cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,872 Documents
Integrasi Model Klasifikasi Tingkat Stress Mahasiswa Berbasis Natural Language Processing Rusdiansyah, Irfandi; Pangestu, Ridwan; Azalia, Devina; Zhafran, Muhammad Faiz; Saputra, Ferdy; Amsury, Fachri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4388

Abstract

Penelitian ini membahas pengembangan dan integrasi sistem klasifikasi tingkat stres mahasiswa berbasis teks menggunakan pendekatan Natural Language Processing (NLP) dan Machine Learning (ML) yang diimplementasikan pada aplikasi mobile. Tingkat stres mahasiswa merupakan permasalahan penting dalam dunia pendidikan tinggi karena berdampak langsung terhadap prestasi akademik dan kesehatan mental. Sistem yang diusulkan mengolah teks bebas yang ditulis oleh mahasiswa untuk memprediksi tingkat stres ke dalam tiga kategori, yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data teks, pra-pemrosesan menggunakan teknik NLP seperti case folding, tokenisasi, stopword removal, dan stemming, serta ekstraksi fitur menggunakan metode Term Frequency-Inverse Document Frequency (TF-IDF). Beberapa algoritma machine learning, yaitu Logistic Regression, Naive Bayes, Random Forest, dan Support Vector Machine, diuji untuk memperoleh model terbaik. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model Logistic Regression dengan fitur TF-IDF memberikan performa terbaik dengan akurasi sebesar 88,33% dan F1-score sebesar 0,88. Model terpilih kemudian diintegrasikan ke dalam backend Python dan dihubungkan dengan aplikasi mobile berbasis Flutter melalui Application Programming Interface (API). Integrasi ini memungkinkan proses klasifikasi tingkat stres dilakukan secara real-time dan mudah diakses oleh mahasiswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi NLP dan ML dalam aplikasi mobile dapat menjadi solusi inovatif untuk deteksi dini stres mahasiswa serta berpotensi mendukung upaya pencegahan masalah kesehatan mental di lingkungan perguruan tinggi.  
Effects of Financial Literacy, Risk Tolerance, and Herding on Gen Z IPO Decisions Moderated by Prospectus Information Sukmawati, Ayu; Prabowo, Heri; Widiastuti, C. Tri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4390

Abstract

This study aims to analyze the influence of financial literacy, risk tolerance, and herding behavior on the investment decisions of Generation Z in IPO stocks, with prospectus information serving as a moderating variable. The research adopts a quantitative approach involving 180 Gen Z investors in Semarang City who purchased IPO stocks during the period of 2023 to 2025. Data were collected through a structured questionnaire and analyzed using SmartPLS version 4 to assess both the measurement model and the structural model. The findings reveal that financial literacy and herding behavior do not exhibit a significant direct effect on investment decisions. In contrast, risk tolerance shows a positive and significant influence, indicating that individuals with a higher ability to accept risk tend to make more decisive investment choices in IPO stocks. Furthermore, prospectus information does not moderate the relationship between financial literacy or risk tolerance and investment decisions, suggesting that the availability of information does not necessarily enhance the impact of these variables. Interestingly, prospectus information is found to strengthen the influence of herding behavior on investment decisions. This indicates that when investors are exposed to clear, detailed, and credible information, their tendency to follow the actions of the majority becomes more pronounced. Overall, the study highlights that psychological aspects, particularly risk tolerance play a crucial role in shaping Gen Z’s investment behavior, while informational factors may interact differently depending on the nature of the investor's behavioral tendencies.
Pengaruh Komite Audit dan Kepemilikan Institusional Terhadap Kualitas Laba Aini, Latifah Nazwa; Sundari, Jurika; Ahmad, Nice Agustin; Aspuri, Muhamad; Saputri, Tia Nanda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4391

Abstract

Pemahaman terkait pentingnya menjaga tata kelola untuk meningkatkan kualitas laba perusahaan sangatlah penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komite audit dan kepemilikan institusional terhadap kualitas laba. Sumber data penelitian ini adalah data sekunder, yaitu data yang diperoleh secara tidak langsung melalui media perantara. Data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini berupa laporan keuangan tahunan atau annual report perusahaan sektor consumer non cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2024. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling sehingga memperoleh 105 perusahaan dengan 1 tahun pengamatan (105 observasi). Analisis data menggunakan analisis regresi data panel dengan menggunakan software Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, komite audit tidak berpengaruh terhadap kualitas laba. Sedangkan, variabel kepemilikan institusional berpengaruh negatif terhadap kualitas laba. Secara simultan, keseluruhan variabel independen berpengaruh terhadap kualitas laba. Temuan ini menunjukkan bahwa komite audit tidak mampu mencegah atau mendeteksi praktik manajemen laba, sehingga keberadaannya tidak berkontribusi nyata terhadap kualitas informasi laba yang dihasilkan perusahaan. Selain itu, keberadaan institusi sebagai pemegang saham tidak selalu berfungsi efektif dalam melakukan pengawasan terhadap manajemen. Dalam beberapa kasus, investor institusional bersifat pasif atau memiliki hubungan tertentu dengan manajemen sehingga tidak mendorong terciptanya praktik pelaporan keuangan yang transparan. Akibatnya, manajemen memiliki ruang lebih besar untuk melakukan manajemen laba demi memenuhi target kinerja jangka pendek.
Pengaruh Workload dan Work Environment terhadap Kinerja Karyawan dengan Stres kerja Sebagai Variabel Intervening Yusnita, Tania Aulia; Sumastuti, Efriyani; Widiastuti, C. Tri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh workload dan work environment terhadap kinerja karyawan dengan stres kerja sebagai variabel intervening pada Bank BRI Kantor Cabang Semarang Pattimura. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada adanya penurunan kinerja karyawan selama tiga tahun terakhir, yang tercermin dari meningkatnya jumlah karyawan dengan predikat kinerja “cukup” serta menurunnya kategori “baik” dan “sangat baik”. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya permasalahan internal organisasi yang perlu dikaji secara empiris. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi sebanyak 102 karyawan, di mana seluruh populasi dijadikan sampel melalui teknik saturated sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan skala Likert, sedangkan analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Square (PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS versi 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa workload berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan work environment tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, stres kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan serta mampu memediasi hubungan antara workload dan work environment terhadap kinerja karyawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa beban kerja yang dikelola secara tepat dapat meningkatkan produktivitas karyawan, sementara lingkungan kerja tidak secara langsung menentukan peningkatan kinerja. Stres kerja berperan sebagai mekanisme psikologis penting yang menjembatani pengaruh beban kerja dan lingkungan kerja terhadap hasil kerja karyawan. Oleh karena itu, pengelolaan stres kerja yang efektif menjadi strategi krusial bagi organisasi dalam meningkatkan kinerja karyawan secara berkelanjutan.
Pengaruh Corporate Social Responsibility, Umur Perusahaan dan Ukuran Perusahaan terhadap Kinerja Keuangan Aprilia, Dina; Fitrianti, Dini
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4399

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh corporate social responsibility (CSR), umur perusahaan, dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan perusahaan secara simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan variabel independen berupa corporate social responsibility, umur perusahaan, dan ukuran perusahaan, sedangkan variabel dependen adalah kinerja keuangan. Populasi penelitian mencakup 91 perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2024. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan mempertimbangkan kriteria tertentu, sehingga diperoleh 7 perusahaan yang memenuhi syarat sebagai sampel penelitian. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak Microsoft Excel 2016 dan E-Views 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa corporate social responsibility, umur perusahaan, dan ukuran perusahaan secara simultan berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor energi. Namun, secara parsial hasil penelitian menunjukkan bahwa corporate social responsibility tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan, demikian pula umur perusahaan yang tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Sebaliknya, ukuran perusahaan terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa besar kecilnya perusahaan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja keuangan, sementara penerapan CSR dan lamanya perusahaan beroperasi belum tentu secara langsung berdampak pada kinerja keuangan perusahaan sektor energi.
Pengaruh Good Corporate Governance, Sales Growth dan Ukuran Perusahaan terhadap Kinerja Keuangan Rezkyta, Elsa; Fitrianti, Dini
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengalisis pengaruh good corporate governance, sales growth dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan.Variabel independen dalam penelitian ini adalah good corporate governance yang diproksikan dengan komisaris independen dan kepemilikan manajerial, serta variabel sales growth dan ukuran perusahaan. Sedangkan variabel dependen adalah kinerja keuangan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antarvariabel yang diteliti. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 128 perusahaan sektor Consumer Non-Cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2024. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu yang telah ditetapkan, sehingga diperoleh sebanyak 16 perusahaan sampel yang memenuhi persyaratan penelitian. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak Microsoft Excel 2016 dan E-Views 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komisaris independen, kepemilikan manajerial, sales growth, dan ukuran perusahaan berpengaruh secara simultan terhadap kinerja keuangan. Komisaris independen berpengaruh terhadap kinerja keuangan, Kepemilikan manajerial berpengaruh terhadap kinerja keuangan, Sales growth berpengaruh terhadap kinerja keuangan, sedangkan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya dengan variabel dan periode yang berbeda serta memberikan gambaran empiris mengenai variabel yang diteliti. Selain itu, temuan penelitian ini juga diharapkan dapat digunakan sebagai bahan evaluasi bagi perusahaan dalam meningkatkan kinerja keuangan secara berkelanjutan.
Analisis Yuridis Putusan MA No. 2992 K/PDT/2015 dalam Perspektif Hukum Dagang Internasional Achmad, Mustafid Milanto; Velentina, Rouli Anita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4403

Abstract

Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 2992 K/Pdt/2015 merupakan salah satu putusan penting yang memberikan arah penafsiran hukum dalam sengketa kontrak dagang internasional di Indonesia. Putusan ini memuat pertimbangan hukum yang signifikan terkait penerapan asas privity of contract, batasan doktrin piercing the corporate veil, penegakan kedaulatan moneter, serta pembuktian wanprestasi dalam perjanjian bisnis lintas negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis putusan tersebut dengan menitikberatkan pada tiga aspek utama, yaitu keterikatan kontrak terhadap pihak non-penandatangan dalam struktur grup perusahaan, kewajiban konversi ganti rugi dalam mata uang asing ke Rupiah, serta penerapan pembelaan exceptio non adimpleti contractus dalam sengketa wanprestasi. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual melalui analisis putusan pengadilan serta studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahkamah Agung secara konsisten menegakkan asas privity of contract dengan menolak pembebanan tanggung jawab kontraktual kepada entitas asing yang tidak menandatangani perjanjian, sekaligus membatasi penerapan doktrin piercing the corporate veil hanya pada kondisi penyalahgunaan badan hukum yang terbukti secara nyata. Selain itu, Mahkamah Agung menegaskan kedaulatan moneter Indonesia dengan mewajibkan konversi nilai ganti rugi ke dalam Rupiah berdasarkan Undang-Undang Mata Uang. Putusan ini juga menegaskan bahwa beban pembuktian wanprestasi tetap berada pada pihak tergugat, dan pembelaan exceptio non adimpleti contractus tidak dapat diterima tanpa pembuktian hubungan kausal yang kuat. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa putusan MA No. 2992 K/Pdt/2015 berhasil menciptakan keseimbangan antara prinsip hukum kontrak internasional dan ketentuan hukum nasional, sehingga memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha dalam transaksi lintas negara.
Reformasi Hukum Dagang Indonesia dalam Menjawab Tantangan Transaksi Dagang Berbasis Artificial Intelligence. Vagansa, Fransesko Mahesa; Pancawati, Angelina; Fadzillaturrachman, Dita; Nugroho, Bagas Wisnu
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum terkait pertanggungjawaban dalam transaksi dagang berbasis kecerdasan buatan di Indonesia serta merumuskan arah reformasi hukum dagang yang ideal guna menjamin kepastian hukum dalam praktik perdagangan digital. Penggunaan AI dalam transaksi dagang semakin meluas dan kompleks, namun pengaturannya dalam sistem hukum nasional masih belum memadai. Untuk menjawab persoalan tersebut, penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan konseptual dan komparatif. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer seperti Kitab Undang-Undang Hukum Dagang, Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU No. 11 Tahun 2008), Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UU No. 8 Tahun 1999), serta Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik, disertai bahan hukum sekunder yang relevan. Analisis dilakukan secara kualitatif untuk menafsirkan norma yang berlaku dan mengidentifikasi kekosongan maupun kelemahan regulasi dalam konteks perdagangan digital berbasis Artificial Intelligence. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum dagang Indonesia belum mengatur secara eksplisit kedudukan, kapasitas hukum, dan tanggung jawab sistem kecerdasan buatan dalam aktivitas dagang, sehingga menimbulkan potensi ketidakpastian dan sengketa bagi para pelaku usaha maupun konsumen. Temuan ini menegaskan perlunya reformasi hukum yang bersifat adaptif dan prospektif melalui pembentukan kerangka hukum komprehensif yang mampu mengakomodasi karakteristik teknologi digital sekaligus memberikan perlindungan hukum, kepastian, serta keadilan dalam praktik perdagangan modern.
Regulasi Industri Maritim: Analisis Kebijakan, Tantangan Global, Dan Implikasi Terhadap Keberlanjutan Sektor Pelayaran Noviyanti, Noviyanti; Mokodompit, Eliyanti Agus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4411

Abstract

Regulasi maritim merupakan instrumen penting dalam menjaga keselamatan pelayaran, keamanan maritim, serta perlindungan lingkungan laut di tengah transformasi global yang semakin kompleks. Seiring meningkatnya intensitas perdagangan internasional, modernisasi armada kapal, dan perkembangan teknologi pelabuhan, kebutuhan akan regulasi yang adaptif dan selaras dengan standar internasional menjadi semakin mendesak. Pada konteks tersebut, penelitian ini bertujuan mengevaluasi sinkronisasi regulasi maritim nasional Indonesia dengan standar yang ditetapkan International Maritime Organization (IMO), sekaligus mengidentifikasi hambatan implementasi yang masih dihadapi dalam mendukung keberlanjutan sektor pelayaran. Pendekatan penelitian dilakukan menggunakan studi literatur dengan analisis deskriptif–komparatif terhadap konvensi IMO, yaitu SOLAS, MARPOL, dan STCW, serta kebijakan nasional yang diatur melalui Undang-Undang No. 17 Tahun 2008, Peraturan Pemerintah No. 31 Tahun 2021, dan Peraturan Menteri Perhubungan No. 7 Tahun 2023. Selain itu, kajian ini juga merujuk pada publikasi ilmiah dan laporan kebijakan terkini periode 2018–2025 untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai tantangan dan praktik penerapan regulasi di lapangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Indonesia telah mengadopsi sebagian besar standar keselamatan dan lingkungan yang ditetapkan IMO. Namun, efektivitas penerapannya belum optimal karena masih menghadapi hambatan pada kualitas infrastruktur pelabuhan, tingkat kompetensi sumber daya manusia yang belum merata, serta koordinasi kelembagaan yang belum terintegrasi. Di sisi lain, isu global seperti dekarbonisasi pelayaran, digitalisasi layanan kepelabuhanan, dan meningkatnya risiko keamanan siber menuntut penyesuaian kebijakan yang lebih progresif serta dukungan investasi teknologi ramah lingkungan. Dengan demikian, keberhasilan harmonisasi regulasi maritim membutuhkan tata kelola kolaboratif, sinergi antar-pemangku kepentingan, serta penguatan kapasitas implementasi untuk memastikan keberlanjutan sektor pelayaran nasional.
State Administrative Law and Citizens’ Rights Situmeang, Harry Prayudha; Klose, Rojer Al; Rizki, Sefiadil
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4412

Abstract

This research examines the role of State Administrative Law (Hukum Administrasi Negara/HAN) as a fundamental instrument for protecting citizens’ rights against government actions. In the context of Indonesia as a state based on the rule of law, governmental authority is not merely an expression of executive power but must be exercised in accordance with the principles of legality, accountability, transparency, and respect for human rights. State Administrative Law serves as a legal framework that regulates relations between the government and citizens to prevent abuses of power and ensure legal certainty and justice. This study employs a normative juridical approach by analyzing laws and regulations, judicial decisions, and institutional practices related to state administrative governance. The analysis focuses on control mechanisms provided by HAN to supervise government administrative actions. The findings indicate that HAN offers several legal remedies and oversight instruments, including administrative objections, proceedings before the State Administrative Court (Pengadilan Tata Usaha Negara), and supervision by independent bodies such as the Ombudsman. These mechanisms are intended to ensure that government decisions comply with legal norms and do not violate citizens’ rights. Nevertheless, the effectiveness of State Administrative Law still faces challenges, including low public legal awareness, overlapping regulations, bureaucratic complexity, and weak institutional oversight. Consequently, access to justice in administrative disputes remains limited. Therefore, this research highlights the need for institutional reform, simplification of administrative procedures, regulatory harmonization, and stronger public participation to optimize the role of HAN in supporting good governance in Indonesia.