cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Analisis Return on Assets (ROA) sebagai Indikator dalam Pertimbangan Investasi pada Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Tahun 2025 Amelia Richiani; Andika Dimas Ario Saputro; Farhan Baadila Putra; Nazwa Alisya Richiani; Nazwa Aulia; Zalfa Thufailah Erlanda; Palupi Permata Rahmi; Eko Djoko Prabowo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Return on Assets (ROA) PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebagai indikator dalam pertimbangan investasi pada saham BBCA tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari Laporan Keuangan Konsolidasian BBCA per 31 Desember 2025 dan 2024. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis rasio keuangan dengan menghitung nilai ROA menggunakan rumus perbandingan laba bersih terhadap total aset. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ROA BBCA tahun 2025 sebesar 3,63%, mengalami penurunan dari tahun 2024 yang mencapai 3,78%. Penurunan ini disebabkan oleh pertumbuhan total aset (9,49%) yang lebih cepat dibandingkan pertumbuhan laba bersih (4,94%). Meskipun demikian, rasio Non-Performing Loan (NPL) bruto BBCA membaik dari 1,78% menjadi 1,71%, menunjukkan kualitas aset yang tetap terjaga. ROA terbukti menjadi salah satu indikator penting dalam analisis fundamental yang dapat digunakan investor sebagai bahan pertimbangan investasi, meskipun tetap perlu mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti kondisi industri dan prospek bisnis perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa BBCA memiliki kinerja profitabilitas yang stabil dengan tingkat efisiensi yang sehat, sehingga masih menarik bagi investor jangka panjang. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengambilan keputusan investasi dan menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya di bidang analisis fundamental perbankan, khususnya dalam memahami peran rasio profitabilitas terhadap nilai investasi saham sektor perbankan di Indonesia.
Memaknai Nilai Kelokalan Masyarakat Paser dalam Tradisi Belian Puli Desa Tanjung Pinang Kalimantan Timur Istianingrum, Rika; Maulida, Nurliani; Nurlia, Nurlia; Wardaya, Nova Sri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1224

Abstract

Masyarakat Paser Desa Tanjung Pinang Kalimantan Timur sarat dengan nilai kolakalan yang arif dan bijaksana dalam pandangan hidup mereka. Penelitian ini berawal dari fenomena unsur-unsur budaya lokal pada masyarakat Paser dalam tradisi Belian Puli, sebuah ritual pengobatan masyarakat Paser. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi dengan jenis penelitian kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah masyarakat Paser Desa Tanjung Pinang Kalimantan Timur yang sedang ikut melaksanakan acara adat ritual tradisi Belian Puli. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah memaknai nilai kearifan lokal masyarkat Paser dalam kehidupan sehari-hari yang tercermin dalam tradisi Belian Puli. Teknik pengumpulan data pada penlitian ini berupa observasi, wawancara, dokumentasi dan teknik analisis data menggunakan teknik deskripstif dengan tahapan reduksi data, sajian data, verifikasi data. Adapun dalam penelitian ini, peneliti mengamati mengenai kearifan lokal dalam tradisi belian sebagai representasi masyarakat di Desa Tanjung Pinang. Nilai kearifan local yang tampak pada masyarakatar dalam acara ritual belian puli tersebuta adalah nilai kerukunan, nilai Syukur, nilai kesopansantunan, nilai disiplin, dan nilai gotong royong. Nilai kelokalan masyarakat Paser dalam tradisi ritual Belian Puli ini menjadi pandangan hidup mereka dan sebagai bentuk pelestarian sosial budaya masyarakat.
Analisis Peran Job Satisfaction dalam Memediasi Pengaruh antara Digital HRM Practices dan Employee Performance (Studi Kasus pada Karyawan Perusahaan Swasta di Solo Raya) Muhamad Zendi; Muhammad Yusuf Ariyadi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12240

Abstract

Transformasi digital telah mengubah cara perusahaan mengelola sumber daya manusia melalui pemanfaatan teknologi untuk mendukung berbagai fungsi manajemen SDM. Penerapan Digital Human Resource Management (Digital HRM) dipercaya mampu meningkatkan efisiensi proses kerja dan kualitas pengelolaan karyawan. Namun, pengaruh Digital HRM terhadap kinerja karyawan masih menunjukkan hasil yang beragam dalam penelitian sebelumnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh praktik Digital HRM terhadap kinerja karyawan serta menguji peran kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada karyawan perusahaan swasta di Solo Raya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 248 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik Digital HRM tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, tetapi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Kepuasan kerja juga terbukti berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan serta memediasi secara signifikan hubungan antara Digital HRM dan kinerja karyawan. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan Digital HRM belum mampu meningkatkan kinerja secara langsung, tetapi dapat mendorong peningkatan kinerja melalui kepuasan kerja. Penelitian ini memperkaya kajian Digital HRM sekaligus menjadi masukan bagi perusahaan dalam merancang strategi digitalisasi SDM yang tidak hanya berorientasi pada efisiensi, tetapi juga pada peningkatan kepuasan dan kesejahteraan karyawan
Pengelompokan Daerah Rawan Kekerasan Perempuan dan Anak Menggunakan K-Medoids Web GIS Ahmad Al Ambiyah; Bambang Pramono; Isnawaty Isnawaty
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12241

Abstract

Kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Kendari merupakan permasalahan sosial serius yang membutuhkan penanganan berbasis data geospasial secara cepat dan akurat. Pencatatan kasus yang selama ini disajikan dalam format tabular menyulitkan pemangku kepentingan dalam mengidentifikasi sebaran wilayah rawan secara visual. Penelitian ini bertujuan membangun Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis Web GIS interaktif untuk memetakan dan mengelompokkan tingkat kerawanan kekerasan tingkat kelurahan di Kota Kendari. Sistem dirancang menggunakan arsitektur microservice yang mengintegrasikan framework Laravel untuk antarmuka pengguna dan FastAPI (Python) untuk pemrosesan analitik. Pengelompokan wilayah dilakukan dengan algoritma K-Medoids berdasarkan perhitungan jarak Manhattan Distance dua dimensi pada variabel jumlah kasus kekerasan perempuan dan anak. Sistem memanfaatkan mekanisme penentuan jumlah klaster otomatis (Auto-K) pada rentang K=2 hingga K=5. Hasil pengujian performa algoritma menunjukkan bahwa konfigurasi K=5 menghasilkan struktur klaster paling optimal, ditandai dengan nilai Silhouette Score tertinggi sebesar 0,9655, Davies-Bouldin Index terendah sebesar 0,2370, serta Total Cost sebesar 1,0. Proses komputasi pada server backend berjalan sangat efisien dengan rata-rata waktu respons REST API sebesar 1,12 milidetik. Selain itu, pengujian fungsional menggunakan metode Black Box mengonfirmasi bahwa seluruh fitur sistem, termasuk pemetaan poligon GeoJSON dan sinkronisasi data API, berfungsi dengan tingkat keberhasilan 100%. Kesimpulannya, Web GIS ini berhasil menyajikan visualisasi tingkat kerawanan wilayah secara akurat dan stabil, sehingga dapat direkomendasikan sebagai instrumen pendukung keputusan (data-driven decision making) bagi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kendari dalam merencanakan strategi intervensi dan pencegahan kekerasan secara tepat sasaran.
Pengaruh Kompensasi, Jam Kerja, dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT Khong Guan Biscuits Aldian Dimas Pratama; Rivera Pantro Sukma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi, jam kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan di PT Khong Guan Biscuit, Jakarta Timur. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kualitas sumber daya manusia sebagai aset utama perusahaan dalam mencapai tujuan organisasi, meningkatkan produktivitas, serta mempertahankan daya saing di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat. Selain itu, penelitian ini juga dilakukan untuk mengkaji lebih lanjut adanya research gap dari hasil penelitian terdahulu yang menunjukkan temuan yang beragam mengenai hubungan ketiga variabel tersebut terhadap kinerja karyawan. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) yang diolah menggunakan perangkat lunak SmartPLS 3. Pengumpulan data primer dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara daring menggunakan Google Form dengan teknik purposive sampling terhadap 141 responden. Responden dipilih berdasarkan kriteria telah bekerja di PT Khong Guan Biscuit minimal selama satu tahun sehingga dianggap memiliki pengalaman yang memadai untuk memberikan penilaian yang objektif. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa kompensasi, jam kerja, dan lingkungan kerja masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil uji koefisien determinasi juga menunjukkan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan variasi kinerja karyawan dalam proporsi yang cukup kuat. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian kompensasi yang adil dan kompetitif, pengelolaan jam kerja yang efektif, serta penciptaan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan kondusif merupakan faktor-faktor penting yang berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan produktivitas, motivasi, dan kinerja karyawan di PT Khong Guan Biscuit, Jakarta Timur.
Perlindungan Hukum bagi Pencari Kerja atas Diskriminasi Agama dalam Persyaratan Rekrutmen di Indonesia Salma Marchellina Puspitarini; Mega Dewi Ambarwati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12246

Abstract

Indonesia adalah negara hukum yang menempatkan hak asasi manusia sebagai prinsip utama, termasuk hak setiap orang untuk memperoleh pekerjaan dan mendapatkan perlakuan yang adil tanpa diskriminasi. Hak atas pekerjaan memiliki hubungan erat dengan pemenuhan kebutuhan hidup, kesejahteraan, dan penghormatan terhadap martabat manusia.Pencantuman agama dalam persyaratan rekrutmen masih menimbulkan persoalan hukum karena dapat membatasi kesempatan pencari kerja untuk memperoleh pekerjaan secara adil. Pasal 35 ayat (1) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan memberikan kewenangan kepada pemberi kerja untuk merekrut tenaga kerja sesuai kebutuhan jabatan. Namun dalam ketentuan belum mengatur secara tegas batasan kriteria rekrutmen yang diperbolehkan dan yang dilarang karena bersifat diskriminatif. Adanya hal tersebut membuka ruang praktik rekrutmen yang tidak proporsional, terutama ketika agama tertentu dicantumkan sebagai syarat untuk pekerjaan yang tidak berkaitan langsung dengan fungsi keagamaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesesuaian pencantuman agama dalam persyaratan rekrutmen dengan hukum ketenagakerjaan dan prinsip non-diskriminasi, serta perlindungan hukum bagi pencari kerja yang dirugikan. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencantuman agama sebagai syarat rekrutmen untuk pekerjaan umum bertentangan dengan prinsip kesempatan kerja yang sama. Perlindungan hukum dapat dilakukan secara preventif melalui pengawasan rekrutmen dan secara represif melalui pengaduan, pemeriksaan, pemulihan kesempatan kerja, dan sanksi administratif.
Rekonstruksi Pembangunan Hukum Indonesia Berbasis Kearifan Lokal di Tengah Dominasi Positivisme Hukum Diana Rosmawati; Safira Nur Apriliani; Sahbila Sahbila; Elviandri Elviandri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12248

Abstract

Pembangunan hukum di Indonesia tidak terlepas dari dominasi positivisme hukum yang menempatkan hukum sebagai norma tertulis yang formal dan mengikat. Di satu sisi, paradigma ini memberikan kepastian hukum, namun di sisi lain menimbulkan jarak antara hukum dan realitas sosial masyarakat yang majemuk. Akibatnya, hukum kerap kurang responsif terhadap nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat, termasuk kearifan lokal sebagai bagian penting dari sistem sosial budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh positivisme hukum dalam pembangunan hukum di Indonesia, mengkaji posisi kearifan lokal dalam sistem hukum nasional, serta merumuskan rekonstruksi pembangunan hukum berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif melalui kajian peraturan perundang-undangan, konsep teoritis, dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal memiliki peran penting dalam membangun hukum yang kontekstual, khususnya pada pembentukan, penafsiran, dan penerapan hukum. Namun, dalam praktiknya, kearifan lokal belum terintegrasi secara optimal dan masih diposisikan sebagai pelengkap dalam sistem hukum formal. Oleh karena itu, diperlukan rekonstruksi pembangunan hukum yang tidak hanya bertumpu pada pendekatan positivistik, tetapi juga mengintegrasikan nilai kearifan lokal secara sistematis agar hukum tidak hanya memberikan kepastian, tetapi juga keadilan yang sesuai dengan konteks sosial masyarakat. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, pembentukan regulasi perlu memperhatikan keberagaman budaya, pengakuan terhadap hukum adat, partisipasi masyarakat, serta penafsiran hukum yang lebih adaptif. Integrasi kearifan lokal diharapkan memperkuat legitimasi hukum, meningkatkan efektivitas penegakan hukum, mengurangi konflik sosial, dan mendorong pembangunan hukum nasional yang berkeadilan, berkelanjutan, inklusif, serta mampu menjawab tantangan perubahan sosial di masa depan secara lebih humanis bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia secara berkesinambungan dan bermartabat.
Pengaruh Disiplin Kerja Dan Pengalaman Kerja Terhadap Kinerja Kinerja Karyawan Dengan Pemberian Insentif Sebagai Variabel Moderating Pada PT. Kitchen Manufacturing Yuriska, Raina Nabila; Kambara, Roni; Khaerunnisa, Enis
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja dan pengalaman kerja terhadap kinerja karyawan dengan pemberian insentif sebagai pemoderasi pada PT. Kitchen Manufacturing. Data dikumpulkan dengan melakukan penyebaran kuesioner kepada karyawan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 213 karyawan dengan sampel 187 karyawan. Dalam penelitian ini menggunakan teknis analisis yaitu Structural Equation Model (SEM) dengan alat analisis SmartPLS 4.0. Hal ini dapat dijadikan informasi dalam mengoptimalkan kinerja karyawan dengan meningkatkan kedisiplinan kerja, memperhatikan pengalaman kerja dengan dibantu oleh pemberian insentif. Penelitian ini mendapatkan hasil sebagai berikut: 1) disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, 2) pengalaman kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, 3) pemberian insentif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, 4) pemberian insentif dapat memoderasi pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan, 5) pemberian insentif tidak dapat memoderasi pengaruh pengalaman kerja terhadap kinerja karyawan.
Analisis Sentimen Pengguanaan ChatGPT di Kalangan Mahasiswa dalam Pembelajaran menggunakan Metode Naïve Bayes Siti Noraisyah; Fitri Yunita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12250

Abstract

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI), khususnya ChatGPT, telah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap proses pembelajaran di perguruan tinggi. ChatGPT dimanfaatkan oleh mahasiswa sebagai media pendukung untuk memahami materi, mencari referensi, dan menyelesaikan tugas akademik. Namun, penggunaan teknologi tersebut juga memunculkan berbagai persepsi yang perlu dianalisis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen mahasiswa terhadap penggunaan ChatGPT dalam pembelajaran menggunakan metode Naïve Bayes. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 73 mahasiswa yang pernah menggunakan ChatGPT sebagai alat bantu belajar. Jawaban responden dikonversi ke dalam skala Likert, kemudian dilakukan pelabelan sentimen ke dalam kategori positif, netral, dan negatif berdasarkan skor total. Dataset dibagi menjadi data pelatihan sebesar 80% dan data pengujian sebesar 20% sebelum dilakukan proses klasifikasi menggunakan algoritma Gaussian Naïve Bayes. Hasil pelabelan sentimen menunjukkan bahwa 58,90% responden memiliki sentimen positif dan 41,10% memiliki sentimen netral, serta tidak ditemukan sentimen negatif terhadap penggunaan ChatGPT dalam pembelajaran. Selanjutnya, hasil evaluasi model Naïve Bayes menunjukkan tingkat akurasi sebesar 93,33% dengan nilai precision kelas netral sebesar 86% dan kelas positif sebesar 100%, nilai recall kelas netral sebesar 100% dan kelas positif sebesar 89%, serta rata-rata F1-Score sebesar 93%. Temuan ini menunjukkan bahwa ChatGPT diterima secara positif oleh sebagian besar mahasiswa sebagai media pendukung pembelajaran. Selain itu, metode Naïve Bayes terbukti mampu mengklasifikasikan sentimen mahasiswa secara efektif dengan tingkat akurasi yang tinggi sehingga dapat digunakan sebagai salah satu metode analisis sentimen pada data hasil kuesioner.
Analysis of Human Resource Management in the Polbeng Business Expo Through Traditional and Contemporary Costume Fashion Show Anita Rinanda; Wan Junita Raflah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12251

Abstract

Human Resource Management (HRM) plays a crucial role in ensuring the successful implementation of project-based events, particularly those involving student organizations. This study aims to analyze the implementation of the Human Resource Planning System Model in organizing the Traditional and Contemporary Costume Fashion Show at the Polbeng Business Expo. The research employed a descriptive qualitative method with a project-based approach to obtain an in-depth understanding of human resource planning, implementation, and evaluation throughout the event. Data were collected through direct observation, semi-structured interviews, and documentation involving key informants, namely the Human Resource Committee Coordinator and the Project Manager. The collected data were analyzed using the qualitative data analysis model proposed by Miles, Huberman, and Saldaña (2014), while the analytical framework was based on Sikula's (1981) Human Resource Planning System Model, consisting of Human Resource Objectives, Human Resource Planning, Human Resource Budget, Human Resource Estimate, Human Resource Activity Programs, and Evaluation and Feedback. The findings reveal that systematic implementation of these six components significantly contributed to effective task allocation, improved communication, stronger coordination among committee members, efficient budget utilization, and better operational readiness during the event. Furthermore, continuous evaluation and feedback enabled the organizing committee to identify strengths, address operational challenges, and improve future event planning. The study concludes that the Human Resource Planning System Model is applicable and effective in managing student-led educational events. The findings provide both theoretical contributions to the field of human resource management in project-based event organizations and practical recommendations for enhancing future Polbeng Business Expo activities through more structured, coordinated, and sustainable human resource management practices.