cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,931 Documents
Pengaruh Motivasi Kerja dan Kepribadian terhadap Kinerja Karyawan PT. Wahana Putra Yudha di Kota Medan Tampubolon, Rhoni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja dan kepribadian terhadap Kinerja Karyawan PT. Wahana Putra Yudha. Penelitian yang digunakan adalah pendekatan Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Wahana Putra Yudha dengan jumlah sebanyak 56 orang. Dan metode penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode sensus (semua populasi dijadikan sebagai sampel penelitian). Hal ini mengingat jumlah populasi terlalu kecil. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dan teknik analisis statistik Metode pengumpulan data melalui wawancara, daftar pernyataan, dan studi dokumentasi. Pada hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh motivasi kerja dan kepribadian terhadap Kinerja Karyawan secara serempak berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan PT. Wahana Putra Yudha   dengan nilai Fhitung 325.503 > nilai Ftabel 3,06. Uji parsial yang dilakukan menunjukkan bahwa kepribadian secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan PT. Wahana Putra Yudha. Uji parsial yang dilakukan menunjukkan bahwa motivasi kerja   berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan PT. Wahana Putra Yudha Nilai Adjusted R Square yang didapat dari hasil pengujian Koefisien Determinan (R2) terhadap Kinerja Karyawan sebesar 0,834 berarti 83,4% dapat di jelaskan oleh motivasi kerja dan keribadian. Sedangkan sisanya 16,6% dapat dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini seperti imbalan, semangat kerja dan faktor faktor lainnnya
Determinasi Ketimpangan Partisipasi Tenaga Kerja Perempuan di Indonesia Sabrina , Eka Puri; Zakkiyah, Yunia Nelly; Islam, Fajrina Syafinatul; Sari, Rafika Meilia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan ketimpangan partisipasi tenaga kerja perempuan di Indonesia dengan menekankan keterkaitan antara faktor ekonomi, sosial, dan budaya. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang umumnya hanya bersifat deskriptif dan membahas faktor tertentu secara terpisah, penelitian ini berupaya mengisi kesenjangan kajian melalui pendekatan yang lebih komprehensif dengan mengintegrasikan berbagai faktor penyebab dalam satu kerangka analisis. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis tematik berbasis studi literatur. Data penelitian diperoleh dari sumber sekunder seperti publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), jurnal ilmiah, buku, serta berbagai sumber relevan lainnya yang berkaitan dengan isu ketenagakerjaan perempuan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya partisipasi tenaga kerja perempuan tidak disebabkan oleh satu faktor tunggal, melainkan merupakan hasil interaksi berbagai faktor yang saling berkaitan. Budaya patriarki masih membentuk konstruksi peran gender yang menempatkan perempuan pada tanggung jawab domestik, sehingga memunculkan beban ganda antara pekerjaan rumah tangga dan pekerjaan di sektor publik. Kondisi tersebut kemudian diperkuat oleh keterbatasan akses perempuan terhadap pendidikan, teknologi, dan peluang pengembangan keterampilan, serta adanya diskriminasi struktural di dunia kerja seperti ketimpangan upah dan terbatasnya kesempatan karier. Temuan ini menegaskan bahwa ketimpangan partisipasi tenaga kerja perempuan bersifat multidimensional, sehingga diperlukan kebijakan yang tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga mendorong perubahan struktur sosial dan budaya guna meningkatkan partisipasi perempuan secara berkelanjutan.
Analisis Pengaruh Belanja Daerah, Pendidikan dan Kesehatan terhadap PDRB Pemerintah di Provinsi Sumatera Utara Putri, Sintya Eka
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8654

Abstract

Penelitian ini memiliki rumusan masalah yaitu: apakah belanja daerah, pendidikan dan kesehatan berpengaruh terhadap PDRB pemerintah di Provinsi Sumatera Utara secara parsial maupun simultan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh belanja daerah, pendidikan, dan kesehatan terhadap PDRB pemerintah di Provinsi Sumatera Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data sekunder (time series) periode 1995-2024 yang diperoleh dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS). Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan pendekatan Ordinary Least Square (OLS) melalui eviews. Sebelum dilakukan pengujian regresi, penelitian ini terlebih dahulu melakukan analisis statistik deskriptif, uji stasioneritas, uji kointegrasi, dan uji asumsi klasik untuk memastikan model penelitian memenuhi kriteria BLUE. Hasil penelitian ini secara parsial menunjukkan bahwa Belanja Daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB Pemerintah di Provinsi Sumatera Utara, sedangkan Pendidikan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap PDRB Pemerintah di Provinsi Sumatera Utara dan Kesehatan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap PDRB Pemerintah di Provinsi Sumatera Utara. Secara simultan, Belanja Daerah, Pendidikan dan Kesehatan bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap PDRB Pemerintah di Provinsi Sumatera Utara. Nilai koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variasi variabel dependen tergolong tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan belanja daerah mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sedangkan pendidikan dan kesehatan memerlukan waktu yang lebih panjang untuk memberikan dampak yang optimal terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara.
Analisis Pengaruh Upah Minimum Provinsi, Pengangguran, dan Inflasi Terhadap Daya Beli Masyarakat di Sumatera Utara Damayanti , Alvina
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8655

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah upah minimum provinsi, pengangguran, dan inflasi berpengaruh terhadap daya beli masyarakat di Sumatera Utara baik secara parsial maupun simultan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh upah minimum provinsi, pengangguran, dan inflasi terhadap daya beli masyarakat di Sumatera Utara baik secara parsial maupun simultan. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan menggunakan pendekatan metode Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa upah minimum provinsi (UMP) berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya beli masyarakat, pengangguran berpengaruh negatif dan signifikan terhadap daya beli masyarakat, inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap daya beli masyarakat, dan secara bersama-sama variabel upah minimum provinsi (UMP), pengangguran, dan inflasi berpengaruh signifikan terhadap daya beli masyarakat. 93,79% daya beli masyarakat (Y) dipengaruhi oleh (X1) upah minimum provinsi, (X2) pengangguran, dan (X3) inflasi serta sisanya sebesar 6,21% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian ini. Implikasi dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah perlu memperhatikan kebijakan penetapan upah minimum serta upaya penurunan tingkat pengangguran agar dapat meningkatkan daya beli masyarakat secara berkelanjutan. Selain itu, stabilitas harga perlu tetap dijaga meskipun inflasi tidak signifikan dalam model ini guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih stabil ke depan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara umum.
Analisis Penerapan Software Accurate dalam Pengelolaan Piutang Dagang Guna Meningkatkan Pengendalian Internal pada PT Nouran Sejahtera Indonesia Pratama, Wahyu Adi; Anwar, Chairil; Novie, Muhafidhah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8656

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pengelolaan piutang dagang pada PT Nouran Sejahtera Indonesia yang masih menggunakan sistem pencatatan manual berbasis Microsoft Excel sehingga sering menyebabkan hilangnya histori transaksi, keterlambatan penagihan piutang, dan ketidaksesuaian data administrasi keuangan. Kondisi tersebut berdampak pada terganggunya stabilitas arus kas perusahaan serta lemahnya pengendalian internal dalam proses pengelolaan piutang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan Software Accurate versi 5 dalam meningkatkan pengendalian internal dan meminimalisir risiko kehilangan data piutang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan staf akuntansi dan manajemen keuangan, serta dokumentasi laporan piutang dan laporan keuangan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Software Accurate mampu mengotomatisasi proses pencatatan transaksi penjualan dan piutang secara real-time sehingga mengurangi terjadinya human error dalam penginputan data. Fitur Aging Schedule dan notifikasi jatuh tempo membantu perusahaan memantau status tagihan pelanggan secara lebih akurat dan mempercepat proses penagihan piutang. Selain itu, sistem hak akses pengguna dan audit trail yang tersedia pada Software Accurate mampu memperkuat pengendalian internal perusahaan dengan meningkatkan keamanan data serta transparansi transaksi keuangan. Dengan demikian, penerapan Software Accurate terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi administrasi piutang, menjaga stabilitas arus kas, serta mendukung keberlanjutan kinerja keuangan perusahaan di era digital.
Efek Kebijakan Dividen sebagai Mediasi antara Leverage dan Earning Volatility terhadap Stock Price Volatility Perusahaan Sektor Energi Periode 2018-2024 Siregar, Rosita Yulinar; Mahmudi, Bambang; Suryani, Emma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh leverage dan earning volatility terhadap stock price volatility dengan kebijakan dividen sebagai variabel mediasi pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya fluktuasi harga saham sektor energi dibandingkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang menunjukkan adanya tingkat risiko dan ketidakpastian pasar yang lebih tinggi pada sektor tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausal. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan, situs resmi perusahaan, Bursa Efek Indonesia, Yahoo Finance, dan Wisesheet. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 19 perusahaan dengan total 133 data pengamatan. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 25 melalui uji asumsi klasik, uji hipotesis, analisis jalur (path analysis), dan uji Sobel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap stock price volatility, sedangkan earning volatility dan kebijakan dividen tidak berpengaruh signifikan terhadap stock price volatility. Selain itu, leverage berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kebijakan dividen, sementara earning volatility tidak berpengaruh terhadap kebijakan dividen. Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa kebijakan dividen tidak mampu memediasi hubungan leverage maupun earning volatility terhadap stock price volatility. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan utang menjadi faktor utama yang meningkatkan persepsi risiko investor dan memicu fluktuasi harga saham pada perusahaan sektor energi.
Pengaruh Aksesibilitas, Proses Penerimaan, Lingkungan Fisik, dan Informasi Kepada Pasien Terhadap Kepuasan Layanan Konsultasi Dokter di RS Bhayangkara Jayapura Andreka, Herlambang; Rohendi, A; Efawati, Yen
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8658

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aksesibilitas, proses penerimaan, lingkungan fisik, dan informasi kepada pasien terhadap kepuasan layanan konsultasi dokter di Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura. Sebagai salah satu rumah sakit rujukan di Papua, RS Bhayangkara Jayapura menghadapi berbagai tantangan pelayanan, antara lain keterbatasan akses, antrean yang panjang, prosedur administrasi yang belum sepenuhnya efektif, keterbatasan fasilitas fisik, serta kebutuhan pasien terhadap informasi medis yang lebih jelas dan mudah dipahami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh dari 393 pasien rawat jalan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana dan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesibilitas, proses penerimaan, lingkungan fisik, dan informasi kepada pasien berpengaruh positif dan signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap kepuasan layanan konsultasi dokter. Secara simultan, keempat variabel tersebut memberikan kontribusi sebesar 54,8% terhadap kepuasan pasien (R² = 0,548; F = 117,615; sig. = 0,000). Variabel lingkungan fisik memiliki pengaruh paling dominan (β = 0,357), diikuti oleh aksesibilitas (β = 0,296), informasi kepada pasien (β = 0,182), dan proses penerimaan (β = 0,148). Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan secara terpadu melalui perbaikan fasilitas, penambahan kapasitas parkir, penyederhanaan proses penerimaan, pelatihan komunikasi terapeutik bagi tenaga kesehatan, serta edukasi obat yang lebih komprehensif kepada pasien.
Analisis Pengaruh Rata-Rata Lama Sekolah dan Tingkat Pengangguran Terbuka terhadap PDB Manufaktur di Indonesia Ariza, Dafa; Nasution, Armin Rahmansyah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8659

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rata-rata lama sekolah (RLS) dan tingkat pengangguran terbuka (TPT) terhadap PDB Manufaktur di Indonesia selama periode 2004 hingga 2024. Mengingat fenomena deindustrialisasi dini dan perlambatan sektor industri pasca-pandemi, pemahaman tentang determinan output manufaktur menjadi sangat krusial. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier berganda dan estimasi Ordinary Least Squares (OLS) pada data tahunan sebanyak 21 observasi dari Badan Pusat Statistik (BPS), penelitian ini menguji hubungan antara variabel independen dan dependen. Hasil uji asumsi klasik (Jarque-Bera, Breusch-Godfrey, VIF, Breusch-Pagan-Godfrey) menunjukkan bahwa model memenuhi uji normalitas, bebas autokorelasi, bebas multikolinearitas (VIF<2), serta homoskedastisitas, sehingga estimasi OLS bersifat BLUE. Estimasi model menghasilkan persamaan: log(PDBM) = 13,64 + 0,7957×RLS – 0,1153×TPT. Temuan utama membuktikan bahwa secara simultan RLS dan TPT berpengaruh signifikan terhadap PDB Manufaktur dengan nilai adjusted R-squared sebesar 93,76 persen, artinya kedua variabel mampu menjelaskan 93,76% variasi output manufaktur. Secara parsial, rata-rata lama sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDB Manufaktur (koefisien 0,7957; p=0,0000), di mana setiap kenaikan RLS sebesar 1 tahun meningkatkan PDB Manufaktur sebesar 79,57 persen. Sebaliknya, tingkat pengangguran terbuka berpengaruh negatif dan signifikan (koefisien -0,1153; p=0,0000), yang berarti setiap kenaikan TPT sebesar 1 persen menurunkan PDB Manufaktur sekitar 11,53 persen. Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan mampu mendorong pertumbuhan sektor manufaktur, sementara tingginya pengangguran justru menghambat output industri. Implikasi kebijakan: perlunya sinergi antara peningkatan akses pendidikan (wajib belajar 12 tahun) dengan kebijakan pasar kerja aktif untuk menekan pengangguran, serta reformasi kurikulum berbasis kebutuhan industri guna mencegah educated unemployment.
Analisis Pengaruh Konsumsi Rokok dan Produksi Tembakau Terhadap Ekspor Tembakau Di Indonesia Tahun 2004-2024 Akbar, Muhammad Aldi; Nasution, Armin Rahmansyah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh produksi tembakau dan konsumsi rokok terhadap volume ekspor tembakau Indonesia selama periode 2004 hingga 2024. Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menerapkan regresi linier berganda dengan estimasi OLS pada data sekunder tahunan 21 observasi dari BPS. Uji asumsi klasik (normalitas Jarque-Bera, autokorelasi Breusch-Godfrey, multikolinearitas VIF, heteroskedastisitas Breusch-Pagan-Godfrey) menunjukkan bahwa residual terdistribusi normal, bebas autokorelasi, bebas multikolinearitas (VIF<10), dan homoskedastisitas, sehingga estimasi OLS bersifat BLUE. Hasil uji simultan (F-statistic=26,38; p=0,000004) membuktikan bahwa produksi tembakau dan konsumsi rokok secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap ekspor tembakau dengan adjusted R-squared sebesar 71,74%, artinya kedua variabel independen mampu menjelaskan 71,74% variasi ekspor. Secara parsial, konsumsi rokok berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ekspor (koefisien -0,323; p=0,0001), mengindikasikan bahwa setiap kenaikan konsumsi rokok 1 ton menurunkan volume ekspor sekitar 0,32 ton karena berkurangnya surplus produksi untuk pasar internasional (efek crowding-out). Sebaliknya, produksi tembakau tidak berpengaruh signifikan terhadap ekspor (p=0,5581), menunjukkan peningkatan produksi domestik belum tentu diikuti peningkatan ekspor akibat tingginya serapan pasar rokok dalam negeri yang bahkan mengharuskan Indonesia mengimpor tembakau. Penelitian ini mengonfirmasi adanya efek crowding-out permintaan domestik terhadap kinerja ekspor tembakau Indonesia. Implikasi kebijakan: pemerintah perlu melakukan evaluasi cukai hasil tembakau dan diversifikasi produk tembakau olahan bernilai tambah tinggi.
Transformasi Manajemen Pasar Modal di Era Digital Aisyah, Aisyah; Layli, Asmaul; Wandari, Perla; Hendra, Joni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8663

Abstract

Transformasi digital telah membawa perubahan mendasar dalam sistem keuangan global, termasuk dalam praktik manajemen pasar modal. Perkembangan teknologi informasi, platform perdagangan elektronik, aplikasi investasi digital, dan keterbukaan data real-time telah mengubah pola transaksi, perilaku investor, serta mekanisme pengawasan pasar. Artikel ini bertujuan menganalisis transformasi manajemen pasar modal di era digital dengan menelaah perubahan struktur perdagangan, dinamika perilaku investor, implikasi terhadap tata kelola, serta tantangan regulasi yang muncul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui pengkajian buku-buku akademik, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen kelembagaan yang relevan dengan perkembangan pasar modal kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi mendorong peningkatan efisiensi operasional, percepatan arus informasi, perluasan akses investasi, dan peningkatan partisipasi investor ritel, terutama generasi muda. Di sisi lain, transformasi tersebut juga menghadirkan risiko baru berupa volatilitas yang lebih cepat, spekulasi berbasis sentimen digital, ancaman keamanan siber, dan tantangan pengawasan terhadap transaksi yang semakin kompleks. Dalam konteks Indonesia, transformasi digital pada pasar modal menunjukkan perkembangan positif, namun masih dihadapkan pada kesenjangan literasi keuangan, ketimpangan literasi digital, dan perlunya penguatan regulasi adaptif. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa manajemen pasar modal modern tidak lagi hanya bertumpu pada efisiensi transaksi, melainkan juga pada kemampuan institusi pasar membangun tata kelola digital yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap dinamika teknologi.