cover
Contact Name
Lilian Batubara
Contact Email
lilian.batubara@yarsi.ac.id
Phone
+6285811868354
Journal Mail Official
lilian.batubara@yarsi.ac.id
Editorial Address
Universitas YARSI, Jl. Letjen. Suprapto Cempaka Putih Jakarta Pusat 10510
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Junior Medical Journal
Published by Universitas Yarsi
ISSN : -     EISSN : 29644968     DOI : https://doi.org/10.33476/jmj.v1i4
Junior Medical Journal Merupakan jurnal peer review dan open access yang berfokus pada publikasi hasil dari penelitian terbaru atau baru dari mahasiswa yang berhubungan dengan masalah kedokteran, kesehatan, biomedis dan pendidikan kedokteran. Jurnal ini melibatkan artikel penelitian atau review asli
Articles 337 Documents
Perbandingan Gambaran Indeks Eritrosit Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Terapi Hemodialisis dan CAPD serta Tinjauannya Menurut Pandangan Islam basalamah, muhammad nabil rusjdi; Armelia, Linda; Riani, Siti Nur; Hasibuan, Faizal Drissa
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i2.4411

Abstract

Penyakit Ginjal Kronik (PGK) melibatkan perubahan struktural dan fungsional pada ginjal serta seringkali disertai anemia akibat defisiensi eritropoietin dan faktor lain. Terapi umum untuk PGK melibatkan Hemodialisis (HD) dan Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD), keduanya berpotensi memengaruhi indeks eritrosit. Dalam penelitian ini, 51 pasien PGK yang menjalani HD dan CAPD di RS Hermina Bekasi dievaluasi untuk indeks eritrosit, menunjukkan perbedaan signifikan pada Mean Corpuscular Hemoglobin Concentration (MCHC) antara kelompok HD dan CAPD (p ≈ 0.009), sementara Mean Corpuscular Volume (MCV) dan Mean Corpuscular Hemoglobin (MCH) tidak menunjukkan perbedaan signifikan (MCV: p ≈ 0.960, MCH: p ≈ 0.079). Rata-rata MCV pada pasien PGK HD adalah 86.41 fL dan CAPD 87.20 fL. Rata-rata MCH PGK HD adalah 28.04, sedangkan pada CAPD 28.64. Adapun rata-rata MCHC pada PGK HD adalah 32.40 g/dL, sedangkan CAPD mencapai 33.92 g/dL. Temuan ini memberikan wawasan tentang dampak terapi dialisis pada karakteristik fisik eritrosit dan implikasinya terhadap jenis anemia pada pasien PGK. Dalam konteks perawatan PGK menggunakan HD dan CAPD, pasien telah melaksanakan aspek ikhtiar dan menjaga kelangsungan hidup sesuai dengan prinsip-prinsip Agama Islam. Dengan menyoroti pentingnya pemahaman terhadap dampak terapi dialisis pada indeks eritrosit pasien PGK, penelitian ini memberikan dasar bagi pendekatan perawatan yang holistik, mempertimbangkan aspek kesehatan dan nilai-nilai agama untuk memastikan perawatan yang sesuai dan komprehensif. Studi ini menghasilkan wawasan baru terkait karakteristik eritrosit pada PGK dan memberikan landasan bagi penelitian lebih lanjut dalam upaya meningkatkan kualitas perawatan PGK dengan mempertimbangkan aspek agama dan kesehatan secara bersamaan.
Hubungan Kualitas Tidur dengan Kejadian Hipertensi pada Pemain Game Online di Pulau Sebatik Provinsi Kalimantan Utara dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Al Faisal, Muhammad Alfin; Widianti, Dini
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i2.4418

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi sering disebut sebagai The silent killer akibat seringnya terjadi tanpa gejala. Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik > 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik > 90 mmHg. Hasil Riskesdas Provinsi Kalimantan Utara, 2018 menunjukkan prevalensi hipertensi pada penduduk ≥ 18 tahun sebesar 34.1%. Salah satu faktor risiko hipertensi merupakan pola tidur yang buruk yaitu gangguan tidur, kualitas tidur yang buruk, dan durasi tidur yang pendek. Kualitas tidur yang buruk biasanya terjadi pada seseorang yang bermain game online secara berlebihan. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan kejadian hipertensi pada pemain game online di Pulau Sebatik Provinsi Kalimantan Utara. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah total sampling pemain game online yang mengikuti tournament game online di Pulau Sebatik, Provinsi Kalimantan Utara, sebanyak 80 responden. Hasil: Pada penelitian ini responden dengan kategori hipertensi sebanyak 44 orang (55.9%) dan kategori pre-hipertensi sebanyak 15 orang (18.8%) dengan rentang usia remaja akhir (20-25 tahun) sebanyak 36 orang (45 %). Berdasarkan hasil uji Chi-Square didapatkan hasil p-value sebesar 0.001 dengan nilai odds ratio menunjukkan bahwa kualitas tidur yang buruk mempunyai risiko 8,22 kali lebih besar terkena hipertensi. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan kejadian hipertensi pada pemain game online di Pulau Sebatik, Provinsi Kalimantan Utara dan terjadi pergeseran prevalensi hipertensi yang dapat terjadi pada usia remaja akhir karena perubahan gaya hidup seperti kualitas tidur buruk. Dalam tinjauan Islam tidur merupakan sunnatullah yang dapat dijadikan sarana untuk menjaga kesehatan tubuh. Background: Hypertension is often referred to as the silent killer because it often occurs without symptoms. Hypertension is a condition where systolic blood pressure > 140 mmHg and/or diastolic blood pressure > 90 mmHg. The results of Riskesdas of North Kalimantan Province in 2018 showed that the prevalence of hypertension based on the results of direct blood pressure measurements in residents 18 years of age was 34.1%. One of the risk factors for hypertension is poor sleep patterns, namely sleep disturbances, poor sleep quality, and short sleep duration. Poor sleep quality usually occurs in someone who plays online games excessively. Objective: The purpose of this study aims to determine the relationship between sleep quality and the incidence of hypertension in online game players on Sebatik Island, North Kalimantan Province. Method: This type of research is descriptive analytic with a cross sectional research design. The sample in this study was a total sampling of online game players who participated in an online game tournament on Sebatik Island, North Kalimantan Province, as many as 80 respondents. Result: In this study, there were 44 respondents (55.9%) in the hypertension category and 15 (18.8%) in the pre-hypertension category, with age range of late adolescence (20 – 25 years) as many as 36 people (45%). Based on the results of the Pearson Chi-Square , a p-value of 0.001 was obtained so that there was a significant relationship between sleep quality and the incidence of hypertension with the odds ratio value indicating that poor sleep quality has an 8.22 times greater risk of developing hypertension. Conclusion: There is a relationship between sleep quality and the incidence of hypertension in online game players on Sebatik Island, North Kalimantan Province and there is a shift in the prevalence of hypertension that can occur in late adolescence due to lifestyle changes such as poor sleep quality. In Islam, sleep is a sunnatullah that can be used to maintain a healthy body.
Analisis Profil Gula Darah pada Pasien Penyakit Jantung Koroner di Poliklinik Jantung RSPAD Gatot Soebroto Periode Januari - Juni 2023 Elsa; Yasmin, Intan Farida; Sari, Siti Maulidya
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i2.4850

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan penyebab kematian utama di dunia, dengan diabetes melitus sebagai faktor risiko signifikan. Gangguan metabolisme glukosa, seperti diabetes dan hiperglikemia, dapat memperburuk kerusakan pembuluh darah dan meningkatkan risiko PJK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil gula darah pada pasien yang telah didiagnosis PJK di poliklinik jantung RSPAD Gatot Soebroto. Metodologi: Penelitian ini merupakan studi observasional desktiptif kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 83 pasien PJK yang telah dikonfirmasi diagnosisnya melalui EKG, CT scan coroner, atau angiografi. Variable yang diukur meliputi kadar Glukosa Darah Puasa (GDP), kadar Glukosa Darah 2 jam Postprandial (GD2PP), dan kadar Hemoglobin A1c ( HbA1c). Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa 38,6% pasien mengalami PJK dengan 1 vessel disease dan 3 vessel disease dan 65% resoinden berusia 51 hingga 70 tahun. meskipun Sebagian besar pasien memiliki kadar GD2PP (50,6%) dan HbA1c (50,6%) dalam rentang normal. Terdapat proporsi yang cukup signifikan (60,2%) dengan kadar GDP abnormal. Simpulan: Studi ini menunjukkan bahwa meskipun banyak pasien PJK memiliki profil gula darah yang normal, masih terdapat proporsi yang cukup besar dengan kadar GDP yang abnormal. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap abnormalitas profil gula darah pada pasien PJK, serta untuk mengevaluasi efektivitas intervensi yang bertujuan untuk memperbaiki profil gula darah. ABSTRACT Background: Coronary Artery disease (CAD) is the leading cause of death in the world, with diabetes mellitus as a significant risk factor. Disorders of glucose metabolism, such as diabetes and hyperglycemia, can exacerbate vascular damage and increase the risk of CAD. This study aims to analyze the blood sugar profile in patients who have been diagnosed with CAD in the cardiac polyclinic of Gatot Soebroto Army Hospital. Methods: This study is a descriptive observational quantitative research. The research sample consists of 83 CAD patients whose diagnoses have been confirmed through ECG, coronary CT scan, or angiography. The variables measured include Fasting Blood Glucose (FBG), 2-hour Postprandial Blood Glucose (2hPPBG), and Hemoglobin A1c (HbA1c) levels. Results: This study showed that 38.6% of patients had CAD with 1 vessel disease and 3 vessel disease and 65% of the patients were aged 51 to 70 years. although most patients had GD2PP (50.6%) and HbA1c (50.6%) levels within the normal range. There was a significant proportion (60.2%) with abnormal FBG levels. Conclusion: This study shows that although many CAD patients have normal blood sugar profiles, there is still a sizable proportion with abnormal GDP levels. Further research is needed to identify factors that contribute to abnormal blood sugar profiles in CAD patients, as well as to evaluate the effectiveness of interventions aimed at improving blood sugar profiles.
Hubungan antara Penderita TB Paru Klinis dengan Gambaran Foto Thorax di RS YARSI Periode Januari 2021-Desember 2022 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Meilana, Anisya; Maulidya, Siti; Astiwara, Endy
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i3.4375

Abstract

Setiap kasus TB paru dikonfirmasi secara bakteriologis atau terdiagnosis secara klinis yang mempengaruhi parenkim paru, sesuai dengan definisi kasus standar TB paru yang sebelumnya direvisi oleh WHO pada tahun 2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara penderita TB paru klinis dengan gambaran foto thorax di RS YARSI pada periode Januari 2021-Desember 2022. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik. Sampel penelitian adalah pasien TB paru yang terdiagnosis klinis dan melakukan foto thorax. Dengan menggunakan teknik probability sampling, didapatkan sebesar 84 sampel yang selanjutnya akan dilakukan analisis statistik menggunakan uji chi-square. Total didapatkan sebanyak 43 pasien memiliki gambaran lesi moderat pada foto thorax. Analisis bivariat mengenai hubungan antara penderita TB Paru Klinis dengan hasil foto toraks pada didapatkan hasil sebesar 0,013 (0,013<0,05). Hal ini menandakan bahwa gejala klinis pasien sesuai dengan diagnosis klinisnya.
Gambaran Perilaku Pencegahan Astenopia Akibat Penggunaan Laptop dan Smartphone Pada Mahasiswa Angkatan 2020 Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Muhammad Fazriel Ramdhan Hidayat; Saskia Nassa Mokoginta; Irwandi M. Zen
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i3.4386

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan laptop dan smartphone telah umum di kalangan mahasiswa, bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai penunjang pembelajaran. Kelebihan keduanya adalah kemudahan penggunaan dan portabilitas, memungkinkan digunakan di mana saja. Namun, penggunaan berlebihan dapat menyebabkan kelelahan mata karena terlalu lama terpapar pada layar perangkat tersebut. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui gambaran perilaku pencegahan astenopia akibat penggunaan laptop dan smartphone pada Mahasiswa Angkatan 2020 Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi. Metode: Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 137 orang mahasiswa yang sesuai kriteria inklusi. Pengumpulan data melalui kuesioner yang telah diuji validitas data. Analisis data dengan univariat. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki tindakan yang sedang dalam pencegahan kelelahan mata akibat penggunaan smartphone (68,6%) dan memiliki tindakan baik mengenai pencegahan kelelahan mata akibat penggunaan laptop 69,3%). Kesimpulan: Tindakan mengenai pencegahan kelelahan mata akibat penggunaan laptop dominan baik, sedangkan tindakan mengenai pencegahan kelelahan mata akibat penggunaan smartphone dominan kategori sedang. Background: Laptops and smartphones are widely used by students for communication and as learning tools due to their convenience and portability. However, excessive use can lead to eyestrain, causing discomfort and fatigue due to prolonged screen exposure. The aim of To determine the description of asthenopia prevention behavior due to the use of laptops and smartphones in 2020 Yarsi University Faculty of Medicine Students. Method: The research method used was descriptive with a cross sectional research design. Random sampling technique with a total sample of 137 students who fit the inclusion criteria. Data collection through questionnaires that have been tested for data validity. Data analysis with univariate. Research result: The results showed that most students had moderate action in preventing eye fatigue due to smartphone use (68.6%) and had good action regarding the prevention of eye fatigue due to laptop use 69.3%).. Conclusion: Actions regarding the prevention of eyestrain due to the use of laptops are predominantly good, while actions regarding the prevention of eyestrain due to the use of smartphones are dominant of moderate category.
Hubungan Kebiasaan Konsumsi Kopi, Penggunaan Gadget, dan Stres dengan Kejadian Insomnia pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Angkatan 2022 serta Tinjauannya dalam Islam Saniyya, Shinta Elrica; Maulidya, Siti; Irwandi
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i3.4402

Abstract

Latar Belakang: Masalah gangguan tidur dapat mengganggu pertumbuhan fisik, emosional, kognitif, dan sosial orang dewasa. Insomnia adalah salah satu gangguan tidur yang ditandai dengan kesulitan dalam memulai tidur, mempertahankan tidur, tidak menyegarkan selama 1 bulan atau lebih di mana keadaan sulit tidur ini harus menyebabkan gangguan klinis yang signifikan. Sebagian anak muda termasuk mahasiswa kedokteran mengkonsumsi kopi untuk meningkatkan semangat beraktivitas maupun mengerjakan tugas. Faktor lain yang dapat mempengaruhi yaitu penggunaan gadget dan stres. Dalam pandangan Islam, Allah-lah yang menciptakan manusia untuk beribadah kepada-Nya. Maka dari itu, manusia harus taat dan patuh terhadap perintah-Nya. Untuk menjaga kesehatan tubuh, umat muslim harus selalu berikhtiar dengan menjaga kecukupan makanan halal dan thayyib serta selalu bersyukur dan bertawakkal kepada Allah. Metode: Penelitian ini menggunakan 75 data sampel mahasiswa fakultas kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2022 dengan desain penelitian cross sectional. Penetapan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Bahan penelitian yang digunakan berupa kuesinoer gabungan: Depression Anxiety Stres Scale, Insomnia Severity index, dan kuesioner yang menanyakan konsumsi kopi dan penggunaan gadget. Selanjutnya data akan dianalisis secara analitik menggunakan uji Fisher Exact. Hasil: Hasil penelitian didapatkan tidak ada hubungan konsumsi kopi dengan kejadian insomnia (p=0,528), tidak ada hubungan penggunaan gadget dengan kejadian insomnia (p=1,000), namun ada hubungan stres dengan kejadian insomnia (p=0,013). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara stres dengan kejadian insomnia, namun tidak terdapat hubungan terhadap konsumsi kopi dan penggunaan gadget dengan kejadian insomnia pada mahasiswa fakultas kedokteran Universitas YARSI.
Hubungan Status Gizi dengan Derajat DBD pada Anak di Rumah Sakit YARSI Periode 2022-2023 Anindita Putri Noorma Rahayu; Souvrianti, Elsye
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i3.4407

Abstract

ABSTRAK Terdapat 20.000 hingga 25.000 kematian akibat DBD, terutama pada anak-anak dan terjadi pada lebih dari 100 negara. Demam berdarah telah menyebar ke lebih dari 100 negara, termasuk negara-negara di Amerika, Asia Tenggara, dan Pasifik Barat, menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Berdasarkan informasi dari Direktorat P2PM di Indonesia ada 57.884 kasus dengue dan 422 kematian dengue pada tahun 2023 hingga bulan Agustus. Pada penelitian yang dilakukan Maneerattanasak dan Suwanbamrung, 2020 menunjukkan bahwa anak dengan obesitas akan lebih berisiko terkena infeksi dengue berat. Penderita obesitas akan memiliki lebih banyak sel lemak yang akan mengeluarkan TNF-a, IL-6, leptin, dan pengurangan adiponektin. Hal tersebut mengakibatkan perubahan fungsi sel imun saat terjadi infeksi. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan studi cross-sectional serta pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian ini yakni pasien DBD pada anak di Rumah sakit Yarsi pada tahun 2022-2023. Total responden penelitian ini berjumlah 117 pasien yang termasuk pada kriteria inklusi dan eksklusi penelitian. Pada penelitian ini, berdasarkan analisis statistik, menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan derajat penyakit DBD pada anak, serta tidak terdapat adanya hubungan antara stunting dengan derajat penyakit DBD pada anak. Mayoritas responden mengalami gizi baik dan stunting menderita DBD derajat I-II. Namun, ditemukan 3 pasien dengan gizi baik menderita DBD derajat III. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara status gizi dengan derajat penyakit DBD pada anak di Rumah Sakit Yarsi. ABSTRACT There are 20,000 to 25,000 deaths due to Dengue Fever (DF), especially in children, occurring in more than 100 countries. Dengue fever has spread to over 100 countries, including countries in Americas, Southeast Asia, and the Western Pacific, according to data from the World Health Organization. Based on information from the Directorate of P2PM in Indonesia, there were 57,884 cases of dengue and 422 dengue deaths in 2023 until August. Research conducted by Maneerattanasak and Suwanbamrung in 2020 indicates that children with obesity have more risk of severe dengue infection. Individuals with obesity will have more fat cells that release TNF-a, IL-6, leptin, and reduce adiponectin. This results in changes the immune cell function during infection. This research used quantitative method with cross-sectional study design and retrospective approach. The population in this study consisted of pediatric dengue patients at Yarsi Hospital in 2022-2023. The total respondents in this study were 117 patients who met the inclusion and exclusion criteria. According to the statistical analysis, there is no relationship between nutritional status and the severity of DHF in children, and there is no relationship between stunting and the severity of DHF in children. The majority of respondents had good nutrition, and those with stunting suffered from DHF grades I-II. However, three patients with good nutrition were found to have DHF grade III. Based on the results of this research, it can be concluded that there is no relationship between nutritional status and the severity of DHF in children at Yarsi Hospital.
Faktor Risiko Kematian Pasien Covid-19 Periode September 2021 - 2022 di RS Yarsi dengan Komorbid Diabetes Melitus Serta Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Putra Pangraizan, Farel; Mukhtar, Diniwati; Ainur Rahmah, Nunung; Ma'sum, Ali
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i3.4409

Abstract

KATA KUNCI COVID-19, Diabetes Melitus, Komorbid, Kematian, Faktor Risiko ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui fakor resiko kematian pasien covid 19 periode september 2021-2022 di RS yarsi dengan komorbid diabetes melitus serta tinjauannya menurut pandangan islam. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian kohort retrospektif. Sampel penelitian diambil secara total sampling. Data dikumpulkan melalui data sekunder menggunakan data rekam medis. Pada penelitian ini terdapat 10 Sampel. Analisis dilakukan menggunakan uji Chi Square: Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia dan jenis kelamin terhadap kematian pasien covid-19 dengaan komorbid diabetes melitus dan komorbid lain karena nilai signifikansi tersebut memiliki nilai yang lebih besar dari 0,05, sehingga H0 diterima.Dalam pandangan islam, kematian dan penyakit dapat dibagi menjadi dua yaitu fisik dan non-fisik. Dalam kasus penelitian ini covid-19 sendiri masuk kedalam penyakit medis atau dalam pandangan islam masuk kedalam penyakit fisik yaitu penyakit badan, penyakit yang tampak dan dapat kita rasakan. KEYWORDS COVID-19, Geriatric, Comorbid, Death, Factor Risks ABSTRACT This research was conducted to determine the risk factors for death of Covid 19 patients for the period September 2021-2022 at Yarsi Hospital with comorbid diabetes mellitus and its review according to Islamic views. This research uses quantitative methods with a retrospective cohort research design. The research sample was taken by total sampling. Data was collected through secondary data using medical record data. In this study there were 10 samples. The analysis was carried out using the Chi Square test: The results of the analysis showed that there was no significant relationship between age and gender on the death of Covid-19 patients with comorbid diabetes mellitus and other comorbidities because the significance value had a value greater than 0.05, so H0 was accepted .In the Islamic view, death and disease can be divided into two, namely physical and non-physical. In the case of this research, Covid-19 itself is a medical disease or in the Islamic view it is a physical disease, namely a bodily disease, a disease that we can see and feel.
Hubungan Asupan Makan dengan Kejadian Obesitas pada Anak Siswa SDN Sumur Batu 01 Pagi, Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Arroyyan; Qomariyah RS; Laksono, Sonny Pamuji; Ma'sum, Ali
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i3.4450

Abstract

Latar belakang. Obesitas pada anak merupakan masalah kesehatan yang serius yang dapat berdampak negatif terhadap tumbuh kembang anak. Salah satu faktor penyebab obesitas adalah pola makan yang tidak sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan makanan dengan kejadian obesitas pada anak SD kelas 4-6 di SDN 1 Sumur Batu, Jakarta Pusat. Metode. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Sampel penelitian adalah 91 anak SD kelas 4-5 di SDN Sumur Batu 01 Pagi, Jakarta Pusat. Data asupan makanan dikumpulkan melalui kuesioner. Data kejadian obesitas dikumpulkan melalui pengukuran antropometri. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan makanan dengan kejadian obesitas pada anak SD kelas 4-5 di SDN 1 Sumur Batu, Jakarta Pusat (p>0,05). Anak yang memiliki asupan makanan yang tidak sehat memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami obesitas. Kesimpulan Tidak terdapat hubungan antara asupan makan terhadap kejadian obesitas pada siswa siswi kelas 4-5 SDN Sumur Batu 01 Pagi, Jakarta Pusat
Hubungan Strategi Koping dan Kualitas Hidup Dengan Tingkat Stres Mahasiswa Tahap Akademik di Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Avia Nurul Azzahra; Mahardika, Zwasta; Aswara, Endy Muhammad
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i3.4497

Abstract

KATA KUNCI Strategi Koping; Kualitas Hidup; Tingkat Stres; COVID-19; Mahasiswa ABSTRAK Pendahuluan: Pandemi corona virus disease 2019 (COVID-19) yang mulai merebak sejak bulan desember 2019 telah merubah sistem pembelajaran dari luring ke daring. Ketidakmampuan mahasiswa untuk beradaptasi dengan situasi tersebut membuat mereka stres sehingga dibutuhkan strategi koping sebagai upaya menghadapi situasi penuh tekanan. Strategi koping yang tepat dapat memperbaiki kualitas hidup.Metodologi: Penelitian menggunakan rancangan cross-sectional. Tingkat stres diukur dengan kuesioner DASS21, sedangkan pengukuran strategi koping menggunakan Ways of Coping (WOC), dan pengukuran kualitas hidup menggunakan WHOQol-BREF. Data dianalsis dengan menggunakan uji Chi Square dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan dari 119 mahasiswa, sebanyak 43.7% mengalami tingkat stress sedang, 63.8% menggunakan strategi problem focused coping, dan lebih dari setengah yaitu 52.1% mempunyai kualitas hidup yang buruk. Terdapat hubungan signfikan antara stratagi koping dan tingkat stres dan antara kualitas hidup dengan tingkat stres, namun tidak terdapat hubungan signifikan antara strategi koping dengan kualitas hidup. Simpulan: Perlu adanya program pendampingan kepada mahasiswa untuk mengurangi tingkat stress yang dialami sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup mereka.