cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,872 Documents
Peran Tren Fashion, Hedonic Shopping Motivation, dan Price Perception Terhadap Keputusan Pembelian Pada Asoka Fashion Divany, Kadek Ratih Putri; Parasari , Nyoman Sri Manik; Mulyadi, Made; Suidarma, I Made
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tren fashion, hedonic shopping motivation, dan price perception terhadap keputusan pembelian konsumen. Fokus penelitian diarahkan pada konsumen Asoka Fashion yang berusia 17–45 tahun, berdomisili di Denpasar, serta pernah melakukan pembelian produk Asoka Fashion secara online setidaknya satu kali. Jumlah sampel yang dianalisis sebanyak 152 responden. Metode analisis data menggunakan Partial Least Square (PLS 4) untuk menguji hubungan antar variabel dan mengukur kekuatan pengaruh masing-masing faktor terhadap keputusan pembelian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren fashion memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, yang berarti semakin kuat tren fashion yang ditawarkan, semakin tinggi minat konsumen untuk membeli. Selain itu, hedonic shopping motivation juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan, menegaskan bahwa dorongan emosional dan kesenangan saat berbelanja menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan. Di sisi lain, price perception turut berpengaruh positif dan signifikan, menunjukkan bahwa persepsi harga yang kompetitif dan sesuai nilai produk mendorong konsumen untuk memilih Asoka Fashion. Berdasarkan temuan tersebut, beberapa rekomendasi dapat diberikan kepada Asoka Fashion. Perusahaan perlu meningkatkan frekuensi promosi melalui media sosial, termasuk menjalin kolaborasi dengan influencer maupun mengikuti event fashion untuk memperluas jangkauan pasar. Selain itu, Asoka Fashion disarankan menawarkan variasi produk yang lebih beragam agar dapat menjadi pilihan menarik, termasuk sebagai hadiah. Evaluasi kebijakan harga juga perlu dilakukan secara berkala guna memastikan harga tetap kompetitif dibandingkan brand lokal sejenis. Terakhir, penting bagi Asoka Fashion untuk terus menghadirkan produk yang sesuai tren agar tetap relevan dengan preferensi konsumen saat ini.
Hubungan Efisiensi Biaya dan Teknologi dalam Logistik Maritim Indonesia: Kajian Literatur Pabeta, Yuniati Krisdian; Mokodompit, Eliyanti Agus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keterkaitan antara efisiensi biaya dan kemajuan teknologi dalam sektor logistik maritim Indonesia melalui tinjauan literatur dari berbagai penelitian sebelumnya. Sektor logistik maritim Indonesia menghadapi tantangan besar terkait tingginya biaya logistik, yang mencapai sekitar 23% dari PDB, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan negara maju yang berkisar antara 8–12%. Salah satu faktor utama penyebab ketidakefisienan adalah kurangnya pemanfaatan teknologi digital yang dapat mempercepat dan mempermudah proses rantai pasok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi digital seperti blockchain, big data analytics, kecerdasan buatan (AI), dan sistem otomasi pelabuhan berperan penting dalam mengurangi biaya operasional, meningkatkan transparansi, dan mengoptimalkan rantai pasok maritim. Teknologi seperti Internet of Things (IoT) memungkinkan pemantauan posisi kapal dan kargo secara real-time, yang meningkatkan akurasi data dan efisiensi pengiriman. Sementara itu, blockchain memberikan jaminan keamanan dan transparansi dalam pengelolaan data pengiriman, mengurangi kesalahan administrasi dan praktik koruptif. Namun, tantangan signifikan tetap ada, seperti tingginya investasi awal yang diperlukan, keterbatasan infrastruktur digital, dan resistensi terhadap perubahan di beberapa wilayah. Disparitas antara pelabuhan di wilayah barat dan timur Indonesia menyebabkan ketidakseimbangan dalam efisiensi operasional. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang mendukung pemerataan infrastruktur dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia di seluruh Indonesia untuk memaksimalkan penerapan teknologi digital. Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai cara teknologi dapat mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing Indonesia di sektor logistik global
Transformasi Digital dan Teknologi Hijau: Revolusi Pengangkutan Domestik Berkelanjutan Agustin, Nurul Chomariah; Mokodompit, Eliyanti Agus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3915

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi inovasi dalam industri pengangkutan laut Indonesia melalui transformasi digital dan teknologi ramah lingkungan, yang bertujuan mendukung distribusi energi domestik secara berkelanjutan. Dengan menggunakan pendekatan tinjauan literatur sistematis dari sumber-sumber ilmiah seperti jurnal internasional dan dokumen organisasi maritim global, penelitian ini menganalisis bagaimana integrasi teknologi seperti Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), dan analitik data dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya bahan bakar, serta memperbaiki keamanan navigasi dan pengambilan keputusan berbasis data. Di sisi lain, penerapan solusi hijau seperti bahan bakar alternatif (misalnya LNG, biofuel, dan hidrogen) serta desain kapal hemat energi dianggap krusial untuk meminimalkan emisi karbon dan mematuhi regulasi internasional seperti yang dikeluarkan oleh International Maritime Organization (IMO), termasuk target Net Zero Emission di Indonesia pada 2060. Studi ini menyoroti sinergi antara kedua aspek tersebut, yang memungkinkan optimasi rute pengangkutan dalam negeri, pengurangan dampak lingkungan, dan peningkatan produktivitas, meskipun dihadapkan pada hambatan teknis, finansial, regulasi, dan sumber daya manusia yang masih membutuhkan perencanaan strategis jangka panjang. Secara kesimpulan, transformasi ini tidak hanya merevolusi pengangkutan dalam negeri tetapi juga mengatasi tantangan global seperti perubahan iklim dan keamanan pelayaran, dengan rekomendasi untuk penelitian empiris lebih lanjut guna mengisi celah dalam penerapan praktis di konteks lokal Indonesia dan memastikan keberlanjutan implementasinya dalam jangka panjang.
Peran Inovasi Teknologi dan Transformasi Digital Dalam Meningkatkan Efisiensi Logistik dan Keberlanjutan Ekonomi Transportasi Abubakar, Muhammad Masyhur Yunus; Mokodompit, Eliyanti Agus; Usman, Usman
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3917

Abstract

Bulk cargo transportation plays a strategic role in supporting the national industrial supply chain, particularly for key commodities such as coal, cement, fertilizer, and crude oil. As an archipelagic nation, Indonesia relies heavily on the efficiency of maritime transport to maintain economic stability and logistics resilience. This study aims to analyze the role of technological innovation and digital transformation in improving logistics efficiency and economic sustainability within Indonesia’s bulk cargo transportation sector. The research employs a descriptive–qualitative method with a secondary data analysis approach, utilizing data from the Central Bureau of Statistics (BPS), the Ministry of Transportation, Pelindo, and UNCTAD. The results indicate that the implementation of digital systems such as Inaportnet, Port Operation Control Room (POCR), and Port Community System (PCS) has effectively accelerated logistics flow, reduced operational costs, and enhanced transparency and service accuracy in port operations. Furthermore, digital transformation contributes to reducing carbon emissions and promoting energy efficiency in maritime activities. However, challenges persist, including infrastructure limitations, regional digital disparities, and the low adoption of environmentally friendly technologies across national ports. This study concludes that maritime digitalization is not merely a form of technological modernization but a strategic investment in building an efficient, inclusive, and sustainable national logistics system. The findings are expected to serve as a foundation for formulating public policies to strengthen Indonesia’s maritime economic competitiveness in the digital era.
Analisis Metode WP untuk Menentukan Beasiswa PIP MTs Badrul Arifin Fatah, Zaehol; Maulana, Moh. Iqbal
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3918

Abstract

Proses seleksi penerima Program Indonesia Pintar (PIP) di MTs Badrul Arifin masih dilakukan secara manual sehingga memerlukan waktu yang cukup panjang dan rawan menghasilkan penilaian yang kurang konsisten. Keterbatasan tersebut menunjukkan perlunya penerapan metode yang mampu mengolah data secara lebih sistematis dan objektif. Penelitian ini menerapkan metode Weighted Product (WP) sebagai pendekatan kuantitatif untuk menentukan prioritas penerima PIP berdasarkan sejumlah indikator yang relevan. Empat indikator digunakan dalam analisis, yaitu besaran pendapatan keluarga, jumlah tanggungan keluarga, nilai rerata siswa, serta tingkat kehadiran sebagai faktor penunjang kelayakan. Data penelitian diperoleh melalui observasi langsung terhadap proses seleksi di sekolah, wawancara dengan pihak terkait, serta studi literatur mengenai penggunaan WP dalam sistem pendukung keputusan. Prosedur perhitungan mencakup normalisasi bobot, perhitungan nilai vektor alternatif, dan penentuan nilai preferensi yang digunakan untuk memperoleh peringkat akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode WP mampu menghasilkan pemeringkatan yang stabil, terukur, dan merepresentasikan kebutuhan siswa secara lebih objektif dibandingkan penilaian tradisional. Dari hasil perhitungan nilai preferensi, Arif Nur Efendi menempati posisi teratas dengan nilai 0,11385, sehingga direkomendasikan sebagai penerima PIP dengan prioritas utama. Di posisi kedua, Zaid Akmal memperoleh nilai 0,11136, yang menunjukkan tingkat kelayakan tinggi berdasarkan indikator yang dianalisis. Temuan ini menegaskan bahwa metode WP dapat menjadi alat bantu yang efektif dalam mendukung proses seleksi beasiswa, karena mampu meningkatkan keakuratan, transparansi, dan ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan pendidikan bagi siswa yang membutuhkan.
Tanggung Jawab Pemerintah dalam Pencegahan Perusakan Hutan oleh Usaha yang sudah Memiliki IUPHHK-HTI : Studi di PT.PSPI Utami, Ghaiske Mardiana; Jayakusuma, Zulfikar; Rauf, Muhammad A.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3919

Abstract

Penelitian ini mengkaji tanggung jawab pemerintah dalam mencegah kerusakan hutan yang dilakukan oleh perusahaan pemegang izin Hutan Tanaman Industri (HTI), dengan studi kasus pada PT. Perawang Sukses Perkasa Industri (PSPI) di Kampar, Riau. Latar belakang penelitian muncul dari maraknya praktik pembalakan liar dan perambahan hutan di dalam kawasan konsesi PSPI, meskipun telah tersedia berbagai perangkat hukum yang mewajibkan perusahaan dan pemerintah untuk melakukan perlindungan hutan secara optimal. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara regulasi yang berlaku dan realitas pelaksanaan di lapangan. Penelitian ini menggunakan metode hukum sosiologis, dengan pengumpulan data primer melalui wawancara bersama pejabat pemerintah, aparat dinas kehutanan, serta perwakilan perusahaan. Selain itu, data sekunder diperoleh dari peraturan perundang-undangan, buku, jurnal, dan dokumen resmi lainnya. Seluruh data dianalisis secara kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis untuk menggambarkan dan menilai efektivitas tanggung jawab pemerintah dalam pengawasan kehutanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab pemerintah dalam perlindungan hutan belum berjalan secara efektif. Faktor-faktor utama yang mempengaruhi antara lain keterbatasan sumber daya manusia, lemahnya koordinasi antarinstansi, serta kurang optimalnya kegiatan pemantauan di lapangan. Di sisi lain, evaluasi pemerintah terhadap kepatuhan perusahaan juga masih lemah, terlihat dari jarangnya verifikasi terhadap laporan perusahaan serta ketidaktegasan dalam penerapan sanksi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pencegahan kerusakan hutan membutuhkan pengawasan yang lebih kuat, penegakan sanksi yang konsisten, serta peningkatan kerja sama antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat.
Analisis Yuridis Pertimbangan Hakim dalam Putusan Nomor 650 K/Tun/2022 dalam Sengketa Pencabutan Izin Usaha PT. Tambang Mas Sangihe Arianti, Raras Santika; Anasthalia, Deva; Savana, Lintang; Zakiyyati, Keysya Aurelia Putri; Gusthomi, Moh. Imam
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3920

Abstract

Sengketa pencabutan izin usaha pertambangan PT Tambang Mas Sangihe (PT TMS) menjadi perhatian publik karena menyangkut legalitas tindakan administratif pemerintah, perlindungan lingkungan hidup, serta pemenuhan hak masyarakat di wilayah pulau kecil yang rentan secara ekologis. Penelitian ini bertujuan menganalisis dasar pertimbangan hakim dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 650 K/TUN/2022 dan menelaah akibat hukumnya terhadap kewenangan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta status izin usaha PT TMS. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, serta pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahkamah Agung menguatkan putusan judex facti karena menemukan cacat prosedural yang signifikan dalam proses penerbitan izin. Cacat tersebut meliputi tidak dilibatkannya masyarakat terdampak dalam penyusunan AMDAL, tidak terpenuhinya persyaratan pengelolaan pulau kecil sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, serta ketiadaan rekomendasi wajib dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Dalam pertimbangannya, hakim menerapkan prinsip kehati-hatian (precautionary principle) dan keadilan ekologis untuk menilai potensi kerusakan lingkungan yang dapat terjadi di Pulau Sangihe. Implikasi hukum dari putusan ini adalah kewajiban bagi Kementerian ESDM untuk melakukan pemulihan administratif, memperbaiki mekanisme evaluasi izin, dan memperketat implementasi asas legalitas dalam seluruh proses perizinan tambang. Sementara itu, izin operasi PT TMS dinyatakan batal baik secara formal maupun substantif sehingga tidak dapat dipulihkan. Apabila PT TMS berniat melanjutkan kegiatan, perusahaan tersebut hanya dapat mengajukan permohonan perizinan baru melalui prosedur yang sepenuhnya sesuai ketentuan perundang-undangan.
Implikasi Yuridis Undang-Undang Administrasi Pemerintahan terhadap Kewenangan Peradilan Tata Usaha Negara Junita, Putri; Hilal, Cut Anastasya Nurul; Kholila, Marsya Ainun
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3922

Abstract

Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan (UU AP) membawa perubahan signifikan dalam sistem hukum administrasi di Indonesia, terutama melalui perluasan tugas dan wewenang Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN). Sebelum hadirnya UU AP, ruang lingkup PTUN terbatas pada pemeriksaan Keputusan Tata Usaha Negara (KTUN) yang memenuhi kriteria spesifik, individual, konkret, dan final sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986. Namun, melalui Pasal 87 UU AP, definisi KTUN diperluas dengan memasukkan tindakan faktual (factual acts) serta keputusan yang berdampak langsung pada kondisi hukum masyarakat. Perluasan ini memberikan akses lebih luas bagi warga negara untuk memperoleh perlindungan hukum dan memperluas jenis sengketa yang dapat diajukan ke PTUN. Selain itu, ketentuan dalam Pasal 21–23 UU AP menghadirkan instrumen baru untuk menilai ada tidaknya unsur penyalahgunaan wewenang. Mekanisme ini memungkinkan pejabat administrasi mengajukan permohonan penilaian guna memperoleh perlindungan hukum atas tindakan yang dianggap berpotensi menimbulkan sengketa. Transformasi ini menggeser PTUN dari lembaga yang hanya bertugas mengoreksi tindakan administratif menjadi lembaga yang juga berfungsi preventif dalam mengawasi praktik penyelenggaraan pemerintahan. Penguatan tersebut sekaligus mendorong implementasi Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB) secara lebih konsisten. Meskipun demikian, penerapan UU AP masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, ketidakselarasan prosedur, serta potensi tumpang tindih kewenangan antar lembaga. Secara konseptual, hadirnya UU AP menegaskan peran PTUN sebagai pilar penting dalam menjaga prinsip negara hukum, akuntabilitas birokrasi, dan perlindungan hak-hak warga negara.
Pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka Dan Jumlah Penduduk Terhadap Kemiskinan Di Indonesia (Periode 2004-2023) Qomarina, Nadia Nur; Azira, Nadin; Tarihoran, Rut Natal Ria; Panggabean, Vivian Ester
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) serta jumlah penduduk terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia selama periode 2004 hingga 2023. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan dianalisis melalui metode regresi linier berganda. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa jumlah penduduk berpengaruh negatif terhadap tingkat kemiskinan, yang berarti bahwa peningkatan populasi dapat berfungsi mengurangi kemiskinan melalui peningkatan kapasitas tenaga kerja, produktivitas, dan aktivitas ekonomi. Di sisi lain, TPT tidak memiliki dampak langsung terhadap tingkat kemiskinan. Namun, jika dianalisis secara bersamaan, TPT dan jumlah penduduk menunjukkan pengaruh signifikan terhadap perbedaan tingkat kemiskinan di Indonesia. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor demografi merupakan salah satu elemen kunci dalam menentukan kesejahteraan masyarakat, sedangkan pengangguran terbuka mempengaruhi kemiskinan secara tidak langsung. Penelitian ini menyoroti pentingnya mengelola pertumbuhan populasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan memperkuat pasar kerja sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi kemiskinan secara berkelanjutan. Diharapkan bahwa hasil penelitian ini dapat menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan pembangunan sosial dan ekonomi yang lebih efektif, terarah, dan berbasis bukti. Selain itu, penelitian ini juga memberikan kontribusi akademis dalam pengembangan literatur mengenai ekonomi pembangunan, dan diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah dalam merancang program pengentasan kemiskinan yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan di tingkat nasional.
Analisis Prediksi Cuaca Jakarta Pusat Dengan Model Deep Learning LSTM Fajri, Muhammad Ferreyra; Aryra, Nezvito; Hadi, Nasrun; ikbar, Raja
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3930

Abstract

Perubahan iklim dalam beberapa tahun terakhir telah memicu ketidakstabilan atmosfer di Indonesia, khususnya di wilayah Jakarta Pusat, sehingga membuat kondisi cuaca semakin sulit diprediksi. Ketidakpastian ini berdampak langsung pada aktivitas masyarakat, pengelolaan lingkungan, hingga strategi mitigasi bencana yang membutuhkan informasi meteorologis yang presisi. Metode prediksi cuaca konvensional yang umumnya mengandalkan pendekatan statistik sederhana dinilai tidak lagi memadai, karena pola atmosfer modern memiliki dinamika yang cepat berubah serta keterkaitan antarkomponen yang bersifat non-linear. Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian ini menggunakan model Long Short-Term Memory (LSTM), yaitu arsitektur deep learning yang dirancang untuk mengenali pola dan dependensi jangka panjang pada data deret waktu. Dataset yang digunakan bersumber dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), berupa catatan cuaca harian bulan Oktober 2025 yang mencakup parameter suhu, kelembapan, curah hujan, dan komponen angin. Pemodelan dilakukan dengan menggunakan bahasa pemrograman Python dan pustaka TensorFlow, kemudian dievaluasi melalui sejumlah metrik kinerja untuk mengukur tingkat ketepatan model. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa LSTM memberikan estimasi kondisi cuaca dengan kesalahan yang lebih rendah dan akurasi lebih tinggi dibandingkan regresi linear. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan deep learning memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan kualitas prediksi cuaca harian dan mampu mendukung pengembangan sistem informasi cuaca perkotaan yang lebih adaptif dan responsif.