cover
Contact Name
Armanto Makmun
Contact Email
jurnalpengabdian.fk@umi.ac.id
Phone
+6282293330302
Journal Mail Official
jurnalpengabdian.fk@umi.ac.id
Editorial Address
JL. Urip Sumohardjo No. 5 KM.5, Kampus II UMI, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
jpki
ISSN : 27544495     EISSN : 27544495     DOI : https://doi.org/10.33096/jpki
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia (JPKI) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Unit Penelitian Publikasi dan Pengabdian Masyarakat (UP3M) Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia. Jurnal ini mencakup banyak masalah umum atau masalah yang terkait dengan layanan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang layanan masyarakat. JPKI berisi berbagai kegiatan pengabdian masyarakat oleh peneliti dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Implementasi kegiatan layanan juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pelayanan diorganisasikan menjadi kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Articles 58 Documents
Pemberdayaan Kader Posyandu RW 07 Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya pada Pembuatan Jamu Instan Mursyid, Mumtihanah; Mirawati, Mirawati; Zulkarnain, Iskandar
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 4 No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jpki.v4i1.230

Abstract

Mangga dan jambu biji merupakan tumbuhan lokal yang tumbuh pesat di sekitar wilayah Kecamatan Biringkanaya dan termasuk di wilayah Kelurahan Bulurokeng. Masyarakat umumnya hanya mengkonsumsi buahnya, sehingga daunnya tidak diberdayakan. Kombinasi ini dapat digunakan untuk mengobati hipertensi, asam urat, diabetes dan kolesterol yang melibatkan beberapa enzim penting di dalam pencernaan. Agar penggunaan lebih tepat, perlu dilakukan peningkatan pemahaman kepada masyarakat dalam mengolah menjadi jamu instan yang mudah untuk dikonsumsi. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan peningkatan pengetahuan tentang fungsi jamu dan salah satu ide pengembangan produk sederhana bagi kelompok kader agar dapat menambah benefit ekonomi mitra. Pengabdian dilakukan dalam 3 tahap pelaksanaan, yaitu : sosialisasi, edukasi dan ceramah, serta praktek. Pengabdian dilakukan di Aula Kantor Kelurahan Bulurokeng dengan kelompok mitra Kader Posyandu RW 07. Pelatihan ini diikuti 10 orang yang terdiri dari 1 orang ketua kader dan 9 orang anggota. Penyiapan, pelaksanaan dan evaluasi dilaksanakan selama 4 bulan yaitu September-Desember dengan puncak kegiatan dilaksanakan pada 23 Desember 2022. Dari seluruh kegiatan dihasilkan bahwa terlihat peningkatan pengetahuan peserta yang ditunjukkan dari hasil evaluasi, khususnya pada hasil kuesioner yang menunjukkan peningkatan pengetahuan dari peserta. Dari 10 orang peserta menunjukkan hasil pengisian kuesioner yang baik mengenai fungsi dan cara penggunaan jamu yang telah diajarkan sebelumnya.
Pembentukan “Pondok Osteoartritis” sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Nyeri Sendi di Posyandu Larasati Dukuh Kupang, Surabaya Njoto, Ibrahim; Lewi, Anna; Agnes, Andra; Aryanti, Novina; Khamidah, Nur
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 4 No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jpki.v4i1.231

Abstract

Sebagai upaya untuk mewujudkan kesehatan masyarakat pada lansia, saat ini dibutuhkan kegiatan berbasis masyarakat yang berfokus pada lansia. Lansia merupakan kelompok rentan penyakit degeneratif disebabkan penurunan fungsi organ tubuh yang disebabkan faktor usia sehingga untuk hidup sehat diperlukan suatu program berbasis masyarakat. Penurunan fungsi organ tersebut salah satunya ditandai dengan osteoartritis atau nyeri sendi. Namun nyeri tersebut bisa dikurangi salah satunya adalah dengan melakukan diet karbohidrat. Saat ini program posyandu lansia sudah banyak dilaksanakan namun belum dioptimalkan kegiatan dalam bidang preventif dan promotif, termasuk penyakit osteoarthritis yang merupakan penyakit yang akan dialami oleh lansia. Dengan memanfaatkan kader serta posyandu yang sudah berjalan, maka dibentuklah program “pondok osteoarthritis (OA)” yang berada di lokasi posyandu lansia “Larasati”, yang tujuannya adalah sebagai upaya untuk deteksi dini, pencegahan serta mengurangi kesakitan akibat penyakit OA. Kegiatan yang dilakukan adalah membentuk pos pada posyandu lansia kemudian dilakukan pendampingan pada kader posyandu lansia, dilakukan pemeriksaan awal hingga terapi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Dukuh Kupang yang pemeriksaannya dilakukan oleh kader. Hasil yang didapatkan adalah terbentuknya kegiatan berbasis masyarakat “Pondok Osteoarthritis (OA)” dengan memberdayakan kader posyandu yang pelaksanaanya di dampingi oleh Puskesmas Dukuh Kupang dan Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FK UWKS). Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan status kesehatan lansia di wilayah kerja Puskesmas Dukuh Kupang Surabaya khususnya pada penanganan osteoartritis.
PkM Sosialisasi Manfaat Vaksin Covid-19 dan Pentingnya Bangkit Melawan Pandemi bagi Seluruh Masyarakat di Desa Sanrobone, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar Tahun 2020 Idrus, Hasta Handayani; Rasfayanah, Rasfayanah
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 4 No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jpki.v4i1.233

Abstract

Pemberian vaksin merupakan salah satu upaya yang dinilai paling efektif untuk mengatasi pandemi COVID-19 yang masih terus berlangsung. Tujuannya adalah untuk membuat sistem kekebalan tubuh mengenali dan mampu melawan saat terkena penyakit tersebut. Sebenarnya, sistem kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit bisa terbentuk secara alami saat seseorang terinfeksi virus atau bakteri penyebabnya. Namun, infeksi virus Corona memiliki risiko kematian dan daya tular yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan cara lain untuk membentuk sistem kekebalan tubuh, yaitu vaksinasi. Seseorang yang mendapatkan vaksin COVID-19 juga dapat melindungi orang-orang di sekitarnya, terutama kelompok yang sangat berisiko, seperti lansia. Hal ini karena kemungkinan orang yang sudah divaksin untuk menularkan virus Corona sangatlah kecil. Kegiatan ini memberikan penyuluhan Sosialisasi Manfaat dari Vaksin Covid-19 dan Pentingnya bangkit melawan pandemi bagi seluruh masyarakat di Desa Sanrobone Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan. Menambah pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai manfaat dari Vaksin Covid-19, memberikan bahan ajar seperti banner, poster, leaflet bergambar yang mudah dipahami dan dapat dipergunakan setelah kegiatan ini. Berdasarkan dari data hasil kuesioner (pre dan posttest) pada peserta, didapatkan peningkatan pemahaman tentang pengetahuan mengenai manfaat vaksinasi Covid-19 dan tidak lagi percaya terhadap berita hoax yang beredar seputar vaksin Covid-19. Dari hasil evaluasi tersebut, disimpulkan bahwa kegiatan ini terlaksana dengan baik; masyarakat jadi lebih mengetahui manfaat vaksinasi Covid-19, dan tidak lagi takut untuk mendapatkan vaksinasi sehingga membantu pemerintah dalam meratakan pemberian vaksin Covid-19.
Peningkatan Pengetahuan Mengenai Dampak Cyberbullying Terhadap Kesehatan Mental Pada Remaja Septianawati, Paramita; Finurina Mustikawati, Irma; Ratna Kusuma, Inggar; Pratama, Tisna Sendy; Paramita, Hilma
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 4 No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jpki.v4i1.247

Abstract

Masyarakat hampir sebagian besar memiliki alat penghubung dengan internet antara lain handphone, laptop, tablet dan lain sebagainya. Penggunaan alat tersebut berfungsi sebagai alat telekomunikasi yang dapat dipakai secara positif atau pun negatif oleh masing-masing individu pengguna. Penggunaan negatif media internet dapat berupa penyebaran isu atau berupa penindasan melalui media sosial yang dikenal cyberbullying. Penindasan melalui media elektronik dapat menimbulkan masalah kesehatan masyarakat terutama remaja berupa rasa cemas, stres, percaya diri rendah dan lain sebagainya. Dampak yang lebih parah lagi dapat mengakibatkan anak muda atau remaja yang terkena aksi cyberbullying akan mendapat kemampuan yang rendah di bidang akademik dan dapat terjadi peningkatan kejadian bolos sekolah; atau terjadinya risiko bunuh diri. Maka dari itu tujuan program pengabdian masyarakat yang ditawarkan adalah pemberian Sosialisasi Dampak cyberbullying terhadap Kesehatan Mental. Kegiatan dilakukan dimulai dari pemeriksaan glukosa darah, pretes, kemudian penyuluhan mengenai bahayanya cyberbullying dapat menyebabkan terjadinya gangguan mental, dilanjutkan dengan postes, serta membuat poster berupa stop cyberbullying. Hasil pengabdian mengenai tingkat pengetahuan ditunjukkan adanya peningkatan rerata nilai hasil pengetahuan, dimana sebelum diberikan materi di dapatkan rerata adalah 75,22; kemudian setelah diberikan materi rerata nilai postes adalah 87,78, artinya terdapat penambahan pengetahuan mengenai materi dampak cyberbullying terhadap kesehatan mental pada remaja di Panti Asuhan Putri Muhammadiyah Tanjung, Purwokerto. Kesimpulan pada kegiatan pengabdian adalah adanya efektivitas pemberian materi dan pembuatan poster stop cyberbullying terhadap peningkatan pengetahuan pada remaja putri mengenai dampak cyberbullying terhadap kesehatan mental.
Production of JeKo Candy (Jeli Kelor) as an Effort to Prevent Stunting in Lengkese Village, Takalar Regency Fajriansyah, Fajriansyah; Zulfahmidah, Zulfahmidah; Nurkhairi, Nurkhairi
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 4 No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jpki.v4i1.260

Abstract

Moringa plant is one of the plants that can be found in Lengkese Village, District, Takalar Regency. There is a Takalar Regency government policy that requires every house to plant at least 1 moringa plant for 1 house so that this plant is easy to find in the yards of the houses of the Lengkese Village community. It is known that Moringa leaves are plants that have many benefits, one of which is as an alternative to improve the nutritional status of malnourished children, overcome malnutrition, and increase the amount of milk production in nursing mothers. Some of the obstacles faced by the people of Lengkese Village, Takalar Regency as our community service partners include: (1) Activities in the Lengkese Village community who have free time that has not been used for productive activities, (2) Processing, The community in Lengkese Village only uses Moringa leaves as hedges which are left attached to the terraces of the house. Through this community service program, we facilitate partners through counseling, training/assistance, and fostering the production of JeKo (Moringa Jelly) candy as an effort to prevent stunting (malnutrition). The specific target achieved from the application of community science and technology through this training is an increase in understanding, knowledge and skills of group partners, partners are able to produce packaged and labeled JeKo products equipped with partner identities.
Pelatihan Praktik Menyusui di Kompleks Otoritas Bandara Wilayah V Makassar dan Posyandu Teratai VI Makassar Idrus, Hasta Handayani; Rasfayanah, Rasfayanah; Zulfitriani Murfat, Zulfitriani Murfat
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 4 No 2 (2023): September 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jpki.v4i2.262

Abstract

Keunggulan ASI tersebut perlu ditunjang dengan cara pemberian ASI yang benar, antara lainpemberian ASI segera setelah lahir (30 menit pertama bayi harus sudah disusukan) kemudianpemberian ASI saja sampai bayi umur 6 bulan (ASI eksklusif), selanjutnya pemberian ASI sampai 2tahun dengan pemberian makanan pendamping ASI yang benar. Tujuan dari edukasi ini adalahmembantu para ibu untuk mengetahui teknik menyusui yang benar sehingga dapat memberikan ASIpada bayinya. Oleh karena itu, diperlukan usaha-usaha atau pengelolaan yang benar, agar setiap ibudapat menyusui sendiri bayinya. Dengan memberikan pelatihan tentang cara menyusui yang baik,paraIbu pasca nifas di kompleks otoritas bandara wilayah V Makassar &Posyandu Teratai VI RT B, RWVI, Jl. Pampang III kelurahan Pampang Kecamatan Panakukang Makassar dapat melihat presentasevideo dan praktek langsung dengan menggunaan manikin bayi. Para ibu-ibu sangat antusias mengikutikegiatan pelatihan ini karena kegiatan ini memberikan pengalaman berharga kepada merekasekaligus pengetahuan tentangpentingnya ASI bagi anak-anak mereka, sehingga mengurangi angkakesakitan pada anak-anak akibat mengkonsumsi susu formula.
Edukasi Gejala Klinis dan Aspek Psikologi Premenopause dan Menopause di Kabupaten Gunung Kidul Yogyakarta Hidayatullah, Hidayatullah; Tahir, Mardiah; Mappaware, Nasrudin; T. Chalid, St Maisuri; Rakhmah, Nur; Fujiko, Masita; Syahril, Erlin; Mujihad, Andi
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 4 No 2 (2023): September 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jpki.v4i2.263

Abstract

Kegiatan ini diadakan dengan tujuan menambah pengetahuan tentang gejala klinis dan aspek psikologi premenopause dan menopause perempuan di Desa Mulusan Kabupaten Gunung Kidul Yogyakarta yang sesuai dengan perkembangan zaman. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan meliputi; menyampaikan materi dan tanya jawab. Melalui penyuluhan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengetahui gejala klinis dan aspek psikologi sebagai bekal dalam menghadapi proses premenopause dan menopause. Peserta didorong untuk berpartisipasi aktif dalam diskusi dan tanya jawab guna mendalami pemahaman tentang materi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta berhasil meningkatkan pengetahuannya yang dievaluasi menggunakan pretest dan posttest dengan peningkatan nilai lebih dari 50%. Selain itu, melalui penyuluhan ini, peserta semakin memahami pentingnya faktor-faktor yang berperan pada proses menopause dalam aspek medis dan kehidupan mereka. Kesimpulannya, metode penyuluhan dan diskusi berhasil menambah pengetahuan tentang gejala klinis dan aspek psikologi perimenopause dan menopause pada perempuan Desa Mulusan.
Penyuluhan Stunting, Pemeriksaan Kesehatan dan Sirkumsisi di SD Negeri 1 Turatea, Kabupaten Jeneponto Basri, Sri Wahyuni gayatri; Daeng kanang, Indah Lestari; Darma, Sidrah; Purnamasari, Reniy; Karim, Marzelina; Isnaini, Arni
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 4 No 2 (2023): September 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jpki.v4i2.264

Abstract

Prevalensi balita stunting di Sulawesi Selatan mencapai 27,2% pada 2022 dan Kabupaten Jeneponto merupakan wilayah dengan prevalensi balita stunting tertinggi di Sulawesi Selatan pada 2022, yakni mencapai 39,8%. Stunting atau balita pendek merupakan masalah kurang gizi kronis pada anak yang dipengaruhi oleh berbagai faktor yaitu kekurangan gizi pada anak, kekurangan gizi pada ibu,serta keamanan pangan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan agar masyarakat lebih mengetahui mengenai penyakit stunting yang telah mengalami peningkatan secara signifikan di daerah tersebut.Metode yang dilakukan yaitu dengan cara melakukan penyuluhan penyakit stunting, pemeriksaan kesehatan pada masyarakat umum dan skrining stunting pada anak serta melakukan sirkumsisi pada siswa. Dalam mencegah dan mengatasi masalah stunting maka perlu dilakukan kegiatan berkala agar pengetahuan lebih merata ke semua masyarakat sehingga angka kejadian stunting menurun.
Edukasi Shalat Tahajjud sebagai Aktivitas Ibadah Untuk Mencegah Hipertensi pada Kelompok Usia Muda Yusni, Yusni; Idayati, ratna; Zakiaturrahmi, Zakiaturrahmi; Hasballah, Kartini; Saminan, Saminan; Nugraha, Gartika Setiya; Asqalani, Muhammad Hafiz; Rangkuti, Raihan Daffa Anugrah
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 4 No 2 (2023): September 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jpki.v4i2.265

Abstract

Shalat adalah aktifitas fisik yang memiliki gerakan yang sangat kompleks sehingga jika dilakukan secara benar dan teratur maka akan bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan. Hasil penelitian yang kami lakukan menunjukkan bahwa tidak banyak orang muslim yang tahu bahwa shalat bermanfaat untuk kesehatan, dengan demikian kami berupaya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat tahajjud dalam mengontrol tekanan darah. Aceh sebagai salah satu daerah yang menerapkan syariat Islam sudah sepatutnya menggalakkan masyarakatnya gemar untuk shalat tahajjud secara teratur sehingga akan membantu upaya menurunkan risiko hipertensi pada usia muda. Metode kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah memberikan kuesioner untuk mengetahui pengetahuan masyarakat tentang tahajjud, melakukan pemeriksaan tekanan darah, dan memberikan edukasi tentang tahajjud sebagai aktifitas fisik untuk preventif hipertensi. Kegiatan ini dilakukan terhadap 30 orang pria (n=14) dan wanita (n=16), usia 18-21 tahun, dan beragama Islam. Hasil kegiatan pengabdian ini: sebanyak 33,33% dari partisipan memiliki tekanan darah diatas normal, 63,33% partisipan melakukan tahajjud, namun yang tahajjud teratur hanya sekitar 16,67%, dan partisipan yang mengetahui bahwa tahajjud bermanfaat untuk kesehatan adalah berjumlah 16,67%. Kesimpulannya adalah tahajjud yang dilakukan secara teratur akan dapat mengontrol tekanan darah sehingga akan mengurangi resiko terjadinya hipertensi pada usia muda. Disarankan agar masyarakat terutama kaum muda untuk menggalakkan salat tahajjud untuk meningkatkan kesehatan khususnya unutk mengontrol tekanan darah sehingga dapat menurunkan resiko hipertensi.
PkM Sosialisasi Pentingnya Konsumsi Makanan Tinggi Zat Besi Untuk Mencegah Anemia Pada Ibu di Desa Sanrobone, Kabupaten Takalar Dirgahayu, A. Millaty; Hamzah, Pratiwi Nasir; Iskandar, Darariani
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 5 No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jpki.v5i1.274

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang dapat dialami oleh semua kelompok umur mulai dari balita sampai usia lanjut. Berdasarkan data Riskesdas 2018, prevalensi anemia pada remaja berusia 15-24 tahun sebesar 32%, artinya masih terdapat permasalahan anemia di Indonesia yang belum teratasi. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya konsumsi makanan tinggi zat besi untuk mencegah anemia khususnya bagi Perempuan. Sasaran dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Perempuan di wilayah Desa Sanrobone Kabupaten Takalar. Total Perempuan yang mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat berjumlah 50 orang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini terdiri dari tiga tahapan diantaranya pretest, edukasi dengan banner dan sosialisasi langsung, dan posttest. Jumlah dan jenis pertanyaan pretest dan posttest sama. Jumlah pertanyaan yang diberikan adalah 12 soal. Jawaban yang benar diberikan nilai 10 dan yang salah diberikan nilai 0. Sebagian besar Perempuan berada pada rentang usia 20-45 tahun (74%). Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan mengenai anemia dan bahan makanan yang mencegah anemia. Hasil uji Wilcoxon signed rank test menunjukkan hasil pretest dan posttest yang berbeda nyata (p-value = 0,000), sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian sosialisasi dapat membantu meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya mengkonsumsi makanan tinggi zat besi untuk mencegah anemia.