cover
Contact Name
Lilian Batubara
Contact Email
lilian.batubara@yarsi.ac.id
Phone
+6285811868354
Journal Mail Official
lilian.batubara@yarsi.ac.id
Editorial Address
Universitas YARSI, Jl. Letjen. Suprapto Cempaka Putih Jakarta Pusat 10510
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Junior Medical Journal
Published by Universitas Yarsi
ISSN : -     EISSN : 29644968     DOI : https://doi.org/10.33476/jmj.v1i4
Junior Medical Journal Merupakan jurnal peer review dan open access yang berfokus pada publikasi hasil dari penelitian terbaru atau baru dari mahasiswa yang berhubungan dengan masalah kedokteran, kesehatan, biomedis dan pendidikan kedokteran. Jurnal ini melibatkan artikel penelitian atau review asli
Articles 337 Documents
Hubungan Obesitas dengan Gangguan Siklus Haid pada Mahasiswi Prodi Akademik Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2023 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Mada Surya, Hanifah Salsabila; Jalal, Fasli; Ma'sum, Ali
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i3.4593

Abstract

Latar Belakang: Tinggi rendahnya IMT (Indeks Masa Tubuh) berkaitan dengan faktor-faktor yang mengakibatkan timbulnya gangguan siklus menstruasi. Seseorang dengan status gizi overweight memiliki risiko tinggi mengalami anovulatory chronic. Perempuan dengan kondisi tersebut memiliki sel-sel lemak yang lebih banyak, sehingga terjadi proses produksi hormon estrogen yang berlebih. Metode: Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kuantitatif non-eksperimental atau bersifat observasional analitik. Data akan dikumpulan dari responden penelitian sebanyak satu kali menggunakan kuisioner yang dibuat berdasarkan variabel-variabel yang akan diteliti mengenai hubungan obesitas dengan gangguan siklus haid. Hasil: Didapatkan mahasiswi obesitas dengan polimenorrhea sebanyak 7 orang, mahasiswi obesitas dengan oligomenorrhea sebanyak 8 orang, dan 21 responden dengan obesitas memiliki siklus haid normal. Kesimpulan: Hasil uji statistik menunjukan tidak ada hubungan yang bermakna antara obesitas dengan gangguan siklus menstruasi.
Prevalensi dan Pola Kepekaan Bakteri Gram Negatif Multidrug Resistant dari Kultur Sputum Penyebab Infeksi Saluran Pernapasan Bawah Non-Tuberkulosis Tahun 2022-2023 Latar, Nurul Juwiyanti; Wikaningrum, Riyani; Armelia, Linda
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i3.4603

Abstract

Pendahuluan: Infeksi saluran pernapasan bawah non-tuberkulosis sering disebabkan oleh berbagai macam bakteri Gram negatif seperti Klebsiella pneumoniae, Pseudomonas sp., dan Acinetobacter baumannii. Penggunaan antibiotik tanpa mengetahui bakteri penyebab dapat menyebabkan resistensi, termasuk multidrug-resistant (MDR), yang menyulitkan pengobatan serta meningkatkan risiko kematian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui prevalensi dan pola kepekaan bakteri Gram negatif multidrug-resistant dari kultur sputum penyebab infeksi saluran napas bawah non-tuberkulosis. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional deskriptif dengan desain kohort retrospektif yang dilakukan di rumah sakit swasta di Kota Bekasi dari Juni 2022 hingga Desember 2023. Hasil: Didapatkan 72 isolat (88,9%) adalah bakteri Gram negatif MDR, sebanyak 47 pasien (67,1%) adalah laki-laki dengan mayoritas usia lebih dari 28 hari - 18 tahun (57,1%), 54,3% pasien meninggal. Acinetobacter baumannii merupakan isolat terbanyak, isolat tersebut 100% resisten terhadap cefazoline, ceftazidime, ceftriaxone, cefepime, meropenem, gentamicin, dan ciprofloxacin. Kesimpulan: Pada penelitian ini ditemukan bakteri MDR Gram negatif terbanyak adalah Acinobater baumannii yaitu 19 isolat (26,3%). Bakteri MDR Gram negatif rata-rata mengalami resistensi tinggi terhadap golongan antibiotik penicillin dan cephalosporin. Dan sensitif terhadap tigecycline dan amikacin
The Effect of Dhikr on The Emergence of Somatoform Disorders During Distance Learning in The 2019 Batch of Yarsi Medical Students And A Review According to Islamic View Rasyid, Naufal; Dian Maharsi, Eri; Arsyad, Muhammad
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i3.4614

Abstract

Background: The impact of Distance learning (DL) during the COVID-19 pandemic on students causes anxiety disorders, excessive worry, and feeling depressed. Meditation or mindfulness is one method to treat a mental disorder. Purposes:This study aimed to determine the relationship between dhikr and the occurrence of somatoform disorders among Yarsi medical faculty students during distance learning. Method: The type of research was descriptive observational with a cross-sectional approach. The study population was YARSI medical students in the 2019 batch, and purposive sampling was conducted. The inclusion criteria were medical students in the 2019 batch who were active and did dhikr, while the exclusion criteria were medical students in the 2019 batch who are not active and not doing dhikr. The tool used in this study was a questionnaire adapted from The Somatic Symptom Scale-8. The data are analyzed univariately and bivariately using SPSS Result: 90.2% of respondents carry out DL for 5-9 hours per day; those who liked DL were 59.7%, and those who did not like DL were 40.2%. Respondents who experienced stress were 96.3%, and 100% percent of respondents had a good perception of dhikr. Respondents who consistently did dhikr were 82.9%. There was no relationship between dzikir and the appearance of somatoform disorders because the P value of the Chi-square test was 0.0079. Conclusion: Respondents mainly experienced mild to severe stress during distance learning, even though the dhikr respondents' perceptions were good. There is no correlation between dhikr and the appearance of somatoform disorder.
Gambaran Karakteristik Penderita Asma di RSUD Bayu Asih Purwakarta Periode 2021-2022 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Jatmiko, Bandaneira Mozza; Aryenti; Fitri; Arsyad, Muhammad
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i3.4663

Abstract

Asma adalah kondisi pernapasan kronis yang ditandai oleh peradangan dan penyempitan saluran napas, yang menyebabkan kesulitan bernapas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik pasien asma di RSUD Bayu Asih Purwakarta pada periode 2021-2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional dengan mengolah data sekunder dari rekam medis. Sebanyak 268 rekam medis pasien ditinjau, dengan ukuran sampel 160 yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Analisis menunjukkan bahwa mayoritas pasien asma adalah perempuan (65,63%) dan berusia 19-59 tahun (75%). Gejala umum yang dialami termasuk sesak napas (100%) dan batuk (82,5%). Hasil tes alergi positif ditemukan pada 94,38% pasien, sementara faktor seperti riwayat keluarga asma (10%) dan merokok (1,88%) berperan kecil. Faktor lingkungan, seperti polusi udara, ditemukan sebagai pemicu signifikan serangan asma di populasi ini. Dokter perlu menekankan pentingnya pengelolaan lingkungan dan deteksi dini untuk meningkatkan pengendalian asma. Menggabungkan pengobatan medis dengan pendekatan holistik, termasuk dukungan spiritual, juga dapat bermanfaat bagi pasien asma dalam menjaga kesehatan mereka.
Hubungan Anemia pada Kehamilan dengan Kejadian Stunting pada Bayi di Rumah Sakit YARSI Periode Januari 2023-Desember 2023 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Annisa Winahyu Anjani; Wan Nedra; Firman Arifandi; Elsye Souvriyanti
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i3.4687

Abstract

Pendahuluan: Stunting merupakan masalah kesehatan yang menjadi perhatian di Indonesia dan dunia dengan prevalensi sebanyak 21,6% anak di Indonesia masih mengalami stunting pada tahun 2022. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat asupan nutrisi yang tidak adekuat atau infeksi berulang. Perkembangan janin selama masa kehamilan berkontribusi sebanyak 20% pada kejadian stunting. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah kondisi anemia pada ibu hamil. Islam memandang pemberantasan stunting merupakan bagian dari upaya menciptakan generasi unggul yang sejalan dengan idealisme Alquran. Upaya ini dilakukan dalam rangka mencapai tujuan syariat yaitu menjaga keturunan (Hifz An-Nafs). Oleh sebab itu perlu dilakukan penelitian untuk Mengetahui hubungan anemia pada kehamilan dengan kejadian stunting pada bayi. Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan case control. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit YARSI dengan menggunakan data sekunder berupa data rekam medis periode tahun 2023. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 95 sampel kasus dan 95 sampel kontrol dengan kriteria tertentu. Penetapan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Uji statistik menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Dari 95 kasus bayi stunting terdapat sebanyak 31 ibu (32,6%) mengalami anemia pada kehamilan, sementara itu dari 95 bayi tidak stunting hanya didapati sebanyak 17 ibu (17,9%) yang mengalami anemia pada kehamilan. Pada uji Chi-Square didapatkan hasil yang signifikan pada hubungan antara anemia pada kehamilan dengan kejadian bayi stunting (p=0.030) dengan OR 2.222 (95% CI 1.129-4.376). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara anemia pada kehamilan dengan kejadian stunting. Anemia pada ibu hamil meningkatkan risiko kejadian bayi stunting di Rumah Sakit YARSI periode 2023. Kata Kunci: Anemia pada kehamilan, stunting, tinjauan islam
Pengaruh Fermentasi Madu Terhadap Ukuran Diameter Glomerulus Ginjal Tikus Penderita Kanker yang Diinduksi Cisplatin Hadi, Restu Syamsul; Rofilah, Dian
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i3.4725

Abstract

Pendahuluan : Cisplatin sebagai pengobatan kemoterapi dinilai cukup efektif dalam berbagai terapi penyakit kanker. Cisplatin berinteraksi dengan DNA yang dapat menyebabkan terganggunya proses transkripsi DNA sehingga terjadi apoptosis baik pada sel kanker maupun sel-sel yang sehat. Hal ini menyebabkan timbulnya toksiksitas pada sel yang sehat, maka perlu adanya proteksi untuk menghambat efek samping cisplatin. Penggunaan fermentasi madu sebagai bahan alami dapat menurunkan efek samping cisplatin. Metodologi : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental secara in vivo menggunakan jenis desain posttest-only control group design. Penelitian ini memiliki 5 kelompok percobaan yaitu, kelompok kontrol tanpa perlakuan, kelompok kontrol yang diinduksi sel HSC-3, kelompok induksi sel HSC-3 dengan cisplatin, kelompok perlakuan fermentasi madu 5% dengan induksi sel HSC-3 dan paparan cisplatin, serta kelompok perlakuan fermentasi madu 10% dengan induksi sel HSC-3 dan paparan cisplatin. Setelah itu dilakukan pewarnaan HE dan dilakukan pengamatan secara kuantitatif. Hasil : Fermentasi madu dapat mempertahankan ukuran diameter glomerulus tetap normal. Simpulan : Fermentasi madu dapat dijadikan sebagai agen nefroprotektif terhadap efek samping cisplatin.
Relationship Between Anemia and Outcomes of Covid-19 Patients at Yarsi Hospital for The Period of June 2020 – June 2022 Hermi, Permata; Hasibuan, Faizal Drissa; Arifandi, Firman
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i3.4731

Abstract

Introduction: Anemia and COVID-19 share a complex relationship. Several published studies have yet to conclusively determine the relationship between anemia and COVID-19 outcomes. Given the importance of the inflammatory process associated with COVID-19 and its role in the pathogenesis of anemia, further research is needed to evaluate the relationship between anemia and COVID-19 patient outcomes. Methods: This study is a quantitative and qualitative analytical study using a cross-sectional approach. The data analyzed is secondary data from the Electronic Medical Record of YARSI Hospital, covering the period from June 2020 to June 2022. The relationship between variables was analyzed using the Wilcoxon Signed Ranks Test, Spearman’s correlation test, and Pearson’s correlation test. Results: A total of 242 patients met all inclusion criteria. Of these, 100 patients were in the anemia group and 142 in the non-anemia group. Statistical analysis revealed a significant difference in the length of hospital stay for COVID-19 patients with anemia compared to those without anemia (Z score -13.3415), with anemic patients having a longer stay. Additionally, the anemia group showed a better recovery rate than the non-anemic group (Z score −11.136). A nonsignificant negative relationship was also found between anemia and COVID-19 severity (Spearman’s rho -0.105, p=0.300). Hemoglobin levels had a nonsignificant negative correlation with the length of hospital stay (Pearson correlation coefficient -0.104, p=0.107). Conclusion: COVID-19 patients with anemia in this study showed better recovery outcomes compared to non-anemic patients but had longer hospital stays.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Perilaku Cyber Bullying Pada Santri di Pondok Pesantren Daar El-Qolam 2 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Al Faraby, Ahmad Farhan; Trisiswati, Maya; Afrizal; Amiarno, Yudi
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i3.4741

Abstract

Latar Belakang: Cyber bullying adalah bentuk intimidasi digital yang kian marak di era informasi, sering terjadi di media sosial dan aplikasi chatting, serta berpotensi menimbulkan dampak psikologis serius seperti stres dan depresi. Santri di pondok pesantren, meski memiliki akses terbatas terhadap teknologi, tetap rentan mengalami cyber bullying sebagai korban atau pelaku, terutama karena kurangnya pengetahuan dan sikap yang tepat dalam penggunaan media digital. Penelitian mengenai hubungan pengetahuan dan sikap terhadap perilaku cyber bullying di pesantren masih minim di Indonesia, sehingga penelitian ini berupaya mengisi kekosongan tersebut dengan fokus pada santri di pondok pesantren. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional kuantitatif, melibatkan 82 santri Pondok Pesantren Daar El-Qolam 2. Data diperoleh melalui kuesioner yang mengukur pengetahuan, sikap, dan perilaku cyber bullying, dan dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik mengenai cyber bullying (92,7%) dan sikap positif terhadap pencegahan tindakan tersebut (80,5%). Uji bivariat mengungkapkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan dengan perilaku (p=0,037) serta sikap dengan perilaku cyber bullying (p=0,003), menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap positif berhubungan dengan rendahnya keterlibatan dalam cyber bullying. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap positif berkontribusi pada pengurangan perilaku cyber bullying di kalangan santri. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi institusi pendidikan untuk meningkatkan edukasi mengenai bahaya cyber bullying dan pentingnya etika bermedia sosial yang sejalan dengan ajaran Islam.
Analisis Profil Lipid pada Pasien Penyakit Jantung Koroner di Poli Jantung RSPAD Gatot Soebroto Periode Januari-Juni 2023 Anata, Ineke Putri; Yasmin, Intan Farida
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i3.4745

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Jantung Koroner (PJK) masih menjadi penyebab kematian utama di dunia. Akumulasi plak pada arteri koroner, yang sering dipicu oleh penumpukan lipid, merupakan faktor utama penyebab PJK. Profil lipid menjadi indikator penting dalam menilai risiko dan kontrol pengobatan PJK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil lipid pada pasien yang telah di diagnosis PJK di poli jantung RSPAD Gatot Soebroto. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 84 pasien PJK yang telah dikonfirmasi diagnosisnya melalui EKG,CT scan koroner, atau angiografi. Variabel yang diukur meliputi kolesterol total, trigliserida, High Density Lipoprotein (HDL), dan Low Density Lipoprotein (LDL). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 38,6% pasien mengalami penyakit PJK dengan 1 vessel disease dan lebih dari setengah sampel berusia kurang dari 60 tahun. Meskipun sebagian besar pasien memiliki kadar trigliserida (64,3%), Total Kolesterol (64,3%), dan HDL (53,6%) dalam rentang normal, terdapat proporsi yang cukup signifikan (63,1%) dengan kadar LDL abnormal. Kesimpulan: Studi ini menunjukkan bahwa meskipun banyak pasien PJK memiliki profil lipid yang normal, masih terdapat proporsi yang cukup besar dengan kadar LDL abnormal. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap abnormalitas profil lipid pada pasien PJK, serta untuk mengevaluasi efektivitas intervensi yang bertujuan untuk memperbaiki profil lipid.
Uji Efektivitas Obat Kumur untuk Mengurangi Pertumbuhan Bakteri di Mulut dan Tinjauan Menurut Pandangan Islam Nurul Amalia; Pratami Adityaningsari; Eri Dian Maharsi; Muhammad Fazlurrahman Anshar
Junior Medical Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v3i3.4844

Abstract

Gangguan mulut adalah salah satu kondisi yang sering terjadi pada masyarakat kini antara lain infeksi mulut, bau mulut, dan sariawan. Flora normal memiliki peran yang penting dalam pertahanan tubuh, namun tidak selalu menguntungkan, dalam kondisi tertentu, flora normal dapat menimbulkan penyakit perubahan substrat atau perpindahan habitat (homeostatik) menjadi patogen. Umumnya, bakteri patogen yang terjadi di rongga mulut adalah bakteri Gram positif yaitu, Streptococcus mutans atau Streptococcus viridans dan Staphyloccocus aureus. Salah satu cara untuk mencegah dan menjaga kesehatan rongga mulut adalah dengan menggunakan obat kumur atau mouthwash. Produk obat kumur yang digunakan adalah Produk A dengan bahan Povidone Iodine 1% (PVP-1) dan Produk B dengan bahan Essential Oil. Rancangan penelitian ini dengan Quasi Experimental, yaitu one group pretest (sebelum diberikan perlakuan) dan postest (setelah diberikan perlakuan), dilanjut menggunakan metode Total Plate Count (TPC) dan pewarnaan Gram. Hasil dari penelitian ini dilakukan uji Paired Samples T-test didapatkan nilai signifikansi p-value < 0.05 pada produk A yang mengindikasikan bahwa produk A dapat menurunkan bakteri di dalam mulut dan tidak menimbulkan efek samping, sedangkan pada produk B p-value > 0.05 maka, tidak ada penurunan signifikan dan menimbulkan efek samping. Kesimpulan yaitu, jumlah bakteri yang menurun signifikan setelah pemberian daripada sebelum pemberian obat kumur terhadap produk A dibanding produk B, serta perbedaan antara kedua produk, yaitu lebih baik komposisi obat PVP-1 daripada Essential Oil.