cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,618 Documents
Effectiveness Evaluation of Risk-Based SMKP Minerba Audit in Loading-Hauling-Dumping Activities for High Potential Incident Control in Open-Pit Coal Mining Wardani, Hertanti Kusuma; Sumbung, Dwi Yolanda; Tambunan, Reynata Fachrian
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8505

Abstract

This study evaluates the effectiveness of risk-based audit implementation of the Mineral and Coal Mining Safety Management System (SMKP Minerba) in loading-hauling-dumping activities for controlling High Potential Incidents (HPI) in open-pit coal mines. Loading-hauling-dumping is a core production sequence with high exposure to mobile equipment interaction, haul-road conditions, dumping-point stability, operator fatigue, blind spots, braking failure, and communication breakdown. The study adopts a mixed-methods approach with an evaluative case study design. Quantitative analysis is used to assess audit scores, HPI frequency, corrective action close-out, critical control verification, and the audit effectiveness index. Qualitative analysis is used to examine implementation gaps, control quality, supervisory practices, and barriers to completing audit findings. Data sources include SMKP audit documents, HPI and near-miss reports, corrective action registers, haul-road inspection records, pre-start inspection reports, fatigue or fit-to-work records, field observations, and semi-structured interviews with operational and safety personnel. The proposed evaluation framework integrates audit compliance score, critical control verification score, corrective action realization, and HPI reduction performance. Academic simulation results indicate that risk-based SMKP auditing can improve audit performance, strengthen critical control verification, reduce repeated findings, and decrease HPI rate. However, the close-out of major findings and overdue corrective actions remain important improvement areas. The study contributes an operational audit framework that shifts SMKP evaluation from administrative compliance toward risk-based assurance, emphasizing the prevention of fatal and serious incident potential in open-pit coal mining operations.
Postpartum Mothers with Nipple Soreness: A Descriptive Study at East Denpasar I Community Health Center Meiadi, Ni Komang; Darmapatni, Made Widhi Gunapria; Tedjasulaksa, Regina; Fitriani, Ni Putu Melas
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8508

Abstract

Sore nipples are a common breastfeeding problem caused by trauma, often resulting from improper infant attachment during lactation. Data from the Denpasar area in 2021 showed an incidence rate of 52.8%, indicating that this condition remains a significant concern among postpartum mothers. This study aimed to identify the characteristics of postpartum mothers experiencing nipple soreness on days 6–42 after childbirth. The research employed a descriptive design with a cross-sectional approach and was conducted in May 2025 at the East Denpasar I Community Health Center. A total of 40 postpartum mothers were selected using purposive sampling. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using univariate analysis. The results showed that most respondents were aged 20–35 years (80%), had primary-level education (47.5%), and were multiparous (47.5%). The findings revealed that 8 respondents (20%) experienced nipple soreness, with the most common symptoms being cracked nipples accompanied by a burning sensation (20%). Other symptoms such as redness in the areola were not reported. These findings suggest that although the prevalence in this study is lower compared to previous data, nipple soreness remains a relevant issue in postpartum care. The study highlights the importance of early education on proper breastfeeding techniques provided by healthcare professionals, especially midwives. Strengthening maternal knowledge and skills can help prevent nipple trauma, reduce breastfeeding complications, and ultimately support the success of exclusive breastfeeding programs.
Pengaruh Literasi Keuangan, Keamanan Aplikasi, dan Kemudahan Transaksi Terhadap Minat Investasi Mahasiswa di Fintech Saham Pratini, Putu Junia Patrisia; Yuniarta, Gede Adi; Pasek, Nyoman Suadnyana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8509

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan platform fintech saham di kalangan mahasiswa, namun minat untuk berinvestasi masih bervariasi. Variasi tersebut diduga dipengaruhi oleh tingkat literasi keuangan, persepsi keamanan aplikasi, dan kemudahan dalam melakukan transaksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, keamanan aplikasi, dan kemudahan transaksi terhadap minat investasi mahasiswa, baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha. Data dianalisis dengan statistik deskriptif, regresi linier berganda, serta uji hipotesis melalui uji t (parsial) dan uji F (simultan). Hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial, literasi keuangan, keamanan aplikasi, dan kemudahan transaksi masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi mahasiswa. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi mahasiswa pada instrumen fintech saham. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi literasi keuangan mahasiswa, semakin kuat jaminan keamanan yang dirasakan dari aplikasi, serta semakin mudah proses transaksi yang disediakan, maka minat untuk berinvestasi di pasar modal melalui fintech akan semakin meningkat. Kesimpulannya, peningkatan literasi keuangan, jaminan keamanan aplikasi, dan kemudahan transaksi merupakan faktor penting yang dapat mendorong peningkatan minat investasi mahasiswa, sehingga pihak terkait seperti perguruan tinggi dan penyedia platform fintech perlu memperkuat aspek-aspek tersebut guna membangun budaya investasi di kalangan generasi muda.
Evaluasi Perbandingan Unit Cost Rumah Sakit dan Tarif Indonesia Case Based Groups pada Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak Sari, Regi Faula; Muharani, Defrika; Amri, Primacaeria; Hartono, Budi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8511

Abstract

Pelayanan kesehatan ibu dan anak merupakan salah satu prioritas utama dalam sistem kesehatan, yang memerlukan pembiayaan yang efisien dan berkelanjutan. Dalam implementasinya, rumah sakit menggunakan perhitungan unit cost sebagai dasar untuk mengetahui perhitungan unit cost sebagai dasar untuk mengetahui biaya riil pelayanan, sementara pemerintah menetapkan tarif melalui sistem Indonesia Case Based Groups (INA-CBGs). Perbedaan antara unit cost dan tarif INA-CBGs sering menjadi permasalahan yang berdampak pada efisiensi pembiayaan dan keberlanjutan layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perbandingan antara unit cost rumah sakit dan tarif INA-CBGs pada pelayanan kesehatan ibu dan anak. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan naratif terhadap jurnal nasional dan internasional yang dipublikasikan pada tahun 2016–2026. Analisis difokuskan pada kesesuaian biaya riil dengan tarif yang ditetapkan serta implikasinya terhadap kinerja rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam banyak kasus, unit cost pelayanan kesehatan ibu dan anak lebih tinggi dibandingkan tarif INA-CBGs, sehingga menyebabkan sebagian rumah sakit memiliki Cost Recovery Rate (CRR) di bawah 100%. Kondisi ini berdampak pada kinerja operasional dan keuangan rumah sakit. Selain itu, diperlukan strategi penyesuaian tarif berbasis biaya riil serta penguatan sistem costing melalui tahapan yang sistematis. Kesimpulannya, penyesuaian tarif INA-CBGs dan peningkatan efisiensi rumah sakit menjadi kunci dalam mencapai keseimbangan antara biaya riil dan pembiayaan layanan kesehatan.
Pengaruh Kualitas Pelayanan, Persepsi Harga dan Kualitas Produk terhadap Kepuasan Pelanggan Indrawan, Farrel Rafie; Hartono, Rahmad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8515

Abstract

The current competitive conditions in the culinary business world require business actors to be more sensitive and pay attention to various factors that can influence customer satisfaction. Customer satisfaction is a very crucial aspect, because satisfied customers tend to return and make repeat purchases, which ultimately supports the sustainability and development of the business. This study aims to analyze and test the influence of three main variables, namely service quality, price perception, and product quality, on the level of customer satisfaction at Beranda Artotel Mangkuluhur. The population in this study were all guests who had visited the place, with sampling using a non-probability technique and involving 110 respondents who were willing to fill out the research questionnaire. Data analysis was carried out using the multiple linear regression method processed using SPSS software version 25. A series of tests were conducted to ensure the reliability and validity of the data, including validity tests, reliability tests, classical assumption tests, partial tests (t-tests), simultaneous tests (F-tests), and coefficient of determination tests. The results of the study indicate that partially, each variable of service quality, price perception, and product quality has a positive influence on customer satisfaction, where service quality has the most significant impact. Taken together, these three variables have also been shown to significantly influence customer satisfaction. Furthermore, the coefficient of determination of 97.8% indicates that almost all of the variation in customer satisfaction levels can be explained by the three factors studied
Perumusan Strategi Usaha Angkringan Tepi Pantai Jembrana (Menggunakan IFE, EFE, IE, dan SWOT) Tifani, Syakila; Ariasih, Made Putri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun strategi pengembangan usaha pada Angkringan Tepi Pantai Jembrana, yang beroperasi di Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Kota Negara. Usaha ini bergerak di bidang kuliner dengan konsep sederhana yang mengandalkan daya tarik suasana tepi pantai sebagai keunggulan utamanya. Alat analisis yang diaplikasikan mencakup Matriks IFE, EFE, IE, serta SWOT guna memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi internal maupun eksternal usaha. Riset ini menggunakan pendekatan kualitatif berjenis deskriptif, di mana proses pengambilan data dikerjakan melalui teknik wawancara mendalam dengan pemilik dan karyawan usaha, serta observasi langsung terhadap kegiatan operasional di lapangan. Temuan penelitian memperlihatkan perolehan nilai Matriks IFE di angka 2,77 dan EFE di angka 2,44. Angka tersebut mengindikasikan bahwa keadaan internal usaha sudah tergolong baik, dengan kekuatan utama pada lokasi strategis di tepi pantai, harga produk yang terjangkau, serta fleksibilitas jam operasional. Sementara itu, kapasitas usaha dalam menyikapi lingkungan eksternal berada pada level sedang, di mana peluang terbesar bersumber dari tingginya minat masyarakat terhadap kuliner sederhana dan meningkatnya kunjungan wisatawan ke kawasan pantai. Merujuk pada Matriks IE, kedudukan bisnis ini terletak di kuadran V dengan kategori "Hold and Maintain". Posisi ini mencerminkan kondisi usaha yang stabil namun masih membutuhkan penguatan agar mampu bersaing lebih kompetitif. Dengan demikian, langkah strategis yang paling cocok diterapkan adalah penetrasi pasar dan pengembangan produk. Terakhir, berdasarkan evaluasi SWOT, telah dirumuskan sebanyak 10 pilihan strategi alternatif bagi Angkringan Tepi Pantai Jembrana yang dapat dijadikan acuan dalam meningkatkan daya saing dan keberlangsungan usaha ke depan.
Pengaruh Risiko ESG terhadap Nilai Perusahaan dalam Perspektif Akuntansi Keberlanjutan Fiyanti, Monica Nuzul; Qoiriyah, Daiyatul; Rachmawati, Titiek
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh risiko Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap nilai perusahaan dalam perspektif akuntansi keberlanjutan. Risiko ESG diproksikan menggunakan ESG Risk Rating dari Sustainalytics, sedangkan nilai perusahaan diukur dengan rasio Tobin’s Q. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear berganda serta memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan perusahaan dan sumber ilmiah. Variabel kontrol yang digunakan meliputi Return on Equity (ROE), Debt Ratio (DR), ukuran perusahaan (SIZE), dan Return on Assets (ROA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko ESG tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa investor masih lebih memprioritaskan informasi keuangan dibandingkan informasi nonkeuangan seperti risiko ESG dalam pengambilan keputusan investasi. Kondisi tersebut diduga disebabkan oleh masih terbatasnya efektivitas regulasi terkait ESG serta rendahnya tingkat pemahaman investor terhadap ESG Risk Rating yang relatif baru. Selain itu, variabel keuangan seperti ROE terbukti memiliki pengaruh yang lebih dominan terhadap nilai perusahaan. Meskipun tidak signifikan secara statistik, hasil penelitian menunjukkan adanya kecenderungan hubungan negatif antara risiko ESG dan nilai perusahaan. Hal ini mengindikasikan bahwa isu keberlanjutan mulai mendapatkan perhatian di pasar modal, meskipun belum menjadi faktor utama. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pengungkapan ESG serta penguatan regulasi diharapkan dapat meningkatkan relevansi informasi ESG bagi investor. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa integrasi aspek keberlanjutan dalam praktik akuntansi dan investasi masih berada pada tahap awal perkembangan di Indonesia.
Analisis Yuridis Putusan Pengadilan Terhadap Kasus Persetubuhan Anak Di Sabu Raijua Dalam Perkara Pidana Nomor 80/Pid.Sus/2023/Pn Kpg, Juncto Putusan Pengadilan Tinggi Kupang Nomor 124/Pid/2023/Pt Kpg Juncto Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 2359 K/Pid.Sus/2024 Taek, Laurensius; Asa, Simplexius; Medan, Karolus Kopong
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8558

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena hukum dalam perkara Nomor 80/Pid.Sus/2023/PN Kpg menjadi perhatian publik karena hakim menjatuhkan vonis ringan berupa pidana penjara selama lima bulan, yang dinilai menyimpang dari ketentuan minimum wajib lima tahun penjara sebagaimana diatur dalam Pasal 81 ayat (2) jo. Pasal 76D Undang-Undang Perlindungan Anak.. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris, yang menggunakan pendekatan yang mencakup tinjauan filosofis, yuridis, dan historis untuk mendeskripsikan alasan di balik putusan tersebut.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa dasar pertimbangan hakim dalam memutus perkara ini mencakup aspek psikologi, aspek sosiologis, dan aspek yuridis. Meskipun terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana membujuk anak melakukan persetubuhan, hakim di ketiga tingkat peradilan menggunakan kewenangannya untuk menjatuhkan pidana di bawah batas minimum yang bersifat imperatif. Implikasi dari putusan ini secara substansial melemahkan kekuatan eksistensi Undang-Undang Perlindungan Anak, mengurangi efek jera bagi pelaku, dan dapat menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum. Putusan yang sangat ringan ini dikhawatirkan dapat menormalisasi kejahatan seksual terhadap anak di masa depan Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa Implikasi dari Putusan ini justru membawa tolak ukur untuk pelaku  lain melakukan hal yang sama dengan modus agar dapat menghindari ancaman pidana yang ditetapkan dalam Undang-undang Perlindungan anak Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 Pasal 81 ayat (1) Joncto Pasal 76D yang mensyaratkan kepada setiap orang dilarang melakukan kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain.