cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,076 Documents
Analisis Pelaksanaan Audit Sektor Publik dalam Pengelolaan Keuangan di Desa Tembung Zahrah, Luthfiyah; Pratista, Alya Viecho; Meiva, Alya; Lubis, Putri Kemala Dewi; Matondang, Khairani Alawiyah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7560

Abstract

Pengelolaan keuangan desa merupakan aspek penting dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, sehingga diperlukan sistem pengawasan yang efektif untuk memastikan penggunaan dana desa berjalan secara transparan dan akuntabel. Dalam praktiknya, pengelolaan keuangan desa masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia, pemahaman administrasi yang belum optimal, serta pengawasan yang belum maksimal. Oleh karena itu, audit sektor publik menjadi salah satu mekanisme penting dalam menilai kepatuhan, efektivitas, dan efisiensi pengelolaan keuangan desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan audit sektor publik dalam pengelolaan keuangan di Desa Tembung serta menilai perannya dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara dan studi dokumentasi. Data diperoleh dari aparat desa yang terlibat dalam pengelolaan keuangan serta dokumen pendukung seperti RKP, APBDes, dan laporan pertanggungjawaban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit yang dilakukan oleh Inspektorat dan lembaga pengawas lainnya telah berjalan cukup baik dan mencakup seluruh tahapan pengelolaan keuangan desa. Audit tidak hanya berfungsi sebagai alat pengawasan, tetapi juga sebagai sarana pembinaan bagi aparatur desa. Selain itu, audit terbukti mampu mendorong transparansi melalui keterbukaan informasi kepada masyarakat serta meningkatkan akuntabilitas melalui penyusunan laporan keuangan yang lebih tertib. Secara keseluruhan, audit sektor publik berkontribusi dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang lebih baik dan berkelanjutan.
Pengaruh Kualitas Rasa, Brand Trust dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Point Coffee Di Kalangan Mahasiswa Universitas Methodist Indonesia Studi Kasus Pada Fakultas Ekonomi S1 Program Studi Manajemen dan Akuntansi Angkatan 2023-2025 Eirene, Anasthasia Sophia; Napitupulu, Junika; Saragih, Rintan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7562

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas rasa, brand trust, dan harga terhadap keputusan pembelian Point Coffee di kalangan mahasiswa Universitas Methodist Indonesia, dengan studi kasus pada Fakultas Ekonomi S1 angkatan 2023–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi, dengan jumlah sampel sebanyak 270 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, serta pengujian hipotesis melalui uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial (uji t), variabel kualitas rasa dan harga tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian Point Coffee. Sementara itu, variabel brand trust terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Secara simultan (uji F), kualitas rasa, brand trust, dan harga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Berdasarkan hasil analisis koefisien determinasi (Adjusted R Square) diperoleh nilai sebesar 0,024. Hal ini menunjukkan bahwa variabel kualitas rasa, brand trust, dan harga hanya mampu menjelaskan keputusan pembelian sebesar 2,4%, sedangkan sisanya sebesar 97,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini, seperti promosi, lokasi, gaya hidup, dan faktor sosial. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kepercayaan merek menjadi faktor utama yang mempengaruhi keputusan pembelian Point Coffee di kalangan mahasiswa.
Pengaruh Pengawasan Internal, Tingkat Pendidikan dan Pelatihan terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada LPD Se-Kecamatan Kubutambahan Maheswari, Made Anggie Stephanandra; Julianto, I Putu; Pasek , Nyoman Suadnyana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7563

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh pengawasan internal, tingkat pendidikan, dan pelatihan terhadap kualitas laporan keuangan pada LPD se-Kecamatan Kubutambahan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih ditemukannya berbagai permasalahan dalam penyusunan laporan keuangan, seperti kesalahan pencatatan, ketidaksesuaian dengan standar akuntansi, serta lemahnya pengawasan yang berdampak pada menurunnya kualitas informasi keuangan dan kepercayaan masyarakat. Dalam perspektif teori sinyal (signaling theory), laporan keuangan dipandang sebagai sarana penyampaian informasi dari pihak internal kepada pihak eksternal, sehingga kualitas laporan yang dihasilkan menjadi sangat penting dalam mencerminkan kondisi lembaga yang sebenarnya. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada pengurus LPD yang terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, dan badan pengawas, dengan teknik pemilihan sampel secara purposive. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk mengidentifikasi hubungan antar variabel yang diteliti. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengawasan internal, tingkat pendidikan, dan pelatihan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin baik pengawasan internal yang diterapkan, semakin tinggi tingkat pendidikan pengelola, serta semakin optimal pelatihan yang diberikan, maka kualitas laporan keuangan yang dihasilkan juga cenderung semakin meningkat. Pengawasan internal yang efektif mampu meminimalkan kesalahan dan penyimpangan, tingkat pendidikan mendukung pemahaman terhadap prinsip akuntansi, sedangkan pelatihan memperkuat keterampilan teknis dalam penyusunan laporan keuangan. Dengan demikian, peningkatan kualitas laporan keuangan pada LPD perlu didukung melalui penguatan pengawasan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pelaksanaan pelatihan yang berkelanjutan.
Pengetahuan Adat sebagai Epistemologi Budaya dan Orientasi Pendidikan Generasi Muda di Desa Adat Legian Bali Taherong, Rosmawati; Kamaruddin, Syamsu A.; Adam, Arlin; Ahmadin, Ahmadin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7566

Abstract

Dalam konteks masyarakat Desa Adat Legian, pengetahuan adat tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai dasar dalam menentukan nilai, norma, dan kebenaran sosial yang mengatur kehidupan kolektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengetahuan adat berfungsi sebagai sistem epistemologis dalam membentuk orientasi pendidikan generasi muda di Desa Adat Legian. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan dominan dalam studi Sosiologi Pendidikan yang menempatkan pendidikan formal sebagai pusat produksi pengetahuan, sementara sistem pengetahuan lokal sering diposisikan sebagai pelengkap. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain etnografi untuk memahami secara mendalam praktik sosial, nilai budaya, serta proses internalisasi pengetahuan adat dalam kehidupan masyarakat. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan adat tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi sebagai epistemologi kebenaran sosial yang menentukan legitimasi nilai dan norma dalam masyarakat. Struktur kelembagaan adat memiliki otoritas simbolik dalam memproduksi dan mereproduksi pengetahuan melalui mekanisme sosial yang dilegitimasi secara kolektif. Selain itu, proses internalisasi nilai budaya melalui praktik sosial yang berulang membentuk habitus generasi muda, yang memengaruhi cara mereka memaknai pendidikan formal. Temuan ini menegaskan bahwa orientasi pendidikan generasi muda tidak hanya ditentukan oleh sistem pendidikan formal, tetapi juga oleh interaksi antara struktur adat dan disposisi habitus yang terbentuk secara kultural. Penelitian ini berkontribusi dalam memperluas kajian pendidikan dengan menempatkan pengetahuan adat sebagai epistemologi budaya yang berperan signifikan dalam membentuk orientasi pendidikan dalam masyarakat adat.
Pengaruh Penambahan Semen Terhadap Kuat Geser Tanah Berpasir (Studi Kasus :Seguring Bentiring) Frandeka, Frandeka; Hariza , Elsa Rati; Sazuatmo, Sazuatmo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7567

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan semen terhadap kuat geser tanah berpasir yang berasal dari daerah Seguring Bentiring. Tanah berpasir secara umum memiliki kohesi yang rendah dan daya dukung yang terbatas, sehingga kurang ideal digunakan sebagai lapisan dasar konstruksi tanpa adanya perbaikan. Oleh karena itu, diperlukan upaya stabilisasi untuk meningkatkan sifat fisik dan mekanis tanah tersebut agar lebih memenuhi persyaratan teknis dalam bidang geoteknik. Salah satu metode stabilisasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah penambahan semen Portland (OPC) dengan variasi kadar sebesar 0%, 3%, 6%, dan 9% terhadap berat kering tanah. Pengujian dilakukan di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH Bengkulu dengan menggunakan tiga sampel tanah yang diuji melalui serangkaian pengujian laboratorium, meliputi kadar air, berat jenis, analisis saringan, batas konsistensi, serta uji triaksial Unconsolidated Undrained (UU) untuk mengetahui parameter kuat geser tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan semen memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kuat geser tanah berpasir. Nilai kohesi (c) dan sudut geser dalam mengalami peningkatan seiring bertambahnya kadar semen. Kadar semen sebesar 9% menunjukkan hasil yang paling optimal dalam meningkatkan parameter kuat geser tanah. Hal ini disebabkan oleh proses sementasi yang memperkuat ikatan antar butiran tanah sehingga meningkatkan kestabilan struktur tanah. Dengan demikian, metode stabilisasi menggunakan semen terbukti efektif dalam memperbaiki karakteristik tanah berpasir dan sangat direkomendasikan untuk diaplikasikan pada pekerjaan konstruksi, khususnya pada perencanaan pondasi dan perkerasan jalan di daerah dengan kondisi tanah serupa.
Pengaruh Work Engagement, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Komitmen Organisasi Terhadap Produktivitas Karyawan Pada PT. PLN (Persero) ULP Kabanjahe Sitorus, Doharta; Marbun, Sondang N.B; Saragih, Rintan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work engagement, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta komitmen organisasi terhadap produktivitas karyawan pada PT PLN (Persero) ULP Kabanjahe. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian mencakup seluruh karyawan PT PLN (Persero) ULP Kabanjahe dengan jumlah sampel sebanyak 44 responden yang ditentukan menggunakan teknik sensus. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen baik secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial work engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan. Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan. Demikian pula, komitmen organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan. Secara simultan, work engagement, K3, dan komitmen organisasi secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan produktivitas karyawan dapat dicapai melalui peningkatan keterikatan kerja, penerapan program K3 yang efektif dan berkelanjutan, serta penguatan komitmen organisasi. Oleh karena itu, manajemen perusahaan disarankan untuk terus mengembangkan strategi yang mampu meningkatkan ketiga aspek tersebut guna mendukung kinerja karyawan yang optimal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan dalam merumuskan kebijakan peningkatan produktivitas karyawan secara berkelanjutan.
Pengaruh Keterlibatan Kerja, Stres Kerja, Pelatihan Dan Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Karyawan Pada Bpjs Ketenagakerjaan Cabang Medan Kota Panjaitan, Jonathan; Panjaitan, Maludin; Panjaitan, Mangasa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7573

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh keterlibatan kerja, stres kerja, pelatihan, dan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan pada BPJS Ketenagakerjaan Cabang Medan Kota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 33 karyawan yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial keterlibatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai thitung sebesar 2,562 > ttabel 2,048 dan nilai signifikansi 0,016 < 0,05. Stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai thitung sebesar -2,727 > ttabel 2,048 dan nilai signifikansi 0,011 < 0,05. Pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai thitung sebesar 2,302 > ttabel 2,048 dan nilai signifikansi 0,029 < 0,05. Selain itu, pengembangan karir juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai thitung sebesar 4,222 > ttabel 2,048 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, keterlibatan kerja, stres kerja, pelatihan, dan pengembangan karir berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai Fhitung sebesar 15,160 > Ftabel 2,71 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil analisis koefisien determinasi menunjukkan bahwa nilai Adjusted R-Square sebesar 0,639 atau 63,9%, yang berarti variabel independen dalam penelitian ini mampu menjelaskan kinerja karyawan sebesar 63,9%, sedangkan sisanya sebesar 36,1% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini.
Pengaruh Motivasi Kerja, Kompetensi Karyawan, dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PTPN IV Regional 2 PKS Sawit Hulu Sianipar, Reika Juwita; Sinurat, Siti Normi; Sihite, Mislan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh motivasi kerja, kompetensi karyawan, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada PTPN IV Regional 2 PKS Sawit Hulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan perusahaan, dengan jumlah sampel sebanyak 95 responden yang ditentukan melalui teknik sampling tertentu. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan uji regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung sebesar 3,294 > 1,986 dan signifikansi 0,002 < 0,05. Kompetensi karyawan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung sebesar 12,547 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Selain itu, lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung sebesar 4,422 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, motivasi kerja, kompetensi karyawan, dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai F hitung sebesar 75,444 > 2,71 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,704 menunjukkan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan variasi kinerja karyawan sebesar 70,4%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian.
Pengaruh Work Motivation, Job Satisfaction, dan Transformational Leadership terhadap Loyalitas Karyawan pada PT Yuki Abadi Medan Siahaan, Riska Meini; Sinaga, Anton A.P.; Saragih, Henri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work motivation, job satisfaction, dan transformational leadership terhadap loyalitas karyawan pada PT Yuki Abadi Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 43 orang. Berdasarkan hasil uji hipotesis t diperoleh nilai t hitung work motivation sebesar 2,749 > t tabel 2,022 dan nilai sig sebesar 0,009 < 0,05, maka dapat disimpulkan work motivation berpengaruh positif dan signfikan terhadap loyalitas karyawan, nilai t hitung job satisfaction sebesar 6,152 > t tabel 2,022 dan nilai sig sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan job satisfaction berpengaruh positif dan signfikan terhadap loyalitas karyawan, nilai t hitung transformational leadership sebesar 4,099 > t tabel 2,022 dan nilai sig sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan transformational leadership berpengaruh positif dan signfikan terhadap loyalitas karyawan. Berdasarkan hasil uji hipotesis F diperoleh nilai F hitung sebesar 33,087 > F tabel 2,85 dan tingkat signifikansinya 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan work motivation, job satisfaction, dan transformational leadership secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas karyawan. Berdasarkan hasil analisis koefisien determinasi, diperoleh nilai Adjusted R Square sebesar 0,696 yang menunjukkan bahwa loyalitas karyawan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen sebesar 69,6%.
Pengaruh Kompensasi, Keterampilan dan Kepemimpinan Terhadap Produktivitas Karyawan Pada PTPN IV Regional 2 Tanjung Garbus Munthe, Ryan Hardi; Sinurat, Elperida; Napitupulu, Junika
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi, keterampilan, dan kepemimpinan terhadap produktivitas kerja karyawan pada PTPN IV Regional 2 Tanjung Garbus. Produktivitas kerja merupakan faktor penting dalam mendukung pencapaian target perusahaan, khususnya pada sektor perkebunan yang menuntut efisiensi dan kualitas kerja yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan sumber daya manusia yang optimal melalui pemberian kompensasi yang layak, peningkatan keterampilan, serta kepemimpinan yang efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 73 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda, disertai dengan uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kompensasi, keterampilan, dan kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan. Di antara ketiga variabel tersebut, kompensasi memiliki pengaruh yang paling dominan. Secara simultan, kompensasi, keterampilan, dan kepemimpinan juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan. Nilai koefisien determinasi sebesar 59,5% menunjukkan bahwa variabel-variabel tersebut mampu menjelaskan sebagian besar variasi produktivitas kerja, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian, perusahaan disarankan untuk meningkatkan sistem kompensasi yang adil dan kompetitif, mengembangkan keterampilan karyawan melalui pelatihan berkelanjutan, serta memperkuat kualitas kepemimpinan guna meningkatkan produktivitas kerja secara optimal dan berkelanjutan.