cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,377 Documents
Pengukuran Usability Spotify Desktop App Menggunakan Metode System Usability Scale (SUS) Kamilla, Adinda Cahya; Parhusip, Jadiaman
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4237

Abstract

Kualitas pengalaman pengguna (User Experience) dan keandalan fungsional merupakan parameter krusial yang menentukan retensi pengguna aplikasi digital di tengah persaingan industri kreatif yang semakin kompetitif. Meskipun Spotify saat ini mendominasi pasar layanan streaming musik global, sebagian besar penelitian terdahulu hanya memusatkan evaluasi pada aplikasi versi seluler. Kondisi ini menciptakan kesenjangan analisis yang signifikan pada versi desktop, padahal platform ini menuntut interaksi yang lebih kompleks menggunakan tetikus dan papan ketik. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kekosongan tersebut dengan mengukur tingkat usability Spotify Desktop App serta memvalidasi stabilitas fungsionalnya. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif yang mengintegrasikan instrumen System Usability Scale (SUS) untuk mengukur persepsi subjektif dan metode Black Box Testing untuk memverifikasi validitas teknis fitur esensial seperti login, pencarian, dan pemutaran lagu. Data empiris dikumpulkan dari 56 responden pengguna aktif yang dijaring melalui kuesioner daring dengan mekanisme penyaringan ketat. Hasil pengujian Black Box menunjukkan status valid pada seluruh skenario, mengonfirmasi bahwa aplikasi berjalan stabil tanpa error kritis. Selanjutnya, analisis data SUS menghasilkan skor akhir 81,38, yang melampaui ambang batas rata-rata industri. Berdasarkan standar interpretasi, skor ini diklasifikasikan ke dalam kategori Acceptable dengan predikat Excellent dan setara dengan Grade A. Penelitian ini menyimpulkan bahwa antarmuka Spotify Desktop sangat intuitif dan memiliki tingkat learnability tinggi. Temuan ini merekomendasikan agar pengembang mempertahankan konsistensi sinkronisasi antar-perangkat untuk menjaga loyalitas pengguna.
Analisis Peran Sistem Pengendalian Internal dalam Meminimalkan Piutang Tak Tertagih: Studi Kasus pada PT Wijaya Karya Beton, Tbk Ba’aka, Eunike Brigita; Tandipayung, Deby; Roreng, Petrus Peleng; Mongan, Frischa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan sistem pengendalian internal dalam pengelolaan piutang di PT Wijaya Karya Beton, Tbk Makassar.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus deskriptif untuk mengkaji secara mendalam peran sistem pengendalian internal dalam meminimalkan piutang tak tertagih pada PT Wijaya Karya Beton, Tbk Makassar. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan kunci, yaitu staff akuntansi, serta pihak-pihak yang terlibat langsung dalam proses pengelolaan piutang di PT Wijaya Karya Beton, Tbk Makassar sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap laporan keuangan, kebijakan kredit, dan dokumen terkait lainnya yang relevan dengan sistem pengendalian internal piutang perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan sistem pengendalian internal dalam pengelolaan piutang di PT Wijaya Karya Beton, Tbk Makassar telah berjalan dengan cukup baik. Prosedur pengendalian internal yang meliputi lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi dan aktivitas pemantauan serta prosedur-prosedur mulai dari transaksi, pencatatan sampai pelaporan sudah diterapkan secara terstruktur dan konsisten sesuai dengan kebijakan perusahaan. Namun, terdapat beberapa kendala pada komponen aktivitas pengendalian, khususnya dalam penerapan prosedur penanganan piutang usaha dan kekeliruan dalam penerapan verifikasi pelanggan yang baik dan tidak baik dalam hal kategori penilaian pelanggan oleh PIC collecting yang belum optimal.
Analisis Tingkat Kerusakan Perkerasan Jalan Berdasarkan Metode Bina Marga dan PCI (Studi Kasus: Ruas Jalan Kaligawe Raya, Kecamatan Genuk, Kota Semarang) Hadi, Suprapto; Widyastuti, Nur Rachmi; Khoirunni’mah, Annissa; Aminuddin, Irfan; Almunawar, Dani Agil Asyari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4239

Abstract

Jalan Kaligawe Raya di Kota Semarang merupakan salah satu jalur strategis yang memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Namun, kondisi fisik ruas jalan ini menunjukkan berbagai bentuk kerusakan yang cukup signifikan, sehingga dikhawatirkan dapat menghambat kelancaran arus transportasi dan menurunkan tingkat kenyamanan pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kondisi permukaan Jalan Kaligawe Raya dengan mengintegrasikan Metode Bina Marga dan Metode Pavement Condition Index (PCI). Metode Bina Marga digunakan untuk melakukan penilaian visual berdasarkan jenis, tingkat, dan penyebaran kerusakan, seperti retak, lubang, dan penurunan permukaan. Sementara itu, Metode PCI memberikan penilaian kuantitatif yang lebih terukur melalui penghitungan skor kondisi pada tiap segmen jalan, sehingga mampu menggambarkan tingkat kelayakan struktural secara lebih detail. Hasil survei lapangan menunjukkan bahwa sebagian segmen jalan berada pada kategori rusak sedang hingga rusak berat, dengan kerusakan yang tersebar secara tidak merata pada beberapa titik kritis. Temuan ini mengindikasikan perlunya upaya pemeliharaan rutin untuk mengatasi kerusakan ringan serta pemeliharaan berkala atau rehabilitasi pada segmen yang mengalami kerusakan lebih parah. Kombinasi kedua metode analisis memberikan gambaran komprehensif mengenai tingkat kerusakan dan kebutuhan penanganan. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar dalam menentukan prioritas perbaikan serta membantu pemerintah daerah dalam perencanaan program pemeliharaan guna menjaga kualitas, keamanan, dan fungsi Jalan Kaligawe Raya secara berkelanjutan.
Child Protection in International Law: Synergy between CRC, Humanitarian Law, and Human Rights Dahlial, Fauzi; Maulana, Ramza Fatria; Yunarti, Sri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 1 (2025): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i1.424

Abstract

This study examines child protection from the perspective of international law, focusing on the synergy between three principal instruments: the Convention on the Rights of the Child (CRC), International Humanitarian Law (IHL), and Human Rights (HR). Although each framework has distinct characteristics, they complement one another in ensuring the fulfillment and protection of children's rights, both in times of peace and during armed conflict. The CRC provides a comprehensive normative framework emphasizing the best interests of the child, whereas IHL specifically regulates the protection of children in the context of armed conflict, including the prohibition of child soldier recruitment and the safeguarding of education and safety rights. Meanwhile, human rights law serves as a universal foundation whose guarantees cannot be suspended, even in states of emergency. This research employs a normative-juridical method combined with a qualitative approach to examine the interrelation among these three legal systems and the challenges in their implementation. The analysis reveals that the main issues stem from the gap between international norms and their enforcement at the national level, including jurisdictional conflicts, weak law enforcement, and the lack of harmonization with domestic legislation. To address these challenges, integrative strategies are needed, including regulatory harmonization, capacity-building for state officials, strengthening cross-sectoral cooperation, and enhancing the role of civil society in monitoring mechanisms.
Transformation of Islamic Education at Ma'had Aly Situbondo as a Producer of Scholars Experts in Usul Fiqh (1990-2045) Abdurahman, Abdurahman
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4241

Abstract

This study examines the evolution of Ma'had Aly Situbondo and its alignment with Indonesia’s Vision 2045, emphasizing the institution’s potential contribution to globally competitive Islamic higher education. The main objective of this research is to demonstrate that the educational approach implemented at Ma'had Aly is capable of engaging with international academic standards, while also identifying strategic transformations undertaken to shape future-oriented learning envisioned for 2045. Using a qualitative framework with a taxonomic design, the study collected data through non-participant triangulation to ensure depth, validity, and contextual accuracy. Data analysis employed descriptive qualitative procedures to capture historical trajectories, contemporary developments, and projected directions of institutional change. The findings indicate that Ma'had Aly Situbondo has experienced significant transformation, particularly in curriculum renewal, enhancement of scholarly productivity, and the strengthening of scientific traditions within Islamic studies. Historically, Ma'had Aly has demonstrated its capacity to compete at the global level, as reflected in increasing literacy, analytical competence, and critical thinking skills among students in responding to contemporary intellectual and social challenges. These achievements suggest that Ma'had Aly possesses solid academic foundations that can support Indonesia’s broader human resource development agenda. Nevertheless, the study also identifies persistent limitations, especially in the integration of educational technology. Despite notable progress in academic culture and intellectual development, Ma'had Aly continues to face constraints related to advanced digital infrastructure, technological innovation, and data-driven learning systems. Addressing these challenges is essential for Ma'had Aly to fully realize its strategic role within the framework of Indonesia Vision 2045.
From Learning to Habit: Microlearning as a Promotive and Secondary Preventive Educational Strategy to Improve Diabetes Mellitus Self-Management in Adolescents Basyasyah, Nabilah; Hanan, M. Farhan; Hadi, Nabil Luthfil
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4242

Abstract

Diabetes mellitus in adolescents is a chronic condition that requires effective self-management to prevent long-term complications. Microlearning, an educational approach based on short, interactive, and digital modules, has emerged as a potential strategy to enhance adolescents’ knowledge, skills, and motivation in diabetes self-management. This literature review aims to examine the effectiveness of microlearning as a promotive and secondary preventive intervention and to identify factors influencing its success. Methods: A systematic literature search was conducted using PubMed, Scopus, and ScienceDirect databases, following the PRISMA 2020 framework. Three review stages (identification and screening, eligibility assessment, and inclusion) were applied based on PICOS criteria. Out of 95 initial articles, 4 studies met the inclusion criteria. All included studies employed experimental or pilot intervention designs involving adolescents with type 1 or type 2 diabetes, assessing knowledge, attitudes, and self-management behaviors. Results and Discussion: Microlearning was shown to improve adolescents’ knowledge, motivation, and self-management skills. Key factors for success included adequate intervention duration, content personalization, support from healthcare professionals, access to technology, and family involvement. Digital interventions also facilitated early detection of complications, glycemic control, and preventive behaviors. Limitations of the studies included small sample sizes, short intervention durations, and potential reporting bias, limiting the generalizability of findings. Conclusion: Microlearning demonstrates potential as an effective promotive and secondary preventive educational strategy for enhancing diabetes self-management in adolescents. Further research with larger samples, longer intervention durations, and objective evaluation methods is needed to strengthen empirical evidence and optimize implementation in clinical practice and digital health contexts.
Penerapan Multilayer Perceptron (MLP) untuk Klasifikasi Citra Kue Karawo Berdasarkan Fitur Tekstur GLCM dan Warna HSV di Viana Cookies Ilato, Mutiara; Yahya, Lailany; Abdussamad, Siti Nurmardia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4243

Abstract

Kue karawo merupakan salah satu produk pangan tradisional khas Provinsi Gorontalo yang memiliki nilai budaya sekaligus potensi ekonomi. Penilaian kualitas kue karawo selama ini masih dilakukan secara visual dan manual, sehingga sangat bergantung pada subjektivitas penilai dan berisiko menimbulkan ketidakkonsistenan hasil, terutama pada proses produksi dalam jumlah besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan kualitas kue karawo secara otomatis dengan memanfaatkan citra digital dan algoritma Multilayer Perceptron (MLP). Karakteristik kualitas kue direpresentasikan melalui fitur tekstur dan warna, di mana fitur tekstur diekstraksi menggunakan Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) yang meliputi energy, contrast, correlation, dan homogeneity, sedangkan fitur warna diperoleh dari model Hue, Saturation, dan Value (HSV). Data citra yang digunakan berasal dari Viana Cookies dan telah melalui tahapan praproses serta normalisasi menggunakan metode Z-score sebelum dilakukan pelatihan dan pengujian model. Evaluasi kinerja klasifikasi dilakukan menggunakan confusion matrix dengan indikator akurasi, presisi, dan recall. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model MLP mampu memberikan kinerja yang cukup baik dengan nilai akurasi sebesar 80,72%, presisi 72,73%, dan recall 77,42%. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi fitur tekstur GLCM dan warna HSV efektif digunakan dalam mengklasifikasikan kualitas kue karawo. Secara praktis, penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan sistem pendukung keputusan dalam pengendalian kualitas produk kue karawo secara objektif dan efisien.
Implementations of Code Switching in The Characters of The Movie “Everything Everywhere All At Once” Athaillah, Siti Adhwa; Ma'wa, Kesya Asyura; Rosalinah, Yanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4244

Abstract

This study examines the use of code-switching among characters in the movie Everything Everywhere All at Once (2022), which portrays the bilingual Mandarin–English experiences of Chinese-American immigrants living within a multicultural environment. Employing a qualitative descriptive method, the research focuses on analyzing naturally occurring language patterns in the film. Data were collected through systematic observation and transcription of the movie’s dialogues, followed by detailed identification of utterances containing language alternation. The analysis was conducted using Poplack’s (1980) framework, which categorizes code-switching into intra-sentential, inter-sentential, and tag switching. The results reveal that intra-sentential switching is the most dominant type, accounting for 64% of the total instances. This type appears frequently in emotionally expressive conversations, demonstrating the characters’ high bilingual proficiency and their tendency to blend linguistic resources to convey nuanced feelings. Inter-sentential switching constitutes 32% of the data and is typically used to mark shifts in topic, context, or level of formality, particularly when characters transition between family interactions and broader social settings. Tag switching is the least frequent type at 4%, yet it plays an important role in signaling cultural identity and social intimacy through short Mandarin or Cantonese expressions embedded in English-dominant speech. Overall, the findings indicate that code-switching in the movie functions not only as a communication strategy but also as a reflection of cultural hybridity, emotional expression, and identity negotiation among bilingual immigrants. These insights contribute to a deeper understanding of multilingual communication and may be useful for language teaching practices that emphasize sociocultural awareness.
Analisis Sentimen dan Kepuasan Pengguna Aplikasi Pinjaman Online Berdasarkan Ulasan Di Google Play Bela, Sintia; Harianja, Putri Alletheia; Bismi, Waeisul; Kurniawati, Ika; Fahlapi, Riza
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4245

Abstract

Pentingnya analisis sentimen pengguna dalam meningkatkan kualitas layanan semakin menonjol seiring dengan pesatnya perkembangan layanan fintech di Indonesia, khususnya pada aplikasi pinjaman online. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan pengguna terhadap lima aplikasi pinjaman online, yaitu AdaPundi, Julo, IndoDana, AdaKami, dan BantuSaku, berdasarkan ulasan pengguna di Google Play Store. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis sentimen dengan algoritma K-Nearest Neighbor (KNN). Data ulasan yang dikumpulkan melalui Google Play Store terlebih dahulu melalui tahap text preprocessing, termasuk pembersihan data dan normalisasi teks. Selanjutnya, ekstraksi fitur dilakukan menggunakan metode Term Frequency–Inverse Document Frequency (TF-IDF). Untuk mengatasi ketidakseimbangan kelas data sentimen, pendekatan Synthetic Minority Over-sampling Technique (SMOTE) diterapkan sebelum proses pelatihan model KNN. Hasil penelitian yang diolah menggunakan Google Collab dan Bahasa pemrograman Python menunjukkan bahwa algoritma KNN mampu memberikan kinerja klasifikasi yang baik pada seluruh aplikasi yang dianalisis. BantuSaku memperoleh akurasi tertinggi sebesar lebih dari 93%, diikuti oleh AdaPundi (>93%), IndoDana (91%), serta AdaKami dan Julo dengan akurasi sekitar 84–85%. Selain itu, BantuSaku juga memiliki proporsi sentimen positif tertinggi, yaitu sebesar 83,2%, yang menunjukkan tingkat kepuasan pengguna paling tinggi. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa KNN efektif digunakan dalam analisis sentimen dan mampu membandingkan tingkat kepuasan pengguna pada berbagai aplikasi fintech pinjaman online
The Poetics of Grief: Analyzing the Narrative of Loss and Advocacy in the 'Curhat Bang' Interview with Sharon ‘Timothy Mother’ Nabila, Bella; Azhari, Jihan; Rosalinah, Yanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4246

Abstract

This article investigates the representation of grief and trauma in Indonesia's digital media landscape, with a particular focus on the role of podcasts as a new space for personal narratives and social advocacy. This study analyzes in-depth an interview with Sharon, the mother of the late Timothy Anugerah Saputra, in a high-profile episode of the podcast "Curhat Bang." Using Gérard Genette's conceptual framework of narratology—specifically the concepts of sequence (analepsis), voice, and mood (focalization) as recontextualized by contemporary narrative theorists—this study examines how personal accounts of loss are strategically constructed. The qualitative analysis reveals that the interview effectively uses disrupted chronology (analepsis or flashback) to build emotion and dramatic tension. The first-person perspective, focused on the mother, not only creates intimacy and authenticity but also places the listener directly in the experience of her suffering. The strategic deployment of pathos (emotional appeal) through the mother's voice elevates this personal story into a universal commentary on systemic injustice and the ongoing struggle to attain truth. This transformation transformed journalistic reporting into a powerful tragic narrative, one that not only evoked public empathy but also mobilized calls for justice. Ultimately, this analysis offers significant insights into the intersections between grief narratives, media genres, and advocacy, and demonstrates the transformative power of digital storytelling in shaping public discourse in contemporary Indonesia.