cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,377 Documents
Pengaruh Kualitas Layanan Digital Terhadap Loyalitas Pelanggan Di Aplikasi Shopee Pada Kota Kendari Perkasa, Prayoga Oksa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara lebih mendalam pengaruh kualitas layanan digital terhadap loyalitas pelanggan pada aplikasi Shopee di Kota Kendari. Dalam era bisnis digital yang semakin kompetitif, kualitas layanan yang baik merupakan salah satu faktor utama yang sangat memengaruhi keputusan pelanggan untuk tetap menggunakan suatu platform. Kualitas layanan digital mencakup berbagai aspek seperti kemudahan penggunaan aplikasi, kecepatan respon layanan pelanggan, keamanan transaksi, serta keandalan sistem dalam memproses pesanan. Ketika layanan digital suatu platform mampu memenuhi harapan pengguna, maka tingkat kepuasan mereka akan meningkat dan berpotensi mendorong terbentuknya loyalitas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Populasi penelitian mencakup pengguna aktif aplikasi Shopee di Kota Kendari, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang dipilih untuk mewakili karakteristik pengguna. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner berbasis Google Form yang kemudian dianalisis dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25 untuk memperoleh hasil yang lebih akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan digital memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan pada aplikasi Shopee di Kota Kendari. Artinya, semakin tinggi kualitas layanan digital yang dirasakan oleh pengguna, maka semakin besar kemungkinan mereka untuk tetap setia dan terus menggunakan aplikasi Shopee dalam melakukan transaksi. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan digital bagi perusahaan untuk mempertahankan pelanggan di tengah persaingan pasar e-commerce yang terus berkembang.
Efektivitas Penegakan Hukum Administrasi Lingkungan dalam Perlindungan Hak Masyarakat atas Lingkungan Hidup yang Baik dan Sehat di Indonesia Joseph William; Wilma Silalahi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.3961

Abstract

Penegakan hukum administrasi lingkungan merupakan instrumen penting untuk mewujudkan perlindungan lingkungan hidup sekaligus memenuhi hak masyarakat atas lingkungan hidup yang baik dan sehat sebagaimana dijamin dalam Pasal 28H ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penerapan instrumen hukum administrasi lingkungan, khususnya persetujuan lingkungan, pengawasan, dan sanksi administratif, serta implikasinya terhadap perlindungan hak masyarakat. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan penelaahan bahan hukum sekunder yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen administrasi lingkungan secara normatif memiliki fungsi preventif dan represif yang kuat, tetapi implementasinya belum optimal. Hambatan utama meliputi lemahnya tata kelola perizinan, kualitas AMDAL yang sering bersifat formalitas, keterbatasan kapasitas dan anggaran pengawasan, kurangnya transparansi informasi, ketidaksinkronan kewenangan pemerintah pusat dan daerah, serta pengaruh kepentingan ekonomi dan politik. Sanksi administratif yang seharusnya dapat diterapkan secara cepat juga belum digunakan secara konsisten, sehingga memunculkan moral hazard dan meningkatkan risiko pencemaran. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap akses masyarakat atas informasi, partisipasi, keadilan lingkungan, kesehatan, dan kualitas hidup. Oleh karena itu, diperlukan penguatan transparansi persetujuan lingkungan, peningkatan kompetensi pengawas, integrasi sistem informasi, perluasan partisipasi publik, serta penerapan sanksi administratif secara tegas dan konsisten untuk mewujudkan keadilan ekologis dan keberlanjutan lingkungan.
Western Architectural Aesthetics’ Impact on Purchase Intent, Satisfaction, and Recommendations in Indonesia Basmantra, Ida Nyoman; Wijaya, Rayhan; Mimaki, Caren Angellina
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3962

Abstract

Tourism growth in Indonesia has driven the rapid emergence of restaurants and cafes adopting Western architectural styles, causing a shift in consumer lifestyles, expectations, and overall dining experiences. This study aims to examine the effect of Western-style architectural design on Indonesian consumers' willingness to purchase, satisfaction, and willingness to recommend. Referring to the Stimulus-Organism-Response (S-O-R) Model and the Theory of Planned Behavior, this study positions perceived quality as a mediating variable, with social media marketing and accessibility as moderating variables. Data collection was conducted through a survey of 454 consumers spread across several major provinces in Indonesia. Data analysis used partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) to examine the relationships between variables in the research model. The results show that Western-style architectural design has a significant influence on Indonesian consumers' responses, both directly and through the mediation of perceived quality. Although social media marketing was not proven to have a moderating effect, accessibility showed a negative moderating effect on the relationship between perceived quality and consumer behavior, including satisfaction, purchase intention, and recommendations. These findings confirm that architectural elements are not merely aesthetic aspects, but also strategic elements in shaping consumer perceptions and decisions. Theoretically, this research enriches understanding of the role of design in consumer behavior, while practically providing insights for hospitality and service industry players in designing spaces that are not only visually appealing but also support overall service quality
Rancang Bangun Sistem Manajemen Kelas Berbasis Web untuk Mendukung Kegiatan Pembelajaran Digital Sari, Ika Desy Pramita; Novitasari, Fadila; Nanda, Cakrawala Mega; Alfado, Nova Septian; Septiyanti, Nisa Dwi; Wibawa, Ramadhan Cakra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3963

Abstract

Transformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut tersedianya sistem pembelajaran yang terintegrasi dan mudah diakses, terutama pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang memiliki aktivitas akademik kompleks. Banyak sekolah masih mengelola materi, tugas, dan absensi melalui berbagai platform terpisah, sehingga menyebabkan fragmentasi alur pembelajaran, tingginya risiko miskomunikasi, serta meningkatnya beban administratif guru. Penelitian ini bertujuan merancang, membangun, dan menguji Website Manajemen Kelas berbasis web yang mengintegrasikan modul pengelolaan kelas, distribusi materi, pengumpulan tugas/kuis, serta pencatatan absensi dalam satu platform terpadu. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model Waterfall, melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, pengembangan, pengujian, dan implementasi terbatas. Pengujian dilakukan menggunakan User Acceptance Testing (UAT) yang melibatkan siswa dan guru SMK Dharma Bahari Surabaya. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem diterima dengan sangat baik oleh pengguna, dengan tingkat kesetujuan di atas 80% pada aspek kemudahan penggunaan, fungsionalitas, tampilan antarmuka, stabilitas, dan manfaat pembelajaran. Siswa menilai fitur materi dan tugas membantu meningkatkan keteraturan informasi belajar, sedangkan guru menilai integrasi presensi, materi, dan tugas mampu mengurangi pekerjaan administratif serta memperjelas alur pengelolaan kelas. Meskipun ditemukan kebutuhan penyempurnaan pada navigasi dan stabilitas sistem, Website Manajemen Kelas terbukti layak digunakan sebagai media pendukung digitalisasi pembelajaran di SMK. Sistem ini memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut guna memenuhi kebutuhan kelas digital yang lebih komprehensif dan adaptif.
The Effect of Basic Fire Fighting Training and Instructor Experience on the Work Skills of Employees in the Fire Department of SKK Migas ENI Jakarta Siahaan, Leonard; Due, Laurensius Reinald Diansilves; Putranto, Diyan; Milawati, Milawati; Togubu, Runi Yulianti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3964

Abstract

A healthy and safe working environment is an important factor for every company. Workplaces with a lot of equipment connected to electrical outlets and the use of chemicals and gases make the risk of fire in the workplace much greater than in other places. Fires in the workplace can cause significant losses, including injuries, property damage, and even loss of life. Therefore, it is important to understand the potential dangers of fire, take preventive measures, and know how to respond to emergency situations. The purpose of this study was to determine the effect of basic firefighting training and instructor experience on the work skills of SKK Migas ENI employees in Jakarta. The research method used was a survey method. The analysis method used multiple linear regression analysis. The regression equation resulting from this study is Y = 11.386+0.216 X1+0.202 X2 + є. The coefficient of determination (R2) value is 0.426 (42.6%). The hypothesis test produced a calculated F value of 25.460 > Ftable 2.70. The results of the hypothesis test concluded that basic firefighting training and instructor experience partially and simultaneously had a positive and significant effect on the work skills of SKK Migas ENI employees in Jakarta.
Integration of Logistics Concepts in Introductory Accounting I Learning to Improve Student’s Understanding of Costs and Inventory Due, Laurensius Reinald Diansilves; Siahaan, Leonard; Putranto, Diyan; Milawati, Milawati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3966

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of integrating logistics concepts into the Introduction to Accounting I course to improve students' understanding of cost and inventory concepts. This integration is considered important because logistics activities such as procurement, storage, and distribution contribute directly to the cost structure in accounting. However, in practice, students' understanding of logistics costs is often limited because basic accounting material tends to be delivered in a theoretical manner and is not connected to real industrial contexts. This study uses a descriptive quantitative method supported by qualitative data obtained through interviews and classroom observations. The research instruments include a concept comprehension test and a student perception questionnaire that were tested for validity and reliability. Simple regression analysis was used to examine the effect of integrating logistics concepts on student comprehension. The results indicate that integrating logistics concepts into the Introduction to Accounting I course significantly improves students’ understanding of costs and inventory. Regression analysis shows a positive and significant relationship between the integration of logistics concepts and increased student understanding, as indicated by a significance value of less than 0.05. Students became more capable of identifying storage, ordering, and transportation costs and understanding their relationship with accounting records. In addition, the study found several supporting factors, including lecturer readiness, case study-based learning media, availability of literature, and high student motivation. Overall, this integrative approach has proven effective in strengthening cost literacy and increasing the relevance of accounting learning to logistics practices.
Menavigasi Empat Pasar Pelayaran Melalui Analisis Peran Strategis dalam Industri Maritim Modern N., Nirmalasari; Mokodompit, Eliyanti Agus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3967

Abstract

Industri pelayaran global berperan vital dalam mendukung perdagangan internasional dan rantai pasok dunia, dengan lebih dari 80–90% volume barang diperdagangkan melalui laut. Dinamika industri ini sangat ditentukan oleh interaksi empat pasar utama pasar angkutan (freight market), pasar kapal baru (newbuilding market), pasar kapal bekas (sale and purchase market), dan pasar pembongkaran (demolition market). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dan keterkaitan antar pasar tersebut melalui pendekatan systematic literature review terhadap berbagai jurnal internasional terindeks Scopus. Hasil kajian menunjukkan bahwa pasar angkutan dan pasar jual-beli kapal merupakan sektor paling dinamis dengan volatilitas tinggi, sementara pasar kapal baru dan pembongkaran berfungsi sebagai penyeimbang kapasitas global. Faktor eksternal seperti guncangan ekonomi makro, pandemi, dan kebijakan lingkungan berpengaruh signifikan terhadap siklus industri pelayaran. Respons industri mencakup digitalisasi rantai pasok, inovasi teknologi, serta penerapan kebijakan hijau untuk menjaga daya saing dan keberlanjutan. Secara keseluruhan, pemahaman komprehensif atas dinamika empat pasar pengiriman menjadi kunci bagi pengambilan keputusan strategis, mitigasi risiko, dan perumusan kebijakan maritim yang adaptif di era globalisasi dan transisi energi.
Analisis Dampak Sistem Pembayaran Tunai terhadap Kepuasan Konsumen di SPBU Mart Sumber Surakarta Hanim, Jasmin Fara; Syihabuddin, Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3969

Abstract

Transformasi layanan ritel terintegrasi di SPBU menuntut sistem pembayaran yang mampu menjaga kecepatan, ketepatan, dan kualitas pengalaman konsumen. Meskipun pembayaran digital semakin populer, pembayaran tunai tetap menjadi pilihan mayoritas konsumen pada transaksi bernilai kecil, termasuk di SPBU Mart Sumber Surakarta. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam bagaimana pembayaran tunai memengaruhi kepuasan konsumen serta mengidentifikasi aspek layanan yang paling menentukan dalam proses transaksi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi untuk mengungkap makna, persepsi, dan pengalaman subjektif konsumen yang secara aktif menggunakan pembayaran tunai. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan konsumen dan karyawan, observasi proses transaksi pada jam sibuk dan non-sibuk, serta dokumentasi pendukung. Analisis dilakukan menggunakan interpretive phenomenological analysis melalui tahap pengkodean, identifikasi tema, dan interpretasi makna pengalaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembayaran tunai memberikan pengalaman layanan yang dinilai stabil, cepat, dan mudah dipahami oleh konsumen. Lima dimensi SERVQUAL reliability, responsiveness, assurance, empathy, dan tangibles muncul kuat dalam evaluasi konsumen terhadap layanan kasir. Konsumen menilai ketepatan uang kembalian, kecepatan respons kasir, serta kejelasan komunikasi sebagai faktor krusial yang membentuk kepuasan. Di sisi lain, antrean pada jam sibuk menjadi kendala utama yang menurunkan kenyamanan. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa pembayaran tunai tetap relevan dalam konteks ritel cepat karena menawarkan kesederhanaan dan minim hambatan teknologi. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan teori sistem pembayaran di sektor ritel energi terintegrasi sekaligus menawarkan rekomendasi praktis bagi manajemen SPBU dalam meningkatkan kualitas layanan.
Model Pengelolaan Simpan Pinjam di Koperasi Pegawai Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Indriani, Indriani; Atje, Reliyani; Setiawan , Wawan Lulus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 1 (2025): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i1.397

Abstract

Koperasi Pegawai Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat telah beroperasi sejak 1988 dan memainkan peran penting dalam menyediakan akses keuangan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi model pengelolaan koperasi simpan pinjam yang diterapkan di koperasi tersebut, yang melibatkan prosedur pengelolaan yang terstruktur, termasuk mekanisme simpan pinjam, pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU), dan penerapan prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, serta demokrasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang meliputi observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi ini telah berhasil mengelola kegiatan simpan pinjam dengan baik, meskipun menghadapi tantangan berupa penurunan jumlah anggota. Prosedur pinjaman yang jelas dan ketat, serta pengawasan yang transparan, menjamin keberlangsungan koperasi dan meminimalkan risiko. Pembagian SHU yang adil dan merata memberikan manfaat langsung kepada anggota, sementara sistem pembayaran melalui pemotongan gaji memudahkan administrasi. Secara keseluruhan, pengelolaan koperasi ini berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan anggotanya dan memperkuat solidaritas antar anggota, sekaligus mendukung pembangunan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
Evaluasi Pengawasan Peredaran Rokok Ilegal oleh Seksi Penindakan dan Penyidikan KPPBC Malang.: Indonesia Salsabila, Nadiyah Putri; Irianto, Gugus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3970

Abstract

The circulation of illegal cigarettes remains a serious problem that harms state revenue, creates unfair business competition, and weakens excise law enforcement. This study aims to evaluate the effectiveness of monitoring illegal cigarette circulation conducted by the Enforcement and Investigation Division of the Malang Customs and Excise Office based on the Director General of Customs and Excise Regulation Number PER-8/BC/2024 concerning Intelligence and Monitoring Procedures. A descriptive qualitative approach was employed through field observations, interviews with intelligence and enforcement officers, and analysis of institutional documentation. Results indicate that the monitoring system has been implemented systematically through six stages: intelligence planning, data collection, assessment, analysis, information distribution, and continuous evaluation and updating of data. Operational strategies include patrol activities, market operations, whistleblower utilization, e-monitoring systems, and the “Gempur Rokok Ilegal” campaign. Notable achievement was recorded during January–July 2025, with the seizure of approximately 3.2 million illegal cigarette sticks, preventing potential state revenue losses exceeding Rp1 billion. However, supervision still encounters several obstacles, including limited human resources, insufficient surveillance technology, extensive territorial coverage, incomplete inter-agency coordination, and low public law awareness. To address these challenges, KPPBC Malang has strengthened cross-sector collaboration, adopted intelligence-based monitoring supported by data analytics, intensified community education programs, and optimized Tobacco Excise Revenue Sharing Funds (DBHCHT) to enhance operational capacity. Overall, the monitoring efforts are considered effective but require continuous improvement and technological integration to achieve sustained and comprehensive control of illegal cigarette distribution.