cover
Contact Name
Made G. Juniartha
Contact Email
madejuni87@gmail.com
Phone
+6285936147164
Journal Mail Official
madejuni87@gmail.com
Editorial Address
Jl.Kenyeri Gg. Sekar Kemuda No.1 Tonja Denpasar Timur.
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Yoga Dan Kesehatan
ISSN : 26210185     EISSN : 27229440     DOI : https://doi.org/10.25078/jyk.v5i2.1884
Jurnal Yoga dan Kesehatan adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh Jurusan Yoga dan Kesehatan, Fakultas Brahma Widya, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar. Jurnal ini memuat tulisan yang isinya tidak hanya penting bagi kalangan akademis di lingkungan kampus Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, tetapi juga bagi masyarakat luas, dalam rangka meningkatkan wawasan dan pengetahuan tentang yoga dan kesehatan. Jurnal ini bisa dijadikan referensi, dokumentasi atau kajian ilmiah dalam menganalisis/menulis ilmiah dan memecahkan berbagai masalah Yoga dan Kesehatan yang semakin kompleks dewasa ini seirama dengan perkembangan globalisasi.
Articles 148 Documents
Urgency Praktik Pranayama Di Era Milenial Bintang Pradnyantari
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 2 No 2 (2019): Volume 2 No. 2 Tahun 2019
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.616 KB) | DOI: 10.25078/jyk.v2i2.354

Abstract

Penulisan karya tulis ini bertujuan untuk memaparkan pentingnya praktik pranayama di era milenial. Adapun yang menjadi latar belakang penulisan ini karena tingkat stres di masyarakat yang semakin hari semakin banyak masyarakat yang mengalami stres dari berbagai kalangan. Ini terjadi dikarenakan pekerjaan, gaya hidup dan juga lingkungan social masyarakat. Pranayama mengajarkan agar bernafas secara sadar yang dapat mengurangi pergolakan emosi, agar kita dapat bernafas lebih seimbang, tenang dan mendalam. Bernafas secara sadar bekerja langsung di pusat integrasi pikiran dan badan. Ingatan adalah gerakan dari pernafasan, dan pernafasan adalah gerakan ingatan. Dengan berbagai permasalahan yang dialami masyarakat saat ini peran pranayama sangatlah penting dalam menyembuhkan penyakit yang banyak dialami oleh masyarakat seperti stress yang mendalam yang diakibatkan oleh permasalahan permasalahan di era modern ini, yang dapat mengganggu pikiran hingga membuat masyarakat menderita penyakit stres yang juga penyakit stress ini dapat memicu penyakit fisik yang dapat membahayakan tubuh sehingga tidak dapat menjalani aktivitas secara fit. Pranayama memberikan efek positif yang sangat banyak manfaatnya untuk masyarakat di era modern ini. Dengan melakukan pranayama masyarakat dapat mengendalikan nafasnya sehingga dapat juga mengendalikan pikiran dan jika sudah dapat mengendalikan pikiran maka tingkat stresspada masyarakat dapat menurun.
Makanan Sattvika dan Pengaruhnya Terhadap Kesehatan dan Karakter Ayu Veronika Somawati; Komang Surya Adnyana
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 3 No 2 (2020): Volume 3 No.2 Tahun 2020
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.809 KB) | DOI: 10.25078/jyk.v3i2.356

Abstract

Being born as a human is a virtue in Hinduism, because among all living things only humans are gifted with the ability to think and distinguish good and bad deeds, and can help themselves from repeated births and deaths towards the ultimate goal of Hinduism. itself namely "Moksartham Jagadhita ya ca iti dharma". Because the primacy of birth as a human being, of course this opportunity must be very grateful and utilized as well as possible. One way that humans can do as a form of gratitude to Ida Sang Hyang Widhi Wasa for birth as a human being is to maintain the healthy body. With a healthy and well-maintained body, surely a person will be able to work at maximum capacity Eating is not an activity to put food into the mouth carelessly and not measured. Eating in question is how a person is able to maintain the intake of food that enters his body properly and correctly so that what is eaten can function optimally for the health of the body. Judging from the science of nutrition, of course this will be associated with intake of carbohydrates, proteins, minerals, fats and others that enter the body. But when viewed from the teachings of Hinduism, regulating food patterns and intake of food that enters the body is also contained in Hindu religious literature, one of which is contained in the Bhagavad-gītā scriptures. And after further study, it can also be understood that what is eaten will ultimately affect one's mindset and character. By using descriptive methods, this paper will examine good food for body health (sattvika food) and its effect on someone's character.
Kajian Kimia Wedang Uwuh Sebagai Minuman Kesehatan Herbal Tradisional Ni Ketut Sinarsih; Sri Sulistyawati Anton
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2022): Volume 5 No. 1 Tahun 2022
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.466 KB) | DOI: 10.25078/jyk.v5i1.833

Abstract

Minuman tradisional yang berkhasiat obat tentunya sangat dekat dengan kehidupanmasyarakat Indonesia, salah satunya wedang uwuh. Wedang uwuh merupakan minuman herbalkhas Yogyakarta yang berbahan baku secang, kayu manis, kapulaga, jahe, pala, sereh, dancengkeh (Jatmika et al. 2017). Artikel ini bertujuan memberikan ulasan yang terkini dankomprehensif mengenai gambaran umum senyawa bioaktif dari herbal yang digunakan dalampembuatan wedang uwuh; serta bioaktivitas senyawa yang terkandung di dalamnya khususnyayang berkaitan dengan kesehatan, Review dilakukan secara deskriptif dari kajian berbagaiartikel ilmiah bebasis online mulai tahun 2012-2022 yang berkaitan dengan kandungan kimiaserta bioaktivitas herbal bahan pembuatan wedang uwuh. Secang, kayu manis, kapulaga, jahe,pala, sereh, dan cengkeh mengandung beberapa senyawa bioaktif golongan terpen, fenolik, dansenyawa metabolit sekunder yang mengandung nitrogen seperti alkaloid. Senyawa-senyawatersebut bekerja secara sinergis sehingga memiliki banyak manfaat kesehatan diantaranyaantioksidan, antimikroba, antivirus, antidiuretik, dan antidiabetes. Pemanfaatan secaratradisional khususnya diperoleh karena adanya daya antioksidan dan antimikroba, yang manadaya antioksidan tersebut dimanfaatkan dalam menambah daya tahan tubuh dan antimikrobauntuk mengatasi masalah pernafasan akibat infeksi bakteri.
Penerapan Proper Positioning dan Waktu Perubahan Posisi Tubuh pada Pasien Stroke dalam Mencegah Ulkus Dekubitus I Nyoman Agus Pradnya Wiguna; Luh Putu Sri Aryani; Govinda Vittala
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2022): Volume 5 No. 1 Tahun 2022
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.635 KB) | DOI: 10.25078/jyk.v5i1.834

Abstract

Stroke dapat didefinisikan sebagai timbulnya tanda dan gejala neurologis secara tiba-tiba akibat dari gangguan suplai darah ke otak. Gejala yang ditimbulkan berupa hemiplegia dan hemiparesis. Stroke dapat menyebabkan seseorang mengalami imobilisasi dalam jangka waktu lama dan memungkinkan seseorang mengalami ulkus dekubitus. Adapun upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya ulkus dekubitus adalah dengan memperhatikan proper positioning dan waktu perubahan posisi tubuh yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proper positioning dan waktu perubahan posisi tubuh yang tepat pada pasien stroke serta mengetahui mekanisme yang mendasari dalam mencegah terjadinya ulkus dekubitus. Metode penelitian yang digunakan adalah narrative literature review dengan menggunakan data sekunder berupa kajian jurnal-jurnal penelitian yang berkaitan dengan proper positioning dan waktu perubahan posisi tubuh pada pasien stroke dalam mencegah terjadinya ulkus dekubitus. Penerapan proper positioning pada pasien stroke dapat diaplikasikan pada 5 posisi tubuh diantaranya (1) posisi tidur terlentang (2) posisi berbaring di sisi yang sehat (3) posisi berbaring disisi yang mengalami paralisis, (4) duduk dikasur dan (5) duduk dikursi. Setiap posisi memiliki 9 titik kontrol meliputi daerah kepala dan leher, bahu, siku, pergelangan tangan, jari-jari, tulang belakang, panggul, pinggul, lutut, kaki dan pergelangan kaki. Penerapan proper positioning yang tepat dengan pengulangan setiap 2 jam sekali dapat mencegah terjadinya ulkus dekubitus, hal ini juga harus didukung dengan pemenuhan nutrisi yang baik, perawatan kulit dan edukasi kesehatan.
Progressive Muscle Relaxation sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Psikologis Lansia dengan Diabetes Melitus Tipe 2 (Desain Eksperimental Kasus Tunggal) I Kadek Darmo Suputra
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2022): Volume 5 No. 1 Tahun 2022
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.449 KB) | DOI: 10.25078/jyk.v5i1.835

Abstract

Lansia dengan diabetes melitus tipe 2 cenderung memiliki kesehatan psikologis kurang baik yang ditandai dengan adanya kecemasan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesehatan psikologis lansia dengan diabetes melitus tipe 2 yaitu dengan latihan progressive muscle relaxation. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh progressive muscle relaxation pada peningkatan kesehatan psikologis lansia dengan diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental kasus tunggal. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Partisipan penelitian merupakan seorang lansia laki – laki dengan diabetes melitus tipe 2 yang berusia 60 tahun. Progressive muscle relaxation diberikan 4 kali pertemuan selama 1 bulan dengan durasi 15 – 20 menit per pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa progressive muscle relaxation memiliki dampak positif terhadap kesehatan psikologis khususnya tingkat kecemasan lansia dengan diabetes melitus tipe 2. Progressive muscle relaxation yang dilakukan secara terus menerus akan sangat bermanfaat pada kesehatan fisik dan juga kesehatan psikologis khususnya menurunkan tingkat kecemasan lansia dengan diabetes melitus tipe 2.
Higiene Sanitasi Makanan dan Minuman dalam Perspektif Kesehatan dan Agama Hindu Ni Made Riska Yulianti; Putu Emy Suryanti; Ni Wayan Yusi Armini
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2022): Volume 5 No. 1 Tahun 2022
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.471 KB) | DOI: 10.25078/jyk.v5i1.837

Abstract

Makanan dan minuman merupakan suatu hal yang mendasar. Makanan dan minuman selalu dibutuhkan manusia dan makhluk hidup lainnya untuk tetap bertahan hidup serta untuk menjaga kesehatan tubuh. Makanan dan minuman yang dapat menjaga kesehatan adalah makanan dan minuman yang mengandung nutrisi serta terjaga higienitas dan sanitasinya. Higiene dan sanitasi makanan dan minuman merupakan hal yang sangat penting, namun sering diabaikan sehingga berpotensi menyebabkan berbagai penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang higiene dan sanitasi makanan dan minuman dalam perspektif kesehatan serta Ajaran Agama Hindu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan metode kajian pustaka atau library research yang dimodifikasi dengan pendapat dan pemikiran penulis. Menjaga higiene dan sanitasi makanan dan minuman sangat dianjurkan baik dalam perspektif kesehatan maupun dalam Ajaran Agama Hindu. Menjaga higiene dan sanitasi makanan dan minuman dimulai dari proses pemilihan bahan, proses penyimpanan bahan, proses pengolahan bahan, proses penyimpanan makanan dan minuman jadi, serta proses penyajian makanan dan minuman yang akan dikonsumsi. Selain memperhatikan kebersihan bahan makanan, kedua perspektif tersebut juga sangat memperhatikan kebersihan individu dan peralatan, serta lingkungan yang digunakan untuk mengolah mauapun menyajikan makanan dan minuman tersebut. Makanan dan minuman yang bersih tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan jasmani, tetapi juga besar pengaruhnya terhadap kesehatan rohani.
Sikap dan Peran Ibu dalam Mempersiapkan Anak untuk Menghadapi Menstruasi Ni Made Diaris; Agus Donny Susanto; I Nyoman Suarjana
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2022): Volume 5 No. 1 Tahun 2022
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.916 KB) | DOI: 10.25078/jyk.v5i1.838

Abstract

Ibu menjadi orang yang paling berperan penting dalam mempersiapkan anak dalam menghadapi menstruasi. Berdasarkan hal tersebut peneliti tertarik untuk mengetahui bagaimanakan sikap dan peran ibu dalam mempersiapakan anak untuk menghadapi menstruasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunaka nalisis data deskriptif untuk melihat gambaran distribusi frekunsi sikap dan peran ibu. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 48 ibu yang memiliki anak perempuan usia 10-14 tahun. Sebanyak 65.5% ibu mempunyai sikap positif terkait pemberian pendidikan terkait menstruasi sebelum anak mengalami menarche. Ibu yang anaknya belum mengalami menarche hanya 24.1% ibunya mempunyai sikap negatif. Ibu yang mempunyai anak yang sudah mengalami menarche justru lebih banyak yang mempunyai sikap negatif yaitu sebanyak 44.8%. Sebanyak 93.1% ibu pernah memberikan penjelasan tentang apa itu menstruasi kepada anaknya. Baru sebagian ibu yaitu sebanyak 51.7% pernah memberikan penjelasan tentang tanda-tanda PMS kepada anaknya, Sebagian ibu yaitu sebanyak 53.4% pernah memberikan penjelasan tentang bagimana cara menjaga kebersihan diri saat menstruasi kepada anaknya. hanya 48.3% ibu pernah memberikan penjelasan tentang bagimana caranya menggunakan pembalut saat menstruasi. Sebanyak 60.3% pernah memberikan dorongan psikologis terkait menstruasi kepada anaknya. Ibu yang anaknya belum mengalami menarche mempunya sikap yang lebih positif terkait pemberian informasi terkait menstruasi. Sebagain besar ibu pernah memberikan penjelasan tentang apa itu menstruasi kepada anaknya. Dilihat dari segi peran baru sebagian ibu melakukan perannya dengan baik dalam hal memberikan informasi terkait siklus menstruasi, menjaga kebersihan diri saat mentruasi dan memberikan dorongan psikologis.
Tri Wisesa Yoga: Satyam, Sivam, Sundaram (Tiga Aspek Realisasi Holistik Menuju Kesadaran Sosio-Spritual) I Gusti Made Widya Sena; I Nyoman Kiriana; Ni Nyoman Sri Widiasih
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2022): Volume 5 No. 1 Tahun 2022
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.391 KB) | DOI: 10.25078/jyk.v5i1.839

Abstract

Yoga sebagai jalan hidup dapat mengantarkan seseorang untuk kembali pada hakikat dirinya yang sejati, yakni hakikat diri sebagai bagian dalam kehidupan semesta. Mengetahui dan memahami tri wisesa yoga merupakan tujuan penelitian ini. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumen. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan yaitu Satyam (kebenaran), Sivam (kesucian) dan Sundaram (keindahan) di dalam ajaran yoga adalah tiga aspek yoga yang dipergunakan sebagai dasar konsep filsafat, seni, kesehatan dan realisasi diri dalam mempelajari, menginterpretasikan dan mempraktikkan yoga secara benar. Aspek Satyam (kebenaran) yoga adalah unsur intelektual dan moralitas dalam yoga memiliki keyakinan terhadap Iswara sebagai realitas tertinggi yang didukung oleh berbagai kitab Hindu, seperti: Vedanta, Bhagavad Gita, Siva Samhita, Gheranda Samhita, Hatha Yoga Pradipika, Yoga Vasista, Goraksasatakam, Sutra Patanjali dan lainnya. Kedua adalah konsep Sivam, adalah dengan praktik yoga dapat memberikan kesucian, kebajikan, keuntungan dan kebaikan bagi tubuh seseorang yang mempraktikkannya, baik bagi tubuh fisik, psikis maupun spritual. Ketiga, adalah Sundaram, mengandung konsep bahwa yoga yang dipraktikkan memiliki nilai keindahan sebagai simbol kesatuan, keseimbangan dan kejelasan praktik. Berbagai pose yoga asanas yang dilakukan adalah wujud dari bentuk bhakti dalam meningkatkan kompetensi dan realisasi diri.
Pengaruh Yoga Asanas dalam Meredakan Nyeri Haid Sebelum Menstruasi pada Remaja Putri Ekstrakurikuler Yoga SMK Negeri 2 Denpasar Anak Agung Sagung Mahadewi Darmayanti; I Ketut Gunarta; I Wayan Nerta
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2022): Volume 5 No. 1 Tahun 2022
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.549 KB) | DOI: 10.25078/jyk.v5i1.840

Abstract

Yoga merupakan sebuah ilmu yang menjelaskan mengenai hubungan fisik, mental, dan, spiritual untuk mencapai sistem kesehatan menyeluruh dalam tubuh. Ini membuat penulis ingin mengangkat tentang “Pengaruh Yoga Asanas Dalam Meredakan Nyeri Haid Sebelum Menstruasi Pada Remaja Putri Ekstrakurikuler Yoga SMK Negeri 2 Denpasar “. Dengan tujuan nya melalui dua poin pertanyaan yakni: 1. Bagaimana praktek dari pelaksanaan yoga asanas untuk meredakan nyeri haid sebelum menstruasi pada remaja putri ekstrakurikuler yoga SMK Negeri 2 Denpasar?, 2. Bagaimana pengaruh yoga asanas dalam meredakan nyeri haid sebelum menstruasi pada remaja putri ekstrakurikuler yoga SMK Negeri 2 Denpasar ? Hasil penelitian ini dilihat dari praktek dari pelaksanaan yoga asanas dan pengaruh yoga asanas dalam meredakan nyeri haid sebelum menstruasi pada remaja putri ekstrakurikuler yoga SMK Negeri 2 Denpasar. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan instrumen yang digunakan berupa kuesioner pretest dan post test, dengan tipe non Equivalent Control Group Design. Untuk pengumpulan data dengan cara mengisi partisipasi kunjungan latihan setiap melakukan latihan selama 2 bulan lamanya. Setelah melalui tahap analisis, pada Crosstabulation memaparkan hasil bahwa, terdapat hubungan di dalam pengaruh yoga asanas pada nyeri haid sebelum menstruasi. Selain itu karakteristik siswi SMK Negeri 2 Denpasar memiliki umur 15 -18 tahun, dan beberapa siswi SMK pernah mengalami Nyeri haid. Dari penilaian dalam penelitian ini dilihat gerakan yoga asana yang mampu meredakan nyeri haid sebelum menstruasi antara lain: Halasana, Sarvangasana, Bhujangasana, Chakrasana, Janu Sirsasana, Marjariasana, Ustrasana, Ardha Matsyendrasana, Trikonasana, dan Padahastasana.
Yoga Asana: Solusi Kurangi Kecemasan dan Stres di Masa Pandemi Covid-19 I Gede Mardita Eka Putra; Ayu Veronika Somawati
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2022): Volume 5 No. 1 Tahun 2022
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.791 KB) | DOI: 10.25078/jyk.v5i1.841

Abstract

Pandemi Covid-19 saat ini telah mengubah cara dan gaya hidup manusia yang dapat mempengaruhi tingkat kesehatan. Penyebaran pandemi ini tidak lepas dari dampak negatif yang ditimbulkannya, terutama terhadap kesehatan mental. Dampaknya berupa perubahan psikologis yang dipicu oleh ketakutan, depresi, kecemasan dan perasaan tidak aman. Untuk mengendalikan dampak negatif dari pandemi Covid-19, masyarakat memang perlu membiasakan diri dengan keadaan. Dengan mengalihkan pikiran ke hal-hal positif untuk menghasilkan energi positif dalam diri dan orang-orang di sekitar. Selain itu, ada teknik yang bisa memberikan suasana nyaman dan berdampak positif bagi semua orang di masa pandemi ini, yaitu berlatih Yoga Asana. Yoga adalah bentuk latihan pengendalian pikiran, latihan pernapasan, dan latihan tubuh untuk meningkatkan kesehatan fisik dan spiritual praktisi. Dari sekian teknik dalam yoga, yang paling banyak dipraktikkan saat ini adalah Hatha Yoga yang menggunakan teknik pranayama (pengendalian napas), asana (latihan tubuh/postur), bandha (penguncian), mudra (gerakan), relaksasi, dan teknik meditasi. Melalui penerapan yoga dapat menurunkan tingkat stres, kecemasan, dan memulihkan kesehatan. Latihan yoga asana bermanfaat untuk mental seseorang, seperti ketenangan mental, dimana yoga memiliki teknik meditasi yang berguna untuk membantu menenangkan pikiran. Oleh karena itu, untuk mengurangi tingkat kecemasan, stres, dan depresi. Setiap orang dapat melakukan serangkaian latihan yoga asana yang meliputi pranayama (pengaturan pernapasan), asana (latihan tubuh), meditasi (konsentrasi pikiran), dan relaksasi atau penenangan, terutama dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang membatasi ruang gerak, aktivitas dan komunikasi setiap orang.

Page 8 of 15 | Total Record : 148