sale juga berpengaruh positif dan signifikan melalui keterbatasan waktu, kelangkaan, dan rasa takut kehilangan kesempatan. Gratis ongkir berpengaruh positif dan signifikan karena mengurangi biaya tambahan yang sering menjadi hambatan dalam transaksi daring. Secara simultan, ketiga strategi promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,850, sehingga mampu menjelaskan 85% variasi perilaku pembelian impulsif. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi promosi finansial, urgensi waktu, dan pengurangan biaya transaksi efektif mendorong pembelian spontan pada Generasi Z. Pelaku e-commerce perlu merancang promosi secara transparan, terukur, relevan, dan tidak berlebihan agar tetap meningkatkan transaksi tanpa mengabaikan kepercayaan serta pengalaman konsumen.
Pengaruh Work-Life Balance dan Transformational Leadership terhadap Kinerja Karyawan dengan Stres Kerja sebagai Variabel Moderasi Wulan Zahra Nurjanah; Nurherawati Nurherawati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12212

Abstract

Kinerja karyawan merupakan faktor penting yang menentukan keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan. Seiring meningkatnya jumlah Generasi Z di dunia kerja, organisasi dituntut mampu menciptakan keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance), menerapkan transformational leadership, serta mengelola stres kerja untuk mendukung peningkatan kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan transformational leadership terhadap kinerja karyawan dengan stres kerja sebagai variabel moderasi pada karyawan Generasi Z di Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (β = 0,242; p = 0,029), demikian pula transformational leadership (β = 0,209; p = 0,045). Stres kerja terbukti memoderasi pengaruh work-life balance terhadap kinerja karyawan (β = −0,272; p = 0,048), tetapi tidak memoderasi pengaruh transformational leadership terhadap kinerja karyawan (β = −0,201; p = 0,106). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,344 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 34,4% variasi kinerja karyawan. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa peningkatan work-life balance dan penerapan transformational leadership yang efektif dapat meningkatkan kinerja karyawan Generasi Z, sedangkan stres kerja yang tinggi memperlemah pengaruh work-life balance terhadap kinerja karyawan. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi organisasi dalam merumuskan strategi pengelolaan sumber daya manusia yang lebih efektif.
Pemetaan Bibliometrik Literasi Keuangan dan Perilaku Pengambilan Risiko: Tinjauan Sistematis Literatur Fitria Haquei; Elis Badariah; Imat Hikmat
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan perkembangan literatur ilmiah mengenai literasi keuangan dan perilaku pengambilan risiko melalui pendekatan bibliometrik yang dipadukan dengan Systematic Literature Review (SLR). Data penelitian diperoleh dari basis data Scopus dengan rentang publikasi tahun 2020–2025. Proses penyaringan dilakukan secara bertahap berdasarkan tahun publikasi, jenis dokumen, akses terbuka (open access), bidang ilmu ekonomi, ekonometrika dan keuangan, serta penggunaan bahasa Inggris, sehingga diperoleh 449 artikel sebagai sampel akhir penelitian. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak VOSviewer dan Bibliometrix pada RStudio untuk memetakan tren publikasi, produktivitas negara, hubungan antarkata kunci, perkembangan tema penelitian, serta jaringan kolaborasi penulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan merupakan tema multidisipliner yang memiliki keterkaitan erat dengan perilaku keuangan, pengambilan keputusan investasi, inklusi keuangan, layanan keuangan digital, dan kesejahteraan finansial. Analisis bibliometrik mengidentifikasi lima klaster utama penelitian yang mencerminkan keterhubungan antara aspek ekonomi, sosial, pendidikan, dan psikologi dalam pembentukan perilaku pengambilan risiko. Indonesia tercatat sebagai negara dengan kontribusi publikasi tertinggi, diikuti Amerika Serikat dan Malaysia, yang menunjukkan meningkatnya perhatian negara berkembang terhadap isu literasi keuangan. Selain itu, tren penelitian terbaru mengarah pada topik behavioral finance, digital financial services, investment decision, dan retirement planning. Meskipun perkembangan publikasi menunjukkan dinamika yang positif, masih terdapat kesenjangan penelitian pada aspek segmentasi populasi, distribusi geografis, serta penggunaan pendekatan longitudinal. Temuan penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengembangkan agenda riset yang lebih komprehensif terkait literasi keuangan dan perilaku pengambilan risiko.
Pengaruh Literasi Keuangan, Gaya Hidup Hedonis (Self-Reward), dan Self Control terhadap Perilaku Pengelolaan Keuangan pada Gen Z di Kota Bogor Reni Rahmayanti; Dini Ayuning Ratri Sukimin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, gaya hidup hedonis (self-reward), dan self control terhadap perilaku pengelolaan keuangan pada Generasi Z di Kota Bogor, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan populasi Generasi Z berusia 14–29 tahun yang berdomisili di Kota Bogor. Sampel berjumlah 100 responden yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dan dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan kriteria memiliki kewenangan atas dana pribadi serta aktif menggunakan layanan keuangan digital. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner daring berskala Likert yang terdiri atas 32 pernyataan. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji parsial, uji simultan, dan koefisien determinasi dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan dengan nilai t hitung 3,656 dan signifikansi 0,000. Gaya hidup hedonis (self-reward) tidak berpengaruh signifikan dengan nilai t hitung 1,858 dan signifikansi 0,066, sedangkan self control berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t hitung 9,071 dan signifikansi 0,000. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan dengan nilai F hitung 84,148 dan signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,716 menunjukkan bahwa 71,6 persen variasi perilaku pengelolaan keuangan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa pemahaman finansial dan pengendalian diri merupakan fondasi utama bagi Gen Z dalam membangun perilaku keuangan yang sehat.
Analisis Kesadaran Keamanan Informasi di Politeknik Indonusa Surakarta dengan Menggunakan HAIS-Q Adam Prayogo Kuncoro; Edy Susanto; Agus Kristianto; Rifqi Falih Ramadhan; Rizko Juli Afriyanto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12218

Abstract

Transformasi digital di lingkungan perguruan tinggi telah meningkatkan pemanfaatan sistem informasi dalam mendukung kegiatan akademik dan administrasi. Kondisi tersebut menuntut adanya penguatan keamanan data dan informasi melalui peningkatan kesadaran keamanan informasi (Information Security Awareness). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesadaran keamanan informasi sivitas akademika di Politeknik Indonusa Surakarta menggunakan pendekatan Human Aspects of Information Security Questionnaire (HAIS-Q). Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan sebagai pengguna layanan digital kampus. Instrumen HAIS-Q digunakan untuk mengukur tiga dimensi utama, yaitu Knowledge, Attitude, dan Behavior pada tujuh domain keamanan informasi. Berdasarkan hasil simulasi penelitian, tingkat Information Security Awareness berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 4,05. Dimensi Attitude memperoleh skor tertinggi, sedangkan dimensi Behavior menunjukkan nilai yang relatif lebih rendah. Pada tingkat domain, password management memiliki skor tertinggi, sementara incident reporting menjadi domain dengan skor terendah. Temuan ini menunjukkan bahwa kesadaran keamanan informasi sivitas akademika telah terbentuk dengan baik, namun masih diperlukan peningkatan pada aspek pelaporan insiden dan penerapan perilaku keamanan informasi secara konsisten. Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dan program peningkatan budaya keamanan informasi di lingkungan perguruan tinggi.
Pengaruh Struktur Modal dan Likuiditas terhadap Profitabilitas Dengan Moderasi Ukuran Perusahaan Nurul Fadilah; Fahmi Idris; Yudistira Maulana; Neng Merin; Bambang Hermawan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12219

Abstract

Profitabilitas menjadi salah satu indikator utama yang digunakan untuk menilai keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan laba dan mengelola sumber daya secara efisien. Pencapaian tingkat profitabilitas dipengaruhi oleh berbagai aspek keuangan, terutama struktur modal dan likuiditas. Selain itu, ukuran perusahaan diperkirakan dapat memperkuat maupun memperlemah pengaruh kedua variabel tersebut terhadap profitabilitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh struktur modal dan likuiditas terhadap profitabilitas dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan subsektor makanan dan minuman yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang berasal dari laporan keuangan tahunan. Sampel dipilih melalui teknik purposive sampling sehingga diperoleh 36 perusahaan dengan total 180 observasi. Analisis dilakukan menggunakan metode regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal dan likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Selain itu, ukuran perusahaan terbukti memoderasi hubungan antara struktur modal dan profitabilitas serta hubungan antara likuiditas dan profitabilitas. Nilai Adjusted R-Squared sebesar 0,915534 menunjukkan bahwa model penelitian mampu menjelaskan variasi profitabilitas sebesar 91,55%, sedangkan 8,45% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi manajemen perusahaan dan investor dalam menetapkan kebijakan keuangan yang mendukung peningkatan profitabilitas secara berkelanjutan.
Menumbuhkan Budaya Kerja Profesional Dalam Lingkungan Proyek CV Wayne Contractor Pratama, Anang Ihza; Lestari, Sri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam kondisi budaya kerja profesional dalam lingkungan proyek CV Wayne Contractor. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan teknik observasi partisipatif selama kegiatan magang, penelitian ini mengidentifikasi pola perilaku, komunikasi, kepemimpinan, serta tanggung jawab kerja yang membentuk budaya profesional di lapangan. Hasil observasi menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti kedisiplinan dan tanggung jawab individu telah cukup baik, namun masih terdapat kelemahan pada komunikasi tim dan penerapan sistem penghargaan. Selain itu, kepemimpinan proyek cenderung berfokus pada aspek teknis dan belum sepenuhnya mendorong partisipasi tim. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan perlunya strategi pembinaan budaya kerja melalui penguatan komunikasi dua arah, kepemimpinan partisipatif, dan sistem penghargaan berbasis kinerja. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan kebijakan internal dan acuan praktik manajemen proyek di perusahaan konstruksi skala menengah.
Strategi Manajemen Logistic dan Distribusi Dalam Menjaga Kualitas Produk UMKM Oleh-Oleh : Literatur Review Dwi Nesa Rahmadani; Natwa Nur Lailatul Zuhro; Melly Firda Iswandari; Anisah Martha Sazara; Olivia Sabrina Putri; Hielya Safitrie Homaidi; Evin Yogi Yudistira Prastio; Lifa Farida Panduwinata; Ady Pratama Sanjaya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12220

Abstract

Manajemen rantai pasok merupakan aspek yang sangat penting dalam menjaga kelangsungan operasional serta meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner tradisional di Indonesia. Namun, dalam praktiknya pelaku UMKM masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan pasokan bahan baku, ketidakstabilan kualitas produk, rendahnya efisiensi distribusi, serta belum optimalnya koordinasi antar pelaku dalam rantai pasok. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kinerja operasional dan keberlanjutan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan merangkum temuan-temuan penelitian terdahulu mengenai praktik manajemen rantai pasok pada UMKM kuliner tradisional di Indonesia, sekaligus mengidentifikasi strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kinerja operasional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain literature review terhadap 19 artikel jurnal ilmiah nasional yang diterbitkan pada periode 2022–2026. Artikel diperoleh melalui basis data Google Scholar dan Garuda, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik manajemen rantai pasok pada UMKM kuliner tradisional dapat dikelompokkan ke dalam tiga klaster utama, yaitu pengelolaan persediaan bahan baku, pengendalian kualitas produk dan proses produksi, serta strategi distribusi dan logistik. Ketiga aspek tersebut saling berkaitan dalam meningkatkan efisiensi operasional, menjaga konsistensi kualitas produk, serta memperkuat ketahanan bisnis UMKM. Temuan penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pelaku UMKM dalam menyusun strategi operasional yang lebih terintegrasi dan adaptif. Selain itu, penelitian ini menawarkan sintesis literatur nasional terkini periode 2022–2026 yang memberikan gambaran komprehensif mengenai upaya meminimalkan risiko operasional dan mengoptimalkan sistem logistik hibrida pada UMKM kuliner tradisional di Indonesia.
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Pengalaman Kerja dalam Mengelola Konflik Internal pada Kementrian Agama Kabupaten Bone Dilla Aqwani; Hafipah Hafipah; Aminah Aminah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional dan pengalaman kerja terhadap pengelolaan konflik internal pada Kementerian Agama Kabupaten Bone. Pengelolaan konflik internal merupakan salah satu aspek penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 103 pegawai yang terdiri atas Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh 82 responden dengan teknik probability sampling melalui metode simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Analisis data menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pengelolaan konflik internal. Pengalaman kerja juga berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pengelolaan konflik internal. Secara simultan, kecerdasan emosional dan pengalaman kerja memberikan kontribusi terhadap pengelolaan konflik internal, namun besarnya pengaruh yang dihasilkan masih relatif rendah sehingga menunjukkan bahwa terdapat faktor-faktor lain yang lebih dominan memengaruhi pengelolaan konflik internal, seperti kepemimpinan, budaya organisasi, komunikasi organisasi, dan motivasi kerja. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dalam pengembangan kajian manajemen sumber daya manusia, khususnya mengenai pengelolaan konflik internal pada instansi pemerintah, serta menjadi masukan bagi Kementerian Agama Kabupaten Bone dalam merumuskan strategi peningkatan kompetensi pegawai guna menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, produktif, dan berorientasi pada pelayanan publik.