cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Efektivitas Pemasaran Digital Melalui Tiktok Shop Terhadap Keputusan Pembelian Produk White Inc Anindita Elvina Maharanii; Fifi Endah Irawati; Darsin Darsin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji secara empiris efektivitas strategi pemasaran digital melalui platform TikTok Shop terhadap keputusan pembelian produk perawatan tubuh merek White Inc. Transformasi pemasaran dari metode konvensional ke ranah digital telah mengubah perilaku konsumen, khususnya pada generasi Z dan milenial, dalam mencari informasi dan melakukan transaksi produk kecantikan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan Structual Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 100 responden Wanita di wilayah karisidenan Pati yang merupakan pengguna aktif TikTok Shop dan pernah membeli produk White Inc. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel pemasaran digital, yang diukur melalui inikator konten, promo, dan peran influencer, memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien jalur (path coefficient) sebesar 0,768 dan nilai signifikan P-Value 0,000. Nilai R-Square sebesar 0,590 mengindikasikan bahwa strategi pemasaran digital berkontribusi sebesar 59% dalam memengaruhi keputusan ppembelian konsumen, sementara sisanya di pengaruhi faktor lain diluar penelitian. Indikator konten visual dan kemudahan metode pembayaran menjadi faktor terkuat dalam mendorong Tindakan pembelian. Meskipun demikian, penelitian menemukan tantangan pada rendahnya niat pembelian ulang disbanding indikator lainnya. White Inc disarankan untuk meningkatkan objektivitas ulasan influencer dan merancang program loyalitas guna menjaga keberlanjutan transaksi konsumen di tengah persaingan pasar digital yang ketat.
The Role of Motivation and Organizational Behavior in Managerial Decision-Making: Rationality or Behavioral Influence? A Behavioral Accounting Perspective Lovanka Salsabila Aulia Putri; Nadira Ramadhani; Muhammad Farhan; Emylia Yuniarti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8227

Abstract

Managerial decisions in accounting practice often deviate from the assumptions of pure rationality due to the influence of psychological and organizational factors. In practice, managers do not always make decisions solely based on logical calculations and financial information, but are also affected by motivation, cognitive biases, emotions, organizational culture, reward systems, and social pressures within the workplace. This study aims to analyze the role of motivation and organizational behavior in managerial decision-making from a behavioral accounting perspective, particularly in explaining the tension between rationality and behavioral influence in organizational settings. The research employs a Systematic Literature Review (SLR) method using the PRISMA framework by qualitatively reviewing accredited articles indexed in Scopus, SINTA, and Google Scholar from 2020–2026. The findings indicate that managerial decision-making is strongly influenced by intrinsic and extrinsic motivation, bounded rationality, emotional conditions, and organizational dynamics such as corporate culture, leadership patterns, and team interactions. These behavioral factors significantly shape how accounting information is interpreted and used in decision-making processes. The study concludes that behavioral accounting provides a more comprehensive framework for understanding managerial decisions by integrating psychological and organizational dimensions into accounting practices and professional judgment, particularly in increasingly dynamic, uncertain, and technology-driven modern organizational and business environments across various industrial sectors.
Penyuluhan dan Pelatihan Pengendalian Penyakit Busuk Daun (Phytophthora) pada Tanaman Tomat bagi Kelompok Tani Watu Manuk di Kecamatan Nita Lado, Hildegundis Albinus; Bolly, Yovita Yasintha; Malado, Mario
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8228

Abstract

Anggota kelompok tani Watu Manuk dihadapkan pada kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam mengatasi serangan penyakit Phytophthora pada tanaman tomat sehingga dapat memengaruhi produktivitas dan penghasilan ekonomi mereka. Oleh karena itu, penyuluhan dan pelatihan menjadi pendekatan yang efektif untuk membantu petani yang mengalami kendala tersebut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para petani melalui penyuluhan dan pelatihan pengendalian penyakit Phytophthora pada tanaman tomat di kelompok tani Watu Manuk. Pemahaman dan penerapan teknik pengendalian yang tepat sangat penting untuk menjaga produktivitas dan keberlanjutan pertanian tomat. Metode yang digunakan adalah Demonstrasi Cara (Demcar), yaitu penyuluhan dan pelatihan secara langsung kepada petani di lapangan. Sebanyak 11 anggota kelompok tani Watu Manuk dilibatkan dalam kegiatan penyuluhan dan pelatihan yang mencakup identifikasi gejala penyakit, cara penularan, serta strategi pengendalian yang tepat. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan dan pelatihan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan praktik petani dalam pengendalian penyakit Phytophthora, yang ditunjukkan melalui partisipasi dan kerja sama yang baik antaranggota kelompok tani, serta kemampuan petani dalam menerapkan teknik pengendalian secara mandiri berdasarkan materi yang telah diberikan selama kegiatan berlangsung. Kesimpulannya, kegiatan penyuluhan dan pelatihan sangat diperlukan oleh petani untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam budidaya tomat yang berkelanjutan, efektif, dan adaptif terhadap serangan penyakit.Kata kunci: penyuluhan, pelatihan, Phytophthora, tomat, pengendalian penyakit.
Pengaruh Penggunaan Generative Artificial Intelligence dan Literasi Digital terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Ngurah Rai Meliani, Kadek; Adnyani, Ni Putu Ayu Desy
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan generative artificial intelligence (AI) dan literasi digital terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Ngurah Rai. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya penggunaan teknologi berbasis kecerdasan buatan dalam aktivitas akademik mahasiswa yang berpotensi memengaruhi pola berpikir dan kualitas analisis mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori untuk menguji hubungan kausal antar variabel. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 71 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, kemudian dianalisis menggunakan metode Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan generative AI memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis dengan nilai koefisien sebesar 0,341 dan p-value 0,001. Sementara itu, literasi digital juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan dengan koefisien sebesar 0,436 dan p-value 0,000, serta memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan generative AI. Nilai R-square sebesar 0,461 mengindikasikan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan 46,1% variasi kemampuan berpikir kritis mahasiswa, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi AI yang tepat, apabila diimbangi dengan tingkat literasi digital yang baik, dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang mengintegrasikan penggunaan teknologi dengan penguatan literasi digital guna mendorong mahasiswa menjadi lebih kritis, analitis, dan adaptif dalam menghadapi perkembangan era digital.
Analisis Sengketa Merek Dagang dan Perlindungan Hak Milik Menurut Pasal 28 H Ayat 4 UUD 1945 Sitohang, Gresia Septina; Syahbana, Eza; Alisya, Jeane; Purba, Bonaraja
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.823

Abstract

Perkembangan ekonomi dunia yang semakin terintegrasi menempatkan hak kekayaan intelektual (HKI), termasuk merek dagang, sebagai pilar utama bagi inovasi dan perdagangan internasional. Perlindungan merek merupakan komponen penting dari pertumbuhan ekonomi di Indonesia secara keseluruhan. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif yang didasarkan pada tinjauan pustaka untuk menyelidiki peran konstitusi dalam mendukung perlindungan hak merek serta penerapan hukum merek dagang, khususnya Undang-Undang No. 20 Tahun 2016, dalam praktik peradilan. Studi kasus sengketa "Geprek Bensu," "Gudang Garam," dan "MS Glow" diteliti untuk menunjukkan pentingnya prinsip first-to-file, asas itikad baik, dan kepastian hukum dalam menyelesaikan sengketa. Selain itu, pentingnya mencapai keseimbangan antara perlindungan hukum dan keadilan konstitusional ditegaskan oleh putusan Mahkamah Konstitusi tentang undang-undang yang berkaitan dengan pencabutan merek dagang karena tidak digunakan. Hasil penelitian ini menegaskan perlunya menggabungkan hak milik konstitusional dengan perangkat hukum yang positif untuk perlindungan merek dagang guna membangun lingkungan bisnis yang stabil, adil, dan berkelanjutan.
Implementasi Teknologi Biometric Authentication Dalam Meningkatkan Keamanan Nasabah Pengguna Mobile Banking Ratu, Dinda; Puteri, Hesi Eka
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8230

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan otentikasi biometrik dalam meningkatkan keamanan mobile banking dengan studi kasus di BSI KC Bukittinggi Sudirman. Latar belakang penelitian didasarkan pada meningkatnya ancaman penipuan digital, seperti pembajakan akun, skimming, dan phishing, yang sering berkaitan dengan kebocoran data. Berdasarkan data OJK tahun 2023, tercatat 16.359 kasus penipuan pada layanan keuangan, sehingga metode keamanan tradisional seperti PIN dan kata sandi dinilai semakin rentan. Oleh karena itu, diperlukan sistem keamanan yang lebih kuat, salah satunya melalui penerapan otentikasi biometrik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi biometrik dalam menjaga keamanan transaksi, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta mengevaluasi dampaknya terhadap keamanan dan kepercayaan pengguna. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa otentikasi biometrik telah diterapkan sebagai sistem keamanan berlapis, khususnya pada proses registrasi awal dan login aplikasi. Sementara itu, PIN dan kata sandi masih digunakan untuk otorisasi transaksi akhir. Pengguna menilai biometrik, seperti sidik jari dan pengenalan wajah, mampu meningkatkan keamanan sekaligus memberikan kemudahan dalam penggunaan. Namun, penerapan biometrik juga menghadapi beberapa kendala, baik internal maupun eksternal. Kendala internal meliputi keterbatasan fungsi biometrik dalam transaksi, sedangkan kendala eksternal mencakup kondisi perangkat dan jaringan pengguna. Secara keseluruhan, otentikasi biometrik terbukti meningkatkan keamanan dan kepercayaan pengguna, meskipun masih memerlukan kombinasi dengan metode keamanan lain.
Pengaruh Penggunaan Digital Payment terhadap Efektivitas dan Efisiensi Layanan di Toko Alfarabi Astika, Rani; Idrus, Imriani; Faizah, Andi Nurul
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan digital payment terhadap efektivitas dan efisiensi layanan di Toko Alfarabi, mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam penerapannya, serta mengetahui manfaat yang dirasakan oleh pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini yaitu: studi pustaka, observasi, wawancara, dokumentasi dan kueisioner. Teknik yang peneliti gunakan dalam pengambilan sampel adalah metode purposive sampling yaitu metode pengambilan sampel berdasarkan kriteria tertentu yang berada dalam suatu populasi yaitu sebanyak 50 sampel. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis regresi multivariat dengan bantuan program SPSS V25. Berdasarkan hasil uji t, diperoleh nilai t hitung variabel efektivitas sebesar 6,013 > t tabel 2,010 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, serta nilai t hitung variabel efisiensi sebesar 6,459 > t tabel 2,010 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan digital payment (QRIS) berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas dan efisiensi layanan di Toko Alfarabi. Kendala utama dalam penerapan digital payment adalah ketidakstabilan jaringan internet yang menghambat proses transaksi serta kebiasaaan pelanggan yang masih memilih pembayaran tunai meskipun fasilitas QRIS telah tersedia. Meskipun demikian, penggunaan digital payment tetap memberikan manfaat bagi pelanggan meliputi kemampuan QRIS dalam mengurangi risiko kesalahan pembayaran seperti kekurangan atau kelebihan nominal, kenyamanan karena tidak perlu membawa uang tunai, Selain itu, penggunaan QRIS juga membantu memperlancar proses transaksi dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan, meskipun waktu tunggu manfaatnya belum di rasakan secara maksimal akibat keterbatasan jaringan
Analisis Tingkat Financial Literacy Berdasarkan Gender dan Fakultas pada Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo Toonaw, Melinda; Hinelo, Raflin; Pongoliu, Yayu Isyana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat literasi keuangan mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo berdasarkan faktor demografi, khususnya jenis kelamin dan fakultas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif, karena berfokus pada perbandingan tingkat literasi keuangan antara kelompok mahasiswa yang memiliki karakteristik demografis berbeda. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Sampel penelitian berjumlah 100 mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo yang dipilih sesuai dengan kebutuhan penelitian. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Mann Whitney U Test, karena data penelitian digunakan untuk membandingkan dua kelompok independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kelamin berpengaruh signifikan terhadap tingkat literasi keuangan mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo. Berdasarkan perbandingan rata-rata nilai, mahasiswa perempuan memiliki tingkat literasi keuangan yang lebih tinggi dibandingkan mahasiswa laki-laki. Temuan ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan dalam memahami, mengelola, dan mengambil keputusan keuangan antara mahasiswa laki-laki dan perempuan. Sementara itu, faktor fakultas tidak berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat literasi keuangan mahasiswa. Meskipun demikian, hasil perbandingan rata-rata menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Ekonomi memiliki tingkat literasi keuangan yang lebih tinggi dibandingkan mahasiswa dari fakultas non-Ekonomi. Hal ini mengindikasikan bahwa latar belakang pendidikan ekonomi dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai konsep dan pengelolaan keuangan, meskipun perbedaannya tidak cukup kuat secara statistik. Dengan demikian, literasi keuangan mahasiswa perlu terus ditingkatkan melalui edukasi keuangan yang merata bagi seluruh mahasiswa, baik laki-laki maupun perempuan, serta mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo.
City Branding and City Identity Research: A Bibliometric Review Muhammad Rana Al Rizqi; Syamsul Hidayat
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8234

Abstract

This study aims to map the intellectual structure and scholarly development of city branding and city identity research through a bibliometric approach. The review draws on a dataset of 100 articles published between 2015 and 2025, accumulating 4,887 citations, indicating strong academic visibility and impact within this domain. Bibliometric mapping was conducted using keyword co-occurrence and citation analysis through VOSviewer, enabling the visualization of thematic networks across the literature. The results highlight city branding as the most central and dominant keyword, functioning as a conceptual hub that links major research themes such as city image, identity, tourist, and perception. The network structure reveals strong associations between city branding and city image, suggesting that image formation constitutes one of the most frequently examined outcomes in city branding research. Furthermore, the linkage between city image and city identity confirms a recurring conceptual pathway in which city image operates as a mediating construct in the process of identity construction. Additional findings indicate an emerging emphasis on implementation-related dimensions, reflected by nodes such as role, process, practice, and challenge, which highlight practical obstacles including message consistency, visual identity integration, and stakeholder engagement. Overall, the study demonstrates that city branding extends beyond promotional activities and operates as a multidimensional strategic system connecting identity articulation, symbolic communication, governance mechanisms, stakeholder experiences, and the consolidation of city identity and reputation.
Problematik Sepeda Listrik Di Jalan Raya Iswanto, Atsal Raditya Andhika; Ruslie, Ahmad Sholikhin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8235

Abstract

Penelitian ini menganalisis konflik norma antara Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 45 Tahun 2020 tentang Kendaraan Tertentu dengan Menggunakan Penggerak Motor Listrik. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah adanya ketidakpastian hukum terkait kewajiban registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor. Dalam UU LLAJ, registrasi dan identifikasi kendaraan merupakan instrumen penting untuk menjamin tertib administrasi, pengawasan, serta keselamatan pengguna jalan. Namun, ketentuan tersebut berpotensi berbenturan dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 45 Tahun 2020 yang memberikan pengecualian kewajiban registrasi bagi sepeda listrik. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan menelaah peraturan perundang-undangan yang relevan, asas hukum, serta konsep kepastian hukum dalam pengaturan transportasi jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status bebas registrasi bagi sepeda listrik dapat dipandang sebagai bentuk insentif lingkungan yang sah secara hukum. Kebijakan ini bertujuan mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan dan mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan berbahan bakar fosil. Namun, pengecualian tersebut tetap harus dibatasi agar tidak mengabaikan aspek keselamatan. Sepeda listrik hanya dapat beroperasi secara aman apabila digunakan sesuai batas kecepatan maksimal 25 km/jam dan berada pada jalur tertentu yang telah ditentukan. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan sinkronisasi regulasi antara UU LLAJ dan peraturan menteri. Sinkronisasi tersebut dapat dilakukan melalui pembatasan kecepatan yang lebih tegas, pengawasan penggunaan di ruang publik, serta pengembangan mekanisme identifikasi alternatif bagi sepeda listrik. Upaya ini penting untuk menjamin kepastian hukum, mendukung kebijakan transportasi ramah lingkungan, dan melindungi keselamatan seluruh pengguna jalan raya.