cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6,152 Documents
Pengaruh Judi Online dan Lifestyle terhadap Perilaku Keuangan pada Masyarakat di Desa Banyuasih Kabupaten Karawang Rudi Setyono Setyono; Ujang Suherman; Thomas Nadeak
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9068

Abstract

The rapid transformation of digital technology has shifted social behavior paradigms, marked by the rise of online gambling phenomena and evolving lifestyles. These changes systematically hold the potential to influence the stability of individual financial behavior in both urban and rural areas. However, the extent to which online gambling and lifestyle determine rural financial behavior remains a discourse requiring in-depth investigation. This study aims to analyze the influence of online gambling and lifestyle on the financial behavior of the community in Banyuasih Village, Karawang Regency. Employing a quantitative approach with a causal method, data were gathered from 94 respondents selected through a simple purposive sampling technique. The research instrument, consisting of Likert-scale questionnaires, was analyzed using multiple linear regression via SPSS software. The results partially reveal that online gambling does not exert a significant influence on the community's financial behavior. Conversely, lifestyle is proven to have a positive and highly significant impact on financial behavior. Nonetheless, simultaneous testing confirms that online gambling and lifestyle collectively contribute significantly to the financial behavior patterns of the Banyuasih Village community. These findings underscore that lifestyle plays a far more dominant role in shaping the financial characteristics of rural communities compared to the impact of online gambling activities.
Perspektif Masyarakat Desa Paris tentang Penegakan Disiplin Siswa di SMKN 1 Mootilango Sasmita Djafar; Ridwan Ibrahim; Rudy Harold
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif masyarakat Desa Paris terhadap penegakan disiplin siswa di SMK Negeri 1 Mootilango serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kedisiplinan siswa. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai penerapan disiplin di lingkungan sekolah dan dampaknya terhadap perilaku siswa dalam kehidupan sehari-hari. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan guru, guru Bimbingan Konseling (BK), komite sekolah, orang tua siswa, siswa, dan masyarakat Desa Paris sebagai informan penelitian. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sehingga menghasilkan informasi yang sistematis dan sesuai dengan kondisi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan disiplin di SMK Negeri 1 Mootilango dilaksanakan secara konsisten melalui penerapan tata tertib sekolah, pembinaan karakter, pengawasan rutin, pemberian sanksi edukatif, serta pendekatan persuasif oleh guru dan guru BK kepada siswa yang melakukan pelanggaran. Bentuk disiplin yang diterapkan meliputi ketepatan waktu, kehadiran, kerapian berpakaian, tanggung jawab terhadap tugas, kepatuhan terhadap aturan sekolah, serta etika perilaku siswa di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Masyarakat Desa Paris pada umumnya memberikan pandangan positif terhadap penerapan disiplin tersebut karena dianggap mampu membentuk siswa menjadi lebih tertib, sopan, bertanggung jawab, mandiri, serta memiliki kepedulian sosial yang baik. Keberhasilan penegakan disiplin dipengaruhi oleh kerja sama antara pihak sekolah, orang tua, komite sekolah, dan masyarakat sekitar dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap siswa. Namun demikian, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kedisiplinan siswa, seperti lingkungan pergaulan, rendahnya kesadaran diri siswa, pengaruh media sosial, serta kurang optimalnya pengawasan dan komunikasi dalam keluarga.
Fenomena Penyalahgunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Penyelesaian Tugas Akademik Mahasiswa Di Surakarta Yunia Sandra Herawati; Nur Muhlashin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9071

Abstract

Pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI) mendorong mahasiswa memanfaatkan teknologi AI dalam penyelesaian tugas akademik. AI memberikan kemudahan dan efesiensi waktu dalam proses pengerjaan tugas. Namun, di sisi lain terjadi pergeseran fungsi AI yang awalnya sebagai alat bantu belajar bergeser menggantikan kapasitas mahasiswa yang menimbulkan penyalahgunaan berupa ketidakjujuran akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penyalahgunaan AI serta mengidentifikasi faktor yang menyebabkan penyalahgunaan AI pada mahasiswa di Surakarta.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah dua belas orang yaitu mahasiswa di Surakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik penentuan subjek menggunakan Snowball Sampling. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bentuk penyalahgunaan AI dalam penyelesaian tugas akademik meliputi: 1. kecurangan dalam menjawab soal ujian melalui lemahnya pengawasan dan sistem ujian berbasis take home, 2. Ketergantungan AI dalam Penyelesaian tugas kuliah berupa penyusunan makalah secara instan, copy paste jawaban tanpa proses berpikir, manipulasi jawaban dan pertanyaan presentasi, 3. Fabrikasi data dan referensi berupa pemalsuan data dan referensi fiktif, 4. plagiarisme dalam tugas akhir yang dilakukan dengan menyalin teori tanpa pengolahan ulang. Penyalahgunaan AI dalam penyelesaian tugas akademik disebabkan oleh faktor internal seperti hambatan dalam berpikir dan mencari jawaban, rasa malas, lelah, dan bad mood. Sementara itu faktor eskternalnya meliputi, tekanan akademik, efisiensi waktu dan kemudahan AI, serta pengaruh lingkungan dan teman sebaya.
Strategi Pengembangan Kompetensi SDM UMKM Kuliner di Tangerang Selatan untuk Meningkatkan Daya Saing Kenny Astria; Bambang Purnomo Yanuarso; Sakti Wicaksono
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9074

Abstract

Tangerang Selatan sebagai kota satelit yang dinamis dan berbatasan langsung dengan Jakarta mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat. Karakteristik masyarakat yang heterogen, urban, serta memiliki daya beli tinggi menjadikan kota ini sebagai pasar potensial bagi bisnis kuliner. Perkembangan pusat keramaian, kawasan hunian modern, dan keberadaan kampus di wilayah seperti Serpong, Bintaro, dan Ciputat mendorong munculnya ribuan UMKM kuliner setiap tahun. Data Dinas Koperasi dan UKM menunjukkan bahwa sektor kuliner menjadi sektor unggulan yang mendominasi UMKM di Tangerang Selatan. Namun, besarnya potensi pasar sejalan dengan tingginya tingkat persaingan. Menjelang 2025, daya saing UMKM tidak hanya ditentukan oleh cita rasa, tetapi juga dipengaruhi oleh disrupsi digital, perubahan perilaku konsumen yang menuntut kecepatan dan higienitas, serta persaingan dengan jaringan kuliner franchise besar yang lebih mapan. Oleh karena itu, UMKM kuliner dituntut memiliki keunggulan kompetitif berkelanjutan melalui inovasi produk, peningkatan kualitas layanan, pemanfaatan teknologi, dan efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan kompetensi SDM UMKM kuliner di Tangerang Selatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, berlokasi di Dinas Koperasi dan UMKM serta pelaku UMKM kuliner setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan SDM menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan dana, rendahnya kesadaran pelatihan, serta minimnya dukungan dan akses informasi. Meskipun demikian, potensi pengembangan tetap besar. Strategi kolaboratif antara pemerintah, swasta, dan pelaku usaha, didukung pelatihan berkelanjutan, pemanfaatan teknologi, serta kebijakan proaktif, diperlukan untuk meningkatkan daya saing UMKM kuliner.
Strategi Pengembangan Kompetensi SDM UMKM Kota Tangerang Selatan Untuk Meningkatkan Daya Saing Moch Yusuf Sunaryo; Lismiatun Lismiatun; Henni Marlinah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9076

Abstract

Sumber Daya Manusia (SDM) memiliki peran penting dalam menentukan kemampuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk bertahan dan bersaing di tengah perubahan pasar digital. Kota Tangerang Selatan memiliki potensi UMKM yang besar karena didukung oleh pertumbuhan ekonomi daerah, akses pasar yang luas, serta perkembangan infrastruktur digital. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan kesiapan kompetensi pelaku UMKM, terutama dalam aspek manajerial, literasi digital, pemasaran berbasis teknologi, dan pengelolaan keuangan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan kompetensi SDM UMKM di Kota Tangerang Selatan agar mampu meningkatkan daya saing di pasar lokal maupun nasional. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis SWOT. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur, wawancara mendalam, dan observasi lapangan terhadap 40 pelaku UMKM di wilayah Tangerang Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelemahan utama UMKM terletak pada rendahnya literasi digital, belum optimalnya penggunaan teknologi dalam pencatatan keuangan, serta terbatasnya kemampuan manajerial usaha. Di sisi lain, peluang utama muncul dari dukungan pemerintah daerah, ketersediaan infrastruktur digital, dan meningkatnya program pelatihan kewirausahaan. Berdasarkan hasil analisis, strategi yang direkomendasikan meliputi sinkronisasi pelatihan berbasis triple helix antara pemerintah, akademisi, dan komunitas bisnis, digitalisasi manajemen rantai pasok, serta penyusunan standar kompetensi kerja lokal. Strategi ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas SDM UMKM dan mendorong daya saing usaha secara berkelanjutan.
Reaksi Pasar Saham Terhadap Skandal Tata Kelola ESG PT Timah Tbk (TINS) Ni Wayan Asvina Oka; Ni Made Suci
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9090

Abstract

Penelitian ini menguji reaksi pasar saham Indonesia terhadap serangkaian empat pengumuman kunci dalam skandal tata kelola ESG PT Timah Tbk (TINS) tahun 2024 menggunakan pendekatan multiple event study. Empat peristiwa kunci yang dianalisis yaitu: 16 Februari, 26 dan 27 Maret, 13 Mei, dan 29 Mei 2024. Reaksi pasar diukur melalui dua variabel yaitu Abnormal Return (AR) dan Trading Volume Activity (TVA) dengan event window 11 hari dan periode estimasi 120 hari perdagangan. Expected return dihitung dengan menggunakan market model berbasis regresi OLS. Uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-Test dan Wilcoxon Signed Rank Test berdasarkan hasil uji normalitas Shapiro Wilk. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan pada Abnormal Return maupun Trading Volume Activity sebelum dan sesudah seluruh empat peristiwa kunci. Temuan ini konsisten dengan Efficient Market Hypothesis (EMH) bentuk semi kuat, mengindikasikan bahwa informasi skandal telah terinternalisasi dalam harga saham melalui pemberitaan media sebelum pengumuman resmi dilakukan. Faktor-faktor penjelas meliputi persepsi safety net BUMN di kalangan investor, perilaku investor institusional yang cenderung wait and see, dan keterbatasan internalisasi informasi ESG di pasar modal domestik. Penelitian ini juga memberikan kontribusi pada pengembangan metodologi event study berbasis multiple key events dalam konteks skandal tata kelola di pasar modal Indonesia yang masih terbatas.
Peran Literasi Keuangan, Digital Financial Behavior, Dan Hedonic Lifestyle Terhadap Financial Well-Being Gen-Z: Moderasi Peer Influence (Studi Kasus Pada Generasi Z di Kalimantan Barat) Astrid Oviska; Juniwati Juniwati; Helma Malini; Mustaruddin Mustaruddin; Uray Ndaru Mustika
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9099

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Literasi Keuangan, Digital Financial Behavior, dan Hedonic Lifestyle terhadap Financial Well-Being Generasi Z di Kalimantan Barat dengan Peer Influence sebagai variabel moderasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan teknologi digital dan perubahan pola konsumsi pada Generasi Z yang memengaruhi perilaku keuangan serta tingkat kesejahteraan finansial mereka. Generasi Z sebagai generasi yang tumbuh di era digital memiliki karakteristik yang dekat dengan teknologi finansial, transaksi digital, serta gaya hidup modern yang cenderung konsumtif. Oleh karena itu, penting untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi Financial Well-Being agar dapat menjadi dasar dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan generasi muda. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 250 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner online kepada Generasi Z di Kalimantan Barat dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan software SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Literasi Keuangan dan Digital Financial Behavior berpengaruh positif dan signifikan terhadap Financial Well-Being. Sementara itu, Hedonic Lifestyle tidak berpengaruh signifikan terhadap Financial Well-Being. Selain itu, Peer Influence tidak mampu memoderasi hubungan Literasi Keuangan dan Digital Financial Behavior terhadap Financial Well-Being, namun mampu memperkuat hubungan Hedonic Lifestyle terhadap Financial Well-Being. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kesejahteraan finansial Generasi Z lebih dipengaruhi oleh faktor internal, seperti pengetahuan dan perilaku keuangan yang baik, sedangkan pengaruh sosial lebih berperan dalam memperkuat gaya hidup konsumtif.
Pengaruh Kesejahteraan Karyawan, Budaya Organisasi, dan Beban Kerja terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Praktis Footwear Magetan Kharis Nuril Huda; Umi Farida; Diana Pramudya Wardhani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesejahteraan karyawan, budaya organisasi, dan beban kerja terhadap kepuasan kerja karyawan pada Praktis Footwear Magetan. Kepuasan kerja merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas, loyalitas, dan kinerja karyawan dalam suatu organisasi. Rendahnya kepuasan kerja dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kurang optimalnya kesejahteraan karyawan, budaya organisasi yang belum mendukung, serta beban kerja yang tidak seimbang. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana ketiga variabel tersebut memengaruhi kepuasan kerja karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Praktis Footwear Magetan yang berjumlah 33 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kesejahteraan karyawan, budaya organisasi, dan beban kerja berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan. Selain itu, secara simultan ketiga variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan Praktis Footwear Magetan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kesejahteraan karyawan, penerapan budaya organisasi yang baik, serta pengelolaan beban kerja yang proporsional dapat meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Dengan demikian, perusahaan diharapkan mampu memperhatikan faktor-faktor tersebut guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih kondusif dan produktif.
Konstruksi Hukum Pendekatan Analisis Kppu: Evaluasi Standar Pembuktian dalam Mewujudkan Persaingan Usaha Sehat Endah Lestari; Sarah Tarnita; Stephanie Abigael
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9102

Abstract

Penelitian ini menganalisis konstruksi hukum pendekatan analisis Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dan evaluasi standar pembuktiannya dalam mewujudkan persaingan usaha yang sehat di Indonesia. Sebagai negara hukum yang menganut Law as a Tool of Social Engineering, Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif. KPPU, sebagai lembaga independen, bertanggung jawab dalam penegakan hukum persaingan. Namun, perkembangan ekonomi digital menuntut KPPU untuk beralih dari pendekatan normatif semata menuju analisis berbasis ekonomi hukum (law and economics) dengan penekanan pada effect-based approach, yang memerlukan pembuktian dampak anti-kompetitif yang konkret. Permasalahan utama terletak pada inkonsistensi antara analisis KPPU dan standar pembuktian di pengadilan, seperti yang tercermin dalam Putusan No. 468/Pdt.P/2020/PN Jkt Sel. yang dikuatkan oleh Putusan Kasasi Mahkamah Agung No. 485 K/Pdt.Sus-KPPU/2021. Rangkaian putusan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) ini mengindikasikan bahwa pembuktian KPPU seringkali tidak memenuhi kriteria rule of reason yang menuntut identifikasi pasar relevan, tingkat penguasaan pasar, foreclosure effect dan dampak nyata terhadap struktur persaingan. Kegagalan dalam aspek ini berisiko menghilangkan legitimasi yuridis penegakan hukum persaingan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi konstruksi hukum pendekatan analisis KPPU dalam kerangka standar pembuktian, serta mengkaji implikasinya terhadap kepastian hukum dan efektivitas penegakan hukum persaingan usaha di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan normatif dan analisis putusan, artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan metodologi pembuktian dalam praktik hukum persaingan usaha nasional.
Pengaruh Ekspor dan Impor terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Dwipa Elsya Zahara; Hendra Riofita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9108

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya aktivitas ekspor dan impor dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang bersifat fluktuatif akibat dinamika global. Ekspor berperan sebagai sumber devisa, peningkatan produksi, serta penciptaan lapangan kerja, sedangkan impor mendukung ketersediaan bahan baku, barang modal, dan transfer teknologi. Namun, ketidakseimbangan antara keduanya dapat memengaruhi stabilitas ekonomi nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh ekspor dan impor terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia serta memahami hubungan keduanya dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh ekspor dan impor terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi literatur dari jurnal, buku, dan penelitian terdahulu, serta dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspor berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan devisa, produksi, dan penyerapan tenaga kerja, sedangkan impor berperan dalam meningkatkan efisiensi produksi dan akses teknologi, namun dapat berdampak negatif jika berlebihan. Hubungan keduanya bersifat saling melengkapi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Kesimpulannya, ekspor dan impor memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia sehingga diperlukan keseimbangan dan kebijakan yang tepat untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional secara berkelanjutan di masa yang akan datang. Penelitian selanjutnya disarankan agar dapat menggunakan data kuantitatif untuk memperoleh hasil yang lebih terukur dan mendalam.