cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,872 Documents
Pengaruh Biaya Produksi, Biaya Operasional dan Pendapatan terhadap Laba Bersih pada Perusahaan Sektor Food and Beverage BEI Tahun 2018-2022 Diansyah, Agam Rifan; Hairudin, Hairudin; Helmita, Helmita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5488

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh biaya produksi, biaya operasional, dan pendapatan terhadap laba bersih pada perusahaan sub-sektor Food and Beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori, yaitu pendekatan yang bertujuan menjelaskan hubungan kausal antarvariabel melalui pengujian hipotesis secara statistik. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan Food and Beverage yang dipublikasikan oleh BEI selama periode penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan biaya produksi, biaya operasional, dan pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih. Hal ini dibuktikan dengan nilai F hitung sebesar 66,652 yang lebih besar dibandingkan F tabel sebesar 2,84, serta tingkat signifikansi sebesar 0,00 yang lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian, model regresi yang digunakan dinyatakan layak dan mampu menjelaskan hubungan antarvariabel secara signifikan. Secara parsial, biaya produksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih dengan nilai t hitung sebesar 5,367 yang lebih besar dari t tabel 2,028 dan tingkat signifikansi 0,00. Biaya operasional juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih, ditunjukkan oleh nilai t hitung sebesar 2,924 dan signifikansi 0,00. Selain itu, pendapatan merupakan variabel yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap laba bersih dengan nilai t hitung sebesar 6,950 dan tingkat signifikansi 0,00. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa biaya produksi, biaya operasional, dan pendapatan baik secara simultan maupun parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih perusahaan sub-sektor Food and Beverage yang terdaftar di BEI.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Komunikasi Internal dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus pada PT. Tjakrindo Mas Gresik) Sari, Nagit Atika; Ratih, Ida Aju Brahma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5491

Abstract

PT. Tjakrindo Mas Gresik merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri pengolahan kayu yang sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia dalam mendukung kelancaran proses produksi dan pencapaian tujuan perusahaan. Dalam menghadapi persaingan bisnis yang semakin ketat, perusahaan dituntut untuk memiliki kinerja karyawan yang optimal. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai permasalahan yang berkaitan dengan gaya kepemimpinan, komunikasi internal, serta kondisi lingkungan kerja yang diduga memengaruhi tingkat kinerja karyawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menguji pengaruh Gaya Kepemimpinan, Komunikasi Internal, dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan, baik secara parsial maupun simultan, pada PT. Tjakrindo Mas Gresik, khususnya di bagian produksi kayu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif kausal untuk mengkaji hubungan sebab-akibat antarvariabel. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan bagian produksi kayu di PT. Tjakrindo Mas Gresik yang berjumlah 65 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan metode regresi linier berganda, uji t (parsial), dan uji F (simultan). Hasil pengujian menunjukkan bahwa: (1) variabel Gaya Kepemimpinan (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y); (2) variabel Komunikasi Internal (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y); (3) variabel Lingkungan Kerja (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y); serta (4) secara simultan, Gaya Kepemimpinan, Komunikasi Internal, dan Lingkungan Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan di PT. Tjakrindo Mas Gresik.
Konvergensi Mental Accounting dan self-control Terhadap perilaku debt-paradox Mahasiswa Akuntansi Yusuf, Nurul Yusmia; Asri, Wenny Nadya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konvergensi antara mental accounting dan self-control terhadap fenomena debt-paradox pada mahasiswa S1 Akuntansi STIE LPI Makassar, dengan fokus khusus pada penggunaan fitur paylater sebagai substitusi pendapatan. Fenomena debt-paradox menjadi isu krusial di era ekonomi digital ketika individu menggunakan instrumen utang instan untuk menciptakan likuiditas semu guna menutupi keterbatasan dana jangka pendek, namun secara simultan justru mendegradasi stabilitas finansial jangka panjang. Urgensi penelitian ini berpijak pada adanya knowledge-behavior gap; sebuah kesenjangan antara penguasaan literasi keuangan teoretis yang dimiliki oleh mahasiswa akuntansi dengan realitas praktik pengelolaan keuangan pribadi yang cenderung impulsif dan irasional. Metode penelitian yang diterapkan adalah kuantitatif deskriptif melalui teknik purposive sampling terhadap 50 responden yang aktif menggunakan layanan fintech. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan perangkat lunak SPSS untuk menguji interaksi antarvariabel. Hasil penelitian mengungkapkan temuan fundamental: mental accounting berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku debt-paradox, yang mengindikasikan bahwa kesalahan klasifikasi kognitif—di mana mahasiswa menganggap limit utang sebagai "pendapatan tambahan"—menjadi pemicu utama distorsi keuangan. Sebaliknya, self-control berpengaruh negatif dan signifikan, menegaskan bahwa rendahnya regulasi diri bertindak sebagai akselerator bagi perilaku konsumtif. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis pada bidang behavioral finance dengan mengonfirmasi bahwa latar belakang pendidikan akuntansi tidak serta-merta menjadi perisai terhadap bias kognitif. Justifikasi psikologis dalam pengalokasian dana yang tidak tepat, ditambah dengan lemahnya pengendalian diri, menciptakan "badai sempurna" bagi keterjebakan dalam siklus utang digital. 
Flood Disaster and Business Continuity of Micro, Small, and Medium Enterprises in Padang: (Finance, Operational and Marketplace Risk) Septrizarty, Rika; Farlina, Wila; Sari, Meci Nilam; Maliha, Debitha Wise
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5497

Abstract

Bencana banjir yang melanda Kota Padang pada akhir November 2025 menimbulkan dampak signifikan terhadap keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang sebelumnya telah berada dalam kondisi rentan akibat melemahnya daya beli pascapandemi Covid-19. Di tengah keterbatasan penelitian yang membahas keterkaitan antara bencana alam dan ketahanan UMKM, studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak banjir terhadap kelangsungan usaha serta strategi adaptasi yang dilakukan pelaku UMKM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur, wawancara mendalam, dan observasi lapangan untuk menggambarkan tingkat kerentanan, dampak operasional, serta respons UMKM terhadap gangguan yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak banjir tidak hanya dirasakan oleh UMKM di sekitar pusat bencana, tetapi juga oleh pelaku usaha secara luas akibat rusaknya infrastruktur publik, terputusnya akses jalan, dan terganggunya pasokan air bersih dari PDAM, yang menyebabkan terhambatnya rantai pasok dan aktivitas produksi. UMKM yang berada di lokasi terdampak langsung bahkan mengalami kerugian besar hingga penutupan permanen akibat kerusakan atau hilangnya tempat usaha. Sementara itu, UMKM di wilayah terdampak tidak langsung harus menghentikan operasional sementara hingga kondisi kembali normal. Kerentanan UMKM semakin tinggi pada usaha yang tidak memiliki dana darurat dan memiliki margin keuntungan yang kecil. Di sisi lain, pemanfaatan digital marketing dan penjualan daring terbukti membantu mempertahankan aktivitas usaha ketika toko fisik tidak dapat beroperasi. Temuan ini menegaskan pentingnya perancangan strategi mitigasi bencana yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dan akademisi, khususnya melalui dukungan pembiayaan, perbaikan infrastruktur, serta penguatan manajemen risiko berbasis keberlanjutan.
Time Management dan Emotional Resilience terhadap Digital Burnout Generasi Z Pengguna TikTok Hapsari, Yuanka Siwi Pramudya; Rini, Amanda Pasca; Ariyanto, Eko April
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara time management dan emotional resilience dengan digital burnout pada Generasi Z pengguna media sosial TikTok. Generasi Z merupakan kelompok usia yang tumbuh dan berkembang seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi digital, sehingga memiliki intensitas penggunaan media sosial yang tinggi. TikTok sebagai salah satu platform media sosial paling populer menawarkan konten video singkat dengan algoritma personalisasi yang mendorong keterlibatan pengguna secara berkelanjutan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kelelahan psikologis yang dikenal sebagai digital burnout, yang ditandai dengan kelelahan emosional, kognitif, serta penurunan motivasi akibat paparan digital yang berlebihan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 205 responden Generasi Z berusia 18–27 tahun yang merupakan pengguna aktif TikTok, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa skala digital burnout, skala time management, dan skala emotional resilience yang disusun dalam bentuk skala Likert serta telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda setelah memenuhi uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa time management dan emotional resilience secara simultan memiliki hubungan negatif dan signifikan dengan digital burnout. Secara parsial, kedua variabel independen juga berhubungan negatif signifikan dengan digital burnout, dengan emotional resilience memberikan kontribusi yang lebih dominan dibandingkan time management. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan mengelola waktu secara efektif serta ketahanan emosional yang baik berperan sebagai faktor protektif dalam mengurangi risiko digital burnout pada Generasi Z pengguna TikTok.
Pengaruh Karakteristik Individu Dan Spiritual Leadership Terhadap Kinerja Karyawan Suardana, I Gede Putu; Melania, Melania; Asruni, Asruni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5502

Abstract

Persaingan global yang semakin kompetitif menuntut perusahaan untuk memiliki sumber daya manusia yang unggul dan berkinerja tinggi. Kinerja karyawan menjadi faktor kunci keberhasilan organisasi dan dipengaruhi oleh berbagai aspek, di antaranya karakteristik individu serta gaya kepemimpinan yang diterapkan, khususnya spiritual leadership. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik individu dan spiritual leadership terhadap kinerja karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan sebagai responden penelitian dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik individu berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, spiritual leadership juga terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan karakteristik individu karyawan serta penerapan kepemimpinan berbasis nilai-nilai spiritual merupakan strategi penting dalam meningkatkan kinerja karyawan secara optimal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis bagi pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia serta menjadi bahan pertimbangan praktis bagi pimpinan organisasi dalam merumuskan kebijakan pengelolaan sumber daya manusia yang efektif.
Degradasi Tradisi Budaya Tarian Balatindak (Studi Penelitian Di Desa Monsongan) Jufri, Fahmia; Latare, Sainudin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis degradasi tradisi budaya Tarian Balatindak di Desa Monsongan, Kecamatan Banggai Tengah, Kabupaten Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah. Tarian Balatindak merupakan tarian tradisional suku Banggai yang memiliki nilai historis, simbolik, dan sosial sebagai warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun sejak masa Kerajaan Banggai. Namun, seiring dengan perkembangan zaman dan pengaruh globalisasi, eksistensi tarian ini mengalami penurunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih secara purposive sampling yang meliputi tokoh adat, aparat desa, tokoh masyarakat, dan pemuda setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa degradasi Tarian Balatindak ditandai dengan menurunnya minat generasi muda, berkurangnya frekuensi pementasan, serta pergeseran nilai budaya akibat masuknya budaya modern. Faktor-faktor yang memengaruhi degradasi tersebut antara lain perubahan social dan perkembangan zaman, arus globalisasi dan modernisasi, lemahnya regenerasi pelaku seni, serta kurangnya upaya pelestarian yang berkelanjutan dari masyarakat dan pemerintah kurangya Upaya dari pemerintah dapat di lihat dari tidak adanya program pemerintah yang bertujuan untuk melestarikan budaya Tarian Balatindak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa degradasi tradisi Tarian Balatindak merupakan dampak dari perubahan sosial yang tidak diimbangi dengan strategi pelestarian budaya lokal. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif masyarakat, tokoh adat, dan pemerintah dalam menjaga dan melestarikan Tarian Balatindak agar tetap bertahan sebagai identitas budaya suku Banggai.
Peran Influencer Terhadap Niat Pembelian Produk Fashion Gen Z Melalui Perbandingan Sosial, FOMO, dan Materialisme Putri, Stevani Tri Wahyu; Rahayuningtyas, Tri Esti; Negara, Wana Pramudyawardana Kusuma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5506

Abstract

The development of social media has enhanced the role of influencers in shaping consumer behavior, particularly among Gen Z. Influencers act not only as sources of information but also as role models who encourage imitative behavior, social comparison, fear of missing out (FOMO), and materialism, which ultimately influence fashion purchase intention. This study aims to analyze the effect of influencer imitation on fashion purchase intention through social comparison, FOMO, and materialism among Gen Z in East Java. This research employs a quantitative approach using a survey method. Data were collected through an online questionnaire using a Likert scale and involved 248 Gen Z respondents residing in East Java who follow influencers on social media and actively use e-commerce platforms. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling (SEM) with the Partial Least Squares (PLS) approach through SmartPLS version 4.0. The results indicate that influencer imitation has a positive and significant effect on social comparison, FOMO, and materialism. Furthermore, social comparison and FOMO are proven to have a positive and significant effect on fashion purchase intention. Materialism also shows a positive and significant effect on purchase intention, although its contribution is relatively smaller than that of FOMO. These findings demonstrate that the influence of influencers on purchase intention is not only direct but also strengthened through psychological and social mechanisms. This study is expected to contribute theoretically to consumer behavior literature and provide practical considerations for fashion industry practitioners and marketers in designing more effective marketing strategies targeting Gen Z.
Analisis Faktor-Faktor Kebertahanan Pengusaha Coffee Shop di Banda Aceh Karena Dampak Bencana Hidrometeorologi Ridha, Ainul; Maulida , Zenitha; Astuti, Intan Novia; Nurbismi, Nurbismi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5507

Abstract

Minum Kopi adalah sebuah tradisi yang cukup kuat bagi masyarakat Aceh Khususnya Banda Aceh. Warung kopi menjadi roda penggerak ekonomi lokal dan membuka lapangan pekerjaan. Di Banda Aceh sendiri yang telah dikenal dengan julukan “seribu satu warung kopi”, hal ini dikarenakan jumlah warung kopi bertebaran dimana-mana. Banda Aceh sendiri memiliki setidaknya ratusan warung kopi mulai yang tradisional hingga modern. Terdata pada tahun 2025 sebanyak 854 coffee shop yang berada dalam kawasan Banda Aceh. Perkembangan coffee shop ini cukup siginifikan, tahun 2024 jumlah coffee shop hanya 568, artinya di tahun 2025 mengalami jumlah kenaikan cukup banyak. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kebertahanan pengusaha coffe shop karena dampak bencana hidrometeorologi di Banda Aceh dengan menjadikan 50 pengusaha coffee shop sebagai sampel. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat dua faktor utama yang mempengaruhi kebertahanan pengusaha coffee shop di Banda Aceh karena dampak bencana hidrometeorologi, faktor pertama adalah faktor internal yaitu ketersediaan modal usaha, lokasi usaha dan pendapatan usaha dan kedua adalah faktor eksternal yaitu keberadaan pesaing, harga bahan pokok dan daya beli masyarakat. Dari faktor internal yang paling dominan adalah faktor pendapatan usaha. faktor eksternal yang paling dominan adalah daya beli masyarakat. Kedua faktor yang paling dominan ini adalah faktor yang mempunyai pengaruh cukup besar terhadap kebertahanan para pengusaha coffee shop di Banda Aceh.
Analisis Strategi Lean Accounting Dalam Meningkatkan Daya Saing Umkm Di Era Digital Kecamatan Sirimau Ambon sososutiksno, Christina; KURNIAWAN , RIFKI; Bernadus, Theovilia L; TALAHATU, STYVEN; ABDILLAH, IBNU
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5510

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pengaruh penerapan strategi Lean Accounting terhadap peningkatan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya yang berlokasi di wilayah Kecamatan Sirimau. Di tengah era disrupsi ekonomi, UMKM dituntut untuk meminimalisir pemborosan dan mengoptimalkan nilai tambah melalui efisiensi proses akuntansi. Selain menguji pengaruh langsung, penelitian ini juga meninjau peran pemanfaatan teknologi digital sebagai variabel moderasi yang diduga mampu memperkuat efektivitas strategi tersebut dalam menghadapi dinamika pasar yang kompetitif, baik di tingkat lokal maupun regional.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner terstruktur yang disebarkan kepada pemilik atau pengelola UMKM di wilayah terkait. Data yang terkumpul kemudian diolah menggunakan teknik Moderated Regression Analysis (MRA) untuk menguji hipotesis mengenai interaksi antar variabel. Fokus utama kajian ini adalah untuk membedah apakah adopsi teknologi digital pada UMKM di Kecamatan Sirimau berfungsi sebagai pendorong mandiri bagi daya saing atau bertindak sebagai akselerator yang memperkuat strategi efisiensi berbasis Lean secara signifikan.Hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris bagi para pelaku UMKM di Kecamatan Sirimau dalam menentukan prioritas investasi teknologi yang tepat guna memperkuat strategi bisnis mereka. Selain itu, temuan ini diproyeksikan menjadi referensi strategis bagi pembuat kebijakan setempat dalam merumuskan program bantuan dan pelatihan yang mendorong transformasi digital secara lebih terarah bagi sektor usaha kecil dan menengah guna mencapai keberlanjutan bisnis jangka panjang.