cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,377 Documents
Pengaruh Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian yang Berdampak terhadap Minat Beli Ulang pada Produk Pembersih Wajah Garnier Juwari, Dwi Rike Adi Pitaya; Gultom, Henry Casandra; Nasiti, Prianka Ratri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4248

Abstract

Kualitas produk merupakan suatu ukuran dalam suatu perusahaan yang bertujuan untuk menjamin bahwa produk yang dihasilkan memenuhi standar yang telah ditetapkan sehingga konsumen tidak kehilangan kepercayaan terhadap produk tersebut setelah membelinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk terhadap keputusan pembelian yang berdampak pada minat beli ulang produk pembersih wajah Garnier (Studi Kasus Pada Mahasiswa di Universitas PGRI Semarang Angkatan 2021). Latar belakang penelitian ini semakin ketatnya persaingan industri produk perawatan wajah yang menuntut perusahaan untuk senantiasa menjaga dan meningkatkan kualitas produknya. Meskipun Garnier merupakan merek yang dikenal luas, masih terdapat perbedaan persepsi konsumen terkait kualitas produk yang memengaruhi keputusan pembelian serta minat beli ulang. Metode penelitian yaitu menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa S1 Universitas PGRI Semarang yang menggunakan produk Garnier. Sampel pada penelitian ini sebanyak 96 responden. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data dengan melakukan penyebaran kuesioner dengan menggunakan skala likert 1-5. Kemudian teknik pengolahan data menggunakan menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS. Berdasarkan dari penelitian ini, hasil penelitian yang diperoleh bahwa kualitas produk, berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Kualitas produk tidak berpengaruh terhadap minat beli ulang. Keputusan pembelian berpengaruh terhadap minat beli ulang. Hasil pengaruh tidak langsung keputusan pembelian mampu memediasi antara kualitas produk terhadap minat beli ulang.
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Menu Makanan Sehat Menggunakan Metode Simple Additive Weighting Vadilah, Nur Jihan; Fatah, Zaehol
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4249

Abstract

Penentuan menu makanan sehat merupakan hal penting untuk membantu individu memilih makanan yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi sehingga dapat mengurangi risiko munculnya berbagai masalah kesehatan yang dipicu oleh pola konsumsi yang tidak seimbang. Perbedaan kandungan gizi pada setiap jenis makanan seringkali membuat masyarakat kesulitan dalam menentukan pilihan makanan yang tepat dan sesuai kebutuhan tubuh. Oleh karena itu, penelitian ini mengembangkan sebuah Sistem Pendukung Keputusan dengan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk memberikan rekomendasi menu makanan sehat secara lebih objektif, terstruktur, dan terukur. Data nutrisi makanan diperoleh dari dataset Kaggle dan diklasifikasikan berdasarkan sembilan indikator penilaian, yaitu kalori, protein, karbohidrat, lemak, serat, gula, natrium, kolesterol, dan kebutuhan air. Masing-masing indikator diberikan bobot berdasarkan tingkat kepentingannya dalam menentukan kelayakan makanan sehat. Proses perhitungan dilakukan melalui tahap normalisasi dan penentuan nilai preferensi untuk menghasilkan ranking akhir alternatif makanan. Berdasarkan hasil perhitungan, makanan dengan nilai preferensi tertinggi adalah Quinoa dengan nilai 2.72, diikuti oleh Orange juice dengan nilai 2.66 dan Cookies dengan nilai 2.33. Sistem berbasis web yang dikembangkan mampu menampilkan proses klasifikasi, normalisasi, hingga hasil ranking secara otomatis, sehingga mempermudah pengguna memperoleh rekomendasi makanan yang sehat, tepat, dan mudah dipahami. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode SAW efektif serta relevan digunakan dalam proses penilaian menu makanan sehat secara kuantitatif, akurat, dan berbasis data.
Pendidikan Politik di Era Digital: Media Sosial sebagai Katalis atau Distorsi? Laventia, Feni; Faizal, Ahmad; Slamet, Slamet
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 1 (2025): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i1.425

Abstract

Di era digital, media sosial telah menjadi alat utama dalam penyebaran informasi politik. Perannya yang luas memungkinkan peningkatan kesadaran politik masyarakat, tetapi juga membuka ruang bagi disinformasi yang dapat mengaburkan fakta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak media sosial dalam edukasi politik, mengidentifikasi manfaat serta tantangan yang ditimbulkan, dan mengeksplorasi strategi literasi digital yang dapat diterapkan untuk mengoptimalkan perannya sebagai alat edukasi politik. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui studi literatur, observasi media sosial, serta wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat dan akademisi di Banyuwangi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tren dalam penggunaan media sosial dalam politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki potensi besar sebagai alat edukasi politik, terutama dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat. Namun, tantangan seperti penyebaran hoaks, bias algoritma, dan fenomena echo chamber menghambat pemahaman politik yang objektif. Oleh karena itu, literasi digital menjadi faktor kunci dalam meminimalkan dampak negatif media sosial dan memaksimalkan manfaatnya bagi demokrasi.
Pelaksanaan Budaya Sekolah di SMP Bakti Ibu 2 Palembang Saputra, Endi Iksan; Febriyanti, Febriyanti; Alvio, Wira
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai pelaksanaan budaya sekolah dalam aktivitas belajar dan kehidupan sehari-hari siswa di SMP Bakti Ibu 2 Palembang, dengan menekankan bagaimana nilai-nilai positif ditanamkan melalui berbagai kegiatan pembiasaan yang rutin dilakukan di lingkungan sekolah serta peran seluruh warga sekolah dalam mendukung terwujudnya karakter siswa yang lebih baik. Fokus penelitian mencakup bentuk implementasi budaya sekolah yang telah diterapkan, serta faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi keberlangsungan program sehingga diperoleh pemahaman yang jelas mengenai efektivitas pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mendapatkan informasi yang mendalam sesuai dengan realitas lapangan. Data yang diperoleh dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan budaya sekolah telah berjalan dengan cukup baik melalui pembiasaan disiplin waktu, penguatan nilai religius seperti berdoa dan mengaji bersama, interaksi sosial yang positif antara guru dan siswa, serta kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekolah. Namun, upaya tersebut masih menghadapi kendala berupa rendahnya kesadaran sebagian siswa dalam menaati aturan sekolah dan kurangnya sarana pendukung kegiatan, sehingga sekolah perlu melakukan perbaikan berkelanjutan melalui peningkatan pengawasan, pemberian motivasi, serta keteladanan guru agar pelaksanaan budaya sekolah semakin optimal dalam membentuk karakter siswa yang disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak baik.
Analisis Komparatif Konsep Produksi, Konsumsi, Distribusi Menurut Aliran Iqtishaduna dan Mainstream Ekonomi Islam Akbar, Sasra Dafit; Iska, Syukri; Hidayati, Azifah; Marlion, Fandi Ahmad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4251

Abstract

Era digital telah mengubah lanskap ekonomi global, menjadikan produksi, konsumsi, dan distribusi sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi Muslim. Namun, pergeseran filosofis dari orientasi Maslahah normatif ke perilaku kapitalistik menimbulkan tegangan antara aliran Iqtishaduna dan mainstream ekonomi Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komparatif konsep produksi, konsumsi, dan distribusi dalam aliran Iqtishaduna dan aliran Maintstream Ekonomi Islam melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Metode SLR melibatkan penelusuran literatur dari basis data utama seperti Scopus, Google Scholar, Directory of Open Access Journals (DOAJ) yang  menghasilkan 18 artikel inti yang di evaluasi secara tematik. Hasil analisis mengungkap empat tema sintesis utama: (1) Paradigma Produksi yang menekankan integrasi sosial dalam Iqtishaduna versus kepatuhan formal dalam mainstream; (2) Orientasi Konsumsi yang lebih holistik dan eudaimonik dalam Iqtishaduna versus normatif dan rentan reduksi dalam mainstream; (3) Mekanisme Distribusi yang aktif melalui fintech dalam Iqtishaduna versus pasif dengan zakat tradisional dalam mainstream; dan (4) Epistemologi Aliran yang transformasional dalam Iqtishaduna versus statis dalam mainstream. Pembahasan menyoroti krisis epistemologis dalam Filsafat Ekonomi Islam (FEI) akibat ketidakmampuan mainstream beradaptasi dengan tantangan digital. Kesimpulan penelitian ini mendorong transformasi FEI menuju Maqasid Proaktif untuk melindungi hifz al-mal, hifz al-nasl, dan keadilan sosial, sehingga mengembalikan etika transenden di tengah dominasi kapitalisme global.
Keterkaitan Durasi Penggunaan Gawai Pada Orang Tua dan Kualitas Interaksi Dengan Anak sapanora, Anjeli; R.D, Fransisca Iriani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4252

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah mengubah pola kehidupan keluarga. Meningkatnya penggunaan gawai menimbulkan kekhawatiran terkait kualitas interaksi antara orang tua dan anak. Di Indonesia, tingginya penetrasi internet dan durasi penggunaan gawai memperkuat munculnya fenomena parental phubbing dan technoference, yaitu kondisi ketika orang tua tidak sepenuhnya hadir secara emosional karena perhatian teralih pada perangkat digital. Penelitian mengenai screen time pada anak cukup banyak, namun studi mengenai screen time orang tua khususnya ibu sebagai pengasuh utama dan kaitannya dengan kualitas interaksi dalam keluarga masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menguji hubungan antara screen time orang tua dan kualitas interaksi orang tua anak. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan melibatkan 238 ibu yang memiliki anak usia ≤ 18 tahun melalui teknik purposive sampling. Durasi screen time diukur menggunakan SCREEN-Q, kualitas interaksi orang tua-anak diukur menggunakan PACHIQ-R yang mencakup dimensi penerimaan dan resolusi konflik. Analisis dilakukan menggunakan korelasi Spearman’s rho karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara screen time orang tua dan kualitas interaksi orangtua anak(r = 0,022;p=0,366). Temuan ini mengindikasikan bahwa durasi penggunaan gawai bukan faktor utama yang berhubungan langsung dengan kualitas interaksi orang tua anak. Temuan penelitian ini menekankan pentingnya memperhatikan konteks penggunaan gawai dan kualitas komunikasi keluarga dalam praktik digital parenting.
Penerapan Program Literasi Untuk Meningkatkan Pemahaman Membaca Siswa Di Sanggar Bimbingan Ampang Malaysia Tiara, Aldiva Qolby; Firdaus, Firdaus; Juma'i, A.M; Astono, Ari Dwi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4254

Abstract

Program literasi yang dilaksanakan di Sanggar Bimbingan Ampang, Malaysia, dirancang untuk meningkatkan keterampilan membaca dan pemahaman siswa kelas 4 melalui serangkaian aktivitas yang terstruktur. Pendekatan penelitian deskriptif-kualitatif digunakan untuk menggambarkan secara mendalam proses pelaksanaan program serta perkembangan kemampuan siswa setelah mengikuti kegiatan. Program ini memanfaatkan berbagai strategi pembelajaran, antara lain pemutaran video animasi edukatif yang bertujuan membangkitkan minat membaca, penyediaan teks bacaan yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan siswa, serta pemberian tugas membaca mandiri selama satu minggu. Setelah periode membaca tersebut, siswa diminta untuk merangkum dan menceritakan kembali isi teks guna mengevaluasi tingkat pemahaman mereka. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang cukup signifikan pada tiga aspek utama: minat membaca, kemampuan memahami isi bacaan, dan kepercayaan diri dalam menyampaikan informasi secara lisan. Dua siswa menunjukkan perkembangan yang menonjol, di mana mereka mampu menjelaskan kembali alur cerita, karakter, latar, dan pesan moral dengan jelas dan runtut. Hal ini mengindikasikan bahwa metode yang memadukan media visual, bacaan terarah, dan strategi retelling efektif dalam memperkuat literasi dasar pada anak usia sekolah dasar. Penemuan tersebut konsisten dengan literatur sebelumnya yang menekankan pentingnya penggunaan media pembelajaran yang menarik, kebiasaan membaca yang teratur, serta latihan menceritakan kembali untuk meningkatkan keterampilan literasi. Dengan demikian, program literasi di Sanggar Bimbingan Ampang memberikan dampak positif terhadap pembentukan budaya membaca dan penguatan kemampuan literasi siswa di lingkungan sanggar.
Menalaah Perluasaan TNI Keranah Non-Perang Menurut Mandat Konstitusional Siregar, Mhd Alfansyah; Hufron, Hufron
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4255

Abstract

Penelitian ini mengkaji dasar konstitusional serta kerangka pengaturan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam perspektif UUD NRI 1945. Pelibatan TNI yang semakin intens dalam berbagai tugas non-perang seperti penanggulangan bencana, pemberantasan terorisme, pengamanan objek vital, dan operasi kemanusiaan menimbulkan pertanyaan mendasar mengenai batas kewenangan militer di tengah komitmen Indonesia terhadap prinsip supremasi sipil pascareformasi. Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif, kajian ini menganalisis ketentuan dalam UUD NRI 1945, Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, Undang-Undang Kepolisian, serta yurisprudensi dan doktrin ketatanegaraan terkait distribusi kewenangan pertahanan dan keamanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara prinsipil pelaksanaan OMSP oleh TNI masih berada dalam koridor konstitusional, mengingat Pasal 30 UUD NRI 1945 memang memberikan mandat kepada TNI untuk menjalankan tugas-tugas tertentu selain operasi militer dalam konteks menjaga kedaulatan dan keamanan nasional. Namun demikian, pengaturan prosedural mengenai OMSP dalam peraturan perundang-undangan belum sepenuhnya sejalan dengan asas konstitusionalisme, terutama terkait batasan kewenangan, mekanisme akuntabilitas, serta kontrol sipil yang efektif terhadap keputusan pengerahan militer. Oleh karena itu, diperlukan reformasi hukum yang lebih komprehensif guna memperjelas parameter, syarat, serta tata cara pelaksanaan OMSP agar benar-benar mencerminkan amanat Pasal 1 ayat (3) UUD NRI 1945 mengenai negara hukum dan menjamin tegaknya supremasi konstitusi serta supremasi sipil dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Reformasi ini penting untuk memastikan bahwa peran TNI dalam OMSP tetap proporsional, diawasi, dan tidak mengaburkan prinsip pemisahan fungsi pertahanan dan keamanan.
Prinsip Produksi Berkeadilan dalam Ekonomi Islam: Pengaruhnya terhadap Keberlanjutan Bisnis di Era Modern Fitri, Meli Diana; Iska, Syukri; Hidayati, Azifah; Marlion, Fandi Ahmad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4256

Abstract

Persoalan struktural dalam sistem produksi konvensional khususnya kapitalisme sering menimbulkan ketimpangan distribusi nilai, eksploitasi tenaga kerja, dan kerusakan lingkungan. Sementara itu, sosialisme menekankan pemerataan, menghadapi kendala rendahnya efisiensi dan inovasi. Ekonomi Islam menawarkan alternatif melalui prinsip keadilan (‘adl), amanah, maslahah, keseimbangan (tawazun), serta larangan praktik eksploitatif seperti riba, gharar, dan zalim. Penelitian ini akan mengkaji bagaimana Ekonomi Islam mendefinisikan keadilan dalam berproduksi, elemen utama prinsip produksi berkeadilan, implementasi dari prinsip-prinsip ekonomi Islam dalam praktik bisnis kontemporer dan sejauh mana penerapannya dapat memperkuat keberlanjutan bisnis secara ekonomi, sosial dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prinsip produksi berkeadilan dalam ekonomi Islam serta relevansinya terhadap keberlanjutan bisnis di era modern. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah berbagai sumber akademik yang berkaitan dengan etika produksi syariah, maodel produksi kapitalistik dan sosialistik, serta konsep keberlanjutan bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip produksi berkeadilan dalam ekonomi Islam mampu memperkuat keberlanjutan bisnis melalui pemberian upah yang layak, kemitraan berbasis bagi hasil, distribusi kekayaan yang lebih proporsional, serta perlindungan terhadap sumber daya alam. Model produksi Islam terbukti menawarkan sintesis antara efisiensi mekanisme pasar dan pemerataan distribusi, sekaligus didukung landasan etika transendental. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa ekonomi Islam menyediakan kerangka produksi yang lebih holistik, beretika, dan berkelanjutan dibandingkan pendekatan konvensional.
Integrasi Perencanaan dan Pengembangan Karir dengan Kompensasi sebagai Strategi Pengembangan SDM Abdillah, Insan Kamil; Ali, Achmad Majidan Tanzihul; Ibad, Asyroful; Saputra, Muhammad Rendi; Mardiyah, Mardiyah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara lebih mendalam integrasi antara perencanaan serta pengembangan karir dengan sistem kompensasi sebagai strategi utama dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) di organisasi pendidikan Islam. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengakses berbagai sumber, seperti buku, jurnal, dan riset-riset terkait yang sudah ada untuk memperoleh informasi yang relevan mengenai yang membahas hubungan sinergis antara manajemen karir dan kebijakan kompensasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa perencanaan dan pengembangan karir yang terarah mampu meningkatkan kompetensi, motivasi, loyalitas, serta kesiapan karyawan dalam menghadapi tuntutan pekerjaan yang terus berkembang. Di sisi lain, kompensasi yang adil, transparan, dan berbasis kinerja berfungsi sebagai penguat motivasi ekstrinsik sekaligus sarana retensi pegawai yang efektif. Integrasi kedua aspek ini menghasilkan sistem manajemen SDM yang saling memperkuat: perencanaan karir memberikan arah dan peluang pertumbuhan bagi individu, sementara kompensasi memastikan adanya penghargaan yang sepadan dengan kontribusi dan pencapaian kinerja. Dalam konteks pendidikan Islam, integrasi tersebut tidak hanya meningkatkan kinerja dan kesejahteraan pegawai, tetapi juga menumbuhkan nilai profesionalisme yang selaras dengan etika kerja Islami, seperti amanah, kejujuran, dan tanggung jawab. Secara strategis, penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan SDM tidak dapat dipisahkan dari sinergi antara sistem karir yang jelas dan kompensasi yang berkeadilan. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan model kebijakan SDM berbasis integrasi karir–kompensasi yang adaptif, berorientasi kinerja, serta berlandaskan nilai spiritual dan keberlanjutan organisasi.