cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,872 Documents
Pengaruh Kinerja Keuangan, Struktur Modal dan Kepemilikan Manajerial terhadap Nilai Perusahaan Aprilia, Dini; Fitrianti, Dini
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan, struktur modal dan kepemilikan manajerial terhadap nilai perusahaan. Variabel independen peneltian yakni kinerja keuangan, struktur modal serta kepemilikan manajerial, sementara itu variabel dependen yaitu nilai perusahaan. Jenis penelitian ialah penelitian kuantitatif. Populasi adalah 128 perusahaan sektor Consumer Non-Cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2024. Metode pengambilan sampel mengenakan purposive sampling, serta didapatkan sjummlah 15 sampel perusahaan yang memenuhi kriteria. Metode analisis dikenakan yaitu analisis regresi data panel mengenakan program Eviews 12. Hasil penelitian ini menunjukan jika kinerja keuangan, struktur modal dan kepemilikan manajerial berpengaruh secara simultan terhadap Nilai Perusahaan. Kinerja keuangan berpengaruh terhadap nilai perusahaan, kepemilikan manajerial berpengaruh terhadap nilai perusahaan, serta struktur modal tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.
Digitalisasi Manajemen SDM untuk Kesehatan Mental Tenaga Kesehatan: Tinjauan Literatur tentang Aplikasi Teknologi dalam Mitigasi Risiko Psikososial melalui Staffing, Kompetensi, dan Retensi Putri, Freddrika; Mokodompit, Eliyanti Agus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4340

Abstract

Kesehatan mental tenaga kesehatan telah muncul sebagai krisis global yang mendesak, diperparah oleh tuntutan kerja tinggi dan diperkuat dampak pandemi COVID-19. Risiko psikososial seperti kelelahan emosional (burnout), kecemasan, dan depresi mengancam kesejahteraan individu, kualitas layanan, keselamatan pasien, dan keberlanjutan sistem kesehatan. Tinjauan literatur sistematis ini bertujuan menganalisis bukti ilmiah terkini mengenai penerapan teknologi digital dalam manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mitigasi risiko psikososial melalui tiga pilar fungsional: staffing, kompetensi, dan retensi. Mengikuti protokol PRISMA, pencarian dilakukan di Scopus, PubMed, Web of Science, dan PsycINFO untuk publikasi tahun 2018–2023. Hasil sintesis dari 42 studi menunjukkan transformasi manajemen SDM dari pendekatan administratif-reaktif menjadi sistem berbasis data yang proaktif. Algoritma prediktif dan aplikasi self-scheduling meningkatkan keadilan dan kontrol penjadwalan, mengurangi dimensi burnout. Platform e-learning dan aplikasi seluler adaptif memfasilitasi pengembangan kompetensi ketahanan mental dengan akses personal dan fleksibel. Sistem analitik prediktif memungkinkan identifikasi dini individu berisiko burnout dan turnover, membuka jalan bagi intervensi dukungan tepat sasaran. Temuan kunci menegaskan sentralitas data berkualitas dan prinsip desain berpusat-manusia sebagai fondasi keberhasilan. Namun, implementasi menghadapi tantangan etika data, kekhawatiran pengawasan (surveillance), dan kebutuhan tata kelola transparan. Disimpulkan bahwa teknologi digital berpotensi strategis menjadikan fungsi SDM sebagai infrastruktur pendukung kesejahteraan integral. Realisasi potensi ini memerlukan kepemimpinan organisasional berkomitmen pada perubahan budaya, kerangka etika kuat untuk melindungi privasi dan otonomi tenaga kesehatan, serta pendekatan desain partisipatif yang melibatkan pengguna akhir.
Pengaruh Abu Sekam Padi terhadap Kuat Tekan, Porositas, Permeabilitas Beton Porous Alhaq, Dimas Mujahid; Taveriyanto, Arie
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4342

Abstract

Beton porous merupakan material perkerasan ramah lingkungan yang memiliki struktur pori terbuka sehingga memungkinkan air mengalir melalui beton dan mengurangi limpasan permukaan, serta mendukung penerapan sistem drainase berkelanjutan. Namun, karakteristik porositas yang tinggi menyebabkan kuat tekan beton porous relatif lebih rendah dibandingkan beton konvensional, sehingga diperlukan inovasi material untuk meningkatkan kinerjanya. Salah satu alternatif yang berpotensi adalah pemanfaatan abu sekam padi (rice husk ash/RHA) sebagai bahan substitusi sebagian semen, mengingat kandungan silika amorfnya yang bersifat pozzolan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi persentase RHA terhadap kuat tekan, porositas, dan permeabilitas beton porous. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan variasi substitusi RHA sebesar 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% dari berat semen. Benda uji berupa silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm, yang diuji kuat tekan, porositas, dan permeabilitas pada umur pengujian tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan RHA hingga kadar 15% mampu meningkatkan kuat tekan beton porous secara signifikan akibat terbentuknya produk reaksi pozzolanik yang memperbaiki ikatan pasta semen dan agregat, sekaligus menurunkan nilai porositas. Namun, pada substitusi RHA di atas 15%, kuat tekan mengalami penurunan yang disebabkan oleh kelebihan partikel halus yang tidak bereaksi secara optimal. Nilai permeabilitas cenderung menurun seiring meningkatnya kadar RHA, tetapi masih berada dalam rentang yang memenuhi fungsi beton porous. Berdasarkan hasil tersebut, kadar RHA optimum diperoleh pada 15%, karena mampu memberikan keseimbangan antara kinerja mekanik dan karakteristik hidrolik. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pemanfaatan limbah sekam padi sebagai material konstruksi berkelanjutan serta menjadi acuan dalam perancangan beton porous berkinerja tinggi.
Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Konteks Kesehatan Digital: Sebuah Tinjauan Literatur tentang Digitalisasi Staffing, Kompetensi Digital, dan Retensi untuk Kinerja Layanan Optimal Nangsih, Ayu; Mokodompit, Eliyanti Agus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4343

Abstract

Transformasi digital yang masif di sektor kesehatan telah merekonfigurasi paradigma layanan, menuntut pendekatan strategis dalam pengelolaan SDM untuk mencapai kinerja optimal dan berkelanjutan. Kajian ini bertujuan menganalisis strategi manajemen SDM dalam konteks kesehatan digital, dengan fokus pada digitalisasi staffing, pengembangan kompetensi digital, dan strategi retensi tenaga kesehatan. Menggunakan metode scoping review yang mengikuti kerangka PRISMA-ScR, pencarian literatur dilakukan pada database PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan ProQuest untuk publikasi tahun 2019–2024. Sintesis dari 78 artikel terkualifikasi menunjukkan interdependensi ketiga pilar strategi ini, yang hanya berdampak signifikan bila diimplementasikan secara terintegrasi. Digitalisasi staffing telah berevolusi menjadi ekosistem analitik prediktif yang efektivitasnya ditentukan oleh kualitas data dan penerimaan pengguna akhir melalui pendekatan partisipatif. Sementara itu, pengembangan kompetensi digital perlu bergeser dari fokus keterampilan teknis operasional menuju kapabilitas holistik yang mencakup literasi data, keamanan siber, pemecahan masalah berbasis data, serta penguatan mindset adaptif dan etika digital. Strategi retensi yang sukses bergantung pada kemampuan organisasi mengelola paradoks digital dengan mengubah teknologi dari sumber tuntutan menjadi sumber daya pemberdayaan, melalui dukungan psikososial, kepemimpinan empatik, dan prinsip human-centered design. Sinergi ketiga strategi ini membentuk siklus virtu yang mendorong peningkatan kualitas, keamanan, efisiensi, dan responsivitas layanan kesehatan. Kajian ini menegaskan urgensi menyeimbangkan investasi teknologi dengan investasi pengembangan kapabilitas SDM, budaya organisasi yang suportif, dan kesejahteraan tenaga kesehatan sebagai fondasi keberhasilan transformasi digital.
Digitalisasi Strategi SDM untuk Praktik Bidan Ideal: Tinjauan Literatur tentang Mitigasi Beban Kerja, Optimalisasi Kewenangan, dan Penguatan Komitmen melalui Inovasi Teknologi Wulandari, Bety Anisa; Mokodompit, Eliyanti Agus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4344

Abstract

Bidan menghadapi triad tantangan sistemik yang saling berkait: beban kerja administratif yang berlebihan, kewenangan klinis yang sering terbatas, dan komitmen organisasional yang rendah. Kombinasi ini mengancam keberlanjutan praktik, kualitas asuhan, serta pencapaian target kesehatan ibu dan anak secara global. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk mensintesis bukti ilmiah terkini mengenai peran strategis digitalisasi sebagai intervensi Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menciptakan ekosistem kerja yang mendukung praktik bidan ideal. Pencarian literatur dilakukan secara komprehensif sesuai pedoman PRISMA 2020 pada empat database (PubMed/MEDLINE, Scopus, ScienceDirect, dan CINAHL) untuk publikasi antara Januari 2015 hingga Desember 2024. Hasil sintesis naratif dari 28 studi yang memenuhi kriteria menunjukkan bahwa teknologi digital terutama Sistem Informasi Kesehatan Elektronik (EHR) yang terintegrasi, Sistem Pendukung Keputusan Klinis (CDSS), dan platform komunitas professional berfungsi sebagai sumber daya pekerjaan (job resources) yang kritis. Secara simultan, teknologi ini mampu: (1) memitigasi beban kerja administratif melalui otomatisasi dan efisiensi dokumentasi; (2) mengoptimalkan kewenangan klinis dengan memperkuat kompetensi dan kepercayaan diri melalui akses real-time terhadap pengetahuan berbasis bukti; serta (3) memperkuat komitmen organisasional dengan mengurangi isolasi profesional melalui konektivitas digital dan dukungan sosial. Keberhasilan transformasi ini sangat bergantung pada pendekatan implementasi yang berpusat pada manusia (human-centered), di mana teknologi dirancang untuk memberdayakan bidan, serta integrasinya yang holistik ke dalam strategi SDM yang mencakup pelatihan, desain ulang pekerjaan, dan dukungan berkelanjutan. Disimpulkan bahwa digitalisasi yang strategis dan terpadu bukan sekadar modernisasi teknis, melainkan investasi fundamental dalam ketahanan, pemberdayaan, dan retensi tenaga bidan, yang pada akhirnya berkontribusi penting terhadap penyediaan layanan kesehatan maternal dan neonatal 
Efektivitas Kebijakan Pemerintah dalam Mendorong Transformasi Bisnis Digital untuk Pembangunan Ekonomi Desa Matarawa, Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna Wardiningsih, Harpiang
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4345

Abstract

Transformasi bisnis digital menjadi strategi krusial dalam mempercepat pembangunan ekonomi desa, terutama dalam memperluas akses pasar dan meningkatkan produktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas kebijakan pemerintah desa dalam mendorong transformasi bisnis digital serta mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukungnya. Studi ini dilakukan di Desa Matarawa, Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data primer dikumpulkan melalui wawancara dengan informan kunci (aparatur desa, pelaku UMKM, dan tokoh masyarakat), observasi partisipan terhadap aktivitas digital, dan studi dokumentasi terhadap dokumen perencanaan desa. Data dianalisis secara interaktif melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Matarawa telah menjalankan peran strategis sebagai fasilitator, kapasitator, dan konektor melalui kebijakan seperti penyediaan akses Wi-Fi desa, pelatihan literasi digital dan digital marketing, pendampingan pengemasan produk, serta pembentukan kelompok usaha digital. Kebijakan-kebijakan ini telah berhasil memicu tahap awal transformasi (digitalisasi), yang ditandai dengan peralihan pemasaran ke media sosial, perluasan pasar produk lokal, dan munculnya usaha mikro berbasis digital. Namun, efektivitas kebijakan tersebut belum optimal dan berkelanjutan. Tantangan utama meliputi: (1) kualitas infrastruktur digital tidak merata; (2) literasi digital masyarakat yang masih bersifat dasar dan belum strategis; (3) absennya model pendampingan berkelanjutan pasca-pelatihan; serta (4) kendala modal dan model bisnis yang terbatas. Studi ini menyimpulkan bahwa keberhasilan transformasi digital memerlukan evolusi kebijakan menuju pendekatan ekosistem yang terintegrasi. Rekomendasi kebijakan yang diusulkan adalah penyusunan peta jalan transformasi digital desa, pengembangan program pendampingan berkelanjutan oleh kader digital lokal, serta pembangunan kemitraan strategis dengan platform e-commerce, lembaga keuangan, dan penyedia logistik.
Kualitas Pelayanan Publik pada Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kota Gorontalo (Studi Kasus pada Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata dan Industri Pariwisata) Isti Uwaka, Nur Afanti; Isa, Rusli; Mozin , Sri Yulianty
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4350

Abstract

Pelayanan publik di sektor pariwisata memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan destinasi wisata serta meningkatkan kepuasan masyarakat sebagai pengguna layanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kualitas pelayanan publik yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kota Gorontalo, khususnya pada Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari aparatur dinas terkait, pengelola destinasi wisata, serta masyarakat pengguna layanan. Analisis kualitas pelayanan publik dalam penelitian ini menggunakan lima indikator SERVQUAL, yaitu bukti fisik (tangible), kehandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (emphaty). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi bukti fisik masih menjadi kendala utama dalam pelayanan publik pariwisata karena pemeliharaan dan kebersihan fasilitas belum dilakukan secara konsisten. Dimensi kehandalan tergolong cukup baik, terlihat dari pelaksanaan pelayanan yang umumnya sesuai dengan jadwal dan prosedur yang telah ditetapkan. Dimensi daya tanggap dan jaminan menunjukkan hasil yang cukup memadai, ditunjukkan melalui respon petugas yang cepat, pemberian informasi yang jelas, serta kemampuan aparatur dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengunjung. Sementara itu, dimensi empati juga dinilai baik, meskipun pengalaman pelayanan belum sepenuhnya konsisten akibat keterbatasan dan ketidakmerataan fasilitas pendukung. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelayanan publik pariwisata memerlukan perbaikan pemeliharaan fasilitas serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia agar pelayanan wisata dapat berjalan lebih optimal dan mampu memenuhi harapan masyarakat.
Tata Kelola Pariwisata di Kota Gorontalo (Studi Kasus Benteng Otonaha dan Tamendao Beach) Samadi, Fitria; Aneta, Asna; Aneta, Yanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4351

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata kelola pariwisata di Kota Gorontalo dengan fokus pada dua objek wisata, yaitu Benteng Otanaha dan Tamendao Beach. Kedua destinasi ini dipilih sebagai representasi wisata budaya-sejarah dan wisata alam yang memiliki potensi besar namun masih menghadapi berbagai tantangan pengelolaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pemerintah, pengelola wisata, serta masyarakat lokal. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori governance Pierre & Peters (2020), yang mencakup lima indikator utama: networked governance, kolaborasi, ko-governance, konflik dan negosiasi, serta multi-level governance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola pariwisata di Kota Gorontalo belum berjalan optimal. Pada aspek networked governance, kerja sama antaraktor masih lemah dan belum terstruktur. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha belum terbentuk secara strategis karena belum adanya kesepakatan peran yang jelas. Ko-governance menunjukkan bahwa pemerintah masih dominan, sementara peran masyarakat belum seimbang. Pada aspek konflik dan negosiasi, ditemukan perbedaan kepentingan terutama terkait lahan dan pengembangan fasilitas wisata. Sementara itu, multi-level governance belum berjalan terpadu karena kurangnya sinkronisasi antara pemerintah kota, provinsi, dan pihak pengelola. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan koordinasi, peningkatan kapasitas SDM pariwisata, perbaikan infrastruktur, serta model tata kelola partisipatif untuk mewujudkan pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan di Kota Gorontalo.
Pengaruh Nilai Altruisme Terhadap Perilaku Konsumen Dalam Pembelian Mobil Listrik di Indonesia Ashari, Rosa Zulfah; Salsabila, Grahita; Indriyani, Mintasih
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4352

Abstract

Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan hidup terus mengalami peningkatan seiring dengan semakin nyata dan meluasnya berbagai permasalahan lingkungan global, seperti polusi udara, degradasi kualitas lingkungan, serta perubahan iklim. Salah satu sektor yang berkontribusi besar terhadap peningkatan emisi gas rumah kaca adalah sektor transportasi. Oleh karena itu, mobil listrik hadir sebagai bentuk inovasi hijau yang diharapkan mampu menjadi solusi dalam menekan emisi karbon dan mendukung upaya pembangunan berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran altruisme sebagai landasan motivasi prososial dalam pengambilan keputusan pembelian, menganalisis pengaruh altruisme terhadap kesadaran lingkungan dan rasa tanggung jawab konsumen, serta menelaah bagaimana nilai altruisme dapat memperkuat niat dan perilaku pembelian produk ramah lingkungan, khususnya mobil listrik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka (library research), dengan mengkaji dan mensintesis berbagai temuan penelitian terdahulu yang bersumber dari jurnal nasional dan internasional yang relevan. Pendekatan ini memungkinkan peneliti memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai hubungan antara nilai altruisme dan perilaku konsumsi hijau. Hasil kajian menunjukkan bahwa altruisme berperan penting dalam membentuk motivasi moral konsumen untuk terlibat dalam praktik konsumsi berkelanjutan. Konsumen dengan tingkat altruisme yang tinggi cenderung memaknai pembelian mobil listrik sebagai tindakan prososial yang tidak hanya memberikan manfaat pribadi, tetapi juga berkontribusi pada kesejahteraan sosial dan pelestarian lingkungan. Dengan demikian, altruisme terbukti mampu memperkuat konsistensi antara niat dan perilaku aktual dalam konsumsi produk ramah lingkungan serta memiliki potensi strategis dalam mendorong transisi menuju pola konsumsi hijau di Indonesia.
Peran Keadilan Organisasi terhadap Motivasi Kerja melalui Kepuasan Kerja di Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang: Peran Keadilan Organisasi terhadap Motivasi Kerja melalui Kepuasan Kerja di Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang Sa’diyah, Dewi Fitrotus; Wijaya, Dwi Nova; Ramdhani, Rommy Mochamad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4354

Abstract

Keadilan organisasi merupakan salah satu faktor kunci dalam membentuk sikap, persepsi, dan perilaku kerja sumber daya manusia, khususnya pada lembaga pendidikan berbasis pesantren yang memiliki karakteristik nilai, budaya, dan sistem pengelolaan yang khas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keadilan organisasi terhadap motivasi kerja dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian meliputi seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang aktif di lingkungan pesantren. Penentuan jumlah sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan sebesar 5%. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner tertutup yang disusun menggunakan skala Likert lima poin. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antarvariabel penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa keadilan organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja serta motivasi kerja. Selain itu, kepuasan kerja juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Pengujian efek mediasi menunjukkan bahwa kepuasan kerja berperan sebagai variabel mediasi yang signifikan dalam hubungan antara keadilan organisasi dan motivasi kerja. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa penerapan prinsip keadilan organisasi yang konsisten dan transparan mampu meningkatkan kepuasan kerja, yang pada akhirnya berdampak pada meningkatnya motivasi kerja sumber daya manusia di lingkungan pesantren. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengelola pesantren dalam merumuskan kebijakan pengelolaan sumber daya manusia yang lebih adil dan berkelanjutan.