cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,076 Documents
Peran Penggunaan Qris Pada Peningkatan Penjualan Produk UMKM Di Pasar Cidu Kota Makassar Annisa, Widya; Abdi, Muhammad Nur; Syahriani, A. Tenri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7595

Abstract

Qris (Quick Response Code Indonesian Standard) merupakan sistem pembayaran digital yang berbasis kode QR yang dikembangkan oleh Bank Indonesia untuk menyatukan berbagai metode pembayaran non-tunai ke dalam satu standar nasional. Inovasi ini hadir untuk memenuhi kebutuhan transaksi digital yang lebih praktis, aman, dan efisien, mengingat perkembangan teknologi dan semakin popular nya gaya hidup tanpa tunai di Indonesia. Qris memudahkan proses transaksi antara penjual dan pembeli tanpa menggunakan uang tunai, serta mendorong transformasi digital dalam sektor perdagangan, termasuk di kalangan pelaku umkm. Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui peran penggunaan qris dapat meningkatkan penjualan produk umkm di pasar cidu kota makassar. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yaitu peneliti berupaya mengumpulkan fakta-fakta yang ada mengenai mengenai objek yang akan diteliti dengan data berupa kata-kata atau ga bar bukan angka. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan dapat diketahui bahwa penggunaan Qris pada penjualan produk UMKM dapat meningkatkan penjualan produk kisaran 40-50% setelah menggunakan pembayaran QRIS. Banyak pelanggan yang menggunakan QRIS karena lebih mudah penggunaannya dan lebih aman dari pencurian. Penggunaan QRIS sebagai metode pembayaran telah membawa dampak positif bagi UMKM di pasar cidu yang pada awalnya dapat menjual 15-20 pcs dalam sehari setelah menggunakan QRIS meningkat menjadi 20-25 pcs dalam sehari.
Model Integrasi Taksonomi Sosial HIV dengan Struktur Tata Kelola Kesehatan di Kawasan Wisata Yunus, Muhammad Yusri; Kamaruddin, Syamsu A.; Adam, Arlin; Ahmadin, Ahmadin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7598

Abstract

HIV/AIDS hingga saat ini masih menjadi persoalan kesehatan global yang kompleks dan multidimensional, termasuk HIV di kawasan wisata merupakan fenomena sosial kompleks yang melibatkan interaksi antara individu, ruang sosial, struktur kebijakan, dan budaya.  Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model integrasi taksonomi sosial HIV dengan struktur tata kelola kesehatan di kawasan wisata, dengan fokus pada Bali sebagai destinasi pariwisata internasional. Perubahan pola penularan HIV menunjukkan adanya pergeseran signifikan dari lokalisasi menuju ruang privat seperti hotel dan vila, yang diperkuat oleh perkembangan teknologi digital melalui aplikasi kencan dan media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memahami dinamika sosial yang kompleks dalam konteks pariwisata. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap pekerja hotel, tenaga kesehatan, dan pemangku kebijakan, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penularan HIV di kawasan wisata tidak hanya dipengaruhi oleh perilaku individu, tetapi juga oleh struktur ruang sosial, mobilitas wisatawan, serta lemahnya tata kelola kesehatan di sektor pariwisata. Ruang privat seperti hotel berfungsi sebagai arena sosial yang memfasilitasi interaksi seksual berisiko, sementara digitalisasi memperluas jaringan sosial seksual secara transnasional. Selain itu, stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV (ODHIV) masih tinggi akibat konstruksi sosial dan kekhawatiran terhadap citra pariwisata. Penelitian ini menghasilkan model integratif yang menggabungkan dimensi individu, ruang sosial, struktur, dan budaya dalam memahami dinamika HIV. Model ini menekankan pentingnya pendekatan multisektor dan berbasis konteks dalam pengendalian HIV di kawasan wisata.
Efektivitas Kepolisian dalam Menangani Tindak Pindana Pencurian dengan Kekerasan (Studi di Polrestabes Makassar) Baharuddin, Rio Ramadhani; Thalib, Hambali; Poernomo, ⁠Sri Lestari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menjelaskan efektivitas kepolisian dalam menangani tindak pidana pencurian dengan kekerasan di Polrestabes Makassar; dan (2) menganalisis hambatan yang dihadapi dalam penanganannya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologis, yaitu mengkaji hukum berdasarkan fakta di masyarakat serta praktik aparat penegak hukum. Data dianalisis secara kualitatif untuk menghasilkan kesimpulan yang sistematis, objektif, dan komprehensif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas kepolisian dilakukan melalui tiga upaya, yaitu pre-emtif, preventif, dan represif. Upaya pre-emtif dilakukan melalui penyuluhan dan pembinaan masyarakat, preventif melalui patroli dan pengawasan di wilayah rawan, serta represif melalui proses penegakan hukum dari penyelidikan hingga penindakan pelaku. Namun, ketiga upaya tersebut belum berjalan secara optimal.Ketidakoptimalan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor penghambat, seperti rendahnya kerja sama pelaku, minimnya keterlibatan saksi, keterbatasan alat bukti, serta kurangnya sumber daya manusia dan sarana prasarana kepolisian. Selain itu, rendahnya kesadaran hukum masyarakat juga menjadi kendala dalam efektivitas penanganan tindak pidana ini.Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan agar kepolisian meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan profesional, memperkuat sarana dan prasarana pendukung penyidikan, serta mengoptimalkan patroli dan pengawasan di daerah rawan. Selain itu, peningkatan kesadaran hukum dan partisipasi masyarakat perlu didorong melalui pendekatan yang lebih intensif dan kolaboratif guna mendukung efektivitas penanganan tindak pidana pencurian dengan kekerasan
Analisis Penerapan PSAK No.34 dalam Pengakuan Pendapatan Jasa Kontruksi pada CV. Raisyah & Raihan Kontruksi di Kabupaten Musi Rawas Utara Lestari, Dwi; Nurhayati, Yuli; Andrinaldo, Arisky; Kesuma, Indrawati Mara
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7609

Abstract

Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah penerapan PSAK No.34 dalam pengakuan pendapatan jasa kontruksi pada CV. Raisyah & Raihan Kontruksi. Tujuannya untuk mengetahui penerapan PASK No.34 dalam pengakuan pendapatan jasa kontruksi pada CV. Raisyah & Raihan Kontruksi. Penelitian ini termasuk penelitian deskriftip, yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpul, menyusun, menganalisa, dan menyajikan laporan tentang pengakuan pendapatan dan beban (PSAK No.34) dalam pengakuan pendapatan jasa kontruksi pada CV. Raisyah & Raihan Kontruksi. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yaitu data laporan keuangan yang terdiri dari laporan laba rugi dan neraca. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif yaitu melakukan analisis terhadap penyajian laporan laba rugi CV. Raisyah & Raihan Kontruksi . Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui prmgakuan pendapatan dan beban dalam penyajian laporan laba rugi dengan cara membandingkan pendapatan kontrak dan laporan laba rugi perusahaan. Hasil analisis menunjukan bahwa CV. Raisyah & Raihan Kontruksi melakukan pengakuan pendapatan dan beban mengunakan metode kontrak selesai hal ini belum sesuai, berdasarkan standar akuntansi keuangan (SAK) yaitu dengan mengunakan metode persentase penyelesaian, karena tidak dapat menunjukan posisi keuangan perusahaan yang sebenarnya dalam penyajian laporan keuangan yang wajar antara metode kontrak selesai yang dipakai perusahaan dengan metode persentase penyelesaian.
Implementasi Design Thinking dan Heuristic Evaluation Dalam Perancangan UI/UX Aplikasi SiNelayan Berbasis Mobile Erlangga, Dava Wahyu; Voutama, Apriade
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7610

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong transformasi dalam sektor perikanan, khususnya dalam aktivitas maritim yang dilakukan oleh nelayan. Penelitian ini bertujuan dalam merancang aplikasi SiNelayan berbasis mobile. SiNelayan menjadi solusi digital untuk mengakses informasi cuaca, informasi arus gelombang, hingga marketplace untuk distribusi hasil tangkapan bagi para nelayan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Design Thinking yang meliputi beberapa proses yaitu emphatize, define, ideate, prototype, dan test Fase emphatize dilakukan melalui wawancara serta observasi untuk identifikasi kebutuhan pengguna, fase define merumuskan beberapa temuan masalah utama sebagai landasan perancangan antarmuka, fase ideate menghasilkan ide sebagai bentuk solusi dari temuan masalah utama dengan membentuk kerangka desain rendah kemudian diimplementasikan dalam fase prototype dalam bentuk high fidelity. Berikutnya fase test diterapkan dalam proses evaluasi usability dengan menggunakan metode heuristic evaluation yang menerapkan 10 prinsip heuristik yang dikemukakan oleh Jacob Neilsen sehingga memberikan rancangan antarmuka sesuai dengan kebutuhan pengguna dan mencegah kegagalan sistem. Evaluasi usability menggunakan metode heuristic evaluation dengan melibatkan tiga evaluator yang berpengalaman dalam bidang UI/UX. Hasil evaluasi akan menilai tingkat kesalahan dan kematangan rancangan aplikasi sebelum memasuki implementasi. Hasil temuan dari metode heuristic evaluation akan mengurangi potensi kegagalan sistem se. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan aplikasi mobile berbasis pengguna dengan menggunakan metode design thinking dan evaluasi usability dengan sistematis dalam menghasilkan solusi digital yang efektif sesuai dengan kebutuhan nelayan.
Pengaruh Motivasi Kerja, Lingkungan Kerja dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pegawai dengan Komitmen Organisasi sebagai Variabel Intervening pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Simatupang, Ade Kezia; Sinurat, Siti Normi; Panggabean, Toman E.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7612

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja, lingkungan kerja, dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Tapanuli Utara, serta untuk mengetahui peran komitmen organisasi dalam memediasi hubungan antara variabel-variabel tersebut dengan kinerja pegawai. Kinerja pegawai merupakan aspek penting dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi organisasi, sehingga perlu didukung oleh faktor internal dan eksternal yang optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Tapanuli Utara yang berjumlah 126 orang. Sampel penelitian sebanyak 96 pegawai ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan perhitungan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis regresi linear berganda serta uji mediasi untuk mengetahui peran komitmen organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai sebesar 21,6%. Lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan sebesar 17,1%, sedangkan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan sebesar 21,9% terhadap kinerja pegawai. Selain itu, komitmen organisasi terbukti mampu memediasi pengaruh motivasi kerja, lingkungan kerja, dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0,655 atau 65,5%. Sisanya sebesar 34,5% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan pentingnya peningkatan komitmen organisasi sebagai upaya memperkuat kinerja pegawai secara berkelanjutan.
Pengaruh Brand Positioning, Persepsi Harga dan Store Atmosphere Terhadap Keputusan Pembelian Di Coffee Traders Medan Sinaga, Cindy Olivia; Saragih, Henri; Siregar, Selamat
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Brand Positioning, Persepsi Harga, dan Store Atmosphere terhadap Keputusan Pembelian pada Coffee Traders Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif untuk menguji hubungan antar variabel. Pengumpulan data dilakukan melalui studi lapangan dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 102 konsumen Coffee Traders Medan, serta didukung dengan studi kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS, yang meliputi uji t untuk mengetahui pengaruh parsial, uji F untuk pengaruh simultan, serta koefisien determinasi (R²) untuk mengukur kemampuan model dalam menjelaskan variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Brand Positioning tidak berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi lebih besar dari 0,05. Sementara itu, Persepsi Harga dan Store Atmosphere masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian, dengan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa harga yang dianggap sesuai serta suasana toko yang nyaman dan menarik mampu meningkatkan minat konsumen untuk melakukan pembelian. Secara simultan, Brand Positioning, Persepsi Harga, dan Store Atmosphere berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Nilai koefisien determinasi sebesar 65,5% menunjukkan bahwa sebagian besar variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan sisanya sebesar 34,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Temuan ini mengindikasikan pentingnya strategi harga dan penciptaan suasana toko dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen.
Pengaruh Integritas, Komitmen Organisasi, dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kota Binjai Tambunan, Erlina Ribka; Sinaga, Anton A.P.; Panjaitan, Maludin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh integritas, komitmen organisasi, dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kota Binjai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif untuk menguji hubungan antar variabel. Populasi penelitian berjumlah 51 pegawai dan seluruhnya dijadikan sampel dengan teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden, kemudian dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji t untuk melihat pengaruh parsial, uji F untuk mengetahui pengaruh simultan, serta koefisien determinasi (R²) untuk mengukur kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial integritas dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan komitmen organisasi juga menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara simultan, ketiga variabel independen yaitu integritas, komitmen organisasi, dan kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa sebagian besar variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan integritas pegawai, penguatan komitmen organisasi, serta peningkatan kepuasan kerja secara berkelanjutan sangat penting dalam mendorong peningkatan kinerja pegawai. Oleh karena itu, organisasi diharapkan mampu merancang kebijakan dan strategi yang mendukung ketiga aspek tersebut guna mencapai kinerja yang optimal.
Pengaruh Kompensasi, Etos Kerja dan Pelatihan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada UKM Dinas Koperasi Di Tarutung Panggabean, Esra Renova Enjelina; Panggabean, Toman; Purba, Jon Henri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7616

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi, etos kerja, dan pelatihan kerja terhadap kinerja karyawan pada UKM Dinas Koperasi di Tarutung. Kinerja karyawan merupakan faktor penting dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi, sehingga perlu dikelola secara optimal melalui kebijakan sumber daya manusia yang efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan UKM Dinas Koperasi di Tarutung yang berjumlah 44 orang, yang sekaligus dijadikan sebagai sampel penelitian dengan teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner yang disusun menggunakan skala Likert untuk mengukur persepsi responden terhadap variabel penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan uji statistik. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji parsial (uji t) untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen, uji simultan (uji F) untuk mengetahui pengaruh secara bersama-sama, serta analisis koefisien determinasi (R²) untuk melihat besarnya kontribusi variabel independen dalam menjelaskan variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kompensasi, etos kerja, dan pelatihan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh kompensasi, etos kerja, dan pelatihan kerja dalam persentase yang cukup besar, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen dalam meningkatkan kinerja karyawan secara berkelanjutan.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Keterlibatan Kerja, dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai dengan Motivasi Kerja sebagai Variabel Intervening pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Dairi Sinaga, Hizkia; Silalahi, Remus; Panjaitan, Maludin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7617

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, keterlibatan kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel intervening pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Dairi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang merupakan pegawai instansi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai sebesar 21,6%, keterlibatan kerja sebesar 27,7%, dan budaya organisasi sebesar 29,5%. Selain itu, gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap motivasi kerja sebesar 24,9%, keterlibatan kerja sebesar 24,2%, serta budaya organisasi sebesar 23,1%. Motivasi kerja juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan kontribusi sebesar 48,5%. Lebih lanjut, motivasi kerja mampu memediasi pengaruh gaya kepemimpinan, keterlibatan kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi (Adjusted R-Square) sebesar 66,8%, yang berarti bahwa variabel-variabel dalam penelitian ini mampu menjelaskan variasi kinerja pegawai secara cukup kuat. Sementara itu, sebesar 33,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dengan demikian, peningkatan kinerja pegawai dapat dilakukan melalui penguatan gaya kepemimpinan yang efektif, peningkatan keterlibatan kerja, serta penciptaan budaya organisasi yang kondusif, dengan memperhatikan peran penting motivasi kerja sebagai variabel mediasi.