cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,872 Documents
Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Rupiah/ USD, dan Suku Bunga terhadap Perubahan Posisi Cadangan Devisa Indonesia Nurfardhan, Muhamad Rifky; Puspitasari, Nabila Wahyu; Lesmono, Alldila Marizka Putri; Aldebby, Azahra; Zahroh, Ulyatul; Melati, Inaya Sari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4356

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, nilai tukar rupiah, dan suku bunga terhadap perubahan cadangan devisa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode time series, untuk mengestimasi hubungan antara variabel makroekonomi tersebut terhadap dinamika cadangan devisa nasional. Data yang digunakan merupakan data bulanan dengan periode pengamatan dari Januari 2010 hingga Desember 2023, sehingga mampu menangkap fluktuasi ekonomi jangka menengah dan panjang. Data inflasi diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), data nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bersumber dari Bursa Efek Indonesia, sedangkan data suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate serta perubahan cadangan devisa diperoleh dari Bank Indonesia. Seluruh data dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS versi 25. Teknik analisis data meliputi statistik deskriptif untuk menggambarkan karakteristik data, serta serangkaian uji asumsi klasik, yang mencakup uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas, guna memastikan kelayakan model regresi. Selanjutnya, penelitian menggunakan analisis regresi linear berganda untuk menguji pengaruh inflasi, nilai tukar, dan suku bunga terhadap perubahan cadangan devisa. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji parsial (uji t) dan uji simultan (uji F), sementara koefisien determinasi (R²) digunakan untuk mengetahui besarnya kontribusi variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran empiris mengenai peran indikator makroekonomi dalam memengaruhi cadangan devisa Indonesia serta menjadi bahan pertimbangan bagi perumusan kebijakan moneter dan stabilitas ekonomi nasional.
Pengaruh Brand Image dan Harga terhadap Keputusan Pembelian Fore Coffee di Kota Bandung Rosalia, Salma Eka; Ali, Mochammad Mukti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh citra merek dan harga terhadap keputusan pembelian konsumen Fore Coffee di Kota Bandung. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada semakin ketatnya persaingan di industri kedai kopi modern, yang menuntut pelaku usaha untuk memiliki strategi pemasaran yang mampu memengaruhi keputusan pembelian konsumen secara efektif. Dalam kondisi tersebut, citra merek yang kuat serta penetapan harga yang sesuai dengan persepsi konsumen menjadi faktor penting dalam memenangkan persaingan pasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan konsumen Fore Coffee di Bandung, dengan teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linier berganda, serta pengujian hipotesis secara parsial (uji t) dan simultan (uji F). Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t-hitung sebesar 7,186 dan tingkat signifikansi 0,000. Variabel harga juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t-hitung sebesar 5,408 dan signifikansi 0,000. Secara simultan, citra merek dan harga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai F-hitung sebesar 136,778. Berdasarkan hasil analisis koefisien determinasi diperoleh nilai R-Square sebesar 0,723, yang berarti bahwa sebesar 72,3% keputusan pembelian konsumen dipengaruhi oleh citra merek dan harga, sedangkan sisanya sebesar 27,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Iphone di Kota Bandung Sari, Annisa Puspita; Mukti, Mochammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4358

Abstract

Penelitian.ini secara komprehensif bertujuan untuk menganalisis secara mendalam mengenai pengaruh harga, gaya hidup, dan brand image (citra merek) terhadap keputusan pembelian.iPhone yang dilakukan oleh konsumen yang berada di Kota Bandung. Metode.pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Pendekatan ini dipilih untuk memastikan setiap responden yang dijadikan sampel benar-benar memenuhi kriteria spesifik dan relevan yang telah ditetapkan sebelumnya, sehingga validitas data penelitian dapat terjaga. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini diuji menggunakan analisis.regresi linier berganda. Tujuan utama dari analisis ini adalah mengukur seberapa besar pengaruh variabel-variabel independen (Harga,.Gaya Hidup,.dan Citra Merek) terhadap variabel dependen (Keputusan Pembelian), baik saat diuji secara individual (parsial) maupun secara bersama-sama (simultan). Berdasarkan hasil pengujian uji T, menunjukkan hasil t hitung variabel harga sebesar 4,071, t hitung variabel gaya hidup sebesar 3,945 dan t hitung variabel brand image sebesar 3,145 yang mana ketiga t hitung tersebut > 1,983 yang artinya ketiga variabel masing-masing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian iphone. Hasil Uji F menunjukkan bahwa variabel Harga (X1), Gaya Hidup (X2), dan Citra Merek (X3) secara simultan memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian iphone. Ketiga variabel tersebut memberikan kontribusi sebesar 61,7% dalam menjelaskan atau memengaruhi keputusan pembelian iphone. Sisanya yang.sebesar 38,3% dipengaruhi oleh.faktor-faktor.lain di luar variabel yang secara spesifik diteliti.dalam studi ini, seperti promosi, kualitas produk atau faktor psikologis konsumen lainnya
Krisis Nilai dalam Naturalisme: Analisis Negativisme dalam Pendidikan Modern Maulana, Akram Caesar; Ismail, Ismail
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara naturalisme sebagai aliran filsafat pendidikan dengan krisis nilai serta munculnya fenomena negativisme dalam konteks pendidikan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan mensintesis temuan teoretis dan empiris dari literatur relevan yang diterbitkan pada rentang tahun 2020–2025. Fokus kajian diarahkan pada fenomena degradasi nilai moral, meningkatnya individualisme, serta melemahnya proses internalisasi nilai dalam lingkungan pendidikan yang semakin terdigitalisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa naturalisme menawarkan landasan filosofis yang menekankan perkembangan peserta didik secara alami melalui pengalaman langsung, interaksi dengan lingkungan sosial dan alam, serta pemberian kebebasan belajar yang selaras dengan kebutuhan dan potensi individu. Namun demikian, implementasi prinsip-prinsip naturalisme dalam sistem pendidikan kontemporer menghadapi berbagai tantangan struktural, seperti dominasi orientasi capaian akademik, pendekatan teknokratis dalam pembelajaran, serta keterbatasan ruang pengalaman bermakna yang mendukung pembentukan nilai. Kondisi tersebut berkontribusi terhadap munculnya fenomena negativisme sebagai respons psikologis dan pedagogis, yang ditandai oleh sikap apatis, resistensi terhadap nilai, dan melemahnya makna belajar. Fenomena ini semakin diperparah oleh percepatan digitalisasi pendidikan yang tidak diimbangi dengan kesiapan pedagogis dan kerangka nilai yang memadai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa reaktualisasi prinsip naturalisme dalam kurikulum dan praktik pembelajaran modern berpotensi menjadi strategi alternatif untuk merespons krisis nilai dan mereduksi negativisme, dengan mengembalikan pendidikan pada esensi pembentukan manusia secara utuh, mencakup dimensi moral, sosial, dan ekologis.
Perilaku Palapau sebagai Tradisi Ekonomi Lokal: Kualitatif Berbasis Nilai-Nilai Ekonomi Islam di Minangkabau Saputra, Ega; Fahlefi, Rizal; Hidayati, Azifah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4362

Abstract

Penelitian ini mengkaji perilaku palapau masyarakat Minangkabau dalam perspektif ekonomi Islam, dengan menyoroti bagaimana nilai-nilai perdagangan tradisional mencerminkan prinsip syariah seperti keadilan (al-‘adl), kemaslahatan (maslahah), dan larangan praktik yang merugikan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui literatur review, dengan menganalisis literatur ekonomi Islam klasik dan kontemporer serta kajian budaya terkait praktik ekonomi masyarakat Minangkabau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa palapau, sebagai etika berdagang yang berakar pada hubungan kekerabatan, kepercayaan, dan tanggung jawab komunal, selaras dengan nilai-nilai dasar ekonomi Islam, terutama dalam membangun kejujuran, kerja sama, dan transaksi yang berkeadilan. Namun, sejumlah tantangan juga ditemukan, seperti pengaruh persaingan pasar modern, perubahan kepatuhan terhadap norma adat, belum adanya mekanisme formal yang menjaga konsistensi keadilan dalam praktik palapau, kompetisi dengan ritel modern, perubahan gaya hidup dan generasi, akses permodalan yang terbatas, manajemen usaha yang tradisional, serta adanya kendala dalam hal regulasi dan perizinan. Akan tetapi dari berbagai tantangan tersebut, palapau masih tetap berlanjut di Minagkabau. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perilaku palapau memiliki potensi besar sebagai model budaya dalam penerapan nilai-nilai ekonomi Islam di tingkat komunitas. Penguatan potensi tersebut memerlukan peningkatan literasi ekonomi syariah, revitalisasi norma adat yang sejalan dengan syariah, serta integrasi praktik palapau ke dalam sistem ekonomi kontemporer guna mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif dan etis.
Pengaruh Employee Engangement terhadap Kinerja Karyawan PT Ridho Agung Mitra Abadi Taryanto, Taryanto; Ismuni, Mutdi; Loda, Kristina Fanya Koni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Employee Engagement terhadap Kinerja Karyawan pada PT Ridho Agung Mitra Abadi melalui pendekatan kuantitatif. Penelitian ini didasarkan pada pentingnya keterlibatan karyawan sebagai elemen strategis dalam meningkatkan produktivitas dan mencapai tujuan perusahaan. Employee engagement didefinisikan sebagai kondisi psikologis yang ditandai oleh energi, komitmen, dan keterlibatan penuh dalam aktivitas kerja, yang diyakini mampu meningkatkan kinerja secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei. Populasi penelitian terdiri dari 200 karyawan, dengan 135 orang di antaranya dipilih sebagai sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian disusun menggunakan skala Likert 1–5. Data dianalisis melalui berbagai prosedur statistik, termasuk uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik (normalitas dan heteroskedastisitas), serta analisis regresi linear sederhana untuk menilai pengaruh langsung Employee Engagement terhadap Kinerja Karyawan. Selain itu, uji t dan koefisien determinasi digunakan untuk memperkuat temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Employee Engagement memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05, serta nilai t hitung yang lebih tinggi daripada t tabel, mendukung penerimaan hipotesis penelitian. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,536 menunjukkan bahwa 53,6% variasi kinerja karyawan dijelaskan oleh Employee Engagement, sedangkan 46,4% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar model penelitian. Penelitian ini menegaskan pentingnya memperkuat strategi keterlibatan untuk meningkatkan kinerja karyawan.
Penerapan Algoritma BERT dalam Analisis Sentimen Opini Publik terhadap Destinasi Wisata dengan Metode CRISP-DM Saikin, Saikin; Zaen, Mohammad Taufan Asri; Fadli, Sofiansyah; Fahmi, Hairul
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis opini publik terhadap destinasi wisata di Pulau Lombok menggunakan algoritma BERT (Bidirectional Encoder Representations from Transformers) dengan pendekatan metodologi CRISP-DM (Cross Industry Standard Process for Data Mining). Pulau Lombok dipilih sebagai studi kasus karena memiliki potensi pariwisata yang tinggi, namun pemanfaatan analisis sentimen berbasis pembelajaran mendalam terhadap ulasan wisatawan masih relatif terbatas. Data penelitian diperoleh dari platform Google Maps sebanyak 5.945 ulasan wisatawan, yang setelah melalui tahap pembersihan data (data cleaning) menghasilkan 4.972 data ulasan yang valid. Proses analisis mengikuti tahapan CRISP-DM hingga tahap evaluasi, meliputi pemahaman bisnis, pemahaman data, persiapan data, pemodelan, dan evaluasi. Model BERT dilatih melalui proses fine-tuning dengan penerapan weighted loss dan weighted random sampler untuk mengatasi permasalahan ketidakseimbangan kelas sentimen. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model mencapai akurasi sebesar 0,9209, Weighted F1-Score sebesar 0,9054, dan Macro F1-Score sebesar 0,6293. Kinerja terbaik diperoleh pada kelas sentimen positif dengan nilai F1-score sebesar 0,96, diikuti oleh kelas negatif dengan nilai 0,71, sementara kelas netral menunjukkan performa terendah dengan nilai F1-score sebesar 0,22. Temuan ini menunjukkan bahwa algoritma BERT efektif dalam mengklasifikasikan sentimen ulasan berbahasa Indonesia pada domain pariwisata, meskipun masih terdapat tantangan dalam menangani kelas minoritas. Penelitian ini berkontribusi secara akademik dalam pengembangan analisis sentimen berbasis transformer dan secara praktis memberikan wawasan bagi pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas layanan serta strategi pengelolaan destinasi wisata di Pulau Lombok.
Pengaruh Persepsi Kemudahan Penggunaan, Persepsi Manfaat, dan Persepsi Risiko Terhadap Keputusan Penggunaan QRIS untuk Transaksi Pembayaran Pada Mahasiswa Di Solo Raya Harmastuti, Werdiningsih; Hendratmoko, Christiwan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari Persepsi Kemudahan Penggunaan, Persepsi Manfaat, dan Persepsi Risiko terhadap Keputusan Penggunaan QRIS untuk transaksi pembayaran pada mahasiswa di Solo Raya. Kemajuan teknologi informasi di era digital telah menjadikan sistem pembayaran non-tunai (cashless) semakin populer, dengan QRIS menjadi salah satu opsi yang baru muncul di Indonesia. Mahasiswa, sebagai bagian dari generasi digital, merupakan kelompok pengguna yang strategis dengan mobilitas dan kebutuhan transaksi yang tinggi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif , dengan populasi adalah mahasiswa di Solo Raya yang menggunakan QRIS. Sampel yang diambil 100 responden dengan metode purposive sampling. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner, dengan skala pengukuran yaitu skala likert. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dan uji signifikansi parsial (T) dengan alat bantu pengujinya yaitu SPSS 27. Hasil penelitian ini persepsi kemudahan penggunaan  berpengaruh signifikan dengan nilai 0,000 < 0,05, hal ini disebabkan keyakinan mahasiswa bahwa penggunaan QRIS mudah dipelajari, dipahami, dan simpel. Persepsi manfaat berpengaruh signifikan dengan nilai 0,000 < 0,05, hal ini kemungkinan disebabkan keyakinan mahasiswa bahwa QRIS lebih praktis dan efektif dalam bertransaksi. Sedangkan persepsi risiko tidak berpengaruh signifikan dengan nilai 0,104 > 0,05, hal ini diyakini karena mahasiswa percaya bahwa penggunaan QRIS terjamin aman dan wajar di lingkungan mereka
Pengaruh Persepsi Kemudahan, Literasi Keuangan Digital dan Persepsi Risiko Terhadap Keputusan Penggunaan Qris Dalam Transaksi Non Tunai Oleh Generasi Z Di Solo Raya Kartika Dewi, Ida; Hendratmoko, Christiawan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4377

Abstract

Di era digital saat ini, Teknologi Keuangan atau Financial Technology (Fintech) berkembang sangat pesat dan mendorong perubahan perilaku transaksi masyarakat khususnya Generasi Z. Salah satu inovasi dilakukan oleh Indonesia yaitu dengan membuat QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai metode pembayaran non tunai yang praktis dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi kemudahan, literasi keuangan digital, dan persepsi risiko terhadap keputusan penggunaan QRIS dalam transaksi non tunai oleh Generasi Z di Solo Raya. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan melibatkan 90 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan skala likert 5 poin dan dianalisis menggunakan SPSS 26. Penelitian ini menerapkan beberapa uji data yakni uji instrumen data (uji validitas dan uji reabilitas), uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinearitas dan uji heteroskedastisitas), analisis regresi linier berganda dan uji hipotesis (uji t dan koefisien determinasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Persepsi kemudahan dan Literasi keuangan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS sedangkan Persepsi risiko berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap keputusan penggunaan QRIS. Temuan ini mengindikasikan bahwa tingkat penerimaan Generasi Z terhadap QRIS lebih dipengaruhi oleh aspek kemudahan dan kemampuan literasi keuangan digital dibandingkan kekhawatiran terhadap risiko. Temuan tersebut menunjukkan bahwa tingkat penerimaan Generasi Z terhadap QRIS dipengaruhi oleh kemudahan dalam menggunakan teknologi serta kemampuan mereka dalam memahami layanan keuangan digital. Selain itu, penelitian ini juga bisa menjadi dasar bagi pengembang layanan keuangan, pemerintah, serta lembaga terkait dalam menyusun strategi untuk meningkatkan penggunaan transaksi non tunai di Indonesia.
Analisis Tren Pengungkapan Hal Audit Utama Pada Laporan Auditor Perusahaan Tbk Di Indonesia Samsi, Rizkia Nur; Widyasari, Widyasari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4378

Abstract

Penelitian ini menganalisis tren pengungkapan Hal Audit Utama (HAU) pada laporan auditor independen perusahaan publik di Indonesia periode 2022–2024. Sejak diberlakukannya SA 701, pengungkapan HAU menjadi kewajiban bagi perusahaan terbuka untuk meningkatkan transparansi dan nilai komunikatif laporan auditor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis isi terhadap 165 laporan auditor dari 55 perusahaan yang mewakili 11 sektor industri di Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah HAU yang diungkapkan relatif stabil selama periode pengamatan, dengan rata-rata 1,58–1,62 HAU per laporan. Kategori HAU yang paling dominan adalah penurunan nilai aset (goodwill) (24,53%), pendapatan (17,36%), persediaan (13,58%), instrumen keuangan–expected credit loss (13,21%), dan sistem teknologi informasi (6,04%). Analisis perbandingan antar sektor menunjukkan bahwa sektor Financials memiliki rata-rata HAU tertinggi (2,20), diikuti oleh Basic Materials (2,07) dan Infrastructures (2,00), sementara sektor Healthcare menampilkan rata-rata terendah (1,20). Tren ini mengindikasikan bahwa auditor di Indonesia telah mencapai konsistensi dalam menerapkan SA 701, dengan fokus pada area yang memerlukan pertimbangan profesional tinggi dan memiliki risiko material signifikan. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa praktik pengungkapan HAU di Indonesia telah bergerak ke arah transparansi yang lebih matang, sejalan dengan prinsip agency theory dan signaling theory dalam mengurangi asimetri informasi antara manajemen dan pemangku kepentingan.