cover
Contact Name
Armanto Makmun
Contact Email
jurnalpengabdian.fk@umi.ac.id
Phone
+6282293330302
Journal Mail Official
jurnalpengabdian.fk@umi.ac.id
Editorial Address
JL. Urip Sumohardjo No. 5 KM.5, Kampus II UMI, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
jpki
ISSN : 27544495     EISSN : 27544495     DOI : https://doi.org/10.33096/jpki
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia (JPKI) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Unit Penelitian Publikasi dan Pengabdian Masyarakat (UP3M) Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia. Jurnal ini mencakup banyak masalah umum atau masalah yang terkait dengan layanan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang layanan masyarakat. JPKI berisi berbagai kegiatan pengabdian masyarakat oleh peneliti dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Implementasi kegiatan layanan juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pelayanan diorganisasikan menjadi kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Articles 58 Documents
Pengenalan dan Deteksi Dini Stunting Dalam Tumbuh Kembang Anak di Panti Asuhan Nurul Akbar Rezky Putri Indarwati Abdullah; Muhammad Wirasto Ismail; Inna Mutmainnah
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 2 No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1071.543 KB) | DOI: 10.33096/jpki.v2i1.126

Abstract

Masalah stunting menggambarkan masalah gizi kronis, yang dipengaruhi oleh kondisi ibu atau ibu hamil, masa janin, dan bayi atau balita, termasuk penyakit yang diderita selama masa kanak-kanak. Metode : Memberikan penyuluhan mengenai stunting pada anak dengan menggunakan alat bantu seperti flipchart, dan food model sehingga lebih mudah dimengerti kemudian melakukan pemeriksaan tinggi badan dan berat badan anak. Hasil : didapatkan bahwa tidak ada satupun orang tua yang mengetahui apa yang dimaksud dengan stunting. Dari data hasil pemeriksaan tinggi badan terhadap usia pada anak panti didapatkan dari 38 peserta yang dilakukan pengukuran tinggi badan menurut umur, terdapat 8 orang anak yang berusia 0-5 tahun dan 3 orang diantaranya menderita stunting dengan persentase 37,5%. Tujuan : Menambah pengetahuan masyarakat tentang deteksi dini dan pencegahan terjadinya stunting pada anak serta memberikan analisa dan hasil pemeriksaan berat badan, tinggi badan serta status gizi anak lainnya sebagai deteksi dini terhadap terjadinya stunting pada anak. di Panti Asuhan Nurul Akbar. Kesimpulan : Pengetahuan masyarakat bertambah dari tidak tahu sama sekali menjadi tahu dan pada analisa dan hasil pemeriksaan tinggi badan dan usia pada anak panti didapatkan dari 38 peserta, terdapat 8 orang anak yang berusia 0-5 tahun dan 3 orang diantaranya menderita stunting dengan persentase 37,5%
Tatalaksana Gizi Pada Ibu Hamil Untuk Mencegah Risiko Stunting Pada Anak Di Puskesmas Jongaya Asrini Safitri; Sri Wahyuni Gayatri; Irna Diyana Kartika
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 2 No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1097.272 KB) | DOI: 10.33096/jpki.v2i1.129

Abstract

Stunting merupakan hambatan pertumbuhan yang diakibatkan kekurangan asupan zat gizi juga adanya masalah kesehatan yang berdampak pada perkembangan anak dari tahap awal yaitu saat konsepsi sampai tahun ke 3 atau ke 4 kehidupan anak, dimana keadaan gizi ibu dan anak merupakan faktor penting dari pertumbuhan anak. Stunting pada usia dini berhubungan dengan terjadinya gangguan tingkat kecerdasan anak, perkembangan psikomotorik dan kemampuan motorik halus. Stunting dipengaruhi oleh pendapatan keluarga, pengetahuan gizi ibu, pola asuh ibu, riwayat infeksi penyakit, riwayat imunisasi, asupan protein, dan asupan ibu. Asupan ibu terutama saat hamil merupakan salah satu faktor yang berperan penting. Gizi janin bergantung sepenuhnya pada ibu, sehingga kecukupan gizi ibu sangat memengaruhi kondisi janin yang dikandungnya. Ibu hamil yang kurang gizi akan menyebabkan gangguan pertumbuhan janin dalam kandungan. Dilakukan kegiatan penyuluhan, pengukuran antropometri dan pembagian leaflet mengenai pentingnya asupan nutrisi selama kehamilan dalam mencegah risiko terjadinya stunting pada anak. Kegiatan ini dihadiri 40 orang ibu hamil umur kehamilan trimester I, II dan III. Selama kegiatan kami tetap melakukan protokol kesehatan. Dari hasil pengukuran antropometri didapatkan 6 orang ibu hamil pada trimester III,24 orang trimester II dan 7 orang dengan status gizi baik pada trimester 1. Sedangkan status gizi kurang didapatkan 1 orang ibu hamil pada trimester I dan 2 orang trimester II. Kesimpulan : Dalam mencegah risiko terjadinya stunting pada anak, perlu pemberian nutrisi yang tepat pada ibu hamil sejak di trimester pertama agar tidak terjadinya risiko malnutrisi yang akan berdampak pada anak nantinya
PKM Sosialisasi Penggunaan Antibiotik dan Efek Penyalahgunaan Antibiotik Guna Pengendalian Resistensi Antibiotik Di Desa Sanrobone Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar Rasfa yanah; Arni Isnaini Arfah; Zulfah midah
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 2 No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.284 KB) | DOI: 10.33096/jpki.v2i1.130

Abstract

Istilah antibiotik mencakup semua antimikroba yang digunakan dalam pengobatan dan profilaksis infeksi bakteri. Antibiotik merupakan obat yang sering diresepkan untuk pasien namun sering terjadi penggunaan yang tidak tepat dan berakibat terjadinya resistensi terhadap kuman. Hal ini terjadi karena kurangnya pengetahuan masyarakat tentang penggunaan antibiotik yang tepat sehingga menyebabkan resistensi antibiotik. Saat ini, pengetahuan masyarakat tentang resistensi antibiotik sangat rendah. Hasil penelitian yang dilakukan WHO dari 12 negara termasuk Indonesia, sebanyak 53-62% berhenti minum antibiotik ketika merasa sudah sembuh. Resistensi antibiotik saat ini menjadi ancaman terbesar bagi kesehatan masyarakat global, sehingga WHO mengkoordinasi kampanye global untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku masyarakat terhadap antibiotik. Metode Yang digunakan adalah memberikan penyuluhan Sosialisasi Penggunaan Antibiotik dan Efek Penyalahgunaan Antibiotik Guna Pengendalian Resistensi Antibiotik di Desa Sanrobone Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan. Target luaran untuk enambah pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai Penggunaan Antibiotik dan Efek Penyalahgunaan Antibiotik, memberikan bahan ajar seperti banner, poster, leaflet bergambar yang mudah dimengerti dan dapat dipergunakan setelah kegiatan ini. Berdasarkar dari data hasil kuesioner (pre dan post test) pada peserta, didapatkan peningkatan pemahaman tentang Penggunaan Antibiotik dan Efek Penyalahgunaan Antibiotik Guna Pengendalian Resistensi Antibiotik. Dimana jumlah jawaban benar meningkat pada hasil pre-test (evaluasi). Dari hasil evaluasi tersebut, kami tim pengabdian kepada masyarakat menyimpulkan keberhasilan kegiatan ini, dimana masyarakat jadi lebih mengetahui apa itu antibiotik, bagaimana penggunaannya sehingga tidak menimbulkan resistensi dikemudan hari.
Upaya Peningkatan Kesehatan Atlet selama Pandemi Covid-19 melalui Pemeriksaan Tekanan Darah dan Denyut Nadi pada Atlet Provinsi Aceh Yusni Yusni; Firdalena Meutia; Amiruddin Amiruddin; Nasyaruddin Herry Taufik
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 3 No 2 (2022): September 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.426 KB) | DOI: 10.33096/jpki.v3i2.169

Abstract

Olahraga berpengaruh terhadap sistem kardiovaskuler dan berdampak terhadap regulasi tekanandarah. Pemeriksaan tekanan darah dan denyut nadi pada atlet merupakan salah satu cara untukscreening adanya gangguan jantung dan risiko hipertensi pada atlet. Kegiatan pengabdian inibertujuan untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah dan denyut nadi pada atlet dari berbagaicabang olahraga sebagai upaya untuk deteksi risiko hipertensi pada atlet. Hasil pengabdian didapatkanbahwa dari sebanyak 57 atlet, sebanyak 20 orang tekanan darahnya diatas normal (tinggi), namunkondisi ini belum dapat dipastikan atlet mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi). Oleh karena ituperlu follow up dan pemeriksaan lanjutan seperti pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) untukmengetahui ada tidaknya gangguan tekanan darah atau kelainan jantung pada atlet. Perlu pemeriksaansecara teratur dan berkala pada atlet untuk dapat mendeteksi dini hipertensi atau ada tidaknyagangguan pada jantung dan pembuluh darah.
Penyuluhan Vaksin COVID-19 dan Protokol Pencegahan COVID-19 di Masa Kenormalan Baru (New Normal) serta Pendistribusian APD di Desa Paddinging, Takalar Rezky Putri Indarwati Abdullah; Zulfahmidah Zulfahmidah; Surya Sumantri Abdullah
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 3 No 1 (2022): Maret 2022 (Reuploaded Article Due to Website Crushed Down Months Ago)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.692 KB) | DOI: 10.33096/jpki.v3i1.172

Abstract

Latar Belakang : Pandemi global Covid-19 pertama kali diumumkan pada 11 Maret 2020 menandakan bahwa virus ini sudah menjangkiti populasi besar di berbagai negara. Upaya telah dilakukan oleh berbagai negara, termasuk Indonesia, untuk mengembangkan vaksin yang ideal untuk pencegahan infeksi SARS-CoV-2 dengan berbagai platform yaitu vaksin inaktivasi inactivated virus vaccines, vaksin virus yang dilemahkan (live attenuated), vaksin vektor virus, vaksin asam nukleat, vaksin seperti virus (virus-like vaccine), dan vaksin subunit protein. Vaksinasi COVID-19 bertujuan untuk mengurangi transmisi/penularan COVID-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat COVID-19, mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity) dan melindungi masyarakat dari COVID-19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi. Kekebalan kelompok hanya dapat terbentuk apabila cakupan vaksinasi tinggi dan merata di seluruh wilayah. Metode : melakukan penyuluhan mengenai pengenalan vaksin COVID19 dan edukasi protokol pencegahan COVID19 di Era Kenormalan Baru (New Normal) serta pendistribusian APD di Desa Paddinging, Takalar dengan menggunakan alat bantu seperti flipchart. Hasil : Berdasarkan dari data hasil kuesioner (pre dan post test) pada peserta, didapatkan peningkatan pemahaman tentang vaksin COVID19. Dimana jumlah jawaban benar meningkat pada hasil pre-test (evaluasi). Para peserta sebagian besar telah vaksin COVID19 namun beberapa anggota keluarga mereka belum vaksin dikarenakan kurangnya pemahaman terkait vaksin tersebut sehingga masyarakat cukup antusias bertanya terkait bahaya dan efek samping yang ditimbulkan oleh karena vaksin COVID19
Sosialisasi Dampak Sex Bebas bagi Kesehatan dan Jiwa di Lokasi Wisata Desa Bira Bulukumba Sulawesi Selatan Armanto Makmun; Achmad Harun Muchsin
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 3 No 1 (2022): Maret 2022 (Reuploaded Article Due to Website Crushed Down Months Ago)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (869.968 KB) | DOI: 10.33096/jpki.v3i1.173

Abstract

Saat ini, generasi muda di seluruh dunia berusia 10-24 tahun mencapai 1,8 miliar orang dan menjadi populasi terbesar. Berdasarkan data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (2012), jumlah remaja yang pernah berciuman adalah 93,7%, 97% pernah menonton film porno, 62,7% mengaku tidak perawan dan 21,2% melakukan aborsi. Perilaku tersebut dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi mereka, antara lain rentan terhadap penyakit kelamin dan tertular HIV/AIDS, kehamilan yang tidak direncanakan, penggunaan narkoba, dan gangguan psikologSis. Asisten Deputi Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Eksploitasi, Valentina Ginting mengatakan, banyak tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak, eksploitasi seksual dan pekerja anak cenderung terjadi di tempat-tempat yang memiliki banyak kegiatan ekonomi, terutama di kawasan wisata, misalnya di Tanjung Bira. Target yang dicapai dalam penyampaian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pendidikan seks untuk kesehatan dan kesehatan mental di Kawasan Wisata Desa Bira, Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Bantuan Tim Relawan Medis pada Masyarakat yang terkena Banjir Bandang di Wilayah Walenrang Utara Kabupaten Luwu Utara Arni Isnaini Arfah; Armanto Makmun; Syamsu Rijal; Rachmat Faisal Syamsu
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 3 No 1 (2022): Maret 2022 (Reuploaded Article Due to Website Crushed Down Months Ago)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2049.45 KB) | DOI: 10.33096/jpki.v3i1.174

Abstract

Kegiatan Relawan Medis Banjir Bandang Walenrang Utara Luwu Utara merupakan salah satu kegiatan pengabdian khususnya dikebencanaan yang dilaksanakan kurang lebih seminggu yaitu tanggal 5 – 10 oktober 2021, bukan hanya diikuti oleh dosen FK UMI saja namun kegiatan ini bekerjasama dengan organisasi kemahasiswaan di bawah arahan Wakil Dekan III Fakultas kedokteran umi dan UP3M FK UMI Bersama alumni FK UMI dan lembaga kemahasiswaan BEM KBMFK-UMI, TBM 110 FK UMI, AMSA UMI dan AMDA Indonesia menyalurkan bantuan tenaga dan materi di lokasi bencana banji dan tanah longsor di Walenrang, Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Target kegiatan ini adalah warga masyarakat sekitar Walenrang Utara khususnya masyarakat yang terdampak bencana. Lokasi yang didatangi akibat dampak banjir bandang yaitu: dusun Benteng, dusun Pandang Durian, dusun Bone, desa Salubutung, mesjid jembatan gantung Desa Siteba. Lokasi tersebut bahkan ada yang didatangi bukan hanya sekali dikarenakan permintaan kepala desa dan puskesmas setempat untuk membantu kembali akibat permintaan masyarakat yang masih banyak. Secara umum kegiatan ini berlangsung dengan cukup baik. Walaupun tim medis sangat waspada dikhawatirkan adanya banjir dan longsor susulan. Diharapkan kegiatan ini sebagai pengalaman dan pembelajaran untuk kegiatan selanjutnya. Kepada BSO-BSO di FK-UMI dapat diberikan pembekalan manajemen perjalanan dan manajemen bencana kepada anggotanya yang akan turun ke bencana agar masing-masing anggota yang akan diturunkan ke lapangan dapat mengetahui peran dan fungsinya dengan baik.
Support Kebut Vaksinasi Sulsel Tim Vaksinator Covid-19 Universitas Muslim Indonesia Arni Isnaini Arfah; Syamsu Rijal; Nasrudin AM2; Armanto Makmun; Asrini Safitri; Febie Irsandy; Yusriani Mangerangi; M. Hamsah; Fendy Dwimartyono; Muhammad Mursyid; Agung Dirgantara; Rahmawati Rahmawati; Anna Sari Dewi; Zulfiyah Surdam; Rasfayanah Rasfayanah; Andi Sitti Fahirah; Eny Arlini Wello; Zulfahmidah Zulfahmidah; Sri Wahyuni Gayatri; Dian Amelia Abdi; Edward Pandu Wiriansya; Zulfitriani Murfat; Lisa Yuniaty; Sri Wahyu; Arina Fathiyyah; Santriani Hadi
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 3 No 1 (2022): Maret 2022 (Reuploaded Article Due to Website Crushed Down Months Ago)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.991 KB) | DOI: 10.33096/jpki.v3i1.175

Abstract

Kegiatan yang berorientasi kepada masyarakat merupakan merupakan salah satu tridarma perguruan dibidang pengabdian. Kami dari dosen-dosen dan mahasiswa Universitas Muslim Indonesia Fakultas Kedokteran, Fakultas Kesehatan Masyarakat, (Prodi Kebidanan dan Keperawatan), Fakultas Farmasi, dan Rumah Sakit Ibnu Sina, dibawah arahan koordinasi Dekan Fakultas kedokteran UMI Ayahanda Prof. dr. H. Syarifuddin Wahid, Ph.D, Sp. PA (K), Sp.F berkoordinasi bersana dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (Ketua Prodi Keperawatan dan Kebidanan) serta dekan Farmasi menyalurkan bantuan tim vaksinator dalam mendukung peningkatan vaksin di Indonesia, khususnya di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan atas himbauan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kota Makasssar. Tujuan pengabdian ini untuk pencapaian target warga yang divaksin dapat mencapai target diatas 70%, baik vaksin pertama ataupun vaksin kedua. Adapun kegiatan ini dilaksanakan selama dua minggu sejak 20 - 31 Desember 2021 di beberapa titik desa Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan: wilayah Polut ada 5 kelurahan/desa, wilayah Marboada 5 kelurahan/desa, wilayah Pattalassang ada 5 kelurahan/desa, dan wilayah Galesong ada 9 kelurahan/desa. Diharapkan sebagai pengalaman dan pembelajaran agar segala kritik dan saran yang disampaikan dapat diperbaiki lagi pada kegiatan selanjutnya.
Pkm Sosialisasi Bahaya Hiperkolesterolemia pada Tubuh dan Pemeriksaan Kadar Kolesterol di Desa Paddingin Kabupaten Takalar Zulfah Midah; Rezky Putri Indarwati Abdullah; Fajriansyah Fajriansyah
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 3 No 1 (2022): Maret 2022 (Reuploaded Article Due to Website Crushed Down Months Ago)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.433 KB) | DOI: 10.33096/jpki.v3i1.176

Abstract

Tubuh manusia memerlukan kolesterol untuk terus memproduksi sel-sel yang sehat. Kadar kolesterol tinggi dalam darah bisa meningkatkan risiko penyakit jantung seseorang, karena timbunan lemak pada pembuluh darah. Timbunan lemak ini akan menghambat aliran darah dalam arteri, sehingga jantung bisa tidak mendapatkan pasokan darah kaya oksigen yang dibutuhkan. Hiperkolesterolemia tidak menunjukkan gejala apa pun. Satu-satunya cara untuk mendeteksi hiperkolesterolemia adalah dengan tes darah. Upaya skrining hiperkolesterolemia membutuhkan partisipasi dari semua pihak, baik dokter pemerintah, swasta maupun masyarakat diperlukan agar hiperkolesterolemia dapat dikendalikan. Sebagian besar masyarakat enggan untuk melakukan skrining hiperkolesterolemia. Penyebab keengganan tersebut beragam, mulai dari aspek biaya, keterjangkauan ke lokasi pemeriksaan, keterbatasan sarana prasarana maupun aspek waktu. Untuk itu perlu dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat untuk memfasilitasi hal tersebut. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah memberikan penyuluhan Sosialisasi Bahaya Hiperkolesterolemia Pada Tubuh Dan Pemeriksaan Kadar Kolesterol Di Desa Paddingin Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan. Target luaran yang diinginkan untuk menambah pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai Bahaya Hiperkolesterolemia Pada Tubuh, memberikan bahan ajar seperti banner, poster, leaflet bergambar yang mudah dimengerti dan dapat dipergunakan setelah kegiatan ini.
Pelatihan Cuci Tangan Yang Baik dan Pelatihan Penilaian Klinis Status Gizi Pada Murid Tk dan Sd Sri Wahyuni gayatri Basri; Zulfitriani Murfat
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 3 No 1 (2022): Maret 2022 (Reuploaded Article Due to Website Crushed Down Months Ago)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (929.133 KB) | DOI: 10.33096/jpki.v3i1.177

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan individu/kelompok dapat menolong dirinya sendiri dalam bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat. Di Indonesia terdapat lebih dari 250.000 sekolah negeri, swasta maupun sekolah agama dari berbagai tindakan. Sekolah selain berfungsi sebagai tempat pembelajaran juga dapat menjadi ancaman penularan penyakit jika tidak dikelola dengan baik. Lebih dari itu, usia sekolah bagi anak juga merupakan masa rawan terserang berbagai penyakit. Faktor lingkungan yang dapat mempengaruhi status gizi seseorang adalah lingkungan fisik, biologis, budaya, sosial, ekonomi, dan politik. Ada beberapa faktor yang membantu tercapainya status gizi yang baik, antara lain aktifitas fisik, interaksi social dan pemilihan makanan. Kegiatan dilakukan dengan memberikan materi penyuluhan mengenai cuci tangan dan penilaian gizi klinis. Pada Lokasi pertama di TK Madania diikuti oleh 30 orang murid TK A dan TK B dengan memberikan materi Penyuluhan Cara Cuci Tangan Yang Baik dan Cara Penilaian Gizi Klinis dengan mengukur Tinggi Badan (TB) dan Berat Badan (BB) masing-masing murid. Didapatkan seluruh murid yang berjumlah 30 orang gizi baik. Pada Lokasi kegiatan pengabdian yang kedua di SD Lakkang,Pulau Lakkang diikuti oleh 35 orang murid SD kelas 1 dan 2 dengan memberikan materi Penyuluhan Cara Cuci Tangan Yang Baik dan Cara Penilaian Gizi Klinis dengan mengukur Tinggi Badan (TB) dan Berat Badan (BB) masing-masing murid. Didapatkan ada 30 orang murid gizi baik dan 5 orang gizi sedang.