cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,618 Documents
ASEAN Manufacturing Resilience: Financial Lessons from Geopolitical Crises Rusliansyah, Rusliansyah; Kesuma, Muhammad Ramadhani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8387

Abstract

Geopolitical disruptions fundamentally challenge the financial stability of manufacturing firms in emerging economies, particularly those deeply embedded in global supply chains. This study examines how liquidity coverage ratio (LCR), debt-to-equity ratio (DER), total asset turnover ratio (TATO), and firm size (FS) influence the financial resilience of ASEAN manufacturing firms, measured by current ratio (CR) and net income (NI). Using a balanced panel of 391 publicly listed firms across Indonesia, Malaysia, the Philippines, Thailand, and Singapore over 2020-2024, a period marked by acute geopolitical volatility, we employ fixed-effects (FE) and random-effects (RE) panel regression as determined by the Hausman test. Our results reveal that LCR significantly enhances both CR and NI, affirming liquidity as the primary driver of resilience. DER positively affects CR but not NI, suggesting strategic short-term debt use bolsters short-term liquidity in emerging market contexts without proportionate profitability gains. TATO exerts no significant effect on either outcome, consistent with the view that asset efficiency loses relevance during operational disruptions. FS significantly enhances NI but not CR, highlighting scale advantages in sustaining profitability. These findings offer three contributions: they extend liquidity theory to ASEAN's export-driven context; challenge conventional capital structure assumptions in emerging markets; and provide a historical evidence base for managing the recent Iran-Israel conflict's disruptions. Practical implications are drawn for firm-level cash flow management and for policymakers designing credit support and regional trade integration frameworks.
Pengaruh Kualitas Produk dan Promosi terhadap Minat Beli Konsumen pada Mobil Toyota Avanza di Kalla Toyota Mall Ratu Indah Kota Makassar Syalsabila, Alya; Romadhoni, Buyung; Adziem, Faidul
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8388

Abstract

Persaingan industri otomotif yang semakin ketat mendorong perusahaan untuk memperhatikan kualitas produk dan strategi promosi sebagai faktor penentu minat beli konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk dan promosi, baik secara parsial maupun simultan, terhadap minat beli konsumen pada mobil Toyota Avanza di Kalla Toyota Mall Ratu Indah Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 131 responden yang dipilih menggunakan rumus Slovin dari populasi sebanyak 194 transaksi penjualan periode 2021–2024. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear berganda, uji t (parsial), uji F (simultan), dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen (Y) dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,392, nilai t hitung sebesar 5,377, dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Promosi (X2) juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,339, nilai t hitung sebesar 4,336, dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Secara simultan, kualitas produk dan promosi berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen berdasarkan uji F dengan nilai F hitung sebesar 138,595 dan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,684 menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut mampu menjelaskan 68,4% variasi minat beli konsumen. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin baik kualitas produk dan semakin efektif promosi yang dilakukan, maka akan semakin tinggi minat beli konsumen terhadap mobil Toyota Avanza di Kalla Toyota Mall Ratu Indah Kota Makassar.
Analisis Akar Penyebab dan Usulan Perbaikan Cacat Scratch Pada Produk Exhaust Gas Recirculation (EGR) dengan Pendekatan Six Sigma DMAIC Fadill, Akhmad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan tingkat cacat scratch pada produk Exhaust Gas Recirculation (EGR) di PT Aisan Nasmoco Industri menggunakan metodologi Six Sigma DMAIC. Berdasarkan data periode Juli–September 2025, kapabilitas proses saat ini berada pada level 3,64 Sigma dengan nilai DPMO sebesar 16.200, yang menunjukkan bahwa proses masih belum berada pada kondisi optimal. Hasil analisis pada tahap Define, Measure, dan Analyze mengidentifikasi bahwa akar penyebab utama cacat berasal dari kondisi teknis jig besi dan klem tuas yang tajam tanpa pelapis pelindung, serta rendahnya tingkat kepatuhan operator terhadap SOP penanganan material. Selain itu, ditemukan pula bahwa sistem pengawasan yang belum konsisten turut memperbesar potensi terjadinya cacat selama proses produksi berlangsung. Usulan perbaikan difokuskan pada modifikasi jig dengan penambahan pelapis karet (urethane) untuk mengurangi kontak langsung antar logam, serta pengetatan pengawasan terhadap standar penumpukan dan pemindahan produk. Perusahaan juga disarankan untuk meningkatkan efektivitas pelatihan operator secara berkala dan menerapkan kontrol visual sebagai pengingat prosedur kerja yang benar. Implementasi perbaikan ini diharapkan mampu mengurangi variasi proses, meningkatkan kapabilitas produksi, serta menurunkan nilai DPMO secara signifikan. Tahap Control dilakukan melalui monitoring berkala dan standarisasi prosedur guna memastikan keberlanjutan hasil perbaikan. Dengan pendekatan ini, perusahaan diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk, efisiensi operasional, serta kepuasan pelanggan secara berkelanjutan dan memperkuat daya saing perusahaan di industri.
Strategi Komunikasi Manusia–AI dalam Penulisan Akademik: Konstruksi Kredibilitas Diri pada Mahasiswa Magister Komunikasi Susilawati, Susilawati; Irawati, Irni; Ekayanti, Armynia; Darmawan, Ferry
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8392

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mengubah praktik penulisan akademik di pendidikan tinggi, khususnya pada mahasiswa magister yang dituntut memiliki kemandirian intelektual dan kemampuan berpikir kritis yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi manusia–AI dalam penulisan akademik serta implikasinya terhadap konstruksi kredibilitas diri mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus eksploratif terhadap enam mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung angkatan 2025. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik serta naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memposisikan AI sebagai “partner diskusi” yang digunakan secara fleksibel dari tahap awal hingga akhir penulisan, mulai dari brainstorming ide, penyusunan kerangka, hingga revisi akhir. Strategi komunikasi yang berkembang bersifat kolaboratif-kritis, ditandai dengan praktik evaluasi, validasi, serta pengolahan ulang terhadap output AI. Interaksi ini memengaruhi pemaknaan kepemilikan tulisan, di mana mahasiswa tetap menegaskan peran sebagai agen utama dalam proses akademik. Di sisi lain, penggunaan AI memunculkan ambivalensi berupa kekhawatiran terhadap hilangnya orisinalitas, ketergantungan, serta munculnya perasaan tidak autentik (imposter feeling). Namun, proses kritis dalam penggunaan AI justru berkontribusi pada peningkatan pemahaman materi, rasa kepemilikan tulisan, dan kepercayaan diri akademik. Penelitian ini menegaskan bahwa kompetensi akademik di era digital tidak hanya terletak pada kemampuan menulis mandiri, tetapi juga pada kemampuan mengelola dan memanfaatkan AI secara reflektif, kritis, dan etis.
Ekosentrisme dalam Perspektif Sosial-Ekologis: Sinergi antara Manusia dan Alam Alfifah, Sania Citra; Sarjan, Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8393

Abstract

Krisis lingkungan global yang semakin nyata, seperti perubahan iklim, deforestasi, hilangnya keanekaragaman hayati, serta pencemaran air ddan tanah, menunjukkan adanya ketidakseimbangan hubungan antara manusia dan alam. Kondi ini banyak dipengaruhi oleh paradigm antroposentris yang menempatkan manusia sebagai pusat utama dan alam sebagai objek pemanfaatan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji ekosentrisme dalam perspektif sosial-ekologis sebagai pendekatan alternatif dalam membangun hubungan yang lebih harmonis antara manusia dan alam. Metode yang digunakan yaitu penelitian kualitatis melalui studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal, buku dan referensi ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekosentrisme memandang manusia sebagai bagian integral dari ekosistem sehingga seluruh komponen alam memiliki nilai intrinsik yang harus dihargai, bukan hanya semata-mata berdasarkan manfaat ekonominya. Dalam perspektif sosial-ekologis, keberlanjutan lingkungan tidak dapat dipisahkan dari sistem sosial, budaya, ekonomi, dan kebijakan yang membentuk prilaku manusia terhadap alam. Sinergi antara manusia dan alam diwujudkan melalui prinsip keseimbangan, tanggung jawab moral, resiliensi sosial-ekologis, serta pemanfaatan kearifan lokal dalam pengelolaan sumber daya alam. Implementasi ekosentrisme dalam kehidupan sosial dapat dilakukan melalui transformasi kesadaran ekologis, integrasi nilai-nilai lingkungan dalam budaya masyarakat, pembangunan ekonomi berkelanjutan, serta partisipasi kolektif dalam pengelolaan lingkungan, dengan demikian ekosentrisme menjadi landasan penting dalam menciptakan sistem kehidupan yang berkelanjutan dan adil secara ekologis bagi generasi sekarang maupun mendatang.
Integration of Remote Sensing, GIS, and Geochemical Data for Delineating Prospective Zones of Lateritic Nickel Deposits in a Mining Area Zulfahmi, Zulfahmi; Sumbung, Dwi Yolanda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8398

Abstract

This study develops an integrated remote sensing, geographic information system (GIS), and geochemical framework for delineating prospective zones of lateritic nickel deposits during early-stage exploration. The research responds to the need for a rapid and spatially consistent method to prioritize drilling targets in tropical ultramafic terrains where subsurface data are commonly limited. Sentinel-2 imagery was processed to derive vegetation, iron oxide, clay mineral, and moisture indicators, while DEM/SRTM and geological data were used to evaluate slope, elevation, lithology, and structural lineaments. A simulated geochemical dataset consisting of Ni, Fe, MgO, SiO2, and Co values from 30 sampling points was integrated with the spatial layers through normalization and weighted overlay analysis. The resulting prospectivity index classified the 2,000 ha study area into low, moderate, high, and very high potential classes. The model identified four prospect zones, with Zone A showing the strongest response, indicated by an average Ni grade of 1.79% and a prospectivity index of 0.78. Zone B was interpreted as a secondary target, whereas Zones C and D require limited or low-priority follow-up. These findings indicate that multisource geospatial and geochemical integration can improve exploration efficiency, reduce interpretation uncertainty, and support systematic target ranking before detailed drilling. The approach remains conceptual and should be validated using actual field measurements, drilling logs, laboratory assays, and objective weighting methods in future applications.
Faktor-Faktor Psikologis dalam Akuntansi Perilaku: Tinjauan Sistematis tentang Burnout, Gender, dan Kinerja Auditor Rizkiyah, Miftahul; Yusnaini, Yusnaini
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8399

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis secara sistematis literatur mengenai determinan psikologis dalam akuntansi keperilakuan, dengan fokus pada tiga konstruk utama: burnout, gender, dan kinerja auditor. Profesi audit menghadapi tekanan psikologis yang semakin kompleks, terutama dalam era pascapandemi, sehingga pemahaman holistik terhadap faktor-faktor yang memengaruhi kualitas kerja auditor menjadi semakin krusial. Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA 2020, studi ini menganalisis 16 artikel bereputasi internasional yang terindeks Scopus dan diterbitkan dalam rentang tahun 2020–2026. Proses seleksi dilakukan secara sistematis melalui tahapan identifikasi, penyaringan, dan penilaian kelayakan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa burnout dan tekanan kerja berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja auditor, sementara modal psikologis dan kesejahteraan psikologis berperan protektif dalam memitigasi perilaku audit disfungsional. Terkait gender, ditemukan adanya disparitas sistemik dalam karier auditor, di mana auditor perempuan cenderung menunjukkan perilaku audit yang lebih konservatif dan berorientasi pada risiko, meskipun akselerasi karier mereka tidak selalu sebanding dengan kompetensi yang dimiliki. Di sisi lain, keberagaman gender pada level komite audit dan dewan direksi terbukti berkontribusi positif terhadap kualitas pengawasan dan kinerja organisasional. Faktor-faktor organisasional seperti keadilan organisasi, kepuasan kerja, dan kualitas hubungan sosial dalam tim terbukti memoderasi hubungan antara tekanan psikologis dengan kinerja. Studi ini menegaskan pentingnya pendekatan berbasis psikologi dalam memahami perilaku auditor dan menyerukan perhatian lebih lanjut terhadap intervensi institusional yang mendukung kesehatan mental dan kesetaraan gender di lingkungan profesi audit.
Pengaruh Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja, Pendidikan dan Tingkat Pengangguran Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Di Indonesia Pratiwi, Yanda; Naeruz, Milla; Sahnan, M.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja, pendidikan, dan tingkat pengangguran terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia selama periode 1994–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Data yang digunakan merupakan data sekunder berbentuk runtun waktu (time series) dengan jumlah observasi sebanyak 30 tahun yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji parsial (uji t) dan uji simultan (uji F) dengan tingkat signifikansi sebesar 5%. Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda, diperoleh persamaan regresi yang menunjukkan bahwa variabel pendidikan memiliki koefisien positif, sedangkan tingkat pengangguran memiliki koefisien negatif terhadap IPM, sementara Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja menunjukkan koefisien positif namun tidak signifikan. Hasil uji t menunjukkan bahwa secara parsial Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap IPM di Indonesia. Sebaliknya, pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM, yang mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas pendidikan mampu mendorong peningkatan kualitas pembangunan manusia. Di sisi lain, tingkat pengangguran berpengaruh negatif dan signifikan terhadap IPM, yang berarti semakin tinggi tingkat pengangguran, maka kualitas pembangunan manusia cenderung menurun. Hasil uji F menunjukkan bahwa secara simultan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja, pendidikan, dan tingkat pengangguran berpengaruh signifikan terhadap IPM di Indonesia, dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,887. Hal ini menunjukkan bahwa 88,7% variasi IPM di Indonesia dapat dijelaskan oleh faktor tingkat partisipasi angkatan kerja, pendidikan dan tingkat pengangguran, sementara 11,3% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini. 
Peran Kualitas Produk, Harga, Serta Keputusan Pembelian Pada Profitabilitas Proyek Interior di Surabaya Diana, Erika Putri Rahma; Pricilia, Avenia Rizki; Andela, Kintan; Tamimah, Mutsiroh; Lestari, Komang Sri; Kusmayati, Nindya Kartika
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8402

Abstract

Meningkatnya pembangunan komersial dan hunian premium, menjadikan pertumbuhan signifikan dalam dekade terakhir terhadap industri interior di Surabaya. Penelitian menganalisis dominasi peran dalam profitabilitas proyek interior di Surabaya dengan mengukur kualitas product, harga, serta keputusan pembelian. Metode yang digunakan adalah kuantitatif melalui pendekatan, yakni menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data yang melibatkan 80 responden yang terdiri dari konsumen interior, dan pelaku usaha industri interior. Analisis data dengan menggunakan regresi linear berganda yakni SmartPLS. Koefisien jalur menghasilkan ketiga variabel berpengaruh positif namun yang lebih berpengaruh terhadap profitabilitas proyek interior adalah keputusan pembelian. Kualitas hanya menjadi baseline karena standar industri yang cenderung merata dan harga cukup sensitif bagi pasar. Hal ini menegaskan bahwa perbandingan  harga atau spesifikasi teknik yang dianggap telah memenuhi standar tidak dapat mengalahkan kepercayaan, pengalaman vendor, serta portofolio usaha. Selain itu, perusahaan yang dapat membangun brand image yang kuat, layanan konsultatif, dan komunikasi yang efektif akan lebih mudah melakukan closing deal dan mempertahankan keuntungan. Namun jika hanya mengandalkan kualitas produk atau strategi harga yang kompetitif tanpa mendorong konsumen untuk melakukan keputusan pembelian, terbukti tidak akan mampu menghasilkan profitabilitas suatu usaha industri interior dan perusahaan interior perlu memperhatikan faktor tersebut untuk peningkatan Usaha.
Pengaruh Social Media Marketing, Brand Image, Product Quality terhadap Brand Awareness Layanan IndiBiz Telkom Pangkalpinang Thoiba, Nurul; Sari, Rinti Nopita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8404

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan brand awareness dalam menghadapi persaingan bisnis digital yang semakin ketat, khususnya pada layanan IndiBiz PT Telkom Indonesia Daerah Pangkalpinang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Social Media Marketing, Brand Image dan Product Quality terhadap Brand Awareness. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Data penelitian merupakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dan analisis koefisien determinasi dengan bantuan aplikasi SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Social Media Marketing berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Brand Awareness (t = 1,633; Sig. 0,106). Sementara itu Brand Image (t = 3,011; Sig. 0,003) dan Product Quality (t = 6,696; Sig. 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Awareness. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa sebesar 86,6% variasi brand awareness dapat dijelaskan oleh social media marketing, brand image dan product quality sedangkan sisanya sebesar 13,4% dapat dijelaskan oleh pengaruh variabel lain yang tidak diteliti oleh penulis. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan brand image dan product quality memiliki peran penting dalam meningkatkan brand awareness, sementara strategi social media marketing perlu dioptimalkan agar memberikan dampak yang lebih signifikan.