cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,377 Documents
Dampak Pemasaran E-Commerce terhadap Daya Saing Produk Lokal: Perspektif UMKM di Kota Mataram Kembang, Lale Puspita; Rispawati, Dewi; Maryanti, Sri; Asri, Ni Wayan Adelia Mutiara
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3675

Abstract

Dalam era digitalisasi, e-commerce telah menjadi saluran utama untuk pemasaran produk lokal, namun membawa tantangan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM di Kota Mataram, yang menghadapi persaingan ketat dengan produk impor dan kesenjangan literasi digital. Penelitian ini mengidentifikasi strategi pemasaran e-commerce yang paling efektif, menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi minat beli konsumen dari perspektif pelaku UMKM, serta mengukur dampak adopsi e-commerce terhadap kinerja bisnis. Menggunakan pendekatan mixed-methods, data kuantitatif diperoleh melalui survei kuesioner terhadap 89 pelaku UMKM, sementara wawancara mendalam digunakan untuk memperkaya temuan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang memengaruhi minat beli konsumen adalah kualitas produk (skor 4,6) dan kepercayaan pada penjual (4,5). Strategi pemasaran yang paling efektif mencakup desain kemasan menarik (4,6), promosi media sosial aktif (4,4), dan pelayanan pelanggan responsif (4,3). Selain itu, adopsi e-commerce membawa dampak signifikan, dengan peningkatan volume penjualan rata-rata sebesar 75%, jumlah pelanggan aktif meningkat 77%, dan omzet bulanan mengalami kenaikan sebesar 87%. Penelitian ini menegaskan bahwa e-commerce merupakan katalisator penting dalam meningkatkan daya saing produk lokal UMKM dan memberikan model pemasaran yang relevan untuk pengembangan ekonomi daerah. Temuan ini juga memberikan rekomendasi bagi UMKM untuk memperkuat branding digital dan meningkatkan literasi digital guna menghadapi persaingan global serta memanfaatkan peluang pasar yang lebih luas.
Penerapan Just in Time sebagai Upaya Peningkatan Efisiensi Operasional Manajemen Persediaan Astafira, Safril; Khoiroh, Siti Muhimatul
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3676

Abstract

Utuh Mandiri Food sebagai perusahaan yang bergerak di bidang industri makanan perlu memiliki sistem perencanaan persediaan yang efisien guna menghindari penumpukan bahan baku maupun kekurangan stok yang dapat menghambat produksi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Analisis dilakukan untuk mengevaluasi bagaimana implementasi prinsip JIT dapat meminimalisasi pemborosan, mengurangi biaya penyimpanan, dan meningkatkan responsivitas terhadap permintaan pasar. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa JIT mampu mengurangi jumlah frekuensi pemesanan dibandingkan dengan EOQ dan kebijakan perusahaan. Untuk bahan baku tepung serdadu kuning frekuensi pemesanan per tahunnnya adalah metode konvensional sebanyak 60 kali, EOQ sebanyak 7 kali serta JIT sebanyak 3 kali. Untuk bahan baku tepung terigu hikari biru frekuensi pemesanan per tahunnya adalah metode konvensional sebanyak 60 kali, EOQ sebanyak 3 kali, serta JIT sebanyak 1 kali. Total biaya persediannya untuk bahan baku tepung serdadu kuning mampu diturunkan dengan metode JIT dari Rp10.061.797,5 menjadi Rp1.033.374,7. Dan untuk bahan baku tepung terigu hikari biru mampu diturunkan dari Rp9.944.599,5 menjadi Rp532.571,32. Hal ini menunjukkan bahwa metode JIT mampu untuk melakukan efisiensi operasional dalam manajemen persediaan di CV. Utuh Mandiri Food. Dengan pengadaan bahan baku yang dilakukan secara tepat waktu sesuai kebutuhan produksi, perusahaan dapat menekan biaya penyimpanan dan mengurangi risiko bahan baku kedaluwarsa.
Gender-Inclusive Governance in BMT: The Role of Women in Leadership and Decision-Making Asytuti, Rinda; Afna, Inda Millata; Kamalia, Aini Anjali Putri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3679

Abstract

The role of women in Islamic microfinance institutions, particularly Baitul Maal wat Tamwil (BMT), is a crucial aspect of modern Islamic economic development. Although Islamic principles emphasize justice and equality, women’s representation in BMT leadership and decision-making remains limited, even though they are primary beneficiaries and possess strong social awareness of members’ needs. This study aims to analyze the role and influence of women in BMT governance while identifying gender gaps in the adoption of Islamic finance. It also examines the factors that shape Islamic finance adoption among small and medium enterprises and explores gender-based differences. Using qualitative methods through in-depth interviews and focus group discussions with BMT management and female members, combined with quantitative analysis using a simple logistic model, this research assesses key determinants of women’s decision-making. Fairlie’s decomposition analysis is applied to evaluate gender disparities in the implementation of Islamic financial systems with a sample of 1,358 SMEs. The findings show that women’s involvement in BMT leadership enhances transparency, social empathy, and alignment with maqāṣid al-sharī‘ah. Moreover, gender differences in Islamic finance adoption highlight the need for more inclusive governance strategies to ensure justice and equal participation. The study emphasizes the importance of policies that strengthen women’s roles and contribute to more inclusive, equitable, and sustainable BMT development.
Kontribusi Guru dan Orang Tua dalam Menanamkan Kebiasaan Makan Halal pada Anak Usia Dini Hidayat, Deden; Maskur, Maskur; Budiman, Budiman
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 3 No. 3 (2024): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v3i3.368

Abstract

Anak-anak usia dini perlu diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengonsumsi makanan halal dan sehat. Penelitian yang dilakukan pada siswa TK Al Qur’an Alkayyis Sajira, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, pada Februari 2024, bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi guru dan orang tua dalam mengenalkan serta membiasakan makanan halal, sehat, dan bergizi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara. Data yang dikumpulkan mencakup deskripsi kegiatan siswa serta hasil wawancara dengan guru dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa siswa masih membawa bekal dan jajanan yang tidak memiliki label halal dan tidak sehat. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya makanan halal, sehat, dan bergizi di kalangan siswa. Respons positif dari orang tua terlihat dari perubahan pada bekal yang dibawa siswa, yang kini lebih sehat dan bervariasi, serta jajanan yang sudah berlabel halal dari Kementerian Agama atau MUI. Kontribusi guru dan orang tua dalam membiasakan konsumsi makanan halal dan sehat merupakan langkah nyata untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai hal ini.
Analisis Bibliometrik dalam Pemanfaatan Teknologi Metaverse untuk Menunjang Pekerjaan bagi Penyandang Disabilitas Salim, Brian Sebastian
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 3 No. 2 (2024): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v3i2.3680

Abstract

Metaverse adalah ekosistem virtual menakjubkan yang dianggap sebagai evolusi teknologi dari penggunaan internet. Metaverse memberikan penggunanya kesempatan dan kemampuan untuk berinteraksi satu sama lain dalam dunia virtual. Teknologi metaverse mungkin membuka peluang baru untuk bekerja sama, belajar, dan melakukan pekerjaan, termasuk bagi penyandang disabilitas. Studi ini menganalisis publikasi ilmiah dari tahun 2018 hingga 2024 tentang bagaimana teknologi metaverse, virtual reality (VR), dan augmented reality (AR) dapat membantu orang yang memiliki ketidakmampuan atau disabilitas untuk bekerja. Sebanyak 30 artikel memenuhi kriteria bibliografi, yang diperoleh dari basis data Sinta, Scopus, dan Web of Science. Hasil analisis kinerja menunjukkan tren publikasi terkait metaverse dan pekerja dengan disabilitas meningkat  sejak 2020, dengan publikasi terbanyak pada 2023 (8 artikel), tetapi turun kembali pada 2024. Amerika Serikat dan Tiongkok memberikan kontribusi paling banyak, diikuti oleh Indonesia, yang terkenal karena publikasi nasionalnya. Empat tema utama penelitian ditampilkan oleh peta ilmu pengetahuan: (1) aksesibilitas dan desain inklusif; (2) teknologi metaverse dan realitas virtual; (3) pekerjaan dan pemberdayaan; dan (4) etika dan kebijakan. Kajian empiris tentang dampak metaverse terhadap pekerja disabilitas masih terbatas, meskipun minat penelitian semakin meningkat. Studi ini menggabungkan kemajuan terbaru dengan literatur sebelumnya dan menawarkan rencana penelitian untuk masa depan dalam mengembangkan metaverse yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas mencari pekerjaan.
Peran Pendidikan Techno Preneurship dalam Meningkatkan Kesiapan SDM Menghadapi Pasar Digital Riska Pratiwi Br Hutasuhut; Aldella Makhfiza; Abdurrozzaq Hasibuan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.3681

Abstract

Transformasi digital telah mengubah struktur pasar kerja dan meningkatkan kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, serta mampu memanfaatkan teknologi untuk menciptakan nilai ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pendidikan technopreneurship dalam meningkatkan kesiapan sumber daya manusia menghadapi pasar digital, terutama melalui penguatan literasi digital, keterampilan kewirausahaan, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan pembelajaran sepanjang hayat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui studi literatur, wawancara mendalam, dan observasi terhadap organisasi yang telah menjalankan transformasi digital. Analisis dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi kompetensi utama, strategi pembelajaran, serta faktor pendukung pengembangan sumber daya manusia. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan technopreneurship mampu mengintegrasikan pengetahuan teknologi dan kewirausahaan melalui pembelajaran berbasis proyek, pengembangan prototipe, validasi pasar, pemanfaatan kecerdasan buatan, serta kerja sama antara perguruan tinggi dan industri. Pendekatan tersebut membantu peserta didik memahami masalah nyata, menyusun solusi digital, membangun model bisnis, dan meningkatkan kesiapan memasuki dunia kerja maupun menciptakan lapangan kerja. Keberhasilan implementasinya dipengaruhi oleh kurikulum yang relevan, kompetensi dosen, ketersediaan infrastruktur, kepemimpinan transformasional, program inkubasi, serta dukungan ekosistem inovasi. Dengan demikian, pendidikan technopreneurship merupakan strategi penting untuk membentuk sumber daya manusia yang kompetitif, mandiri, dan responsif terhadap perubahan teknologi, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.
Ekonomi Politik BUMN: Reformasi, Kepemimpinan Negara, dan Peran BUMN dalam Agenda Pembangunan Nasional Febrianti, Gita; Silaban, Krisnawati; Sitanggang, Novita Hotma Uli; Nasution, Armin Rahmansyah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3683

Abstract

Peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di negara-negara berkembang seperti Indonesia kini tengah mengalami penguatan kembali, meskipun tren global seringkali lebih menyukai privatisasi akibat wacana neoliberal. Kebangkitan BUMN ini menandai fungsinya sebagai instrumen strategis pemerintah. BUMN secara historis memang bertindak sebagai "tangan yang terlihat" (visible hand) negara, yang menempatkan mereka pada posisi unik. Mereka tidak hanya dituntut untuk beroperasi secara komersial, tetapi juga dibebani tanggung jawab politik untuk mewujudkan sasaran pembangunan, sehingga BUMN harus menavigasi persimpangan kompleks antara logika pasar dan kepentingan publik. Inisiatif reformasi BUMN yang saat ini bergulir tidak dapat dipandang hanya sebagai perbaikan administratif atau tata kelola untuk mengatasi masalah klasik seperti inefisiensi atau korupsi. Reformasi ini pada dasarnya adalah sebuah gerakan ekonomi politik yang terencana. Faktor kunci proses ini adalah kepemimpinan negara (state leadership), di mana visi dan otoritas politik eksekutif menjadi pendorong utama. Kepemimpinan inilah yang mengorkestrasi seluruh proses transformasi, mulai dari konsolidasi hingga penanaman budaya kerja baru, dengan sasaran akhir untuk menjadikan BUMN sebagai alat yang lebih patuh dan efektif dalam menjalankan visi pemerintah. Atas dasar itu, studi ini akan memusatkan perhatian pada bagaimana BUMN yang telah bertransformasi tersebut digunakan sebagai instrumen utama dalam melaksanakan agenda pembangunan nasional. Penelitian ini akan meneliti keterlibatan BUMN dalam proyek-proyek prioritas, seperti infrastruktur skala besar, program hilirisasi, atau transisi energi. Dengan menerapkan analisis ekonomi politik, studi ini bertujuan untuk mengungkap relasi kekuasaan yang membentuk transformasi tersebut, serta mengidentifikasi konflik inheren yang muncul saat BUMN harus menyeimbangkan perannya sebagai agen pembangunan dan sebagai badan usaha yang ditargetkan untuk profit.
Perkembangan Realisasi Pendapatan Daerah Provinsi Sumatera Utara Tahun 2019 –2023: Tinjauan Desentralisasi dan Kemandirian Fiskal Febrianti, Gita; Silaban, Krisnawati; Sitanggang, Novita Hotma Uli; Lubis, Putri Kemala Dewi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan realisasi pendapatan daerah Provinsi Sumatera Utara selama periode 2019–2023 dengan menempatkannya dalam konteks desentralisasi fiskal dan kemandirian keuangan daerah. Menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis grafis, penelitian ini memanfaatkan data sekunder dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan untuk mengevaluasi tren pendapatan daerah, kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta efektivitas capaian terhadap target anggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa realisasi pendapatan mengalami fluktuasi yang dipengaruhi kondisi ekonomi, terutama dampak pandemi COVID-19 pada 2020 yang menyebabkan penurunan tajam pendapatan daerah akibat melemahnya aktivitas ekonomi. Pada 2021, realisasi pendapatan kembali meningkat dan bahkan melampaui target, mencerminkan keberhasilan adaptasi fiskal, optimalisasi administrasi pemungutan pajak, serta perbaikan tata kelola keuangan daerah. Namun, pada 2023 realisasi kembali mengalami penurunan relatif terhadap target, menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara proyeksi anggaran dan kapasitas pemungutan riil. Kontribusi PAD terhadap total pendapatan daerah berada pada kisaran 18–23%, menandakan tingkat kemandirian fiskal yang masih rendah dan ketergantungan daerah yang cukup besar pada dana transfer pusat. Kondisi ini menunjukkan bahwa potensi PAD belum dimanfaatkan secara optimal, baik karena keterbatasan basis ekonomi maupun keterbatasan kapasitas administrasi fiskal daerah. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan sumber pendapatan lokal, peningkatan akurasi perencanaan anggaran, dan perbaikan tata kelola fiskal untuk mendorong kemandirian daerah serta meningkatkan efektivitas pengelolaan APBD dalam kerangka desentralisasi fiskal.
Pengujian Kerentanan dan Mitigasi Website SIAKAD Fakultas Kedokteran UNESA dengan OWASP ZAP Rofiq, Fauzan Ainur; Mahbubi, Mahbubi; Kalokajaya, Dewangga Alun; Yunus, Andika Faliyastats; Permana, Riski Surya; Taufiq, Ahmad Marwan; Prismana, I Gusti Lanang Putra Eka; Habibi , Mohammad Wildan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3686

Abstract

Keamanan siber merupakan aspek kritis dalam pengelolaan sistem informasi, terutama untuk platform yang menangani data sensitif seperti Sistem Informasi Akademik (SIAKAD). Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi keamanan secara mendalam pada website SIAKAD Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Surabaya dengan memanfaatkan alat OWASP Zed Attack Proxy (ZAP). Metode pengujian diterapkan melalui beberapa tahapan sistematis, dimulai dari pengumpulan informasi awal, dilanjutkan dengan pemindaian kerentanan otomatis, analisis eksploitasi, evaluasi potensi akses ilegal, hingga penyusunan rekomendasi laporan keamanan yang komprehensif. Hasil investigasi mengungkapkan bahwa sistem tersebut mengandung sejumlah kerentanan dengan tingkat risiko yang bervariasi. Secara total, teridentifikasi 21 jenis peringatan, yang diklasifikasikan mulai dari risiko tinggi, sedang, rendah, hingga informasional. Temuan paling kritis bersumber dari komponen JavaScript yang rentan, sementara insiden terbanyak ditemukan pada kerentanan pemanggilan berkas JavaScript lintas domain. Berbagai kelemahan lain yang termasuk dalam kategori OWASP Top 10 juga terdeteksi, seperti kesalahan konfigurasi keamanan, pengungkapan informasi sensitif, mekanisme autentikasi yang lemah, penggunaan komponen usang, serta kurangnya pengelolaan pencatatan dan pemantauan keamanan yang memadai. Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan serangkaian langkah mitigasi strategis, termasuk perbaikan konfigurasi kebijakan keamanan konten, penguatan pengaturan cookie, pembaruan komponen secara berkala, dan penerapan header keamanan yang wajib. Simpulan dari studi ini membuktikan bahwa OWASP ZAP merupakan instrumen yang efektif untuk mengaudit keamanan website sekaligus memberikan peta jalan yang jelas bagi perbaikan dan peningkatan postur keamanan digital suatu institusi.
Refleksi Moral Abbasiyah sebagai Solusi Krisis Etika di Lembaga Pendidikan Modern Kontemporer Laila, Nur; Handayani, Luluk; Sugiyono, Sugiyono; Bahrani, Bahrani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3687

Abstract

Sektor perikanan tangkap merupakan pilar ekonomi penting bagi Kabupaten Rokan Hilir, yang potensinya perlu dianalisis secara mendalam dalam kerangka pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi sektor perikanan tangkap terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Rokan Hilir serta relevansinya dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Metode penelitian yang digunakan adalah digunakan analisis regresi linier berganda dengan teknik OLS menggunakan data sekunder Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) periode 2019-2024. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi linier berganda untuk menguji pengaruh volume dan nilai produksi ikan tangkap terhadap PDRB Kabupaten Rokan Hilir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik secara parsial (Uji t) maupun simultan (Uji F), variabel volume dan nilai produksi tidak berpengaruh signifikan secara statistik terhadap PDRB. Meskipun demikian, nilai Adjusted R-squared yang tinggi sebesar 65,43% bersamaan dengan tidak signifikannya variabel independen mengindikasikan adanya masalah multikolinearitas yang parah dalam model. Implikasinya, model estimasi saat ini belum dapat diandalkan untuk mengukur secara akurat kontribusi sektor perikanan dalam mendukung pencapaian SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Oleh karena itu, direkomendasikan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan memperbaiki spesifikasi model guna mengatasi masalah multikolinearitas sebelum merumuskan kebijakan yang efektif untuk menyelaraskan target pertumbuhan ekonomi dengan pelestarian ekosistem laut (SDG 14).